Modul Ajar Teknik Geologi Pertambangan
Modul Ajar Teknik Geologi Pertambangan
PERTANYAAN INTI
1. Bagaimana kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan bagi lulusan SMK secara umum di
bidang geologi pertambangan!
2. Bagaimana profesi-profesi bagi lulusan SMK di bidang geologi pertambangan!
3. Bagaimana mengidentifikasi potensi kewirausahaan dan peluang usaha di bidang
geologi pertambangan yang berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
kompetensinya!
4. Bagaimana membangun vision dengan passion peserta didik dalam bidang geologi
pertambangan!
5. Bagaimana mensimulasikan pembelajaran berbasis proyek nyata sebagau simulasi
proyek kewirausahaan dalam bidang geologi pertambangan!
Dalam proses apabila proses pembelajaran tidak bisa dilaksanakan secara langsung maka
peserta didik dapat melakukan proses pencarian lewat internet, perpustakaan atau sumber
belajar lainnya yang memungkinkan.
Berkelompok 3 – 5 orang
Metode:
Kooperatif
Realistik
MATERI
Ditunjang lagi dengan penerpan era revolusi industri 4.0, maka kesempatan untuk bekerja di
sektor industri juga semakin terbuka lebar, dengan dibekali dengan kompetensi ‐kompetensi
yang unggul baik secara soft skill maupun hard skill. Sebagai lulusan yang baru dari jenjang
SMK, tentunya masih minim dengan pengalaman bekerja. Biasanya bekal pengalaman yang
dipunyai seoran lulusan baru dari jenjang SMK adalah pengalaman selama Praktek Kerja
Lapangan (PKL).
Berikut adalah beberapa jenis profesi yang bisa isi oleh lulusan baru
Pekerjaan dari juru ukur tambang (surveyor) adalah mengukur dan memetakan suatu
area atau lahan untuk diketahui perbedaan tinggi rendah, luasan dan bentuk lahan
tersebut. Profesi ini cukup banyak dijalani oleh lulusan‐lulusan dari SMK pengelola
geologi pertambangan.
Pekerjaan dari juru bor atau driller dalam pemboran eksplorasi adalah untuk membuat
lubang di dalam tanah atau batuan untuk diambil tanah atau batuan tersebut yang
selanjutnya contoh tanah maupun batuan (core) tersebut diserahkan kepada logger
atau wellsite geologist untuk dideskripsi sebelum dianalisis kualiatas atau kadarnya di
laboratorium.
3. Asisten Geologist
Pekerjaan dari asisten geologist tentunya adalah membantu pekerjaan Geologist dalam
melakukan eksplorasi bahan galian, baik pekerjaan dalam pemetaan geologi, sebagai
logger atau wellsite geologi dalam pemboran eksplorasi maupun pekerjaan ‐pekerjaan
geologi maupun eksplorasi lainnya.
4. Asisten Foreman
Pekerjaan asisten juru ledak adalah membantu juru ledak atau blaster dalam
merencanakan, mempersiapkan, merangkai, mengawasi, melaksanakan, mengevaluasi
aktifitas peledakan tambang
7. Grade control
Pekerjaan dari grade control adalah untuk mengontrol ore atau bijih dalam
penambangan agar tetap terjaga kualitasnya dan tidak tercampur dengan mineral
pengotor maupun terbuang pada saat pengupasan tanah penutup.
Staf HSE atau Health Safety Environment adalah membantu bagian HSE dalam
memberikan edukasi, mengawasi dan melakukan tindakan‐tindakan yang bertujuan
meminimalisir bahkan mencegah jangan sampai terjadi kecelakaan di dalam aktifitas
penambangan serta senantiasa menjaga kelestarian lingkungan hidup di area tambang.
Di jenjang SMK, kewirausahaan masuk menjadi salah satu kompetensi yang diajarkan tetapi
di kelas XI. Secara sederhana seorang wirausahawan atau wirausahawati akan berbeda
dengan pekerja. Untuk bisa lebih mengenal istilah kewirausahaan, mari kita pelajari
Bersama. Sebelumnya kalian harus tahu apa aitu kewirausahaan.
Berikut adalah beberapa jenis wirausaha dan peluang kerja di bidang geologi pertambangan
yang bisa dijalankan dengan memperhatikan keadaan dan peluang pada masa sekarang:
1. Pengusaha tambang
Untuk memulai membuka usaha tambang, seseorang memang harus mempunyai modal
terutama keuangan yang cukup besar, terutama untuk investasi peralatan minmal
seperti alat berat (back hoe, power shovel dll), alat angkut yang berupa dump truk.
Usaha tambang yang modalnya terjangkau oleh kalangan menengah ke bawah bisa
dimulai dari usaha tambang pasir, batu dan beberapa jenis komoditas lain yang masih
sering disebut dengan Bahan Galian Golongan C, maupun janis bahan galian industri
seperti batugamping, lempung, zeolite, fosfat, marmer, granit, tras dll.
Seiring dengan banyaknya tambang yang dibuka maupun proyek ‐ proyek pembangunan
fisik, maka kebutuhan akan survei topografi juga semakin meningkat. Tidak semua
perusahaan tambang maupun perusahaan pelaksana proyek mengerjakan sendiri
pengukuran topografinya. Banyak dari perusahaan‐perusahaan tersebut yang lebih
memilih untuk memanfaatkan jasa survei topografi.
3. Penyedia jasa pemboran
Ketika seorang lulusan baru dari jenjang SMK memutuskan untuk bekerja di perusahaan
sebagai seorang karyawan, hal tesebut juga baik karena sebagai seorang lulusan baru (fresh
graduate) tentunya belum mempunyai pengalaman kerja. Seiring waktu berjalan akan
sangat mungkin terjadi perubahan‐perubahan dalam memilih pekerjaan. Sebagian besar
mungkin masih pada jalur awal yaitu menjadi karyawan, tetapi beberapa mungkin akan
berubah jalur pekerjaan. Hal tersebut wajar karena waktu umur yang terus bertambah
secara angka, juga kebutuhan dan rencana‐ rencana baru dalam menjalani kehidupan,
sehingga merubah pola kerjanya dari seorang pekerja menjadi seorang wirausahawan.
Tetapi tidak sedikit juga yang sedari lulus SMK lebih memilih jalur pekerjaan sebagai
seorang wirausahawa atau wirausahawati. Dengan terjun langsung sebagai seorang
wirausahawan atau wirausahawati sedari lulus SMK, maka nilai positifnya adalah sebagai
berikut:
1. Secara kompetensi, masih segar (fresh) dengan ilmu‐ilmu dan teknologi yang baru saja
diperoleh pada saat sekolah.
2. Secara mental cenderung lebih berani karena pada umumnya belum mempunyai
tanggungan (terutama keluarga) yang akan terkena imbasnya jika jika usahanya
terkena masalah atau bahkan berhenti.
3. Sebagai generasi muda lebih mudah tanggap dan menerima serta menguasai ilmu ‐ilmu,
teknologi dan isu‐isu terbaru
Berwirausaha tidak cukup hanya dipelajari, tetapi juga harus dicoba dan dilakukan.
Kegagalan memang menjadi momok yang menakutkan bagi orang yang baru akan mencoba
sesuatu, apalagi mencoba suatu usaha bisnis yang menggunakan modal berupa uang yang
mungkin dalam jumlah banyak.
Wirausaha harus tetap dicoba dengan didahului dengan belajar tentang bidang yang akan
dijalankan, percaya diri, mengamati kondisi sekitar, memperhatikan waktu atau moment,
menyiapkan modal, menumbuhkan keberanian dan menyiapkan antisipasi terburuk jika
usahanya gagal. Mencoba berwirausaha tidak harus dengan usaha yang besar dan bermodal
banyak.
Untuk pembelajaran yang lebih menjurus pada proyek, maka kalian harus mengkaji kembali
pada apa aitu geologi pertambangan. Kemudian apa yang ada di sekitar kalian yang
berkaitan dengan geologi pertambangan, misalnya ada bukit yang tersusun oleh andesit,
ada pasir di sungai, ada sentra kerajinan keramik dan lain‐lain.
PERSIAPAN PEMBELAJARAN
Waktu yang dibutuhkan: 70 JP x 45menit (9 pertemuan)
Kegiatan Pendahuluan
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran,
memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman
peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan
untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan
mempelajari materi: kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan bagi lulusan SMK
secara umum di bidang geologi pertambangan
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode
belajar yang akan ditempuh,
Kegiatan Inti
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati,
Literasi membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan
bahan bacaan terkait kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan
bagi lulusan SMK secara umum di bidang geologi
pertambangan
Critical Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak
Thinking mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus
tetap berkaitan dengan materi kompetensi-kompetensi yang
dibutuhkan bagi lulusan SMK secara umum di bidang geologi
pertambangan
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang,
dan saling bertukar informasi mengenai kompetensi-kompetensi
yang dibutuhkan bagi lulusan SMK secara umum di bidang
geologi pertambangan
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu
Communication secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang
dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu
yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang
Creativity telah dipelajari. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
Kegiatan Penutup
Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Pertemuan Kedua dan Ketiga
Kegiatan Pendahuluan
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran,
memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman
peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan
untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan
mempelajari materi: profesi-profesi bagi lulusan SMK di bidang geologi
pertambangan
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode
belajar yang akan ditempuh.
Kegiatan Inti
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati,
Literasi membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan
bahan bacaan terkait profesi-profesi bagi lulusan SMK di bidang
geologi pertambangan
Critical Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak
Thinking mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus
tetap berkaitan dengan materi profesi-profesi bagi lulusan SMK di
bidang geologi pertambangan
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang,
dan saling bertukar informasi mengenai profesi-profesi bagi
lulusan SMK di bidang geologi pertambangan
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu
Communication secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang
dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu
yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang
Creativity telah dipelajari. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
Kegiatan Penutup
Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Pertemuan Keempat dan Kelima
Kegiatan Pendahuluan
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran,
memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman
peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan
untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan
mempelajari materi: potensi kewirausahaan dan peluang usaha di bidang geologi
pertambangan yang berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
kompetensinya
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode
belajar yang akan ditempuh.
Kegiatan Inti
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati,
Literasi membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan
bahan bacaan terkait potensi kewirausahaan dan peluang usaha
di bidang geologi pertambangan yang berpotensi bisa
dimasuki oleh lulusan sesuai dengan kompetensinya
Critical Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak
Thinking mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus
tetap berkaitan dengan materi potensi kewirausahaan dan
peluang usaha di bidang geologi pertambangan yang
berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
kompetensinya
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang,
dan saling bertukar informasi mengenai potensi kewirausahaan
dan peluang usaha di bidang geologi pertambangan yang
berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
kompetensinya
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu
Communication secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang
dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu
yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang
Creativity telah dipelajari. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
Kegiatan Penutup
Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Pertemuan Keenam
Kegiatan Pendahuluan
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran,
memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman
peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan
untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan
mempelajari materi: Membangun vision dengan passion peserta didik dalam
bidang geologi pertambangan
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode
belajar yang akan ditempuh.
Kegiatan Inti
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati,
Literasi membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan
bahan bacaan terkait Membangun vision dengan passion peserta
didik dalam bidang geologi pertambangan
Critical Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak
Thinking mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus
tetap berkaitan dengan materi Membangun vision dengan passion
peserta didik dalam bidang geologi pertambangan
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang,
dan saling bertukar informasi mengenai Membangun vision dengan
passion peserta didik dalam bidang geologi pertambangan
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu
Communication secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang
dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu
yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang
Creativity telah dipelajari. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
Kegiatan Penutup
Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Pertemuan Ketujuh dan kedelapan
REFLEKSI GURU
1. Apakah dalam pemberian materi dengan metode yang telah dilakukan serta penjelasan
teknis atau intruksi yang disampaikan untuk pembelajaran yang akan dilakukan dapat
dipahami oleh peserta didik?
2. Bagian manakah pada rencana pembelajaran yang perlu diperbaiki?
3. Bagaimana tanggapan peserta didik terhadap materi atau bahan ajar, pengelolaan
kelas, latihan dan penilaian yang telah dilakukan dalam pembelajaran?
4. Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?
5. Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh peserta
didik?
REFLEKSI SISWA
Setelah menyelesaikan tugas pembelajaran mulai dari studi pustaka mandiri, kunjungan di
industri dan presentasi dan diskusi diantara kelompok belajar:
1. Apakah anda mudah menerima dan memahami materi yang disampaikan oleh guru?
2. Apakah informasi yang anda terima merupakan hal yang baru dan menarik bagi anda
untuk lebih memperdalam informasi tersebut dari berbagai sumber?
3. Apakah ada yang menarik dari industri yang anda pelajari? Bagian manakah yang
menurut Anda merasa tertarik?
4. Apakah selama pembelajaran kalian merasa nyaman, leluasa serta merdeka dalam
mengekspresikan kemampuan baik pengetahuan, keterampilan dan terutama pada
sikap?
DAFTAR PUSTAKA
Sukandarrumidi, Herry Zadrak Kotta, FW. Maulana,2017. Geologi Umum: Bagian Pertama,
UGM, Yogyakarta
Asri Jaya dan Adi Maulana, 2018. Pengenalan Geologi Lapangan, UH Press: makassar
Djauhari Noor. 2009. Pengantar geologi. Fakultas teknik Universitas Pakuan. Bogor
Sukandarrumidi, Fivry Wellda Maulana, Dwi Indah Purnawati, Miftahussalam, Arie Noor
Rakhman, 2020. Belajar petrologi secara mandiri, UGM, Yogyakarta
ASESMEN TERTULIS
Soal Essay
1. Kompetensi‐kompetensi apa sajakah yang harus dikuasai oleh para peserta didik setelah
lulus dari SMK di bidang geologi pertambangan?
2. Profesi‐profesi apa sajakah yang harus dijalani oleh para peserta didik setelah lulus dari
SMK di bidang geologi pertambangan?
3. Peluang usaha dan wirausaha apa sajakah yang bisa dijalankan oleh para peserta didik
setelah lulus dari SMK di bidang geologi pertambangan?!
4. Bagaimana membangun pandangan dan cita‐cita di bidang geologi pertambangan?
5. Bagaimana mengembangkan kemampuan dan gairah di bidang geologi pertambangan?
6. Bagaimanakah merencanakan suatu proyek di bidang geologi pertambangan?
RUBIK PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrumen
Kriteria Penilaian:
Sangat Baik (SB): apabila memperoleh skor rata-rata: 3 < skor rata-rata ≤ 4
Baik (B): apabila memperoleh skor rata-rata: 2 < skor rata-rata ≤ 3
Cukup (C): apabila memperoleh skor rata-rata: 1 < skor rata-rata ≤ 2
Kurang (K): apabila memperoleh skor rata-rata: skor rata-rata ≤ 1
LEMBAR KERJA SISWA