0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
394 tayangan12 halaman

Fasilitas Belajar dalam Pendidikan Agama Islam

Makalah ini membahas tentang fasilitas belajar dan teknologi pendidikan serta penerapannya pada pendidikan agama Islam. Fasilitas belajar merupakan sarana dan prasarana yang memudahkan proses pembelajaran, sementara teknologi pendidikan dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran agama Islam.

Diunggah oleh

Nur lailan Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
394 tayangan12 halaman

Fasilitas Belajar dalam Pendidikan Agama Islam

Makalah ini membahas tentang fasilitas belajar dan teknologi pendidikan serta penerapannya pada pendidikan agama Islam. Fasilitas belajar merupakan sarana dan prasarana yang memudahkan proses pembelajaran, sementara teknologi pendidikan dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran agama Islam.

Diunggah oleh

Nur lailan Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

Teknologi Pendidikan
“Fasilitas Belajar Pembelajaran (facilitating learning) Teknologi Pendidikan dan
Penerapannya Pada Pendidikan Agama Islam”

Disusun Oleh Kelompok 2:


Esya Dora (181120087)
Fitria Cahyati (181120088)
Muhammad Fahrezi (181120098)
Nelly (181120101)
Nia Alfia Putri (181120102)
Novita Rahmadani (181120105)
Syafrizal (181120117)

Dosen Pengampu : Ismatul Maula, M. Pd


JURUSAN TARBIYAH DAN KEGURUAN
PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) BENGKALIS
T.A. 2022/2023

1
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya
sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Fasilitas Belajar
Pembelajaran (facilitating learning) Teknologi Pendidikan dan Penerapannya Pada
Pendidikan Agama Islam” ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dosen
pada mata kuliah Teknologi Pendidikan. Selain itu makalah ini bertujuan untuk menmbagkan
wawasan tentang “Fasilitas Belajar Pembelajaran (facilitating learning) Teknologi
Pendidikan dan Penerapannya Pada Pendidikan Agma Islam” bagi para pembaca dan
juga bagi penulis.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibuk Ismatul Maula, M. Pd selaku dosen
mata kuliah Teknologi Pendidikan yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat
menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang tekuni.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi
sebagian pengetahuannya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini.

Kami menyadari, makalah yang kami tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh
karena itu, kritik dan saran yang membangun akan Kami nantikan demi kesempurnaan
makalah ini.

Bengkalis, 1 September 2022

Penulis

2
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.......................................................................................................2
DAFTAR ISI .....................................................................................................................3

BAB I PENDAHULUAN..................................................................................................4
A. Latar Belakang.........................................................................................................4
B. Rumusan Masalah....................................................................................................4
C. Tujuan Penulisan.....................................................................................................5

BAB II PEMBAHASAN...................................................................................................6
A. Pengertian fasilitas belajar dan teknologi pendidikan.............................................6
B. Jenis-jenis fasilitas belajar.......................................................................................7
C. Penerapan teknologi pendidikan dalam Pendidikan Agama Islam..........................8
D. Pengaruh fasilitas pembelajaran terhadap Pendidikan Agama Islam......................9
E. Manfaat teknologi pembelajaran terhadap Pendidikan Agama Islam.....................10

BAB III PENUTUP...........................................................................................................11


A. Kesimpulan .............................................................................................................11
B. Saran .......................................................................................................................11

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................12

3
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Fasilitas adalah segala sesuatu yang dapat memudahkan serta memperlancar pelaksanaan
suatu usaha tertentu. Dalam dunia pendidikan, fasilitas belajar merupakan sarana dan
prasarana yang tersedia untuk membantu dalam pelaksaan kegiatan pembelajaran.
Peningkatan mutu pendidikan salah satunya mencakup ketersediaan hal-hal yang dapat
memberikan kemudahan bagi perolehan pengalaman belajar yang efektif dan efesien.
Fasilitas belajar yang memadai disertai sesuai dengan kebutuhan akan mendukung kegiatan
belajar. Untuk itu, fasilitas belajar yang lengkap dan memadai merupakan indikasi atau syarat
untuk membuat sekolah menjadi efektif. Adanya fasilitas belajar sangat membantu dalam
meningkatkan hasil belajar siswa.
Failitas belajar dalam hidup manusia sangat dipengaruhi oleh perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Adanya alat-alat itu dapat mengubah pikiran manusi, mengubah
cara kerja dan cara hidupnya. Begitu juga dengan pendidikan yang tidak bebas dari pengaruh
teknologi. Banyak yang diharapjkan dari alat-alat teknologi pendidikan untuk membantu
mengatasi berbagai masalah pendidikan, Salah satu alternatif pemecahan masalah pendidikan
yaitu dengan melalui penerapan teknologi pembelajaran, yaitu dengan mendayagunakan
sumber-sumber belajar (Learning Resources) yang dirancang, dimanfaatkan, dan dikelola
untuk tujuan pembelajaran. Dengan demikian, aplikasi praktis teknologi pembelajaran dalam
pemecahan maslaah belajar mempunyai bentuk konkret dengan adanya sumber belajar yang
memfasilitasi peserta didik untuk belajar.
Dalam konteks teknologi pembelajaran Pendidikan Agama Islam juga memerlukan
komponen sistem pembelajaran yang perlu dirancang terlebih dahulu dalam proses desain
atau pemilihan pemanfaatan, dan di kombinasikan menjadi sistem pembelajaran yang
lengkap untuk mewujudkan terlaksananya proses belajar yang bertujuan dan terkontrol.
Mulai dari fasilitas belajar pembelajaran serta penerapannya pada pembelajaran Pendidikan
Agama Islam.

B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas dapat dirumuskan beberapa rumusan masalah yaitu,
sebagai berikut :
1. Apa itu fasilitas belajar dan teknologi pendidikan?
2. Apa saja jenis-jenis fasilitas belajar?
3. Bagaimana penerapan teknologi pendidikan dalam Pendidikan Agama Islam?
4. Bagimana pengaruh fasilitas pembelajaran terhadap Pendidikan Agama Islam?
5. Apa saja manfaat teknologi pembelajaran terhadap Pendidikan Agama Islam?

4
C. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui apa itu fasilitas belajar dan teknologi pendidikan.
2. Untuk mengetahui jenis-jenis fasilitas belajar.
3. Untuk mengetahui bagaimana penerapan teknologi pendidikan dalam Pendidikan
Agama Islam.
4. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh fasilitas pembelajaran terhadian Pendidikan
Agama Islam.
5. Untuk mengetahui manfaat teknologi Pendidikan dalam Pendidikan Agama islam.

5
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Fasilitas Belajar Teknologi Pendidikan


Fasilitas adalah hal-hal yang berguna atau bermanfaat, yang berfungsi untuk
mempermudah suatu kegiatan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa
fasilitas adalah sesuatu yang dapat membantu, memudahkan pekerjaan, tugas dan sebagainya.
Fasilitas sekolah identik dengan sarana dan prasarana pendidikan. Sarana pendidikan adalah
semua perangkat, peralatan, bahan dan perabot yang secara langsung digunakan dalam proses
pendidi kan disekolah dan Prasarana pendidikan adalah semua perangkat kelengkapan dasar
yang secara tidak langsung mrnunjang pelaksanaan proses pendidikan disekolah.1
Menurut Dahah r (1993), pengertian belajar adalah proses perubahan tingkah laku yang
meliputi perubahan kecenderunganmanusia seperti sikap, minat, dan lainnya sebagai
kemampuan untuk meningkatkan kinerja.2
Menurut Mukhroji, dkk “Fasilitas belajar adalah semuayang diperlukan dalam proses
belajar mengajar baik bergerak maupun tidak bergerak agar dapat mencapai tujuan
pendidikan dapat berjalan dengan lancar, teratur, efektif, dan efesien”. Fasilitas sangat
penting bagi proses pembelajaran dan juga menimbulkan minat dan perhatian peserta didik
untuk mempermudah penyampaian materi. Kegiatan pembelajaran dikelas membutuhkan
fasilitas agar proses dapat berjalan dengan lancar dan teratur. Fasilitas yang termasuk dalam
kegiatan belajar mengajar antara lain berupa kelas, ruang perpustakaan, laboratorium dan
media pengajaran. Fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar belum bisa
dimanfaatkan secara optimal oleh para peserta didik dalam kegiatan pembelajaran disekolah.
Akan tetapi, orang tua juga ikut berperan penting dalam menyumbang tersedianya fasilitas
belajar. Muhibbin Syah mengatakan bahwa “disamping faktor-faktor internal dan eksternal
siswa, faktor pendekatan siswa juga berpengaruh terhadap taraf keberasilan proses
pembelajaran siswa tersebut.3
Dengan adanya fasilitas pembelajaran yang sudah memadai, akan mempengaruhi
kreativitas seoang guru pula dalam proses pembelajaran sehingga tercipta pembelajaran yang
kreatif dan menyenangkan. Jadi, fasilitas belajar merupakan suatu alat atau pelengkap dalam
mendukung proses kegiatan belajar mengajar guru guna memperlancar ataupun memudahkan
proses pembelajaran yang akan dilakukan. Apabila pada suatu lembaga sekolah tidak ada
fasilitas belajar, tentu saja proses belajar mengajar tidak akan terjadi dan tidak akan
berkemabang mengikuti perkembangan teknologi yang telah ada. Sedangkan teknologi
pendidikan adalah kajian dan praktik untuk membantu proses belajar dan meningkatkan
kinerja dengan membuat, menggunakan, dan mengelola proses dan sumber teknologi yang
memadai. Istilah teknologi pendidikan sering dihubungkan dengan teori belajar dan
pembelajaran. Teknologi pendidikan merupakan suatu proses yang kompleks dan terpadu

1
Barnawi dan . Arifin, Mengelola Sekolah Berbasis Enterpreneurship, (Yogyakarta: Ar-Ruz Media, 2013), h. 49
2
Suryono dan Hariyanto, Belajar dan Pembelajaran Teori dan Konsep Dasar, (Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya, 2005), h. 12
3
Muhibbin Syah, Psikologi belajar, (Jakarta: Logos, 19990, H.140

6
melibatkan orang, prosedur, peratalan dan organisasi untuk menganalisis, mencari jalan
pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajar manusia.4
Dari pendapat-pendapat diatas dapat diambil sebuah kesimpulan bagwa fasilitas
belajar/pembelajaran dalam teknologi pembelajaran adalah segala sesuatu baik berupa benda
bergerak atau tidak bergerak yang diperoleh dari hasil teknologi industri yang dapat
mempemudah, memperlancar, mengefektifkan serta, serta ,emgefesienkan penyelenggaraan
kegiatan belajar guna mencapai tujuan belajar.

B. Jenis-Jenis Fasilitas Belajar


Fasilitas belajar dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :
1. Fasilitas fisik yaitu segala sesuatu yang berupa benda atau fisik yang dapat
dibendakan, yang mempunyai peranan untuk memudahkan dan melancarkan suatu
usaha. Fasilitas fisik juga disebut fasilitas materiil. Contoh: perabot ruang kelas,
perabot kantor TU, perabot laboratorium, perprustakaan dan ruang praktek.
2. Fasilitas uang yaitu segala sesuatu yang bersifat mempermudah suatu kegiatan
sebagai akibat bekerjanya nilai uang. Fasilitas ini biasanya dalam manajemen
keuangan atau pembiayaan.

Menurut Wina Sanjaya, fasilitas belajar dibagi menjadi 2 macam, yaitu :


1. Sarana merupakan segala sesuatu yang berkaitan secara langsung dengan peserta
didik dan mendukung kelancaran serta keberhasilan proses belajar peserta didik yang
meliputi media pembelajaran, alat-alat pelajaran, perlengkapan sekolah dan lain-lain.
Disamping itu sarana pendidikan adalah segala sesuatu yang dipergunakan pendidik
dalam pelaksanaan pendidikan. Macam-macam sarana pendidikan, yaitu :
 Sarana bergerak, ialah sarana yang dapat dipindahkan atau digerakkan sesuai
dengan kebutuhuan pemakainya. Contoh : meja, kursi, lemari, dan alat peraga
sederhana.
 Sarana tidak bergerak, ialah sarana yang tidak bisa atau relatif sulit untuk
dipindahkan. Contoh: saluran air, lampu permanen dan jendela.
2. Prasarana pendidikan adalah semua perangkat peralatan, bahan dan perabot yang
secara langsung digunakan dalam proses pendidikan disekolah. Contohnya ruang
laboratorium dan lain sebagainya.

Sedangkan menurut B. Suryosubroto, fasilitas pembelajaran dibedakan menjadi 3 macam


yaitu :5
1. Alat pelajaran
Alat pelajaran adalah semua benda yang dapat digunakan secara langsung oleh guru
maupun siswa belajar mengajar. Seperti buku tulis, buku paket, buku penunjang
(LKS), papan tulis, spidol, penghapus papan tulis, meja dan kursi belajar, dan alat-alat
praktek.
2. Alat peraga
4
Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, (Yogyakarta: Aditya Media,
2009), h. 55
5
B. Suryosubroto, Manajemen Pendidikan disekolah (Jakarta: Bumi Aksara, 2004) h.3

7
Alat Peraga adalah semua alat pembantu pendidikan dan pengajaran, dapat berupa
benda ataupun perbuatan dari yang paling abstrak yang dapat mempermudah
pemberian pengertian kepada siswa. Seperti atlas, globe, silabus, materi RPP, dan
sebagainya.
3. Media Pembelajaran
Media adalah sarana pendidikan yang digunakan sebagai perantara dalam proses
belajar mengajar untuk mempertinggi efektivitas dan efesiensi pendidikan.

Meningkatkan pemikiran kreatif melalui banyak media, bertujuan untuk mencapai sasaran
pendidikan dan kurikulum perlu dianalisis, untuk mengetahui fungsi mental apa yang tuju
dalam pendidikan.6 Media pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam,
yaitu, sebagai berikut :
a. Media audio, seperti radio, tape recorder.
b. Media visual, seperti gambar grafik, diagram, bagan-bagan.
c. Media audio, visual seperti infokus, film, video, televisi.

C. Penerapan Teknologi Pendidikan dalam Pendidikan Agama Islam

Teknologi dalam pembelajaran diartikan sebagai mekanisme mendistribusikan pesan,


termasuk sistem pos, siaran radio dan televisi, telepon, satelit dan jaringan komputer.
Penggunaan teknologi dalam pembelajaran mengarah pada penggunaan internet atau jaringan
komputer. Keberhasilan pembelajaran yang dilakukan dalam satu kegiatan pendidikan adalah
bagaimana siswa dapat belajar dengan cara mengidentifikasi, mengembangkan,
mengorganisasi, serta menerapkannya ketika proses pembelajarannya berlangsung.
Dengan demikian dalam penerapan teknologi pendidikan hendaknya disesuaikan dengan
konteks dan karakteristik siswa dan tingkat kemampuan kognitifnya. Untuk itu teknologgi
menekankan pada pelaksanaan dan pemrosesan data seperti menangkap, mentransmisikan,
menyimpan, mengambil, memanipulasi atau menampilkan data dengan menggunakan
perangkat-perangkat teknologi eleektronik terutama komputer. Berikut adalah penerapan
teknologi dalam pendidikan Agama Islam antara lain.
1. Penggunaan program power point dalam proses pembelajaran pendidikan agama
islam dikelas. Melalui program tersebut, guru hanya menulis poin-poin penting materi
yang akan disampaikan.
2. Menggunakan e-mail untuk mengumpulkan tugas dari peserata didik.
3. Menggunakan mailing list untuk diskusi kelas yang diajarkan.
4. Menggunakan web blog untuk pembelajaran didalam atau luar kelas

Disisi lain ada beberapa faktor yang mempengaruhi penerapan teknologi dalam pembelajaran
Pendidikan Agama Islam yaitu :
1. Dukungan sarana dan prasarana yang representatif

6
Daryanto, Belajar dan mengajar (Bandung: CV. Rama Widya, 2010) h. 127

8
2. Pembiayaan sebagai salah satu instrument yang mendukung pengadaan dan
pelaksanaan pembelajaran melalui teknologi informasi
3. Dukunfan dan kebijakan baik dari pemerintah dan masyarakat, dalam pembelajaran
PAI
4. Pentingnya dimiliki sumber daya, kemampuan dan keterampilan dalam penggunaan
teknologi informasi terutama dalam proses pembelajaran
5. Alplikasi sistem (software), oleh karena itu penting pengadaan dan penggunaan
aplikasi yang mendukung model-model pembelajaran
6. Motivasi dan ketertarikan siswa dalam pembelajaran PAI yang menggunakan
teknologi
7. Teknologi informasi dalam pembelajaran pada sisi lain membawa pengaruh negatif
terhadap diri peserta didik
8. Pentingnya penyediaan tenaga teknis yang memiliki keahlian atau keterampilan dalam
mengelola dan memelihara peralatan

D. Pengaruh fasilitas Pembelajaran Terhadap Pendidikan Agama Islam

Fasilitas yang berupa sarana dan prasarana merupakan unsur terpenting disekolah dimana
mutu pendidikan yang tinggi tidak mungkin dapat diwujudkan apabila sarana dan prasarana
tidak ada didalamnya. Menurut analisis ekonomi, bahkan investasi dibidang pendidikan akan
menunjang pertumbuhan ekonomi. Pendidikan akan membantu memecahkan kesenjangan
melalui pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan sekaligus akan meningkatkan taraf
hidup setiap individu. Pendidikan sebagai pengembangan human capital harus mempunyai
perspektif yang tepat dalam menentukan kebijakan dan pengalokasian anggaran pendidikan.
Pendekatan human capital bertujuan agar investasi dalam pengembangan sumber daya
manusia menghasilkan cadangan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menunjang
pertumbuhan ekonomi.
Dalam suatu proses belajar mengajar, sarana dan prasarana belajar merupakan salah satu
penunjang suatu peorses belajar mengajar. Seorang siswa dalam melakukan aktivitas belajar
memerlukan adanya dorongan tertentu agar kegiatan belajarnya dapat menghasilkan prestasi
belajar yang sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Untuk dapat meningkatkan prestasi
belajar siswa yang maksimal, tentunya perlu diperhatikan para siswa untuk belajar dengan
efektif. Hal tersebut dapat ditingkatkan apabila ada sarana dan prasarana belajar dsn dapat
memanfaatkannya dengan tepat dan seoptimal mungkin.
Seperti halnya dalam dunia pendidikan, khususunya dalam proses belajar mengajar untuk
mencapai tujuan dan hasil belajar yang optimasl, siswa banyak terpengaruh oleh motif-motif
yang berasal dari luar dirinya maupun yang berasal dari dalam dirinya, atau mungkin dapat
terpengaruh secara bersamaan sesuai dengan situasi yang berkembang.
Dengan demikian, motivasi sangatlah penting baik motivasi yang ebraslah dari dalam diri
(intrinsik) maupun motivasi yang berasal dari luar diri (ekstrinsik), karena kedua-duanya
dapat menjadi pendorong untuk belajar dan agar proses belajar mengajar dapat berjalan
dengan lancar, aktivitas dalam belajarnta serta sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Optimalnya sarana dan prasarana disekolah, akan menjadi motivasi ekstrinsik dari siswa.
Motivasi tersebut akan berperngaruh besar terhadap hasil belajar siswa. Siswa yang

9
termotivasi akan lebih bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar. Dengan
demikian prestasi belajar siswa akan meningkar seiring termotivasinya siswa tersebut. Oleh
karena itu, kelengkapan sarana dan prasarana akan berpengaruh besar terhadap motivasi
siswa dan prestasi belajar siswa.

E. Manfaat Teknologi Pendidikan dalam Pendidikan Agama Islam

Ada beberapa manfaat teknologi pendidikan dalam Pendidikan Agama Islam, yaitu sebagai
berikut :
1. Meningkatkan produktivitas dan standar pendidikan
2. Membantu guru dalam menyampaikan ,materi pembelajaran
3. Sebagai alat dlaam mendukung pengemabngan pengetahuan sehingga memudahkan
siswa dalam mendapatkan berbagai macam informasi
4. Memperluas wawasan dan meningkatkan kreativitas siswa
5. Menciptakan aktivitas belajar yang lebih menarik sehingga membuat siswa semangat
dalam mengikuti kegiatan pembelajaran
6. Membantu mneingkatkan kemampuand an mengembangkan daya fikir siswa
7. Mengatasi keterbatsan ruang, waktu, daya dan indra

BAB III
PENUTUP

10
A. Kesimpulan

Fasilitas adalah hal-hal yang berguna atau bermanfaat, yang berfungsi untuk
mempermudah suatu kegiatan. Dalam dunia pendidikan, fasilitas belajar merupakan sarana
dan prasarana yang tersedia untuk membantu dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran.
Sedangkan teknologi pendidikan adalah kajian dan praktik untuk membanu proses belaja dan
meningkatkan kinerja dengan membuat, menggunakan, dan mengelola proses dan sumber
teknologi yang memadai. Istilah teknologi pendidikan sering dihubungkan dengan teori
belajar dan pembelajaran. Ada beberapa penerapan teknologi dalam Pendidikan Agama
Islam, yaitu sebagai berikut :
1. Penggunaan program power point dalam proses pembelajaran pendidikan agama
islam dikelas. Melalui program tersebut, guru hanya menulis poin-poin penting materi
yang akan disampaikan.
2. Menggunakan e-mail untuk mengumpulkan tugas dari peserata didik.
3. Menggunakan mailing list untuk diskusi kelas yang diajarkan.
4. Menggunakan web blog untuk pembelajaran didalam atau luar kelas

Dalam dunia pendidikan, fasilitas yang berupa sarana dan prasarana merupakan unsur
yang berpengaruh penting disekolah, dimana mutu pendidikan yang tinggi tidak mungkin
dapat diwujudkan apabila sarana dan prasarana tidak ada didalamnya. Oleh karena itu,
kelengkapan sarana dan prasarana akan berpengaruh besar terhadap motivasi siswa dan
prestasi belajar siswa.

Disisi lain, ada beberapa manfaat teknologi pendidikan dalam Pendidikan Agama Islam,
salah satunya adalah dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dan
sebagai adalat dalam mendukung pengembangan pengetahuan sehingga memudahkan siswa
dalam mendapatkan berbagai macam informasi.

B. Saran

Dalam penulisan ini tentu terjadi banyak kesalahan. Saran dan kritikan tentu akan di
tampung guna untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Penulis menyadari bahwa dalam
pembuatan makalah ini belum semua penulis jelaskan dalam pembahasan diatas, masih
terdapat banyak kekurangan dari itu penulis akan menerima segala saran dan masukan yang
membangun.

DAFTAR PUSTAKA

11
Danim, Sudarwan. Media Komunikasi Pendidikan, Jakarta : Bumi Aksara, 2010.
Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia,Jakarta, 2001.
Suryonto dan Hariyanto, Belajar dan Pembelajaran Teori dan Konsep Dasar, Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya, 2005.
Miarso, Yusufhadi. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan , Jakarta: Prenada Media, 2005.
S. Nasution. Teknologi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2005.
Arikunto, Suharsimi dan Yuliana, Lia. Manajemen Pendidikan, Yogyakarta: Aditya Media,
2018.
Bafadal, Ibrahim, Manajemen Perlengkapan Sekolah, teori dan aplikasinya, Jakarta: Bumi
Aksara, 2004.
Barnawi dan Arifin, Mengelola Sekolah Berbasis Entrepreneurship, Yogyakarta: Ar Ruzz
Media, 2013.
Daryanto, Belajar dan Mengajar, Bandung: CV. Yrama Widya, 2010.
Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, Jakarta:
Kencana, 2009.
Suryosubroto, B. Manajemen Pendidikan diSekolah, Jakarta: Rineka Cipta, 2004.

12

Anda mungkin juga menyukai