PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
3. Kegiatan Belajar 5 :Dasar dan Aturan Pemrograman Berorientasi
Obyek (Kondisi)
a. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan belajar 5 ini siswa diharapkan dapat :
1) Memahami struktur kontrol pemilihan (if, else, switch)
2) Menggunakan struktur kontrol pemilihan (if, else, switch) yang
digunakan untuk memilih blok kode yang akan dieksekusi
b. Uraian Materi
Struktur kontrol pemilihan adalah pernyataan dari Java yang mengijinkan user
untuk memilih dan mengeksekusi blok kode spesifik dan mengabaikan blok
kode yang lain.
1) Statement if
Pernyataan if akan menentukan sebuah pernyataan (atau blok kode)
yang akan eksekusi jika dan hanya jika persyaratan bernilai benar (true).
Bentuk dari pernyataan if,
Sintaks Perintah If
if(boolean_expression)
statement;
Atau
Sintaks Perintah If
if(boolean_expression)
{
statement1; statement2;
}
dimana, boolean_expression adalah sebuah penyataan logika (true/false)
atau variabel bertipe boolean.
1|P a g e
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
Start
Tidak
boolean_expr
Ya
perintah
Stop
Gambar 31. Flowchart Statement if
Petunjuk Penulisan Program:
1. Boolean_expression pada pernyataan if harus merupakan
nilai
boolean). Hal ini berarti persyaratan harus bernilai true atau false.
2. Masukkan statement didalam blok if.
Contohnya,
If (boolean_expression){
//statement1;
//statement2;
}
2) Statement if-else
Pernyataan if-else digunakan apabila kita ingin mengeksekusi beberapa
pernyataan dengan kondisi true dan pernyataan yang lain dengan kondisi
false. Bentuk statement if-else,
Sintaks Perintah If
if(boolean_expression)
statement;
2|P a g e
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
Berikut ini contoh code statement if-else,
Listing Program
Int grade=68; if(grade>60)
[Link]("Congratulations!");
else
[Link]("Sorry you failed");
atau
Listing Program
intgrade=68;
if(grade>60)
{
[Link](“Congratulations!”);;
[Link](“You passed!”);;
}
else
{
[Link]("Sorry you failed");
}
Start
Tidak
boolean_expr
Ya
perintah perintah
Stop
Gambar [Link] Statement If-Else
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
Petunjuk Penulisan Program:
Untuk menghindari kebingungan, selalu letakkan sebuah pernyataan
atau beberapa pernyataan di dalam blokif – else di dalam tanda
kurawal {},
3. Statement if-else-if
Pernyataan pada bagian kondisi else dari blok if-else dapat menjadi struktur
if- else yang lain. Kondisi struktur seperti ini mengijinkan kita untuk
membuat seleksi persyaratan yang lebih kompleks. Bentuk statement if-else
if.
Sintaks perintah If else
If
if(boolean_expression1)
statement1;
else if(boolean_expression2)
statement2;
else
statement3;
Sebagai catatan : anda dapat memiliki banyak blok else-if sesudah
pernyataan if. Blok else bersifat opsional dan dapat dihilangkan. Pada contoh
yang ditampilkan diatas, jika boolean_expression1 bernilai true, maka
program akan mengeksekusi statement1 dan melewati pernyataan yang lain.
Jika boolean_expression2 bernilai true, maka program akan mengeksekusi
statement2 dan melewati statement2.
Start
Tidak Tidak
boolean_expr boolean_expr
Ya Ya
perintah 1 perintah 2 perintah 3
Stop
Gambar33. Flowchart Statement If-Else-If
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
Berikut ini contoh code statement if-else-if
Listing Program
Int grade=68;
if(grade>90)
{
[Link]("Very good!");
}
Else if(grade>60)
{
[Link]("Very good!");
}
else{}
[Link]("Sorry you failed");
4. Statement switch
Cara lain untuk membuat cabang adalah dengan menggunakan kata
kunci [Link] mengkonstruksikan cabang untuk beberapa kondisi
dari nilai. Bentuk statement switch adalah sebagai berikut:
Sintaks Perintah Switch
switch(switch_expression)
{
Case
case_selector1:
statement1;
statement2;
case
case_selector2:
statement1;
statement2;
break;
default:
}
statement1;
statement2;
break;
Switch_expression adalah ekspresi integer atau karakter dan
case_selector1, case_selector2 dan seterusnya adalah konstanta unik dari
nilai integer atau karakter. Ketika pernyataan switch ditemukan pada
potongan kode program, java pertama kali akan memeriksa
switch_expression, dan menuju ke case yang akan menyamakan nilai yang
dimiliki oleh switch_expression. Selanjutnya
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
program akan
mengeksekusi pernyataan pada dari kode setelah case yang ditemukan
sampai menemui pernyataan break, selanjutnya akan mengabaikan
pernyataan yang lainnya hingga akhir dari struktur dari pernyataan [Link]
tidak ditemui case yang cocok, maka program akan mengeksekusi blok
default. Sebagai catatan, bahwa bagian blok default adalah opsional. Sebuah
pernyataan switch bias jadi tidak memiliki blok kode default.
CATATAN:
¾ Tidak seperti pada pernyataan if, beberapa pernyataan pada struktur
pernyataan
switch akan dieksekusi tanpa memerlukan tanda kurung kurawal
({}).
¾ Ketika sebuah case pada pernyataan switch menemui ke cocokan, semua
pernyataan pada case tersebut akan dieksekusi. Tidak hanya demikian,
pernyataan lain yang berada pada case yang sesuai juga akan dieksekusi.
¾ Untuk menghindari program mengeksekusi pernyataan pada case berikutnya,
kita menggunakan pernyataan break sebagai pernyataan akhir pada setiap
blok
case.
Gambar [Link] Statement Switch
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
Petunjuk Penulisan Program:
1. Menentukan penggunaan pernyataan if atau pernyataan switch adalah sebuah
keputusan programmer. Programmer dapat menentukan pernyataan yang
mana yang akan dipakai berdasarkan kemudahan membaca program dan
faktor-faktor yang lain.
2. Pernyataan if dapat digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan
rentang nilai tertentu atau kondisi tertentu, sedangkan pernyataan switch
membuat keputusan hanya berdasarkan nilai unik dari tipe integer atau
karakter.
c. Rangkuman
Pernyataan if digunakan untuk membandingkan suatu permasalahan atau
objek. If ada bermacam-macam diantaranya, statement if, statement if-else,
statement if-else-if, statement switch. Statement if akan mengeksekusi
pernyataan hanya jika if bernilai benar atau true. Statement if else digunakan
untuk mengeksekusi dua kondisi benar atau salah, true atau false, statement if-
else-if bisa digunakan untuk mengeksekusi sebuah kondisi yang lebih dari dua
kondisi, dalam statement ini cara penulisan harus berhati-hati. Statement switch
hampir sama dengan if-else-if hanya saja swicth mengkonstruksikan cabang
untuk beberapa kondisi nilai. Untuk menghentikan program switch
menggunakan perintah break pada case yang sesuai juga akan dieksekusi.