STATISTIKA NON
PARAMETRIK
Utriweni Mukhaiyar
BI5106 Analisis Biostatistik
4 Desember 2012
Prosedur Ujij Hipotesis
p
Prosedur Uji
Hipotesis
Parametrik Non-parametrik
Uji Z Uji Tanda
Uji Wilcoxon
Uji t ANOVA Uji Rang Rank Sum
one way Tanda Ujij
Kruskal-
Wallis
UJI MENYANGKUT RATAAN
UJI MENYANGKUT MEDIAN
Asumsi distribusi normal
Tidak memiliki distribusi UJI MENYANGKUT
dan/atau ukuran sampel kecil RATAAN
k 2
Ujij Parametrik
1. Melibatkan parameter populasi (Rataan)
2. Ada asumsi kenormalan
3. Contoh : Z Test, t Test, 2 Test, F test
Ujij Nonparametrik
p
1. Tidak melibatkan parameter-parameter distribusi
2. Dapat digunakan untuk berbagai jenis observasi
( i atau iinterval,l ordinal,
(rasio di l nominal)
i l)
3. Contoh : Uji Wilcoxon Rank Sum Test
Kekuatan Ujij Nonparametrik
p
1. Digunakan untuk sebarang skala
2. Mudah dihitung
3. S dikit penggunaan asumsii
Sedikit
4. Tidak perlu melibatkan banyak parameter populasi
5. Hasil bisa sama persis dengan uji parametrik
1. Memungkinkan adanya informasi yang terbuang
2
2. Susah perhitungan untuk ukuran sampel yang besar
(khususnya untuk perhitungan manual)
3
3. Tabel tidak mudah diperoleh (khususnya untuk
perhitungan manual)
Ujij Tanda
Uji tanda digunakan untuk menguji hipotesis
mengenai median populasi.
H0 : , H1 bersesuaian
Setiap sampel acak (ukuran n), ganti sampel <
dengan tanda ‘minus’
minus dan > dengan tanda
‘positif
Prinsip dasar: tolak H0 jika salah satu tanda muncul
lebih sering daripada yang wajar (disesuaikan
dengan H1)
Uji Tanda
M hit
Menghitung p-value
l d dengan distribusi
di t ib i Bi
Binomial
i l
Uji statistika yang sesuai ialah peubah acak
binomial , yang menyatakan banyaknya tanda
tambah dalam sampel p acak dengang peluang
p g
suksesnya ½
Contoh 1
Berikut adalah data lama hidup (dalam jam) sebuah
baterai sebelum dilakukan recharge.
1 5 2,2
1,5 2 2 0,9
0 9 1,3
1 3 2,0
2 0 1,6
1 6 1,8
1 8 1,5
1 5 2,0
2 0 1,2
1 2 1,7
17
Uji bahwa median dari poulasi lama hidup baterai
t
tersebut
b t sebelum
b l recharge
h adalah
d l h11,8
8 jam.
j
Solusi :
H0 :
H1 :
Uji statistik
t ti tik : peubah
b h Binomial
Bi i l X dengan
d p=½
Perhitungan :
1,5 2,2 0,9 1,3 2,0 1,6 1,8 1,5 2,0 1,2 1,7
?
? : dibuang
X : banyak tanda positif,
positif X ~ B(10,
B(10 ½) dimana: x = 3
dan n/2 = 5. Sehingga
( 3)) =
p = 2 P(X
Karena H0 tidak ditolak untuk semua 1% %
Data yang ada mendukung hipotesis bahwa median
lama hidup baterai sebelum recharge adalah 1,8 jam
Ujij Rang
g Tanda
Suatu uji yang memanfaatkan baik tanda maupun
besar selisihnya diusulkan oleh Frank Wilcoxon
yyangg dikenal dengan
g ujij rang-tanda
g Wilcoxon.
Uji rang tanda Wilcoxon berlaku untuk kasus
distribusi kontinu setangkupp (simetris)
Prosedur Ujij Rang
g Tanda
1. Setiap nilai sampel dikurangi dengan , buang selisih yang
sama dengan
d nol.l
2. Selisih yang tinggal di-rang tanpa menghiraukan tandanya.
3. Rang 1 diberikan pada selisih terkecil (yakni, tanpa tanda), rang
d untukk yang (ter)kecil
dua ( )k il berikutnya,
b ik d seterusnya. bila
dan bil dua
d
atau lebih selisih nilai mutlaknya sama, masing-masing diberi
rang yang sama dengan rata-rata rang seandainya nilai itu
berbeda.
4. Bila hipotesis nol benar maka jumlah rang selisih yang positif
seharusnya hampir sama dengan jumlah rang dari selisih yang
negatif.
5. Nyatakanlah masing-masing jumlah ini dengan w+ dan w- dan
yang terkecil dari keduanya dengan w.
Uji Rang Tanda
Dua sampel dengan pengamatan berpasangan
Tabel Ujij rang-tanda
g
Hipotesis
p nol ditolak bila nilai hitungan
g w+, w-, dan
w lebih kecil atau sama dengan nilai di tabel yang
sesuai.
Contoh 2
Berikut ini data yang menggambarkan tekanan darah sistolik 16 pelari
sebelum dan setelah lari 8 km.
km
Pelari Sebelum Sesudah Pelari Sebelum Sesudah
1 158 164 9 165 173
2 149 158 10 145 147
3 160 163 11 150 156
4 155 160 12 161 164
5 164 172 13 132 133
6 138 147 14 155 161
7 163 167 15 146 154
8 159 169 16 159 170
Gunakan uji tanda pada taraf keberartian 0,05 untuk menguji
hipotesis nol bahwa lari 8 km menaikkan median tekanan darah
sistolik sebesar 8 angka lawan tandingan bahwa kenaikan dalam
median kurang dari 8 angka.
angka
Contoh 2
S l i
Solusi
H0 :
H1 :
Misal = 0,05 (uji satu sisi)
Daerah kritis : karena n = 13 (setelah membuang
tiga pengukuran yang sama dengan 8), 8) menunjukkan
daerah kritis adalah w+ 21 .
(gunakan Tabel Rank
Rank-Sum
Sum Test)
Perhitungan
g : kurangkan
g 8 dari setiappppengukuran
g
dan kemudian rangking selisihnya tanpa
menghiraukan tandanya.
Sekarang w+ = 15, w- = 67 dan w = 15 .
K t
Keputusan: T l k H0 dan
Tolak d simpulkan
i lk bahwa
b h dengan
d
lari 8 km tidaklah menaikkan tekanan darah sistolik
sebesar 8 angka.
g
Ujij Jumlah-Rank Wilcoxon
Digunakan untuk menguji median dari 2 populasi
yang berbeda (bukan data berpasangan).
Ujij Kruskal-Wallis
Untuk menguji rataan dari 3 populasi atau lebih,
yang ukuran sampelnya sedikit.
Uji ini mempunyai peranan yang sama dengan
ANOVA, bedanya di sini ukuran sampel kecil dan
tidak ada asumsi kenormalan
Referensi
Walpole, Ronald E., [Link], Statistic for Scientist
and Engineering, 8th Ed., 2007.