100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
38 tayangan85 halaman

Infografis Smart ASN dan Literasi Digital

Dokumen tersebut membahas tentang konsep Smart ASN dan literasi digital. Smart ASN merupakan konsep untuk menghadapi era industri 4.0 dengan mengutamakan teknologi dan informasi dalam pemerintahan, yang membutuhkan SDM dengan kemampuan tinggi dalam bidang teknologi. Literasi digital meliputi kecakapan penggunaan media digital secara produktif, budaya, etika, dan keamanan penggunaan media tersebut.

Diunggah oleh

Wika Fau
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
38 tayangan85 halaman

Infografis Smart ASN dan Literasi Digital

Dokumen tersebut membahas tentang konsep Smart ASN dan literasi digital. Smart ASN merupakan konsep untuk menghadapi era industri 4.0 dengan mengutamakan teknologi dan informasi dalam pemerintahan, yang membutuhkan SDM dengan kemampuan tinggi dalam bidang teknologi. Literasi digital meliputi kecakapan penggunaan media digital secara produktif, budaya, etika, dan keamanan penggunaan media tersebut.

Diunggah oleh

Wika Fau
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BPSDM Sumatera Utara

Smart ASN
AGENDA 3-LATIHAN DASAR CPNS TAHUN 2022
Dengan memiliki 8
karakteristik tersebut,
maka Smart ASN juga
akan menjadi Digital
Talent dan Digital Leader
untuk mewujudkan World
Class Government
Melalui 6P ini, maka akan menjamin
kualitas SDM ASN yang siap untuk
menjadi Smart ASN dalam
menciptakan birokrasi berkelas dunia
kewajiban pemerintahuntukmemberikanpengembangankompetensi,
yaitu sebanyak20 JP (Jam Pelajaran) pertahun.

Pasal70ayat(1)UUASNmenyatakanbahwa“Setiap
PegawaiASNmemilikihakdankesempatan
untukmengembangkankompetensi”.
Pengembangankompetensidapatdilakukanantaralain melalui
pendidikandanpelatihan,seminar,kursus,danpenataran

PPNo.11Tahun2017tentangManajemenASNatashakPNSpada
pasal203ayat4PengembanganKompetensibagisetiapPNS
dilakukanpalingsedikit20jampelajarandalam1(satu)tahun
Konsep Smart ASN digagas untuk menyambut Indonesia Emas 2045 di mana dunia
berada dalam era industri 4.0 yang mengutamakan teknologi dan informasi.
Penerapan teknologi dan informasi dalam proses pemerintahan membutuhkan SDM
dengan kemampuan tinggi dalam bidang teknologi dengan profil Smart ASN. Dengan
demikian digital talent dan digital leadership akan didapatkan ([Link],
2019).

Menurut Kiran Nair (2019) digital talent merupakan talenta dengan kombinasi
dari hard digital skills dan soft digital skills yang mengedepankan pemikiran digital.
Tidak hanya kemampuan interpersonal dan pengetahuan tentang tugas yang dimiliki
oleh seorang ASN namun pengetahuan dan kemampuan terkait teknologi juga
menjadi kewajiban bagi seorang ASN.

Sedangkan, Birgit Oberer dan Alptekin Erkollar (2018) menyatakan bahwa digital
leadership adalah kepemimpinan yang cepat, lintas hierarki, dan menggunakan
pendekatan kooperatif yang berfokus kepada inovasi. Kepemimpinan digital
dipengaruhi oleh kemampuan personal dari seorang digital leader.
Seorang digital leader harus memiliki kemampuan untuk memahami bagaimana
teknologi berdampak pada manusia dan model organisasi, dan kemampuan untuk
menentukan bagaimana teknologi dapat dipakai untuk memberikan value yang lebih.
Literasi Digital
Literasi Digital
● Literasi digital banyak menekankan pada kecakapan pengguna media digital
dalam melakukan proses mediasi media digital yang dilakukan secara
produktif (Kurnia & Wijayanto, 2020; Kurnia & Astuti, 2017). Seorang
pengguna yang memiliki kecakapan literasi digital yang bagus tidak
hanya mampu mengoperasikan alat, melainkan juga mampu bermedia digital
dengan penuh tanggung jawab
● Kompetensi literasi digital tidak hanya dilihat dari kecakapan menggunakan

media digital (digital skills) saja, namun juga budaya menggunakan digital

(digital culture), etis menggunakan media digital (digital ethics), dan


aman menggunakan media digital (digital safety).
Indikator Penyusunan Peta Jalan Literasi Digital

International Telecommunication Union (ICT Development Index)


● ICT Development Index (IDI) menggunakan pendekatan 3 kategori (ICT Access, ICT Skills, ICT
Use) dan 11 kriteria indikator
● Pada tahun 2017, peringkat ICT Development Index Indonesia berada di posisi 7 dari 11 negara di
Asia Tenggara
Institute of International Management Development (IMD Digital CompetitivenessRanking)

● IMD Digital Competitiveness menggunakan 3 kategori (Technology, Knowledge, Future Readiness) dengan 9
sub-faktor dan 52 kriteria indikator.
● Peringkat Indonesia menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya, namun masih lebih rendah dibandingkan
dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia.
● Pada tahun 2020, peringkat Indonesia ada di peringkat 56 dari 63 negara
Lingkup Literasi Digital : Identifikasi Target User,
Total Serviceable Market

Tingkat Penetrasi Indonesia sebesar 73,7% dan masyarakat Indonesia yang masih
belum mendapatkan internet sebesar 26,3%
Implementasi Literasi Digital

• Kerangka kerja literasi digital untuk kurikulum terdiri dari digital skill,
digital culture, digital ethics, dan digital safety. Kerangka kurikulum
literasi digital digunakan sebagai metode pengukuran tingkat kompetensi
kognitif danafektif masyarakatdalammenguasaiteknologi digital.
Kerangka Kurikulum Literasi Digital
Pilar Literasi
Digital
Etika Bermedia Digital
Tiga tantangan dalam menimbang urgensi penerapan etika bermedia digital
:
1. Penetrasi internet yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari
masyarakat [Link] hanya jumlah dan aksesnyayang bertambah,
durasi penggunaannya pun meningkat drastis
2. Perubahan perilaku masyarakat yang berpindah dari madia konvensional ke
media digital. Karakter media digital yang serba cepat dan serba instan,
menyediakan kesempatan tak terbatas dan big data, telah mengubah
perilaku masyarakat dalam segala hal, mulai dari belajar, bekerja, bertransaksi,
hingga berkolaborasi.
3. Intensitas orang berinteraksi dengan gawai semakin tinggi. Situasi
pandemi COVID-19 yang menyebabkan intensitas orang berinteraksi dengan
gawai semakin tinggi, sehingga memunculkan berbagai isu dan gesekan.
Semua ini tak lepas dari situasi ketika semua orang berkumpul di media guna
melaksanakansegalaaktivitasnya,tanpa batas.
Cakap Bermedia Digital
● Berdasarkan data survei indeks literasi digital nasional 2020 (34 provinsi), akses terhadap
internet kian cepat, terjangkau, dan tersebar hingga ke pelosok (Kominfo, 2020). Dalam

survei tersebut juga terungkap bahwa literasi digital masyarakat Indonesia masih berada pada
level sedang (Katadata Insight Center & Kominfo, 2020).

● Adapun indeks literasi digital yang diukur dibagi ke dalam 4 subindeks, subindeks tertinggi
adalah subindeks informasi dan literasi data serta kemampuan teknologi (3,66), diikuti dengan
subindeks komunikasi dan kolaborasi (3,38), serta informasi dan literasi data (3,17) (Kominfo,
2020).
Cakap Bermedia Digital

● Data tersebut nyatanya selaras dengan laporan indeks pembangunan teknologi informasi dan
komunikasi (ICT Development Index) per tahun 2017. Indonesia menempati posisi 114 dunia
atau kedua terendah di G20 setelah India dalam rilis tersebut (Jayani, 2020).
● Data-data tersebut menunjukkan masih terdapat ruang pengembangan untuk
meningkatkannya. Salah satunya adalah kecakapan digital sebagai salah satu area
kompetensi literasi digital bagi setiap individu di era digital.
Aman Bermedia Digital
● Kompetensi keamanan digital merupakan kecakapan individual yang bersifat formal dan mau tidak mau bersentuhan
dengan aspek hukum positif. Secara individual, terdapat tiga area kecakapan keamanan digital yang wajib dimiliki oleh
pengguna media digital.

Memahami berbagai konsep dan mekanisme proteksi baik terhadap perangkat


Kognitif digital (lunak maupun keras) maupun terhadap identitas digital dan datadiri.

Empati agar pengguna media digital punya kesadaran bahwa keamanan digital
bukan sekadar tentang perlindungan perangkat digital sendiri dan data diri
Afektif sendiri, melainkan juga menjaga keamanan pengguna lain sehingga terciptasistem
keamanan yang kuat.

Langkah-langkah praktis untuk melakukan perlindungan identitas digital dan data


Konatif atau
diri
behavioral
Budaya Bermedia Digital

Kompetensi keamanan digital merupakan


kecakapan individual yang bersifat formal
dan mau
tidak mau bersentuhan dengan aspek hukum
positif.
Secara individual, terdapat tiga areakecakapan
keamanandigital yang wajib dimiliki oleh
pengguna media digital.
Implementasi
Litera
si Digital dan
Implikasinya
Lanskap Digital – Internet dan Dunia Maya

● Lanskap digital merupakan sebutan kolektif untuk jaringan


sosial, surel, situs daring, perangkat seluler, dan lain
sebagainya.
● Fungsi perangkat keras dan perangkat lunak saling berkaitan
sehingga tidak bisa lepas satu sama lain. Kita tidak bisa
mengaksesdunia digital tanpafungsi dari keduanya.
● Komputer yang paling dekat dengan kehidupan kita adalah
komputer pribadi. Komputer merupakan istilah yang
digunakan untuk menyebut komputer yang didesain untuk
penggunaanindividu (Wempen,2015)
Kategori Mesin Komputer

Komputer Te r di r i d a r i k o t a k b e s a r ya n g di s e b ut u n i t s i s t e m ya n g b e r i s i b e r b a g a i k o m p o n e n
p e n t i n g a g a r k o m p u t e r i ni d a p a t b e k e r j a . K e l e b i ha n k o m p u t e r desktop i ni a d a l a h k i t a
me n i n g k a t k a n p e r f o r ma d a n fungs i k o m p u t e r d e n g a n mu d a h .

Notebook m e r u p a k a n i s t i l a h l a i n da r i l a p t o p y a n g d i d e s a i n a g a r b i s a di l i pa t d a n m u d a h d i b a w a
k e ma n a - m a n a . D a l a m p e r a n g k a t k e r a s i ni s u d a h t e r d a p a t monitor, keyboard, d a n
keypad ya ng me r a n g k a i j a di s a t u d e n g a n u n i t s i s t e mn ya .

m e r u p a k a n s i n g k a t a n d a r i internet notebook. B i a s a nya l eb i h keci l u k u r a n n y a d a n


Netbook
k e ma m p u a n n y a t i da k s e h a n d a l notebook. S e hi n g ga m e m b u a t netbook m u n g k i n t i da k
d a p a t m e n g o p e r a s i k a n p e r a n g k a t l u na k t e r t e n t u . Dar i s e gi h a r g a , netbook l eb i h
terjangkau
Kategori Mesin Komputer

Tablet K o m p u t e r p o r t a b e l ya n g t e r d i r i d a r i l a ya r s e n t u h d e n g a n k o m p o n e n k o m p u t e r di
d a l a m n y a . P e r a n g k a t k e r a s i ni s a n g a t s i m p e l d a n m u d a h d i b a w a k e m a n a - m a n a .
N a m u n , p e r a n g k a t i ni b i a s a n ya t i da k d a p a t m e n g o p e r a s i k a n b e b e r a p a a pl i ka s i
p e r a n g k a t l una k t e r t e n t u k a r e n a k e t e r b a t a s a n k e ma m p u a n n y a

Telepon P e r a n g k a t t e l e p o n y a n g me mi l i ki k e m a m p u a n u n t u k m e n g o p e r a s i k a n b e r b a g a i a pl i ka s i
Pintar p e r a n g k a t l u n a k d a n m e n g a k s e s i n t e r n e t . S a ma s e p e r t i t a b l e t , t e l e p o n p i n t a r b i a s a n y a
di l e n g ka p i d e n g a n l a ya r s e n t u h . Tel e po n p i n t a r d a p a t m e n g o p e r a s i k a n b er b a ga i
p e r a n g k a t l una k n a m u n t i da k s e h a n d a l k o m p u t e r de s k t o p a t a u notebook.
Kategori Mesin Komputer

● Telepo n s e lu le r me r u p a k a n s a la h s a t u g a w a i paling p o p u le r di
I nd o ne s ia .
● P e r t a h u n 2019. 63,3% penduduk memiliki telepon pintardan
d ip r e d ik s me nc a p a i 8 9 , 2 % d a r i p o p u la s i p a d a t a h u n 2 0 2 5
● I nd o ne s ia me nd u d u k i p e r ing k a t k e 12 p e ng g u na i n t e r n e t t e r ba nya k .
Diest im a s i b a h w a leb ih d a r i 53 ju t a p e nd u d u k I nd o ne s ia s u d a h
me ng a k s e s int e r ne t , me n i n g k a t 6 , 5 % d a r i t a h u n 2014.

Sumber: [Link]
besar
● P e ne t r a s i int e r ne t I n d o n e s ia ju g a me ni ng k a t , di t a h u n 2 0 1 4 h a n ya
1 7 % me n i ng k a t me n ja d i 2 0 % di t a h u n 2 0 1 6
Mesin Pencarian Informasi, Cara Penggunaan dan
Pemilahan Data
Tiga Tahapan Kerja Mesin Pencari Informasi

1. Penelusuran (crawling), yaitu langkah ketika mesin pencarian informasi yang kita akses
menelusuri triliunan sumber informasi di internet. Penelusuran tersebut mengacu pada kata kunci
yang diketikkan.
2. Pengindeksan (indexing), yakni pemilahan data atau informasi yang relevan dengan kata
kunci yang kita ketikkan.
3. Pemeringkatan (ranking), yaitu proses pemeringkatan data atau informasi yang dianggap paling
sesuai dengan yang kita cari.
Cara Penggunaan Mesin Pencarian Informasi

1. Mengetik katakunci (keyword) di kolom


pencarian, katakunci dapat berupa satukata
atau lebih.
2. Klikenter, makaberbagai hasil pencarian yang
relevan akanmuncul. Jikabelum menemukan
informasi yang dibutuhkan, makakita dapat
mengubah katakunci yang lebih sesuai.
Cara Penggunaan Mesin Pencarian Informasi

Menggunakan karakter tanda hubung (-) untuk


menghilangkan kata khusus yang tidak diinginkan, misalnya
kita ingin mencari informasi resep masakanselain
ayam. Maka setelah mengetik ‘resep masakan-ayam’,
seluruh resep selain masakan berbahan ayam akan muncul.

Menggunakan karakter tanda petik (“ ”)untuk mencari


kata atau frasa yang
lebih spesifik. Misalnya,kita ingin mencari
informasi resep masakan soto [Link] setelah mengetik
‘resep “soto ayam”’, seluruh resepberbagai soto ayamakan
muncul, bukan seluruh masakan yang mengandung kata ‘soto’
maupun ‘ayam’saja.
Cara Penggunaan Mesin Pencarian Informasi

Menggunakan istilah OR untuk menemukan salahsatu


informasi yang dibutuhkan. Misalnya, kita mengetik ‘soto ayam
OR soto daging’, maka resep yang muncul adalah soto ayam
dan soto daging.

Menggunakan sinonim dari kata kunci. Ketikakita masihragu


dengan istilah yang digunakan, kita dapat menggunakan sinonim
dari kata tersebut dengan diawalitanda baca tilde (~). Misalnya,
kita ingin mencari gula merah namun tidak yakin apakah
harus mencari gula merah atau gula kelapa, makadapat
menuliskan ‘gula~kelapa’, maka hasil yang muncul juga akan
menampilkansinonim kata tersebut.
Cara Penggunaan Mesin Pencarian Informasi

Mencari dalam sebuah situs. Misalnya kita ingin mencari informasi


mengenai statusgizi balita Indonesia, agar data tersebut valid maka
kita inginmencari dari Kementerian Kesehatan RI,makakita dapat
mengetik ‘site:[Link] balita indonesia’ dan seluruh
data yang relevan dari situs KemenkesRIakanmuncul.

Menggunakan tanda bintang (*) untuk informasi yang tidak


lengkap. Sebagai contoh, kita lupa bagian dari sebuah pribahasa,
maka kita dapat mencarinyadengan mengetik ‘sekali* dua tiga
pulau terlampaui’
Aplikasi Percakapan, dan Media Sosial

● Aplikasi percakapandan media sosial adalah


salahsatu bagian dari perkembangan
teknologi yang disebut sebagai tolok ukur
yang sangat menarik yang memiliki kaitan
dengan berbagai aspek(Sun, 2020).

● Menurut data Hootsuite & We Are Social


pada bulan Oktober 2020, aplikasi pesan
terbesar masih dikuasai oleh WhatsApp.
Empat Dimensi Persiapan
1. Akses terhadap internet. Aplikasi percakapan dan media sosial bagaimanapun
adalah platform digital yang membutuhkaninternet agarbisa beroperasi.
2. Syaratdan ketentuan penggunaan [Link] penting untuk membacasyarat
dan ketentuan yangdiberikan oleh aplikasi sebelum menekantombol setuju
(Monggilo dkk., 2020)
3. Membuat dan/atau membuka akun. Mendaftarkan akun membutuhkan data-
data pribadi, misalnya nama lengkap, nomor telepon, surel, dan lainnya. Proses inilah
yang harus diwaspadai, terutama bila data-data pribadi tersebut terhubung dengan
data bank maupun dompetdigital.
4. Metode akses. Umumnya dua metode dalam mengakses sebuah aplikasi, yaitu
melaluiaplikasi mobile yang dipasang keperangkatkitadan/atau browser.
Aplikasi Dompet Digital, LokaPasar
(marketplace), dan TransaksiDigital

● Dompet digital hadir sebagai upaya dalam mewujudkan metode


pembayaran nontunai untuk berbagai keperluan ataupun
kebutuhan.
● Tahun 2007, DOKUID hadir sebagai perusahaanpenyedia
layanan pembayaranelektronik pertamadi Indonesia. Sekarang,
sekurang-kurangnya terdapat limadompet digital yang populer
dan digemari oleh masyarakatIndonesia, yaitu ShopeePay, OVO,
GoPay,Dana, dan LinkAja.
● Mengacu laporan Populix, pemenuhan kebutuhan konsumsi hari
meningkat menggunakan dompet digital sebanyak 29,67% selama
pandemi COVID-19(Jati, 2020).
Aplikasi Dompet Digital, Loka Pasar (marketplace), dan
Transaksi Digital
Etika Berinternet (Nettiquette)
● Etika merupakan sistem nilai dan norma moral yang menjadi pegangan bagi
seseorangatau sekelompok orang dalam mengatur tingkah lakunya [Link]
(2014:470).
● Etiket yang didefinisikan sebagai tata caraindividu berinteraksi dengan individu
lain atau dalam masyarakat (Pratama, 2014: 471).
● Jadi,etiket berlaku jika individu berinteraksi atau berkomunikasi dengan orang
lain. Sementara etika berlaku meskipun individu sendirian. Hal lain yang
membedakanetika dan etiket ialah bentuknya, etika pasti tertulis, misal kode etik
Jurnalistik, sedangkan etiket tidak tertulis (konvensi).
Etika Berinternet
(Nettiquette)

P e r b e d a a n E t ika d a n E t iket B e r int e r ne t | S u mbe r : Laq u ey ( 1997) ,


Yu hefizar ( 2 0 0 8 )
I n f o r m a s i Hoa x , U j a r a n Kebencian, P or n ogr a f i ,
P e r u n d u n g a n , d a n Kon t e n Ne ga t i f La i n n ya

HOAKS
● KBBI mengartikan hoaks sebagai informasi

bohong
● Masyarakat Telematika (2017)
mengungkapkan Bahwa dari 1.146
responden, 44,3% menerima hoaks setiap
hari. Sedangkan 17,2% menerima lebih dari
satu kali dalam sehari.
Ti p s Me l i n d u n gi Diri d a r i H o a k s (LibGuides a t
Un i ve r si t y of We st Fl or i d a , 2 0 2 1 )

a. Evaluasi, Evaluasi, Evaluasi


G u n a k a n k r i t e r i a b e r i k u t ini u n t u k
mengevaluasi sumber:
1) Currency ( k e t e r b a r u a n i n f o r m a s i )
2) Relevance ( r e le va n s i)

3) Authority ( p e n u lis ) Sumber foto:


[Link]
4) Accuracy ( a k u r a s i / k e t e p a t a n )

5) Purpose ( t u j u a n )
Tips M eli n d u n gi Diri d a r i H o a k s (LibGuides a t Un i vers i t y of
Wes t Flori d a , 2 0 2 1 )

b. Google It!
Jikakita menemukan sesuatu melalui media sosial, cobalah untuk mencari di mesin pencari
informasi, seperti google, terlebih dahulu! Cobalah telusuri apakah mesin pencari
menunjukkan tiga hal berikut:
1) Ada/tidaknya situs berita terkemuka lainnya melaporkan hal yang sama
2) Ada/tidaknya situs web cek fakta telah membantah klaim tersebut
3) Jikahanya oknum tertentu yang melaporkan klaim tersebut, maka dalam kasusini,
mungkin diperlukan lebih banyak penggalian.
c. Dapatkan Berita dari Sumber Berita: buka langsung situs web berita yang kredibel mengenai
berita tersebut.
d. Bedakan Opini dengan Fakta: opini sekarang banyak digunakan dalam sumber berita.
Kita mungkin setuju dengan pendapat yang disajikan atau penulis mungkin hanya
mengkontekstualisasikan fakta.
Perundungan di Dunia Maya
(cyberbullying)

Cyberbullying merupakantindakan
agresif dari seseorang atau
sekelompok orang terhadap orang
lain yang lebih lemah (secara fisik
maupun mental), dengan
menggunakan mediadigital.
Tindakan ini bisa dilakukan terus
menerus oleh yang bersangkutan
(UNICEF, n.d.).
Bagaimana Membedakan Candaan
dengan Cyberbullying?

Jika suatu ujaran membuat kita merasa sakit hati dan membuat
orang lain menertawai kita (bukan kita ikut serta tertawa bersama
mereka) maka candaan tersebut telah melewati batas. Ketika kita
meminta lawan bicara untuk berhenti namun mereka tetap
mengutarakan candaan tersebut kita merasa tidak nyaman,
artinya ini tergolong bullying. Sementara jika hal tersebut terjadi di
Foťo :Pixabay

dunia maya, maka disebut sebagai cyberbullying.


Bentuk Cyberbullying
● Doxing (membagikan data personal seseorang keduniamaya)
● Cyberstalking (mengintip dan memata-matai seseorang didunia
maya)

• Revenge porn (membalas dendammelalui penyebaran foto/video


intim/vulgar seseorang). Selain balas dendam, perundungan ini
juga dapat bertujuan untuk memeras korban. Perundungan ini bisa
memunculkan rasa takut si korban, bahkan dapat terjadi kekerasan
fisik di dunia nyata/offline (Dhani, 2016).
Urgensi Menghentikan Cyberbullying
● Menurut Polda Metro Jaya,tahun 2018 di Indonesia tercatat
25 kasusperundungan ini muncul di dunia maya.
● Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyatakan terdapat
22,4% anak korban perundungan. Ditengarai hal ini terjadi
karenatingginyapenggunaaninternet(Putra, 2019).
● Perundungan di dunia maya berpotensi semakin
tinggi jikadibiarkan mengingat semakintingginya
penggunaan internet, di Indonesia dari tahun ketahun.
Literasi digitaldiperlukan ke masyarakat,khususnya anak-
anak dan remaja untuk meminimalisirkejadian. Foťo : [Link]
Tips Menghadapi Cyberbullying
1. Kitadapat melaporkan posting tersebut di sosial media karena
seluruh media sosial berkewajibanmenjaga penggunanya tetap
nyaman berinteraksi.
2. Jikaperundungan tersebut membahayakan, segeralah
menghubungi polisi.
3. Cobalah mengambil gambar (screen capture) buktiperundungan
jikasewaktu-waktu dibutuhkan saat melapor.
Ujaran Kebencian (Hate Speech)

Ujarankebencian atau hate speech adalah ungkapan atau


ekspresi yang menganjurkan ajakan untuk
mendiskreditkan, menyakitiseseorang atau
sekelompok orang dengan tujuan membangkitkan
permusuhan, kekerasan,dan diskriminasi
kepada orang atau kelompok tersebut.
Foto:
[Link]
Pengetahuan Dasar Berinteraksi, Partisipasi, dan Kolaborasi di Ruang Digital
yang Sesuai dengan Kaidah Etika Digital dan Peraturan yang Berlaku

Partisipasi merupakan proses terlibat aktif dalam berbagi


data dan informasi yang bermanfaat bagi diri sendiri dan
orang lain. Proses ini berakhir pada menciptakan konten
kreatif dan positif untuk menggerakkan lingkungan sekitar.
Kolaborasi merupakan proses kerjasama antar pengguna untuk
memecahkan masalah bersama (Monggilo, 2020). Kompetensi ini
mengajak peserta untuk berinisiatif dan mendistribusikan informasi
yang jujur, akurat, dan etis dengan bekerja sama dengan kelompok
masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya (Kurnia, 2020).

Joint Research Centre (JRC)


European Commission
Berinteraksi dan Bertransaksi secara Elektronik di Ruang
Digital Sesuai dengan Peraturan yang Berlaku

Pengguna media digital harus bijak dan waspada dalam bertransaksi, karena dapat berdampak
negatif bagi kita ketika melakukan transaksi daring di sosial media. Media sosial memiliki lima
karakteristik yakni (Banyumurti, 2019):
a. Terbuka. Siapapun dapat memiliki akun media sosial dengan batasan tertentu, seperti usia.
b. Memiliki halaman profil pengguna. Tersedia menu profil yang memungkinkan setiap pengguna
menyajikan informasi tentang dirinya sebagai pemilik akun.
c. User Generated Content. Terdapat fitur bagi setiap pengguna untuk bisa membuat konten dan
menyebarkannya melalui platform media sosial.
d. Tanda waktu di setiap unggahan. Sehingga bisa diketahui kapan unggahan tersebut dibuat.
e. Interaksi dengan pengguna lain. Media sosial menyediakan fitur agar kita dapat berinteraksi
dengan pengguna lainnya.
Transaksi Elektronik/Transaksi Daring

● Berdasarkan UU ITE No 11tahun 2008,


transaksi elektronik adalah dengan
menggunakan komputer, jaringan komputer,
dan media elektronik lainnya.

● Alat transaksi daring adalah metode


pembayaran saat kita melakukan
pembelanjaan daring. Jenis pembayaran atau
transaksi daring diantaranya ialah transfer
bank, dompet digital/e- money, COD (Cash
on Delivery) atau pembayaran di tempat,
pembayaran luring, kartu debit,kartu kredit.
Keunggulan Internet Untuk
Transaksi Alat Transaksi
Daring
Kompetensi Verifikasi: Mari Bijak Bertransaksi
Tips aman bertransaksi (Young Americans : Centre for Financial Education (n.d)

a. Periksalahkoneksi https,artinyasituswebmenggunakan koneksi yang amanbagi data pribadi yang kita masukkan
b. Meneliti akun penjual. Kitadapat meneliti dari nomor telepon yang mungkin dapat dihubungi jika kitamengalami kendala
saat bertransaksi. Selainitu, kitajuga dapat menelitinya dari ulasan pembelisebelumnya
c. Menggunakan metode pembayaran yang aman. Sebaiknya hindari pembayaran transfer langsung ke rekening penjual.
Kartu kredit dapat menjadi pilihan yang paling aman, jika kita tidak mau membagikan nomor kartu ke banyak penjual,
makakitabisamenggunakan jasapembayaran sepertiPaypal, Google Wallet,dan sebagainya.
d. Simpan riwayattransaksi,termasukdiantaranyatanggal, nomor transaksi,deskripsi, hargaproduk, hingga riwayat surel
[Link] mungkin berguna saatterjadi kendala.
e. Hindari memberikan password, kode OTP,dan data penting lainnya kepada siapapun.
f. Jangan gunakan tanggal lahir, nomor ponsel, nama teman/hewan/saudara sebagai kata sandi.
g. Berhati-hati dengan pesan scam melalui surel (yang terkadang disertai tautan tertentu) dan situs web yang mencurigakan.
h. Berhati-hati menggunakan komputer umum yang digunakan untuk transaksi online. Pastikan tidak meninggalkan
komputer tanpa pengawasan saat tranksasi dan segera log out akun setelah bertransaksi.
Urgensi Melindungi PerangkatDigital

● Perangkat digital seperti gawai atau peranti komputer yang kita miliki adalah alat utama yang bisa
digunakan untuk mengakses internet, namun setiap teknologi memiliki beragam celah yang bisa
dimanfaatkanorangyang tidakbertanggung jawab

• Sebuah perangkat digital selalu terdiri dari dua kelompok komponen utama: perangkat keras (layar
ponsel, monitor, keyboard, hardisk, dan kartupenyimpanan) dan perangkat lunak(aplikasi dan program
yangditanamkan)

• Melakukan proteksi perangkat digital bertujuan agar perangkat digital yang kita gunakan tidak
disalahgunakan oleh orang lain, karena perangkat digital yang kita miliki saat ini menjadi kunci untuk
berbagai aktivitasdigital (Transaksi,Foto & Video,Data).
Memahami & Melindungi Data
Pribadi
Penipuan Digital
Penipuan daring memanfaatkan
seluruh aplikasipada platform
media internet untuk menipu para
korban dengan berbagai modus,
menggunakan sistem elektronik
(komputer, internet, perangkat
telekomunikasi)yang
disalahgunakan untuk menampilkan
upaya menjebak pengguna internet
dengan beragam cara.
Tips Melindungi diri dari Penipuan
a. Jangan pernah membagikan ataupun mengunggah alamat email kepublik. Hal ini
bertujuan untuk mengurangi risiko pengiriman email spam maupun peretasan apabila
kata sandinya lemah dan mudah ditebak.
b. Berpikir sebelum meng-klik tautan link maupun mengunduh dokumen dari sumberyang
tidak jelas.
c. Jangan membalas pesan spam karena pengirim pesan dapat mengetahui bahwa alamat
surel tersebut aktif dan meningkatkan risiko surel tersebut menjadi target penipuan
lainnya.
d. Gunakan aplikasi penyaring spamdan antivirus untuk menurunkan risiko
e. Hindari penggunaan email pribadi maupun perusahaan untuk mendaftar aplikasi yang
tidak terlalu penting
Rekam Jejak Digital di Media
A. Dua Sisi Jejak Digital

POSITIF Untuk aparat penegak hukum (Riwayat Log In, Jejak SMS/Telp)

NEGATIF Penyalahgunaan jejak digital (Penindasan, Pelecehan, Manipulasi,


Pemerasan)
Rekam Jejak Digital di Media

[Link] Sulit Dihilangkan

Tidak ada cara menghapus Jejak Digital. Kita bisa saja


meminta penyedia platform media digital untuk
menghapus data yang kita miliki. Kita juga bisa menghapus
atau menutup akun. Namun, dalam konteks kehidupan
digital, kita tidak pernah hidup sendiri. Cara lain untuk
mengelola jejak digital kita adalah dengan mempelajari dan
menerapkanprinsip-prinsipliterasi digital.
Catfishi
ng

Catfish memiliki arti sebagai seseorang


yang menggunakan profil personal palsu
pada SNS untuk melakukan kecurangan
Sumber:
[Link]

atau melakukan penipuan (Catfish

Definition, n.d.).
Nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Landasan Kecakapan Digital
dalam Kehidupan Berbudaya, Berbangsa, dan Bernegara

● Populasi kaum muda yang tinggi memberikan peluang bagi bangsa Indonesia untuk
teru
s lebih berkembang di dunia teknologi digital, tetapi yang perlu diperhatikan adalah
penggunaan internet dalam benar sesuaidengan kecakapan yang berlandaskan dengan
Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

● Tantangannyaada pada kemampuan mencerna informasi, sehingga pendidikan karakter


adalah salah satu cara dalam penanaman nilai-nilai nasionalisme dan penanaman
semangat kebangsaan dan pemahaman akan kebhinekaan

● Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan panduan kehidupan berbangsa, bernegara
dan berbudaya di Indonesia, dan Internalisasi nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika
dalam kehidupan berbudaya, berbangsa, dan bernegara.
KONTEKS KE-INDONESIAAN WARGA NEGARADIGITAL

Mengacu pada 10 Kompetensi Literasi Japelidi, dengan


konseptualisasi nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,
ada 5 Kompetensi Dasar
Digitalisasi Kebudayaan melalui Pemanfaatan TIK

Beragamsajian dalam bentuk foto, video, maupun


tulisan, saat ini tersebar di semua lini media digital
kita, dan kita sudah mempunyai modal untuk
membuat konten, namun konten yang kita buat
tetap harusmenghargai pribadi masyarakat yang
beragam budaya
Partisipasi adalah kompetensi penting literasi digital

Partisipasi literasi digital dalam seni budaya tradisional


dan kontemporer bisa dilakukan dengan banyak cara,
salah satunya adalah bergabung dengan berbagai
kelompok seni budaya tradisional & kontemporer, serta
menjadi bagian dari kelompok penjaga dan pelestari
bahasa daerah di masing-masing daerah.
Berpartisipasilah dengan mendorong agar lembaga budaya
atau komunitas ini memiliki media digital, sehingga
mampu menghadirkan seni, budaya dan bahasa daerah
mereka dalam ruang digital yang lebih luas.
Kolaborasi BudayaVisual: Lembaga, Pameran,
Intervensi Budaya

Bentukkolaborasi paling sederhana


adalah melakukanpameran-pameran di
bidang budaya. Kegiatanpameran ini
dapat dikemasdalam bentuk visual
digital.

Contoh Pameran Virtual di Ruang Digital


Sumber foto:
[Link]
literacy-across-cultures
Mendorong PerilakuMencintai Produk dalam Negeri dan Kegiatan
Produktif Lainnya

Fenomena Jual- Beli dunia mayasemakin marak


ketikapandemi, sehingga menjadikan Media sosial
dan ecommerce menjadi pilihan masyarakatuntuk
berbisnis di negerisendiri.
Hal ini menjadiminat masyarakat indonesia
untuk mencintai produk dalam negri sekaligus
peluang Indonesia untuk dilirik asing, dan
menjadikan produk - produk indonesia sebagai
potensi besarmancanegara.
Digital Rights (Hak Digital Warganegara)

● Hak digital adalah hak asasimanusia yang menjamin tiap warganegara untuk mengakses,
menggunakan, membuat, dan menyebarluaskan media digital. Hak Digital meliputi hak
untuk mengakses, hak untuk berekspresi dan hak untuk merasanyaman.
● Hak harus diiringi dengan tanggung jawab. Tanggung jawab digital, meliputi menjaga hak-
hak atau reputasi orang lain, menjaga keamanan nasional atau atau ketertiban masyarakat
ataukesehatanataumoral publik.
● Hak dan kewajibandigital dapat memengaruhi kesejahteraandigital setiap pengguna.
Kesejahteraan digital merupakan istilah yang merujuk pada dampak dari layanan teknologi
dan digital terhadap kesehatan mental, fisik, dan emosi seseorang.
8 Prinsip Praktik Digital
1. Menyediakan pelayanan inklusif dan responsif
yang mendorong pekerjaan digital maupun
aktivitas pembelajaran
2. Menyertakan aspek kesejahteraan digital dalam
kebijakan yang sudah ada, khususnya yang
berkaitandengan kebijakaaksesibilitasdan inklusi
3. Menyediakan lingkungan fisik dan daring yang
aman. Prinsip ini termasuk penyediaan
pencahayaan ruangan yang memadai, akses WiFi,
dsb dan memastikan setiap individu mematuhi
peraturan mengenaikesehatandan keselamatan.
8 Prinsip Praktik Digital
4. Mematuhi petugas yang bertanggung jawab mengenai aktivitas digital (misalnya
penanggung jawab aktivitas digital di kantor maupun dalam aktivitas belajar di
sekolah).

5. Penuhi tanggung jawab etik dan hukum yang berhubungan dengan aksesibilitas,
kesehatan, kesetaraan, dan inklusi (misalnya peraturan ketenagakerjaan mengenai
lembur, UUITE,dsb)

6. Menyediakan pelatihan, kesempatan belajar, pendampingan, dan bantuan


partisipasi dalam kegiatan digital (misalnya peningkatan kapasitaskemampuan
digital bagi pekerja maupun siswa)
7. Memahami potensi dampak positif maupun negatif dari aktivitas digital pada
kesejahteraan individu

8. Menyediakan sistem,perlengkapan, dan konten digital yang inklusif dan mudah


diakses
Hak & Kewajiban dalam Dunia
Digital (Council of Europe,n.d)
1. Akses dan tidak diskriminatif
2. Kebebasan berekspresi dan mendapatkan informasi
3. Kebebasan berkumpul, berkelompok, dan partisipasi
4. Perlindungan privasi dan data.
5. Pendidikan dan literasi.
6. Perlindungan terhadap anak.
7. Hak mendapatkan pertolongan terhadap
pelanggaran hak asasi.

Anda mungkin juga menyukai