SOP PELAYANAN IMS
No. Dokumen :
STANDAR
OPERASIONAL No. Revisi :
PROSEDUR
Tanggal terbit :
Halaman : 1/1
Ditandatangani oleh:
PUSKESMAS PASIRJAMBU HERMAN SETIAWAN,SKM
NIP. 196708031991031006
1. Pengertian IMS atau infeksi menular seksual adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan
seksual. Infeksi menular seksual akan lebih beresiko bila melakukan hubungan
seksual dengan bergonta ganti pasangan, baik melalui vagina, oral, maupun anal
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan infeksi menular seksual
3. Kebijakan SK Kepala UPT Yankes Pasirjambu No 440/Kep.047.A – UPTD/2016 tentang
Pelayanan Klinis Puskesmas Pasirjambu
4. Referensi
A. Alat :
5. Alat dan
1. Ruangan yang terjaga kerahasiaannya
bahan
2. Formulir IMS
3. Formulir rujukan internal ke laboratorium
4. Kondom
A. Petugas melakukan pencatatan identitas pasien dengan jaminan
6. Langkah –
konfidensialitas
langkah
B. Mengisi nomor register pada formulir pemeriksaan IMS
C. Dokter melakukan anamnesis ( adanya duh tubuh, gatal, kencing sakit, dll)
D. Bila perlu pemeriksaan syphilis, maka dokter merujuk pasien ke laboratorium
E. Hasil diserahkan ke dokter, dokter menyampaikan hasil pemeriksaan lab
F. Dokter melakukan terapi berdasarkan pendekatan sindrom klinis bila test
syphilis negatif
G. Konselor melakukan konseling dan edukasi tentang HIV dan tes dengan 4 C
(counseling, consent, confidential & condom)
H. Pemberian brosur KIE dan kondom kepada pasien
I. Buat perjanjian yang akan datang
7. Hal –hal yang
perlu
diperhatikan
8. Unit terkait Poli konseling VCT, Laboratorium, Poli umum
9. Dokumen Form permintaan pemeriksaan laboratorium, leaflet HIV-AIDS, Lembar inform consent
terkait
SOP PELAYANAN IMS
No. Dokumen :
STANDAR
OPERASIONAL No. Revisi :
PROSEDUR Tanggalterbit :
Halaman : 2/2
Ditandatanganioleh:
PUSKESMAS PASIRJAMBU HERMAN SETIAWAN,SKM
KEC. PASIRJAMBU NIP. 196708031991031006
KAB. BANDUNG
VCT, Form VCT