0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
360 tayangan17 halaman

Modul Ajar Teknik Geologi Pertambangan

Modul ini membahas tentang dasar-dasar teknik geologi pertambangan untuk kelas X di SMK, mencakup profesi dan kewirausahaan di bidang tersebut serta peluang usaha. Peserta didik diajak mengidentifikasi potensi kewirausahaan melalui proyek nyata sebagai simulasi.

Diunggah oleh

Mirna Nurdin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
360 tayangan17 halaman

Modul Ajar Teknik Geologi Pertambangan

Modul ini membahas tentang dasar-dasar teknik geologi pertambangan untuk kelas X di SMK, mencakup profesi dan kewirausahaan di bidang tersebut serta peluang usaha. Peserta didik diajak mengidentifikasi potensi kewirausahaan melalui proyek nyata sebagai simulasi.

Diunggah oleh

Mirna Nurdin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR KELAS X FASE E

DASAR-DASAR TEKNIK GEOLOGI


PERTAMBANGAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)

Profesi dafi kewirausahaafi (jobprofile dafi


techfioprefieur) dafi peluafig usaha di
bidafig geologi pertambafigafi

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGAH


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BUNGKU TENGAH
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami profesi dan kewirausahaan (job-
profile dan technopreneur), serta peluang usaha di bidang geologi pertambangan, untuk
membangun vision dan passion, dengan melaksanakan pembelajaran berbasis proyek
nyata
sebagai simulasi proyek kewirausahaan.

TUJUAN PEMBELAJARAN KRITERIA KETERCAPAIAN


 Mampu menjelaskan kompetensi-
 Menjelaskan kompetensi-kompetensi
kompetensi yang dibutuhkan bagi
yang dibutuhkan bagi lulusan SMK
lulusan SMK secara umum di bidang
secara umum di bidang geologi
geologi pertambangan
pertambangan
 Mampu menjelaskan profesi-profesi
 Menjelaskan profesi-profesi bagi
bagi lulusan SMK di bidang geologi
lulusan SMK di bidang geologi
pertambangan
pertambangan
 Mampu mengidentifikasi potensi
 Mengidentifikasi potensi kewirausahaan
kewirausahaan dan peluang usaha di
dan peluang usaha di bidang geologi
bidang geologi pertambangan yang
pertambangan yang berpotensi bisa
berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan
dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
sesuai dengan kompetensinya
kompetensinya
 Mampu membangun vision dengan
 Membangun vision dengan passion
passion peserta didik dalam bidang
peserta didik dalam bidang geologi
geologi pertambangan
pertambangan
 Mampu mensimulasikan pembelajaran
 Mensimulasikan pembelajaran berbasis
berbasis proyek nyata sebagau simulasi
proyek nyata sebagau simulasi proyek
proyek kewirausahaan dalam bidang
kewirausahaan dalam bidang geologi
geologi pertambangan
pertambangan

PROFIL PELAJAR PANCASILA


1. Bernalar kritis, kreatif, dan bergotong-royong dalam memanfaatkan fasilitas, peralatan
dan bahan pembelajaran, serta perkembangan profesi dan kewirausahaan (job-profile
dan technopreneur), serta peluang usaha di bidang geologi pertambangan, untuk
membangun vision dan passion, dengan melaksanakan pembelajaran berbasis proyek
nyata sebagai simulasi proyek kewirausahaan. Mempunyai kepedulian terhadap
permasalahan lingkungan.
2. Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan.
3. Menganalisis dan mengevaluasi penalaran.

KATA KUNCI, TOPIK/KONTEN INTI


Profesi, Kewirausahaan, Kompetisi.

PERTANYAAN INTI
1. Bagaimana kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan bagi lulusan SMK secara umum di
bidang geologi pertambangan!
2. Bagaimana profesi-profesi bagi lulusan SMK di bidang geologi pertambangan!
3. Bagaimana mengidentifikasi potensi kewirausahaan dan peluang usaha di bidang
geologi pertambangan yang berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
kompetensinya!
4. Bagaimana membangun vision dengan passion peserta didik dalam bidang geologi
pertambangan!
5. Bagaimana mensimulasikan pembelajaran berbasis proyek nyata sebagau simulasi
proyek kewirausahaan dalam bidang geologi pertambangan!

SARANA DAN PRASARANA


 Komputer/laptop/Smartphone, Jaringan Internet, Proyektor/LCD.
 Ruang Kelas
 Lokasi singkapan batuan

Tips untuk guru:

Dalam proses apabila proses pembelajaran tidak bisa dilaksanakan secara langsung maka
peserta didik dapat melakukan proses pencarian lewat internet, perpustakaan atau sumber
belajar lainnya yang memungkinkan.

TARGET PESERTA DIDIK


Target perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:

 Peserta didik reguler

KEGIATAN PEMBELAJARAN UTAMA


Pengaturan Peserta Didik:

 Berkelompok 3 – 5 orang

Metode:

 Kooperatif
 Realistik

ALAT DAN BAHAN


Alat dan bahan yang diperlukan
 Spidol
 Papan Tulis
 Proyektor

MATERI

A. Profesi‐profesi di Bidang Geologi Pertambangan


Salah satu faktor yang mempengaruhi seorang peserta didik dalam memilih jenis jenjang
pendidikan menengah adalah kesempatan untuk segera mendapatkan pekerjaan atau karir.
Bagi para peserta didik yang ingin cepat bekerja dan tidak berkeinginan untuk melanjutkan
belajar ke jenjang Perguruan Tinggi, maka jenjang pendidikan di Seoklah Menengah
Kejuruan adalah pilihan yang sangat tepat.

Ditunjang lagi dengan penerpan era revolusi industri 4.0, maka kesempatan untuk bekerja di
sektor industri juga semakin terbuka lebar, dengan dibekali dengan kompetensi ‐kompetensi
yang unggul baik secara soft skill maupun hard skill. Sebagai lulusan yang baru dari jenjang
SMK, tentunya masih minim dengan pengalaman bekerja. Biasanya bekal pengalaman yang
dipunyai seoran lulusan baru dari jenjang SMK adalah pengalaman selama Praktek Kerja
Lapangan (PKL).

Berikut adalah beberapa jenis profesi yang bisa isi oleh lulusan baru

Geologi Pertambangan SMK:

1. Juru ukur (surveyor topografi)

Pekerjaan dari juru ukur tambang (surveyor) adalah mengukur dan memetakan suatu
area atau lahan untuk diketahui perbedaan tinggi rendah, luasan dan bentuk lahan
tersebut. Profesi ini cukup banyak dijalani oleh lulusan‐lulusan dari SMK pengelola
geologi pertambangan.

2. Juru bor (driller)

Pekerjaan dari juru bor atau driller dalam pemboran eksplorasi adalah untuk membuat
lubang di dalam tanah atau batuan untuk diambil tanah atau batuan tersebut yang
selanjutnya contoh tanah maupun batuan (core) tersebut diserahkan kepada logger
atau wellsite geologist untuk dideskripsi sebelum dianalisis kualiatas atau kadarnya di
laboratorium.

3. Asisten Geologist

Pekerjaan dari asisten geologist tentunya adalah membantu pekerjaan Geologist dalam
melakukan eksplorasi bahan galian, baik pekerjaan dalam pemetaan geologi, sebagai
logger atau wellsite geologi dalam pemboran eksplorasi maupun pekerjaan ‐pekerjaan
geologi maupun eksplorasi lainnya.

4. Asisten Foreman

Pekerjaan asisten foreman dalam pertambangan adalah membatu foreman dalam


mengawasi dan mengevaluasi aktifitas penambangan termasuk kendala ‐kendala dalam
operasional penambangan

5. Asisten juru ledak

Pekerjaan asisten juru ledak adalah membantu juru ledak atau blaster dalam
merencanakan, mempersiapkan, merangkai, mengawasi, melaksanakan, mengevaluasi
aktifitas peledakan tambang

6. Asisten perencana tambang


Pekerjaan asisten perencana tambang adalah membantu perencana tambang dalam
memperoleh data‐data, memproses data‐data, membuat design atau perencanaan
termasuk melakukan pengecekan dan pengawasan penambangan berdasarkan
perencanaan yang dibuat tersebut.

7. Grade control

Pekerjaan dari grade control adalah untuk mengontrol ore atau bijih dalam
penambangan agar tetap terjaga kualitasnya dan tidak tercampur dengan mineral
pengotor maupun terbuang pada saat pengupasan tanah penutup.

8. Operator alat berat

Pekerjaan operator alat berat dalam penambangan adalah mengoperasikan jalannya


peralatan baik alat gali‐muat, alat angkut maupun peralatan‐peralatan pendukung
tambang yang lain.

9. Staf Health Safety Environment (HSE)

Staf HSE atau Health Safety Environment adalah membantu bagian HSE dalam
memberikan edukasi, mengawasi dan melakukan tindakan‐tindakan yang bertujuan
meminimalisir bahkan mencegah jangan sampai terjadi kecelakaan di dalam aktifitas
penambangan serta senantiasa menjaga kelestarian lingkungan hidup di area tambang.

B. Kewirausahaan Serta Peluang Usaha di Bidang Geologi Pertambangan

Di jenjang SMK, kewirausahaan masuk menjadi salah satu kompetensi yang diajarkan tetapi
di kelas XI. Secara sederhana seorang wirausahawan atau wirausahawati akan berbeda
dengan pekerja. Untuk bisa lebih mengenal istilah kewirausahaan, mari kita pelajari
Bersama. Sebelumnya kalian harus tahu apa aitu kewirausahaan.

Berikut adalah beberapa jenis wirausaha dan peluang kerja di bidang geologi pertambangan
yang bisa dijalankan dengan memperhatikan keadaan dan peluang pada masa sekarang:

1. Pengusaha tambang

Untuk memulai membuka usaha tambang, seseorang memang harus mempunyai modal
terutama keuangan yang cukup besar, terutama untuk investasi peralatan minmal
seperti alat berat (back hoe, power shovel dll), alat angkut yang berupa dump truk.
Usaha tambang yang modalnya terjangkau oleh kalangan menengah ke bawah bisa
dimulai dari usaha tambang pasir, batu dan beberapa jenis komoditas lain yang masih
sering disebut dengan Bahan Galian Golongan C, maupun janis bahan galian industri
seperti batugamping, lempung, zeolite, fosfat, marmer, granit, tras dll.

2. Penyedia jasa survei topografi

Seiring dengan banyaknya tambang yang dibuka maupun proyek ‐ proyek pembangunan
fisik, maka kebutuhan akan survei topografi juga semakin meningkat. Tidak semua
perusahaan tambang maupun perusahaan pelaksana proyek mengerjakan sendiri
pengukuran topografinya. Banyak dari perusahaan‐perusahaan tersebut yang lebih
memilih untuk memanfaatkan jasa survei topografi.
3. Penyedia jasa pemboran

Perusahaan pertambangan dalam melaksanakan eksplorasi juga tidak seluruhnya


mempunyai unit mesin bor dan karyawan sebagai juru bor. Banyak perusahaan
tambang yang ketika eksplorasi lebih suka menggunakan jasa pemboran atau
kontraktor bor. Selain untuk pemboran eksplorasi, usaha jasa pemboran juga bisa untuk
jasa pemboran air tanah, baik untuk konsumsi umum maupun sumur bor rumah
tangga.

4. Pelaku usaha geowisata

Industri pariwisata yang sekarang sedang marak dikembangkan merupakan peluang


bisnis yang sangat menjanjikan. Masyarakat di era sekarang sudah mulai beralih dalam
memilih lokasi wisata. Kalau pada tahun 90‐aan sampai 2000an lebih cenderung
berwisata di tempat‐tempat wisata seperti museum, monumen, wisata kota, pantai,
goa‐ goa maupun danau, maka seiring waktu minat masyarakat dalam berwisata mulai
berkembang menuju ke daerah yang lebih tinggi seperti gunung maupun tempat‐
tempat dengan pemandangan alam yang indah.

Suatu tempat menghadirkan pemandangan yang indah secara geologis menandakan


bahwa tempat tersebut dibentuk melalui proses‐ proses geologis alami. Ini merupakan
peluang bisnis untuk menjadikan tempat tesebut sebagai tempat wisata atau yang
sekarang sedang menjadi trend adalah geowisata dengan wisata andalannya yang
selalu dicari yaitu tempat swafoto.

5. Pengusaha jasa peralatan dan alat angkut tambang

Perusahaan pertambangan dalam melaksanakan operasi penambangannya tidak


semuanya mempunyai peralatan tambang atau alat berat maupun alat angkut sendiri.
Beberapa perusahaan tambang apalagi perusahaan menengah ke bawah cenderung
memilih untuk menyewa atau merental peralatan tambang maupun peralatan
angkutnya. Ini juga merupakan peluang usaha yang bisa dijalankan di sektor
pertambangan.

C. Membangun Jiwa Wirausaha di Bidang Geologi Pertambangan

Ketika seorang lulusan baru dari jenjang SMK memutuskan untuk bekerja di perusahaan
sebagai seorang karyawan, hal tesebut juga baik karena sebagai seorang lulusan baru (fresh
graduate) tentunya belum mempunyai pengalaman kerja. Seiring waktu berjalan akan
sangat mungkin terjadi perubahan‐perubahan dalam memilih pekerjaan. Sebagian besar
mungkin masih pada jalur awal yaitu menjadi karyawan, tetapi beberapa mungkin akan
berubah jalur pekerjaan. Hal tersebut wajar karena waktu umur yang terus bertambah
secara angka, juga kebutuhan dan rencana‐ rencana baru dalam menjalani kehidupan,
sehingga merubah pola kerjanya dari seorang pekerja menjadi seorang wirausahawan.

Tetapi tidak sedikit juga yang sedari lulus SMK lebih memilih jalur pekerjaan sebagai
seorang wirausahawa atau wirausahawati. Dengan terjun langsung sebagai seorang
wirausahawan atau wirausahawati sedari lulus SMK, maka nilai positifnya adalah sebagai
berikut:

1. Secara kompetensi, masih segar (fresh) dengan ilmu‐ilmu dan teknologi yang baru saja
diperoleh pada saat sekolah.
2. Secara mental cenderung lebih berani karena pada umumnya belum mempunyai
tanggungan (terutama keluarga) yang akan terkena imbasnya jika jika usahanya
terkena masalah atau bahkan berhenti.
3. Sebagai generasi muda lebih mudah tanggap dan menerima serta menguasai ilmu ‐ilmu,
teknologi dan isu‐isu terbaru

D. Pembelajaran Berbasis Proyek Wirausaha di Bidang Geologi Pertambangan

Berwirausaha tidak cukup hanya dipelajari, tetapi juga harus dicoba dan dilakukan.
Kegagalan memang menjadi momok yang menakutkan bagi orang yang baru akan mencoba
sesuatu, apalagi mencoba suatu usaha bisnis yang menggunakan modal berupa uang yang
mungkin dalam jumlah banyak.

Wirausaha harus tetap dicoba dengan didahului dengan belajar tentang bidang yang akan
dijalankan, percaya diri, mengamati kondisi sekitar, memperhatikan waktu atau moment,
menyiapkan modal, menumbuhkan keberanian dan menyiapkan antisipasi terburuk jika
usahanya gagal. Mencoba berwirausaha tidak harus dengan usaha yang besar dan bermodal
banyak.

Dalam pembelajaran kewirausahaan di bidang geologi pertambangan, selain kalia belajar


secara teori kewirausahaan klasikal, kalian juga bisa belajar dengan terlebih dahulu mencari
informasi tentang tokoh‐tokoh yang sudah sukses di bidang pertambangan. Kalian pelajari
biografinya untuk menumbuhkan rasa percaya diri kalian. Selanjutka bisa kalian pelajari
Langkah‐langkah atau kiat‐kiat mereka dalam menjalankan bisnis mereka.

Untuk pembelajaran yang lebih menjurus pada proyek, maka kalian harus mengkaji kembali
pada apa aitu geologi pertambangan. Kemudian apa yang ada di sekitar kalian yang
berkaitan dengan geologi pertambangan, misalnya ada bukit yang tersusun oleh andesit,
ada pasir di sungai, ada sentra kerajinan keramik dan lain‐lain.

PERSIAPAN PEMBELAJARAN
Waktu yang dibutuhkan: 70 JP x 45menit (9 pertemuan)

Persiapan yang dilakukan sebelum pembelajaran dimulai:

 Memahami materi pembelajaran yang akan disampaikan untuk:


 Menjelaskan kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan bagi lulusan SMK secara
umum di bidang geologi pertambangan
 Menjelaskan profesi-profesi bagi lulusan SMK di bidang geologi pertambangan
 Mengidentifikasi potensi kewirausahaan dan peluang usaha di bidang geologi
pertambangan yang berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
kompetensinya
 Membangun vision dengan passion peserta didik dalam bidang geologi pertambangan
 Mensimulasikan pembelajaran berbasis proyek nyata sebagau simulasi proyek
kewirausahaan dalam bidang geologi pertambangan
 Menyiapkan lembar kerja peserta didik (LKPD)
 Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran
URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama

Kegiatan Pendahuluan
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran,
memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman
peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan
untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan
mempelajari materi: kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan bagi lulusan SMK
secara umum di bidang geologi pertambangan
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode
belajar yang akan ditempuh,
Kegiatan Inti
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati,
Literasi membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan
bahan bacaan terkait kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan
bagi lulusan SMK secara umum di bidang geologi
pertambangan
Critical Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak
Thinking mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus
tetap berkaitan dengan materi kompetensi-kompetensi yang
dibutuhkan bagi lulusan SMK secara umum di bidang geologi
pertambangan
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang,
dan saling bertukar informasi mengenai kompetensi-kompetensi
yang dibutuhkan bagi lulusan SMK secara umum di bidang
geologi pertambangan
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu
Communication secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang
dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu
yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang
Creativity telah dipelajari. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
Kegiatan Penutup
Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Pertemuan Kedua dan Ketiga

Kegiatan Pendahuluan
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran,
memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman
peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan
untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan
mempelajari materi: profesi-profesi bagi lulusan SMK di bidang geologi
pertambangan
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode
belajar yang akan ditempuh.
Kegiatan Inti
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati,
Literasi membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan
bahan bacaan terkait profesi-profesi bagi lulusan SMK di bidang
geologi pertambangan
Critical Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak
Thinking mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus
tetap berkaitan dengan materi profesi-profesi bagi lulusan SMK di
bidang geologi pertambangan
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang,
dan saling bertukar informasi mengenai profesi-profesi bagi
lulusan SMK di bidang geologi pertambangan
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu
Communication secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang
dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu
yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang
Creativity telah dipelajari. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
Kegiatan Penutup
Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Pertemuan Keempat dan Kelima

Kegiatan Pendahuluan
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran,
memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman
peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan
untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan
mempelajari materi: potensi kewirausahaan dan peluang usaha di bidang geologi
pertambangan yang berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
kompetensinya
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode
belajar yang akan ditempuh.
Kegiatan Inti
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati,
Literasi membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan
bahan bacaan terkait potensi kewirausahaan dan peluang usaha
di bidang geologi pertambangan yang berpotensi bisa
dimasuki oleh lulusan sesuai dengan kompetensinya
Critical Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak
Thinking mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus
tetap berkaitan dengan materi potensi kewirausahaan dan
peluang usaha di bidang geologi pertambangan yang
berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
kompetensinya
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang,
dan saling bertukar informasi mengenai potensi kewirausahaan
dan peluang usaha di bidang geologi pertambangan yang
berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
kompetensinya
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu
Communication secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang
dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu
yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang
Creativity telah dipelajari. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
Kegiatan Penutup
Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Pertemuan Keenam

Kegiatan Pendahuluan
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran,
memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman
peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan
untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan
mempelajari materi: Membangun vision dengan passion peserta didik dalam
bidang geologi pertambangan
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode
belajar yang akan ditempuh.
Kegiatan Inti
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati,
Literasi membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan
bahan bacaan terkait Membangun vision dengan passion peserta
didik dalam bidang geologi pertambangan
Critical Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak
Thinking mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus
tetap berkaitan dengan materi Membangun vision dengan passion
peserta didik dalam bidang geologi pertambangan
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang,
dan saling bertukar informasi mengenai Membangun vision dengan
passion peserta didik dalam bidang geologi pertambangan
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu
Communication secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang
dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu
yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang
Creativity telah dipelajari. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
Kegiatan Penutup
Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Pertemuan Ketujuh dan kedelapan

Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)


Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran,
memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman
peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan
untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan
mempelajari materi: mensimulasikan pembelajaran berbasis proyek nyata sebagai
simulasi proyek kewirausahaan dalam bidang geologi pertambangan
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode
belajar yang akan ditempuh.
Kegiatan Inti
Kegiatan Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati,
Literasi membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan
bahan bacaan terkait mensimulasikan pembelajaran berbasis
proyek nyata sebagai simulasi proyek kewirausahaan dalam
bidang geologi pertambangan
Critical Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak
Thinking mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus
tetap berkaitan dengan materi mensimulasikan pembelajaran
berbasis proyek nyata sebagau simulasi proyek
kewirausahaan dalam bidang geologi pertambangan
Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang,
dan saling bertukar informasi mengenai mensimulasikan
pembelajaran berbasis proyek nyata sebagau simulasi proyek
kewirausahaan dalam bidang geologi pertambangan
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu
Communication secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang
dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu
yang mempresentasikan
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang
Creativity telah dipelajari. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk
menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami
Kegiatan Penutup
Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
KRITERIA PENGUKURAN KETERCAPAIAN
Kompetensi yang harus dikuasai peserta didik:

a. Peserta didik memahami kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan bagi lulusan SMK


secara umum di bidang geologi pertambangan
b. Peserta didik memahami profesi-profesi bagi lulusan SMK di bidang geologi pertambangan
c. Peserta didik mengidentifikasi potensi kewirausahaan dan peluang usaha di bidang
geologi pertambangan yang berpotensi bisa dimasuki oleh lulusan sesuai dengan
kompetensinya
d. Peserta didik membangun vision dengan passion peserta didik dalam bidang geologi
pertambangan
e. Peserta didik mensimulasikan pembelajaran berbasis proyek nyata sebagau simulasi
proyek kewirausahaan dalam bidang geologi pertambangan

KRITERIA PENGUKURAN KETERCAPAIAN


1. Observasi guru selama kegiatan belajar berlangsung
a. Tanggung jawab mengerjakan tugas
b. Keaktifan peserta didik saat diskusi materi
c. Kesantunan dalam proses belajar
2. Penilaian hasil presentasi hasil diskusi
3. Penilaian hasil lembar kerja peserta didik
4. Penilaian kegiatan praktik
5. Asesmen Tertulis (obyektif dan essay)

REFLEKSI GURU
1. Apakah dalam pemberian materi dengan metode yang telah dilakukan serta penjelasan
teknis atau intruksi yang disampaikan untuk pembelajaran yang akan dilakukan dapat
dipahami oleh peserta didik?
2. Bagian manakah pada rencana pembelajaran yang perlu diperbaiki?
3. Bagaimana tanggapan peserta didik terhadap materi atau bahan ajar, pengelolaan
kelas, latihan dan penilaian yang telah dilakukan dalam pembelajaran?
4. Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?
5. Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh peserta
didik?

REFLEKSI SISWA
Setelah menyelesaikan tugas pembelajaran mulai dari studi pustaka mandiri, kunjungan di
industri dan presentasi dan diskusi diantara kelompok belajar:

1. Apakah anda mudah menerima dan memahami materi yang disampaikan oleh guru?
2. Apakah informasi yang anda terima merupakan hal yang baru dan menarik bagi anda
untuk lebih memperdalam informasi tersebut dari berbagai sumber?
3. Apakah ada yang menarik dari industri yang anda pelajari? Bagian manakah yang
menurut Anda merasa tertarik?
4. Apakah selama pembelajaran kalian merasa nyaman, leluasa serta merdeka dalam
mengekspresikan kemampuan baik pengetahuan, keterampilan dan terutama pada
sikap?

DAFTAR PUSTAKA

Soetoto, 2016. Geologi dasar, Ombak, yogyakarta

Sukandarrumidi, Herry Zadrak Kotta, FW. Maulana,2017. Geologi Umum: Bagian Pertama,
UGM, Yogyakarta

Sukandarrumidi, Arie Noor Rakhman, FW. Maulana, Dwi Indah Purnawati,


Miftahussalam,2014. Geologi Umum: Bagian Kedua, UGM, Yogyakarta

Asri Jaya dan Adi Maulana, 2018. Pengenalan Geologi Lapangan, UH Press: makassar

Djauhari Noor. 2009. Pengantar geologi. Fakultas teknik Universitas Pakuan. Bogor

Sukandarrumidi, Fivry Wellda Maulana, Dwi Indah Purnawati, Miftahussalam, Arie Noor
Rakhman, 2020. Belajar petrologi secara mandiri, UGM, Yogyakarta

Adi Maulana. 2019. Petrologi, Ombak. Yogyakarta

ASESMEN TERTULIS
Soal Essay
1. Kompetensi‐kompetensi apa sajakah yang harus dikuasai oleh para peserta didik setelah
lulus dari SMK di bidang geologi pertambangan?
2. Profesi‐profesi apa sajakah yang harus dijalani oleh para peserta didik setelah lulus dari
SMK di bidang geologi pertambangan?
3. Peluang usaha dan wirausaha apa sajakah yang bisa dijalankan oleh para peserta didik
setelah lulus dari SMK di bidang geologi pertambangan?!
4. Bagaimana membangun pandangan dan cita‐cita di bidang geologi pertambangan?
5. Bagaimana mengembangkan kemampuan dan gairah di bidang geologi pertambangan?
6. Bagaimanakah merencanakan suatu proyek di bidang geologi pertambangan?

RUBIK PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrumen

Ranah Metode Bentuk


Sikap Pengamatan Sikap Lembar Penilaian Sikap
Pengetahuan Tes Tertulis Tes Tertulis
Keterampilan Observasi Lembar Observasi
Keterampilan

2. Instrumen dan Rubik Penilaian


a. Instrumen Penilaian Sikap
 Instrumen Penilaian Sikap
Berilah tanda checklist pada skor 1,2,3, atau 4 berdasarkan pekerjaan siswa dalam
pembelajaran!

Lembar Penilaian Sikap


Kerjasama
Aktif dalam Satuan dalam
dalam kegiatan
kegiatan diskusi menyampaikan Skor Perolehan
Nama Siswa diskusi
kelompok hasil diskusi
kelompok
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Rubik Penilaian Sikap


Aspek yang
Indikator penilaian Penilaian
dinilai
Aktif dalam  Melakukan diskusi dan pengamatan Skor 4: jika 4 indikator
kegiatan diskusi bersama dengan rekan kelompok. dilakukan semua
kelompok  Melakukan diskusi, pengamatan, dan Skor 3: jika hanya 3
mengajukan pertanyaan dalam indikator yang dilakukan.
kegiatan diskusi kelompok. Skor 2: jika hanya 2
 Melakukan diskusi, pengamatan, dan indikator yang dilakukan.
mengajukan pertanyaan, dan Skor ≤ 1: jika hanya 1
menyampaikan opini saat kegiatan indikator yang dilakukan.
diskusi kelompok.
 Melakukan diskusi, pengamatan, dan
mengajukan pertanyaan, dan
menyampaikan opini, dan menanggapi
pertanyaan maupun sanggahan dari
siswa lain saat kegiatan diskusi
kelompok.
Kerjasama  Berinteraksi dengan 1 orang anggota Skor 4: jika 4 indikator
dalam kegiatan dalam kegiatan diskusi kelompok. dilakukan semua
diskusi  Berinteraksi dengan 2 orang anggota Skor 3: jika hanya 3
kelompok dalam kegiatan diskusi kelompok. indikator yang dilakukan.
 Berinteraksi dengan 3 orang anggota Skor 2: jika hanya 2
dalam kegiatan diskusi kelompok. indikator yang dilakukan.
 Berinteraksi dengan semua anggota Skor ≤ 1: jika hanya 1
dalam kegiatan diskusi kelompok indikator yang dilakukan.
Santun dalam  Menggunakan bahasa yang baik saat Skor 4: jika 4 indikator
menyampaikan menyampaikan hasil diskusi dilakukan semua
hasil diskusi  Menggunakan bahasa yang baik dan Skor 3: jika hanya 3
runtut dalam menyampaikan hasil indikator yang dilakukan.
diskusi.
 Menggunakan bahasa yang baik dan Skor 2: jika hanya 2
runtut dengan mumik dan gesture indikator yang dilakukan.
yang jelas dan tidak berlebihan dalam Skor ≤ 1: jika hanya 1
menyampaikan hasil diskusi. indikator yang dilakukan.
 Menggunakan bahasa yang baik,
runtut, dan lancer dengan mimic dan
gesture yang jelas serta tidak
berlebihan dalam menyampaikan hasil
diskusi.

𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖𝑎𝑛


Skor Rata-Rata = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐴𝑠𝑝𝑒𝑘 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝐷𝑖𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖

Kriteria Penilaian:
Sangat Baik (SB): apabila memperoleh skor rata-rata: 3 < skor rata-rata ≤ 4
Baik (B): apabila memperoleh skor rata-rata: 2 < skor rata-rata ≤ 3
Cukup (C): apabila memperoleh skor rata-rata: 1 < skor rata-rata ≤ 2
Kurang (K): apabila memperoleh skor rata-rata: skor rata-rata ≤ 1
LEMBAR KERJA SISWA

Program Keahlian : Geologi Pertambangan


Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran : Dasar-dasar Geologi Pertambangan
Elemen : Profesi dan Peluang Usaha di Bidang Geologi
Pertambangan
Pertemuan ke :9
I. PETUNJUK
a. Pelajari secara seksama mengenai profesi dan peluang usaha di sektor geologi
pertambangan!
b. Cermatilah jenis‐jenis peluang usaha atau wirausaha di sektor geologi
pertambangan!
II. KESELAMATAN KERJA
a. Patuhi semua peraturan selama pembelajaran!
b. Gunakan semua peralatan dan bahan sesuai letak dan fungsinya
III. ALAT
a. Pensil
b. Penghapus
c. Penggaris
d. Pulpen
e. Materi umur tambang
IV. BAHAN
a. Kertas HVS
V. TUGAS
Buatlah tabel mengenai keberlangsungan aktifitas pertambangan di Indonesia
berdasarkan jenis, potensi, perkiraan umur tambang dan lokasi keterdapatannya!

Tabel Peluang Usaha di Sektor Geologi Pertambangan


No Jenis Wirausaha Kompetensi yang Sasaran Modal yang
Dibutuhkan Konsumen dibutuhkan

Anda mungkin juga menyukai