PERJANJIAN KERAHASIAAN
NOMOR : __
NOMOR : __
Perjanjian Kerahasiaan ini (“Perjanjian Kerahasiaan”), dibuat pada tanggal __
bulan __ tahun Dua Ribu Dua Puluh _ (_-_-202_), oleh dan antara:
PT ASA KREASI INTERASIA suatu perseroan terbatas yang didirikan menurut dan
berdasarkan hukum Republik Indonesia, didirikan berdasarkan Akta Pendirian nomor
70 tanggal 27 Oktober 2021 yang dibuat dihadapan Bambang Ariawan, S.H. Notaris
di Kota Bogor, serta diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum
Kementerian Hukum dan HAM RI nomor __ tanggal __ dan perubahan pengurusan
terakhir dengan Akta Perubahan nomor __ tanggal __, dalam tindakan hukum ini
diwakili oleh MARLINA selaku DIREKTUR UTAMA oleh karenanya sah dan
berwenang untuk mewakili Perseroan, berkedudukan di Jakarta Selatan, berkantor
di The Manhattan Square Building, Mid Tower, 12 th Floor, Kav. 1S, Jalan TB
Simatupang, Cilandak Timur, Jakarta Selatan 12560 (yang selanjutnya disebut
“Pemberi Informasi”); dan
PT __, suatu perseroan terbatas yang didirikan menurut dan berdasarkan hukum
Republik Indonesia, didirikan berdasarkan Akta Pendirian nomor _ tanggal __ yang
dibuat dihadapan __ Notaris di __, serta diterima dan dicatat dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan HAM RI nomor __ tanggal __
dan perubahan (pengurus tekahir/terakhir) dengan Akta Perubahan nomor __
tanggal __, dalam tindakan hukum ini diwakili oleh __ selaku (Direktur
Utama/Direktur) oleh karenanya sah dan berwenang untuk mewakili Perseroan,
berkedudukan di __, berkantor di __ (yang selanjutnya disebut “Penerima
Informasi”);
Selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “PARA PIHAK”
PARA PIHAK terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:
BAHWA, Pemberi Informasi memiliki atau menguasai suatu Informasi Rahasia
(sebagaimana didefinisikan di bawah ini);
BAHWA, PARA PIHAK sedang dalam proses untuk melakukan diskusi terkait Potensi
Kerja Sama dalam hal __ (“Rencana Proyek”);
BAHWA, PARA PIHAK bermaksud untuk mengevaluasi Informasi Rahasia dalam
rangka menetapkan keinginan PARA PIHAK untuk melakukan transaksi bisnis
sehubungan dengan Rencana Proyek;
ASA _
NDA ASA – _ Halaman 1 dari 6
BAHWA, PARA PIHAK memahami bahwa Penerima Informasi akan memperlakukan
Informasi Rahasia secara rahasia dan eksklusif dan untuk menjaga Informasi
Rahasia dari penyebaran kepada dan penggunaan oleh pihak lainnya yang tidak
bertanggung jawab dan Informasi Rahasia wajib digunakan hanya untuk tujuan
Rencana Proyek.
OLEH KARENA ITU, dengan mempertimbangkan premis-premis yang dinyatakan
dalam Perjanjian Kerahasiaan, PARA PIHAK dengan ini setuju dengan ketentuan
sebagai berikut:
PASAL 1
KETERBUKAAN INFORMASI
Sehubungan dengan evaluasi oleh PARA PIHAK atas Rencana Proyek, Pemberi
Informasi, dapat, dari waktu ke waktu, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang
tertuang dalam Perjanjian Kerahasiaan ini, mengungkapkan Informasi Rahasia
tertentu kepada Penerima Informasi (seperti yang didefinisikan di bawah) secara
non-eksklusif yang berkaitan dengan Rencana Proyek.
PASAL 2
DEFINISI
“Informasi Rahasia” berarti Salinan atas studi kelayakan dan semua data, materi
dan informasi lainnya, terlepas dari bentuk apapun (misalnya, lisan, tulisan,
magnetic, digital, elektronik atau bentuk lainnya) dan substansi apapun (misalnya,
baik komersial, kontraktual, keuangan, teknis, atau konten lainnya), yang
disampaikan oleh atau atas nama Pemberi Informasi kepada Penerima Informasi
setiap saat sebelum atau sesudah tanggal Perjanjian Kerahasiaan ini sehubungan
dengan Rencana Proyek, termasuk tetapi tidak terbatas, konten dari negosiasi
antara PARA PIHAK tentang Rencana Proyek dan semua catatan, analisis, dokumen,
kompilasi, studi, interpretasi atau materi lainnya terlepas dari bentuk dan
substansinya, yang dipersiapkan oleh atau atas nama Pemberi Informasi, yang
berisi, mencerminkan, atau berdasarkan, seluruhnya atau sebagian, setiap Informasi
Rahasia yang disampaikan kepada Penerima Informasi, asalkan, Informasi Rahasia
tersebut tidak termasuk informasi yang:
(i) Telah diketahui oleh Penerima Informasi pada saat pengungkapan informasi
berdasarkan Perjanjian Kerahasiaan ini dengan kondisi yang tidak termasuk
sebagai pelanggaran atas Perjanjian Kerahasiaan ini; atau
(ii) Sudah menjadi bagian dari informasi public atau tersedia dalam ruang public
namun tidak melalui cara yang menyalahi atau melanggar Perjanjian
Kerahasiaan ini yang dilakukan oleh Penerima Informasi.
Informasi Rahasia terdisi dari seluruh rahasia yang disampaikan oleh Pemberi
Informasi kepada Penerima Informasi kepada Penerima Informasi secara tertulis,
termasuk namun tidak terbatas pada Lampiran 1 Perjanjian Kerahasiaan ini (apabila
ada), email atau bentuk tertulis lainnya.
ASA _
NDA ASA – _ Halaman 2 dari 6
PASAL 3
KERAHASIAAN DAN KETERBATASAN PENGGUNAAN
(1) PARA PIHAK sepakat bahwa semua Informasi Rahasia yang disediakan oleh
Pemberi Informasi harus disampaikan secara sangat rahasia dan tidak boleh
dijual, diperdagangkan, diungkapkan atau diumumkan kepada pihak lain tanpa
pemberitahuan tertulis sebelumnya dari Pemberi Informasi atau dalam hal lain
yang diizinkan menurut Perjanjian Kerahasiaan ini.
(2) Masing-masing pihak sepakat bahwa Informasi Rahasia yang disediakan oleh
Pemberi Informasi hanya dapat digunakan atau diperbolehkan untuk digunakan
untuk mengevaluasi Rencana Proyek dan tanpa tujuan lainnya.
PASAL 4
INFORMASI RAHASIA YANG DAPAT DIUNGKAPKAN
Walaupun telah diatur pada Pasal 3, Penerima Informasi dapat mengungkapkan
Informasi Rahasia tanpa mengajukan persetujuan tertulis terlebih dahulu oleh
Pemberi Informasi apabila:
a) Sejauh Informasi Rahasia tersebut diperlukan untuk diungkapkan menurut
hukum yang berlaku, keputusan pengadilan, peraturan bursa, atau oleh
perintah, keputusan peraturan, atau aturan pemerintah, namun demikian,
Penerima Informasi wajib memberitahukan terlebih dahulu kepada Pemberi
Informasi dengan melampirkan Surat Ketetapan Pengadilan atau Surat
Instansi terkait atau dokumen hukum pendukung lainnya selambat-
lambatnya 7 (tujuh) hari kalender sejak diketahuinya Surat Ketetapan
Pengadilan atau Surat Instansi terkait atau dokumen hukum pendukung
lainnya sebelum membuat pengungkapan; dan selanjutnya, dalam hal
apapun, Penerima Informasi hanya akan mengungkapkan bagian dari
Informasi Rahasia yang diperlukan untuk diungkapkan dan akan
menggunakan upaya yang wajar secara komersial untuk memastikan
diberlakukannya kerahasiaan dari Informasi yang telah diungkapkan; atau
b) Pengungkapan dilakukan kepada pihak-pihak yang memiliki kebutuhan yang
jelas guna mengetahui Informasi Rahasia tersebut untuk mengevaluasi
Rencana Proyek antara lain:
(i) Para karyawan, para petugas, dan Direksi Penerima Informasi; atau
(ii) Konsultan, penasihat atau agen yang dipekerjakan oleh Penerima
Informasi untuk mempersiapkan evaluasi Informasi Rahasia tersebut;
c) Sebelum membuat setiap keterbukaan informasi tersebut kepada pihak
dalam Pasal 4 b (ii), Penerima Informasi harus memperoleh kesepakatan
kerahasiaan, dengan subtansial yang sama seperti Perjanjian Kerahasiaan ini,
dari masing-masing pihak tersebut.
d) Penerima Informasi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap
pihak yang menerima pengungkapan Informasi Rahasia sesuai dengan Pasal
4 akan menjaga Informasi Rahasia sesuai dengan ketentuan-ketentuan
Perjanjian Kerahasiaan ini, tidak boleh mengungkapkan atau membocorkan
kepada setiap orang yang tidak berhak dan wajib mematuhi pembatasan
penggunaan yang terkandung dalam Perjanjian Kerahasiaan ini, dan
bertanggung jawab atas kegagalan pihak tersebut dalam mematuhi
ASA _
NDA ASA – _ Halaman 3 dari 6
ketentuan dalam Perjanjian Kerahasiaan ini, oleh sebab itu kegagalan yang
dilakukan oleh pihak tersebut akan dianggap sebagai kegagalan oleh
Penerima Informasi untuk mematuhi Perjanjian Kerahasiaan ini.
PASAL 5
PENEGASAN
Pemberi Informasi dengan ini menegaskan bahwa ia memiliki hak dan wewenang
untuk mengungkapkan Informasi Rahasia untuk Penerima Informasi. Tidak ada
pihak (sebagai Pemberi Informasi) yang membuat pernyataan atau jaminan,
tersurat maupun tersirat, untuk kualitas, akurasi dan kelengkapan Informasi
Rahasia yang diungkapkan ke Penerima Informasi, dan masing-masing pihak
mengakui risiko tersebut.
PASAL 6
PENYAMPAIAN INFORMASI RAHASIA
Penyampaian dan/atau Penerimaan Informasi Rahasia menurut Perjanjian
Kerahasiaan menurut Perjanjian Kerahasiaan ini oleh PARA PIHAK berlaku selama 12
(dua belas) bulan terhitung sejak ditandatanganinya Perjanjian Kerahasiaan ini.
PASAL 7
JANGKA WAKTU
Jangka waktu Perjanjian Kerahasiaan ini berlaku terhitung sejak tanggal
ditandatanganinya Perjanjian Kerahasiaan ini dan terus mengikut PARA PIHAK
selama Informasi Rahasia tersebut masih dianggap bersifat rahasia oleh Pemberi
Informasi dan belum menjadi atau diketahui oleh public.
PASAL 8
HUKUM YANG BERLAKU DAN PENYELESAIAN SENGKETA
(1) Perjanjian Kerahasiaan ini akan diatur dan ditafsirkan sesuai dengan hukum
Republik Indonesia.
(2) Apabila terjadi perselisihan yang berkaitan dengan Rencana Proyek, maka PARA
PIHAK akan menyelesaikan perselisihan tersebut melalui musyawarah.
(3) Apabila dalam 30 (tiga puluh) hari kalender tidak diperoleh penyelesaian secara
musyawarah, maka perselisihan selanjutnya akan diselesaikan melalui arbitrase
di Badan Arbitrase Indonesia (BANI) berdasarkan aturan dan prosedur BANI,
bertempat di Jakarta. Putusan arbitrase mengikat dan final untuk PARA PIHAK.
PASAL 9
GANTI RUGI
(1) Pemberi Informasi berhak atas ganti rugi yang layak terhadap segala kerugian
yang disebabkan oleh atau sehubungan dengan pelanggaran Perjanjian
Kerahasiaan ini oleh Penerima Informasi.
(2) Penerima Informasi setuju untuk mengganti biaya-biaya jasa hukum dan biaya-
biaya lainnya yang wajar yang dikeluarkan oleh Pemberi Informasi akibat dari
ASA _
NDA ASA – _ Halaman 4 dari 6
terbukti adanya pelanggaran Perjanjian Kerahasiaan ini oleh Penerima
Informasi.
PASAL 10
PEMBERITAHUAN
Semua pemberitahuan atau komunikasi lainnya yang dimiliki dan diperlukan antara
PARA PIHAK terkait ketentuan Perjanjian Kerahasiaan ini harus ditujukan kepada
pihak lainnya ke alamat di bawah ini, dan disampaikan secara pribadi, melalui kurir,
atau faksimile “Diterima” dalam Pasal ini berarti pengiriman langsung
pemberitahuan ke alamat atau faksimile dari pihak di bawah ini dengan bukti
penerimaan dan apabila pemberitahuan atau komunikasi dikirimkan melalui
faksimile, maka akan dianggap diterima saat konfirmasi berhasil telah diterima
transmisi mesin faksimile pengirim.
PT PETRO ONE INDONESIA
Alamat/Address :
The Manhattan Square Building, Mid Tower, 12 th Floor, Kav. 1S, Jalan TB
Simatupang, Cilandak Timur, Jakarta Selatan 12560
Telepon :
+62 812 8124 3417
U.p :
Agus Said Ramadlon
E-mail :
asaidr@[Link]
PT __
Alamat/Address :
__
Telepon :
__
U.p :
__
E-mail :
__
Alamat lain atau nomor telepon dapat diubah dengan pemberitahuan dari waktu ke
waktu oleh masing-masing pihak.
PASAL 11
BAHASA YANG BERLAKU
(1) Dengan menandatangani Perjanjian Kerahasiaan ini berarti PARA PIHAK telah
sepakat bahwa bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia.
(2) Sesuai dengan Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang
Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan dan peraturan
perundang-undang lain yang terkait dengan penggunaan Bahasa Indonesia
dalam hal apapun atau forum apapun pada jurisdiksi manapun.
ASA _
NDA ASA – _ Halaman 5 dari 6
PASAL 12
LAIN-LAIN
(1) Penerima Informasi berkewajiban untuk memusnahkan seluruh data, informasi
dan/atau dokumen Informasi Rahasia sebagaimana disebutkan dalam Lampiran
1 Perjanjian Kerahasiaan ini (apabila ada) yang diperoleh termasuk seluruh
Salinan dari Informasi Rahasia yang tertulis yang berada pada penguasaan
Penerima Informasi atau berada di bawah pengawasan atau kendalinya, apabila
sewaktu-waktu dimintakan oleh Pemberi Informasi.
(2) PARA PIHAK saling menyatakan dan menjamin bahwa orang yang ditunjuk PARA
PIHAK untuk menandatangani Perjanjian Kerahasiaan ini memiliki kewenangan
untuk dan atas nama masing-masing pihak.
(3) Tidak ada perubahan, revisi ataus modifikasi Perjanjian Kerahasiaan ini yang
berlaku kecuali jika dibuat secara tertulis dan ditandatangani oleh perwakilan
yang berwenang dari masing-masing pihak.
(4) Jika terdapat bagian dari Perjanjian Kerahasiaan ini yang dianggap tidak sah, hal
tersebut tidak akan mempengaruhi ketentuan ini, dan untuk itu ketentuan
dalam Perjanijan Kerahasiaan ini dianggap dipisahkan.
(5) Perjanjian Kerahasiaan ini dapat ditandatangani dalam beberapa rangkap,
masing-masing rangkap, jika ditandatangani, akan dapat dianggap asli dan
Bersama-sama merupakan satu kesatuan dan memiliki kekuatan hukum yang
sama.
DEMIKIAN, PARA PIHAK sebagai perwakilan yang sah telah menandatangani dan
menyampaikan Perjanjian Kerahasiaan ini, efektif sejak tanggal yang pertama
disebutkan di atas.
DISEPAKATI DAN DITERIMA OLEH :
PT ASA KREASI INTERASIA PT __
MARLINA __
DIREKTUR UTAMA __
ASA _
NDA ASA – _ Halaman 6 dari 6