0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan2 halaman

Pedoman MPLS Siswa Baru 2023/2024

Diunggah oleh

Sunarto Sunarto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan2 halaman

Pedoman MPLS Siswa Baru 2023/2024

Diunggah oleh

Sunarto Sunarto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Dengan kata lain Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru adalah kegiatan pertama

yang dilakukan oleh Siswa ketika masuk sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana
sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur sekolah. Sekolah
yang dimaksud seluruh sekolah yang dari SD, Sederajat, SMP sederajat, SMA sederajat baik berstatus
sekolah Negeri maupun Swasta.

Tujuan Masa pengenalan Lingkungan Sekolah memiliki tujuan sebagai berikut


1.    Mengenali potensi diri siswa baru.
2.    Bentuk beradaptasi siswa baru dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap
aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah.
3.    menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara elajar efektif sebagai siswa baru. 
4.    mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya.
5.    menumbuhkan perilaku positif sesuai dengan Pendidikan karakter di Indonesia.
6.    Kegiatan MPLS bagi Siswa Baru ini dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari
pada minggu pertama awal tahun pelajaran. kegiatan pengenalan lingkungan sekolah ini hanya
pada jam pelajaran. Pengecualian Sekolah yang memiliki asrama dengan terlebih dahulu
melaporkan kepada dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya.

Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian khusus pada pelaksanaan Kegiatan Masa Pengenalan
Lingkungan Sekolah adalah Sebagai berikut:
1.    Perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi hak guru.
2.    Tidak diperkenankannnya melibatkan siswa senior (kakak kelas) dan/atau alumni sebagai
penyelenggara.
3.    Dilakukan di lingkungan sekolah kecuali sekolah tidak memiliki fasilitas yang memadai.
4.    Dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya.
5.    Wajib melakukan kegiatan yang bersifat edukatif.
6.    Dilarang bersifat perpeloncoan atau tindak kekerasan lainnya.
7.    Wajib menggunakan seragam dan atribut resmi dari sekolah.
8.    Dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan tidak relevan dengan aktivitas
pembelajaran siswa.
9.    Diperbolehkan melibatkan guru yang relevan dan kompeten dengan materi kegiatan pengenalan
lingkungan sekolah dan,
10. dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya. 

Penyelenggaraan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dilaksanakan oleh Guru dan


dapat dibantu oleh siswa apabila terdapat keterbatasan jumlah guru dan/atau untuk
efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah dengan syarat sebagai
berikut: 
1.    Siswa merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan/atau Majelis Perwakilan
Kelas (MPK) dengan jumlah paling banyak 2 (dua) orang per rombongan belajar/kelas; dan
2.    siswa tidak memiliki sifat tempramen sebagai pelaku tindak kekerasan.
3.    Apabila terjadi Pelanggaran maka sanksi mengacu kepada Permendikbud Noomor 82 Tahun 2015
tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan pada Satuan Pendidikan dan peraturan
perundang-undangan lainnya.

Contoh atribut yang tidak diperbolehkan penggunaannya dalam pelaksanaan MPLS adalah:
1.    Tas karung, tas belanja plastik, dan sejenisnya.
2.    Kaos kaki berwarna-warni tidak simetris, dan sejenisnya.
3.    Aksesoris di kepala yang tidak wajar.
4.    Alas kaki yang tidak wajar.
5.    Papan nama yang dalam pembuatannya dal kategori sulit, rumit dan  berisi konten yang tidak
bermanfaat. 
6.    Atribut lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.

Contoh kegiatan yang tidak diperbolehkan dalam pelaksanaan MPLS adalah:


1.    Memberikan tugas kepada siswa baru yang bersifat  wajib membawa suatu produk dengan merk
tertentu.
2.    Menghitung sesuatu yang tidak bermanfaat (menghitung nasi, gula, semut, dsb).
3.    Memakan dan meminum makanan dan minuman sisa hal ini sebagai antisipasi apabila ada siswa
baru memiliki riwayat penyakit yang menular agar peserta lain tidak tertular penyakit tersebut
sesuai dengan aspek kesehatan.
4.    Memberikan hukuman kepada siswa baru yang tidak mendidik seperti menyiramkan air serta
hukuman yang bersifat fisik dan/atau mengarah pada tindak kekerasan.
5.    Memberikan tugas yang tidak masuk akal seperti berbicara dengan hewan atau tumbuhan serta
membawa barang yang sudah tidak diproduksi kembali.
6.    Aktivitas lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.

Demikianlah beberapa point penting yang dapat diambil dari Download Pedoman Resmi mengenai
Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru tahun ajaran 2023/2024. 
Bapak/ibu guru  juga dapat mendownload file Permendikbudnya serta beberapa lampiran mengenai
peraturan-peraturan pada Pengenalan Lingkungan Sekolah, Silabus pelaksanaan, Format formulir
pendaftaran siswa, serta beberapa atribut dan kegiatan yang dilarang saat pelaksanaan pengenalan
lingkungan sekolah terdapat di dalam lampiran Permendikbud tersebut.

Untuk mengunduhnya, silahkan klik link download di bawah ini: 

[Link] MPLS Arti Dan Makna Wawasan Wiyata Mandala Klik Di SINI

[Link] MPLS Pramuka Klik Di SINI

[Link] MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Klik Di SINI

[Link] MPLSbelajar Efektif Klik Di SINI

[Link] MPLS Pendidikan Karakter Klik Di SINI

[Link] MPLS Tata Krama Siswa Klik Di SINI

[Link] Kurikulum Merdeka baru Klik Di SINI

[Link] MPLS Pembinaan Mental Agama Di Sekolah Klik Di SINI

Anda mungkin juga menyukai