Modul Ajar Pengukuran Bangun Datar SMP
Modul Ajar Pengukuran Bangun Datar SMP
Rasionalisasi
Materi matematika terkait dengan bangun datar sangat erat kaitannya dengan sudut dan garis
sejajar karena dalam persegi panjang terdapat sudut dan garis. Sedangkan untuk perhitungan
keliling dan luasnya digunakan bilangan bulat dan pecahan. Secara umum segiempat adalah poligon
yang dibentuk dari empat sisi. Macam-macam bentuk persegi panjang terbagi menjadi beberapa
jenis, antara lain persegi, persegi panjang, garis, belah ketupat, layang-layang, dan trapesium.
Rencana Asesmen
Hasil karya
Tes tulis
Pemahaman Bermakna Pada kerangka bangun rumah terdapat bentuk bangun datar
segiempat yang masing-masing terdiri dari empat sisi, empat
titik sudut, dan suatu daerah yang dibatasi oleh empat sisi
tersebut. Jumlah dari keempat sisi tersebut dinamakan dengan
keliling dan daerah yang dibatasi oleh keempat sisi tersebut
dinamakan dengan luas. Dengan demikian, keliling suatu
bangun datar adalah jumlah panjang sisi-sisi yang membatasi
bangun tersebut. Sedangkan luas bangun datar adalah suatu
daerah yang dibatasi panjang sisi-sisi pada bangun tersebut.
Pertanyaan Pemantik Untuk mengadakan konser rok perlu dipersiapkan lapangan
dengan ukuran 100 m × 50 m untuk para penonton. Tiket
konser telah terjual habis dan lapangan mulai dipenuhi oleh
para penggemar yang berdiri menonton. Tentukan perkiraan
jumlah penonton yang hadir pada konser tersebut.
Profil Pelajar Pancasila Beriman & Bertaqwa terhadap Tuhan YME
Berkebhinekaan Global
Bernalar Kritis
Kreatif
Bergotong royong
Mandiri
B. Kegiatan Inti
1. Siswa dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen,
dan setiap kelompok dipimpin oleh seorang ketua kelompok.
2. Stimulation: Pemberian rangsangan
Berilah ilustrasi awal tentang penerapan materi yang akan di ajarkan, misalkan pada daftar
gambar bangun datar segiempat (Lampiran 1).
Problem Statement: Pernyataan/Identifikasi masalah
Kemudian ajaklah siswa untuk memahami dan menemukan penurunan rumus keliling dan luas
segiempat berdasarkan tabel 1 (Lampiran 2) dengan melakukan kegiatan literasi membaca.
Ajaklah siswa untuk memperhatikan dan memahami yang terdapat pada sajian di tabel 1.
Fokus pengamatan kali ini adalah memperhatikan dan memahami dengan cermat pada sisi
panjang, sisi lebar, keliling dan banyak kotak (luas) dari beberapa gambar yang disajikan pada
tabel 1.
Verification: Pembuktian
Ajaklah siswa secara mandiri untuk membuktikan hasil pemahaman terhadap materi yang
telah didiskusikan, dengan kegiatan “Be More Creative Please” dan “Excellent Communication
Please” (Lampiran 5).
Generalization: Menarik simpulan/generalisasi
Minta siswa untuk menyajikan jawabannya di depan kelas. Arahkan siswa untuk memeriksa
terlebih dulu sebelum dibahasa di depan kelas, apakah permasalahan dan jawaban yang
ditemukan sudah benar.
C. Kegiatan Penutup
Guru mengajak siswa untuk melakukan rreview ulang terhadap kegiatan pembelajaran yang
sudah dilalui.
Guru memandu merangkum pembelajaran hari ini dan menginformasikan pembelajaran
berikutnya, yaitu Keliling dan luas bangun datar segitiga
Refleksi Guru
Guru merefleksi kesesuaian perencanaan pembelajaran dengan implementasi dalam kegiatan
pemebelajaran yang telah dilakukan.
Guru merefleksi ketepatan penggunaan strategi pembelajaran yang telah dilakukan,
memperhatikan kelebihan dan kelemahan strategi pembelajar tersebut untuk perbaikan pada
pembelajaran berikutnya.
Guru merefleksi terkait dengan antusiasme siswa terhadapa pembelajaran yang telah dilakukan.
Apabila diperlukan untuk memodifikasi pembelajaran untuk kelas yang lain atau sekolah yang lain,
maka alternatif modifikasi pembelajaran berikut bisa dilakukan.
Modifikasi Kegiatan
1. Siswa diberikan tugas untuk membuat bangun datar tertentu yang kelilingnya sama dengan
keliling bangun datar belah ketupat.
2. Siswa diberikan tugas berikutnya untuk menggambar bangun datar jajargenjang pada kertas HVS
atau lainnya. Kemudian bangun jajar genjang tersebut digunting. Setalah terbentuk bangun datar
jajar genjang. Intruksikan kepada siswa untuk mengunting beberapa bagian dari bangun
jajargenjang tersebut, dan apabila bagian-bagiannya disusun membantuk bangun persegi.
Kemdian lakukan hal yang sama sehingga bagian-bagian potongannya masing-masing
membentuk persegipanjang, belah ketupat, layanglayang, dan trapesium.
3. Lakukan kegiatan yang sama pada point 2 dengan membuta bangun datar segienam (sebagai
tantangan berpikir tingkat tinggi), yang kemudian bagian-bagian potongannya membantuk
jajargenjang, persegipanjang, dan layang-layang.
4. Setelah siswa mengenal keliling dan luas segiempat dibahas pada buku ini, coba kalian
kembangkan pengetahuan kalian dengan mengunjungi laman berikut.
Keliling dan Luas Persegi dan Virtual Lab. Keliling dan Luas
Cara Mencari Luas Segiempat
Persegipanjang dengan Geogebra Segi Empat
Lampiran 1
Perhatikan ilustrasi gambar berikut.
1. Pada gambar segiempat yang mempunyai dua pasang sisi berhadapan saling sejajar, semua
sudutnya sama besar, dan semua sisinya sama panjang disebut dengan bangun datar persegi.
2. Pada gambar segiempat yang mempunyai dua pasang sisi berhadapan sejajar dan semua
sudutnya sama besar disebut dengan persegi panjang
3. Pada gambar segiempat yang mempunyai dua pasang sisi yang berhadapan sejajar disebut
dengan jajar genjang
4. Pada gambar segiempat yang tepat sepasang sisi yang sejajar disebut dengan trapesium
5. Pada gambar segiempat yang mempunyai dua pasang sisi berhadapan sejajar dan semua sisinya
sama panjang disebut dengan belah ketupat
6. Pada gambar segiempat yang mempunyai dua pasang sisi berpotongan sama panjang dan kedua
diagonalnya saling tegak lurus dan tidak mungkin sama panjang disebut dengan layang-layang
Untuk mengidentifikasi dan mengetahui terkait keliling dan luas segiempat, coba kalian pahami
penurunan rumus keliling dan luas segiempat pada Tabel 1 berikut.
Luas (L) /
No. Segiempat Keliling (K)
Banyak Kotak / Daerah
Persegi K = AB BC CD DA L =3×3
3 =3+3+3+3 =s×s
D C =4×3 = s2
=4×s
1. 3 Sehingga didapat:
s
Sehingga didapat: L = s2
K =4×s
A s B
Belahketupat K = 4 × 13 1
= 52 L = × 10 × 24
2
= 10 × 12
Sehingga didapat:
= 120
K =4×s
4. Sehingga didapat:
1
L = × d1 × d2
2
Luas (L) /
No. Segiempat Keliling (K)
Banyak Kotak / Daerah
Layang-layang K = 2 × (20 + 15) 1
= 2 × 35 L = × 24 × 25
2
= 70
= 12 × 25
= 300
Sehingga didapat:
K = 2 × (a + b)
Sehingga didapat:
5. 1
L = × d1 × d2
2
Trapesium K = 10 + 15 + 24 + 13 1
= 62 L = × (10 + 24) × 12
2
= 34 × 6
Sehingga didapat: = 204
6. K =a+y+b+x
Sehingga didapat:
1
L = × (a + b) × t
2
Lampiran 3
Setelah kalian memperlajari dan memahami tentang keliling dan luas segiempat pada tabel 1, cobalah
untuk memahami beberapa uraian berikut.
Contoh 9.6
Pak Amir memiliki sebidang tanah berbentuk persegi panjang di
samping rumah. Panjang tanah 50 m dan lebarnya 30 m.
a. Tentukanlah luas tanah Pak Amir dalam satuan cm2.
b. Tentukanlah luas tanah Pak Amir dalam satuan are.
Sumber: kemendikbud
Gambar 9.10 Tanah Pak Amir
Alternatif Penyelesaian
Bentuk tanah adalah daerah persegi panjang.
Panjang tanah = 50 m
Lebar tanah = 30 m
Luas tanah = panjang tanah lebar tanah
= 50 30
= 1500 m2
Ingat kembali materi pengukuran yang sudah kamu pelajari di sekolah dasar. Bagaimana
mengubah nilai dari satuan-satuan pengukuran tertentu ke satuan pengukuran yang lain?
Contoh 9.7
Misalkan ABCD sebuah belahketupat dengan luas 24 cm2 dan panjang AD = 5 cm
Panjang OC = x cm dan OD = y cm, dan nilai x + y = 7.
D
Hitunglah
O
a. Keliling belahketupat ABCD. A C
b. Panjang diagonal-diagonalnya
B
Alternatif Penyelesaian
a. Karena setiap sisi belahketupat sama panjang dan AD = 5 cm, maka keliling belahketupat ABCD
adalah 4 × 5 = 20 cm.
b. Diketahui OC = x cm, diperoleh AC = 2x dan OD = y cm, maka BD = 2y cm.
d1 d 2 2x 2 y
L 24 =
2 2
48 = 4xy
xy = 12
Karena xy = 12 dan x + y = 7, maka x dan y yang memenuhi adalah x = 3 dan y = 4.
Jadi, panjang AC = 2×OC = 2×3 = 6 cm
Panjang BD = 2×OD = 2×4 = 8 cm
Contoh 9.8
Perhatikan layang-layang PQRS berikut. Jika panjang PQ adalah 18 cm dan
panjang RS adalah 12 cm, tentukan:
a. Keliling layang-layang PQRS tersebut!
b. Panjang PR, jika luas layang-layang PQRS = 168 dan panjang QS = 24 cm.
Alternatif Penyelesaian
a. Keliling layang-layang PQRS = jumlah panjang sisi-sisinya
= PQ + QR + RS + SP
= (2 × PQ) + (2 × RS)
Karena PQ = QR dan RS = SP, maka
keliling layang-layang PQRS = (2 × 18) + (2 × 12) = 60.
Jadi, keliling layang-layang PQRS adalah 60 cm.
d1 d 2
b. Luas Layang-layang PQRS, L
2
d1 d 2 24 d 2
L 168 =
2 2
168 = 12×d2
d2 = 14
Contoh 9.9
Tentukan luas dan keliling trapesium yang disajikan pada gambar berikut.
Alternatif Penyelesaian
1. Bangun apa saja yang menyusun trapesium samakaki di atas?
2. Bangun I dipindah ke samping bangun II sehingga menjadi gambar di bawah ini. Bangun apakah
yang terbentuk? Apakah berbentuk persegi panjang?
3. Apakah luas bangun persegipanjang itu sama dengan luas trapesium? Rumus luas bangun
persegipanjang sudah kita ketahui, yaitu: Panjang × lebar = 10 × 6 = 60 satuan luas. Cobalah
hitung luas persegipanjang tersebut dengan rumus:
jumlah sisi sejajar
L t
2
10 10
L 6
2
L 10 6
L 60
Ternyata dari kedua perhitungan tersebut hasilnya sama, yaitu 60 satuan luas.
Hitunglah luas trapesium dengan rumus berikut.
jumlah sisi sejajar
L t
2
8 12
L 6
2
L 10 6
L 60
Hasilnya sama dengan luas persegipanjang, yaitu 60 satuan luas.
Keliling trapesium = 2 (6) + 2 (10)
= 2 (6) + 2 (10)
= 12 + 20
= 32 satuan.
Lampiran 4
Untuk Siswa
Diketahui segiempat ABCD dengan panjang sisi-sisinya adalah 4 cm. Luasnya adalah 16 cm 2. Setujukah
kalian? Jelaskan.
Untuk Guru
Petunjuk Guru untuk Kegiatan Berpikir Kritis
1. Berikan kepada siswa beberapa jawaban atau tampilkan di Papan Tulis/Layar LCD. Berikut
alternatif jawaban yang dapat mengarahkan siswa pada berikir kritis.
2. Guru melakukan pemodelan dengan mendorong siswa untuk berfikir krtitis. Arahkan/pancinglah
siswa agar bertanya seperti pertanyaan berikut.
a) Apakah dapat dijamin kevalidannya bahwa apa bila panjang sisi-sisi belah ketupat (gambar
pada jawaban B), maka panjang diagonal-diagonalnya 8 dan 4?
b) Apa mungkin membentuk segitiga, apabila panjang sisi miring segitiga BOC (gambar pada
jawaban B) sama dengan panjang sisi tegak segitiga siku-sikunya, yaitu 4 cm?
c) Bagaimana seharusnya gambar yang benar dan valid secara matematika pada gambar di
jawaban B, apabila ukuran-ujurannya seperti itu?
d) Apakah dapat dijamin kevalidannya bahwa apa bila panjang sisi-sisi belah jajrgenjang
(gambar pada jawaban C), maka tingginya sama dengan 4 cm?
e) Apa mungkin terjadi pada jajargenjang, apabila tinggi jajargenjang sama dengan panjang BC
(gambar pada jawaban B), yaitu 4 cm?
f) Bagaimana seharusnya gambar yang benar dan valid secara matematika pada gambar di
jawaban C, apabila ukuran-ujurannya seperti itu?
3. Intruksikan kepada masing-masing kelompok siswa untuk menggambar semua jenis bangun
datar segiempat dengan panjang semua sisinya sama dengan 4 cm (bisa digambar pada kertas
asturo/HVS dengan ukuran yang sebenrnya, kemudian digunting). Kemudian ajaklah siswa untuk
menghitung luasnya untuk setiap bangun datar segirmpat.
4. Intruksikan kepada kelompok siswa untuk mendiskusikan hasil yang diapat dan simpulkan
Untuk Siswa
Semakin besar keliling suatu persegipanjang, semakin besar juga luas persegipanjang tersebut.
Setujukah kalian? Jelaskan.
Untuk Guru
Langkah-langkah Kegiatan Berpikir Kritis ini diserahkan sepenuhnya kepada teman Guru untuk
menyusunnya sendiri, sebagai latihan. Kemudian perkirakan sendiri juga kesimpulan yang didapat.
Lampiran 5
Lembar Kegiatan Siswa (LKS)
Untuk Siswa
Bu Novi memberikan soal seperti berikut kepada kedua siswanya, yaitu Dewi dan Ismiyati.
Soal:
Suatu persegi dibagi menjadi empat bagian sama besar dan sama bentuknya. Ukuran keliling
masing-masing bagiannya adalah sama. Tentukan luas daerah persegi yang semula.
Dapatkah kalian menemukan sebanyak 4 atau 5 gambar yang berbeda cara membaginya. Kemudian,
hitunglah luas masing-masing persegi semula.
Untuk Guru
Petunjuk Guru untuk Kegiatan “Be More Creative Please”
1. Tulislah di papan tulis/tampilakan di LCD bentuk gambar yang ditemukan oleh Dewi (sebelah
kiri) dan Ismiyati (sebelah kanan).
Jawaban Dewi Jawaban Ismiyati
Persegi ABCD dibagi menjadi empat bagian Persegi ABCD dibagi menjadi empat bagian
yang membentuk persegi kecil. Diketahui yang membentuk persegipanjang.
panjang sisi persegi kecil adalah 4 cm. Diketahui ukuran persegipanjang adalah 4
Keliling persegi kecil = 4s cm × 1 cm
= 4(4) Keliling persegipanjang = 2(p + l)
= 16 cm = 2(4 + 1)
Luas persegi ABCD = s2 = 2(5)
= 82 = 10 cm
= 64 cm2 Luas persegi ABCD = s2
= 42
= 16 cm2
2. Intruksikan kepada siswa untuk menemukan menemukan sebanyak 4 atau 5 gambar yang
berbeda cara membaginya. Kemudian, hitunglah luas masing-masing persegi semula.
3. Berilah kesempatan kepada masing-masing siswa untuk memaparkan hasilnya di depan kelas,
apakah gambar yang didapat menghasilkan suatu pernyataan yang benar secara matematika.
Diskusikanlah.
= 16 cm2
= 2 5
2
= 20 cm2
Persegi ABCD dibagi menjadi empat bagian Persegi ABCD dibagi menjadi empat bagian
yang membentuk trapesium siku-siku. yang membentuk trapesium siku-siku.
Diketahui panjang sisi-sisnya adalah 2 cm, 1 Diketahui panjang sisi-sisinya adalah 13 cm,
cm, 2 2 cm, 3 cm. 4 cm, 3 cm, 2 cm.
Kelilingnya adalah Kelilingnya adalah
2 + 1 + 2 2 + 3 = (6 + 2 2 ) cm 13 + 4 + 3 + 2 = (9 + 13 ) cm
= 16 cm2 = 36 cm2
Untuk Siswa
Berikut soal nomor 19 yang terdapat pada soal OSK Matematika SMP tahun 2014.
Jika luas satu persegi kecil adalah 4 m2, maka luas bangun datar pada gambar di bawah
adalah ...
A. 36
B. 96
C. 144
D. 162
Manakah dari jawaban siswa berikut yang paling bagus menurut kalian? Mengapa? Apa yang harus
dipertimbangkan dalam mengomunikasikan yang baik?
a = 4,5 × s t =2×s
= 4,5 × 2 =2×2
=9 =4
Luas jajargenjang = a × t
=9×4
= 36
= 4 × 36
= 144 (C)
D
C
E
t
A
B
Gambar yang asli di geser ke kiri setengah persegi satuan, kemudian buatlah garis bantu AB dan DC,
sehingga terbentuk 4 segitiga. Selanjutnya geserlah 2 segitiga bagian atas ke bagian bawah seperti
pada gambar di atas.
Dengan demikian akan tampak seperti pada gambar samping kanannya dan bangun tersebut
membentuk jajar genjang dengan alas AD = 4,5 dan tinggi EC = 8, sehingga didapat.
Luas jajargenjang =a×t
= AD × EC
= 4,5 × 8
= 36 satuan luas
Karena setiap persegi kecil luasnya adalah 4 m2, maka luas bangun jajar genjang menjadi
Luas jajargenjang = 36 × 4
= 144 m2
Jadi, luas bangun datar pada gambar yang dimaksud adalah 144 m2 (C)
Untuk Guru
Petunjuk Guru untuk Kegiatan “Excellent Communication Please”
1. Ajaklah siswa untuk memahami masing-masing jawaban dari ketiga siswa tersebut. Kemudian
berilah kesempatan kepada siswa untuk menentukan pilihan manakah jawaban yang paling bagus
menurut mereka berikut alasannya.
2. Buatlah kelompok siswa yang heterogen berdasarkan pilihan jawaban diantara ketiga siswa
tersebut. Kemudian, berilah tugas berupa soal yang senada kepada siswa untuk didiskusikan
jawabannya dengan kelompok mareka masing-masing (berilah jawaban yang komunikatif).
9 cm
8 cm 8 cm 8 cm 8 cm
3. Tukarkan hasil jawaban soal tersebut (soal yang ditugaskan) dengan kelompok lain, kemudian
berilah argumennya (apakah semua anggota kelompok memahami jawaban dari kelompok lain?).
Kemudian, intruksikan kepada siswa untuk menuliskan kesimpulan dari hasil kegiatan ini.
Lampiran Asesmen
Observasi guru selama kegiatan belajar berlangsung
Berikut disajikan uraian mengenai pengertian, langkah-langkah, dan contoh kisi-kisi dan butir
instrumen tes tertulis, lisan, penugasan, dan portofolio dalam penilaian pengetahuan.
...
34
SB = sangat baik B = baik KB = kurang baik
Bagian III. Pengayaan dan Remedial (Diferensiasi)
Alternatif Pengayaan: Mengembangkan Materi
Guru memberikan gambaran awal tentang bangun datar tidak beraturan yang ada kaitannya dalam
kegidupan sehari-hari.
Bangun datar tak beraturan merupakan benda-benda nyata yang ada dalam kehidupan sehari-hari,
seperti daun, batang pohon, penghapus pulpel, telapak tangan dan lain-lain serta suatu gambar bidang
datar tidak beraturan. Benda-benda tersebut dapat diketahui luas permukaannya dengan
menggunakan konsep mencari luas pada bangun datar segiempat dan segitiga. Contohnya adalah
kasus masalah berikut ini.
Bangun datar tak beraturan merupakan benda-benda nyata yang ada dalam kehidupan sehari-hari,
seperti daun, batang pohon, penghapus pulpel, telapak tangan dan lain-lain serta suatu gambar bidang
datar tidak beraturan. Benda-benda tersebut dapat diketahui luas permukaannya dengan
menggunakan konsep mencari luas pada bangun datar segiempat dan segitiga. Contohnya adalah
kasus masalah berikut ini.
Perhatikan gambar berikut ini atau ambillah beberapa bangun yang menyerupai bangun datar
segiempat dan segitiga. Kemudian perhatikan dengan cermat.
Bangun datar segiempat dan segitiga manakah yang lebih mudah digunakan untuk menaksir luasnya
benda-benda pada Gambar 9.5 di atas?
Dapat dilihat bahwa bangun-bangun pada masalah di atas merupakan bangun yang tidak beraturan.
Untuk menentukan luas daerah bangun-bangun yang tidak beraturan seperti masalah tersebut,
lakukan langkah-langlah berikut:
1. Salin dan gambar bangun tersebut pada kertas berpetak dengan memberikan garis pada bagian
tepinya.
2. Hitung petak yang menutupi bangun tersebut! Kemudian berilah tanda. Untuk petak yang tidak
utuh, jika petak yang menutupi bangun lebih dari setengahnya, maka petak tersebut dihitung satu
petak.
Ilustrasi:
Untuk menentukan luas daerah bangun tersebut, cobalah kalian berikan tanda pada petak yang
menutupi bangun tersebut. Kemudian hitung luasnya dengan menghitung banyak petak tersebut.
Supaya pemahaman kalian terhadap materi luas bangun tidak beraturan lebih luas, cobalah
perhatikan uraian berikut ini.
Luas daerah permukaan yang beraturan dapat ditentukan dengan persegi satuan yang menutupi
daerah tersebut. Perhatikan bangun-bangun A, B, dan C berikut.
Contoh 9.1
Perhatikan bangun-bangun berikut ini. Hitunglah luas daerahnya.
A B C
Alternatif Penyelesaian
Dapat dilihat bahwa bangun-bangun pada soal merupakan bangun yang tidak beraturan. Untuk
menentukan luas daerah bangun-bangun yang tidak beraturan seperti pada soal, kamu tinggal
menghitung petak yang menutupi bangun tersebut. Untuk petak yang tidak utuh, jika petak yang
menutupi bangun lebih dari setengahnya, maka petak tersebut dihitung satu petak.
Sekarang, perhatikan kembali bangun-bangun pada soal. Beri tanda centang pada petak yang utuh
dan petak yang menutupi bangun lebih dari setengah bagian.
a a a a a a
a a a a a aa
a a a a a a a
a a a a a
A B C
Dengan demikian, diperoleh luas daerah bangun A = 12 satuan, bangun B = 6 satuan, dan
bangun C = 7 satuan.
Diskusikan
Intrksikan kepada siswa untuk mencari / menemukan/membuat 3 contoh yang ada dalam kehidupan
sehari-hari yang bahan dasarnya terbentuk bangun datar datar tidak beraturan.
Kemudian ajaklah kelompok siswa untuk menemukan cara bagaimana menentukan luas
benda/barang. Selanjutnya ajaklah siswa untuk menemukan jawabannya secara bersama-sama.
Tuliskan jawaban tersebut sebagai karya kelompok.