RENCANA PENGELOLAAN
LINGKUNGAN (RKL) DAN
RENCANA PEMANTAUAN
LINGKUNGAN (RPL)
Anggota Kelompok 3
FAJAR IRIANTO M. FARZA
2010421028 2010422033
ATIKA YASMIN ASTRI PERMATA SARI
2010422011 2010423008
MUTHIYA SAFINATUN.N M. RAYHAN SIDIK
2010422024 2010423014
TABLE OF CONTENT
BAB 1 BAB 2 BAB 3
TUJUAN DAN ARAHAN PROGRAM
MANFAAT PENGELOLAAN PENGELOLAAN
PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP LINGKUNGAN HIDUP
LINGKUNGAN HIDUP
BAB 6 BAB 5 BAB 4
PROGRAM ARAHAN TUJUAN DAN
PENGELOLAAN PEMANTAUAN MANFAAT
LINGKUNGAN HIDUP LINGKUNGAN HIDUP PEMANTAUAN
LINGKUNGAN HIDUP
01
TUJUAN DAN MANFAAT
PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
Tujuan Pengelolaan lingkungan hidup
Pasal 3 UU Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 23 Tahun
1997, bahwa pengelolaan lingkungan hidup yang
diselenggerakan dengan asas tanggungjawab, asas
keberlanjutan dan asas manfaat bertujuan untuk
mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan
lingkungan hidup dalam rangka pembangunan manusia
Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat
Indonesia seluruhnya yang beriman dan bertagwa kepada
Tuhan Yang maha Esa.
Manfaat pengelolaan lingkungan
2.
Terwujudnya manusia Indonesia
1. sebagai insan lingkungan hidup
Tercapainya keselarasan dan yang memiliki sikap dan tindak
keseimbangan antara manuisa melindungi dan membina
dengan lingkungan hidupnya. lingkungan hidup.
4.
3. Tercapainya kelestarian fungsi
Terjaminnya kepentingan lingkungan hidup.
generasi masa kini dan generasi
masa depan
Manfaat pengelolaan lingkungan
6.
5. Terlindunginya Negara Kesatuan
Terkendalinya pemanfaatan Republik Indonesia terhadap
sumber daya secara bijaksana. dampak usaha dan/atau
kegiatan diluar wilayah Negara
yang menyeabkan pencemaran
dan/atau perusak lingkungan
hidup
02
ARAHAN PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP
ARAHAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
Rencana/Arahan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan salah
satu kegiatan menyusun dokumen Amdal dan menguraikan
bentuk-bentuk pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan atas
dampak yang ditimbulkan dalam rangka untuk
● menghindari,
● mencegah,
● meminimisasi dan/atau mengendalikan dampak negatif dan
meningkatkan dampak positif.
Uraian tersebut dicantumkan secara singkat dan jelas dalam
bentuk matrik atau tabel yang berisi pengelolaan terhadap
terhadap dampak yang ditimbulkan, dengan menyampaikan
elemen-elemennya, sebagai berikut:
ARAHAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
Lokasi pengelolaan
Sumber Dampak
lingkungan hidup
Dampak Periode pengelolaan
Indikator keberhasilan Lingkungan lingkungan hidup
Bentuk pengelolaan Institusi pengelolaan
lingkungan hidup lingkungan hidup
03
PROGRAM PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP
Tujuan program pengelolaan lingkungan hidup adalah
meningkatkan kualitas lingkungan hidup dalam upaya
mencegah kerusakan dan/atau pencemaran lingkungan dan
pemulihan kualitas lingkungan yang rusak akibat pemanfaatan
sumberdaya alam yang berlebihan, serta kegiatan industri dan
transportasi.
Sasaran program lingkungan hidup ini untuk mewujudkan
tercapainya kualitas lingkungan hidup yang bersih dan sehat
sesuai dengan baku mutu lingkungan yang ditetapkan.
Program Pengelolaan Lingkungan Hidup
a. Penataan hukum lingkungan
b. Koordinasi penilaian kota sehat dan adipura
c. Pengkajian dampak lingkungan.
d. Koordinasi Penyusunan AMDAL.
e. Peningkatan pengelolaan lingkungan.
f. Peningkatan peran serta masyarakat dalam
pengendalian Lingkungan Hidup
g. Pengawasan pelaksanaan kegiatan bidang lingkungan
hidup
Program pengelolaan lingkungan yang perlu diterapkan untuk mencegah
atau menanggulangi dampak yang akan terjadi melalui pendekatan sosial
ekonomi, diantaranya:
1. Melakukan sosialisasi rencana pembebasan lahan dengan mengacu
kepada Peraturan Presiden No. 36 Tahun 2005.
2. Melakukan pembebasan lahan secara bijak dan berkeadilan sesuai
dengan peraturan yang berlaku terutama terhadap proses ganti rugi
lahan dan tanaman produktif masyarakat.
3. Mempertimbangkan aspirasi masyarakat adat terkait pembebasan lahan
dengan pemilik lahan, pemerintah kecamatan, atau pimpinan wilayah
administrasi lainnya.
04
Tujuan dan manfaat pemantauan
lingkungan hidup
Tujuan dari pemantauan lingkungan
Pemantauan lingkungan adalah proses pengamatan,
pencatatan, pengukuran, pendokumentasian secara verbal
dan visual menurut prosedur standard tertentu terhadap
satu atau beberapa komponen lingkungan dengan
menggunakan satu atau beberapa parameter sebagai tolok
ukur yang dilakukan secara terencana, terjadwal dan
terkendali dalam satu siklus waktu tertentu agar segala
sesuatu yang direncanakan dapat tersusun dengan rinci.
Manfaat pemantauan lingkungan
1. 2.
Dapat mengetahui keunggulan Dapat memonitor secara dini
dan kelemahan mekanisme perubahan kualitas lingkungan.
kerja suatu sistem pengelolaan
lingkungan.
3. 4.
Memperkecil risiko dan potensi Dapat menguji ketepatan
gugatan hukum dari pihak prediksi dampak kegiatan dan
eksternal tehadap dampak menyempurnakan rekomendasi
kegiatan dan kehandalan sistem mitigasi dampak dari sistem
pengelolaan lingkungan yang pengelolaan lingkungan yang
dijalankan. dijalakan.
Manfaat pemantauan lingkungan
5. 6.
Dapat mendeteksi secara dini
Menjadi alat bukti dalam
kerusakan/gangguan pada
menilai ketaatan/kepatuhan
sistem operasi dan dampaknya
pemrakarsa/penanggung jawab
terhadap kualitas lingkungan.
kegiatan terhadap peraturan
perundang-undangan.
7.
Meningkatkan citra baik
perusahaan di kalangan
pemerintah, konsumen, mitra
bisnis dan masyarakat.
05
ARAHAN PEMANTAUAN
LINGKUNGAN HIDUP
ARAHAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP
Pemantauan merupakan kegiatan yang berlangsung secara terus
menerus, sistematis dan terencana. Pemantauan dilakukan
terhadap komponen lingkungan yang relevan untuk digunakan
sebagai indikator untuk mengevaluasi
● penaatan (compliance),
● kecenderungan (trendline) dan
● tingkat kritis (critical level) dari suatu pengelolaan
lingkungan hidup.
MERUMUSKAN RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP
FAKTOR
A. Komponen/parameter lingkungan hidup yang dipantau mencakup
Komponen/parameter lingkungan hidup yang mengalami perubahan
mendasar, atau terkena dampak penting dan komponen/parameter lingkungan
hidup yang terkena dampak lingkungan hidup lainnya.
B. Aspek-aspek yang dipantau perlu memperhatikan benar dampak penting yang
dinyatakan dalam Andal dan dampak lingkungan hidup lainnya, dan sifat
pengelolaan dampak lingkungan hidup yang dirumuskan rencana pengelolaan
lingkungan hidup.
C. Pemantauan dapat dilakukan pada sumber penyebab dampak dan/atau
terhadap komponen/parameter lingkungan hidup yang terkena dampak.
Dengan memantau kedua hal tersebut sekaligus akan dapat dinilai/diuji
efektivitas kegiatan pengelolaan lingkungan hidup yang dijalankan.
MERUMUSKAN RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP
FAKTOR
D. Pemantauan lingkungan hidup harus layak secara ekonomi. Biaya yang
dikeluarkan untuk pemantauan perlu diperhatikan mengingat kegiatan
pemantauan senantiasa berlangsung sepanjang usia usaha dan/atau kegiatan.
E. Rencana pengumpulan dan analisis data aspek-aspek yang perlu dipantau,
mencakup: 1) jenis data yang dikumpulkan; 2) lokasi pemantauan; 3) frekuensi
dan jangka waktu pemantauan; 4) metode pengumpulan data (termasuk
peralatan dan instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data); 5) metode
analisis data.
F. Rencana pemantauan lingkungan perlu memuat tentang kelembagaan
pemantauan lingkungan hidup seperti institusi yang bertanggungjawab
sebagai pelaksana pemantauan, pengguna hasil pemantauan, dan pengawas
kegiatan pemantauan.
BENTUK ARAHAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP
● Pendekatan
Teknologi
● Pendekatan
3 Kelompok Institusi
Pendekatan
● Pendekatan
Sosial
Ekonomi
06
PROGRAM PEMANTAUAN
LINGKUNGAN HIDUP
Program Pemantauan Lingkungan Hidup
Program upaya pemantauan lingkungan hidup ditujukan untuk
mengetahui efektifitas dari upaya pengelolaan yang dilakukan dan
sebagai langkah untuk mengetahui timbulnya dampak terhadap
lingkungan yang mungkin akan terjadi. Pada bagian ini pemantauan
dilakukan pada tahap pra konstruksi, konstruksi, operasional, dan
pasca operasional.
Meliputi Tahap :
● Kepemilikan dan Penguasaan Lahan
Pra Konstruksi ● Persepsi Masyarakat
● Komponen Fisik dan Kimia
● Komponen Biologi
Konstruksi ● Komponen Sosial Ekonomi Budaya
● Komponen Kesehatan Masyarakat
● Komponen Fisik dan Kimia
● Komponen Biologi
Operasi ● Komponen Sosial Ekonomi Budaya
● Komponen Kesehatan Masyarakat
Meliputi Tahap :
● Komponen Fisik dan Kimia
● Komponen Biologi
Pasca Operasi ● Komponen Sosial Ekonomi Budaya
● Komponen Kesehatan Masyarakat
● Pemantauan Dampak Lainnya
Program Pemantauan Lingkungan Hidup
Komponen Fisik Kimia
Meliputi kualitas udara ambien, tingkat kebisingan, erosi dan sedimentasi, laju
limpasan air permukaan, kualitas air permukaan.
Komponen Biologi
Meliputi pemantauan flora dan fauna darat dan biota air.
Komponen Sosial Ekonomi
Meliputi kesempatan kerja, kesempatan berusaha, pendapatan masyarakat. Nilai dan
norma sosial, dan persepsi masyarakat.
Komponen Kesehatan Masyarakat
Meliputi kondisi gangguan kesehatan masyarakat atau penurunan status kesehatan.
Pemantauan Dampak Lainnya
Dapat berupa analisis permasalahan limbah, jenis dan jumlah limbah, serta pemantauan
SOP pembuangan limbah.
THANKYOU