0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
108 tayangan13 halaman

Memahami Buffer Overflow dan Keamanannya

Makalah ini membahas tentang buffer overflow yang merupakan kondisi dimana tempat penyimpanan data mengalami kelebihan muatan yang dapat digunakan hacker untuk melakukan serangan dengan memasukkan input data melebihi kapasitas buffer. Makalah ini juga membahas jenis serangan buffer overflow seperti stack overflow dan heap overflow serta cara mencegah serangan buffer overflow."

Diunggah oleh

WanSky- Fahriawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
108 tayangan13 halaman

Memahami Buffer Overflow dan Keamanannya

Makalah ini membahas tentang buffer overflow yang merupakan kondisi dimana tempat penyimpanan data mengalami kelebihan muatan yang dapat digunakan hacker untuk melakukan serangan dengan memasukkan input data melebihi kapasitas buffer. Makalah ini juga membahas jenis serangan buffer overflow seperti stack overflow dan heap overflow serta cara mencegah serangan buffer overflow."

Diunggah oleh

WanSky- Fahriawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

BUFFER OVERFLOW

DISUSUN OLEH :

Ardelia Indah Puspita (2141032)

Eufrasia Fridolin Alus Ngambut (2141038)

Muhammad Fahriawan Saputra (2141009)

Septiana Agata (2141033)

Siti Nur Atifah (2141010)

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI


SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN
KOMPUTER WIDYA CIPTA DHARMA
SAMARINDA
2023
KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang
berjudul “Buffer Overflow” ini tepat pada waktunya. Adapun tujuan dari
penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas pada mata kuliah Keamanan
Sistem Informasi. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah
wawasan bagi para pembaca dan juga bagi penulis.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Bartolomius Harpad,[Link].,[Link]


selaku dosen mata kuliah Keamanan Sistem Informasi yang telah memberikan
tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan
bidang studi kami tekuni. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak
yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga kami dapat
merampungkan makalah ini. Kami menyadari, makalah yang kami tulis ini masih
jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan
kami nantikan demi kesempurnaan makalah ini.

Samarinda, 1 Juni 2023

Penyusun

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………....…………….....2
DAFTAR ISI……………………………………………………………………....3

BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………..…..4

1.1 Latar Belakang……………………………………………………………..4

1.2 Rumusan Masalah………………………………………………………….4

1.3 Tujuan……………………………………………………………...………5

1.4 Manfaat………………………………………………………………...…..5

BAB II PEMBAHASAN…………………….……………………………………6

2.1 Definisi Buffer Overflow...……………………………………………..…6

2.2 Cara Kerja Serangan Buffer Overflow..…………………...…………....…6

2.3 Serangan Buffer Overflow Di Masa Lalu……….……………………...…7

2.4 Jenis Serangan Buffer Overflow…………...…………………………...…7

2.5 Pencegahan Serangan Buffer Overflow………………………………...…8

2.6 Konsekuensi buffer overflow…………………………………………...…9

BAB III PENUTUP……………………………………………………………...11

3.1 Kesimpulan……………………………………………………………….11

3.2 Saran…….……………………………………………………………….12

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………13

3
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Eksploitasi security, yang sering digunakan oleh para hacker, yang


digabungkan dengan virus komputer, dapat menyebabkan serangan yang sangat
kompleks terhadap sistem dan aplikasi berbasis software. Dalam kasus tertentu,
serangan semacam ini jauh melebihi kemampuan software antivirus. Salah satu
masalah keamanan yang cukup lama muncul dan sangat mengganggu adalah
serangan dengan Buffer Overflow (BO). Pembobolan sistem komputer pertama
yang cukup signifikan, yang memanfaatkan BO, adalah Morris Worm (yang
diluncurkan oleh Robert Morris) yang terjadi pada bulan Nopember 1998. Virus
(worm) ini memanfaatkan BO di finger service, yaitu service yang memberikan
informasi tentang sekelompok pengguna yang "log in" pada sistem komputer
berbasis UNIX. Saat mendapat akses ke sistem yang rentan, program yang dibuat
Morris ini ter-install pada satu mesin dan, dengan metode tertentu, menyebar ke
mesin yang lain. Pada mulanya Morris menginginkan penyebaran ke mesin lain
berlangsung dengan lambat dan tidak membuat kerusakan yang besar pada mesin
yang terkena. Tetapi pada kenyataanya terjadi error dan menyebabkan worm
menyebar dengan kecepatan yang tinggi. Karena error ini, mesin yang terinfeksi
menjadi terinfeksi terus-menerus secara cepat dan menyebabkan sistem terbebani.
Akhirnya program Morris dapat terdeteksi dengan cepat. Hampir separo dari
masalah security vulnerability saat ini disebabkan oleh BO dan diperkirakan masih
menjadi masalah dalam 20 tahun mendatang. Dengan melakukan serangan
terhadap BO, pengguna jarak jauh, seperti pengguna internet dapat mempunyai
kendali total terhadap suatu host. Sehingga serangan terhadap BO merupakan
ancaman keamanan yang paling serius.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apa itu buffer overflow?


2. Apa saja jenis serangan buffer overflow?
3. Apa yang menyebabkan buffer overflow?

4
4. Bagaimana cara mencegah serangan buffer overflow?

1.3 Tujuan

1. Untuk Mengetahui Definisi Buffer Overflow?


2. Untuk Mengetahui Apa Saja Jenis Serangan Buffer Overflow?
3. Untuk Mengetahui Apa Yang Menyebabkan Buffer Overflow?
4. Untuk Mengetahui Bagaimana Cara Mencegah Serangan Buffer Overflow?

1.4 Manfaat

1. Wawasan mahasiswa bertambah luas.


2. Sebagai referensi bagi masyarakat.

5
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi Buffer Overflow

Buffer overflow terdiri dari dua kata, yaitu buffer dan overflow. Dalam hal ini,
buffer diartikan sebagai tempat penyimpanan data. Sementara overflow artinya
kelebihan aliran. Jadi, simpelnya buffer overflow adalah kondisi di mana sebuah
tempat penyimpanan data mengalami kelebihan muatan. Buffer overflow juga
dapat dikatakan sebagai sebuah metode yang biasa digunakan oleh hacker untuk
melakukan eksploitasi pada sebuah sistem aplikasi komputer. Tindakan ini juga
biasa disebut dengan serangan input validasi, dimana hacker akan melakukan input
data yang melebihi kapasitas penyimpanan suatu aplikasi, sehingga membuat
sistem mengalami crash atau buffer overflow.

2.2 Cara Kerja Serangan Buffer Overflow

Penyerang biasanya menggunakan kombinasi data input yang dibuat khusus dan
kode berbahaya untuk mengeksploitasi kerentanan dalam perangkat lunak sistem
yang ditargetkan. Kode jahat memanipulasi buffer, sehingga meluap dan
memungkinkan penyerang mengeksekusi kode ini.

Untuk melakukan serangan buffer overflow, penyerang pertama-tama


mengidentifikasi sistem atau aplikasi perangkat lunak yang rentan dan membuat
muatan data yang dirancang untuk mengeksploitasi kerentanan tersebut. Jaringan
atau vektor serangan berbasis web, seperti situs web atau email jahat, mengirimkan
muatan. Sistem target menerima muatan dan memproses aplikasi perangkat lunak,
yang berupaya menyimpan data yang masuk dalam buffer. Jika buffer tidak cukup
besar untuk menampung data, buffer akan meluap dan memungkinkan kode
dieksekusi sebagaimana mestinya.

Penyerang kemudian dapat menguasai sistem dan berpotensi mencuri data sensitif,
mengganggu operasi, atau mendapatkan akses ke sistem tambahan di
jaringan. Penting untuk memperbarui aplikasi perangkat lunak secara teratur dan
menerapkan langkah-langkah keamanan seperti firewall dan sistem deteksi intrusi
untuk mencegah serangan buffer overflow.

6
2.3 Serangan Buffer Overflow Di Masa Lalu

Sebelum mempelajari jenis-jenis serangan buffer overflow, mari kita lihat


beberapa insiden populer serangan buffer dari sejarah.

 Salah satu worm komputer pertama yang menerima sejumlah besar perhatian
media arus utama adalah worm Morris 2 November 1988 , sekarang dikenal
sebagai worm Internet. Serangan worm Morris mengeksploitasi beberapa
kerentanan, termasuk UNIX sendmail (menggunakan backdoor), finger
(melalui buffer overflow), dan rsh/rexec. Selain itu, ia dapat menebak kata
sandi yang lemah.
 Pada November 2014, perusahaan Sony Pictures Entertainment mengalami
kerusakan besar pada sistem komputernya yang disebabkan oleh serangan
buffer overflow. Penyerang mencuri informasi sensitif, termasuk film yang
belum dirilis dan data pribadi karyawan dan selebritas.
 Pada Juni 2011, bank Citigroup mengalami serangan buffer overflow yang
memberi peretas akses ke informasi pribadi lebih dari 200.000 pelanggan,
termasuk nama, alamat, dan nomor rekening mereka. Para penyerang
menggunakan informasi ini untuk mencuri lebih dari $2,7 juta dari bank.
 Pengembang Libgcrypt mengeluarkan pembaruan tambalan keamanan pada
Januari 2021 setelah mereka menemukan kerentanan buffer overflow
berbasis heap yang parah dalam perangkat lunak. Bug akan memungkinkan
penyerang untuk menulis kode sewenang-wenang dan mesin target. Buffer
overflow ini ditemukan oleh peneliti Google Project Zero. 

2.4 Jenis Serangan Buffer Overflow

Hacker dapat menggunakan cara yang berbeda untuk menyerang sebuah sistem


dan membuatnya mengalami buffer overflow. Berikut ini adalah beberapa jenis
serangan buffer overflow yang paling terkenal.

1. Serangan Stack Overflow


Ini merupakan jenis serangan buffer overflow yang paling banyak digunakan
oleh hacker. Stack adalah struktur data LIFO (Last In First Out) yang
mendukung dua operasi, yaitu PUSH dan POP. Operasi PUSH digunakan
untuk nilai data, sedangkan POP digunakan untuk mengekstrak nilai data.
Apabila penyimpanan data pada stack rusak, maka data yang masuk akan

7
disimpan pada alamat penyimpanan yang berdekatan. Hal ini dapat
memengaruhi data yang disimpan sebelumnya. Jenis serangan ini biasanya
terjadi karena adanya kerentanan pada sistem dengan bahasa pemrograman
C atau C++.
2. Heap Overflow Attack
Hacker biasanya akan menargetkan data yang terdapat pada open memory
pool, atau dikenal sebagai heap. Heap overflow dapat terjadi ketika sebuah
memori ditetapkan sebagai heap, kemudian data disimpan dalam memori
tersebut tanpa dilakukan pemeriksaan. Hal tersebut dapat mengakibatkan
beberapa struktur penting dalam heap, seperti heap reader, atau data berbasis
heap lainnya seperti dynamic object pointer melakukan overwrite pada tabel
fungsi virtual.
3. Integer Overflow Attack
Integer overflow merupakan jenis kesalahan aritmatika yang dapat membuat
operasi integer tidak berada pada penyimpanan yang dialokasikan. Pada
kebanyakan bahasa pemrograman, nilai integer biasanya memiliki beberapa
jumlah bit tertentu dalam penyimpanan. Umumnya, kondisi integer overflow
hanya akan menyebabkan kesalahan pada bahasa pemrograman dan tidak
akan mengakibatkan kerentanan yang signifikan. Namun, pada beberapa
kasus, integer overflow dapat menyebabkan risiko yang parah seperti
memanipulasi data keuangan.
4. Unicode Overflow
Unicode overflow dapat menyebabkan buffer overflow dengan cara
memasukkan karakter unicode dalam input ASCII (American Standard Code
for Information Interchange) yang diharapkan. Kasus penyerangan buffer
overflow ini sangat jarang sekali terjadi di Indonesia. Meskipun begitu,
Anda tetap harus mewaspadainya karena cyber attack bisa datang kapan dan
dari mana saja.

2.5 Pencegahan Serangan Buffer Overflow

Untuk mencegah buffer overflows, pemrogram harus memvalidasi input dengan


benar dan memastikan bahwa buffer cukup besar untuk menampung data yang
diharapkan. Selain itu, tindakan keamanan seperti pencegahan eksekusi data (DEP)
dan pengacakan tata letak ruang alamat (ASLR) dapat membantu melindungi dari

8
serangan buffer overflow. Mari kita lihat beberapa tindakan untuk mencegah buffer
overflow: 

 Menggunakan perlindungan runtime OS mempersulit penyerang untuk


berhasil melakukan serangan buffer overflow. 
 Pengacakan tata letak ruang alamat, atau ASLR, membantu mengatur posisi
area kritis dari suatu proses. Ini termasuk posisi heap, stack, dan library. 
 DEP memastikan bahwa area ditandai sebagai dapat dieksekusi atau tidak
dapat dieksekusi dan mencegah penyerang mengeksekusi instruksi yang
ditulis ke suatu area melalui buffer overflow. 
 Penanganan pengecualian terstruktur menimpa perlindungan dan memblokir
serangan apa pun menggunakan buffer overflow berbasis stack. 
 Menjaga perangkat tetap ditambal memastikan penemuan kerentanan buffer
overflow. Namun, penting untuk mengambil langkah-langkah keamanan
antara saat patch keamanan dibuat dan diterapkan.
 Mengikuti prinsip-prinsip hak istimewa terkecil (POLP) mengurangi
kemungkinan serangan buffer overflow karena pengguna dan aplikasi
memiliki izin yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan mereka atau
melakukan tugas-tugas penting. 
 Gunakan bahasa yang tidak mengizinkan buffer overflows, seperti Java atau
Python.
 Gunakan validasi dan sanitasi input untuk memastikan bahwa data yang
disediakan pengguna tidak melebihi ruang memori yang dialokasikan untuk
buffer.
 Gunakan praktik pengkodean yang aman, seperti memeriksa batas array,
untuk mencegah luapan.
 Gunakan alat keamanan seperti firewall dan sistem deteksi intrusi untuk
memantau dan mencegah serangan buffer overflow.
 Selalu perbarui sistem dan perangkat lunak dengan tambalan dan pembaruan
keamanan terbaru untuk mencegah eksploitasi kerentanan yang diketahui.
 Mendidik karyawan dan pengguna tentang risiko serangan buffer overflow
dan pentingnya mengikuti praktik terbaik keamanan.

2.6 Konsekuensi Buffer Overflow

9
Serangan buffer overflow dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada
organisasi dan meningkatkan risiko kerentanan keamanan. Berikut adalah beberapa
konsekuensi dari mengalami serangan buffer overflow. 

1. Ketidakstabilan sistem
2. Hilangnya kontrol akses
3. Kerugian data atau finansial
4. Jalankan kode arbitrer 
5. Sistem keamanan yang disusupi
6. Kerusakan reputasi

10
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Buffer overflow juga dapat dikatakan sebagai sebuah metode yang biasa digunakan
oleh hacker untuk melakukan eksploitasi pada sebuah sistem aplikasi
[Link] ini juga biasa disebut dengan serangan input validasi, dimana
hacker akan melakukan input data yang melebihi kapasitas penyimpanan suatu
aplikasi, sehingga membuat sistem mengalami crash atau buffer overflow.

Cara Kerja Serangan Buffer Overflow Penyerang biasanya menggunakan


kombinasi data input yang dibuat khusus dan kode berbahaya untuk
mengeksploitasi kerentanan dalam perangkat lunak sistem yang [Link]
melakukan serangan buffer overflow, penyerang pertama-tama mengidentifikasi
sistem atau aplikasi perangkat lunak yang rentan dan membuat muatan data yang
dirancang untuk mengeksploitasi kerentanan tersebut. Sistem target menerima
muatan dan memproses aplikasi perangkat lunak, yang berupaya menyimpan data
yang masuk dalam buffer.

Penting untuk memperbarui aplikasi perangkat lunak secara teratur dan


menerapkan langkah-langkah keamanan seperti firewall dan sistem deteksi intrusi
untuk mencegah serangan buffer overflow. Jenis serangan ini biasanya terjadi
karena adanya kerentanan pada sistem dengan bahasa pemrograman C atau C++.
Pada beberapa kasus, integer overflow dapat menyebabkan risiko yang parah
seperti memanipulasi data keuangan.

Untuk mencegah buffer overflows, pemrogram harus memvalidasi input dengan


benar dan memastikan bahwa buffer cukup besar untuk menampung data yang
diharapkan. Selain itu, tindakan keamanan seperti pencegahan eksekusi data (DEP)
dan pengacakan tata letak ruang alamat (ASLR) dapat membantu melindungi dari
serangan buffer overflow.

Beberapa tindakan untuk mencegah buffer overflow menggunakan perlindungan


runtime OS mempersulit penyerang untuk berhasil melakukan serangan buffer
overflow, Gunakan alat keamanan seperti firewall dan sistem deteksi intrusi untuk
memantau dan mencegah serangan buffer overflow, Selalu perbarui sistem dan

11
perangkat lunak dengan tambalan dan pembaruan keamanan terbaru untuk
mencegah eksploitasi kerentanan yang diketahui.

3.1 Saran

Meskipun penulis menginginkan kesempurnaan dalam penyusunan makalah


ini, akan tetapi pada kenyataannya masih banyak kekurangan yang perlu penulis
perbaiki. Hal ini dikarenakan masih minimnya pengetahuan penulis.

Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat
diharapkan sebagai bahan evaluasi untuk ke depannya. Sehingga bisa terus
menghasilkan penelitian dan karya tulis yang bermanfaat bagi banyak orang.

12
DAFTAR PUSTAKA

Cloudmatika.(2022). Diakses pada 1 Juni 2023, dari


[Link]

G2 Tanuja Bahirat.(2023). Diakses pada 1 Juni 2023, dari


[Link]

13

Anda mungkin juga menyukai