Nama : Regina Gradys
Pengendalian kualitas statistik dilakukan dengan alat pada SPC (Statistical Process Control) dan
SQC(Statistical Quality Control). SPC dan SQC merupakan teknik untuk menyelesaikan
permasalahan yang timbul saat proses produksi. Penyelesaian masalah berupa tindakan memonitor,
mengendalikan, menganalisis, mengelola, dan memperbaiki produk serta proses.
1. BAGAN KENDALI/PETA KENDALI
Peta kendali merupakan suatu alat yang digunakan untuk memonitor dan
mengevaluasi proses produksi dalam keadaan terkendali atau tidak berada di luar batas
kendali. Peta kendali menunjukan perubahan data dari waktu ke waktu tetapi tidak
menunjukkan penyebab cacat suatu produk. Peta kendali terdiri dari beberapa jenis yaitu
- peta kendali p, adalah peta kendali untuk bagian yang ditolak karena tidak sesuai
spesifikasi.
- peta kendali np, adalah peta kendali untuk banyaknya butir yang tidak sesuai.
- peta kendali c, adalah peta kendali untuk banyaknya ketidaksesuaian.
- peta kendali u. adalah peta kendali untuk banyaknya ketidaksesuaian persatuan.
2. DIAGRAM PARETO
Pada diagram pareto menunjukkan urutan masalah yang terjadi pada proses mulai
dari yang banyak terjadi. Diagram pareto dapat digunakan untuk menentukan urutan
pentingnya masalah yang ada melalui ranking yang dilakukan pada masalah tersebut. Fungsi
diagram pareto yaitu menyeleksi atau mengidentifikasi masalah utama. Prinsip diagram
pareto adalah 80% masalah(kegagalan proses) disebabkan oleh 20% penyebab(jenis
kecacatan).
3. DIAGRAM SEBAB-AKIBAT/DIAGRAM TULANG IKAN (FISHBONE
CHART)/ISHIKAWA DIAGRAM
Diagram tulang ikan mengidentifikasi hubungan antara masalah yang terjadi (akibat)
dengan sejumlah penyebab dari masalah tersebut. Pengidentifikasian hubungan mengarahkan
kita untuk menentukan faktor yang menjadi penyebab masalah yang ada dalam proses
produksi. Pada diagram tulang ikan ini ditentukan empat bidang masalah yaitu metode, bahan,
peralatan, dan pekerja.
KETERKAITAN BAGAN KENDALI, DIAGRAM TULANG IKAN,
DAN DIAGRAM PARETO
Bagan kendali, diagram tulang ikan, dan diagram pareto saling terkait satu sama lain. Pada
peta kendali memuat informasi apakah data tentang produk berada dalam batas kendali atau tidak, jika
data tersebut tidak berada dalam batas kendali maka dapat dikatakan terjadi penyimpangan/masalah.
Pada peta kendali dapat dilakukan revisi agar tidak terjadi penyimpangan. Penyimpangan-
penyimpangan yang terjadi kemudian dilakukan perankingan guna mengetahui prioritas masalah agar
mengetahui perbaikan yang perlu dilakukan menggunakan diagram pareto. Selanjutnya,
penyimpangan/ masalah yang sudah ditunjukkan diagram pareto tersebut diidentifikasi oleh diagram
tulang ikan/diagram sebab-akibat untuk mengetahui faktor penyebabnya.
DAFTAR PUSTAKA
Devani, Vera & Wahyuni, Fitri.(2016).Pengendalian Kualitas Kertas dengan Menggunakan
Statistical Process Control di Paper Machine [Link] Ilmiah Teknik Industri,Vol.15(2),Hal
87-93.
Husni, Amir & [Link] Putra.(2018).Pengendalian Mutu Hasil
[Link]:Gajah Mada University [Link]://[Link]/books?
id=RN9yDwAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=
onepage&q&f=false.
Khikmawati, Emy,Wibowo,Heri & Irwansyah.(2019).Analisis Pengendalian Kualitas Kemasan
Glukosa dengan Peta Kendali p di PT. Budi Starch & Sweetener TBK. Lampung
[Link] Ilmiah Teknik Industri,Vol.7(1),Hal 27-33.
Lind,Douglas A.,William [Link], & Samuel A. Wathen.(2008).Teknik-Teknik Statistik dalam
Bisnis dan Ekonomi 2(Edisi ke-13).(Chriswan Sungkono, Terjemahan).Jakarta:Penerbit
Salemba [Link]://[Link]/books?
id=3vQBfpNncpsC&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=one
page&q&f=false.