0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan2 halaman

Persebaran Pohon Jati di Indonesia

Bab 1 Pendahuluan menjelaskan latar belakang tentang jenis tanaman jati di Indonesia yang telah lama digunakan untuk bahan bangunan dan perkapalan. Jati memiliki persebaran alam luas dari India hingga Indonesia, dan di Indonesia jati telah dibudidayakan sejak 800 tahun lalu. Indonesia memiliki hutan tanaman jati seluas 1 juta ha atau 31% dari total hutan tanaman jati di dunia. Bab ini juga membahas rasio antara tinggi dan diameter

Diunggah oleh

dwi febriyanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan2 halaman

Persebaran Pohon Jati di Indonesia

Bab 1 Pendahuluan menjelaskan latar belakang tentang jenis tanaman jati di Indonesia yang telah lama digunakan untuk bahan bangunan dan perkapalan. Jati memiliki persebaran alam luas dari India hingga Indonesia, dan di Indonesia jati telah dibudidayakan sejak 800 tahun lalu. Indonesia memiliki hutan tanaman jati seluas 1 juta ha atau 31% dari total hutan tanaman jati di dunia. Bab ini juga membahas rasio antara tinggi dan diameter

Diunggah oleh

dwi febriyanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Ada berbagai macam jenis tanaman yang ada di indonesia yang tentunya memiliki
berbagai macam jenis kandungan yang beragam contohnya tanaman jati (Tectona Grandis).
Jati telah lama dikenal di indonesia sejak zaman dahulu dan dipergunakan kayunya untuk
bahan rumah,jembatan,kapal kayu dan [Link] memiliki peran penting dalam kehidupan
manusia karena memiliki kekuatan,keawetan dan mudah dalam [Link]
Grandis memiliki sebaran alam yang luas tetapi terputus dari India,Myanmar ,Laos,Kamboja
ke thailand dan [Link] alam jati yang tumbuh di india – Myanmar terletak pada 9⸰ −
25⸰ LU (sastrosumarto dan suhaeindi,1985).Di indonesia jenis ini mengalami proses
naturalisasi sehingga mampu tumbuh dengan baik dalam lingkungan tanah,iklim dan curah
hujan yang [Link] di indonesia pada awalnya tumbuh sebagian besar di pulau jawa,pulau
madura,pulau kangen,sulawesi tenggara,pulau muna dan pulau [Link] indonesia jati
(Tectona sp) diperkirakan telah dibudidayakan sejak 800 tahun yang lalu (Midgley dkk.,
2009). Indonesia mengelolah hutan tanaman jati seluas ± 1 juta ha,dimana luas itu merupakan
31% dari total seluruh luasan hutan tanaman jati yang ada di dunia yaitu 5,7 juta ha (Bhat
nma,2004).Meskipun jati banyak di indonesiatapi tetapi dalam undang-undang No.18 tahun
2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan pada pasal 1ketentuan umum
berbunyi: “Pemberantasan perusakan hutan adalah segala upaya yang dilakukan untuk
menindak secara hukum terhadap pelaku perusakan hutan baik langsung,tidak
langsung,maupun terkait lainnya”.Oleh sebab itu maka dimanfaatkanlah daunnya sebagai
alternatif pengganti batang,yang mana batang ini lama dalam proses pertumbuhannya.

Nilai rasio antara tinggi total (Tt) atau diameter setinggi dada (Dbh) memiliki (rata-rata)
tidak jauh berbeda pada rentang umur 10 tahun hingga 13 tahun dalam artian tinggi total dari
pohon jati denganm diameter setinggi dada memiliki pertumbuhan yang [Link]
pada pertumbuhan ke umur 19 tahun mengalami penurunan dan pada pertumbuhan ke umur
22 tahun kembali mengalami mengalami peningkatan. Rasio ini menunjukkan indeks
kekokohan batang. Apabila nilai rasio semakin kecil maka indeks kekokohan batang semakin
[Link] nilai rasio yang sangat tajam terjadi pada Ttjk/Dtjk terutama pada umur 19 ke
22 tahun. Menurut Van lar (2007) rasio antara Ttjk/Dtjk menunjukkan indeks ferforma
[Link] pengetahuan mengenai karakteristik antara dimensi pohon dari umur ke umur
diharapkan dikawasan KPHK Batu Lante akan lebih mudah dalam pengelolaan
[Link],terjadi penurunan dan peningkatan nilai rasio pada tiap umur tersebut belum
dapat dikatakan benar/nyata secara sistematik.

Anda mungkin juga menyukai