Panduan Register Risiko
Aplikasi Risk Manajemen Abipraya (RISMA)
PT Brantas Abipraya (persero)
Type : User Guide
Author : Mohammad Mujibullah Sofyan
Date : 4 Januari 2022
Old Version : 1.0
Latest Version : 2.0
Note :
Login ke aplikasi menggunakan “Username”
dan “Password” akun SSO (Single-Sign-On)
Untuk akses aplikasi dapat mengunjungi ke alamat website
“[Link]”
Note :
Silahkan klik pada menu disebelah Kiri
“Register Risiko” ditandai dengan kotak
berwarna merah
Menu yang saat ini tampil adalah preview peta risiko masing-
masing unit atau proyek
Note :
Open Periode hanya
dilakukan satu tahun
sekali oleh Risk Officer
Maka akan muncul data-data Register Risiko
jika memang sudah ada data maka akan
tampil seperti pada gambar
Silahkan klik button “Open Periode” untuk membuat periode
tahun laporan register risiko
Note :
Tampilan popup form untuk Open Periode,
tekan button Save jika sudah selesai lengkap
mengisi data
• Periode tahun secara otomatis akan terpilih ditahun
berjalan, namun tetap bisa diubah sesuai keinginan
• Pilih type “Unit Bisnis” jika proyek dan pilih “Unit Kerja”
jika untuk non-proyek
• Jika proyek tidak ditemukan maka bisa menambahkan
sendiri dengan cara klik “Add Proyek”
Note :
Gunakan filter untuk mempermudah
pencarian data
Setelah “Open Periode” berhasil maka data akan muncul di
table Register Risiko
Note :
Jika table yang telah terfilter maka hanya
data dari Dept. Pengembangan Bisnis saja
yang muncul
Silahkan klik button “Lihat Dokumen” untuk memulai
membuat laporan bulanan manajemen risiko
Note :
Berikut tampilan laporan bulanan
manajemen risiko
Silahkan klik masing-masing bulan yang tersedia untuk
melihat detail dari laporan ditandai dengan kotak berwarna
merah
Note :
Klik nama risiko untuk melihat detail data
dari laporan manajemen risiko
Buatlah laporan bulanan yang baru dengan cara klik button
“Buat Laporan”
Note :
Pilih periode bulanan, misal bulan “April”
Kemudian tekan button “Save”
Note :
Maka data bulan april akan terbentuk namun
data masih kosong
Lanjut tekan button “Add Risiko”
Note :
Pilih tab “Daftar Risiko” pada inputan
Identifikasi Risiko
Jika risiko tidak terdapat pada daftar risiko silahkan klik tab
“Risiko Baru”, kemudian masukan risiko baru yang ingin
ditambahkan
Note :
Pilih “Kategori Risiko”
Selanjutnya pilih “Peristiwa Risiko”
Note :
Lanjut lakukan pengisian Identifikasi Risiko
sesuai dengan risiko, kemudian klik button
“Save”
Jika berhasil maka data inputan akan muncul di periode bulan
yang sesuai
Note :
Selanjutnya klik button “Analisis”
Note :
Isilah uraian dampak analisis
Note :
Isilah nominal dampak dengan nominal
rupiah
Note :
Selanjutnya upload “Rincian Nominal” jika
nominal dampak mempunyai nilai rincian
yang detail
• Klik button “Download” untuk memperoleh file excel,
masukan nilai rinciannya
• Kemudian klik “Chose File” dan pilih file excel yang sudah
diedit dari file “Download”
Jangan gunakan file excel lain, demi keamanan aplikasi. Jika file rincian ada di file
excel lain cukup copy/paste ke file excel hasil download dari aplikasi, kemudian
upload rincian nominal
Pilih file klik button “Upload”
Note :
Pilih “Matrik Risiko” yang sesuai nilai dengan
dampak sasaran
Note :
Pilih probability risiko kemungkinan terjadi
yang sesuai
Note :
Maka secara otomatis hasil tingkat risiko
akan muncul
Jika dirasa sudah sesuai maka klik button “Save”
Note :
Jika berhasil maka data analisis akan muncul
seperti gambar
Jika dirasa sudah sesuai maka klik button “Mitigasi”
Note :
Masukan uraian dampak untuk mitigasi
risiko yang akan dilakukan
Pilih angka jumlah berdasarkan banyaknya jumlah tulisan
uraian mitigasi
Note :
Masukan angka “nominal mitigasi”,
seharusnya nilai nominal mitigasi ini lebih
rendah dari nilai nominal analisis
(sebelumnya)
Karena tindakan mitigasi harus memperkecil dampak risiko
maka harusnya nilai nominal risiko menjadi lebih rendah
Note :
Pilih “Matrik Risiko” dan pilih “Probabilitas
Risiko”, “Pic”, dan “Target Waktu”
Tingkat risiko secara otomatis akan muncul dengan level risiko
High/Medium/Low setelah oke klik button “Save”
Note :
Jika berhasil maka data “Mitigasi Risiko”
muncul tepat dibawah data “Analisis Risiko”
Terlihat perbedaan pada level risiko kalau sebelumnya High
setelah mitigasi menjadi Medium, lanjut lakukan action plan
risiko dengan cara mengklik button “Action Plan”
Note :
Isi langkah-langkah action plan dengan
cermat
Kemudian jika dirasa sudah sesuai maka klik button “Save”
Note :
Jika berhasil maka data Action Plan akan
muncul dengan status proses “Start” atau
dapat diartikan baru terdaftar
Misalnya action plan telah dilakukan maka klik button “Finish”
untuk menyelesaikan dan membuat statusnya berubah
menjadi finish
Note :
Kalau bisa sertakan lampiran / bukti dengan
cara klik “Chosee File”
Kemudian pilih dokumen berupa file/image, disarankan
ukuran file tidak terlalu besar karena berdampak pada
kegagalan upload (tidak lebih dari 500Mb), lalu klik “Upload”
Note :
Jika sudah yakin, klik button “Save”
Note :
Jika berhasil maka tampilan akan
memunculkan status proses “Finish” dan ada
lampiran disampingnya
Semisal data mau dirubah tinggal klik button “Reset” maka
status action plan akan kembali ke awal menjadi “Start”
Note :
Nah sekarang kita lihat bentuk visualnya dari
laporan manrisk dalam bentuk peta risiko
Dengan cara klik “Peta Risiko” pada menu disebelah kiri
Note :
Pilih unit jika akses login sebagai Admin,
karena role Admin akan memunculkan
semua data, kemudian klik button “Search”
Jika login bukan sebagai “Admin” maka data “Peta Risiko”
akan langsung muncul ke proyek/unit terkait tanpa harus
memilih proyek/unit
Note :
Cara membaca peta risiko diatas adalah dari
hasil laporan manrisk sebelumnya hasil
analisis bernilai (20) dan hasil mitigasi
bernilai (7) ditandai dengan kotak hitam
Lingkaran dalam kotak menandakan banyaknya laporan yang
dapat diartikan, nilai 20 (Sebelum Mitigasi Risiko) terdapat
laporan sebanyak “1” dan nilai 7 (Setelah Mitigasi Risiko)
terdapat laporan sebanyak “2”
Note :
Cara melihat data manrisk cukup dengan klik
“Angka” pada jumlah laporan, misal klik
angka “2”
Setelah di klik maka rincian data akan muncul seperti gambar,
jadi pada nilai (7) terdapat 2 laporan risiko yang terjadi pada
bulan “April” dan bulan “Maret”