PENERAPAN TEKNOLOGI CLOUD
COMPUTING
Yahya Nour Fauzan
22533658/2D
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
[Link] CLOUD COMPUTING
Cloud computing adalah sebuah model komputasi, dimana sumber dayanya seperti
processor/ computing power, storage, network, dan software menjadi abstrak dan diberikan
sebagai layanan di jaringan/ internet menggunakan pola akses remote (Alfatih dan Marco, 2015).
Ketersediaan ondemand sesuai kebutuhkan, mudah untuk di kontrol, dinamik dan skalabilitas
yang hampir tanpa batas adalah beberapa atribut penting dari cloud computing.
Cloud computing dapat menyediakan layanan tanpa batas bagi pengguna komputer untuk
mengakses aplikasi tanpa dibatasi oleh waktu, tempat dan jarak. Cloud computing dapat dibagi
dalam tiga kategori utama, yaitu Software as a Service (SaaS), Platform as a Service (PaaS),
Infrastructure as a Service
(IaaS) (Sulistyo dan Agustina, 2013). Software as a Service (SaaS) merupakan evolusi
lebih lanjut dari konsep ASP (Application Service Provider). Sesuai namanya, SaaS memberikan
kemudahan bagi pengguna untuk bisa memanfaatkan sumberdaya perangkat lunak dengan cara
berlangganan. Sehingga tidak perlu mengeluarkan investasi baik untuk in house development
ataupun pembelian lisensi. Secara teknis, model aplikasi ini memanfaatkan webbased interface
yang diakses melalui web browser. Contoh SaaS ini ialah Goggle Docs dari google yang
merupakan aplikasi perangkat office serupa Microsoft Word. Dengan menggunakan Goggle Docs,
kita dapat mengolah dokumen tanpa harus menginstal microsoft office seperti Microsoft Word.
SaaS ini merupakan model aplikasi cloud computing yang sasarannya difokuskan pada user
individual.
Platform as a Service (PaaS) merupakan layanan yang menyediakan modul-modul siap
pakai yang dapat digunakan untuk mengembangkan sebuah aplikasi, yang tentu saja hanya bisa
berjalan diatas platform tersebut. Layanan pada PaaS menawarkan layanan lebih dari sekedar
penyimpanan data yaitu menyediakan tempat untuk membuat dan menyebarkan aplikasi tanpa
perlu tahu berapa banyak processor atau memori yang dibutuhkan untuk aplikasi tersebut. Selain
itu juga menawarkan layanan khusus seperti akses data, otentikasi, dan pembayaran untuk aplikasi
baru (Appistry, 2009). Salah satu contoh layanan PaaS adalah Google AppEngine yang
menawarkan layanan untuk mengembangkan dan hosting aplikasi web.
Infrastructure as a Service (IaaS) merupakan sebuah layanan yang menyewakan
sumberdaya teknologi informasi dasar, yang meliputi media penyimpanan, processing power,
memory, operating system, kapasitas jaringan dan lain-lain, yang dapat digunakan oleh penyewa
untuk menjalankan aplikasi yang dimilikinya. IaaS terletak satu tingkat lebih rendah dibanding
PaaS. Layanan ini umumnya menawarkan sebuah server virtual yang dapat digunakan oleh satu
perangkat komputer atau lebih yang dapat menjalankan beberapa pilihan sistem operasi dan
software, dan terdapat fasilitas untuk penyimpanan dan komunikasi data. Contoh dari yang
menawarkan layanan IaaS adalah Amazon dimana pengguna diberikan hak melakukan berbagai
kegiatan ke server seperti menginstal software, konfigurasi ijin akses dan firewall.
Cloud computing menerapkan suatu metode komputasi, yaitu kemampuan yang terkait
teknologi informasi yang disajikan sebagai suatu layanan yang diakses melalui internet, tanpa
mengetahui infrastruktur didalamnya, tenaga ahli yang merancang sistem tersebut atau memiliki
kendali atas infrastruktur yang ada. Arsitektur secara umum terbagi menjadi 3 bagian yaitu
infrastruktur, platform dan aplikasi. Setiap layanan yang diakses tidak perlu diinstal pada setiap
perangakat end-user, untuk dapat melakukan akses terhadap layanan cloud computing hanya
dibutuhkan web browser atau interface program (Ernawati, 2013).
Cloud computing memiliki lima karakteristik (Mell dan Grance, 2011), yaitu (1) Layanan
on-demand, pelanggan dapat menentukan kapabilitas komputasi secara otomatis tanpa
memerlukan interaksi dengan provider layanan (2) Akses jaringan secara luas, layanan dapat
diakses dari berbagai standar platform (3) Sumber daya komputasi terpusat, sumber daya
komputasi dikumpulkan pada satu lokasi untuk melayani beberapa konsumen menggunakan model
multi-tenant, dengan sumber daya fisik dan virtual berbeda yang diterapkan secara dinamis sesuai
dengan permintaan pelanggan melalui jaringan internet (4) Elastisitas penyediaan sumber daya
komputasi secara cepat, penyediaan atau pengurangan sumber daya komputasi dapat disesuaikan
dengan kebutuhan pelanggan (5) Layanan yang terukur, cloud computing secara otomatis
mengontrol dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya komputasi dengan meningkatkan
kemampuan pengukuran pada beberapa tingkat abstraksi yang sesuai dengan jenis layanan.
[Link] CLOUD COMPUTING
Teknologi komunikasi kian berkembang pesat. Dan cloud computing membantu
perkembangan teknologi komunikasi.
Teknologi ini menawarkan komunikasi dan transaksi yang lebih cepat sesuai dengan
perkembangan zaman yang menuntut segalanya serba cepat.
Komputasi cloud mengakomodasi penyimpanan data jarak jauh dan memenuhi persyaratan
virtual pengguna yang memerlukan internet untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan
efisien.
Meskipun teknologi ini masih dalam tahap pengembangan, kehadirannya sangat bermanfaat bagi
pengguna. Berikut adalah beberapa manfaat Cloud Computing.
1. Biaya Relatif Rendah
Ini merupakan manfaat Cloud Computing yang paling penting bagi sebagian besar
[Link] komputasi cloud tergolong berbiaya rendah karena tidak perlu investasi dana
pada inventaris hardware seperti hard disk dan infrastruktur.
Anda hanya perlu terdaftar pada cloud service yang tepat. Pastikan cloud service yang
dipilih telah sesuai dengan kebutuhan komputasi Anda.
Tinggi dan rendahnya biaya yang dikenakan pada anda sesuai dengen sesuai dengan
layanan yang anda sepakati bersama penyedia layanan komputasi [Link] layanan
menawarkan instalasi software secara gratis. Secara otomatis biaya pembelanjaan lisensi (hak
cipta) software untuk bisnis anda terpangkas karena semua berjalan dengan cloud computing.
2. Aksesibiliitas
Cloud computing mudah diakses. Anda dapat menyimpan semua data anda pada server
cloud dan mengaksesnya kapan saja dan di mana [Link] dapat mengakses data anda saat
dalam perjalanan selama perangkat anda terkoneksi pada jaringan internet.
3. Mudah Dikelola
Sepagai pengguna cloud, anda tidak perlu melakukan upgrade pada server cloud. Server
cloud dikelola dan di-upgrade oleh penyedia [Link] besar server cloud memiliki
pertahanan tinggi dengan menggunakan aplikasi keamanan yang spesifik sehingga tidak ada
risiko data hilang.
4. Fleksibilitas dan Skalabilitas
Dengan cloud computing, anda dapat mengakses data dan dokumen meski sedang berada
di luar lokasi. Anda dapat berinteraski dengan kantor visual tanpa hambatan sealam perangkat
adna tersambung dengan internet. Dengan Cloud Computing, anda dapat dengan leluasa
meminta penyedia layanan untuk menambahkan atau menurunkan batas penyimpanan sesuai
dengan kebutuhan anda.
Tidak berhenti sampai disitu, Anda juga dapat menginstal lisensi software tertentu. Setiap
layanan cloud mencakup serangkaian paket untuk bisnis skala kecil hingga skala besar.
Anda berkesempatan memilih paket yang sesuai dengan kebutuhan bisnis yang dijalankan.
5. Solusi Back-up
Baik bisnis skala besar atau kecil harus berinvestasi pada sistem pemulihan bencana yang
mampu bertahan [Link] ini merupakan hal yang berat dilakukan bagi perusahaan berskala
kecil yang tidak memiliki anggaran dana yang cukup besar.
Jangan khawatir, perusahaan kecil dapat melakukan back-up dan pulih dalam waktu
singkat dengan layanani berbasis cloud sehingga dapat menunda investasi pada sistem pemulihan
bencana di awal perusahaan didirikan.
6. Komunikasi Menjadi Lebih Mudah
Dengan Cloud Computing, sesama pengguna dapat berkomunikasi dan berinteraksi
secara efektif dan [Link] lunak ini memungkinkan seseorang dan relasinya
membagikan dan mengerjakan data secara bersamaan.
Seperti contohnya arsitek maupun dosen terbang yang memerlukan komunikasi secara
intens tetapi terbatas jarak dan waktu, Cloud Computing memudahkan mereka dalam
mendapatkan dan membagi informasi secara efektif, efisien dan aman.
7. Kontrol Dokumen
Manfaat kontrol dokumen yang baik akan terasa ketika semakin banyak representatif
menggunakan dokumen yang sama secara bersamaan, karena saat itulah pengendalian dokumen
yang aman [Link] adanya Cloud Computing konten, format dan judul dokumen akan
berantakan.
8. Memaksimalkan kinerja dan daya saing
Pelaku usaha dituntut untuk berlaku cepat dan tanggap dalam menghadapi perubahan
pasar di era persaingan industry yang [Link] Computing yang hadir dengan solusi
mempermudah komunikasi, fleksibel, terjangkau dan mudah diakses membantu perusahaan
meningkatkan performanya dalam menjalankan bisnis mereka.
Pada kenyataannya di lapangan, Cloud Computing adalah solusi dari sejumlah
permasalahan yang dihadapi pengguna terutama pelaku usaha baik perusahaan dengan skala
kecil, sedang, maupun besar.
Perusahaanlah yang paling diuntungkan dengan penggunaan Cloud Computing, yang
merupakan teknologi yang bagus dan [Link] akan selalu menjadikan data sebagai
pusatnya. Cloud Computing menjaga keamanan, memudahkan penyimpanan data dan
komunikasi antar sesama pengguna.
Di sisi lain, sistem cloud computing yang sepenuhnya harus diakses menggunakan
koneksi data membuat jaringan ini semakin rawan akan tindak kejahatan cyber.
[Link] Kerja Cloud Computing
Pada dasarnya, teknologi cloud computing bekerja apabila semua komputer yang ingin
mengakses data atau programnya sudah terhubung ke internet. Dengan adanya internet,
pengguna cukup login ke sistem komputasi data tanpa harus menginstalaplikasinya di komputer
mereka. Lagipula, data juga disimpan secara virtual sehingga tidak memakan memori komputer
penggunanya.
Cloud computing menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola
[Link] cloud computing tadi kemudian memanfaatkan beberapa perintah yang
kemudian mengarahkan mereka ke server aplikasi tersebut. Apabila perintah tersebut sudah
diterima oleh server-nya, pengguna bisa menerima beberapa data yang ingin diakses. Mereka
juga bisa mengedit atau memperbarui data di dalamnya sesuai dengan perintah yang diberikan.
Cloud computing merupakan sebuah infrastruktur perusahaan secara digital, sebab
mereka menyediakan layanan penyimpanan data dan informasi di dalamnya. Dengan
adanya cloud computing sebagai Infrastructure-as-a-Service (IAAS), perusahaan tidak perlu lagi
membangun atau membuat ruang arsip sebagai database mereka. Prinsip kerja cloud
computing pun sederhana, hanya menjalankan beberapa perintah dan Anda bisa mengakses
semua data yang dibutuhkan.
[Link] CLOUD COMPUTING
Contoh Penerapan Teknologi Cloud Computing di Era Digital
Ada banyak contoh penerapan teknologi cloud computing dalam kehidupan sehari-
hari. Berikut ini adalah beberapa contoh yang mungkin dapat Anda temui:
Layanan Email
Layanan email cloud adalah layanan email yang menyimpan data email Anda di
internet (cloud) sehingga Anda dapat mengakses email Anda dari berbagai
perangkat yang terhubung ke internet. Layanan email cloud biasanya menyediakan
aplikasi atau website yang dapat diakses melalui browser internet untuk mengirim
dan menerima email. Beberapa contoh layanan email cloud yang populer di
antaranya adalah Gmail, Yahoo Mail, dan Outlook.
Keuntungan menggunakan layanan email cloud adalah Anda dapat mengakses
email Anda dari berbagai perangkat yang terhubung ke internet, sehingga Anda
dapat berkomunikasi dengan orang lain secara cepat dan mudah dimana saja dan
kapan saja. Selain itu, layanan email cloud biasanya juga menawarkan fitur backup
data sehingga email Anda akan aman dari kehilangan atau kerusakan.
Layanan Dokumen Online
Layanan dokumen online adalah layanan yang menyediakan platform untuk
menyimpan dan membuat dokumen secara online. Dengan menggunakan layanan
dokumen online, Anda dapat membuat dokumen seperti dokumen teks,
presentasi, dan spreadsheet yang dapat diakses dan diedit melalui internet.
Beberapa contoh layanan dokumen online yang populer di antaranya adalah
Google Docs, Microsoft Office Online, dan Zoho Docs.
Keuntungan menggunakan layanan dokumen online adalah Anda dapat
menyimpan dan mengakses dokumen Anda dari berbagai perangkat yang
terhubung ke internet, sehingga Anda dapat bekerja secara colaboratif dengan
orang lain dari mana saja. Selain itu, layanan dokumen online biasanya juga
menawarkan fitur backup data sehingga dokumen Anda akan aman dari
kehilangan atau kerusakan.
Layanan Penyimpanan file
Seperti Dropbox atau Google Drive, menyediakan tempat untuk menyimpan file di
internet. Anda dapat mengakses file dari mana saja, sehingga Anda tidak perlu
membawa flash drive atau mengirim file melalui email untuk berbagi dengan orang
lain.
Layanan Streaming musik
Dengan menggunakan layanan cloud streaming musik, Anda dapat mengakses
ribuan lagu dan album dari berbagai artis dan genre secara langsung melalui
internet, tanpa perlu mengunduh atau menyimpan lagu tersebut di komputer atau
perangkat penyimpanan lokal Anda.
Beberapa contoh layanan cloud streaming musik yang populer di antaranya adalah
Spotify, Apple Music, dan Deezer. Keuntungan menggunakan layanan cloud
streaming musik adalah Anda dapat menikmati musik favorit Anda dimana saja dan
kapan saja, karena Anda hanya perlu terhubung ke internet untuk mengaksesnya.
Selain itu, layanan cloud streaming musik biasanya juga menawarkan fitur
rekomendasi lagu dan playlist sesuai dengan selera musik Anda.
Layanan Cloud gaming
Cloud gaming adalah layanan yang menyediakan platform untuk bermain game
secara streaming melalui internet. Dengan menggunakan layanan cloud gaming,
Anda dapat bermain game dengan mengaksesnya langsung dari server game yang
terhubung ke internet, tanpa perlu mengunduh atau menginstall game tersebut di
komputer atau perangkat Anda.
Beberapa contoh layanan cloud gaming yang populer di antaranya adalah Google
Stadia, PlayStation Now, dan Xbox Game Pass. Keuntungan menggunakan layanan
cloud gaming adalah Anda dapat bermain game dengan spesifikasi komputer atau
perangkat yang lebih rendah, karena game akan dijalankan di server yang memiliki
spesifikasi yang lebih tinggi. Selain itu, Anda juga dapat bermain game dari
berbagai perangkat yang terhubung ke internet, sehingga Anda dapat bermain
game dimana saja dan kapan saja.
Layanan Cloud Storage
Cloud storage adalah layanan penyimpanan data di internet. Dengan menggunakan cloud
storage, Anda dapat menyimpan dan mengakses data Anda dari mana saja yang terhubung ke
internet. Beberapa contoh layanan cloud storage yang populer di antaranya adalah Google Drive,
Dropbox, dan OneDrive.
Keuntungan menggunakan cloud storage adalah Anda tidak perlu menyimpan data di komputer
atau perangkat penyimpanan lokal, sehingga Anda dapat mengakses data Anda dari berbagai
perangkat yang terhubung ke internet. Selain itu, layanan cloud storage biasanya juga
menawarkan fitur backup data sehingga data Anda akan aman dari kehilangan atau kerusakan.
Tanpa kita sadari, kita sudah sedikit banyak menggunakan cloud computing dalam
kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh cloud computing yang sering digunakan:
1. Google Drive
Google Drive adalah salah satu contoh cloud computing yang sering digunakan juga.
Penggunanya tidak perlu install aplikasi drive. Hanya dengan memiliki akun Google
Mail maka penggunanya langsung bisa akses Google Drive dan aplikasi lain milik
Google seperti Google Meet, Google Classroom, dan lain-lain
2. Media Sosial
Media sosial juga merupakan contoh cloud computing. Kemampuannya tak hanya
via aplikasi yang harus di install namun juga optimal di versi web. Media sosial yang
sering diakses melalui versi web antara lain Youtube, Linkedin, Facebook, dan lain-
lain.
3. Dropbox
Dropbox menjadi salah satu contoh cloud computing yang sering digunakan
terutama oleh mahasiswa. Dropbox memungkinkan untuk menyimpan dan
membagikan file secara mudah.
4. Bidang Kesehatan
Alat-alat kedokteran juga sudah sudah menerapkan
sistem cloud diantaranya Telemedicine yaitu alat komunikasi jarak jauh antara
tenaga kesehatan dengan pasien dan juga sebagai media perantara transfer data
medis dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Tidak hanya Telemedicine, cloud
computing juga diterapkan di Electronic Health Records, dan
analisis Teleradiology.
5. Bidang Pendidikan
Cloud computing yang diterapkan di bidang pendidikan antara lain Google Talk,
Google Video for Education, dan Google Classroom. Semua aplikasi ini dapat lebih
memudahkan guru dan siswa dalam proses belajar mengajar.
6. Bidang Pemerintahan
Bidang pemerintah juga sudah menerapkan cloud computing. Contoh cloud
computing di bidang pemerintahan adalah layanan jasa alih daya pengelolaan TIK
oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan penerapan cloud
computing dalam sistem kerja Badan Pengawas Tenaga Nuklir dan Kementerian
Riset dan Teknologi (Kemenristek).
Tanpa disadari ternyata selama ini kita sudah sedikit-banyak menerapkan cloud
computing dalam kehidupan sehari-hari dan merasakan manfaat dan kemudahannya
secara langsung.
Kesimpulan Teknologi
cloud computing dapat dikembangkan untuk mendukung sistem
pembelajaran dan membantu mengatasi berbagai permasalahan dalam
penyelenggaraan pendidikan. Kebutuhan akan efisiensi dan efektifitas
dalam penyelenggaraan proses pembelajaran ssangat diperlukan apalagi
dalam hal meningkatkan maupun mempertahankan kualitas hasil
pembelajaran. Implementasi dalam penyelenggaraan pendidikan sangat
perlu didukung dengan kemampuan teknologi. Penggunakan teknologi
berbasis cloud computing dalam proses pembelajaran dapat
meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam meningkatkan kualitas hasil
pembelajaran. Institusi penyelenggara pendidikan dapat memanfaatkan
sistem pada teknologi cloud computing untuk memudahkan pengguna
mengakses data secara cepat ketika berada di lingkungan pendidikan,
mengamankan data pengguna, mengumpulkan data secara terpusat,
mempermudah pertukaran data, dan memudahkan komunikasi antar
pengguna pada lingkungan pendidikan tersebut. Sistem teknologi cloud
computing dapat dikelola sendiri oleh institusi penyelenggara pendidikan
sehingga dapat menekan biaya untuk mengakses ke internet, dan
pengguna dapat mengaksesnya cukup dengan ketersediaanya jaringan
lokal di lingkungan pendidikan tersebut, atau dapat menggunakan layanan
yang disediakan oleh pihak lain untuk penyelenggara pendidikan dengan
kemampuan pengadaan infrastruktur yang belum memadai sehingga
menghemat biaya pembangunan infrastruktur teknologi.