0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
948 tayangan3 halaman

Flowchart Proses PPh 23 Staf Pajak

Flowchart menggambarkan proses pengolahan pajak penghasilan pasal 23 perusahaan, dimulai dari staf pajak menerima invoice dari customer, melakukan perhitungan pajak, membuat E-Billing, diverifikasi oleh senior staff, dibayarkan oleh finance, dicetak SPT dan dilaporkan.

Diunggah oleh

Daniel Purba
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
948 tayangan3 halaman

Flowchart Proses PPh 23 Staf Pajak

Flowchart menggambarkan proses pengolahan pajak penghasilan pasal 23 perusahaan, dimulai dari staf pajak menerima invoice dari customer, melakukan perhitungan pajak, membuat E-Billing, diverifikasi oleh senior staff, dibayarkan oleh finance, dicetak SPT dan dilaporkan.

Diunggah oleh

Daniel Purba
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Flowchart PPh 23 PT Mpx

Staff Pajak Senior Staff Finance

Mulai Melakukan
Melakukan verifikasi E- pembayaran E-Billing
Menerima invoice Billing dari staf pajak
dari customer berdasarkan
perhitungan PPh 23
Menyerahkan bukti
Menghitung Biaya pembayaran E-
terkait PPh 23 Billing kepada Staf
Membuat keputusan
mengenai E-Billing pajak
yang telah di verifikasi
Membuat bukti
kepada staf pajak
potong

Posting SPT

2
Input E-Billing
3

Ya
Sesuai?
Tidak

E-Billing telah
sesuai

Menerima bukti
bayar E-Billing

Cetak SPT masa


dan melakukan
Lapor SPT

Simpan BPN dan


dokumen lapor SPT

T
Selesai
KETERANGAN

1. Staf pajak akan menerima invoice dari pihak customer sebagai bukti potong
2. Setelah menerima invoice dari pihak customer staf pajak akan melakukan perhitungan
biaya terkait PPh 23 menggunakan perangkat komputer
3. Selanjutnya setelah melakukan input data maka staf pajak akan membuat bukti potong
untuk melakukan posting SPT menggunakan perangkat komputer
4. Selanjutnya staf pajak akan melakukan posting dan melakukan input E-Billing
menggunakan perangkat komputer
5. Setelah melakukan input E-Billing staff pajak akan menyerahkan E-Billing kepada
bagian senior staf untuk diperiksa dan dilakukan verifikasi berdasarkan perhitungan
PPh 23 yang telah dilakukan
6. Setelah senior staf memeriksa E-Biling yang telah dibuat maka senior pajak akan
membuat keputusan mengenai E-Billing yang telah diperiksa apakah sesuai atau tidak
selanjutnya senior pajak akan mengirimkan kembali E-Billing yang telah di verifikasi
kepada staf pajak
7. Staf pajak akan menerima keputusan dari senior pajak mengenai verifikasi E-Billing
jika E-Biling yang dibuat telah sesuai maka staf pajak akan menyerahkan kepada
bagian Finance untuk pembayaran
8. Bagian finance akan melakukan pembayaran untuk E-Billing yang bersangkutan dan
setelahnya bagian finance menyerahkan bukti pembayaran E-Billing kepada pihak staf
pajak.
9. Staf pajak akan menerima bukti pembayaran dari E-Billing yang telah di buat dan
melakukan cetak SPT untuk melakukan pelaporan SPT setelah melakukan pelaporan
maka staf pajak akan melakukan pencetakan bukti lapor SPT untuk kemudian
dijadikan arsip.
SIMBOL YANG DIGUNAKAN

Simbol Nama Keterangan


Mulai Untuk permulaan (start)
atau stop dari suatu kegiatan
yang dilakukan
Dokumen Menggambarkan sebuah
dokumen atau laporan serta
bukti baik tulisan maupun
cetakan
Pengolahan komputer Proses yang dilakukan
menggunakan komputer
untuk merubah data ataupun
informasi secara online
Arsip Dokumen yang tercantum
secara manual dengan huruf
N= urut nomor, A= urut
abjad dan T= urut tanggal
Pengambilan keputusan Pengambilan keputusan
dengan program komputer
untuk menunjukkan adanya
alternatif lain.
Arus dokumen atau proses Menggambarkan arus alir
dokumen.

Common questions

Didukung oleh AI

The flow of documents in the PPh 23 process starts with the invoice received from the customer, which serves as a source for calculating the withholding tax. This leads to the creation of a tax slip, input of E-Billing data, and verification by senior staff. Once verified, the E-Billing goes through the finance department for payment and results in receipts and SPT forms. This structured flow ensures systematic handling, proper documentation, and compliance with regulations, forming an integral part of the overall tax reporting system .

The verification process of E-Billing in the context of PPh 23 begins with the tax staff receiving invoices from customers to calculate PPh 23 costs using a computer. The staff then creates a withholding tax slip and inputs E-Billing data using a computer. The senior staff verifies the E-Billing based on the earlier PPh 23 calculations. If the E-Billing is verified and deemed correct, it is returned to the tax staff for payment processing. This process is essential to ensure accurate tax reporting and compliance with tax regulations .

A systematic receipt of customer invoices allows for organized and timely calculation of related tax costs, creation of necessary documentation, and input into electronic systems. This organized approach minimizes errors, enhances traceability, and improves the seamless execution of subsequent tax-related processes, benefitting the entire tax management cycle .

Computer Processing facilitates the PPh 23 tax procedure by enabling efficient calculation of tax costs, preparation of tax slips, E-Billing data entry, and documentation storage. This process ensures accurate data handling, minimizes manual errors, speeds up the verification and decision-making process, and enhances overall procedural efficiency .

Errors in the E-Billing input or verification stages could lead to incorrect tax amounts being reported or paid, resulting in non-compliance with legal requirements. This can attract penalties or fines, and jeopardize the integrity of the organization’s tax obligations, highlighting the importance of accuracy in these stages .

Ineffective communication between tax staff and senior staff can result in misaligned verification processes, leading to delays, inaccuracies in documentation, potential financial discrepancies, and compliance risks. This underscores the need for clear, efficient communication pathways to maintain the integrity and fluidity of the PPh 23 process .

The decision-making process, particularly involving the verification and approval of E-Billing by senior staff, directly impacts efficiency by streamlining subsequent steps such as finance processing and SPT filing. It ensures only verified, correct documents proceed, thereby reducing rework and delays, enhancing the documentation handling process's efficiency and reliability .

The Senior Staff is responsible for verifying the E-Billing after initial calculation and input by the tax staff. Their involvement is crucial as they make the final decision on the correctness of the E-Billing before it is processed for payment, ensuring compliance with tax regulations and preventing errors in tax reporting .

Storing reported tax documents as archives is crucial for future reference, audits, and verification. It ensures compliance evidence in case of discrepancies, maintains transparency, and provides a reliable record of all transactions and decisions made throughout the PPh 23 cycle, thus supporting accountability and legal prudence .

The finance department ensures accuracy and timeliness of tax payments by processing only verified E-Billings, making prompt payments, and providing payment evidence to tax staff. This step ensures compliance with tax deadlines, prevents penalties, and integrates financial precision into tax management .

Anda mungkin juga menyukai