0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
76 tayangan10 halaman

Skandal Etika Shell di Nigeria

Dokumen tersebut merupakan laporan penelitian yang membahas kasus pelanggaran CSR dan etika bisnis oleh Shell PLC di Nigeria pada tahun 1990-an, dimana Shell melakukan eksploitasi minyak di Ogoni tanpa memperhatikan lingkungan dan masyarakat setempat.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
76 tayangan10 halaman

Skandal Etika Shell di Nigeria

Dokumen tersebut merupakan laporan penelitian yang membahas kasus pelanggaran CSR dan etika bisnis oleh Shell PLC di Nigeria pada tahun 1990-an, dimana Shell melakukan eksploitasi minyak di Ogoni tanpa memperhatikan lingkungan dan masyarakat setempat.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MANAJEMEN STRATEJIK

Dosen Pengampu :

Ibu Sahilly Dzulhasni, S.E., [Link].

Disusun Oleh :
Ahmad Sarbani Siregar 21752068
Alya Febbyyana Basuki 21752069
Diah Nurul Hartanti 21752008
Shasha Septi Sabrina 21752095

PROGRAM STUDI AKUNTANSI BISNIS DIGITAL


JURUSAN EKONOMI DAN BISNIS
POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2023
1. Pilihlah satu kasus yang terkait dengan CSR dan etika bisnis. Kasus ini
dapat berupa skandal atau kontroversi yang melibatkan sebuah
perusahaan, organisasi, atau individu yang melanggar prinsip CSR atau
prinsip etika bisnis. Pastikan kasus tersebut memiliki cukup informasi
yang tersedia untuk dianalisis.

Shell PLC
Shell PLC atau lebih dikenal sebagai Shell, adalah sebuah perusahaan
minyak dan gas perusahaan multinasional Britania [Link] karena
bergabungnya Royal Dutch Petroleum dan Shell Transport & Trading, hingga
tahun 2016, Shell merupakan perusahaan terbesar ketujuh di dunia, jika dilihat
dari pendapatannya, dan juga merupakan salah satu dari enam perusahaan
minyak dan gas terbesar di dunia. Sebelumnya Shell berpusat di Den Haag,
Belanda tetapi sejak tahun 2022, ia hanya berpusat di London, Inggris;
sehingga namanya berubah dari "Royal Dutch Shell" menjadi Shell PLC.
Kasus dari Shell PLC yaitu terkait dengan skandal eksploitasi minyak
yang ada di Nigeria pada tahun 1990-an termasuk di daerah Ogoni (Nigeria
bagian Tenggara) yaitu daerah yang memiliki cadangan minyak besar di
Nigeria dan penduduknya dipaksa meminum air dengan campuran zat
penyebab kanker di setiap harinya.

2. Identifikasi dan jelaskan konteks kasus. Berikan latar belakang yang


lengkap mengenai perusahaan atau individu yang terlibat dalam kasus,
industri di mana mereka beroperasi, dan situasi yang memicu
kontroversi. Jelaskan mengapa kasus ini relevan dalam konteks CSR dan
etika bisnis.
Shell PLC yaitu perusahaan energi terintegrasi yang berkomitmen untuk
memenuhi permintaan energi dunia yang semakin meningkat melalui cara-
cara yang bertanggung jawab secara ekonomi, lingkungan dan sosial. Pada
tahun 90-an Shell merupakan salah satu perusahaan minyak terbesar di dunia
yang telah mengeksploitasi cadangan minyak Nigeria selama beberapa dekade
tanpa memperdulikan kerusakan lingkungan yang telah mereka sebabkan. PT
Shell memiliki visi yang berbunyi “Kami bertekad memenuhi kebutuhan
energi masyarakat dengan cara yang layak secara ekonomi, sosial dan
lingkungan sekarang dan di masa depan”. Namun dari visi tersebut Shell lalai
dari tujuannya, Pada tahun 1833 seorang pengusaha bernama Marcus Samuel
memutuskan untuk memperluas toko barang antiknya di London saat itu
seashell/kulit kerang sedang populer sehingga Marcus Samuel mulai
mengimpor dan menjualnya dari timur jauh. Setelah Marcus Samuel
meninggal, kedua putranya yaitu Marcus Junior dan Samuel mengambil alih
bisnis Marcus Samuel pada sebuah perjalanan ke kaukasus pada tahun 1890 di
suatu wilayah di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang menghubungkan
Eropa dan Asia Kedua saudara itu menyadari potensi pasar minyak yang besar
mereka kemudian merestrukturisasi bisnis mereka dan mengubah namanya
menjadi Shell Transport dan trading company karena Marcus Samuel
memiliki minat pada seashell/kulit kerang.
Pada tahun 1907 perusahaan ini bergabung dengan Royal Dutch Petroleum
Company dan Royal Dutch Shell lahir, dan akhirnya mereka dikenal sebagai
shell free. Tujuan dari Royal Dutch Shell adalah untuk bersaing dengan
perusahaan minyak milik John D. Rockefeller. Tantangan terhadap Imperium
yang lebih dulu hadir cukup ambisius tetapi berkat permintaan pasar yang
cukup besar akan gas dan minyak Shell pada saat itu memiliki banyak peluang
dan kesempatan untuk naik ke puncak. Shell terus mengembangkan
produknya, mereka tidak hanya memproduksi bahan bakar pesawat saja tetapi
Shell mempunyai rencana memproduksi bahan bakar mobil. Jika dengan
rencana tersebut berarti Shell dituntut harus menemukan cadangan minyak
yang jauh lebih banyak. Pada saat itu, Shell sedang mencari Negara yang kaya
akan minyak tetapi yang memiliki SDM dan ekonomi yang [Link] akhir
tahun 1950-an Shell membidik Negara Nigeria dan yang tak disadari oleh
pemerintahan disana adalah hal itu akan berubah menjadi mimpi buruk bagi
rakyat mereka disana.
Ketika Shell berhasil menginjakkan kaki pertama kali di Nigeria, mereka
tanpa basa-basi tidak lagi membuang waktu dan langsung memulai bekerja.
Shell sebelumnya telah membentuk kemitraan dengan pemerintah Nigeria
tujuannya agar tidak ada yang mengganggu keuntungan miliaran dolar ke
depannya. Ketika sumur minyak mengeksploitasi dan mencemari pasokan air
orang-orang di sanamShell hanya melipat tangan di dada dan mengangkat
bahu dan mengatakan bahwa itu bukan salah mereka. Akhirnya warga Nigeria
protes terhadap Shell, mereka ingin Shell angkat kaki dari Negara mereka, tapi
sayang tuntutan-tuntutan itu tidak berarti apa-apa bagi Shell karna Shell telah
menggenggam pemerintah Nigeria berikut seluruh pasukan militernya. Jika
ada demonstran yang bersuara atas keluhannya tak segan-segan pasukan
militer tersebut membunuh & membakar rumah warga disana, pada disuatu
kejadian terdapat 80 orang tewas dan hampir 600 rumah dibakar. Intinya
setiap ada protes, pasukan militer Nigeria langsung dikerahkan untuk
menyelamatkan kepentingan PT Shell. (link penjelasan kronologi skandal
Shell [Link]
Kasus ini relevan dalam konteks CSR dan etika bisnis karena Shell telah
melannggar dari etika bisnis terlebih lagi penduduk Ogoni di Nigeria telah
dipaksa meminum air yang mengandung campuran zat penyebab kanker,
selain itu telah mengakibatkan polusi akibat tumpahan minyak oleh Shell serta
penduduk Ogoni tidak bisa lagi untuk melakukan kegiatan bercocok tanam
dan mencari ikan karena tanah dan air di Ogoni telah tercemar oleh limbah
minyak.

3. Analisis dampak terhadap pemangku kepentingan (stakeholders).


Identifikasi pemangku kepentingan yang terkena dampak langsung dari
kasus tersebut, seperti karyawan, konsumen, masyarakat lokal, dan
lingkungan. Evaluasilah dampak yang timbul pada masing-masing
pemangku kepentingan dan jelaskan implikasi etis dari dampak
tersebut?
a) Dilihat dari sisi masyarakat Ogoni dampaknya adalah banyak kepala
keluarga yang tidak bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
terlebih lagi tidak adanya pasokan air bersih, tidak bisa bercocok
tanam ataupun mecari ikan karena telah tercemar oleh limbah minyak
Shell. Selain itu masyarakat Ogoni dan minoritas yang berada di Niger
Delta mengeluhkan bahwa prosentase keuntungan minyak yang
mereka dapat dari total yang seharusnya didapat tidak sesuai karena
tindakan korupsi pemerintahan federal. Dan Shell telah memberikan
suap sehingga seluruh akses Shell di Nigeria dapat dengan memudah
dan berada dalam perlindungan pemerintahan Nigeria.
b) Dilihat dari sisi lingkungan yaitu Shell telah mencemari Nigeria yaitu
berupa pencemaran polusi akibat limbah minyak, sehingga baik
tumbuhan ataupun ikan pun ikut tercemar akibat limbah tersebut.
Dari identifikasi tersebut dapat disimpulkan bahwa Shell telah melanggar
CSR dan juga etika bisnis yang ada. Karena Shell hanya menguntungkan
bisnisnya tanpa memperhatikan lingkungan sekitar khususnya masyarakat
Ogoni di Nigeria yang terkena langsung akan dampak dari tindakan Shell
tersebut.

4. Tinjau dan kritisi tindakan atau keputusan yang melanggar prinsip CSR
dan etika bisnis. Identifikasi tindakan atau keputusan yang menjadi titik
kontroversi dalam kasus tersebut. Analisis dan jelaskan bagaimana
tindakan atau keputusan tersebut melanggar prinsip-prinsip etika bisnis
dan tanggung jawab sosial perusahaan.?
Tindakan Shell tersebut termasuk dalam pelanggaran HAM yang
dilakukannya di Nigeria khususnya oleh masyarakat Ogoni yang telah
mengesksploitasi minyak di Ogoni, membuat polusi yang diakibatkan oleh
limbah minyak hingga air yang mengandung zat penyebab kanker dan juga
membuat masyarakat Ogoni tidak bisa mencari ikan ataupun bercocok tanam.
Pada saat itu juga Shell tidak memperhatikan terkait dengan tanggung jawab
perusahaan karena tujuan Shell hanya untuk memperoleh keuntungan dan juga
telah menghasut militer Nigeria untuk mrlindungi Shell. Selain itu,
terungkapnya keterlibatan Shell dalam pelanggaran HAM di Nigeria
berdasarkan dokumen rahasia dan keterangan di pengadilan. Oleh karena itu
Shell digugat di pengadilan Amerika Serikat karena membantu melancarkan
aksi pelanggaran HAM Pemerintah Nigeria. Dokumen menyatakan respon
Shell terhadap protes masyarakat di Ogoni, membuat Shell meminta bantuan
dirjen pelayanan keamanan negara agar industri mereka tidak rugi. Shell juga
meminta bantuan polisi dan militer untuk mendukung perusahaan tersebut.
dapat dikatakan bahwa pasukan keamanan Nigeria diturunkan atas permintaan
perusahaan multinasional tersebut (The Global Review, 2009). Tercatat oleh
Human Right Watch perilaku perusahaan minyak di Nigeria merupakan
bentuk pengamanan terhadap properti dan pegawai. Namun, bentuk
perlindungan asset tersebut berdampak pada penyalahgunaan yang berujung
pada penggunaan kekerasan oleh kelompok pengamanan berbayar (Human
Rights Watch, 1999).
Aktivis HAM yang lain muncul setelah proses eksekusi hukuman mati
bagi Ken Saro Wiwa dan kedelapan anggota MOSOP lainnya adalah para
penggugat Shell di pengadilan internasional. Kasus ini diajukan di pengadilan
Amerika Serikat, Belanda, dan Nigeria. Salah satu penggugat adalah keluarga
dari Ken Saro Wiwa yaitu Ken Wiwa Jr. Ken Wiwa adalah anak sekaligus
penerus tuntutan hukum melawan perusahaan Shell (DW, 2009).

5. Evaluasi respons perusahaan atau individu terhadap kasus tersebut.


Tinjau tindakan atau langkah-langkah yang diambil oleh perusahaan
atau individu terkait setelah munculnya kontroversi. Apakah respons
mereka mencerminkan tanggung jawab sosial yang tepat? Analisis dan
jelaskan apakah langkah-langkah tersebut cukup untuk memperbaiki
reputasi ?
Shell menolak untuk diadili dalam perkara tersebut. Atas seluruh tuduhan
keterlibatan Shell pada kekerasan di Nigeria di bantah dan memilih
penyelesaian diluar pengadilan. Sebagai upaya rekonsiliasi, Shell memberikan
biaya ganti rugi bagi keluarga korban. Namun, Shell tetap tidak bertanggung
jawab terhadap gugatan tersebut. Shell sama sekali tidak merasa terlibat
dengan aksi yang dilakukan oleh pemerintah Nigeria. Shell memberikan dana
sebesar 1,5 juta dolar untuk menyelesaikan permasalahannya dengan
masyarakat (BBC Indonesia, 2009).
Dalam hal ini Shell membuktikan bahwa keberadaan MNC dalam Host
Country menunjukkan indikasi keterlibatan perusahaan terhadap konflik di
negara tersebut. Shell mendukung rezim yang berkuasa yaitu pemerintah
dengan tujuan untuk mempertahankan bisnis monopoli di negara tersebut.
Namun, Shell memberikan tanggung jawab kepada masyarakat untuk
menyelesaikan permasalahan melalui pemberian dana perusahaan dan
memperbaiki dampak negatif yang diakibatkan.
Menurut kelompok kami langkah-langkah tersebut belum cukup untuk
memperbaiki reputasi khususnya reputasi Shell di Negara Nigeria khusunya
Ogoni karena Shell telah melakukan tindakan pelanggaran HAM terlebih lagi
dengan Shell memberikan dana sebesar 1,5 juta dolar belum cukup membayar
semua tindakan Shell terlebih lagi terkait dengan polusi akibat limbah,
kebakaran rumah, pemerkosaan dan juga menyebabkan kematian akibat air
yang mengandung zat penyebab kanker.

6. Sampaikan rekomendasi perbaikan. Berikan rekomendasi konkret


mengenai tindakan yang dapat diambil oleh perusahaan atau individu
untuk memperbaiki situasi, memenuhi prinsip-prinsip CSR, dan
membangun kembali kepercayaan stakeholder. Sertakan strategi
pelaksanaan dan langkah-langkah yang harus diambil untuk
menghindari pelanggaran etika bisnis di masa depan.?
Perbaikan yang harus dilakukan oleh Shell yaitu dengan memperbaharui
lagi terkait dengan etika bisnis dan juga CSR perusahaan. Terlebih lagi dengan
bertanggung jawab terkait dengan keadaan polusi yang tercemar di Ogoni.
Shell harus memperbaharui lagi terkait dengan aktivitas bisnisnya dan
menciptakan energy bersih dan ramah lingkungan.
Seperti yang telah dilakukan Shell pada saat ini yaitu dengan berkomitmen
untuk berkontribusi dalam memajukan teknologi energi bersih dan ramah
lingkungan. Shell telah melakukan investasi besar dalam pengembangan
teknologi energi baru dan terbarukan seperti energi surya dan angin. Selain
itu, Shell juga memperkenalkan bahan bakar alternatif seperti bahan bakar gas
alam terkompresi (CNG).Dan bahan bakar diesel rendah emisi (V-Power)
untuk mengurangi dampak negatif bisnis minyak bumi dan gas terhadap
lingkungan. Selain berperan dalam industri energi global, Shell juga
berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan
lingkungan.
Selain berkomitmen dalam etika bisnis Shell harus memperbaharui CSR
nya dan lebih memperhatikan CSR untuk mengembalikan kepercayaan
masyarakat terhadap Shell. Seperti yang telah dilakukan Shell pada saat ini
yang telah memiliki beberapa program CSR untuk masyarakat khususnya di
Indonesia. Seperti:
a) Shell Eco-Marathon (SEM) adalah sebuah kompetisi unik yang
menantang mahasiswa untuk mendesain, membangun dan
mengendarai kendaraan hemat energi sebagai bentuk transportasi
masa depan. Kompetisi unik ini setiap tahunnya diikuti oleh
ratusan tim mahasiswa dari berbagai negara di Asia Pasifik dan
Timur Tengah. Indonesia adalah negara yang telah mengikuti SEM
di tingkat Asia sejak lomba ini diselenggarakan pada tahun 2010
lalu. Tahun 2016 lalu, pada ajang SEM Drivers’ World
Championship yang diselenggarakan untuk pertama kalinya untuk
mengadu mobil hemat energi sebagai mobil paling cepat di dunia,
tim Bumi Siliwangi Team 4 dari Universitas Pendidikan Indonesia
(UPI) Bandung berhasil meraih juara pertama.
b) Shell LiveWIRE, sebuah program kewirausahaan yang
mendukung pebisnis muda pemula yang berusia antara 18 – 32
tahun yang telah menjalankan usahanya mulai dari 3 bulan hingga
24 bulan. Mereka berasal dari berbagai bidang usaha seperti
kuliner, teknologi informasi, kreatif, dan agrobisnis.
c) Shell Road Safety yang mengkhususkan pada peningkatan
kesadaran tertib berlalulintas demi meningkatkan keamanan dan
keselamatan pengguna jalan. Program ini telah dijalankan sejak
tahun 2009 di Indonesia dan telah berhasil mendidik ribuan anak
sekolah dasar usia 9– 12 tahun. Melalui kegiatan kompetisi yang
berlangsung selama satu hari, anak-anak usia sekolah dasar ini
diajak memahami rambu-rambu lalu lintas dan menerapkan
disiplin berlalu lintas dalam keseharian.
d) Shell bersama dengan masyarakat desa Segaramakmur dan
Pantaimakmur menjalankan program pengelolaan sampah secara
terpadu yang dinamakan Desa BERSEMI (Desa Bersih, Sehat dan
Mandiri). Program ini diluncurkan pada tahun 2015 dan bertujuan
untuk meningkatkan kepedulian dan inisiatif komunitas dalam
mewujudkan pemukiman yang bersih, sehat, ramah lingkungan dan
produktif. Program ini juga melatih para kader penggerak di dua
desa Segaramakmur dan Pantaimakmur yang memiliki kapasitas
dan kapabilitas dalam menginisiasi dan mengembangkan program
Bank Sampah, rumah kompos, industri kreatif menggunakan
sampah yang tidak bisa terurai, dan taman pangan Lestari (sayuran
dan obat-obatan).

Dengan hal-hal yang telah diuraikan tersebut Shell akan memperoleh


kepercayaan masyarakat lagi, tetapi hal itu tetap harus dilakukan dan bila
perlu harus diperbaharui disetiap perkembangan zaman dan tetap
memperhatikan lingkungan sekitar agar kejadian di Nigeria khususnya Ogoni
tidak terulang kembali, dan Shell tetap mendapatkan kepercayaan di seluruh
dunia, karena Shell adalah raksasa minyak dunia.

7. Sampaikan kesimpulan. Ringkaslah temuan dan analisis Anda, dan


berikan kesimpulan yang menggambarkan pelajaran yang dapat dipetik
dari kasus tersebut. Jelaskan pentingnya tanggung jawab sosial
perusahaan dan pentingnya prinsip etika bisnis dalam menjaga
keberlanjutan dan reputasi perusahaan.?
Kesimpulan dari kelompok kami yaitu etika bisnis dan CSR harus lebih
diperhatikan dalam aktivitas bisnis perusahaan termasuk memperhatikan
dampak dari bisnis yang dijalankan tersebut baik dari lingkungan hingga
dampak untuk masyarakatnya. Tanggung jawab tersebut sangat penting karena
dalam meperhatikan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat akan
memberikan dampak dimasa depan dan juga mendapatkan kepercayaan
masyarakat. Apabila sebuah perusahaan sudah mendapatkan kepercayaan
masyarakat hal tersebut haruslah tetap dijaga dan dipertahankan karena akan
berepengaruh juga dalam menjaga keberlanjutan dan juga reputasi perusahaan
di masyarakat.

Anda mungkin juga menyukai