KOMPUTASI AWAN
Komputasi awan (cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan
teknologi komputer dan pengembangan berbasis Internet. Awan
(cloud) adalah metafora dari internet. Sebagaimana awan dalam
diagram jaringan komputer tersebut, awan dalam Cloud Computing
adalah abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.
Komputasi awan adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas
terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service),
tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, atau memiliki kendali
terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.
Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara
permanen tersimpan di server internet dan tersimpan secara
sementara di komputer pengguna termasuk di dalamnya adalah
desktop, komputer tablet, notebook, komputer dinding, handheld,
sensor-sensor, monitor dan lain-lain." (Wikipedia)
Definisi
• Penggunaan teknologi komputer untuk pengembangan berbasis Internet
dengan piranti lunak lengkap dan sistem operasional juga tersedia secara
online.
• "Internet bisa dianggap awan besar. Awan berisi komputer yang semuanya
saling tersambung. Dari situlah berasal istilah 'cloud'. Jadi semuanya
disambungkan ke 'cloud', atau awan itu.“ (Stevan Greve)
• “Cloud computing is a style of computing in which dynamically scalable and
often virtualized resources are provided as a service over the internet. Users
need not have knowledge of, expertise in, or control over the technology
infrastructure in the cloud that supports them.”
Definisi (lanjutan)
• Cara/pelayanan baru pemanfaatan internet
• Komputer pengguna menjadi lebih kecil dan efisien
• Bisa diakses dari berbagai anytime / anywhere
Kecenderungan komputer
• Ketersambungan
• Kemudahan berbagi
• 24/7
• Mengecil
• Power efisien
• Kapasitas membesar
• Platform
• Aplikasi Ø Object Storage
Ø Monitoring Ø Databases
Ø Content Ø ...
Ø Communication
Ø Financing
• Infrastruktur
Ø ...
Ø Storage
Ø Network
Ø Compute
Ø ...
Konsep komputasi awan
• Infrastructure as a Service (IaaS) : penggunaan/penyewaan jaringan
untuk akses Internet, layanan Disaster Recovery Center, dsb.
• Platform as a Service (PaaS) : penggunaan / penyewaan operating
system dan infrastruktur pendukungnya.
• Software as a Service (SaaS) : berada satu tingkat diatas PaaS dan
IaaS, yang ditawarkan adalah software atau suatu aplikasi bisnis
tertentu.
Software as a Service (SaaS)
• Dalam layanan Cloud Computing SaaS pelanggan dapat menggunakan
software (perangkat lunak) yang telah disediakan oleh cloud provider.
• Contoh dari layanan SaaS ini antara lain adalah:
• Layanan produktivitas: Office365, GoogleDocs, Adobe Creative
Cloud, dsb.
• Layanan email: Gmail, YahooMail, LiveMail, dsb.
• Layanan social network: Facebook, Twitter, Tagged, dsb.
• Layanan instant messaging: YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb.
Platform as a Service (PaaS)
PaaS adalah layanan dari Cloud Computing yang menyediakan platform
komputasi lengkap yakni apikasi dengan prasyarat lingkungan digital
yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi tersebut. Pengguna tidak
lagi mengurusi ‘lingkungan’ aplikasi (sistem operasi, network, database
engine, framework aplikasi, dll) hanya tinggal menjalankan aplikasi
secara daring.
Contoh penyedia layanan PaaS: Amazon Web Service, Windows Azure,
dan GoogleApp Engine
Keuntungan dari PaaS bagi pengembang dapat fokus pada aplikasi yang
sedang dikembangkan tanpa harus memikirkan “rumah” untuk aplikasi,
dikarenakan ahli tersebut sudah menjadi tanggung jawab cloud
provider.
Infrastructure as a Service (IaaS)
• IaaS adalah layanan dari Cloud Computing sewaktu kita bisa “menyewa”
infrastruktur IT (unit komputasi, storage, memory, network, dsb). Dapat
didefinisikan berapa besar unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage),
memory (RAM), bandwidth , dan konfigurasi lainnya yang akan disewa. Untuk
lebih mudahnya, layanan IaaS ini adalah seperti menyewa komputer yang
masih kosong. Kita sendiri yang mengkonfigurasi komputer ini untuk digunakan
sesuai dengan kebutuhan kita dan bisa kita install sistem operasi dan aplikasi
apapun diatasnya. Contoh penyedia layanan IaaS : Amazon EC2, Rackspace
Cloud, Windows Azure, dsb.
• Keuntungan dari IaaS ini adalah kita tidak perlu membeli komputer fisik, dan
konfigurasi komputer virtual tersebut dapat diubah (scale up/scale down)
dengan mudah. Sebagai contoh, saat komputer virtual tersebut sudah
kelebihan beban, kita bisa tambahkan CPU, RAM, Storage, dsb. dengan segera.
Deployment Model Cloud Computing (1)
• 1. Public Cloud
Adalah layanan Cloud Computing yang disediakan untuk masyarakat umum baik
berbayar maupun tidak berbayar.
• Contoh Public Cloud yang gratis: GoogleMail, Facebook, Twitter, Live Mail, dsb.
• Contoh Public Cloud yang berbayar: Sales Force, Office365, GoogleApps, dsb.
• Keuntungan:
• Pengguna tidak perlu berinvestasi untuk merawat serta membangun
infrastruktur, platform, ataupun aplikasi. Kita tinggal memakai secara gratis
(untuk layanan yang gratis) atau membayar sebanyak pemakaian (pay as you
go).
• Kerugian:
• Sangat tergantung dengan kualitas layanan internet (koneksi) yang kita pakai..
Deployment Model Cloud Computing (2)
• 2. Private Cloud
Adalah layanan cloud computing yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan internal dari
organisasi/perusahaan. Sebagai service provider, tentu saja Departemen IT harus bertanggung jawab agar
layanan bisa berjalan dengan baik sesuai dengan standar kualitas layanan yang telah ditentukan oleh
perusahaan, baik infrastruktur, platform, maupun aplikasi yang ada.
• Contoh layanannya:
• SaaS: Web Application, Mail Server, Database Server untuk keperluan internal.
• PaaS: Sistem Operasi + Web Server + Framework + Database yang untuk internal
• IaaS: Virtual machine yang bisa di-request sesuai dengan kebutuhan internal
• Keuntungan:
• Menghemat bandwidth internet ketika layanan itu hanya diakses dari jaringan [Link] bisnis tidak
tergantung dengan koneksi internet, akan tetapi tetap saja tergantung dengan koneksi jaringan lokal (intranet).
• Kerugian:
• Investasi besar, karena kita sendiri yang harus menyiapkan [Link] tenaga kerja untuk merawat
dan menjamin layanan berjalan dengan baik.
Deployment Model Cloud Computing (3)
• 3. Hybrid Cloud
Adalah gabungan dari layanan Public Cloud dan Private Cloud yang
diimplementasikan oleh suatu organisasi/perusahaan.
Contohnya:
• Perusahaan B menyewa layanan Office365 (Public Cloud), dan menggunakan satu
user melalui active directory yang dapat diakses banyak orang melalui private
cloud.
• Keuntungan:
• Keamanan data terjamin karena data dapat dikelola sendiri.
• Kerugian:
• Untuk aplikasi yang membutuhkan integrasi antara public cloud dan private cloud,
infrastruktur internet harus dipikirkan secara matang.
Deployment Model Cloud Computing (4)
• 4. Community Cloud
• Adalah layanan Cloud Computing yang dibangun eksklusif untuk komunitas tertentu,
yang consumer-nya berasal dari organisasi yang mempunyai perhatian yang sama
atas sesuatu/beberapa hal, misalnya saja standar keamanan, aturan, compliance, dsb.
Community Cloud ini bisa dimiliki, dipelihara, dan dioperasikan oleh satu atau lebih
organisasi dari komunitas tersebut, pihak ketiga, ataupun kombinasi dari keduanya.
• Keuntungan:
• Bisa bekerja sama dengan organisasi lain dalam komunitas yang mempunyai
kepentingan yang sama. Melakukan hal yang sama bersama-sama tentunya lebih
ringan daripada melakukannya sendiri.
• Kerugian:
• Ketergantungan antar organisasi jika tiap-tiap organisasi tersebut saling berbagi
sumber daya.