0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan4 halaman

Identitas Novel Dilan 1990

Novel "Dia Adalah Dilanku Tahun 1990" menceritakan kisah cinta remaja Milea dan Dilan di Bandung tahun 1990 melalui dialog dan penokohan yang hidup. Novel ini mengajarkan arti persahabatan sejati dan kesederhanaan dalam meraih kebahagiaan.

Diunggah oleh

adikusuma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan4 halaman

Identitas Novel Dilan 1990

Novel "Dia Adalah Dilanku Tahun 1990" menceritakan kisah cinta remaja Milea dan Dilan di Bandung tahun 1990 melalui dialog dan penokohan yang hidup. Novel ini mengajarkan arti persahabatan sejati dan kesederhanaan dalam meraih kebahagiaan.

Diunggah oleh

adikusuma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Identitas buku

Judul : Dia Adalah Dilanku Tahun 1990


Pengarang : Pidi Baiq
Penerbit : Pastel Books
Tahun terbit : 2014
Jumlah halaman : 348 halaman

Sinopsis
Novel Dilan, dia adalah Dilanku tahun 1990 menceritakan tentang perjalanan
cinta anak SMA dibandung pada tahun 1990. Yaitu bercerita tentang gadis cantik
bernama Milea Adnan Hussain, putri seorang prajurit tentara yang baru pindah bertugas
dari Jakarta ke Bandung pada tahun 1990. Saat pertama masuk sekolahnya yang
baru,tepatnya di depan gerbang sekolah ia diramal oleh seorang pengendara motor
yang berseragam sama dengan milea, karna ramalan yang konyol yang berasal dari
Dilan si anggota geng motor yang humoris dan si tukang buat bolos mata pelajaran
tersebut membuat milea nyaman dengan dilan dam membuat mereka menjadi dekat,
dan pada satu sisi pun milea sudah mempunyai pacar yang berada di Jakarta, yaitu
Beni. Dan pada masa pendekatan mereka menemukan banyak hal yang baru dan unik
yag bisa dianggap sebagi pembelajaran hingga akhirnya mereka berpacaran.

Unsur Intrinsik

a). Tema
percintaan dan  persahabatan

b). Latar
1. Tempat :
sekolah, warung bi eem, dijalan buah batu, rumah milea, rumah bunda   dan jakarta
 2. Waktu :
pagi, siang, sore dan malam
` 3. Suasana :
bahagia, sedih, tegang dan humoris
c). Penokohan dan Watak
 Milea (cantik, pintar, baik hati, sopan dan penyanyang)
 Dilan (humoris, baik hati, setia kawan dan perhatian)
 Beni (perhatian, over protect, pemarah dan manja)
 Lusy (baik hati dan perhatian)
 Bahar (baik hati, setia kawan dan mudah marah)
 Bunda (penyayang, baik hati dan humoris)
 Bi Eem (ramah, baik hati)
 Ibu (penyayang, baik hati)

d). Plot/Alur Cerita


 Pengenalan
 Untuk pertama kali Milea Adnan Hussain berjalan menuju sekolah barunya dan
dihampiri oleh pengendara motor, pengendara motor itupun berbicara “boleh gak aku
ramal? Aku ramal, nanti akan bertemu dikantin” dia adalah dilan, si anggota geng motor
bandung tahun 1990 yang satu sma dengan milea.
 Timbul masalah
 Dilan dan milea makin hari makan terlihat deket, karna kehumorisan dilan membuat
milea nyaman di dekat dilan. Namun bukan hanya dilan yang manaruh hatinya di
milea,ada banyak dan salah satu teman kelas milea, yaitu jaja. Dan ternyata status
milea masih berpacaran dengan beni, pacar dijakarta sebelum pindah kebandung.
 Konflik
 Semakin hari hubungan dilan dan milea nampak semakain dekat, namun didalam masa
pendekatan tersebut Anhar yang selaku teman se-anggota dilan di geng motor merasa
dilan berubah. Sikap dilan yang terkadang anhar berfikir bahwa karna milea yang
membuat dilan jauh dari geng motor tersebut
 Klimaks
 Karna ada sesuatu keganjalan, milea akhirnya memutuskan untuk mencari dilan ke
warung bi eem. Saat berada di warung bi eem ternyata tidak ada dilan, melaikan ada
anhar dan sebagian teman dilan yang bolos sekolah. Anhar yang emosi melihat milea
datang ke warung bi eem akhirnya menyindir milea karna kedekatannya dengan dilan
membuat dilan merasa jauh dari teman – temannya, dan selalu menomersatukan milea
dibanding teman – temannya. Milea pun tersulut emosi, anhan pun makin emosi dan
akhirnya anhar  menampar milea.
 Peleraian
 Dilan pun mengetahui bahwa milea ditampar oleh sahabatnya sendiri pun marah besar,
dilan mencari anhar dan akhirnya terjadi perkelahian. Retaklah  persahabatan dengan
anhar,dan milea sedikit menjauhi dilan
 Penyelesaian
 Dan setelah kejadian itu akhirnya milea, dilan dan anhar bersatu, tidak mempersalahkan
apa yang  terjadi warung bi eem. Anhar sudah meminta maaf kepada milea dan dilan,
mereka pun memaafkannya. Masalah pacar milea yang dijakarta pun sudah berakhir
karna sifat pemarah dan overprotect yang sudah membuat milea gerah, dan membuat
dilan dan milea akhirnya kembali bersatu dalam ikatan “pacaran” mereka berdua
menikmati masa sma mereka dengan kekonyolan dilan yang membuat milea nyaman
berada didekat dilan.
e). Sudut pandang
Sudut pandang digunakan dalam novel ini adalah sudut pandang orang pertama serba tau.

f). Gaya Bahasa


Bahasa yang digunakan dalam novel ini tidak menggunakan bahasa yang baku dan mudah
dimengerti tapi dalam novel ini ada beberapa menggunakan bahasa sunda sebagai penguat
karna berasa di daerah bandung, tapi ada translate agar pembaca tidak bingung.

g). Amanat
Amanat pada novel ini yaitu mengajarkan bahwa kesederhaan merupakan dasar kebahagiaan
bagi manusia, selain itu bersikap baiklah pada perempuan karna memang sudah kodrat
sebagai laki laki melindungi hak seorang perempuan dan alam novel ini mengajarkan bahwa
segala sesuatu yang berasal dari niat pada akhirnya akan berhasil dengan keinginan kita.

Keunggulan Novel
 Dapat membuat cerita lebih hidup hanya dengan dialog, karena setting tempatnya
hanya sediki dan itu tidak dijelaskan secara detail
 Dialog yang digunakan adalah kalimat langsung, tanpa ada embel-embel “kataku”, dan
bertanya dan sebagainya sehinggap bisa membuat percakapan lebih hidup dan menarik
 Bahasa yang digunakan begitu sederhana, tidak norak, namun dapat terasa nuansa
romantisme nya.
 Mesk bukunya lumayan tebal, tulisannya cukup besar sehingga lebih mudah untuk
dibaca
 Membuat kita bernostalgia ke zaman masa-masa SMA.
 Adanya ilustrasi.

Kelemahan Novel
 Deskripsi mengenai tokoh kurang detail, seperti tinggi, rupa wajah warna kulit
 Tidak konsisnten di dalam penggunaan gaya bahasa seperti gak, engga
 Akhir dari buku ini yang menggantung (meski bukan benar-benar yang terkahir,
mengingat adanya buku yang kedua tahun 1991), tapi tetap membuat penasaran.
 Beberapa humor terasa garing dan terkesan seperti dipaksakan

Kecocokan Bagi Pembaca


Novel ini sangatlah cocok jika dibaca oleh para remaja. Adanya adegan romantis membuat
novel ini pun sangat cocok bagi para remaja yang lagi kasmaran. Dan untuk para remaja yang
jenuh dengan kesibukan sekolah, novel ini bisa dibaca untuk merefreshkan pikiran karena
bahasanya yang cukup ringan
RESENSI NOVEL
“Dia Adalah Dilanku Tahun 1990”

OLEH :

NAMA : I PUTU GEDE ADI KHUSUMA


NO : 13
KELAS : X MIPA 3

Anda mungkin juga menyukai