100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
80 tayangan2 halaman

SOP Penyelidikan Epidemiologi Rabies

SOP ini menjelaskan prosedur penyelidikan epidemiologi kasus gigitan hewan penular rabies oleh petugas surveilans di Puskesmas Kaliabang Tengah. Tahapan penyelidikan meliputi pelaporan kasus oleh fasilitas kesehatan, pengisian data kasus, pengumpulan data di lokasi kejadian, analisis hasil penyelidikan, pembuatan laporan, dan koordinasi tindak lanjut. Tujuannya untuk mendapatkan informasi mengenai kasus gig

Diunggah oleh

Sonia Mahdalena
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
80 tayangan2 halaman

SOP Penyelidikan Epidemiologi Rabies

SOP ini menjelaskan prosedur penyelidikan epidemiologi kasus gigitan hewan penular rabies oleh petugas surveilans di Puskesmas Kaliabang Tengah. Tahapan penyelidikan meliputi pelaporan kasus oleh fasilitas kesehatan, pengisian data kasus, pengumpulan data di lokasi kejadian, analisis hasil penyelidikan, pembuatan laporan, dan koordinasi tindak lanjut. Tujuannya untuk mendapatkan informasi mengenai kasus gig

Diunggah oleh

Sonia Mahdalena
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOP PENYELIDIKAN EPIDEMOLOGI KASUS

GIGITAN HEWAN PENULAR RABIES (GHPR)

No. Dokumen : 440/ /SOP/[Link]


No. Revisi : 0
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/1

UPTD Puskesmas [Link] Elisabeth Hendarti


Kaliabang Tengah NIP.196805271993122001

1. Pengertian
Adalah kegiatan pencarian dan pelacakan Gigitan Hewan Penular
Rabies (GHPR) antara lain anjing, kucing, kera, rakun dan kelelawar.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pelaksanaan kegiatan
penyelidikan epidemiologi kasus gigitan hewan penularan rabies.
3. Kebijakan
SK Kepala UPTD Puskesmas Kaliabang Tengah Nomor : 440 /

4. Referensi
- Buku pedoman penyelidikan dan penanggulangan kejadian luar
biasa (pedoman epidemiologi penyakit).
- Algoritma diagnosis penyakit dan respons serta format
penyelidikan epidemiologi.
5. Prosedur 1. Petugas di unit pelayanan/fasilitas pelayanan kesehatan di luar
puskesmas/masyarakat melaporkan kepada petugas surveilans
terkait kasus gigitan hewan penular rabies yang terjadi meliputi
informasi nama dan alamat pasien.
2. Petugas surveilans mengisi data kasusu dalam formulir penyelidikan
3. Petugas surveilans ke lokasi tempat tinggal didampingi oleh
kader/RT/Tokoh masyarakat setempat untuk melakukan
penyelidikan.
4. Petugas surveilans mengumpulkan data dan dokumentasi yang
diperlukan sesuai karateristik tersangka GHPR
5. Petugas surveilans mengabil kesimpulan penyelidikan dan membuat
membuat rencana tindak lanjut.
6. Petugas surveilans membuat laporan penyelidikan.
7. Petugas surveilans berkoordinasi dengan koordinator upaya atau
instansi terkait untuk pelaksanaan rencana tindak lanjut.
8. Diagram Alir -
9. Unit Terkait 1. Petugas surveilans
2. Kader kesehatan
3. Tokoh masyarakat di desa/kelurahan.
10. Dokumen
Terkait
11. Rekaman
Historis
Perubahan
SOP PENYELIDIKAN EPIDEMOLOGI KASUS
GIGITAN HEWAN PENULAR RABIES (GHPR)

No. Dokumen : 440/ /SOP/[Link]

No. Revisi : 0
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 2/2
UPTD Puskesmas [Link] Elisabeth Hendarti
Kaliabang Tengah NIP.196805271993122001

Anda mungkin juga menyukai