Farmasi sosial
Formularium
nasional
SARINITA ROSMADEWI A. MUHAMMAD (09412211032)
FARMASI 1 B
Dosen pengampuh : Apt. Sandrawati ., [Link], [Link]
Formularium
Formularium adalah daftar obat-obatan yang digunakan
untuk terapi tertentu yang dibuat oleh negara, pemerintah
daerah, atau rumah sakit. Penyusunan formularium dilakukan
oleh Komite Farmasi dan Terapi, disepakati oleh staf medis dan
paramedis, kemudian disetujui dan dilegalisir oleh direktur
rumah sakit.
Menurut Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan
Kementrian Kesehatan RI (2010), Formularium merupakan suatu
dokumen yang secara terus menerus direvisi, memuat sediaan
obat dan informasi penting lainnya yang merefleksikan
keputusan klinik mutakhir dari staf medik rumah sakit.
Jenis- jenis formularium
Formularium nasional (Fornas)
Formularium nasional adalah daftar obat yang disusun oleh
komite nasional yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan,
berdasarkan pada bukti ilmiah mutakhir, berkhasiat, aman, dan
dengan harga terjangkau yang disediakan serta digunakan
sebagai acuan penggunaan obat dalam jaminan kesehatan
nasional.
Formularium nasional merupakan daftar obat terpilih yang
dibutuhkan dan harus tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan,
sebagai acuan dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional
(JKN).
jenis-jenis Formularium
Formularium nasional bertujuan untuk menyediakan acuan
nasional bagi rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan
lainnya yang melaksanakan SJSN, menyediakan acuan bagi
tenaga medis untuk menetapkan pilihan obat yang tepat,
berkhasiat, aman, dengan harga yang terjangkau, mendorong
penggunaan obat secara rasional sesuai standar, sehingga
pelayanan kesehatan lebih bermutu dengan belanja obat yang
terkendali (cost effective). Selain itu, mengoptimalkan
pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien kepada
masyarakat dan memudahkan perencanaan dan penyediaan obat
di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya sesuai
dengan kebutuhan.
jenis-jenis formularium
Formularium rumah sakit
Formularium rumah sakit adalah himpunan obat yang diterima oleh
panitia farmasi dan terapi (PFT) untuk digunakan di rumah sakit pada
batas waktu tertentu. Formularium tersebut selalu diperbaharui secara
terus menerus, yang berisi sediaansediaan obat yang terpilih dan
informasi tambahan penting lainnya yang merefleksikan pertimbangan
klinik mutakhir staf medik rumah sakit. Formularium rumah sakit
merupakan landasan kebijakan dalam manajemen obat di rumah sakit dan
menjadi prinsip penting yang harus diperhatikan oleh PFT.
Tujuan utama pengaturan obat dalam formularium obat di rumah sakit
adalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, melalui peningkatan
efektifitas dan efensisensi pengobatan sehingga tercapai pengunaan obat
yang rasional.
Kriteria Pemilihan Obat
memiliki khasiat keamanan terbaik berdasarakan bukti ilmiah
khasiat
mutakhir dan valid
memiliki rasio manfaat-risiko (benefit-risk ratio) yang paling
risiko menguntungkan pasien
izin memiliki izin edar dan indikasi yang disetujui oleh badan POM.
memiliki rasio manfaat-biaya (benefit-cost ratio) yang
biaya tertinggi.
Manfaat Formularium Nasional
sebagai acuan penetapan meningkatkan Mengendalikan mutu dan
penggunaan obat dalam penggunaan obat yang biaya pengobatan.
JKN rasional.
Meningkatkan efisiensi
Mengoptimalkan anggaran pelayanan Memudahkan perencanaan
pelayanan kepada pasien. kesehatan, kata Dirjen dan penyediaan obat
Binfar dan Alkes
Terima Kasih