SELF CONTAINED BREATHING APPARATUS
[SCBA]
◼ PENGERTIAN :
Adalah udara yang ditekan atau alat pernafasan
udara segar yang membuat si pemakai tidak
tergantung lagi dari udara sekelilingnya untuk
suatu waktu tertentu .
PERLENGKAPAN
PERLINDUNGAN PERORANGAN
◼ UU No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
Bab IX pasal 13 : Kewajiban bila memasuki tempat kerja.
“ Barang siapa akan memasuki tempat kerja,diwajibkan
mentaati semua petunjuk keselamatan kerja dan
memakai alat pelindung diri yang diwajibkan “
LATAR BELAKANG
◼ 1. Penyebab kematian tertinggi ditempat kebakaran
dikarenakan menghisap dan gas beracun.
◼ 2. Isi,warna,bau,dan rasa tidak dapat menjamin sebagai
petunjuk dari bermacam-macam bahaya.
◼ 3. Adanya gas CO yang tidak dapat diketahui karena
tidak ada warna dan tidak ada rasa.
◼ 4. Oleh karena itu petugas harus dilengkapi dengan
SCBA.
PEMBAGIAN JENIS SCBA
1.. Berdasarkan isi botol
a. Oksigen .
b. Udara bertekanan .
2. Berdasarkan konstruksi .
a. Berdiri sendiri .
b. Tidak berdiri sendiri .
3. Berdasarkan cara kerja.
a. Rangkaian terbuka .
b. Rangkaian tertutup .
TYPE OPEN CIRKUIT
◼ Adalah suatu type SCBA dimana persediaan
udara yang bertekanan digunakan menurut
kegiatan dari pemakainya .
TYPE CLOSED CIRCUIT
Adalah suatu type SCBA dimana pemakainya
menghembusksn nafas melalui filter kimia
memindahkan CO2,kemudian bernafas kembali
dengan sisa O2 yang ada .
KOMPONEN UTAMA SCBA
◼ MASKER
Berfungsi untuk melindungi wajah dari
terpaan panas dan menjaga udara didalamnya
agar tetap dingin .
◼ HARNES BODY
Berfungsi untuk membawa SCBA dengan cara
digendong .
◼ BOTOL
Berfungsi untuk menyimpan udara bertekanan /O2
RANGKAIAN MASKER
◼ DIAPRAGMA
Berfungsi untuk komunikasi antar pemakai dalam
jarak dekat .
◼ EXHALATION VALVE
Berfungsi untuk mengeluarkan udara sisa
pernafasan yang dihembuskan pemakai .
◼ LENSA KACA
Berfungsi untuk melindungi muka dan menjaga
udara agar tetap dingin .
◼ TALI MASKER
Berfungsi untuk mengencangkan masker .
TEKANAN POSITIF DAN KEBUTUHAN
NEGATIF PADA MASKER
◼ Tekanan positif dalam masker untuk
mencegah udara disekitarnya masuk
kedalam masker .
◼ Kebutuhan negatif yang ditekan dalam
masker adalah tekanan negatif selama
penghisapan.
RANGKAIAN BOTOL
◼ Katub botol
Berfungsi untuk membuka dan menutup
aliran udara dari botol ke selang tekanan
tinggi atau ke penurun tekanan .
◼ Tera tentang volume,test
pressure,working pressure dan tahun
pembuatan .
RANGKAIAN HARNES BODY
◼ REDUSER
Berfungsi untuk menurunkan tekanan udara yang
dialirkan dari botol kira-kira sedikit diatas tekanan
atmosfer (4,7 – 10 bar).
◼ ALARM
Berfungsi untuk menandai (mengetahui) botol yang
berisi tekanan rendah .
◼ REGULATOR
Berfungsi untuk mengendalikan aliran udara ke
peralatan pernafasan yang dipakai secara otomatis.
◼ PRESSURE GAUGE
Berfungsi untuk menunjukkan tekanan udara/O2 yang
ada dalam botol .
◼ LAIN-LAIN
Carrying plate, Waist belt, Shoulder strap, Plate
pengikat botol, Selang tekanan tinggi dan selang
tekanan rendah .
PROSENTASE O2 DALAM UDARA DAN
AKIBATNYA
O2 DIUDARA AKIBATNYA
◼ 20,9 % ◼ Normal
◼ 15 % ◼ Tidak ada akibatnya.
◼ 10 % ◼ Pusing,nadi cepat,ber -
keringat,nafas pendek
◼ 7 % ◼ Mulai terbius,tidak sadar.
◼ 5 % ◼ Kemungkinan kecil orang
bisa hidup.
◼ 3-2 % ◼ Mati dalam waktu 60
detik
PERSYARATAN PEMAKAI SCBA
FISIK MEDIS MENTAL
- Baik -Bebas kepanikan -Cukup terlatih
- Berotot -Percayadiri dan
-Tidak sakit syaraf percaya pada
-Segar dan bugar jantung,pernafasan
alat.
-Berkemampuan
bekerja dengan
menguasai
lingkungan
FULL DURATION
Adalah lamanya pemakaian SCBA mulai dipakai
sampai seluruh isinya habis
Rumus : Tekanan x isi
40
WORKING DURATION
Adalah lamanya pemakaian SCBA mulai saat
dipakai sampai alarm/bel berbunyi
Rumus : Tekanan x Isi _ 10 menit
40
PERLENGKAPAN KERJA
LAINNYA
⧫ Personel Lines
⧫ Guide Lines
⧫ DSU ( Distress Signal
Unit )
⧫ Flash Light
⧫ Hand Glove
⧫ Safety Shoes
⧫ Helmet
⧫ Alat Komunikasi
⧫ Forsible Entry Tools
PROSEDUR PEMAKAIAN SCBA
1. Pemeriksaan visual komponen .
2. Perakitan cylinder dengan harness .
3. Tes tekanan tinggi .
4. Mengangkat, menggendong dan memakai masker .
5. Tes tekanan rendah .
6. Posisi penggendongan .
PETUNJUK PENGGUNAAN SCBA
1. Percaya pada diri sendiri .
2. Percaya pada alat pelindung yang dipakai .
3. Berjalan dengan menggeser kaki .
4. Meraba dengan menggunakan punggung tangan
5. Ingat apa yang telah dilalui .
6. Berikan tanda pada ruangan yang telah diperiksa
7. Bekerja secara berkelompok ( min 2 orang )
PETUNJUK PENCARIAN KORBAN
1. Selalu menggunakan APD ( SCBA )
2. Bekerja selalu berpasangan .
3. Pelajari dengan seksama denah/lokasi bangunan, cari
sarana jalan keluar lebih dari satu .
4. Yakinkan diri sendiri sebelum memasuki ruangan .
5. Apabila jarak penglihatan berkurang, lakukan dengan
cara merangkak/merayap / meraba dengan menggunakan
punggung tangan, berjalan dengan menggeser kaki .
6. Periksa dengan seksama dalam setiap ruangan,sebelum
berpindah ke ruangan yang lain .
7. Pencarian pertama pada sisi dinding dekat jendela atau
dekat dinding .
8. Periksa semua perabotan dalam ruangan, cari
dibelakang, bawah dan semua sisi perabotan tersebut .
9. Periksa semua ruangan termasuk kamar mandi .
10. Selalu memperhatikan dan mendengarkan suara
tangisan, rintihan, erangan dan tanda-tanda lain seperti
ketukan pada lantai/dinding dll
11. Pada saat naik turun tangga lakukan dengan merangkak.
12. Berikan tanda pada setiap ruangan yang telah diperiksa,
misalnya kursi dibalik, kasur digulung .
13. Selalu memperhatikan penjalaran api dan laporkan setiap
kejadian .
14. Buatlah ventilasi jika diperlukan .
15. Apabila korban ditemukan,secepatnya bawa ketempat
yang aman,lakukan pertolongan secukupnya .
PENGANGKUTAN
1. Pengangkutan botol harus menggunakan
pengaman dalam kendaraan seperti bantalan,
dalam rak dll .
2. Jangan dicampur dengan peralatan lain .
3. Harus ada kerenggangan antar botol .
4. Jangan dilempar / dibanting .
5. Pada saat membawa tabung tangan harus selalu
bersih tidak boleh berminyak .
6. Ingat : tekanan botol sangat tinggi .
PENYIMPANAN BOTOL SCBA
1. Semua botol kosong diberi tanda yang jelas ( MT )
2. Botol yang disimpan harus mempunyai tekanan min 5
bar .
3. Pisahkan botol yang kosong dengan yang isi .
4. Tempat penyimpanan jauh dari sumber panas ( ketel
uap,dapur,radiator,api )
5. Beri pembungkus agar tidak luka / lecet .
6. Masker dan manometer jangan tertindih .
7. Tempat penyimpanan harus kering,tidak korosif, dan
tidak berdebu .
8. Outlet harus selalu tertutup .
9. Perlengkapan SCBA lainnya harus tersimpan tersendiri .
10. Pastikan semua perlengkapan dalam keadaan bersih dan
kering.
ALAT PELINDUNG DIRI
◼ PENGERTIAN
Adalah suatu perlengkapan yang harus
digunakan pada waktu bekerja baik
ditempat kebakaran atau pada situasi darurat
atau pada suatu pekerjaan rutin yang banyak
mengandung resiko .
MACAM-MACAM PERLENGKAPAN
PELINDUNG KESELAMATAN
Pelindung kepala, muka, mata, hidung,
telinga, pernafasan, pelindung panas dan
api, pelindung tangan, badan, kaki, dan
pelindung asap sebagai penyebab utama
ditempat kebakaran.
“ Selamat Bertugas “
TETRA HEDRON KESELAMATAN
MENGENALI
MENGHINDARI
BAHAYA
PELATIHAN
KESEHATAN PERLENGKAPAN
FISIK PELINDUNG
TUBUH
BAHAYA PANAS, ASAP DAN GAS
Panas :
➢ Tubuh letih
➢ Gangguan pernafasan
Asap :
➢ Sesak nafas
➢ Kadar oksigen menurun
➢ Iritasi mata
Gas beracun :
➢ Cedera kulit, mata
➢ Kematian
PERLENGKAPAN PELINDUNG TUBUH
A. Helm
B. Jacket
C. Sarung tangan
D. Sepatu
E. Masker
F. Breathing Apparatus
G. Alat deteksi karbon
CO2
H. Sistem tanda pengaman
perorangan ( DSU )
I. Lampu senter
BUGAR FISIK DAN SEHAT MENTAL
Kebugaran fisik & kesehatan mental merupakan tolak
ukur bagi kemampuan petugas untuk melakukan tugas
berat dalam tempo yang relatif lama
Prasaratan pendukung :
Pemeriksaan kesehatan berkala.
Tes kesemaptaan minimal tiap 6
bulan.
Mental / tekat kuat, kesungguhan
kesadaran dan keikhlasan
melakukan tugas.
PELATIHAN (TRAINING)
SASARAN :Mampu mengatasi ancaman bahaya
yang mungkin mengancam secara cepat dan
tepat
PENDUKUNG : Lakukanlah latihan secara teratur
utk. Mencapai 3 hal berikut:
1. Pengetahuan agar lebih mengenal bahan-bahan
atau situasi yang membahayakan
2. Keterampilan agar lebih terampil dan mantap
dalam menggunakan perlatan
3. Sikap agar lebih yakin dan percaya
diri bila menghadapi situasi yang tak terduga