PPK ADHF RS Pertamina Dumai 2023
1 Pengertian ADHF (Acute Decompensated Heart Failure) adalah
sindrom klinis disfungsi jantung yang berlangsung
cepat dan singkat (dalam beberapa jam dan atau hari).
2 Anamnesis [Link] nafas: mendadak, pada posisi tidur
terlentang, terutama malam hari.
[Link] lelah dapat terjadi saat aktivitas maupun
istirahat.
[Link]-batuk tidak produktif, terutama posisi baring
[Link] perburukan dalam hitungan hari.
3 Pemeriksaan Fisik [Link] cepat, lebih dari 24 x/menit (takipnoe)
[Link] cepat (takikardi) dan lemah (>80 x/menit )
[Link] vena jugular meningkat
[Link] basah halus
[Link]
[Link] Pengisian kapiler memanjang (> 2 detik)
4 Kriteria Diagnosis 1. Sesuai anamnesis
2. Sesuai tanda-tanda pada Pemeriksaan Fisik
5 Diagnosa Kerja ADHF (Acute Decompensated Heart Failure)
6 Diagnosis Banding 1. Pneumonia
2. Asthma bronchial akut
3. PPOK dengan eksaserbasi akut
7 Pemeriksaan 1. EKG
2. Rontgen dada PA
3. Lab. : Hb, Ht, lekosit, kreatinin, GDs, Na+,K+,
CKMB, hs Troponin T, natriuretic peptide, analisa gas
darah pada kondisi yang berat
4. Pulseoxymetry
5. Echocardiografi (NT pro BNP jika tersedia)
8 Tatalaksana Terapi pada fase akut meliputi:
a. Terapi Oksigen
- Berikan O2 nasal 2-4L/menit, disesuaikan dengan
hasil pulseoxymetry. Bila diperlukan, O2 dapat
diberikan dengan masker non-rebreathing atau
rebreathing bila tidak membaik dalam waktu 1/2 jam.
- Bila saturasi oksigen tetap rendah dengan mask
atau ada distress pernafasan, digunakan CPAP.
- Bila distress pernafasan tidak membaik dan atau
tidak toleran dengan CPAP dilakukan intubasi.
b. Obat-obatan
- Furosemid intravena:
Bolus 40 mg (bila tidak dalam pengobatan diuretic
sebelumnya), 2,5x dosis sebelumnya (bila sebelumnya
sudah minum diuretik).
-Nitrogliserin infus
Dimulai dari 5 microgram/menit, bila tekanan darah
sistolik >110 mmHg, atau ada kecurigaan sindroma
koroner akut.
- Morphin Sulfat injeksi, 2 sd 4 mg bila masih takipnoe
- Dobutamin mulai 5 mcg/kgBB/menit bila tekanan
darah <90 mmHg
- Dopamine mulai dari 5 mcg/kgbb/menit bila TDs
<80 mmHg
- Noradrenaline mulai dari 0.02 mcg/kgbb/mnt
bila TDs <70 mmHg
- Digoksin IV 0,5 mg bolus bila fibrilasi atrium
respon cepat, bias diulang tiap 4 jam hingga
maksimal1mg
- Captopril mulai dari 6.25mg bila fase akut telah
teratasi.
9 Edukasi 1. Edukasi kepatuhan terhadap pengobatan
2. Edukasi pembatasan cairan dan garam
3. Edukasi pengaturan aktivitas fisik
4. Edukasi pengendalian faktor risiko
10 Prognosis Ad vitam : dubia ad bonam
Ad sanationam : dubia ad bonam
Ad fungsionam : dubia ad bonam
11 Kepustakaan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular 2016.
PPK dan CP Penyakit Jantung Dan Pembuluh Darah.
2016.