0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
74 tayangan2 halaman

Contoh SPPD Perjalanan Dinas

Dokumen ini merupakan surat perintah perjalanan dinas (SPPD) yang mencantumkan informasi berangkat dan tiba dari beberapa perjalanan dinas. SPPD ini ditandatangani oleh Dekan dan Kepala Badan Geologi dan Pertambangan Provinsi Papua Barat.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
74 tayangan2 halaman

Contoh SPPD Perjalanan Dinas

Dokumen ini merupakan surat perintah perjalanan dinas (SPPD) yang mencantumkan informasi berangkat dan tiba dari beberapa perjalanan dinas. SPPD ini ditandatangani oleh Dekan dan Kepala Badan Geologi dan Pertambangan Provinsi Papua Barat.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

I.

Berangkat dari :
Pada tanggal :

Dekan,

Nursalim, [Link].,
NIDN. 1406088801

II. Tiba di : Berangkat dari :


Pada tanggal : Ke :
Kepala BGP Provinsi Papua Barat Pada tanggal :
Kepala BGP Provinsi Papua Barat

Tuning Supriyadi, [Link]. Tuning Supriyadi, [Link].


NIP 197211102003121001 NIP 197211102003121001
[Link] di : Berangkat dari :
Pada tanggal : Ke :
Pada tanggal :

[Link] di : Berangkat dari :


Pada : Ke :
tanggal Pada tanggal :

V. Tiba di : Sorong (tempat kedudukan) Telah diperiksa dengan keterangan bahwa perjalanan
Pada tanggal : tersebut benar dilakukan atas perintahnya dan
semata-mata untuk kepentingan jabatan dalam waktu
yang sesingkat-singkatnya.
Dekan,
Pejabat Pembuat Komitmen

Nursalim, [Link].,
NIDN. 1406088801
Eko Setia Aji, S..Si.
NIP 198312272015041001
VI. Catatan Lain-lain :--

VII. Pejabat yang berwenang memberikan SPPD, pegawai yang melakukan perjalanan dinas, para pejabat yang
mengesahkan tanggal berangkat/tiba serta bendaharawan bertanggungjawab berdasarkan peraturan-peraturan
keuangan negara, apabila negara menderita rugi akibat kesalahan, kelalaian dan kealpaan (Peraturan Menteri
Keuangan tanggal 25-4-2007. Nomor: 45/PMK.05/2007)

Anda mungkin juga menyukai