Infografis Smart ASN dan Literasi Digital
Infografis Smart ASN dan Literasi Digital
Smart ASN
AGENDA 3-LATIHAN DASAR CPNS TAHUN 2022
Dengan memiliki 8
karakteristik tersebut,
maka Smart ASN juga
akan menjadi Digital
Talent dan Digital Leader
untuk mewujudkan World
Class Government
Melalui 6P ini, maka akan menjamin
kualitas SDM ASN yang siap untuk
menjadi Smart ASN dalam
menciptakan birokrasi berkelas dunia
kewajiban pemerintahuntukmemberikanpengembangankompetensi,
yaitu sebanyak20 JP (Jam Pelajaran) pertahun.
Pasal70ayat(1)UUASNmenyatakanbahwa“Setiap
PegawaiASNmemilikihakdankesempatan
untukmengembangkankompetensi”.
Pengembangankompetensidapatdilakukanantaralain melalui
pendidikandanpelatihan,seminar,kursus,danpenataran
PPNo.11Tahun2017tentangManajemenASNatashakPNSpada
pasal203ayat4PengembanganKompetensibagisetiapPNS
dilakukanpalingsedikit20jampelajarandalam1(satu)tahun
Konsep Smart ASN digagas untuk menyambut Indonesia Emas 2045 di mana dunia
berada dalam era industri 4.0 yang mengutamakan teknologi dan informasi.
Penerapan teknologi dan informasi dalam proses pemerintahan membutuhkan SDM
dengan kemampuan tinggi dalam bidang teknologi dengan profil Smart ASN. Dengan
demikian digital talent dan digital leadership akan didapatkan ([Link],
2019).
Menurut Kiran Nair (2019) digital talent merupakan talenta dengan kombinasi
dari hard digital skills dan soft digital skills yang mengedepankan pemikiran digital.
Tidak hanya kemampuan interpersonal dan pengetahuan tentang tugas yang dimiliki
oleh seorang ASN namun pengetahuan dan kemampuan terkait teknologi juga
menjadi kewajiban bagi seorang ASN.
Sedangkan, Birgit Oberer dan Alptekin Erkollar (2018) menyatakan bahwa digital
leadership adalah kepemimpinan yang cepat, lintas hierarki, dan menggunakan
pendekatan kooperatif yang berfokus kepada inovasi. Kepemimpinan digital
dipengaruhi oleh kemampuan personal dari seorang digital leader.
Seorang digital leader harus memiliki kemampuan untuk memahami bagaimana
teknologi berdampak pada manusia dan model organisasi, dan kemampuan untuk
menentukan bagaimana teknologi dapat dipakai untuk memberikan value yang lebih.
Literasi Digital
Literasi Digital
● Literasi digital banyak menekankan pada kecakapan pengguna media digital
dalam melakukan proses mediasi media digital yang dilakukan secara
produktif (Kurnia & Wijayanto, 2020; Kurnia & Astuti, 2017). Seorang
pengguna yang memiliki kecakapan literasi digital yang bagus tidak
hanya mampu mengoperasikan alat, melainkan juga mampu bermedia digital
dengan penuh tanggung jawab
● Kompetensi literasi digital tidak hanya dilihat dari kecakapan menggunakan
media digital (digital skills) saja, namun juga budaya menggunakan digital
● IMD Digital Competitiveness menggunakan 3 kategori (Technology, Knowledge, Future Readiness) dengan 9
sub-faktor dan 52 kriteria indikator.
● Peringkat Indonesia menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya, namun masih lebih rendah dibandingkan
dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia.
● Pada tahun 2020, peringkat Indonesia ada di peringkat 56 dari 63 negara
Lingkup Literasi Digital : Identifikasi Target User,
Total Serviceable Market
Tingkat Penetrasi Indonesia sebesar 73,7% dan masyarakat Indonesia yang masih
belum mendapatkan internet sebesar 26,3%
Implementasi Literasi Digital
• Kerangka kerja literasi digital untuk kurikulum terdiri dari digital skill,
digital culture, digital ethics, dan digital safety. Kerangka kurikulum
literasi digital digunakan sebagai metode pengukuran tingkat kompetensi
kognitif danafektif masyarakatdalammenguasaiteknologi digital.
Kerangka Kurikulum Literasi Digital
Pilar Literasi
Digital
Etika Bermedia Digital
Tiga tantangan dalam menimbang urgensi penerapan etika bermedia digital
:
1. Penetrasi internet yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari
masyarakat [Link] hanya jumlah dan aksesnyayang bertambah,
durasi penggunaannya pun meningkat drastis
2. Perubahan perilaku masyarakat yang berpindah dari madia konvensional ke
media digital. Karakter media digital yang serba cepat dan serba instan,
menyediakan kesempatan tak terbatas dan big data, telah mengubah
perilaku masyarakat dalam segala hal, mulai dari belajar, bekerja, bertransaksi,
hingga berkolaborasi.
3. Intensitas orang berinteraksi dengan gawai semakin tinggi. Situasi
pandemi COVID-19 yang menyebabkan intensitas orang berinteraksi dengan
gawai semakin tinggi, sehingga memunculkan berbagai isu dan gesekan.
Semua ini tak lepas dari situasi ketika semua orang berkumpul di media guna
melaksanakansegalaaktivitasnya,tanpa batas.
Cakap Bermedia Digital
● Berdasarkan data survei indeks literasi digital nasional 2020 (34 provinsi), akses terhadap
internet kian cepat, terjangkau, dan tersebar hingga ke pelosok (Kominfo, 2020). Dalam
survei tersebut juga terungkap bahwa literasi digital masyarakat Indonesia masih berada pada
level sedang (Katadata Insight Center & Kominfo, 2020).
● Adapun indeks literasi digital yang diukur dibagi ke dalam 4 subindeks, subindeks tertinggi
adalah subindeks informasi dan literasi data serta kemampuan teknologi (3,66), diikuti dengan
subindeks komunikasi dan kolaborasi (3,38), serta informasi dan literasi data (3,17) (Kominfo,
2020).
Cakap Bermedia Digital
● Data tersebut nyatanya selaras dengan laporan indeks pembangunan teknologi informasi dan
komunikasi (ICT Development Index) per tahun 2017. Indonesia menempati posisi 114 dunia
atau kedua terendah di G20 setelah India dalam rilis tersebut (Jayani, 2020).
● Data-data tersebut menunjukkan masih terdapat ruang pengembangan untuk
meningkatkannya. Salah satunya adalah kecakapan digital sebagai salah satu area
kompetensi literasi digital bagi setiap individu di era digital.
Aman Bermedia Digital
● Kompetensi keamanan digital merupakan kecakapan individual yang bersifat formal dan mau tidak mau bersentuhan
dengan aspek hukum positif. Secara individual, terdapat tiga area kecakapan keamanan digital yang wajib dimiliki oleh
pengguna media digital.
Empati agar pengguna media digital punya kesadaran bahwa keamanan digital
bukan sekadar tentang perlindungan perangkat digital sendiri dan data diri
Afektif sendiri, melainkan juga menjaga keamanan pengguna lain sehingga terciptasistem
keamanan yang kuat.
Komputer Te r di r i d a r i k o t a k b e s a r ya n g di s e b ut u n i t s i s t e m ya n g b e r i s i b e r b a g a i k o m p o n e n
p e n t i n g a g a r k o m p u t e r i ni d a p a t b e k e r j a . K e l e b i ha n k o m p u t e r desktop i ni a d a l a h k i t a
me n i n g k a t k a n p e r f o r ma d a n fungs i k o m p u t e r d e n g a n mu d a h .
Notebook m e r u p a k a n i s t i l a h l a i n da r i l a p t o p y a n g d i d e s a i n a g a r b i s a di l i pa t d a n m u d a h d i b a w a
k e ma n a - m a n a . D a l a m p e r a n g k a t k e r a s i ni s u d a h t e r d a p a t monitor, keyboard, d a n
keypad ya ng me r a n g k a i j a di s a t u d e n g a n u n i t s i s t e mn ya .
Tablet K o m p u t e r p o r t a b e l ya n g t e r d i r i d a r i l a ya r s e n t u h d e n g a n k o m p o n e n k o m p u t e r di
d a l a m n y a . P e r a n g k a t k e r a s i ni s a n g a t s i m p e l d a n m u d a h d i b a w a k e m a n a - m a n a .
N a m u n , p e r a n g k a t i ni b i a s a n ya t i da k d a p a t m e n g o p e r a s i k a n b e b e r a p a a pl i ka s i
p e r a n g k a t l una k t e r t e n t u k a r e n a k e t e r b a t a s a n k e ma m p u a n n y a
Telepon P e r a n g k a t t e l e p o n y a n g me mi l i ki k e m a m p u a n u n t u k m e n g o p e r a s i k a n b e r b a g a i a pl i ka s i
Pintar p e r a n g k a t l u n a k d a n m e n g a k s e s i n t e r n e t . S a ma s e p e r t i t a b l e t , t e l e p o n p i n t a r b i a s a n y a
di l e n g ka p i d e n g a n l a ya r s e n t u h . Tel e po n p i n t a r d a p a t m e n g o p e r a s i k a n b er b a ga i
p e r a n g k a t l una k n a m u n t i da k s e h a n d a l k o m p u t e r de s k t o p a t a u notebook.
Kategori Mesin Komputer
● Telepo n s e lu le r me r u p a k a n s a la h s a t u g a w a i paling p o p u le r di
I nd o ne s ia .
● P e r t a h u n 2019. 63,3% penduduk memiliki telepon pintardan
d ip r e d ik s me nc a p a i 8 9 , 2 % d a r i p o p u la s i p a d a t a h u n 2 0 2 5
● I nd o ne s ia me nd u d u k i p e r ing k a t k e 12 p e ng g u na i n t e r n e t t e r ba nya k .
Diest im a s i b a h w a leb ih d a r i 53 ju t a p e nd u d u k I nd o ne s ia s u d a h
me ng a k s e s int e r ne t , me n i n g k a t 6 , 5 % d a r i t a h u n 2014.
Sumber: [Link]
besar
● P e ne t r a s i int e r ne t I n d o n e s ia ju g a me ni ng k a t , di t a h u n 2 0 1 4 h a n ya
1 7 % me n i ng k a t me n ja d i 2 0 % di t a h u n 2 0 1 6
Mesin Pencarian Informasi, Cara Penggunaan dan
Pemilahan Data
Tiga Tahapan Kerja Mesin Pencari Informasi
1. Penelusuran (crawling), yaitu langkah ketika mesin pencarian informasi yang kita akses
menelusuri triliunan sumber informasi di internet. Penelusuran tersebut mengacu pada kata kunci
yang diketikkan.
2. Pengindeksan (indexing), yakni pemilahan data atau informasi yang relevan dengan kata
kunci yang kita ketikkan.
3. Pemeringkatan (ranking), yaitu proses pemeringkatan data atau informasi yang dianggap paling
sesuai dengan yang kita cari.
Cara Penggunaan Mesin Pencarian Informasi
HOAKS
● KBBI mengartikan hoaks sebagai informasi
bohong
● Masyarakat Telematika (2017)
mengungkapkan Bahwa dari 1.146
responden, 44,3% menerima hoaks setiap
hari. Sedangkan 17,2% menerima lebih dari
satu kali dalam sehari.
Ti p s Me l i n d u n gi Diri d a r i H o a k s (LibGuides a t
Un i ve r si t y of We st Fl or i d a , 2 0 2 1 )
5) Purpose ( t u j u a n )
Tips M eli n d u n gi Diri d a r i H o a k s (LibGuides a t Un i vers i t y of
Wes t Flori d a , 2 0 2 1 )
b. Google It!
Jikakita menemukan sesuatu melalui media sosial, cobalah untuk mencari di mesin pencari
informasi, seperti google, terlebih dahulu! Cobalah telusuri apakah mesin pencari
menunjukkan tiga hal berikut:
1) Ada/tidaknya situs berita terkemuka lainnya melaporkan hal yang sama
2) Ada/tidaknya situs web cek fakta telah membantah klaim tersebut
3) Jikahanya oknum tertentu yang melaporkan klaim tersebut, maka dalam kasusini,
mungkin diperlukan lebih banyak penggalian.
c. Dapatkan Berita dari Sumber Berita: buka langsung situs web berita yang kredibel mengenai
berita tersebut.
d. Bedakan Opini dengan Fakta: opini sekarang banyak digunakan dalam sumber berita.
Kita mungkin setuju dengan pendapat yang disajikan atau penulis mungkin hanya
mengkontekstualisasikan fakta.
Perundungan di Dunia Maya
(cyberbullying)
Cyberbullying merupakantindakan
agresif dari seseorang atau
sekelompok orang terhadap orang
lain yang lebih lemah (secara fisik
maupun mental), dengan
menggunakan mediadigital.
Tindakan ini bisa dilakukan terus
menerus oleh yang bersangkutan
(UNICEF, n.d.).
Bagaimana Membedakan Candaan
dengan Cyberbullying?
Jika suatu ujaran membuat kita merasa sakit hati dan membuat
orang lain menertawai kita (bukan kita ikut serta tertawa bersama
mereka) maka candaan tersebut telah melewati batas. Ketika kita
meminta lawan bicara untuk berhenti namun mereka tetap
mengutarakan candaan tersebut kita merasa tidak nyaman,
artinya ini tergolong bullying. Sementara jika hal tersebut terjadi di
Foťo :Pixabay
Pengguna media digital harus bijak dan waspada dalam bertransaksi, karena dapat berdampak
negatif bagi kita ketika melakukan transaksi daring di sosial media. Media sosial memiliki lima
karakteristik yakni (Banyumurti, 2019):
a. Terbuka. Siapapun dapat memiliki akun media sosial dengan batasan tertentu, seperti usia.
b. Memiliki halaman profil pengguna. Tersedia menu profil yang memungkinkan setiap pengguna
menyajikan informasi tentang dirinya sebagai pemilik akun.
c. User Generated Content. Terdapat fitur bagi setiap pengguna untuk bisa membuat konten dan
menyebarkannya melalui platform media sosial.
d. Tanda waktu di setiap unggahan. Sehingga bisa diketahui kapan unggahan tersebut dibuat.
e. Interaksi dengan pengguna lain. Media sosial menyediakan fitur agar kita dapat berinteraksi
dengan pengguna lainnya.
Transaksi Elektronik/Transaksi Daring
a. Periksalahkoneksi https,artinyasituswebmenggunakan koneksi yang amanbagi data pribadi yang kita masukkan
b. Meneliti akun penjual. Kitadapat meneliti dari nomor telepon yang mungkin dapat dihubungi jika kitamengalami kendala
saat bertransaksi. Selainitu, kitajuga dapat menelitinya dari ulasan pembelisebelumnya
c. Menggunakan metode pembayaran yang aman. Sebaiknya hindari pembayaran transfer langsung ke rekening penjual.
Kartu kredit dapat menjadi pilihan yang paling aman, jika kita tidak mau membagikan nomor kartu ke banyak penjual,
makakitabisamenggunakan jasapembayaran sepertiPaypal, Google Wallet,dan sebagainya.
d. Simpan riwayattransaksi,termasukdiantaranyatanggal, nomor transaksi,deskripsi, hargaproduk, hingga riwayat surel
[Link] mungkin berguna saatterjadi kendala.
e. Hindari memberikan password, kode OTP,dan data penting lainnya kepada siapapun.
f. Jangan gunakan tanggal lahir, nomor ponsel, nama teman/hewan/saudara sebagai kata sandi.
g. Berhati-hati dengan pesan scam melalui surel (yang terkadang disertai tautan tertentu) dan situs web yang mencurigakan.
h. Berhati-hati menggunakan komputer umum yang digunakan untuk transaksi online. Pastikan tidak meninggalkan
komputer tanpa pengawasan saat tranksasi dan segera log out akun setelah bertransaksi.
Urgensi Melindungi PerangkatDigital
● Perangkat digital seperti gawai atau peranti komputer yang kita miliki adalah alat utama yang bisa
digunakan untuk mengakses internet, namun setiap teknologi memiliki beragam celah yang bisa
dimanfaatkanorangyang tidakbertanggung jawab
• Sebuah perangkat digital selalu terdiri dari dua kelompok komponen utama: perangkat keras (layar
ponsel, monitor, keyboard, hardisk, dan kartupenyimpanan) dan perangkat lunak(aplikasi dan program
yangditanamkan)
• Melakukan proteksi perangkat digital bertujuan agar perangkat digital yang kita gunakan tidak
disalahgunakan oleh orang lain, karena perangkat digital yang kita miliki saat ini menjadi kunci untuk
berbagai aktivitasdigital (Transaksi,Foto & Video,Data).
Memahami & Melindungi Data
Pribadi
Penipuan Digital
Penipuan daring memanfaatkan
seluruh aplikasipada platform
media internet untuk menipu para
korban dengan berbagai modus,
menggunakan sistem elektronik
(komputer, internet, perangkat
telekomunikasi)yang
disalahgunakan untuk menampilkan
upaya menjebak pengguna internet
dengan beragam cara.
Tips Melindungi diri dari Penipuan
a. Jangan pernah membagikan ataupun mengunggah alamat email kepublik. Hal ini
bertujuan untuk mengurangi risiko pengiriman email spam maupun peretasan apabila
kata sandinya lemah dan mudah ditebak.
b. Berpikir sebelum meng-klik tautan link maupun mengunduh dokumen dari sumberyang
tidak jelas.
c. Jangan membalas pesan spam karena pengirim pesan dapat mengetahui bahwa alamat
surel tersebut aktif dan meningkatkan risiko surel tersebut menjadi target penipuan
lainnya.
d. Gunakan aplikasi penyaring spamdan antivirus untuk menurunkan risiko
e. Hindari penggunaan email pribadi maupun perusahaan untuk mendaftar aplikasi yang
tidak terlalu penting
Rekam Jejak Digital di Media
A. Dua Sisi Jejak Digital
POSITIF Untuk aparat penegak hukum (Riwayat Log In, Jejak SMS/Telp)
Definition, n.d.).
Nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Landasan Kecakapan Digital
dalam Kehidupan Berbudaya, Berbangsa, dan Bernegara
● Populasi kaum muda yang tinggi memberikan peluang bagi bangsa Indonesia untuk
teru
s lebih berkembang di dunia teknologi digital, tetapi yang perlu diperhatikan adalah
penggunaan internet dalam benar sesuaidengan kecakapan yang berlandaskan dengan
Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
● Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan panduan kehidupan berbangsa, bernegara
dan berbudaya di Indonesia, dan Internalisasi nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika
dalam kehidupan berbudaya, berbangsa, dan bernegara.
KONTEKS KE-INDONESIAAN WARGA NEGARADIGITAL
● Hak digital adalah hak asasimanusia yang menjamin tiap warganegara untuk mengakses,
menggunakan, membuat, dan menyebarluaskan media digital. Hak Digital meliputi hak
untuk mengakses, hak untuk berekspresi dan hak untuk merasanyaman.
● Hak harus diiringi dengan tanggung jawab. Tanggung jawab digital, meliputi menjaga hak-
hak atau reputasi orang lain, menjaga keamanan nasional atau atau ketertiban masyarakat
ataukesehatanataumoral publik.
● Hak dan kewajibandigital dapat memengaruhi kesejahteraandigital setiap pengguna.
Kesejahteraan digital merupakan istilah yang merujuk pada dampak dari layanan teknologi
dan digital terhadap kesehatan mental, fisik, dan emosi seseorang.
8 Prinsip Praktik Digital
1. Menyediakan pelayanan inklusif dan responsif
yang mendorong pekerjaan digital maupun
aktivitas pembelajaran
2. Menyertakan aspek kesejahteraan digital dalam
kebijakan yang sudah ada, khususnya yang
berkaitandengan kebijakaaksesibilitasdan inklusi
3. Menyediakan lingkungan fisik dan daring yang
aman. Prinsip ini termasuk penyediaan
pencahayaan ruangan yang memadai, akses WiFi,
dsb dan memastikan setiap individu mematuhi
peraturan mengenaikesehatandan keselamatan.
8 Prinsip Praktik Digital
4. Mematuhi petugas yang bertanggung jawab mengenai aktivitas digital (misalnya
penanggung jawab aktivitas digital di kantor maupun dalam aktivitas belajar di
sekolah).
5. Penuhi tanggung jawab etik dan hukum yang berhubungan dengan aksesibilitas,
kesehatan, kesetaraan, dan inklusi (misalnya peraturan ketenagakerjaan mengenai
lembur, UUITE,dsb)