Variogram Cloud dalam Statistik Spasial
Variogram Cloud dalam Statistik Spasial
21 Februari 2023
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 1 / 31
Ilustrasi Variogram
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 2 / 31
Variogram
Definisi
Jangkauan (range) dan zona pengaruh
Sifat-sifat di sekitar titik asal
Anisotropy, variasi pada arah berbeda
Drift
Struktur terkurung(nested structure)
Efek proporsional
Efek lubang (hole effect) dan perulangan (periodicity)
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 3 / 31
Definisi Variogram
Variogram dari sebuah fungsi acak intrinsik:
γ(h) = 0.5 Var[Z(x + h) − Z(x)]
Untuk variabel-variabel stasioner dan intrinsik, nilai menengah
Z(x + h) − Z(x) adalah nol, sehingga γ(h) hanya perbedaan
kuadrat nilai menengah. Sehingga
γ(h) = 0.5 E[Z(x + h) − Z(x)]2
variabel x dan x + h merujuk pada titik-titik dalam n-dimensi.
Sehingga variogram adalah fungsi dari n-komponen (h1 · · · hn ).
Atau, modulus dari vektor h dan orientasinya.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 4 / 31
Definisi Variogram
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 5 / 31
Jangkauan (range) dan zona pengaruh
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 6 / 31
Jangkauan (range) dan zona pengaruh
Untuk variabel-variabel yang stasioner, γ(h) sama dengan variansi
untuk jarak sebelum range:
γ(h) = 0.5 Var [Z(x + h) − Z(x)]
= 0.5 [Var(Z(x + h)) + Var(Z(x))] = σ 2
range tidak harus selalu sama pada semua jurusan/arah atau
dikenal sebagai fenomena anisotropy.
Dalam jurusan/arah yang sama pun bisa terdapat lebih dari satu
range bila terdapat beberapa struktur/fenomena terbatas yang
berpengaruh dalam sekala jarak yang berbeda.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 7 / 31
Sifat-sifat di sekitar titik asal
1 Kuadratis. Variabel regional benar-benar kontinyu, dan
diferensiabel. Dapat juga berhubungan dengan adanya sebuah drift.
2 Linier. Variabel regional kontinyu tetapi tidak diferensiabel, dan
kurang reguler seperti yang di atas.
3 Diskontinyu di titik asal. γ(h) tidak menuju nol walaupun h
menuju 0, variabel sangat irregular untuk jarak-jarak pendek.
4 Datar. Betul-betul murni acak atau white noise. Variabel-variabel
regional tidak berkorelasi untuk semua nilai h. Model ini juga yang
diadopsi untuk analisis trend surface.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 8 / 31
Variogram Kuadratis
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 9 / 31
Variogram linier
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 10 / 31
Variogram Diskontinyu
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 11 / 31
Variogram bounded
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 12 / 31
Variogram unbounded
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 13 / 31
Sifat-sifat di sekitar titik asal
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 14 / 31
Ilustrasi Variogram
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 15 / 31
Anisotropy, variasi pada arah berbeda
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 16 / 31
Anisotropy
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 17 / 31
Anisotropy
dengan
range 1 slope 1
k= range 2 atau k = slope 2
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 18 / 31
Anisotropy
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 19 / 31
Anisotropy
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 20 / 31
Anisotropy
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 21 / 31
Anisotropy
Komponen keseluruhan
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 22 / 31
Drift
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 23 / 31
Drift
Variogram eksperimental memberikan sebuah estimasi raw
variogram
0.5 E (Z(x + h) − Z(x))2 ,
dan tidak mengestimasi variogram sebenarnya (underlying).
Kedua jenis variogram ini akan berhimpit hanya jika peningkatannya
memiliki sebuah nilai-menengah (zero mean) sama dengan nol.
2 2
E Z(x + h) − Z(x) = Var Z(x + h) − Z(x) + E Z(x + h) − Z(x)
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 24 / 31
Drift
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 25 / 31
Struktur terkurung (nested structure)
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 26 / 31
Struktur terkurung
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 27 / 31
Efek proporsional
Efek proporsional muncul apabila nilai (terutama nilai sill)
sebanding dengan kuadrat gradasi nilai-menengah lokal, yang
biasanya muncul dalam data yang terdistribusi secara lognormal.
Nilai variogram untuk zona yang berbeda memiliki bentuk sama,
tetapi nilai sill berbeda satu sama lain.
Nilai sill menjadi sebanding dengan nilai-menengah local, sementara
model variogram sebenarnya (underlying) dapat diperoleh dengan
membagi setiap variogram lokal dengan kuadrat nilai menengah
lokal dan merata-ratakannya sebelum disesuaikan (fitted) dengan
sebuah model variogram.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 28 / 31
Efek lubang (hole effect) dan perulangan (periodicity)
Dari nol ke tak hingga ada berbagai sifat variogram, mulai dari
struktur terkurung, efek lubang (hole effect), dan perulangan
(periodicity).
hole effect muncul pada kondisi dimana suatu saat variogram
eksperimental meningkat di atas nilai sill kemudian jatuh. · · · →
Efek ini berhubungan dengan adanya lubang pada kovariansi.
Secara alamiah, efek lubang disebabkan oleh fluktuasi variogram
atau fluktuasi statistik akibat dari kurangnya pasangan titik yang
dipakai untuk menghitung variogram eksperimental tersebut.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 29 / 31
Efek lubang dan perulangan (Cont.)
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 30 / 31
Next
Model-model Variogram
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 31 / 31
GD4209
Pengantar Statistik Spasial
Variogram (2)
21 Februari 2023
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 1 / 20
Model-2 Variogram
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 2 / 20
Ilustrasi interpolasi spasial
Fungsi estimasi:
Z ∗ (x) = λi Z(xi )
P
i
Pembobotan (weighting), λi :
P
γ(|xi − x|) = γ(|xi − xj |)λi + µ
j
P
1 = λi
i
Variogram, γ(h):
γ(h) = f (C(h, a))
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 3 / 20
Variansi dari suatu kombinasi linier
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 4 / 20
Model-2 Variogram
▶ Sehingga 2
∗
P
Var(Z ) = E λi (Z(xi ) − m)
i
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 5 / 20
Model-2 Variogram
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 6 / 20
Model-2 Variogram
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 7 / 20
Model-2 Variogram
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 8 / 20
Model-2 Variogram
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 9 / 20
Model-2 Variogram Teoritis
0 h=0
γ(h)
C |h| > 0
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 11 / 20
Model bola (Spherical model)
C 23 |h| 1 |h|3
a − |h| < a
2 a3
γ(h)
C |h| ≥ a
model yang paling umum dipakai. Model ini menggunakan ekspresi polinomial yang
sederhana dan bentuknya sesuai dengan berbagai jenis fenomena yang diamati: Satu
pertumbuhan yang hampir linier sampai pada satu jarak tertentu, kemudian tercapai
stabilitas. Garis singgung (tangen) pada titik asal (origin) berpotongan dengan sill
√
pada satu titik dengan absis 2a 3.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 12 / 20
Model eksponensial (Exponential model)
(− |h| )
γ(h) = C 1 − e a
Range praktis untuk model ini adalah 3a, karena nilai ini adalah jarak
ketika nilai batas mencapai 95%. Garis singgung di titik asal memotong
nilai sill pada satu titik dengan absis a. Dibandingkan dengan model
spherical, model eksponensial pada awalnya meningkat lebih cepat tetapi
hanya mengarah pada sill namun tidak betul-betul mencapai nilai
tersebut.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 13 / 20
Fungsi pangkat (Power functions)
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 14 / 20
Model Gaussian (Gaussian model)
2
− |h|
γ(h) = C 1 − e a2
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 15 / 20
Model kubus (Cubic model)
C (7r2 − 8.75r3 + 3.5r5 − 0.757 ) r < 1
γ(h)
C yang lain
r = h/a
Model ini memiliki sifat parabolik di titik asal dan secara umum mirip
dengan model gaussian, kecuali bahwa model ini tidak diferensiabel
secara tak terbatas,
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 16 / 20
Model efek lubang 2D (2D hole effect model)
(−|r|)
γ(h) = C 1 − e J0 (2πr2 )
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 17 / 20
Model sinus Cardinal (Cardinal sine model)
sin r
γ(h) = C 1 −
|r|
dengan r = h/a. Model ini termasuk model yang langka, dengan sebuah
efek lubang 3D, dan berhubungan dengan struktur yang kontinyu.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 18 / 20
Model Prismato
Model Prismato-magnetic
1
γ(h) = C 1 − (1+r2 )1.5
dengan r = h/a
Model Prismato-gravimetric
1
γ(h) = C 1 − (1+r2 )0.5
dengan r = h/a
Variogram Eksperimental
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 20 / 20
GD4209
Pengantar Statistik Spasial
Variogram (3)
Variogram Eksperimental
21 Februari 2023
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 1 / 16
Variogram Eksperimental
Variogram eksperimental adalah variogram yang dihitung/diturunkan
dari data ukuran menggunakan formulasi:
N (h)
1 X
⋆
γ (h) = [Z(xi + h) − Z(xi )]2
2N (h) i=1
dengan:
xi : lokasi-lokasi sampel,
Z(xi ) : nilai/data terkait posisi xi , dan
N (h) : banyaknya pasangan data/posisi (xi , xi + h) berjarak h.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 2 / 16
Variogram Eksperimental
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 4 / 16
Variogram Eksperimental 1D
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 5 / 16
Variogram Eksperimental Pada bidang datar (2-D)
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 6 / 16
Contoh variogram eksperimental 2-D
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 7 / 16
Variogram Eksperimental
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 8 / 16
Contoh variogram eksperimental 3-D
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 9 / 16
Variogram cloud - Plotting Variogram
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 10 / 16
Variogram Eksperimental
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 11 / 16
Beberapa Masalah pada variogram eksperimental
Pencilan (Outliers),
lonjakan pseudo-periodik,
artefak.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 12 / 16
Variogram Eksperimental
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 13 / 16
Variogram Eksperimental
Secara visual ▶ (-) Subjektif
▶ (+) Bisa mendeteksi berbagai masalah
pada data dan perhitungannya.
▶ (+) Hipotesa intrinsik dan ketidak-
homogenan data bisa terdeteksi
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 14 / 16
Tahapan aplikasi praktis
1 Pengumpulan dan pemeriksaan data,
▶ Hitung parameter statistik
dasar:
▶ Jika berasal dari data sekunder ⋆ Nilai abnormal atau
⋆ Jenis sampling dan analisis outliers,
yang digunakan serta ⋆ Data tidak homogen
perubahan prosedur (jika ada), (beberapa populasi).
⋆ breakline, atau perubahan
karakteristik zona survei, 2 Hitung variogram eksperimental,
⋆ adakah sampling khusus?
▶ Beberapa batasan: 3 Cocokkan (fit) suatu model
⋆ Model hitungan 3D, 2.5D, variogram,
atau 2D,
⋆ Pembatasan area studi,
variabel pendukung, dan
4 Lakukan interpolasi kriging atau
stationarity. simulasi.
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 15 / 16
Next
Dr. Ir. Bambang Setyadji, [Link]. GD4209 - Pengantar Statistik Spasial 21 Februari 2023 16 / 16