0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan6 halaman

Soal Tryout Penalaran Matematika Pahamify

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai soal-soal tes penalaran matematika yang mencakup topik ekonomi, geometri, statistika, dan probabilitas. Secara keseluruhan dokumen berisi 20 soal latihan dan penjelasan konteks yang relevan untuk menjawab soal-soal tersebut.

Diunggah oleh

Break PAW
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan6 halaman

Soal Tryout Penalaran Matematika Pahamify

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai soal-soal tes penalaran matematika yang mencakup topik ekonomi, geometri, statistika, dan probabilitas. Secara keseluruhan dokumen berisi 20 soal latihan dan penjelasan konteks yang relevan untuk menjawab soal-soal tersebut.

Diunggah oleh

Break PAW
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tryout #7 Pahamify (Penalaran Matematika)

Perhatikan informasi berikut untuk mengerjakan soal nomor 1-4!


Ilmu Ekonomi menjelaskan bahwa pada setiap transaksi perdagangan terdapat hubungan
saling memengaruhi antara harga barang, kuantitas barang yang dibutuhan konsumen atau
biasa disebut dengan barang demand, dan kuantitas barang yang dipasok produsen atau
biasa disebut dengan barang supply.

S(H) = 300 + 2H
𝟐
D(H) = 450 - H
𝟓
Fungsi S(H) menyatakan kuantitas barang supply ketika harga barang sebesar H ribu
rupiah, sedangkan fungsi D(H) menyatakan kuantitas barang demand ketika harga barang
sebesar H ribu rupiah.
1. Berapa banyak kuantitas barang demand jika harga produk sebesar Rp 20.000,00?
A. 420
B. 428
C. 436
D. 442
E. 445
2. Harga produk ketika kuantitas barang supply sebesar x dapat dinyatakan dalam persamaan..

A. 300 + 2𝑥
1
B. 𝑥 – 300
2
C. 𝑥 − 150
1
D. 𝑥 – 150
2
E. 𝑥 − 300
3. Berapa besar perubahan kuantitas barang demand jika harga produk turun sebesar
Rp 10.000,00?
A. naik 4 satuan.
B. naik 5 satuan.
C. naik 10 satuan.
D. turun 5 satuan.
E. turun 10 satuan.
4. Banyak kuantitas produk supply sama dengan banyak kuantitas barang demand pada saat
harga barang sebesar ….
A. Rp 50.000,00
B. Rp 62.500,00
C. Rp 75.000,00
D. Rp 87.500,00
E. Rp 150.000,00
Perhatikan informasi berikut untuk mengerjakan soal nomor 5-8!

Diagram di bawah menunjukkan luas perkebunan Pak Hendra yang meliputi wilayah
perkebunan kelapa sawit, perkebunan karet, perkebunan kakao, dan perkebunan lada.

1
Tryout #7 Pahamify (Penalaran Matematika)

....

Diketahui bahwa selisih luas antara perkebunan karet dengan perkebunan kelapa sawit
adalah 40.000 ha.
5. Berapakah luas total perkebunan Pak Hendra?
A. 160.000 ha
B. 180.000 ha
C. 210.000 ha
D. 240.000 ha
E. 250.000 ha
6. Berapakah besar nilai x?
A. 10
B. 12
C. 15
D. 18
E. 20
7. Setelah terjadi penurunan hasil panen kelapa sawit, Pak Hendra berencana menggunakan
20% lahan kelapa sawit untuk ditanami lada, kemudian 50% dari sisa lahan kelapa sawit
untuk ditanami kakao.
Pernyataan yang tepat berdasarkan perubahan yang terjadi adalah …
(1) Luas lahan perkebunan sawit berkurang sebesar 60%60%.
(2) Selisih antara luas lahan perkebunan kakao dengan luas lahan karet adalah 2.000 ha.
(3) Luas lahan perkebunan lada bertambah sebesar 240%
(4) Luas lahan perkebunan kakao menjadi 60.000 ha.
A. (1), (2), dan (3) SAJA yang benar.
B. (1) dan (3) SAJA yang benar.
C. (2) dan (4) SAJA yang benar.
D. Hanya (4) SAJA yang benar.
E. (1), (2), (3), dan (4) benar.
8. Setelah terjadi penurunan hasil panen kelapa sawit, Pak Hendra berencana menggunakan
20% lahan kelapa sawit untuk ditanami lada, kemudian 50% dari sisa lahan kelapa sawit
untuk ditanami kakao.
Jika akan dibuat diagram lingkaran yang baru berdasarkan perubahan yang terjadi, maka
daerah pada diagram lingkaran yang mewakili perkebunan kakao memiliki sudut pusat
sebesar ….

2
Tryout #7 Pahamify (Penalaran Matematika)

A. 105°
B. 110°
C. 113°
D. 115°
E. 117°
Perhatikan informasi berikut untuk mengerjakan soal nomor 9 dan 10!

Sekelompok mahasiswa berencana untuk berwisata bersama. Mereka sepakat untuk


membagi rata total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 2.400.000,00. Ternyata, 2 orang
mengundurkan diri, total biaya tetap dibagi rata ke semua orang yang ikut sehingga biaya
yang dibebankan ke setiap orang bertambah Rp 100.000,00 dibandingkan rencana awal.
9. Banyak mahasiswa yang akan pergi berwisata mula-mula ada ….
A. 5
B. 6
C. 8
D. 10
E. 12
10. Salah satu dari mahasiswa yang jadi berangkat menyiapkan uang untuk berwisata dengan
cara menabung sebesar Rp5.000,00 setiap hari. Setelah berapa hari uang perjalanan
tersebut akan terkumpul?
A. 80
B. 78
C. 72
D. 68
E. 52
Perhatikan informasi berikut untuk mengerjakan soal nomor 11-13!

Ketika berkemah bersama teman-temannya, Asahi mendirikan tenda yang berbentuk limas
dengan alas persegi. Asahi memasang lampu tepat di tengah frame dan kemudian
meletakkan buku di salah satu ujung alas tenda. Panjang diagonal alas dan tinggi tenda
berturut-turut adalah 16 m dan 6 m.
11. Asahi ingin menaburi garam di sekeliling tenda untuk menghindari datangnya hewan. Jika
jarak antara taburan garam dengan tepi alas tenda adalah 11 meter dan lintasan garam
sebangun dengan tepi alas tenda, berapakah panjang lintasan garam yang dibuat Asahi?

(bantuan : jika diperlukan gunakan √𝟐 = 𝟏, 𝟒)

3
Tryout #7 Pahamify (Penalaran Matematika)

A. 42,4 m.
B. 48,2 m.
C. 48,6 m.
D. 50,2 m.
E. 52,8 m.
12. Berapakah jarak antara buku dan lampu?

A. 3√13
B. 7√13
C. 5√13
D. 3√17
E. 2√17
13. Sebelum berangkat berkemah, Asahi berinisiatif membuat pelapis tenda (flysheet) untuk
menghindari tenda serta barang bawaan dari panas dan hujan. Luas pelapis tenda
disarankan setidaknya sama dengan luas sisi tegak tenda

Di bawah ini manakah luas pelapis tenda yang dapat digunakan Asahi?

(1) 29√30 𝑐𝑚2

(2) 30√32 𝑐𝑚2

(3) 31√34 𝑐𝑚2

(4) 32√38 𝑐𝑚2

A. (1), (2), dan (3) SAJA.


B. (1) dan (3) SAJA.
C. (2) dan (4) SAJA.
D. (4) SAJA.
E. (1), (2), (3), dan (4).

Perhatikan informasi berikut untuk mengerjakan soal nomor 14-17!

Sebuah organisasi mahasiswa peduli korban banjir membagikan 300 lusin selimut, 4,5 ton
beras, dan 75 dus berisikan 72 kotak susu. Jika bantuan dibagikan secara merata dan
jatah beras yang diberikan tidak boleh kurang dari 1 kg per orang.

4
Tryout #7 Pahamify (Penalaran Matematika)

Berikut rincian merk dan varian seluruh susu kotak yang dibagikan ke korban banjir:

19
14. Peluang terambil susu rasa cokelat dengan syarat bermerk Ciromy adalah . Ada berapa
29
banyak susu rasa stroberi dengan syarat bermerk Ciromy?

A. 1.000 kotak.
B. 1.100 kotak.
C. 1.200 kotak.
D. 1.500 kotak.
E. 1.900 kotak.

15. Jumlah orang yang mendapat bantuan paling banyak adalah ....

A. 1.500 orang
B. 1.600 orang
C. 1.700 orang
D. 1.800 orang
E. 1. 900 orang

16. Manakah di antara pernyataan berikut yang benar?

(1) Setiap korban paling sedikit mendapatkan 2 selimut.

(2) Setiap korban paling sedikit mendapatkan 2,5 kg beras.

(3) Setiap korban paling sedikit mendapatkan 3 susu.

(4) Jika seluruh beras dibagikan, setiap korban mungkin mendapatkan 2 kg beras.

A. (1), (2), dan (3) saja yang benar.


B. (1) dan (3) saja yang benar.
C. (2) dan (4) saja yang benar.
D. Hanya (4) yang benar.
E. Semua benar.

17. Seluruh bantuan dikirim dari Kota A menggunakan sebuah truk angkut ke daerah bencana
D. Ada 1 jalan dari Kota A ke Pos B, 5 jalan dari Kota A ke Pos C, ada pula 3 jalan yang
menghubungkan Pos B dan C. Dari Pos B dan C masing-masing ada 4 jalan ke daerah
bencana D. Jika truk harus melalui Pos B dan C masing-masing satu kali, maka banyaknya
alur perjalanan yang dapat ditempuh truk pengirim bantuan adalah ....

A. 12
B. 40
C. 60
D. 72

5
Tryout #7 Pahamify (Penalaran Matematika)

E. 80

Perhatikan informasi berikut untuk mengerjakan soal nomor 18 dan 19!

Anta memiliki 6 pita dengan panjang yang berbeda-beda. Panjang 5 pita di antaranya
adalah 17 cm, 22 cm, 6 cm, 12 cm, dan 4 cm. Median panjang pita yang dimilikinya
adalah 10,5 cm.

18. Berapakah rata-rata panjang pita milik Anta?

25
A. cm
6
26
B. cm
6
27
C. cm
6
32
D. cm
3
35
E. cm
3

19. Anta membeli pita saat sedang ada diskon 20% sehingga harganya menjadi Rp5.000,00
per 10 cm. Berapakah harga seluruh pita yang dibeli Anta sebelum diskon?

A. Rp35.000,00
B. Rp43.750,00
C. Rp50.000,00
D. Rp55.250,00
E. Rp57.500,00

20. Sebuah lingkaran memiliki luas 38,5 𝑐𝑚2 . Lingkaran tersebut dipotong sehingga hanya
menyisakan bagian yang diarsir seperti gambar berikut:

Jika panjang busur daerah arsir adalah 17 cm, maka nilai yang paling
22
mendekati x° adalah... (𝜋 = )
7

A. 20°
B. 60°
C. 80°
D. 120°
E. 150°

Common questions

Didukung oleh AI

The pricing mechanism in microeconomics explains the reciprocal relationship between the price of goods and their demanded and supplied quantities using mathematical functions such as S(H)=300+2H for supply and D(H)=450-(1/25)H for demand. These functions illustrate how changes in price (H) bring about changes in supply and demand quantities. For example, if the price increases, the quantity supplied typically increases, while the quantity demanded decreases, and vice-versa. The equilibrium point, where supply equals demand, can be found by solving these equations simultaneously .

The effectiveness of humanitarian aid delivery can be significantly enhanced by strategic distribution, ensuring aid reaches the maximum number of beneficiaries with equal distribution. In the flood relief example, delivering 300 dozen blankets, 4.5 tons of rice, and milk boxes with categorical constraints (e.g., each person must receive at least 1 kg of rice) maximizes aid reach and sustenance for victims. The strategy reflects critical logistical planning where equitable distribution policies align with available resources, minimizing wasted efforts and ensuring aid sustains affected populations effectively .

Median normalization provides a robust measure of central tendency, particularly in datasets with potential outliers, such as Anta's ribbons where the known median is 10.5 cm. This statistic is less influenced by extreme values compared to the mean, making it a better representative of the central value in skewed distributions. By maintaining the median's integrity despite varying ribbon lengths, data analysts can secure consistency in analyzing central trends, even when extreme values may distort other averages .

The analysis of group costs in shared financial commitments, such as the students' trip, highlights the importance of flexibility and contingency planning in group financial decisions. Initially, equal cost sharing was planned, but the withdrawal of two participants led to an increased burden of Rp 100,000 per remaining participant. This scenario shows how group decisions require careful consideration of payment adjustments to accommodate unexpected changes. Such insights emphasize the need for financial agreements that account for potential variations in participant numbers, ensuring each member is prepared for cost alterations .

To calculate the equilibrium price for goods where supply equals demand, set the supply function equal to the demand function, i.e., S(H)=D(H). Using the given functions, 300+2H = 450-(1/25)H. Solve this equation for H to find the price at equilibrium, which results in the price being H=62,500. Therefore, at Rp 62,500, the quantity supplied equals the quantity demanded .

The practical application of geometric properties in setting up Asahi's tent involves using the dimensions of the tent's base and height to determine several measurements, such as the perimeter for salt barriers or the length of lintels. By recognizing the base as a square with a known diagonal of 16 m, the side can be calculated using the relationship of the diagonal in a square (side = diagonal/√2), yielding 8√2 meters per side. This illustrates how geometric principles link theoretical mathematics with real-world solutions, like constructing effective barriers or maximizing design efficiency for camping activities .

Integrating new land use policies requires evaluating both ecological impacts, like biodiversity conservation and habitat preservation, and economic effects, such as yield shifts and market dynamics. As reflected in the agricultural adaptations where palm plantation land is transitioned to pepper and cocoa, considerations include assessing trade-offs between current and prospective crop values, ecological footprint management, and long-term sustainability. Environmental assessments to gauge impact on soil, water resources, and regional climate enable informed decision-making, balancing ecological integrity with economic gain, vital for sustainable land management .

In public health contexts, equitable distribution across groups can be achieved through proportional allocation aligned with group needs, resource inventories, and capacity assessments, ensuring no group's needs outweigh another, as seen in blanket and rice distribution examples. Implementing tiered prioritization systems where critical needs are first addressed, while still maintaining baseline resource allocations per capita to secure sustained support, ensures effectiveness. Cross-verifying allocations with community feedback enhances transparency and adaptation, preventing inequality amidst resource constraints and achieving balanced public health interventions .

Optimizing logistics in supply chains, especially during emergencies, involves analyzing and utilizing multiple pathways effectively, as demonstrated in the emergency response logistics of moving aid from City A to disaster-stricken areas via Posts B and C. The analysis considers all potential paths, calculating the product of road combinations at each link (e.g., 1 x 5 x 3 x 4 x 4 = 240 pathways). This approach maximizes flexibility and response efficiency, allowing planners to select optimal routes, manage risks, and ensure timely aid delivery under varying conditions, showcasing the value of comprehensive network strategy in crisis logistics .

Transformations in agricultural land use, such as reallocating parts of palm oil plantations to pepper and cocoa, can significantly impact the overall distribution of land resources. In Pak Hendra's case, reducing palm oil plantation area by 20% for pepper planting and then using 50% of the remaining area for cocoa demonstrates this impact by altering the land distribution significantly. The effect is seen as an increased area for new crops and decreased palm area, impacting overall plantation dynamics, potentially affecting yields, local biodiversity, and economic outputs. This reallocation leads to an increase in the cocoa area to 60,000 ha with altered proportions of crops represented in land use .

Anda mungkin juga menyukai