0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan40 halaman

Rancangan Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Rencana pelaksanaan pembelajaran dan modul ajar merupakan pedoman untuk guru dalam melaksanakan pembelajaran agar terarah dan efektif. Keduanya memuat tujuan, langkah pembelajaran, dan penilaian siswa, namun modul ajar lebih lengkap dengan menyertakan media pembelajaran.

Diunggah oleh

ivanka vanke
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan40 halaman

Rancangan Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Rencana pelaksanaan pembelajaran dan modul ajar merupakan pedoman untuk guru dalam melaksanakan pembelajaran agar terarah dan efektif. Keduanya memuat tujuan, langkah pembelajaran, dan penilaian siswa, namun modul ajar lebih lengkap dengan menyertakan media pembelajaran.

Diunggah oleh

ivanka vanke
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

I.

Referensi

5. [Link] com/bagaimanakah-pengolahan-dan-pelaporan-hasil-asesmen-
dalam-kurikulum-merdeka
6. [Link]
kurikulum-merdeka/
7. [Link]
8. [Link]
laporan-asesmen-nasional-2021

Kegiatan Belajar (KB): 9


214
Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

A. Pengantar

Rencana pembelajaran merupakan komponen penting dalam pembelajaran yang


menjadi acuan dalam proses pembelajaran untuk mencapai arah tujuan pembelajaran. Oleh
karena itu perencanaan pembelajaran merupakan pedoman. Keberhasilan suatu
pembelajaran ditentukan oleh pereencanaannya, apabila perencanaan dirancang dengan
baik, maka prosos pembelajaran akan mudah dilaksanakan, terarah dan terkendali. Dengan
demikian perencanaaan pembelajaran sebagai acuan pendidik untuk melaksakan kegiatan
pembelajaran agar lebih terarah dan efektif. Salah satu tujuan perencanaan pembelajaran
adalah untuk memperbaiki kualitas pembelajaran yang perlu diawali dengan adanya desain
pembelajaran (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau Modul Ajar).
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau Modul Ajar sebagai langkah-langkah
pembelajaran yang akan dilakukan guru dalam kegiatan pembelajaran. Komponen Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran terdiri dari: tujuan pembelajaran, langkah-langkah atau kegiatan
pembelajaran dan asesmen pembelajaran. sedangkan komponen Modul Ajar terdiri dari:
tujuan pembelajaran, langkah-langkah atau kegiatan pembelajaran, rencana asesmen di
awal pembelajaran beserta instrumen dan cara penilaiannya, rencana asesmen
di pembelajaran untuk mengecek ketercapaian tujuan pembelajaran beserta instrumen dan
cara penilaiannya dan media pembelajaran yang digunakan.

B. Capaian Pembelajaran

Setelah mempelajari KB 4 diharapkan mahasiswa mampu memahami konsep dan komponen


rencana pembelajaran, dan mampu membuat RPP atau modul ajar yang didesain sesuai
pembelajaran berdiferensiasi.

C. Tujuan Pembelajaran
a. Memahami konsep dan komponen rencana pembelajaran
b. Membuat RPP atau Modul Ajar
c. Menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dalam RPP atau Modul Ajar

D. Aktivitas Pembelajaran

Untuk mewujudkan pembelajaran paradigma baru yang terdiferensiasi dan berfokus pada
peserta didik, Seorang guru harus melaksanakan tahapan-tahapan perencanaan
pembelajaran dan asesmen intrakurikuler. Terdapat tujuh tahapan perencanaan
pembelajaran dan asesmen intrakurikuler , yaitu
1. Menganalisis Capaian Pembelajaran (CP) untuk menyusun tujuan pembelajaran dan alur
tujuan pembelajaran
2. Perencanaan dan pelaksanaan asesmen diagnostik
3. Mengembangkan RPP atau modul ajar
4. Penyesuaian pembelajaran dengan tahap capaian dan karakteristik peserta didik
5. Perencanaan, pelaksanaan, dan pengolahan asesmen formatif dan sumatif
6. Pelaporan kemajuan belajar
7. Evaluasi pembelajaran dan asesmen

215
Pada KB 4 ini mahasiswa diarahkan untuk dapat memahami konsep dan komponen rencana
pembelajaran, dan mampu membuat RPP atau Modul Ajar yang didesain sesuai
pembelajaran berdiferensiasi. Sehingga alur aktivitas pembelajaran yang dilaksanakan
antara lain:
1. Mahasiswa membaca dan memahami materi KB 4 yang terkait tema: Menyusun Rencana
Pembelajaran atau Modul Ajar dalam Kurikulum Merdeka
2. Mahasiswa menelaah untuk memahami konsep dan komponen rencana pembelajaran,
bagaimana merancang RPP, bagaimana merancang modul ajar dan memahami
pembelajaran berdiferensiasi
3. Mahasiswa mendesain modul ajar berdasarkan dengan bidang studi yang diampu
4. Mahasiswa melakukan refleksi dan evaluasi terkait hasil pembelajaran KB 4.

Hari Aktivitas Formulir


Waktu
ke-… Mahasiswa Dosen/Guru Pamong
13 06.00-08.00 Membaca modul, - -
memperbaiki tugas, dan
Mengunggah tugas
08.00-10.00 Pertemuan Zoom/GM/VC Pertemuan LK-9
KB 9 Zoom/GM/VC
1. Berdiskusi teknik
menyusun RPP dan
MA (Set 2)
2. Memfasilitasi
diskusi
3. Memberi Tugas
mengacu LK-9
10.00-12.00 1. Membaca Modul KB5 1. Memantau hasil LK-9
2. Menyusun diskusi dan
Pengembangan penysunan LK-9
materi dan Media 2. Memberi tugas
3. Menganalisis TP (LK-
9)
4. Mengerjakan tugas
mengacu LK-9
12.00-15.00 1. Mengerjakan Tugas 1. Memantau
LK-9 mahasiswa dalam
2. Berkonsultasi kepada mengerjakan tugas
dosen 2. Merespon
konsultasi dan
diskusi
15.00-17.00 Mengunggah tugas Memantau -
LK-9 unggahan tugas
mahasiswa
20.00-22.00 Belajar Mandiri 1. Menilai tugas
1. Memperdalam mahasiswa
pemahaman dalam 2. Memberikan
belajar catatan yang akan
2. menyiapkan diperbaiki
pembelajaran materi mahasiswa di hari
berikutnya ke-14 (Review)

216
E. Uraian Materi

1. Memahami konsep dan komponen rencana pembelajaran


Perencanaan pembelajaran merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik
untuk merancang kegiatan pembelajaran agar berjalan efektif dan efisien dalam mencapai
tujuan pembelajaran. Perencanaan dilakukan untuk memastikan bahwa guru melakukan
persiapan dengan baik dan bermutu sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran. Mutu
perencanaan pembelajaran ditandai oleh adanya ide inovatif menghasilkan efektivitas
pembelajaran yang akan dilaksanakan. Perencanaan pembelajaran sedapat mungkin
disusun secara sederhana, simpel dan mudah dilaksanakan.
Rencana pembelajaran dirancang untuk memandu pendidik melaksanakan
pembelajaran sehari-hari dalam rangka mencapai suatu tujuan pembelajaran. Rencana
pembelajaran disusun berdasarkan alur tujuan pembelajaran yang digunakan pendidik
sehingga bentuknya lebih rinci dibandingkan alur tujuan pembelajaran.
Alur tujuan pembelajaran tidak ditetapkan oleh pemerintah sehingga pendidik
yang satu dapat menggunakan alur tujuan pembelajaran yang berbeda dengan pendidik
lainnya meskipun mengajar peserta didik dalam fase yang sama. Rencana pembelajaran
yang dibuat masing-masing pendidik boleh berbeda-beda, karena rencana pembelajaran
dirancang dengan memperhatikan berbagai faktor lainnya, antara lain peserta didik yang
berbeda, lingkungan madrasah, juga ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran.
Setiap pendidik perlu memiliki rencana pembelajaran untuk membantu
mengarahkan proses pembelajaran mencapai CP. Rencana pembelajaran dapat berupa:
(1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau yang dikenal sebagai RPP atau (2) dalam
bentuk modul ajar. Apabila pendidik menggunakan modul ajar, maka ia tidak perlu
membuat RPP karena komponen-komponen dalam modul ajar meliputi komponen-
komponen dalam RPP atau lebih lengkap daripada RPP. Komponen yang dimaksud
tertera pada tabel 4.1 berikut ini
Tabel 4.1 Perbandingan Antara Komponen Minimum dalam Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran dan Modul Ajar

Komponen minimum dalam rencana Komponen minimum dalam modul


pelaksanaan pembelajaran ajar
● Tujuan pembelajaran ● Tujuan pembelajaran
(salah satu dari tujuan dalam alur tujuan (salah satu dari tujuan dalam alur
pembelajaran). tujuan pembelajaran).
● Langkah-langkah atau kegiatan ● Langkah-langkah atau kegiatan
pembelajaran. pembelajaran.
Biasanya untuk satu atau lebih Biasanya untuk satu tujuan
pertemuan. pembelajaran yang dicapai dalam
● Asesmen pembelajaran satu atau lebih pertemuan.
Rencana asesmen untuk di awal ● Rencana asesmen untuk di awal
pembelajaran dan rencana asesmen di Pembelajaran beserta instrumen
akhir pembelajaran untuk mengecek dan cara penilaiannya.
ketercapaian tujuan pembelajaran ● Rencana asesmen di akhir
Pembelajaran untuk mengecek
ketercapaian tujuan pembelajaran
beserta instrumen dan cara
penilaiannya.
● Media pembelajaran yang
digunakan, misalnya bahan
bacaan yang digunakan, lembar
kegiatan, video, atau tautan situs

217
web yang perlu dipelajari peserta
didik.

Tabel 4.1 menunjukkan perbedaan komponen yang perlu termuat dalam kedua
dokumen perencanaan pembelajaran yang digunakan pendidik sehari-hari. Terlihat
bahwa komponen yang harus ada (komponen minimum) dalam rencana pelaksanaan
pembelajaran lebih sederhana, fokus mendokumentasikan rencana. Sementara dalam
modul ajar, perencanaan dilengkapi dengan media yang digunakan, termasuk juga
instrumen asesmennya. Oleh karena modul ajar lebih lengkap daripada rencana
pelaksanaan pembelajaran, maka pendidik yang menggunakan modul ajar untuk
mencapai satu atau lebih tujuan pembelajaran tidak perlu lagi mengembangkan rencana
pelaksanaan pembelajaran.
Bentuk akomodasi/penyesuaian Perencanaan Pembelajaran pada kelas yang
terdapat PDBK harus tertuang dalam dokumen RPP atau Modul Ajar dengan cara
memberi catatan jenis kebutuhan khusus peserta didik yang ada di kelas tersebut dan
bentuk akomodasi yang dilakukan, baik dalam bentuk materi, metode, media/alat, durasi
waktu, dan pengelolaan lingkungan belajar yang sesuai dengan karakteristik dan
kebutuhan peserta didik.
Pemerintah menyediakan contoh-contoh rencana pelaksanaan pembelajaran
dan modul ajar. Pendidik dapat menggunakan dan/atau menyesuaikan contoh-contoh
tersebut dengan kebutuhan peserta didik. Untuk pendidik yang merancang rencana
pelaksanaan pembelajarannya sendiri, maka komponen-komponen dalam tabel 4.1 harus
termuat, dan dapat ditambahkan dengan komponen lainnya sesuai dengan kebutuhan
pendidik, peserta didik, dan kebijakan satuan pendidikan.

2. Merancang RPP dan Modul Ajar


a. Merancang RPP
Dalam penyusunan RPP, terdapat Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 yang
dikeluarkan oleh Kemendikbudristek tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP) yang disederhanakan. Dijelaskan dalam kebijakan terbarunya bahwa RPP terdiri
dari dari tiga komponen, yakni Tujuan pembelajaran, Kegiatan pembelajaran, dan
Asesmen pembelajaran. Tujuan penyusunan RPP guna mencapai satu kompetensi
dasar yang telah ditetapkan dalam standar isi dan dijabarkan dalam silabus pendidikan.
Rancangan RPP Merdeka Belajar memiliki beberapa perbedaan dengan RPP
Kurikulum 2013 (K13). RPP K13 tidak menampilkan profil pelajar, sedangkan RPP
Merdeka belajar menampilkan profil siswa sebagai latar belakang dalam menentukan
pembelajaran yang sesuai dengan bakat, minat, gaya belajar bahkan keadaan sehari-
hari siswa. Setelah menyusun profil peserta didik, selanjutnya menyusun rangkaian
tujuan belajar. Menentukan tujuan belajar di awal akan membantu mengidentifikasi
bukti apa saja yang menunjukkan peserta didik telah mencapai kompetensi yang
diharapkan, guru lebih mudah menentukan teknik asesmen yang sesuai dengan materi
pembelajaran. Pada dasarnya, merancang strategi penyusunan RPP dilakukan dengan
prinsip backward thinking atau backward design atau cara berpikir mundur yang
digunakan dalam merancang suatu desain. Dalam hal ini, berpikir mundur dilakukan
dengan merumuskan rangkaian kegiatan belajar mulai kegiatan sebelum hasil akhir
(tujuan, bukti dan asesmen) sampai kegiatan awal pembelajaran.
Penyusunan RPP Kurikulum Merdeka Belajar harus memperhatikan tiga prinsip
utama, yakni:
1) Efisien; penulisan RPP dilakukan dengan tepat dan tidak memakan banyak waktu,
terutama dalam penyusunannya
2) Efektif; yang dimaksud disini adalah prinsip dalam pembuatan RPP dengan
kerangka berpikir bagaimana caranya agar pembelajaran yang terjadi mampu
memberi manfaat dan tepat guna untuk anak didik.

218
3) Berorientas pada peserta didik; penulisan RPP dilakukan dengan
mempertimbangkan kesiapan, ketertarikan, dan kebutuhan belajar peserta didik di
kelas. Memastikan bahwa RPP dirancang menyesuaikan kebutuhan siswa dan
berbasis pada “student learning center” bukan lagi siswa sebagai objek
pembelajaran.
Ketiga prinsip tersebut merupakan pondasi bagi guru dalam membuat RPP.
Dalam Permendikbud nomor 22 tahun 2016 menyebutkan 13 komponen yang harus
dimunculkan dalam pembuatan RPP. Namun dalam kurikulum merdeka jumlah ini
telah disederhanakan menjadi 3 hal penting dalam menyusun RPP yaitu tujuan
pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran (konsep 4C) dan penilaian
pembelajaran. Adapun penjelasannya sebagaimana berikut:
1) Tujuan pembelajaran: dalam menyusun tujuan pembelajaran dalam RPP kurikulum
merdeka, kita bisa menggunakan panduan ABCD (Audience, Behaviour, Condition
dan Degree). Keempat elemen ABCD tersebut harus ada dalam RPP dan tentu saja
kita juga tidak melupakan beberapa hal penting lainnya seperti: analisis kompetensi
dasar, identifikasi materi ajar, dan urutan materi ajar serta kata kerja operasional.
2) Langkah-langkah pembelajaran: Komponen kedua ini tidak jauh berbeda dengan
yang biasa guru lakukan dalam penyusunan RPP K13. Kalau biasanya guru
merancang RPP dengan ada kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan
penutup, pada RPP kurikulum merdeka juga sama. Perbedaan hanya pada
penekanan konsep pembelajaran 4C dalam kita menyusun kegiatan pendahuluan,
inti dan penutup. Konsep pembelajaran 4C yang dimaksud disini, antara lain:
a) Critical
Kegiatan pembelajaran diharapkan bisa merangsang kemampuan siswa dalam
berpikir kritis, tidak hanya sekedar menghafal dan melakukan kegiatan
pembelajaran.
b) Creative
Pembelajaran yang dilakukan diharapkan bisa memantik kreativitas anak didik.
Tentu saja dalam menyiapkan hal ini guru perlu menggunakan kreativitasnya, jadi
bisa dibilang kreativitas guru akan melahirkan kreativitas anak didik.
c) Colaborative
Pembelajaran yang dipersiapakan dalam RPP diharapkan mampu membuat anak
didik terlibat dalam kerjasama dengan temannya. Sehingga proses pembelajaran
yang terjadi bukan hanya dari guru ke murid dan murid ke guru, tetapi juga murid
dengan murid.
d) Comunicative
Kemampuan komunikasi yang penting untuk abad kedepan juga perlu menjadi
perhatian guru dalam menyiapkan rencana pembelajaran di kelas. Kegiatan yang
merangsang anak untuk menyampaikan ide dan gagasannya ke orang lain akan
menjadi proses yang sangat baik dalam melatih kemampuan komunikasi anak.
Keempat konsep ini perlu ditekankan dalam setiap rencana pembelajaran.
Utamanya karena keempat konsep ini akan menjadi pegangan anak didik kita dalam
menghadapi tantangan di masa ini dan masa depan. Keempat konsep ini akan
dituangkan utamanya pada kegiatan inti. Berikut ringkasannya untuk setiap
kegiatan:
1) Kegiatan Pendahuluan
Pada kegiatan pendahuluan kita akan memasukan beberapa hal berikut:
Orientasi
Pada orientasi ini kita mengarahkan perhatian dan fokus anak didik ke kelas
dan pembelajaran yang akan dilakukan.
Apersepsi
Pada tahap ini kita melakukan review materi pembelajaran sebelumnya dan
menyambungkan ke materi yang akan dipelajari.
Motivasi
219
Kita juga melakukan dorongan/motivasi ke anak didik agar semangat belajar.
Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan ice breaking atau yang serupa
dengannya.
2) Kegiatan inti:
Pada kegiatan inti bisa menggunakan sintak pembelajaran (Cooperative
learning, discovery/inquiry learning, problem-based learning, project-based
learning, atau direct learning) sehingga pencapaian KI KDnya jelas.
3) Kegiatan penutup:
Pada kegiatan penutup mencakup pada refleksi, evaluasi dan tindak lanjut.
Ringkasnya dalam kegiatan penutup antara lain, setelah kegiatan inti selesai
dilakukan, guru dan siswa bersama-sama melakukan refleksi hasil
pembelajaran: apa saja materi yang baru saja dipelajari, apa hal-hal yang masih
belum dimengerti, apa kaitan materi tersebut dan materi yang sebelumnya
dipelajari, dan kita juga meminta feedback dari siswa terhadap jalannya
pembelajaran.
b. Penilaian Pembelajaran
Penilaian pembelajaran bisa dilakukan dalam 3 ranah: penilaian sikap, penilaian
pengetahuan, dan penilaian keterampilan.
1) Penilaian sikap
Penilaian ini dilakukan utamanya selama proses pembelajaran berlangsung.
Apakah anak didik terlibat aktif dalam pembelajaran, apakah ikut menjawab
dan bertanya?
Apakah bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi sopan dan tidak
menyinggung orang lain. Apakah jujur dalam berkomunikasi dan tidak
memanipulasiketerangan? Penggunaan waktu juga perlu diperhatikan,
apakah anak didik datang tepat waktu, apakah pengumpulan tugas sesuai
waktu yang disepakati bersama?
2) Penilaian Pengetahuan
Penilaian ini bisa dilakukan melalui berbagai cara, antara lain: diskusi kelas,
tes tertulis, tes lisan, dll.
3) Penilaian Keterampilan
Jenis penilaian keterampilan ini terutama bisa dilakukan saat ada kegiatan
yang melibatkan adanya unjuk kerja atau presentasi.

Berikut contoh format RPP yang disederhanakan:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


KURIKULUM MERDEKA

Satuan Pendidikan :
Kelas/Semester :
Mata Pelajaran :
Materi Pembelajaran :
Alokasi waktu :

A. Tujuan Pembelajaran :

B. Indikator Pembelajaran :

C. Kegiatan Pembelajaran :

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu


Pendahuluan
220
Kegiatan Inti

Penutup

D. Penilaian Pembelajaran:
Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu dari
pengamatan sikap, tes pengetahuan dan presentasi unjuk kerja atau hasil karya/projek
dengan rubrik penilai.

221
b. Merancang modul ajar
Sebagaimana terlihat dalam tabel 4.1, modul ajar sekurang-kurangnya
berisi tujuan, langkah, media pembelajaran, asesmen, serta informasi dan
referensi belajar lainnya yang dapat membantu pendidik dalam melaksanakan
pembelajaran. Satu modul ajar berisi rancangan pembelajaran untuk satu tujuan
pembelajaran berdasarkan alur tujuan pembelajaran yang telah disusun.
Modul ajar dalam Kurikulum Merdeka ditujukan untuk membantu
pendidik secara lebih fleksibel dan kontekstual, tidak selalu menggunakan buku
teks pelajaran. Modul ajar dapat menjadi pilihan lain atau alternatif strategi
pembelajaran. Sebelum merancang modul ajar, pendidik perlu
mempertimbangkan beberapa hal berikut.
1) Untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran tertentu, apakah merujuk pada
buku teks saja sudah cukup atau perlu menggunakan modul ajar?
2) Jika membutuhkan modul ajar, apakah dapat menggunakan modul ajar yang
telah disediakan, memodifikasi modul ajar yang disediakan, atau perlu
membuat modul ajar baru?
Apabila berdasarkan kedua pertanyaan di atas pendidik menyimpulkan
bahwa modul ajar tidak dibutuhkan atau modul ajar yang disediakan dapat
digunakan dengan penyesuaian-penyesuaian tertentu, maka ia tidak perlu
merancang modul ajar yang baru. Komponen minimum modul ajar telah
disampaikan dalam tabel 4.1, namun bila diperlukan, pendidik juga dapat
menambah komponen, misalnya dengan menyusun modul ajar dengan struktur
sebagaimana tercantum pada tabel 4.2 berikut.
Tabel 4.2 Komponen Modul Ajar
Informasi Umum Kompetensi Inti Lampiran
● Identitas penulis ● Tujuan ● Lembar kerja
modul pembelajaran peserta didik
● Kompetensi awal ● Asesmen ● Pengayaan dan
● Profil pelajar ● Pemahaman remedial
● Sarana dan prasarana bermakna ● Bahan bacaan
● Target peserta didik ● Pertanyaan pendidik dan
● Model pembelajaran pemantik peserta didik
yang digunakan ● Kegiatan ● Glosarium
pembelajaran ● Daftar pustaka
● Refleksi peserta
didik dan pendidik

Pendidik memiliki keleluasaan untuk memilih dan memodifikasi contoh-


contoh modul ajar yang tersedia atau mengembangkan modul ajar sendiri,
sesuai dengan konteks, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik.

222
Pertanyaan-pertanyaan reflektif berikut ini dapat digunakan pendidik dalam
proses perancangan modul ajar.
1) Bagaimana kesiapan belajar peserta didik terkait materi yang akan mereka
pelajari?
2) Bagaimana minat dan gaya belajar peserta didik di kelas yang akan saya ajar?
3) Bagaimana strategi agar perhatian peserta didik senantiasa fokus dan mereka
terus bersemangat sepanjang kegiatan pembelajaran?
4) Bagaimana strategi saya sebagai pendidik agar dapat membantu setiap individu
peserta didik memahami pembelajaran?
5) Bagaimana strategi saya mendorong peserta didik untuk melakukan refleksi,
mempelajari lagi, memperbaiki, dan berpikir ulang tentang konsep atau materi
pelajaran yang telah mereka pelajari?
6) Bagaimana peserta didik dapat menunjukkan pemahaman mereka dan
melakukan evaluasi diri yang berarti setelah mempelajari materi ini?
7) Bagaimana cara saya dalam menyesuaikan langkah dan/atau materi pelajaran
berdasarkan keunikan dan kebutuhan masing-masing peserta didik?
8) Bagaimana strategi saya dalam mengelola pengalaman belajar yang mendorong
peserta didik untuk menjadi pelajar yang aktif dan mandiri?
Rencana pembelajaran/modul ajar pada setiap jenjang memiliki kekhasan
masing-masing. Rencana pembelajaran/modul ajar pada RA merupakan dokumen
yang setidaknya memuat komponen tujuan pembelajaran, langkah-langkah
kegiatan, serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu unit/topik berdasarkan alur
tujuan pembelajaran atau pada rentang waktu yang telah ditentukan.
Madrasah yang memiliki peserta didik berkebutuhan khusus. Pengembangan
modul ajar, selain sesuai dengan struktur dan komponen di atas, juga sesuai dengan
kebutuhan peserta didik berdasarkan hasil asesmen PDBK sehingga pengembangan
modul ajar dimungkinkan dapat terjadi lintas fase dan elemen. Pengembangan modul
ajar juga harus menyertakan catatan jenis kebutuhan khusus peserta didik yang ada
di kelas dan bentuk akomodasi yang dilakukan baik dalam bentuk materi, metode,
media/alat, durasi waktu, dan pengelolaan lingkungan belajar.
MAK, pada mata pelajaran kejuruan, khususnya mata pelajaran konsentrasi
keahlian, modul ajar dilengkapi dengan bahan ajar atau lembar kerja atau latihan-
latihan sesuai dengan konsentrasi atau keahlian yang akan dipelajari oleh peserta
didik. Modul ajar dapat disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional
Indonesia (SKKNI) dan/atau disusun bersama mitra dunia kerja.
Selanjutnya, sebagaimana diperlihatkan dalam tabel 4.1, baik dalam rencana
pelaksanaan pembelajaran maupun modul ajar, rencana asesmen perlu disertakan
dalam perencanaan pembelajaran. Dalam modul ajar, rencana asesmen ini dilengkapi
dengan instrumen serta cara melakukan penilaiannya. Asesmen adalah aktivitas yang
menjadi kesatuan dalam proses pembelajaran. Asesmen dilakukan untuk mencari
bukti ataupun dasar pertimbangan tentang ketercapaian tujuan pembelajaran.
Untuk menyusun rencana pembelajaran, pendidik perlu melakukan asesmen
awal guna mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik. Asesmen di awal
223
pembelajaran dilakukan terkait kesiapan peserta didik pada kompetensi yang akan
dituju/dipelajari. Asesmen pada awal pembelajaran diharapkan dapat dilakukan
secara natural, seperti diskusi ringan pemantik di awal kegiatan, permainan, kuis, atau
sederhana. Hasilnya digunakan untuk menyesuaikan rencana pembelajaran yang
dibuat agar sesuai dengan tahap pembelajaran peserta didik.
Pada kurikulum merdeka, tidak ada format khusus dalam membuat rencana
pembelajaran baik berupa RPP ataupun Modul Ajar. RPP minimal memuat 3
komponen, sedangkan Modul Ajar minimal memuat 5 komponen. Atau boleh
menggunakan format lengkap seperti pada 4.2. Berikut salah satu contoh bentuk
modul ajar format lengkap.

Modul Ajar Format Lengkap (Model 1)


Modul Ajar .................................

Informasi Umum
Nama Penyusun : ...............................................
Institutsi : ...............................................
Tahun Penyusunan : ...............................................
Jenjang Sekolah : ...............................................
Kelas : ...............................................
Alokasi Waktu : ...............................................
Kompetensi Awal : ......................................................................................
......................................................................................
Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin :
• Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah .................................
....................................................................................................................
• Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin yang ingin dicapai adalah ................
....................................................................................................................
Sarana prasana : ......................................................................................
......................................................................................
Target Peserta Didik : ......................................................................................
......................................................................................
Model Pembelajaran : ......................................................................................
......................................................................................
Kompetensi Inti
A. Tujuan Pembelajaran
1.1. ..................................................................................................................
1.2. ..................................................................................................................
2.1. ..................................................................................................................

B. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran


1.1.1. ..........................................................................................................
1.1.2. ..........................................................................................................
224
1.1.3. ..........................................................................................................
1.2.1. .........................................................................................................
1.2.2. .........................................................................................................
1.1.1. .........................................................................................................
1.1.2. .........................................................................................................

C. Pemahaman Bermakna
• ..........................................................................................................
• ..........................................................................................................

D. Pertanyaan Pemantik
• ........................................................................................................?
• ........................................................................................................?
• ........................................................................................................?

E. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
1. ...............................................................................................................
2. ...............................................................................................................
3. ...............................................................................................................
Kegiatan Inti (50 menit)
1. ...............................................................................................................
2. ...............................................................................................................
3. ...............................................................................................................
4. ...............................................................................................................
5. ...............................................................................................................
6. ...............................................................................................................
7. Dst.
Kegiatan Penutup (10 menit)
1. ..............................................................................................................
2. ..............................................................................................................
3. ..............................................................................................................

F. Asesmen
• .......................................................................................................
• .......................................................................................................
• .......................................................................................................

G. Pengayaan dan Remidial


• .......................................................................................................
• .......................................................................................................

H. Glosarium
225
• .......................................................................................................
• .......................................................................................................

I. Daftar Pustaka
• ........................................................................................................
• ........................................................................................................
• ........................................................................................................

Mengetahui, ............., .........................


Kepala Madrasah Guru ...............................

............................. .............................

Modul Ajar Format Lengkap (Model 2)


Modul Ajar ….

Madrasah : .......................................................
Mata Pelajaran : .......................................................
Tema : .......................................................
Fase/Kelas : .......................................................
Alokasi Waktu : .......................................................
Tahun Pelajaran : .......................................................
Nama Penyusun : .......................................................

226
Kompetensi Awal:
..............................................................................................
........................................................................................................
..................................................................
Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin:
..............................................................................................
........................................................................................................
..................................................................
Sarana dan Prasarana:
..............................................................................................
........................................................................................................
..................................................................
Target Peserta Didik:

..............................................................................................
........................................................................................................
Tujuan........
Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Model/Metode Pembelajaran:
3.1. 1.
..............................................................................................
......................................... ........................................................................
........................................................................................................
........ 2.
......................................... ........................................................................
3.
......................................... ........................................................................
4.
........................................................................
5.
........................................................................
6.
........................................................................
7. dst.

1. Pemahaman Bermakna:
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
2. Pertanyaan Pemantik:
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
3. Kegiatan Pembelajaran:

Langkah-langkah persiapan:
Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti:
1. .........................................................................................................
2. .........................................................................................................
227
3. .........................................................................................................
4. dst.
Urutan Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu
Pembelajaran ke-1 4 JP
(4x35’)
Kegiatan pembukaan: 15’
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• dst.
Kegiatan Inti: 110’
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• dst.
Kegiatan Penutup: 15’
Penyimpulan:
• ....................................................................
• ....................................................................
• dst.

Refleksi Peserta Didik:


Pertanyaan refleksi Ya Tidak
..................................................
..................................................
dst.

Asesmen/Penilaian Pencapaian Tujuan Pembelajaran


• ............................................................................................
• ............................................................................................
• dst.
Refleksi Guru
• ............................................................................................
• ............................................................................................
• dst.
Pembelajaran ke-2 4 JP
(4x35’)
Kegiatan pembukaan: 15’

228
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
dst.
Kegiatan Inti: 110’
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
dst.
Kegiatan Penutup: 15’
Penyimpulan:
• ....................................................................
• ....................................................................
• dst.
Refleksi Peserta Didik:
Pertanyaan refleksi Ya Tidak
..................................................
..................................................
dst.

Asesmen/Penilaian Pencapaian Tujuan Pembelajaran


• ............................................................................................
• ............................................................................................
• dst.
Kegiatan Remidial dan Pengayaan
Kegiatan remidial:
• ............................................................................................
• dst.
Kegiatan pengayaan:
• ............................................................................................
• dst.
Sumber/Referensi/Daftar Pustaka
• ............................................................................................
• ............................................................................................
• dst.
Lampiran
1. Materi
2. Contoh media pembelajaran
229
3. Lembar kerja kelompok (pertemuan ke-1)
4. Rubrik dan penilaian kerja kelompok (pertemuan ke-1)
5. Lembar tes tertulis (pertemuan ke-1)
6. Lembar pengamatan sikap (pertemuan ke-1)
7. Lembar kerja kelompok (pertemuan ke-2)
8. Rubrik dan penilaian kerja kelompok (pertemuan ke-2)
9. Lembar tes tertulis (pertemuan ke-2)
10. Lembar pengamatan sikap (pertemuan ke-2)
11. Materi pengayaan

Mengetahui, ............., .........................


Kepala Madrasah Guru ...............................

............................. .............................

Kedua model tersebut merupakan contoh modul ajar format lengkap. Guru tidak
harus menggunakan bentuk yang sama seperti pada kedua model tersebut. Guru
diberikan kebebasan untuk menyusun dan mendesain modul ajar dengan syarat memuat
minimal lima komponen. Contoh: Lihat Link modul ajar Al-Qur’an Hadits Fase B kelas 4
dan Lihat Link Modul Ajar IPAS Fase B kelas 4 dalam bahan bacaan tambahan.
3. Pembelajaran berdiferensiasi
Sering kita temui bahwa ruang kelas terdiri dari peserta didik yang beragam, yang
berarti bahwa pendidik dituntut untuk mengadopsi dan menggunakan strategi
instruksional yang mengakomodir kebutuhan peserta didik yang berbeda, yang dikenal
sebagai “pembelajaran berdiferensiasi” (Naidoo, 2021, hal. 94). Menurut Naidoo (2021,
hal. 95), ini adalah filosofi pengajaran yang memandang pembelajaran yang efektif
sebagai fungsi dari kemampuan pendidik untuk mengakomodasi perbedaan peserta
didik dalam hal kesiapan dan minat mereka untuk belajar. Dengan instruksi yang
berbeda, struktur, manajemen, dan isi kelas akan menguntungkan untuk semua peserta
didik. Peserta didik membutuhkan instruksi yang berbeda karena mereka tidak belajar
dengan cara yang sama.
Pembelajaran terdiferensiasi didasarkan pada hasil asesmen awal pembelajaran
pada lingkup materi tertentu. Hasil asesmen awal pembelajaran ini memberikan
informasi kesiapan belajar peserta didik (readiness), yaitu informasi kesesuaian
pengetahuan atau keterampilan yang dimiliki peserta didik saat ini, dengan pengetahuan
atau keterampilan baru yang akan dipelajari. Hal ini merupakan desain diferensiasi dalam
suatu pembelajaran. Pembelajaran ini dilakukan dengan memberikan materi
pembelajaran yang bervariasi sesuai dengan pemahaman peserta didik. Tujuan dari
diferensiasi ini adalah agar setiap anak dapat mencapai tujuan pembelajaran yang

230
diharapkan. Dengan demikian, pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi,
membutuhkan asesmen yang bervariasi dan berkala.
Pembelajaran berdiferensiasi mengimplementasikan pembelajaran yang
disesuaikan dengan keadaan peserta didik, dengan tetap memberikan hak pendidikan
yang sama untuk semua peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan perbedaan setiap
individu. Diantara kunci keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah
adalah kesungguhan guru memberikan layanan pembelajaran berdiferensiasi pada
peserta didik yaitu memberikan hak belajar peserta didik sesuai dengan level
kemampuan mereka (teaching at the right level). Pendekatan pembelajaran seperti
inilah yang sangat dikuatkan dalam Kurikulum Merdeka.
Berikut ini adalah ilustrasi siklus perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dan
asesmen dalam kurikulum merdeka:
1) Pendidik menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran termasuk di dalamnya
rencana asesmen yang akan dilakukan di awal pembelajaran dan asesmen di akhir
pembelajaran.
2) Pendidik melakukan asesmen di awal pembelajaran untuk menilai kesiapan setiap
individu peserta didik untuk mempelajari materi yang telah dirancang.
3) Berdasarkan hasil asesmen, pendidik memodifikasi rencana yang dibuatnya
dan/atau membuat penyesuaian untuk sebagian peserta didik
4) Melaksanakan pembelajaran dan menggunakan berbagai metode asesmen formatif
untuk memonitor kemajuan belajar.
5) Melaksanakan asesmen di akhir pembelajaran untuk mengetahui ketercapaian
tujuan pembelajaran. Asesmen ini dapat digunakan sebagai asesmen awal pada
pembelajaran berikutnya.

Bagi sebagian madrasah, tidak menutup kemungkinan mempunyai peserta didik


berkebutuhan khusus (PDBK). Bagi madrasah yang mempunyai PDBK, sebelum
melaksanakan siklus di atas, perlu didahului dengan kegiatan sebagai berikut:
• Madrasah membentuk Tim Asesmen PDBK
• Tim melaksanakan Asesmen PDBK di awal tahun pembelajaran atau sesuai
kebutuhan secara berkelanjutan.
• Dokumen hasil asesmen PDBK akan dijadikan dasar bagi madrasah, guru dan pihak
lain membuat rencana tindak lanjut.
• Jika terdapat hasil asesmen diindikasikan adanya PDBK, maka perlu dilakukan
asesmen lanjutan yang melibatkan orang tua dan ahli sesuai ketersediaan sumber
daya.
• Madrasah Inklusif mengembangkan Program Pendidikan Individual (PPI) sebagai
dasar perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran akomodatif, program
kebutuhan khusus dan program pengembangan keterampilan bagi PDBK.
Berdasarkan hasil asesmen di awal pembelajaran, pendidik perlu berupaya untuk
menyesuaikan strategi pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan belajar peserta
didik. Kebutuhan belajar peserta didik ini merupakan wujud keberagaman peserta didik
dalam kelas. Ragam peserta didik ini dapat berupa kesiapan belajar, gaya belajar, minat
231
belajar dan lain sebagainya. Dengan adanya hal ini, bagi sebagian pendidik melakukan
pembelajaran berdiferensiasi bukanlah hal yang sederhana untuk dilakukan. Sebagian
pendidik mengalami tantangan karena keterbatasan waktu untuk merancang
pembelajaran yang berbeda-beda berdasarkan kebutuhan individu peserta didik.
Sebagian yang lain mengalami kesulitan untuk mengelompokkan peserta didik
berdasarkan kesiapan karena jumlah peserta didik yang banyak dan ruangan kelas yang
terbatas.
Memahami adanya tantangan-tantangan tersebut, maka pendidik sebaiknya
menyesuaikan dengan kesiapan pendidik serta kondisi yang dihadapi pendidik.
Beberapa alternatif cara merencanakan pembelajaran sesuai tahap capaian peserta didik
yang dapat dilakukan pendidik adalah sebagai berikut:
• Alternatif 1
Berdasarkan asesmen yang dilakukan di awal pembelajaran, peserta didik di kelas
yang sama dibagi menjadi dua atau lebih kelompok menurut capaian belajar mereka,
dan keduanya diajarkan oleh guru yang sama atau disertai guru pendamping/asisten.
Selain itu, madrasah juga menyelenggarakan program pelajaran tambahan untuk
peserta didik yang belum siap untuk belajar sesuai dengan fase di kelasnya.
• Alternatif 2
Berdasarkan asesmen yang dilakukan di awal pembelajaran, peserta didik di kelas
yang sama dibagi menjadi dua atau lebih kelompok menurut capaian belajar mereka,
dan keduanya diajarkan oleh guru yang sama atau disertai guru pendamping/asisten.
• Alternatif 3
Berdasarkan asesmen yang dilakukan di awal pembelajaran, pendidik mengajar
seluruh peserta didik di kelasnya sesuai dengan hasil asesmen tersebut. Untuk
sebagian kecil peserta didik yang belum siap, pendidik memberikan pendampingan
setelah jam pelajaran berakhir.

Pendidik dan madrasah dapat memilih strategi pembelajaran sesuai dengan


tahap capaian peserta didik dari tiga alternatif pilihan di atas, maupun merancang sendiri
cara atau teknik yang akan digunakannya. Karena tiga alternatif di atas hanya sebagai
inspirasi/contoh dan pendidik dapat mengembangkan sesuai dengan kondisi dan
kebutuhan pada satuan pendidikan masing-masing. Termasuk, ditambahkan hasil
asesmen terkait dengan profil dan minat peserta didik, supaya pengelompokan peserta
didik berdasarkan capaian atau hasil asesmen awal tidak mengarah pada terbentuknya
persepsi tentang pengkategorian peserta didik ke dalam kelompok yang “pintar” atau
tidak. Pengelompokan tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan psikologis
peserta didik. Mereka yang ditempatkan pada kelompok yang paling marginal akan
cenderung menilai diri mereka sebagai individu yang tidak memiliki kemampuan untuk
belajar sebagaimana teman-temannya yang lain. Demikian pula pendidik sering tanpa
sadar memiliki harapan atau ekspektasi yang rendah terhadap peserta didik yang sudah
dianggap kurang berbakat atau kurang mampu secara akademik. Akibatnya, mereka
akan terus terpinggirkan. Karena sejatinya semua peserta didik memiliki potensi. Tugas

232
pendidik adalah mendampingi peserta didik agar seluruh potensinya dapat berkembang
secara optimal.
Untuk menghindari dampak negatif sebagaimana yang dijelaskan di atas, hal
yang dapat dilakukan ketika mengelompokkan peserta didik untuk keperluan
pembelajaran terdiferensiasi sesuai dengan tahap capaian peserta didik, antara lain
adalah:
a) Pembelajaran dalam kelompok kecil adalah metode yang biasa dilakukan terhadap
peserta didik. Adakalanya pendidik membagi kelompok berdasarkan minat
(misalnya kesamaan minat permainan olahraga dalam mata pelajaran PJOK),
melakukan pengamatan atau eksperimen dalam mapel IPA secara berkelompok,
kelompok tahfidz dalam mata pelajaran al-Qur’an Hadist, dan sebagainya, sehingga
pengelompokan berdasarkan kemampuan akademik dalam suatu pertemuan
adalah hal yang biasa.
b) Pengelompokan berdasarkan kemampuan dapat berubah sesuai dengan
kompetensi yang menjadi kekuatan peserta didik. Tidak permanen sepanjang tahun
atau semester, dan tidak berlaku di semua mata pelajaran. Misalnya: pada mata
pelajaran Bahasa Indonesia, peserta didik A tergabung dalam kelompok yang masih
butuh bimbingan, tetapi pada mata pelajaran IPA peserta didik A tergabung dalam
kelompok yang sudah lebih cepat menguasai materi yang dipelajari.
c) Bagi peserta didik yang sudah dapat menguasai materi yang dipelajari, perlu
dipikirkan bentuk-bentuk tantangan yang lebih beragam, menjadi tutor sebaya bisa
menjadi salah satu opsi, namun perlu dipikirkan bahwa tidak semua peserta didik
memiliki kompetensi mengajar dan tanggung jawab memfasilitasi teman
sebanyanya. Opsi lainnya, peserta didik dapat diberikan kesempatan untuk
mempelajari materi pada tujuan pembelajaran berikutnya.
d) Perlu ada peran-peran beragam yang bisa dipilih oleh peserta didik untuk
memperkaya atau mendalami kompetensi yang dibangun. Misal: di awal tahun
pelajaran, pendidik mengajak peserta didik berdiskusi mengenai peran-peran apa
yang dibutuhkan, setiap peran bisa diambil oleh peserta didik secara bergantian.
e) Pada kelas yang terdapat PDBK, pendidik perlu memastikan mereka dapat terlibat
dalam pembelajaran secara aktif dan bermakna sesuai dengan kemampuan individu,
kondisi, dan karakteristik yang dimiliki.

Dalam proses pembelajaran, salah satu bentuk diferensiasi yang dapat dilakukan
pendidik adalah diferensiasi berdasarkan konten/materi, proses, dan/atau produk yang
dihasilkan peserta didik. Sebagai contoh, ketika mengajarkan materi tertentu, peserta
didik yang perlu bimbingan dapat difokuskan hanya pada 3 (tiga) poin penting saja,
sementara untuk peserta didik yang sudah cukup memahami materi dapat mempelajari
seluruh topik; dan peserta didik yang lebih cepat menguasai materi yang dipelajari dapat
melakukan pendalaman materi di luar materi yang diajarkan.
Begitu juga dengan tagihan atau produk, peserta didik yang perlu bimbingan
dapat bekerja kelompok dengan mengumpulkan satu lembar hasil kerja, sementara
untuk peserta didik yang terlihat sudah mulai menguasai materi yang dipelajari, dapat
233
mengumpulkan 5 (lima) lembar hasil kerja mandiri, dan peserta didik yang telah
menguasai materi dengan baik, dapat diminta mempresentasikan hasil kerja mereka
menggunakan power point dengan dilengkapi gambar dan grafis. Berikut beberapa
contoh diferensiasi pembelajaran.
Contoh Diferensiasi Pembelajaran 1:
Dalam melakukan pembelajaran berdiferensiasi, pendidik dapat memilih salah satu atau
kombinasi ketiga cara di bawah ini.
• Konten (Materi yang akan diajarkan)
Berdasarkan hasil asesmen awal peserta didik terpetakan berdasarkan kemampuan
masing-masing. Selanjutnya, guru memfasilitasi pembelajaran berdasarkan
kemampuan dari hasil asesmen awal dan kecepatan belajar masing-masing untuk
mencapai target materi yang sudah direncanakan pada kurun waktu tertentu.
• Proses (Cara mengajarkan)
Proses pembelajaran dan bentuk pendampingan dapat didiferensiasi sesuai
kesiapan peserta didik. Dengan berbagai macam pendekatan, metode, strategi,
model dan media pembelajaran seperti modeling yang dikombinasi kerja mandiri,
praktik, dan peninjauan ulang (review), tugas mandiri, tutor sebaya, media
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), media alam dan lain-lain untuk
disesuaikan dengan kemampuan, minat, dan gaya belajar peserta didik.
• Produk (luaran atau performa yang akan dihasilkan)
Diferensiasi pembelajaran juga dapat dilakukan melalui produk yang dihasilkan.
Contohnya pada materi fotosintesis, bagi peserta didik yang memiliki gaya belajar
visual serta minat pada gambar maka produknya bisa berupa poster proses
fotosintesis. Peserta didik dengan gaya belajar kinestetik dan minat bermain peran
(aktor) maka produknya berupa demonstrasi praktik fotosintesis.

Contoh Diferensiasi Pembelajaran 2:


Tabel 4.3. Contoh Diferensiasi Pembelajaran 2
Instrumen asesmen awal pembelajaran yang digunakan adalah soal isian singkat dan
soal cerita yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari terkait keliling segi
empat, segitiga, dan lingkaran. Atas jawaban peserta didik, pendidik
mengidentifikasi kesiapan peserta didik di kelasnya, yaitu:
1. Mayoritas peserta didik telah memahami konsep keliling dan dapat menghitung
keliling bangun datar.
2. Beberapa peserta didik dapat memahami konsep keliling, namun belum lancar
dalam menghitung keliling bangun datar.
3. Beberapa peserta didik belum memahami konsep keliling.

234
Berdasarkan data tersebut, pendidik melakukan pembelajaran berdiferensiasi
sebagai berikut:
Kesiapan Belajar • Mayoritas • Beberapa • Beberapa peserta didik
peserta didik peserta didik belum memahami
telah memahami dapat konsep keliling.
konsep keliling memahami
dan dapat konsep
menghitung keliling,
keliling bangun namun belum
datar. lancar dalam
menghitung
keliling
bangun datar.
Pembelajaran • Peserta didik • Peserta didik • Pendidik menjelaskan
berdiferensiasi mengerjakan bekerja secara cara menghitung
soal-soal yang mandiri dan keliling bangun datar
lebih menantang saling • Peserta didik diberi
yang memeriksa latihan untuk
mengaplikasikan pekerjaan berkelompok
konsep keliling masing- menghitung keliling
dalam kehidupan masing. bangun datar dengan
sehari-hari. menggunakan bantuan
benda-benda konkret.
• Jika mengalami
kesulitan, peserta didik
diminta mengajukan
pertanyaan kepada
teman sebelum
bertanya langsung
kepada pendidik.
Pendidik akan sesekali
mendampingi
kelompok untuk
memastikan agar tidak
terjadi miskonsepsi.

235
Contoh Diferensiasi Pembelajaran 3:
Tabel 4.4. Contoh Diferensiasi Pembelajaran 3 (PAI)
Instrumen asesmen awal pembelajaran yang digunakan adalah soal fenomena yang
berhubungan dengan kehidupan sehari-hari terkait Qada dan Qadar. Atas jawaban
peserta didik, pendidik mengidentifikasi kesiapan peserta didik di kelasnya yaitu:
1. Mayoritas peserta didik telah memahami konsep Qada dan Qadar dan dapat
menyajikan contoh Qada dan Qadar.
2. Beberapa peserta didik dapat memahami konsep Qada dan Qadar, namun
belum dapat menyajikan contoh Qada dan Qadar.
3. Beberapa peserta didik belum memahami konsep Qada dan Qadar
Berdasarkan data tersebut, pendidik melakukan pembelajaran berdiferensiasi
sebagai berikut:
Kesiapan Belajar • Mayoritas peserta • Beberapa peserta • Beberapa
didik telah didik dapat peserta didik
memahami memahami konsep belum
konsep Qada dan Qada dan Qadar, memahami
Qadar dan dapat namun belum konsep Qada
menyajikan dapat menyajikan dan Qadar.
contoh Qada dan contoh Qada dan
Qadar. Qadar.
Pembelajaran • Peserta didik • Peserta didik • Pendidik
berdiferensiasi mengerjakan soal- bekerja secara menjelaskan
soal yang lebih mandiri dan saling konsep Qada
menantang terkait memeriksa dan Qadar
pengidentifikasian pekerjaan masing- disertai dengan
peristiwa sehari- masing. contoh.
hari, mana yang • Peserta didik
merupakan Qada diberi latihan
dan mana yang untuk
merupakan berkelompok
Qadar. menyajikan
contoh lain dari
Qada dan
Qadar.
• Jika mengalami
kesulitan,
diminta
menerapkan
bertanya kepada
3 teman
sebelum
bertanya
langsung kepada
236
pendidik.
Pendidik akan
sesekali
mendampingi
kelompok untuk
memastikan
tidak terjadi
miskonsepsi.

Tabel 4.4. Contoh Diferensiasi Pembelajaran 3 (PGMI)


Instrumen asesmen awal pembelajaran yang digunakan adalah soal fenomena yang
berhubungan dengan kehidupan sehari-hari terkait usaha dan energi. Atas jawaban
peserta didik, pendidik mengidentifikasi kesiapan peserta didik di kelasnya yaitu:
 Mayoritas peserta didik telah memahami konsep usaha dan energi serta dapat
menyajikan contoh usaha dan energi
 Beberapa peserta didik dapat memahami konsep usaha dan energi, namun belum
dapat menyajikan contoh usaha dan energi
 Beberapa peserta didik belum memahami konsep usaha dan energi
Berdasarkan data tersebut, pendidik melakukan pembelajaran berdiferensiasi sebagai
berikut:
Kesiapan Belajar • Mayoritas peserta • Beberapa • Beberapa peserta
didik telah peserta didik didik belum
memahami dapat memahami konsep
konsep usaha dan memahami usaha dan energi
energi serta dapat konsep usaha
menyajikan dan energi,
contoh usaha dan namun belum
energi dapat
menyajikan
contoh gaya
Pembelajaran • Peserta didik • Peserta didik • Pendidik menjelaskan
berdiferensiasi mengerjakan soal- bekerja secara konsep usaha dan
soal yang lebih mandiri dan energi disertai
menantang terkait saling dengan contoh.
pengidentifikasian memeriksa • Peserta didik diberi
peristiwa sehari- pekerjaan latihan untuk
hari, mana yang masing- berkelompok
merupakan usaha masing. menyajikan contoh
dan mana yang lain dari usaha dan
merupakan energi. energi
• Jika mengalami
kesulitan, diminta
menerapkan
237
bertanya kepada 3
teman sebelum
bertanya langsung
kepada pendidik.
• Pendidik akan
sesekali
mendampingi
kelompok untuk
memastikan tidak
terjadi miskonsepsi.

Contoh di atas merupakan contoh diferensisasi pembelajaran terkait konten.


Guru dapat mengembangkan pembelajaran diferensiasi yang berkaitan dengan produk
dan proses sesuai hasil asesmen awal serta keberagaman peserta didik. Dapat juga
dikombinasikan dengan hasil asesmen awal terkait dengan profil (gaya belajar) dan
minat peserta didik sehingga peserta didik akan mendapatkan layanan sesuai dengan
karakteristik dan kebutuhannya. Berikut disajikan contoh hasil asesmen awal terhadap
profil gaya belajar peserta didik, serta rencana diferensiasi pembelajarannya:

Gambar 4.1. Hasil asesmen awal terkait gaya belajar


Pada gambar 4.1 tersebut diperoleh persentase hasil asesmen awal terkait gaya belajar.
Diketahui bahwa 40% peserta didik memiliki gaya belajar visual dan auditori, sedangkan
20% peserta didik memiliki gaya belajar kinestetik. Dari hasil ini guru dapat
melaksanakan diferensiasi pembelajaran pada elemen produk dan proses berdasarkan
gaya belajar peserta didik seperti pada tabel 4.5 berikut.

238
Tabel 4.5. Contoh diferensiasi pembelajaran pada elemen produk dan proses
berdasarkan gaya belajar siswa
Profil Belajar
Peserta Visual Auditori Kinestetik
Didik
Nama Adella, Azilla,
Fatimah, Amirah,
Peserta Izzah,
Dalilah Icha,
Didik Ilma Annada, Hasan, Althaf, Azzam,
Athar, Fiona,
Putri, Nabih, Rasya
Hamzah, Pandu,
Nayla, Raras,
Nisha
Salman
Produk Siswa dibebaskan untuk mengkreasikan hasil analisis pada
berbagai media pelaporan seperti laporan tertulis, power point,
video, poster, dll sesuai dengan bakat dan minat siswa

Proses Guru Guru Guru memberikan


menyajikan memberikan kesempatan bagi siswa
penjelasan apersepsi berupa untuk melakukan praktik
dalam video, mengajak bermain peran
bentuk modul siswa untuk
dan melakukan
bahan ajar diskusi.
artikel
informatif

a. Pembelajaran Kolaboratif/Integratif
Kurikulum Merdeka juga menekankan pada pembelajaran yang aplikatif, yaitu
pembelajaran yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Implementasi
pembelajaran dimaksud tidak dapat berdiri sendiri hanya pada satu kajian ilmu, namun
akan menjadi lebih bermakna jika diintegrasikan dengan beberapa kajian ilmu yang lain.
Dalam mencapai tujuan tersebut, pembelajaran dapat dirancang dalam bentuk
pembelajaran kolaboratif/integratif. Pada pembelajaran kolaboratif/integratif, Tujuan
Pembelajaran (TP) pada suatu mata pelajaran yang memiliki keselarasan dengan Tujuan
Pembelajaran (TP) pada mata pelajaran lain dapat digunakan sebagai pertimbangan
dalam mendesain atau merancang pembelajaran kolaboratif/integratif. Pendidik pada
mata pelajaran terkait, dapat berkolaborasi untuk membuat koneksi antar mata
pelajaran, baik pada lingkup materi maupun keterampilan yang perlu dikuasai oleh
peserta didik, sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman pembelajaran
yang lebih komprehensif dan aplikatif.
Berikut ini adalah ilustrasi tahapan perencanaan pembelajaran
kolaboratif/integratif:

239
1) Antar pendidik mengidentifikasi TP-TP yang memiliki keselarasan dari beberapa
mata pelajaran pada fase yang sama
2) Antar pendidik berkolaborasi merancang desain pembelajaran secara bersama-
sama (team teaching)
3) Antar pendidik berkolaborasi menyusun perencanaan pembelajaran kolaboratif
4) Antar pendidik menentukan langkah-langkah pembelajaran kolaboratif
5) Antar pendidik menyusun rancangan penilaian pembelajaran kolaboratif
6) Masing-masing pendidik melakukan penilaian menggunakan rubrik penilaian yang
relevan dengan masing-masing tujuan pembelajaran dari mata pelajaran yang
diintegrasikan.
Contoh perencanaan pembelajaran kolaboratif (integratif) pada Madrasah Tsanawiyah
Fase D

240
241
Contoh perencanaan pembelajaran kolaboratif (integratif) pada Madrasah
Ibtidaiyah Fase B
1. Mengidentifikasi Tujuan Pembelajaran
No Tujuan Pembelajaran
Bahasa Indonesia IPAS Matematika
Peserta didik mampu Peserta didik mampu Peserta didik
mengeksplorasi dan menganalisis perubahan mampu
mengevaluasi wujud zat yang terjadi pada mengubah antar
berbagai informasi suatu benda satuan waktu
dari topik aktual yang
dibaca

2. Mendesain Pembelajaran
No TP Materi Model/Kegiatan
1 Bahasa Indonesia Informasi penting dari Model
Peserta didik mampu teks bacaan Inquiry.
mengeksplorasi dan Guru bisa memilih model
mengevaluasi berbagai pembelajaran yang lain
informasi dari topik seperti: Discovery
aktual yang dibaca Learning, PBL, PjBL, dan
2 IPAS Perubahan Wujud Zat sebagainya
Peserta didik mampu
menganalisis Jenis Kegiatan
perubahan wujud zat Melakasanakan praktik
yang terjadi pada suatu (guru boleh menentukan
benda jenis lainnya: membuat
3 Matematika Hubungan Antar video tentang perubahan
Peserta didik mampu Satuan wujud zat yang dialami
mengubah antar satuan oleh suatu benda)
waktu

3. Penentuan Langkah-langkah Pembelajaran


a. Kegiatan Pendahuluan
1) Guru bersama peserta didik mengawali kegiatan pembelajaran dengan doa
2) Peserta didik menjawab pertanyaan apersepsi yang diberikan oleh guru
3) Peserta didik mendengar penjelasan guru tentang tujuan dan kegiatan
pembelajaran yang akan dilaksanakan
b. Kegiatan Inti
1) Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang praktikum terkait
perubahan wujud zat yang terjadi pada sebuah benda
2) Peserta didik membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang
3) Peserta didik menyiapkan bahan dan peralatan yang diperlukan untuk
melakukan praktikum
242
4) Peserta didik melakukan praktikum dibimbing oleh guru
5) Peserta didik berdiskusi dengan teman sekelompok membahas hasil
praktikum
6) Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil praktikum di depan kelas
c. Kegiatan Penutup
1) Peserta didik dibimbing oleh guru membuat kesimpulan hasil praktikum
2) Peserta didik merefleksikan hasil kegiatan praktikum bersama guru
3) Guru memberikan apresiasi ke peserta didik yang aktif selama praktikum
4) Guru menyampaikan materi pelajaran pada pertemuan selanjutnya
5) Guru menutup pembelajaran dengan berdoa

F. Rangkuman
1. Perbedaan komponen utama antara RPP dan Modul Ajar adalah:
a. Komponen utama RPP berisi 3 komponen: 1) Tujuan Pembelajaran 2) Langkah-
langkah atau Kegiatan Pembelajaran. 3) Asesmen Pembelajaran.
b. Komponen utama modul ajar berisi 5 komponen: 1) Tujuan Pembelajaran,
Langkah-langkah atau Kegiatan Pembelajaran, Rencana Asesmen untuk di Awal,
Rencana Asesmen di Akhir, Media Pembelajaran yang digunakan.
2. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang mengimplementasikan
pembelajaran yang disesuaikan dengan keadaan peserta didik, dengan tetap
memberikan hak pendidikan yang sama untuk semua peserta didik sesuai dengan
kebutuhan dan perbedaan setiap individu

G.Materi Pendukung

Baca dan cermati link sebagai berikut :


1. [Link]
2. [Link]
[Link]
3. [Link]
4. [Link]
gp/mengembangkan-modul-ajar-kurikulum-merdeka-sd/
5. [Link]
6. [Link]
7. [Link]

243
Template ini bukanlah harga mati yang tidak
bisa diubah. Para dosen dapat
mengembangkan atau merubah template
lembar kerja, untuk ketercapaian tujuan
8. pembelajaran secara maksimal.
H. Lembar Kerja (LK)
9.
1. Perintah
Buatlah Modul Ajar dengan Format Lengkap sesuai dengan mata pelajaran yang
Bapak/Ibu ampu.

2. Rubrik Penilaian
Rubrik Telaah Bahan Ajar

Hasil Tela’ah
Tidak Kurang Sangat
No Komponen/Aspek Sesuai
Sesuai Sesuai Sesuai
1 2 3 4
A. Informasi Umum
1 Identitas sekolah ditulis secara
lengkap, yang terdiri dari nama
penyusunan, institusi, tahun
penyusunan, jenjang sekolah,
kelas, semester dan alokasi waktu
2 Kompetensi awal menggambarkan
tentang pengetahuan dan/atau
keterampilan yang perlu dimiliki
siswa sebelum mempelajari topik
tertentu, sebagai ukuran seberapa
dalam modul ajar dirancang
3 Terdapat Profil Pelajar Pancasila &
PPRA, yang berkaitan erat dengan
pembentukan karakter peserta
didik yang tercermin dalam konten
dan/atau metode pembelajaran.
4 Sarana dan Prasarana yang di
cantumkan menunjang kegiatan
pembelajaran. Baik berupa alat
dan bahan yang digunakan
ataupun materi dan sumber bahan
ajar.
5 Memunculkan target peserta didik
yang akan diajar (peserta didik
244
regular, atau yang memiliki
kesulitan belajar, atau yang
peserta didik dengan pencapaian
tinggi)
6 Model pembelajaran yang
digunakan relevan, memudahkan
peserta didik mencapai tujuan
pembelajaran, menarik,
menyenangkan dan sesuai dengan
kemampuan siswa.
B. Komponen Inti
7 Tujuan pembelajaran
mencerminkan hal-hal penting dari
pembelajaran dan harus bisa diuji
dengan berbagai bentuk asesmen
sebagai bentuk dari unjuk
pemahaman.
8 Terdapat pemahaman bermakna
yang menumbuhkan minat belajar
dan melibatkan murid secara aktif
dalam proses belajar, serta dapat
dimanfaatkan dalam kehidupan
sehari-hari
9 Pertanyaan pemantik berfungsi
memantik siswa untuk fokus pada
materi pembelajaran dan dapat
dijawab oleh siswa setelah selesai
belajar materi tertentu.
10 Terdapat persiapan pembelajaran
yang meliputi RPP atau modul ajar
lengkap
11 Langkah-langkah kegiatan
pembelajaran berurutan sesuai
durasi waktu dan meliputi
pendahuluan, inti dan penutup
12 Asesmen dituliskan berdasarkan
jenis asesmen (diagnostik, sumatif,
atau formatif) dan bentuknya
(sikap, performa, atau tertulis)
13 Pengayaan dan remidial yang
ditulis berdiferensiasi
14 Guru mengajak peserta didik untuk
menarik kesimpulan bersama-
245
sama saat materi pelajaran sudah
selesai dijelaskan.
C. Lampiran
15 Lembar kerja peserta didik sesuai
dengan tujuan pembelajaran,
menarik, dan memperhatikan
keterkaitan antara setiap aktivitas
pembelajaran
16 Bahan bacaan bagi guru dan
peserta didik sesuai dengan tema
dan materi
17 Glosarium di tulis beserta
maknanya yang memudahkan
siswa memahami teks
18 Terdapat daftar pustaka yang
memadai

LK-9a: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


KURIKULUM MERDEKA

Satuan Pendidikan :
Kelas/Semester :
Mata Pelajaran :
Materi Pembelajaran :
Alokasi waktu :

A. Tujuan Pembelajaran :

B. Indikator Pembelajaran :

C. Kegiatan Pembelajaran :

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu


Pendahuluan

246
Kegiatan Inti

Penutup

Kepala Sekolah Guru

----------------------- ---------------------------------

LK-9b: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Modul Ajar Format Lengkap (Model 1)


Modul Ajar .................................

Informasi Umum
Nama Penyusun : ...............................................
Institutsi : ...............................................
Tahun Penyusunan : ...............................................
Jenjang Sekolah : ...............................................
Kelas : ...............................................
Alokasi Waktu : ...............................................
Kompetensi Awal : ......................................................................................
......................................................................................
Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin :
• Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah .................................
....................................................................................................................
247
• Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin yang ingin dicapai adalah ................
....................................................................................................................
Sarana prasana : ......................................................................................
......................................................................................
Target Peserta Didik : ......................................................................................
......................................................................................
Model Pembelajaran : ......................................................................................
......................................................................................
Kompetensi Inti
J. Tujuan Pembelajaran
1.3. ..................................................................................................................
1.4. ..................................................................................................................
2.1. ..................................................................................................................

K. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran


1.1.4. ..........................................................................................................
1.1.5. ..........................................................................................................
1.1.6. ..........................................................................................................
1.4.1. .........................................................................................................
1.4.2. .........................................................................................................
1.1.3. .........................................................................................................
1.1.4. .........................................................................................................

L. Pemahaman Bermakna
• ..........................................................................................................
• ..........................................................................................................

M. Pertanyaan Pemantik
• ........................................................................................................?
• ........................................................................................................?
• ........................................................................................................?

N. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
4. ...............................................................................................................
5. ...............................................................................................................
6. ...............................................................................................................
Kegiatan Inti (50 menit)
8. ...............................................................................................................
9. ...............................................................................................................
10. ...............................................................................................................
11. ...............................................................................................................
12. ...............................................................................................................
248
13. ...............................................................................................................
14. Dst.
Kegiatan Penutup (10 menit)
4. ..............................................................................................................
5. ..............................................................................................................
6. ..............................................................................................................

O. Asesmen
• .......................................................................................................
• .......................................................................................................
• .......................................................................................................

P. Pengayaan dan Remidial


• .......................................................................................................
• .......................................................................................................

Q. Glosarium
• .......................................................................................................
• .......................................................................................................

R. Daftar Pustaka
• ........................................................................................................
• ........................................................................................................
• ........................................................................................................

Mengetahui, ............., .........................


Kepala Madrasah Guru ...............................

............................. .............................

Modul Ajar Format Lengkap (Model 2)


Modul Ajar ….

Madrasah : .......................................................
Mata Pelajaran : .......................................................
Tema : .......................................................
Fase/Kelas : .......................................................
Alokasi Waktu : .......................................................
Tahun Pelajaran : .......................................................
Nama Penyusun : .......................................................
249
Kompetensi Awal:
..............................................................................................
........................................................................................................
..................................................................
Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin:
..............................................................................................
........................................................................................................
..................................................................
Sarana dan Prasarana:
..............................................................................................
........................................................................................................
..................................................................
Target Peserta Didik:

..............................................................................................
........................................................................................................
Tujuan........
Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Model/Metode Pembelajaran:
3.1. 1.
..............................................................................................
......................................... ........................................................................
........................................................................................................
........ 2.
......................................... ........................................................................
3.
......................................... ........................................................................
4.
........................................................................
5.
........................................................................
6.
........................................................................
7. dst.

4. Pemahaman Bermakna:
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
5. Pertanyaan Pemantik:
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
6. Kegiatan Pembelajaran:

Langkah-langkah persiapan:
250
Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti:
5. .........................................................................................................
6. .........................................................................................................
7. .........................................................................................................
8. dst.
Urutan Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu
Pembelajaran ke-1 4 JP
(4x35’)
Kegiatan pembukaan: 15’
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• dst.
Kegiatan Inti: 110’
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• dst.
Kegiatan Penutup: 15’
Penyimpulan:
• ....................................................................
• ....................................................................
• dst.

Refleksi Peserta Didik:


Pertanyaan refleksi Ya Tidak
..................................................
..................................................
dst.

Asesmen/Penilaian Pencapaian Tujuan Pembelajaran


• ............................................................................................
• ............................................................................................
• dst.
Refleksi Guru
• ............................................................................................
• ............................................................................................
• dst.
Pembelajaran ke-2 4 JP
251
(4x35’)
Kegiatan pembukaan: 15’
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
dst.
Kegiatan Inti: 110’
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
• ....................................................................
dst.
Kegiatan Penutup: 15’
Penyimpulan:
• ....................................................................
• ....................................................................
• dst.
Refleksi Peserta Didik:
Pertanyaan refleksi Ya Tidak
..................................................
..................................................
dst.

Asesmen/Penilaian Pencapaian Tujuan Pembelajaran


• ............................................................................................
• ............................................................................................
• dst.
Kegiatan Remidial dan Pengayaan
Kegiatan remidial:
• ............................................................................................
• dst.
Kegiatan pengayaan:
• ............................................................................................
• dst.
Sumber/Referensi/Daftar Pustaka
• ............................................................................................
• ............................................................................................
• dst.
Lampiran
252
12. Materi
13. Contoh media pembelajaran
14. Lembar kerja kelompok (pertemuan ke-1)
15. Rubrik dan penilaian kerja kelompok (pertemuan ke-1)
16. Lembar tes tertulis (pertemuan ke-1)
17. Lembar pengamatan sikap (pertemuan ke-1)
18. Lembar kerja kelompok (pertemuan ke-2)
19. Rubrik dan penilaian kerja kelompok (pertemuan ke-2)
20. Lembar tes tertulis (pertemuan ke-2)
21. Lembar pengamatan sikap (pertemuan ke-2)
22. Materi pengayaan

Mengetahui, ............., .........................


Kepala Madrasah Guru ...............................

............................. .............................

I. Referensi

Direktorat KSKK Madrasah. 2022. Contoh TP, ATP, dan Modul Ajar Kurikulum
Merdeka Pada Madrasah – Alqur’an Hadis. Jakarta: Direktorat Jenderal
Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.
Direktorat KSKK Madrasah. 2022. Panduan Pembelajaran dan Asesmen RA, MI, MTs,
MA dan MAK. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian
Agama RI.
Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 347 Tahun 2022 Tentang
Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Madrasah.
Naidoo, Jayaluxmi. 2021. Teaching and Learning In the 21st Century: Embracing the
fourth Industrial Revolution. Boston: Brill Sense.

Kegiatan Belajar (KB): 10


Tema: Penyusunan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profile Pelajar
Rahmatan Lil Alamin
253

Anda mungkin juga menyukai