i
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN,
HARGA, DAN PROMOSI TERHADAP
KEPUASAN PELANGGAN
(Studi kasus pada rental mobil RNT Weleri / Kendal)
SKRIPSI
OLEH :
DIAS OKTA INDRIANI
NIM. 2019. 101.014
PROGRAM STUDI STRATA SATU
MANAJEMEN
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI AMA
SALATIGA
2022
i
ii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .......................................................................................
HALAMAN PENGESEAHAN .......................................................................
HALAMAN PERSETUJUAN .........................................................................
HALAMAN MOTTO dan PERSEMBAHAN.................................................
ABSTRAK .......................................................................................................
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ..........................................................
KATA PENGANTAR .....................................................................................
DAFTAR ISI ....................................................................................................
DAFTAR TABEL ............................................................................................
DAFTAR GAMBAR .......................................................................................
DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah .............................................................. 1
B. Rumusan Masalah ........................................................................ 7
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian .................................................... 7
BAB II PAPARAN TEORITIS
A. Landasan Teori dan Penelitian Terdahulu ................................... 9
B. Kerangka Pemikiran..................................................................... 18
C. Hipotesis Penelitian ..................................................................... 19
BAB III METODE PENELITIAN
A. Tipe Penelitian ............................................................................. 20
B. Populasi dan Sampel .................................................................... 20
C. Definisi Konsep dan Definisi Operasional .................................. 22
D. Jenis dan Sumber Data ................................................................. 25
E. Metode Pengumpulan Data .......................................................... 28
F. Metode Analisis Data ................................................................... 31
ii
iii
BAB IV PENYAJIAN dan ANALISA DATA
A. Deskripsi Obyek Penelitian..........................................................
B. Deskripsi Data ..............................................................................
C. Analisa Data .................................................................................
BAB V PENUTUP
A. Simpulan ......................................................................................
B. Saran ............................................................................................
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
iii
iv
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Penelitian Terdahulu ......................................................................... 17
iv
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam konteks pembicaraan umum, bisnis (business) tidak terlepas
dari aktifitas produksi, pembelian, penjualan, maupun pertukaran barang
dan jasa yang melibatkan orang atau perusahaan. Bisnis sebagai salah satu
aspek kehidupan cara manusia untuk mempertahankan kelangsungan
hidupnya. Kegiatan suatu bisnis dalam menjalankan aktivitas bisnis
berusaha memberikan nilai terbaik untuk konsumen.
Menurut (Kamaluddin, 2017:6) Bisnis adalah keseluruhan dari
aktivitas yang diorganisir oleh seseorang yang tidak hanya di dalam
bidang industri dan perdagangan yang hanya menyediakan barang atau
jasa dalam memenuhi suatu kebutuhan untuk perbaikan kualitas hidup.
Tujuan bisnsis merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh para pelaku
bisnis dari bisnsi yang merekea lakukan , dan merupakan cerminan dari
berbagai hasil yang diharapkan bisa dilakukan oleh bagian-bagian dari
perusahaan produksi, pemasaran, dan personalia), yang akan menentukan
kinerja perusahaan dalam jangka panjang
Dinamika pelanggan bisnis jasa saat ini mengharuskan setiap
perusahaan yang bergerak dibidang ini untuk senatiasa melakukan
berbagai strategi agar dapat merebut hati konsumen. Perusahaan harus
1
2
menerapkan strategi yang tepat agar bisa menarik minat konsumen untuk
melakukan penggunaan jasa yang sudah ditawarkan.
Pada dasarnya konsumen selalu ingin mendapatkan kepuasan dan
terpenuhi semua kebutuhannya, kepuasan dan kebutuhan konsumen
menjadi suatu hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh penyedia
jasa. Kepuasan konsumen menjadi suatu tujuan utama per--------usahaan
dapat tumbuh dan berkembang serta tetap bertahan dalam menghadapi
persaingan. Oleh karena itu, setiap perusahaan berusaha mempunyai
strategi untuk menarik konsumen agar mereka menjadi pelanggan yang
puas, sehingga mendapat keuntungan secara adil bagi penyedia jasa dan
bagi konsumen.
Penyewaan semakin banyak dibuka di berbagai tempat baik di kota
besar maupun di kota kecil, termasuk di kota Kendal. Imam Febriansyah
(2014), menyatakan bahwa Penyewaan adalah perjanjian dimana pemilik
dari aset perusahaan memungkinkan pihak lain untuk menggunakan aset
yang ada untuk jangka waktu tertentu pada harga yang telah disepakati.
Kehadiran sewa atau rental merupakan tuntutan perubahan gaya
hidup masyarakat kota. Kondisi semacam ini mencerminkan satu
fenomena yang terjadi bahwa masyarakat lebih suka yang instan dalam
memenuhi kebutuhan tersebut dicirikan antara lain masyarakat
menginginkan barang selengkap mungkin, produk yang berkualitas,
pelayanan dan fasilitas semuanya terdapat dalam satu penyewaan. Oleh
karena itu untuk menarik minat konsumen melakukan penyewaan maka
3
perusahaan harus bisa menerapkan suatu strategi pemasaran yang tepat
dengan kondisi pasar yang di hadapi.
Rental Kendaraan adalah penyedia layanan penyewaan kendaraan
dengan cara sewa harian ataupun kontrak dengan menggunakan driver
ataupun lepas kunci, pemanfaatan rental kendaraan ini dapat
dikembangkan sebagai terobosan bagi masyarakat atau perusahaan yang
tidak memiliki alat transportasi yang akan digunakan untuk berpergian.
Sudah menjadi keharusan perusahaan melakukan kualitas Kualitas
Pelayanan yang terbaik supaya mampu bertahan dan tetap menjadi
kepercayaan pelanggan. Terciptanya Kepuasan Pelanggan dapat
memberikan manfaat diantaranya hubungan antara Perusahaan dan
Pelanggan menjadi harmonis.
Pelanggan akan melakukan pembelian ulang hingga terciptanya
loyaitas Pelanggan, dan membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke
mulut (word of mouth) yang menguntungkan Perusahaan. Menurut Arianto
(2018:83) kualitas Kualitas Pelayanan dapat diartikan sebagai berfokus
pada memenuhi kebutuhan dan persyaratan, serta pada ketepatan waktu
untuk memenuhi harapan pelanggan.
Dengan harga yang sudah ditentukan oleh perusahaan sangat
terjangkau dan bahkan bisa dikatakan murah maka pelanggan pastinya
akan senang dan kembali menggunakan jasa ini tentunya. Harga
merupakan nilai atau uang yang diberikan pelanggan sebagai imbalan atas
4
penawaran tertentu yang berfungi untuk memuaskan kebutuhan dan
keinginan kebutuhan mereka.
Secara sederhana harga merupakan ukuran nilai yang ditukarkan
pelanggan membeli suatu. Menurut Kotler dan Amstrong dalam
Krisdayanto (2018:3) Harga adalah sejumlah uang yang dibayarkan atas
jasa, atau jumlah nilai yang konsumen tukar dalam rangka mendapatkan
manfaat dari memiliki atau menggunakan barang atau jasa.
Setelah pelanggan mengetahui promosi dari perusahaan ini sangat
menarik maka, pelanggan otomatis akan melihat berapa harga yang
ditawarkan. Dengan harga yang sudah ditentukan oleh perusahaan sangat
terjangkau dan bahkan bisa dikatakan murah maka pelanggan pastinya
akan senang dan Kembali menggunakan rental mobil ini tentunya.
Menurut laksana (2019 : 129) Promosi adalah suatu komunikasi
dari penjual dan pembeli yang berasal dari informasi yang tepat yang
bertujuan untuk merubah sikap dan tingkah laku pembeli, yang tadinya
mengenal menjadi mengenal sehingga menjadi pembeli dan tetap
mengingat produk.
Kepuasan yang dirasakan oleh pelanggan merupakan suatu hal
yang sangat penting bagi perusahaan, karena dengan kepuasaaan
pelanggan yang dirasakan oleh pelanggan mak perusahaan akan
mendapatkan keuntungan berupa laba ataupun dapat meningkatkan
loyalitas pelanggan terhadap perusahaan. Ketika pelanggan merasakan
loyalitas yang diberikan oleh sebuah perusahaan.
5
Menurut Kotler dan Keller (2016:33) mengatakan kepuasan
pelanggan sebagai berikut: kepuasan mencerminkan penilaian seseorang
tentang kinerja produk yang dirasakan dalam kaitannya dengan harapan.
Apabila kinerja jauh dari ekspektasi, pelanggan kecewa. Jika kinerja
memenuhi harapan, pelanggan puas. Jika melebihi ekspektasi, pelanggan
senang. Kunci untuk mempertahankan pelanggan adalah dengan
memberikan kepuasaan pelanggan yang pada akhirnya akan menciptakan
loyalitas pelanggan.
RNT adalah usaha transportasi di kota Kendal yang menawarkan
berbagai solusi transportasi seperti sewa mobil, paket perjalanan, pulang
pergi atau acara lainnya. RNT di dirikan pada tahun 2004, saat ini RNT
memiliki armada yang cukup besar yang mencakup wilayah Kendal.
Konsumen RNT Tour & Travel Kendal memesan mobil hampir setiap
hari, yang membuat penulis tertarik untuk meneliti perusahaan rental
mobil ini. Untuk menjamin kepuasan setiap pelanggan, perlengkapan atau
unit yang disediakan selalu dalam kondisi prima, karena perawataan rutin
wajib dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan konsumen
saat menggunakan mobil rental.
Dalam usaha ini, persewaan mobil tidak dapat dipisahkan dari jasa
pengemudi professional sebagai layanan tambahan bagi konsumen yang
ingin menggunakan layanan ride-hailing. Pengemudi profesional adalah
pengemudi yang dapat dipercaya, berperilaku sopan dan profesional,
berpengalaman di bidangnya, terutama dalam cara mengemudi yang baik
6
dan dengan cara yang memungkinkan konsumen merasa aman dan
nyaman, dan tentunya memiliki surat izin mengemudi resmi. kontrak
mengemudi. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan layanan
RNT Kendal ini merupakan sebuah perusahaan yang memanfaatkan
perkembangan transportasi dengan menyediakan jasa dengan bentuk
penyewaan transportasi atau disebut juga rental kendaraan.
Masalah yang dihadapi oleh RNT saat melakukan penyewaan
mobil. Antara lain admin RNT slow respon kepada konsumen, keluhan
mobil kotor yang dibawa pelanggan, harga yang ditetapkan oleh RNT
dianggap pelanggan terlalu tinggi sehingga terkadang terdapat pelanggan
yang membayar sewa tidak sesuai dengan tarif yang disepakati, masalah
mobil yang dikeluhkan konsumen, admin yang seharusnya mengunggah
konten ke media sosial terkadang tidak mengunggahnya dan tidak
membagikan selebaran secara offline, admin tidak banyak berinteraksi
dengan teman, kerabat, bahkan orang asing. Hal tersebut membuat peneliti
tertarik untuk mengambil topik tersebut dengan judul
“PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, HARGA DAN PROMOSI
TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN” ( studi kasus pada rental
mobil Kendal).
7
B. Rumusan Masalah
1. Apakah pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan
di RNT Kendal ?
2. Apakah pengaruh harga terhadap kepuasaan pelanggan di RNT
Kendal ?
3. Apakah pengaruh promosi terhadap kepuasaan pelanggan di RNT
Kendal ?
4. Apakah pengaruh kualitas pelayanan, harga, dan promosi terhadap
kepuasaan pelanggan di RNT Kendal ?
C. Tujuan Dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini yaitu:
a. Untuk mepermudah pengelolaan data rental dan mendapatkan
informasi jasa rental mobil di kota Kendal.
b. Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap
kepuasaan pelanggan mobil di RNT.
c. Untuk mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasaan
pelanggan.
d. Untuk mengetahui promosi terhadap kepuasaan pelanggan.
8
2. Manfaat Penelitian
a. Bagi peneliti
Diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran atau
masukan bagi para pihak yang terkait dalam perjanjian sewa
menyewa mobil juga untuk menambah keterampilan bagi peneliti
untuk mengembangkan pemasaran di RNT.
b. Bagi Fakultas Ekonomi Progdi Manajemen STIEAMA Salatiga
Menambah literatur dan bahan bacaan untuk mahasiswa dan
mahasiswi yang sudah mempelajari ilmu pemasaran didalam
perkuliahan yang terkait pengaruh kualitas pelayanan,harga dan
promosi terhadap kepuasaan pelanggan
c. Bagi RNT (Ryan Tour & Travel)
Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipakai sebagai input atau
masukan bagi pihak RNT untuk mengetahui faktor-faktor
pengaruh konsumen agar menyewa mobil di RNT. Terutama yang
berhubungan dengan penyewaan mobil dan juga memberikan
pemahaman kepada RNT untuk melakukan strategi pemasaran.
BAB II
PAPARAN TEORITIS
A. Definisi Konsep dan Penelitian Terdahulu
1. Definisi Konsep
Berkaitan dengan penelitian ini, maka membutuhkan konsep yang
akan dipergunakan sebagi dasar penelitiannya.
a. Pengertian Pemasaran
Pemasaran merupakan kegiatan yang sangat penting bagi
semua pelaku bisnis karena mempengaruhi kelangsungan hidup,
keuntungan dan pertumbuhan. Yang berikutnya adalah Pendapat
ahli tentang definisi pemasaran.
Menurut Laksana (2019: 1 ) Pemasaran adalah pertemuan
penjual dan pembeli melakukan transaksi barang atau jasa. Jadi
pahami pasarnya tidak lagi mengacu pada tempat tetapi pada
tindakan atau Tindakan. Pertemuan antara penjual dan pembeli
pada saat produk ditawarkan kepada konsumen.
Menurut Kotler dan Keller (2016:26), Pemasaran adalah
tentang mengidentifikasi dan bertemu kebutuhan manusia dan
sosial. Salah satu definisi pemasaran yang baik dan terpendek
adalah pertemuan kebutuhan secara menguntungkan.
Menurut Abdullahi dan Tantri (2012:2), “Pemasaran adalah
keseluruhan dari toko hingga desain, harga, mempromosikan dan
9
10
menjual produk yang memuaskan Keinginan dan layanan untuk
konsumen saat ini dan masa depan potensi.
Mengenai definisi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa
pada dasarnya pemasaran bukan hanya kegiatan menjual barang
dan jasa, tetapi meliputi berbagai kegiatan yang memenuhi
kebutuhan dan keinginan yang mempengaruhi pelanggan agar
bersedia untuk membeli barang atau jasa perusahaan melalui
penciptaan dan pertukaran produk yang bernilai. Hal ini juga
sangat penting bagi manajer untuk memahami lebih tingkah laku
pelanggan, sehingga perusahaan dapat mengembangkan,
menentukan harga, mempromosikan dan juga mendistribusikan
produk secara benar.
b. Kualitas Pelayanan
Pelayanan yang baik dan kualitas adalah penilaian
Konsumen. Kualitas layanan adalah komponen wajib yang
mendasari perusahaan menjalankan usahanya dapat menarik
konsumen baru dan berkualitas mengurangi kemungkinan
pelanggan lama beralih ke perusahaan lain.
Menurut Arianto (2018:83) Kualitas Layanan Kualitas
dapat diartikan sebagai fokus pada pemenuhan kebutuhan dan
persyaratan serta memenuhi harapan pelanggan tepat waktu.
Kualitas layanan mengacu pada semua jenis layanan yang
diberikan perusahaan selama pelanggan berada di perusahaan.
11
Menurut Kasmir (2017:47) Kualitas Layanan Kualitas
didefinisikan sebagai tindakan atau tindakan seseorang atau
organisasi yang tujuannya adalah untuk memuaskan pelanggan
atau karyawan.
Menurut Kotler dalam Arni Purwani dan Rahma
Wahdiniwaty (2017:65) menyatakan bahwa kualitas layanan
merupakan perbandingan antara layanan yang dirasakan oleh
pelanggan (persepsi) dengan kualitas layanan yang diharapkan
oleh pelanggan.
Indikator Kualitas Pelayanan :
Menurut Kotler dalam Arni Purwani dan Rahma Wahdiniwaty
(2017:65) adalah sebagai berikut:
a) Kendalalan (Reability).
b) Daya Tangkap (Responsiveness).
c) Jaminan (Assurance).
d) Empati (Empaty)
e) Produk Fisik (Tangibles)
c. Harga
Pengertian Harga adalah nilai uang yang harus dibayarkan
oleh konsumen kepada penjual atas barang atau jasa yang
dibelinya. Dengan kata lain, harga adalah nilai suatu barang yang
ditentukan oleh penjual. Ada juga yang mengatakan definisi harga
yaitu nilai uang yang dibebankan kepada pembeli untuk memiliki
12
manfaat dari suatu produk (barang atau jasa) yang dibeli dari
penjual atau produsen. Penggunaan istilah “harga” umumnya
dipakai dalam kegiatan jual-beli suatu produk, baik itu barang
maupun jasa. Harga jual ditentukan oleh penjual dan mengambil
keuntungan dari harga tersebut, sedangkan konsumen
mendapatkan kebutuhannya dengan membayar produk tersebut
dengan harga yang ditentukan. Pengertian harga menurut para
ahli .
Menurut Stanton dalam Aprilia Dewi Ratnasari (2016:4)
Menyatakan bahwa harga adalah segala bentuk biaya moneter
yang dikorbankan oleh konsumen untuk memperoleh, memiliki,
manfaat kan sejumlah kombinasi dari barang berserta pelayanan
dari suatu produk.
Menurut Tjiptono dan Candra dalam Priansa (2017:209)
mengatakan bahwa Harga merupakan bagian yang melekat pada
produk yang mencerminkan seberapa besar kualitas produk
tersebut.
Menurut Kotler dan Keller (2016:115) Harga adalah
elemen dalam bauran pemasaran yang tidak saja menentukan
probabilitas tetapi juga sebagai sinyal untuk mengomunikasikan
proposal nilai suatu produk.
Berdasarkan pengertian dari para ahli tersebut dapat
disimpulkan bahwa harga ialah sejumlah uang yang dibayarkan
13
oleh konsumen sebagai nilai tukar untuk mendapatkan manfaat
dari barang/jasa yang diberikan oleh penyedia barang/jasa.
Indikator Harga
Menurut Stanton dalam Aprilia Dewi Ratnasari (2016:4)
menyatakan bahwa indikator harga yaitu :
a) Keterjangkauan Harga.
b) Perbandingan dengan merek lain.
c) Kesesuaian Harga dengan kualitas.
d. Promosi
Pengertian Promosi
Promosi merupakan salah satu kegiatan pemasaran yang
penting bagi perusahaan dalam upaya mempertahankan
kontiniutas serta meningkatkan kegiatan pemasaran dalam hal
memasarkan barang atau jasa dari suatu perusahaan.
Menurut Tjiptono (2015:387) promosi merupakan elemen
bauran pemasaran yang berfokus pada upaya menginformasikan,
membujuk, dan mengingatkan kembali konsumen akan merek dan
produk perusahaan.
Menurut Warnadi, dan Aristriyono (2019: 91) promosi
adalah suatu aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan
informasi, mempengaruhi/ membujuk, dan/atau mengingatkan
pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia
menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan
14
perusahaan yang bersangkutan.
Menurut (Istoto & Subagja, 2018), promosi adalah segala
macam komunikasi yang bertujuan untuk memberi informasi,
mengajak, atau mengingatkan konsumen mengenai produk yang
diproduksi oleh suatu organisasi atau individu. Promosi juga
dapat diartikan sebagai komunikasi mengenai informasi antara
penjual dan pembeli yang memiliki tujuan untuk mempengaruhi
sikap pembeli yang awalnya tidak mengenali produk tersebut
menjadi kenal sehingga terpengaruh untuk membeli dan
mengingat terhadap produk tersebut.
Tanggapan yang diinginkan dapat berbagai bentuk dari
kesadaran (awareness) akan keberadaan produk atau jasa sampai
pembelian yang sebenarnya.
Berdasarkan dari ketiga pendapat diatas dapat disimpulkan
bahwa promosi merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan
dengan tujuan utama untuk menginformasikan, membujuk,
mempengaruhi, dan meningkatkan konsumen agar membeli
produk yang dihasilkan.
Indikator Promosi
Menurut (Istoto & Subagja, 2018), beberapa indikator
promosi, yaitu :
a) Periklanan, merupakan bentuk saluran promosi nonpribadi
dengan menggunakan berbagai media untuk merangsang
15
pembelian.
b) Waktu promosi, berapa lama promosi yang dilakukan oleh
perusahaan
c) Ketepatan sasaran promosi, faktor yang dibutuhkan untuk
mencapai target yang didapatkan perusahaan
d) Hubungan masyarakat, merupakan upaya perusahaan untuk
mempromosikan atau melindungi citra perusahaan atau
produk dengan berbagai program yang telah dirancang oleh
perusahaan.
e. Kepuasaan Pelanggan
Kepuasan pelanggan dapat dirasakan setelah pelanggan
membandingkan pengalaman mereka dalam melakukan
pembelian barang/jasa dari penjual atau penyedia barang/jasa
dengan harapan dari pembeli itu sendiri.
Harapan tersebut terbentuk melalui pengalaman pertama
mereka dalam membeli suatu barang/jasa, komentar teman dan
kenalan, serta janji dan informasi pemasar dan pesaingnya.
Menurut Kotler (2014:150) ialah: Perasaan senang atau
kecewa yang muncul setelah membandingkan kinerja (hasil)
produk yang dipikirkan terhadap kinerja (atau hasil) yang
diharapkan.
Menurut Park dalam (Irawan 2021:54), mengungkapkan
kepuasan pelanggan adalah suatu perasaan pelanggan sebagai
16
respon terhadap produk barang atau jasa yang telah dikonsumsi.
Sedangkan, Menurut Tjiptono (2014:353) kepuasan
pelanggan seperti perasaan yang muncul menjadi output
penilaian terhadap pengalaman pemakaian produk atau jasa.
Berdasarkan beberapa definisi dari para ahli diatas, maka
dapat ditarik kesimpulan bahwa kepuasan pelanggan adalah
suatu hasil dari perbandingan antara harapan terhadap kinerja
yang didapatkan dalam menggunakan suatu produk atau jasa.
Indikator Kepuasaan Pelanggan
Menurut Tjiptono (2014:353), indikator kepuasan
pelanggan terdiri dari:
a) Kesesuaian harapan, yaitu kepuasan tidak diukur secara
langsung tetapi disimpulkan berdasarkan kesesuaian atau
ketidaksesuaian antara harapan pelanggan dengan kinerja
perusahaan yang sebenarnya.
b) Minat berkunjung kembali, yaitu kepuasan pelanggan
diukur dengan menanyakan apakah pelanggan ingin
membeli atau menggunakan kembali jasa perusahaan.
c) Kesediaan merekomendasikan, yaitu kepuasan pelanggan
diukur dengan menanyakan apakah pelanggan akan
merekomendasikan produk atau jasa tersebut kepada orang
lain seperti, keluarga, teman, dan lainnya.
17
2. Penelitian Terdahulu
Sebelum penelitian ini, ada beberapa peniliti yang meneliti
tentang hubungan antara kualitas layanan, harga, promosi dan
kepuasaan pelanggan. Berikut ini beberapa penelitian tentang
hubungan antara kualitas layanan, harga,promosi dan kepuasan
pelanggan antara lain :
Tabel 1
Penelitian Terdahulu
No Peneliti Tahun Judul Hasil penelitian
1 Joko Tri 2014 Pembuatan Sistem informasi rental
Cahyono, Sistem mobil Purnama Rent Car
Sukad Informasi Rental Ploso Pacitan berbasis
Mobil Purnama web memudahkan dalam
Rent Car Ploso menginformasikan mobil
Pacitan Berbasis Purnama Rent Car yang
web siap disewa melalui
sistem pemesanan,
mengakses dan
mendapatkan informasi
serta memesan mobil
Purnama Rent Car
dengan cepat dari
rumahnya, dan dapat
memilih mobil yang
diinginnkan untuk
disewa.
2 Tri 2011 Aplikasi Sewa Aplikasi Indomobil
Pujadi Mobil Berbasis Rental Car dibuat untuk
web Pada PT. memberikan informasi
Indomobil Car yang selalu terupdate di
Rental web untuk memenuhi
kebutuhan informasi para
pelanggan
3 Syahrul 2015 Sistem Sistem informasi ini
Falakh Informasi dapat mempermudah
Penyewaan pengelola dalam
Mobil Pada melakukan pengolahan
Alghani Rent data konsumen, data
Car peminjaman, dan data
pengembalian serta
18
memoersingkat waktu
pembuatan laporan
peminjaman dan
pengembalian data
transaksi mobil dan
konsumen.
B. Kerangka Pemikiran
Penelitian ini akan membahas tentang bagaimana Pengaruh
Kualitas Pelayanan, Harga, dan Promosi terhadap Kepuasan
Pelanggan:
Kualitas Pelayanan
H1
(X1)
H2
Kepuasaan Pelanggan
Harga
(Y)
(X2)
H3
Promosi
(X3)
H4
Keterangan :
: Arah Pengaruh
H₁ ₂ ₃ ₄ : Hipotensis
Variabel Independen : X1 = Kualitas Pelayanan
X2 = Harga
X3 = Promosi
Variabel Dependen : Y = Kepuasan Pelanggan
19
C. Hipotesis Penelitian
Berdasarkan tinjauan pustaka yang berupa landasan teori dan
penelitian terdahulu, maka dapat disajikan hipotesis sebagai berikut:
H1 : Kualitas Pelayanan berpengaruh terhadap Kepuasaan Pelanggan
H2 : Harga berpengaruh terhadap Kepuasaan Pelanggan
H3 : Promosi berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan
H4 : Kualitas Pelayanan, Harga, dan Promosi berpengaruh terhadap
Kepuasan Pelanggan
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Tipe Penelitian
Penelitian ini adalah tipe penelitian (eksplanatory research). Menurut
Sugiyono (2017: 6), explanatory research merupakan metode penelitian
yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti
serta pengaruh antara variabel satu dengan variabel lainnya. Alasan
utama peneliti ini menggunakan metode penelitian explanatory ialah
untuk menguji hipotesis yang diajukan, maka diharapkan dari penelitian
ini dapat menjelaskan hubungan dan pengaruh antara variabel bebas
dan terikat yang ada di dalam hipotesis.
Penelitian inni bertujuan untuk menguji pengaruh variable bebas
yang meliputi Kualitas Pelayanan, Harga dan Promosi terhadap variabel
terikat yaitu Kepuasaan Pelanggan (Studi Kasus Rental Mobil Kendal).
B. Populasi dan Sampel .
a) Populasi
Menurut Sugiyono (2017: 136) , populasi penelitian adalah
wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang
mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan
peneliti untuk mempelajarinya lalu menarik kesimpulannya, Dalam
melakukan penelitian, perlu ditetapkan populasi supaya penelitian
20
21
yang dilakukan mendapatkan data yang sesuai dan yang
diharapkan.
Populasi dalam penelitian ini merupakan hasil data pembelian jasa
dari pelanggan / konsumen pada 5 bulan terakhir yaitu bulan
januari sampai bulan mei 2023 :
No Bulan Pelanggan
1 Januari 30
2 Febuari 15
3 Maret 20
4 April 10
5 Mei 10
Total 85
Bedasarkan data yang diperoleh dari pelanggan RNT Kendal,
bisa disimpulkan bahwa jumlah populasi penelitian ini adalah 85
orang.
b) Sampel
Menurut Sugiyono (2017: 81), sampel adalah bagian dari
jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Bila populasi
besar dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada di
populasi, karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka
peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu.
22
Menurut Sugiyono (2015:85) menjelaskan pegertian
sampling jenuh, yaitu sebagai berikut :
“sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua
anggota populasi digunakan sebagai sampel” Hal ini sering
dilakukan bila jumlah populasi relative kecil, kurang dari 85 orang
atau penelitian yang ingin membuat generalisasi dengan kesalahan
yang sangat kecil. dengan merujuk pendapat Sugiyono tersebut,
maka peneliti bermaksud menjadikan seluruh populasi sebagai
objek penelitian karena jumlah populasi yang akan diteliti kurang
dari 100, yaitu sebanyak 85 responden.
C. Definisi Konsep dan Definisi Operasional
a) Definisi Konsep
Menurut Sugiyono ( 2016 : 38 ) definisi konsep merupakan
segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh
peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal
tersebut dan kemudian ditarik kesimpulannya. Definisi konsep
dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1) Kualitas Pelayanan (Y)
Kualitas Pelayanan merupakan perbandingan antara
layanan yang dirasakan oleh pelanggan (persepsi) dengan
kualitas layanan yang diharapkan oleh pelanggan. (Kotler
dalam (Arni Purwani dan Rahma Wahdiniwaty 2017:65).
23
2) Harga ( X1)
Harga adalah segala bentuk biaya moneter yang
dikorbankan oleh konsumen untuk memperoleh, memiliki,
manfaat kan sejumlah kombinasi dari barang berserta
pelayanan dari suatu produk. (Stanton dalam (Aprilia Dewi
Ratnasari 2016:4)
3) Promosi (X2)
Promosi adalah segala macam komunikasi yang
bertujuan untuk memberi informasi, mengajak, atau
mengingatkan konsumen mengenai produk yang diproduksi
oleh suatu organisasi atau individu. Promosi juga dapat
diartikan sebagai komunikasi mengenai informasi antara
penjual dan pembeli yang memiliki tujuan untuk
mempengaruhi sikap pembeli yang awalnya tidak mengenali
produk tersebut menjadi kenal sehingga terpengaruh untuk
membeli dan mengingat terhadap produk tersebut. ( Istoto &
Subagja, 2018).
4) Kepuasaan Pelanggan (X3)
Kepuasan pelanggan seperti perasaan yang muncul
menjadi output penilaian terhadap pengalaman pemakaian
produk atau jasa. ( Tjiptono 2014:353)
b) Definisi Operasional
Definisi operasional yaitu pemberian atau penetapan makna
bagi suatu 23tatisti dengan spesifikasi kegiatan atau pelaksanaan
24
atau operasi yang dibutuhkan untuk mengukur, mengkategorisasi,
atau memanipulasi 24tatisti.
Sedangkan Definisi operasional menurut para ahli (Sutama
2016:52) mengatakan pada pembaca laporan penelitian apa yang
diperlukan untuk menjawab pertanyaan atau pengujian hipotesis.
1) Indikator kualitas pelayanan menurut Kotler dalam (Arni
Purwani dan Rahma Wahdiniwaty 2017:65) adalah sebagai
berikut:
a) Reliability
b) Tangibles
c) Responsiveness
d) Assurance
e) Empati
2) Indikator harga Menurut Stanton dalam (Aprilia Dewi
Ratnasari 2016:4) menyatakan bahwa indikator harga yaitu
a) Keterjangkauan harga
b) Kesesuian harga dengan kualitas jasa penilaian
c) Daya saing harga
d) Perbandingan dengan merek lain
3) Indikator Promosi menurut Istoto dan Subagja (2018) ada
beberapa indikator promosi yaitu :
a) Periklanan
b) Waktu promosi
25
c) Ketepatan sasran promosi
d) Hubungan masyarakat
4) Indikator kepuasan pelanggan, menurut Tjiptono (2014:353)
adalah:
a) Kesesuaian harapan.
b) Minat berkunjung Kembali.
c) Kesediaan merekomendasikan
D. Jenis Data dan Sumber Data
1) Jenis data
Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif
dan kuantitatif :
a) Data kualitatif
Menurut Moleong (2017:6) penelitian kualitatif adalah
penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang
apa yang dialami oleh subjek penelitian seperti perilaku,
persepsi, motivasi, 25tatisti dan lain-lain secara 25tatisti dan
dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan 25tatis, pada
suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan
berbagai metode alamiah.
Penelitian kualitatif menurut Hendryadi, et. Al,
(2019:218) merupakan proses penyelidikan 25tatistic25ic yang
26
mencari pemahaman mendalam tentang fenomena sosial secara
alami.
Penelitian kualitatif menekankan pada kualitas bukan
kuantitas dan data-data yang dikumpulkan bukan berasal dari
kuisioner melainkan berasal dari wawancara, observasi
langsung dan dokumen resmi yang terkait lainnya. Penelitian
kualitatif juga lebih mementingkan segi proses daripada hasil
yang didapat. Hal tersebut disebabkan oleh hubungan bagian-
bagian yang sedang diteliti akan jauh lebih jelas jika diamati
dalam proses.
b) Data Kuantitatif
Menurut Sugiyono (2018;13) data kuantitatif merupakan
metode penelitian yang berlandaskan positivistic (data
konkrit), data penelitian berupa angka-angka yang akan diukur
menggunakan statistik sebagai alat uji penghitungan, berkaitan
dengan masalah yang diteliti untuk menghasilkan suatu
kesimpulan. Filsafat positivistic digunakan pada populasi atau
sampel tertentu.
Dalam penelitian ini data kuantitatif yang digunakan
adalah data jumlah orang yang menyewa / merental dirental
mobil RNT Kendal.
27
2) Sumber Data
Dalam Penelitian ini peneliti membutuhkan data – data yang
akan menjadi bahan tolak ukur terhadap pengaruh masing – masing
variabel. Untuk itu peneliti membutuhkan data – data sebagai
sumber penelitian antara lain.
a) Data Primer
Menurut Wardiyanta dalam Sugiarto (2017:87), data
primer merupakan informasi yang diperoleh dari sumber-
sumber primer yaitu informasi dari narasumber. Data
penelitian yang diperoleh dengan cara wawancara, observasi
dan hasil jawaban kuisioner yang telah disebarkan pada para
anggota sampel yaitu jumlah orang yang menyewa / pelanggan
RNT Kendal.
b) Data Sekunder
Menurut Wardiyanta dalam Sugiarto (2017:87), data
sekunder merupakan informasi yang diperoleh tidak secara
langsung dari narasumber melainkan dari pihak ketiga. Adapun
data yang diperoleh dari penulis yaitu dokumen-dokumen dari
objek penelitian yang terdiri dari profil, visi, misi, struktur
organisasi dan jumlah data pelanggan dari RNT Kendal.
28
E. Metode Pengumpulan Data
Tekhnik pengumpulan data merupakan langkah yang paling
strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah
mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka
peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data
yang ditetapkan.
Menurut (sugiyono:104-105) teknik pengumpulan data dapat
dilakukan dengan observasi (pengamatan), interview ( wawancara),
kuesioner (angket), dokumentasi. Teknik pengumpulan data –data
atau informasi yang dibutuhkan dalam penelitian, maka penelitian
menggunakan dua teknis pengumpulan data yaitu:
a) Teknik Pengumpulan Data Primer
Data primer yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini
adalah angket (kuesioner) yang diberikan Pelanggan RNT Kendal .
1) Kuesioner ( angket ) :
Menurut Sugiyono (2018: 2019) angket atau kuesioner
merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan
cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis
kepada responden untuk dijawabnya. Dengan adanya kontak
langsung antara peneliti dengan respondem akan menciptakan
suatu kondisi yan cukup baik,sehingga responden dengan
sukarela akan memberikan data obyektif dan cepat.
29
2) Wawancara
Wawancara menurut Sugiyono (2019, hlm.231)
wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data
apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk
menemukan permasalahan yang wajib diteliti, tetapi juga
apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal berasal responden
yang lebih mendalam. Teknik pengumpulan data ini
mendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri atau self-
report, atau setidaknya pada pengetahuan dan keyakinan
pribadi.
Wawancara yang peneliti lakukan dalam penelitian ini
artinya dengan metode Tanya jawab langsung kepada
narasumber. Wawancara yang peneliti gunakan adalah
wawancara menggunakan pola terstruktur yang dimana peneliti
telah melakukan wawancara pada saat pra penelitian dengan
mengajukan beberapa pertanyaan kepada narasumber atau
bapak mulyadi selaku pemilik binis rental guna dapat
memperoleh informasi dengan lengkap sesuai kebutuhan pada
penelitian ini.
3) Observasi
Menurut Sugiyono (2018:229) observasi merupakan
29eknik pengumpulan data yang mempunyai ciri yang spesifik
bila dibandingkan dengan 29eknik yang lain. Observasi juga
30
tidak terbatas pada orang, tetapi juga objek-objek alam yang
lain. Melalui kegiatan observasi peneliti dapat belajar tentang
perilaku dan makna dari perilaku tersebut. Observasi dalam
penelitian ini yaitu dengan melakukan pengamatan terhadap
objek penelitian
b) Teknik Pengumpulan Data Sekunder
Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu
1) Studi kepustakaan
Menurut Sugiyono (2015: 291) studi kepustakaan
berkaitan dengan kajian teoritis dan referensi lain yang
berkaitan dengan nilai, budaya dan norma yang berkembang
pada situasi sosial yang diteliti, selain itu studi kepustakaan
sangat penting dalam melakukan penelitian
2) Studi Dokumentasi
Dengan mengunakan catatan – catatan / dokumen yang
ada di lokasi penelitian yang sangat revelan dengan masalah
yang akan di teliti. Dengan menggunakan studi pustaka
terhadap literatur dan bahan pustaka lainnya seperti buku,
jurnal, dan sumber-sumber lain yang berhubungan dan
mendukung penelitian.
31
F. Metode Analisis Data
a) Uji Instrument
Uji instrument Uji instrumen dilakukan untuk menguji pernyataan
dalam kuisioner atau angket yang dibuat oleh peneliti dan untuk
melihat apakah kuisioner tersebut layak digunakan sebagai
instrumen dalam penelitian. Uji instrumen dilakukan melalui
validitas dan reabilitas
1) Uji Validitas.
Menurut Sugiyono (2019:193) mengatakan, “Instrumen
yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk
mendapatkan data (mengukur) itu valid. Valid berarti
instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang
hendak diukur.
𝑛 ∑ 𝑋𝑌 − (∑ 𝑋. ∑ 𝑌)
𝑟𝑥𝑦 =
√{𝑛 ∑ 𝑋 2 − (∑ 𝑋 2 )}{𝑛 ∑ 𝑌 2 − (∑ 𝑌)2 }
Keterangan :
rxy : koefisien korelasi ( r hitung )
x : tingkat skor indikator yang diuji
n : jumlah populasi
y : total skor indikator
Kriteria pengujian validitas
a) Jika r hitung > r tabel denga taraf signifikan 0,05 maka
dapat dikatakan item pertanyaan tersebut valid.
32
b) Jika r hitung < r table dengan taraf signifikan 0,05 maka
dapat dikatakan item pertanyaan tersebut tidak valid.
2) Uji Reliabilitas
Reliabilitas adalah tingkatan pada mana suatu tes secara
konsisten mengukur berapa pun hasil pengukuran itu.
(Sumanto, 2014:81)
Tujuan dari pengujian reliabilitas kuesioner adalah untuk
menguji apakah kuesioner yang dibagikan responden benar-
benar dapat diandalkan sebagai alat pengukur. Pengujian ini
hanya dilakukan pada butir pertanyaan yang sudah diuji
validitasnya dan telah dinyatakan sebagai butir yang viled. Uji
reliabilitas dilakukan dengan menggunakan SPSS. Suatu
konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai
Cronbachs Alpha (a) > 0,70 (Nunnaly, 1994 dalam (Ghozali,
2018). Dalam penelitian ini, uji reliabilitas dilakukan dengan
rumus koefisien Alpha Cronbach sebagai berikut
𝑛 ∑ 𝜎2
r11 = [[𝑛−1] [1 − ∑ 𝜎𝑡2 ]]
𝑡
Dimana :
r11 : Reabilitas yg di cari
∑𝜎𝑡2 : Varians skor tiap item
n : Jumlah item pertanyaan yg di uji
𝜎𝑡2 : Varians total
33
3) Regresi Linear Berganda
Analisis regresi ini digunakan untuk mengetahui ada
tidaknya pengaruh variabel independen (X1: Kualitas
Pelayanan, X2: Harga, X3 : Promosi (Y:Kepuasan
Pekanggan)
Berdasarkan jumlah variabel dependen dan variabel
independen maka bentuk umum persamaan regresi linier
berganda dalam penelitian ini dapat dijabarkan sebagai berikut:
Y = a + b1X1 + b2X2+ b3X3+e
Keterangan :
Y : Kepuasan Pelanggan
a : Nilai konstanta
b : Koefisien regresi
X1 : Kualitas Pelayanan
X2 : Harga
X3 : Promosi
e : Estimasi kesalahan (error)
4) Uji t
Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh pada
masing-masing variabel independen yaitu harga, fasilitas,
promosi dan lokasi terhadap variabel depenen kepuasan
pelanggan.
Adapun rumus t-hitung sebagai berikut:
𝑏𝑖−𝐵𝑜
T – hitung = 𝑆𝑏𝑖
34
Keterangan :
bi = Koefisien regresi masing-masing variabel
Bo = Mewakili nilai B tertentu sesuai hipotesisnya
Sbi = Simpanan baku koefisien regresi
Berikut ini langkah-langkah menggunakan uji t adaslah
sebagai berikut :
1) Menentukan rumus hipotesis nihil (HO) dan hipotesis
alternatif (Ha)
Ho : b1, b2, b3, b4 = 0
Berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara
variabel independen yaitu kualitas pelayanan (X1), harga
(X2) dan promosi (X3) secara parsial terhadap variabel
dependen yaitu kepuasan pelanggan (Y).
Ha : b1, b2, b3, b4 ≠ 0
Berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel
independen yaitu kualitas pelayanan (X1), harga (X2) dan
promosi (X3) secara parsial terhadap variabel dependen
yaitu kepuasan pelanggan (Y).
2) Menentukan level of significance (α) = 5%
a) Nilai signifikasi <0,05 maka Ho ditolak dan Ha
diterima
b) Nilai signifikasi >0,05 maka Ho diterima dan Ha
ditolak
35
3) Kriteria pengujian
Ho diterima apabila – ttabel ≤ thitung ≤ ttabel
Ho ditolak apabila - thitung < - ttabel atau thitung > ttabel
4) Kesimpulan, yaitu dengan membandingkan antara nilai
thitung dengan nilai ttabel, untuk menentukan Ho diterima
atau ditolak.
Gambar 3.1
Uji t
Sumber:[Link]
5) Uji f (Uji Simultan)
Uji F dilakukan untuk menentukan apakah semua
variabel X secara bersama-sama mempengaruhi variabel Y. Uji
F dilakukan untuk mengetahui seberapa signifikasi pengaruh
secara bersama-sama variabel independen terhadap variabel
dependen.
Adapun rumus Uji F sebagai berikut :
𝑅 2 /k−1
F = (1−𝑅)(𝑛−𝑘−1)
Keterangan :
R2 = Koefisien determinasi
36
n = jumlah sampel
k = banyaknya variabel independen
1) Menentukan rumusan hipotesis nihil (Ho) dan hipotesis
alternatif (Ha)
Ho : b1, b2, b3, b4 = 0
Berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara
bersama-sama variabel independen yaitu kualitas
pelayanan (X1), harga (X2) dan promosi (X3) terhadap
variabel dependen yaitu kepuasan pelanggan (Y).
Ha : b1, b2, b3, b4 > 0
Berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel
independen yaitu kualitas pelayanan (X1), harga (X2) dan
promosi (X3) terhadap variabel dependen yaitu kepuasan
pelanggan (Y).
2) Menentukan level of significance (α)= 5%
3) Kriteria pengujian
a. Ho diterima apabila Fhitung ≤ Ftabel
b. Ho ditolak apabila Fhitung ≥ Ftabel
4) Kesimpulan, yaitu denga membandingkan antara nilai
Fhitung dengan Ftabel untuk menentukan Ho diterima atau Ho
ditolak.
37
Gambar 3.2
Uji t
Sumber:[Link]
Daftar Pustaka
Laksana, M. F. (2019). Praktis Memahami Manajemen Pemasaran. Sukabumi: CV
Al Fath Zumar
Kotler, Philip and Kevin Lane Keller, (2016): Marketing Management, 15th
Edition New Jersey: Pearson Pretice Hall, Inc. Retrieved from
[Link]
Abdullah dan Tantri. 2012. Manajemen Pemasaran. Jakarta : [Link] Grafindo
Persada. Retrieved from [Link]
Arni Purwanti Dan Rahma Wahdiniwaty. (2017).
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN, KEPERCAYAAN, DAN
KEWAJARAN HARGA PENGARUHNYA TERHADAP LOYALITAS
PELANGGAN PADA CINDERELLA SCHOOL OF ENGLISH FOR
CHILDREN DIBANDUNG. JIMM UNIKOM, 62-75. Retrieved from
Kotler dalam Arni Purwani dan Rahma Wahdinity (2017:5).Definisi kualitas
Pelayanan dan indikator Kualitas pelayanan.
[Link]
G_BAB%[Link]
Istoto & Subagja, (2018). Pengertian promosi & inikator terhadap promosi.
[Link]
[Link]
Kambali dan Masitoh (2021). Pengaruh sosial media marketing terhadap
keputusan pembelian jasa pengiriman barang di kantor pos Pati 59100.
Jurnal bisnis dan pemasaran. Vol 11 (No 1) Retrieved from
[Link]
[Link]
Tsitsi, E. a. (2013). The Adoption of Social Media Marketing in South Africans
Banks. European Business Review, 25:4, 366. Retrieved from
[Link]
As’ad H. Abu Rumman dan Anas Y. Alhadid, 2014, “The Impact of Social Media
Marketing on Brand Equity: An Empirical Study on Mobile Service
Provider in Jordan” Science Private University, Amman, Jordan. Rev.
Integr. Bus. Econ. Res Vol 3. Retrieved from
[Link]
?sequence6
Arianto, N. (2018). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Dan
Loyalitas Pengunjung Dalam Menggunakan Jasa Hotel Rizen Kedaton
Bogor. Jurnal Pemasaran Kompetitif, 1(2), 83–101. Retrieved from
[Link]
Kasmir. 2017. Customer Service Excellent: Teori dan Praktik. PT Raja Grafindo
Persada: Jakarta
[Link]
G_BAB%[Link]
Dr. H. Zaenal Mukarom, M., & Muhiibudin Wijaya Laksana, S. M. (2015).
Manajemen Pelayanan Publik. Bandung: Pengantar PUSTAKA SETIA
Bandung. Retrieved from
Dheany, Arumsari. 2012. Analisis pengaruh kualitas produk, harga dan promosi
terhadap keputusan pembelian air minum dalam kemasan (AMDK)
Merek Aqua (Studi pada Konsumen Toko Bhakti Mart KPRI Bhakti
Praja Provinsi Jawa Tengah ). Skripsi Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Universitas Diponegoro : Semarang
Kotler, Phillip dan Kevin Lane Keller.(2016). Manajemen Pemasaran edisi 12
Jilid 1 & [Link]: PT. Indeks. Retrieved from
[Link]
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung :
Alfabeta, CV. Retrieved from
[Link]
Sanusi, A. 2017. Metodologi Penelitian Bisnis. Jakarta:Salemba empat