Terapi MBCT untuk Ibu Hamil
Terapi MBCT untuk Ibu Hamil
CHRISTY N. M. HITIJAHUBESSY
CUT MUTIA TATISINA
GRENNY Z. RAHAKBAUW
KATA PENGANTAR
A. Latar Belakang
Kehamilan merupakan pengalaman yang mengasyikkan tetapi juga menaklutkan
bagi seorang wanita dalam hidupnya. Pengalaman yang dirasakan oleh seorang ibu baik
secara fisik maupun psikis selama kehamilan sampai periode pasca persalinan sangat
penting bagi kesajahteraan ibu dan anaknya. Kecemasan dan stress sering dihubungkan
dengan peningkatan komplikasi baik bagi ibu maupun bayi seperti waktu persalinan lebih
cepat atau lebih lama, bayi lahir mati, bayi berat lahir rendah, perawatan khusus pasca
kelahiran untuk bayi dan kerentanan terhadap hasil perkembangan saraf yang lebih
merugikan termasuk masalah perilaku, emosi dan kognitif. (Glover 2014).
Kecemasan dan stres selama kehamilan selalu dihubungkan dengan persalinan
prematur, berat badan lahir rendah, morbiditas, mortalitas neonatal, dan penurunan stres
serta kecemasan yang mengakibatkan persalinan aterm (Qisthi AI Musawwamah, 2022).
Depresi ibu yang tidak diobati dapat menyebabkan persistensi penyakit dan peningkatan
keparahan gejala (Robertson et al. 2003).
Untuk mencegah permasalahan tersebut wanita hamil mungkin memerlukan
dukungan melalui kehamilan mereka dengan intervensi berbasis kesadaran yang dapat
menurunkan kecemasan dan stress yang dialaminya. Salah satu tindakan intevensi adalah
Mindfulness Based Cognitive Therapy (Putrid an Gunatrin, 2019)
B. Tujuan
Sebagai petunjuk bagi pengelola program pelayanan kesehatan dalam meningkatkan
upaya kesehatan jiwa bagi ibu hamil.
C. Manfaat
Buku panduan intevensi Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT) ini dapat
digunakan sebagai salah satu alternatif intervensi untuk mengurangi tingkat kecemasan
pada ibu hamil.
A. Pengertian
Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT) adalah terapi intervensi psikologi
yang memberikan keterampilan dalam memberikan perhatian dari waktu ke waktu untuk
setiap pengalaman yang dialami saat ini sehingga dapat menyadari setiap pengalaman
tersebut tanpa memberikan penilaian (Taesdale John, Williams Mark & Segal Zindel.
2014) atau kesadaran dan perhatian penuh terhadap apa yang terjadi dalam diri kita,
disekitar kita di saat ini. Kita hadirkan tubuh dan pikiran kita disaat ini, sadar sepenuh-
penuhnya dimana kita berada dan apa yang sedang kita lakukan.
Tehnik Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT) menggabungkan tehnik
pernapasan seperti meditasi, latihan pernapasan dan 28 peregangan dengan
mengkombinasikan unsur dari terapi kognitif untuk membantu dalam mengatasi pola
pikir negatif yang merupakan faktor pemicu dari permasalahan psikologis seperti
kecemasan, depresi, bipolar dan permasalahan psikologis lainnya (Segal et. al., 2018)
B. Manfaat
Menurunkan tingkat kecemasan dan depresi pada ibu hamil (Hapsari, dkk. 2021)
C. Metode
Metode intervensi Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT) berikut ini adalah hal
– hal yang harus dipelajari pada MBCT (Segal et al. 2018)
1. Konsentrasi adalah kemampuan untuk menggunakan dan mempertahankan perhatian
pada fokus tertentu merupakan pusat dari semua aspek MBCT.
2. Kesadaran/mindfulness pikiran, emosi/perasaan, dorongan untuk bertindak, sensasi
tubuh. Hal ini penting karena kita tidak bisa dengan sengaja melepaskan pola yang
tidak membantu kecuali kita menyadarinya.
3. Being in the moment. Instruktur dapat mendukung mode momen demimomen dengan
tidak “menjejaki” artinya, tidak memberikan instruktur sebelum peserta benar-benar
perlu menindaklanjutinya.
4. Decentering, hal ini berhubungan dengan pikiran, perasaan, sensasi tuuh, dan impuls
untuk bertindak sebagai peristiwa yang berlalu – lalang dalam pikiran dan tubuh.
Alat dan bahan : Kertas, Pena, Lembar Kerja, LCD, Materi, Audio Musik Lembut,
Matras / karpet
Waktu : 15 – 30 menit
A. Pelaksanaan
Sesi Strategi Komunikasi
Sesi 1
Opening Kehamilan bagi setiap wanita dan merupakan pengalaman yang sangat
menyenangkan, tetapi juga menimbulkan perasaan cemas, takut yang berujung
stres. pengalaman ini bisa terjadi karna
berbagai hal seperti cemas memikirkan
kondisi janin yang dikandungnya, cemas
tidak mampu menjaga kehamilannya
sampai waktunya melahirkan dengan sehat,
cemas karena kehamilan ini tidak
direncanakan sebelumnya,cemas karena
kehamilan ini sesungguhnya tidak
diinginkan, cemas karena pasangan kita
bukan merupakan suami siaga, cemas karena hamil dimasa Pandemi Covid 19
yang mungkin saja mengancam keselamatan saya dan janin dalam kandungan
saya.
Semua itu bisa terjadi karena kita tidak mampu mengontrol kesadaran diri kita
akan berbagai hal yang kita alami. bagaimana cara mengontrolnya? salah
satunya melalui mindfullness based cognitive therapy (MBCT).
MBCT merupakan kesadaran dan perhatian penuh terhadap apa yang terjadi
dalam diri kita dan apa yang sedang kita lakukan.
Pohon Harapan
Ibu-Ibu, sebelum kegiatan ini kita mulai marilah sejenak kita tundukkan kepala
dan berdoa sesuai agama dan kepercayaan kita
masing - masing (selesai)
Fokuskan perhatian ibu – ibu pada proses ini, pikirkan bahwa kegiatan ini
membuat saya bahagia...saya merasa lebih tenang...dan saya sangat senang...
Rasakan saat ini diperut ibu - ibu ada makhluk ciptaan tuhan yang luar biasa
Tuhan percayakan buat ibu - ibu. rasakan lebih dalam lagi bahwa setiap tarikan
dan hembusan napas ibu - ibu adalah kehidupan bagi janin yang dikandung saat
ini....
Tarik napas dalam rasakan udara yang masuk perlahan – lahan kemudian
hembuskan…(Lakukan berulang-ulang sampai ibu - ibu merasa rileks dan
nyaman)
Mindfullness Wanting
Ibu - ibu....sekarang alihkan perhatian dan fokus ibu - ibu pada kegiatan ini....
Tetap rileks...bila terasa lelah dan
capek, perbaiki posisi duduk atau
berbaring ibu - ibu senyaman
mungkin agar lebih rileks tarik
napas dalam dan hembuskan
perlahan – lahan, boleh sambil
menyebutkan dalam hati ibu - ibu
(napas masuk)...(napas keluar)...sebagai bentuk perhatian ibu - ibu untuk
menarik masuk energi positif dan membuang energi negatif dari hati dan
pikiran ibu – ibu .... (lakukan berulang - ulang sampai ibu merasa rileks dan
nyaman)...
Sekarang bayangkan tangan yang sedang memegang seutas tali balon tersebut
.... amati balon itu dengan perasaan gembira ... perlahan-lahan lepaskan tali
yang dipegang ... biarkan balon keinginan ibu-ibu terbang tinggi... lepaskan
dengan penuh kebahagiaan.....
Melepas berarti mengizinkan diri anda berjalan lebih ringan ... Melepas berarti
mengizinkan diri anda untuk hiduplebih tenang ... Melepas berarti menerima
segala ketentuan tuhan dengan hati yang lapang ... Melepas berarti menikmati
setiap musim kehidupan dengan penuh rasa syukur dan bahagia ...
Rasakan bagian paru - paru ibu - ibu seolah membuka dan menutup sebagai
bentuk ekspresi udara masuk dan keluar...rasakan itu sambil terus bernapas ....
rasakan bahawa saat ini di sinilah tempat yang paling nyaman ... rasakan saat
yang paling menyenangkan ketika kita masih dapat bernafas dan menikmati
setiap kebahagiaan melalui ritme pernapasan...
Alihkan perhatian ibu - ibu ke bagian dahi dan sekitar wajah .... fokus dan beri
sedikit sentuhan pada area tersebut ... cari tahu apa yang dirasakan ..... apakah
terasa hangat .... atau sebaliknya dingin apakah rileks atau sebaliknya kaku ...
Kemudian alihkan perhatian ibu - ibu ke bagian belakang kepala ... fokus dan
beri sedikit sentuhan pada area tersebut .... cari tahu apa yang dirasakan ...a pakah
terasa hangat ... atau sebaliknya dingin .... apakah rileks atau sebaliknya kaku...
Sekarang alihkan perhatian ibu - ibu ke bagian leher .... fokus dan beri sedikit
sentuhan pada area tersebut ...cari tahu apa yang dirasakan .... apakah terasa
hangat....atau sebaliknya dingin .... apakah rileks atau sebaliknya kaku...
Alihkan perhatian ibu – ibu ke bagian bahu kanan dan kiri hingga lengan ... fokus
dan beri sedikit sentuhan pada area tersebut ... cari tahu apa yang dirasakan ...
Kemudian alihkan perhatian ibu-ibu ke bagian paha, lutut dan turun ke kaki kiri
dan kanan fokus.... rasakan otot-oto yang ada di area tersebut....rasakan
sensasinya sambil tetap menrik napas dalam2 dan hembuskan secara
perlahan.....rasakan apakah rileks atau sebaliknya kaku...
Rasakan lebih dalam lagi....apakah kondisi tersebut membuat ibu sering merasa
sesak....sulit tidur....pundak terasa sangat lelah...
Langkah 2 (Mengumpulkan)
Sekarang alihkan perhatian ibu-ibu pada ritme pernapasan.....rasakan saat
menarik napas dalam-dalam ....dan menghembuskan secara perlahan... rasakan
sensainya dibagian perut ibu-ibu. ...rasakan bahsa setiap nafas ibu-ibu adalah
kehidupan bagi janin.... rasakan lebih dalam lagi.... sadari situasi ini.....
rileks....rileks...dan lebih rileks lagi...
Langkah 3 (memperluas)
Sekarang perluas kesadaran dan perhatian ibu-ibu pada tubuh secara
keseluruhan...tarik napas dalam-dalam.....rileks.... rasakan sensasi setiap postur
tubuh ibu-ibu..... rasakan sensasi ketidak nyamanannya kemudian hembuskan
napas secara perlahan-lahan..... lakukan berulang-ulang hingga ibu merasa
nyaman.....
Sekarang buka mata ibu-ibu dan tersenyumlah.....
bagaimana perasaannya ibu-ibu?
Tabel 3.1
Tuliskan pengalaman yang menyenangkan dan tidak menyenangkan (lampiran)
Sesi 5 Mengenal Pikiran Dan Perasaan
Faisilitator membagi lembar monitoring untuk menganal pikiran dan perasaan ”
dan memberikan penjelasan mengenai apa itu “situasi spesifik”? apa itu pikiran
otomatis? Apa itu reaksi emosi dan sensasi tubuh?” dengan memberikan cerita
pendek kepada partisipan dan meminta partisipan untuk menganalisa dan mengisi
lembar monitoring di tabel 2 yang sudah disediakan (lampiran)
SITUASI 1 : “Anda merasa sedih dan khawatir karena anda mendapat surat dari
Instansi tempat anak anda kuliah, Isi surat itu terkait dengan pelanggaran yang
dilakukan anak anda. Saat itu anda langsung menghubungi teman sekampusnya
untuk menanyakan informasi mengenai perilaku anak anda di kampusnya. Tapi
temanya tidak memberikan informasi sedikit pun. Apa yang anda pikirkan dan
rasakan??
Tuliskan aktivitas yang akan anda menikmati atau aktivitas keseharian positif
yang akan terus anda pertahankan dan anda tingkatkan meskipun dalam kondisi
hamil baik secara fisik maupun psikologi sehingga ibu menjadi tetap sehat dan
pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kondisi sehat.
Tabel 5 . Lembar monitoring aktivitas (lampiran)
Clossing Baik Ibu- ibu demikianlah sesi latihan MBCT kita saat ini jangan lupa
peraktekkan kegiatan ini di rumah....kami berharap latihan MBCT saat ini dapat
membantu ibu-ibu untuk beradaptasi dengan kecemasan selama kehamilan
dimasa pandemi covid-19.
Kehamilan merupakan salah satu kondisi yang sangat rentang terhadap masalah
kesehatan baik secara fisik maupun psikologi. Kecemasan dan stress sangat dirasakan oleh ibu
hamil terutama pada saat pandemic Covid-19. Hal ini sangat berdampak pada kesehatan ibu
serta pertumbuhan dan perkembangan janin. Sehingga sangat penting untuk mengelola stress.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan dan stress yang dialami
oleh ibu hamil adalah tindakan intervensi dengan Mindfulness Based Cognitive Therapy
(MBCT). Intervensi ini tentunya memerlukan kolaborasi dan dukungan dari masyarakat dan
Program Pelayanan Kesehatan lainnya untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil.
Buku Panduan ini masih jauh dari kesempurnaan sehingga mungkin dapat
dikembangkan dan disesuaikan lagi. Diharapkan panduan ini dapat menjadi petunjuk
sederhana bagi semua pihak dalam meningkatkan kesehatan psikologi ibu hamil.
Glover, V. (2014). Maternal depression, anxiety and stress during pregnancy and child
outcome; What needs to be done. Best Practice and Research: Clinical Obstetrics and
Gynaecology, 28(1), 25–35.
Hapsari, N., Karini, M. S., & Setyanto., T. A. (2021). Intervensi Mindfulness untuk
Menurunkan Kecemasan Ibu dengan Kehamilan Pertama Trimester II. INSAN Jurnal
Psikologi dan Kesehatan Mental 6(1):10.
Putri, D. A., & Gunatirin., E. Y. (2019). Mindfulness – Based Cognitive Therapy (MBCT)
Dalam Menuruunkan Kecemasan Ibu Hamil Primipara. Journal AnNafs : Kajian
Penelitian Psikologi
Qisthi Al Musawwamah, 2022. Pengaruh Mindfulness –Based Cognitive Therapy Pada Ibu
Hamil. Tesis Program Studi Magister Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Mercu
Buana : Yogyakarta [Link]
Segal, Z. V., & Taesdale, J.( 2018). Mindfulness – Based Cognitive Therapy (MBCT) for
Depression. Guildforl Publication.
Taesdale John, Williams Mark & Segal Zindel. (2014). The Mindful Way WorkbookAn 8-
Week ProgrAm to Free Yourself From Depression Andemotional Distress. New York
London: The Guilford Press.
Teasdale, J. D., Segal, Z. V., & Williams, J. M. G. (2013). Mindfulness training and problem
formulation. Clinical Psychology : Science and Practice,Vol. 10 (2).
Sesi 2
Hari 1 Hari 2 (dst)
Pikiran ………………… Pikiran …………………
Sensasi ………………… Sensasi …………………
Perasaan ………………… Perasaan …………………
Tuliskan catatan yang Anda rasakan saat melakukan proses body scanning. Apa yang
kamu pikirkan? Sensasi apa yang Anda sadari pada tubuh anda? Emosi atau perasaan apa
yang Anda alami?
Sesi 3
Hari 1 Hari 2 (dst)
Pikiran ………………… Pikiran …………………
Sensasi ………………… Sensasi …………………
Perasaan ………………… Perasaan …………………
Lampiran :
Lembar Monitoring Melihat Pikiran Sebagai Pikiran
Sesi 6
Situasi Spesifik Pikiran Otomatis
Emosi
SURAT PENCATATAN
CIPTAAN
Dalam rangka pelindungan ciptaan di bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra berdasarkan Undang-Undang Nomor
28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dengan ini menerangkan:
Anggoro Dasananto
NIP.196412081991031002
LAMPIRAN PENCIPTA
No Nama Alamat
Ns. Christy Natalia Magdalena,
1 Jl Sirimau Batu Meja RT 005 RW 004 Batu Meja Kecamatan Sirimau
[Link].,[Link].,[Link]
Grenny Z Rahakbauw,
3 Jl NN Saar Sopacua Kecamatan Nusaniwe
[Link].,[Link]
LAMPIRAN PEMEGANG
No Nama Alamat
Ns. Christy Natalia Magdalena,
1 Jl Sirimau Batu Meja RT 005 RW 004 Batu Meja Kecamatan Sirimau
[Link].,[Link].,[Link]
Cut Mutia Tatisina,
2 Hila Kecamatan Leihitu
[Link].,Ns.,[Link]
Grenny Z Rahakbauw,
3 Jl NN Saar Sopacua Kecamatan Nusaniwe
[Link].,[Link]