0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
587 tayangan5 halaman

Memahami Tujuan Pembelajaran W.H.E.R.E.

Dokumen tersebut membahas tentang pendekatan pembelajaran WHERETO dan perbedaan antara kegiatan pembelajaran langsung dengan kegiatan pembinaan. Pembelajaran langsung cenderung lebih efisien dan efektif untuk tujuan yang melibatkan pemahaman item-item tertentu, sedangkan kegiatan pembinaan diperlukan untuk membangun pemahaman pada tujuan-tujuan tertentu.

Diunggah oleh

Kim Riskina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
587 tayangan5 halaman

Memahami Tujuan Pembelajaran W.H.E.R.E.

Dokumen tersebut membahas tentang pendekatan pembelajaran WHERETO dan perbedaan antara kegiatan pembelajaran langsung dengan kegiatan pembinaan. Pembelajaran langsung cenderung lebih efisien dan efektif untuk tujuan yang melibatkan pemahaman item-item tertentu, sedangkan kegiatan pembinaan diperlukan untuk membangun pemahaman pada tujuan-tujuan tertentu.

Diunggah oleh

Kim Riskina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

W (WHERE, WHY) 

– Pastikan peserta didik memahami where (ke mana) arah unit


ini, dan why (mengapa).

●       H (HOOK) – Hak peserta didik pada awalnya dan menahan perhatian mereka.

●       E (EQUIP) – Memberi kelengkapan dengan pengalaman, alat, pengetahuan,


dan pengetahuan yang diperlukan peserta didik untuk memenuhi tujuan kinerja.

●       R (PROVIDE) – Menyediakan banyak peluang kepada peserta didik untuk


memikirkan kembali ide-ide besar, merefleksikan kemajuan, dan merevisi pekerjaan
mereka.

●       E (EVALUATE)  – Mengkonstruksi    dalam  peluang bagi    peserta didik  


untuk mengevaluasi kemajuan diri.

●       T (TO BE TAILORED) – Disesuaikan untuk mencerminkan bakat, minat, gaya,


dan kebutuhan individu.

●       O (TO BE ORGANIZED) – Diatur untuk      mengoptimalkan pemahaman yang


mendalam, bukan superfisial.

Ilustrasi 1

Buku teks (buku pegangan) berfungsi sebagai salah satu sumber daya, rujukan untuk dikaji
sebagai landasan desain pembelajaran dengan tujuan yang spesifik dan hasil pembelajaran.

Ilustrasi 2

Buku teks (buku pegangan) adalah silabus atau penuntun seluruh kegiatan pembelajaran.
Tidak ada tujuan eksplisit di luar buku teks yang digunakan.

Ilustrasi b

Hasil belajar yang diinginkan membutuhkan penilaian unjuk kerja yang bersumber dari
keilmuan sebagai konten buku teks.

Penilaian terdiri dari tes pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang ada pada buku pegangan
dan mungkin terpisah (lembar kerja siswa) namun masih terkait erat konten buku teks
Ilustrasi c

Buku Teks digunakan untuk mengungkap, menyoroti, dan mengeksplorasi pertanyaan-


pertanyaan penting dan tantangan keilmuan yang mendukung kinerja inti dalam subjek.

Tugas peserta didik adalah mengetahui apa yang ada dalam teks; Pertanyaan penting dan
tujuan serta kinerja belajar terdapat dalam buku teks, sehingga buku teks merupakan panduan
membaca, diskusi, dan persiapan hingga akhir

Ilsutrasi d

Buku teks tidak digunakan berdasarkan urutan penomoran, karena urutan membaca buku teks
berdasarkan urutan tujuan pembelajaran yang diinginkan.

Teks dibaca dan dimanfaatkan berdasarkan dalam urutan penomorannya.

Ilustrasi e

Tugas peserta didik adalah mengetahui apa yang ada dalam teks; Pertanyaan penting dan
tujuan serta kinerja belajar terdapat dalam buku teks, sehingga buku teks merupakan panduan
membaca, diskusi, dan persiapan hingga akhir

Tindakan Guru
Kegiatan 1

Instruksi didaktik atau langsung

●       Demonstrasi atau pemodelan

●       Ceramah dan Tanya Jawab

●       Memberikan Pertanyaan Khusus

 Kegiatan 2

Metode fasilitatif atau konstruktivis

●       Pencapaian konsep

●       Pembelajaran kooperatif
●       Diskusi

●       Pertanyaan eksperimental

●       Representasi grafis

●       Pertanyaan terpandu

●       Pembelajaran berbasis masalah

●       Pertanyaan (terbuka)

●       Pengajaran timbal-balik

●       Simulasi (misalnya uji coba tiruan)

●       Seminar Sokrates

●       Proses penulisan

 Kegiatan 3

Pelatihan

●       Umpan balik dan pembinaan

●       Praktek terpandu

Kegiatan siswa
Kegiatan 1

Menerima, menerima, menanggapi

•  Mengamati, mencoba, berlatih, memperbaiki

•  Dengarkan, tonton, catat, pertanyaan

•  Jawab, berikan tanggapan


 

Kegiatan 2

Membangun, memeriksa, dan memperluasberarti

•  Bandingkan, binduksi, tentukan, digeneralisasikan

•  Berkolaborasi, mendukung orang lain, mengajar

•  Dengarkan, pertanyaan, pertimbangkan, jelaskan

•  Hipotesis, kumpulkan data, analisis

•  Visualisasikan, hubungkan, hubungan peta

•  Pertanyaan, penelitian, simpul, dukungan

•  berpose atau tentukan masalah, selesaikan, evaluasi

•  Jawab dan jelaskan, renungkan, pikirkan kembali

•  Klarifikasi, pertanyaan, prediksi, ajarkan

•  Periksa, pertimbangkan, tantangan, debat

•  Pertimbangkan, jelaskan, tantang, justifikasi

•  Brainstorm, mengatur, menyusun, merevisi

Kegiatan 3

Perbaiki keterampilan, sedalam pemahaman

•  Dengarkan, pertimbangkan, berlatih, mencoba lagi, memperbaiki


•  Merevisi, mencerminkan, memperbaiki, mendaur ulang melalui

Pembelajaran langsung (kegiatan A) dan kegiatan pembinaan (kegiatan B) memiliki karakteristik


masing-masing dan perbedaannya. Ketika tujuan pendidikan dalam unit tertentu melibatkan item
dalam kegiatan  A, sebagai pembelajaran langsung maka ada kecenderungan kegiatan belajar lebih
efisien dan efektif. Peserta didik dapat memahami item dalam kegiatan A. Namun, ketika tujuan
melibatkan kegiatan B, para peserta didik akan membutuhkan beberapa bentuk pengalaman yang
difasilitasi, dibantu hingga dibimbing, untuk membangun pemahaman.

A) dan kegiatan pembinaan (kegiatan B) memiliki karakteristik masing-masing dan perbedaannya.


Ketika tujuan pendidikan dalam unit tertentu melibatkan item dalam kegiatan  A, sebagai pembelajaran
langsung maka ada kecenderungan kegiatan belajar lebih efisien dan efektif. Peserta didik dapat
memahami item dalam kegiatan A. Namun, ketika tujuan melibatkan kegiatan B, para peserta didik
akan membutuhkan beberapa bentuk pengalaman yang difasilitasi, dibantu hingga dibimbing, untuk
membangun pemahaman.

Anda mungkin juga menyukai