0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan4 halaman

Perhitungan Debit Saluran Irigasi

Dokumen tersebut menjelaskan cara menghitung kapasitas saluran irigasi dengan menggunakan rumus debit rencana berdasarkan luas lahan yang akan diiriksi, kebutuhan air bersih, dan efisiensi saluran. Kemudian dilakukan perhitungan kapasitas saluran primer, sekunder, dan tersier beserta rekapitulasinya.

Diunggah oleh

Arya Winata
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan4 halaman

Perhitungan Debit Saluran Irigasi

Dokumen tersebut menjelaskan cara menghitung kapasitas saluran irigasi dengan menggunakan rumus debit rencana berdasarkan luas lahan yang akan diiriksi, kebutuhan air bersih, dan efisiensi saluran. Kemudian dilakukan perhitungan kapasitas saluran primer, sekunder, dan tersier beserta rekapitulasinya.

Diunggah oleh

Arya Winata
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERHITUNGAN KAPASITAS SALURAN

A. Debit Rencana Saluran Irigasi

Untuk menghitung debit rencana saluran irigasi, dapat merujuk pada peraturan
standar KP - 03 - 2013. Debit rencana dapat dirumuskan sebagai berikut :

Qrencana = c x NFR x A
e
dengan :
Q = Debit rencana ( lt / dt)
Koefisien pengurangan karena adanya sistem golongan (sub-bab 2.2.4
c =
KP - 03, c = 1)
NFR = Kebutuhan netto air sawah ( lt / dt / hr)
e = Efisiensi irigasi secara keseluruhan
A = Luas daerah yang diairi (Ha)

B. Kapasitas Saluran Pembawa


1.) Kebutuhan Air Bersih
DATA KEBUTUHAN AIR DAN SALURAN
No
Uraian Range Data Range Data Dipakai
Kebutuhan air 1, 10 - 1,80 lt / d t/ hr 1.58

2.) Efisiensi Saluran


Untuk efisiensi saluran, dapat merujuk pada ketentuan KP - 03 - 2013 tentang
saluran halaman 8, dimana kehilangan air di jaringan irigasi dapat diuraikan
sebagai berikut :
- 12, 5 - 20 % dipetak tersier, antara bangunan sadap tersier dengan sawah
- 5 - 10 % disaluran sekunder
- 5 - 10 % disaluran primer

Sehingga, dalam perhitungan ini efisiensi saluran yang diambil adalah :


- Saluran Tersier
Diambil nilai 20%
maka efisiensi saluran adalah = 80%
= 0.80
- Saluran Sekunder
Diambil nilai 10%
maka efisiensi saluran adalah = 80% x 90%
= 0.72
- Saluran Primer
Diambil nilai 10%
maka efisiensi saluran adalah = 80% x 90% x 90%
= 0.648
3.) Perhitungan Debit Rencana Saluran Primer, Sekunder dan Tersier
- Saluran Primer Konohagakure :
A = 2046.0155 Ha

c x NFR x A
Qp =
e
= 1 x 1.58 x 2046.0155
0.648
= 4988.74 lt / dt
= 4.98874 m3 / dt

- Saluran Sekunder Sunagakure :


A = 481.875 Ha

c x NFR x A
Qp =
e
= 1 x 1.58 x 481.875
0.720
= 1057.45 lt / dt
= 1.05745 m3 / dt

- Saluran Tersier Kirigakure ([Link]) :


A = 85.625 Ha

c x NFR x A
Qp =
e
= 1 x 1.58 x 85.625
0.800
= 169.109 lt / dt
= 0.16911 m3 / dt

Catatan : Untuk perhitungan nilai saluran lainnya dapat dilihat pada tabel
rekapitulaasi perhitungan kapasitas saluran berikut ini :
Tabel 1. Rekapitulasi Perhitungan Kapasitas Saluran Tersier

Saluran Tersier
NFR QRencana
NO Nama Saluran C A (Ha) e
(lt/dt) lt / dt m3 / d t
1 [Link] 1 85.625 1.58 0.8 169.1094 0.16911
2 [Link] 1 86.875 1.58 0.8 171.5781 0.17158
3 [Link] 1 72.500 1.58 0.8 143.1875 0.14319
4 [Link] 1 73.125 1.58 0.8 144.4219 0.14442
5 [Link] 1 100.000 1.58 0.8 197.5 0.1975
6 [Link] 1 73.125 1.58 0.8 144.4219 0.14442
7 [Link] 1 76.250 1.58 0.8 150.5938 0.15059
8 [Link] 1 92.188 1.58 0.8 182.0703 0.18207
9 [Link] 1 93.438 1.58 0.8 184.5391 0.18454
10 [Link] 1 99.375 1.58 0.8 196.2656 0.19627
11 [Link] 1 97.968 1.58 0.8 193.4868 0.19349
12 [Link] 1 98.750 1.58 0.8 195.0313 0.19503
13 [Link] 1 94.063 1.58 0.8 185.7734 0.18577
14 [Link] 1 99.625 1.58 0.8 196.7594 0.19676
15 [Link] 1 84.625 1.58 0.8 167.1344 0.16713
16 [Link] 1 93.438 1.58 0.8 184.5391 0.18454
17 [Link] 1 89.375 1.58 0.8 176.5156 0.17652
18 [Link] 1 76.875 1.58 0.8 151.8281 0.15183
19 [Link] 1 91.250 1.58 0.8 180.2188 0.18022
20 [Link] 1 59.375 1.58 0.8 117.2656 0.11727
21 [Link] 1 73.187 1.58 0.8 144.5443 0.14454
22 [Link] 1 53.625 1.58 0.8 105.9094 0.10591
23 [Link] 1 52.750 1.58 0.8 104.1813 0.10418
24 [Link] 1 62.870 1.58 0.8 124.1683 0.12417
25 [Link] 1 53.750 1.58 0.8 106.1563 0.10616
26 [Link] 1 52.630 1.58 0.8 103.9443 0.10394
27 [Link] 1 74.970 1.58 0.8 148.0658 0.14807
28 [Link] 1 87.130 1.58 0.8 172.0818 0.17208
29 [Link] 1 99.750 1.58 0.8 197.0063 0.19701
30 [Link] 1 94.380 1.58 0.8 186.4005 0.1864
31 [Link] 1 93.750 1.58 0.8 185.1563 0.18516
32 [Link] 1 76.880 1.58 0.8 151.838 0.15184
Tabel 2. Rekapitulasi Perhitungan Kapasitas Saluran Sekunder

Saluran Sekunder
NFR QRencana
NO Nama Saluran C A (Ha) e
(lt/dt) lt / dt m3 / d t
1 RSU1 1 481.875 1.58 0.72 1057.448 1.05745
2 RSU2 1 395.000 1.58 0.72 866.8056 0.86681
3 RSU3 1 322.500 1.58 0.72 707.7083 0.70771
4 RSU4 1 249.375 1.58 0.72 547.2396 0.54724
5 RSU5 1 149.375 1.58 0.72 327.7951 0.3278
6 RSU6 1 76.250 1.58 0.72 167.3264 0.16733
7 RKI1 1 1066.718 1.58 0.72 2340.852 2.34085
8 RKI2 1 879.843 1.58 0.72 1930.765 1.93077
9 RKI3 1 691.093 1.58 0.72 1516.564 1.51656
10 RKI4 1 516.250 1.58 0.72 1132.881 1.13288
11 RKI5 1 326.250 1.58 0.72 715.9364 0.71594
12 RKI6 1 172.812 1.58 0.72 379.2263 0.37923
13 RKU1 1 106.500 1.58 0.72 233.7083 0.23371
14 RIW1 1 526.860 1.58 0.72 1156.165 1.15617
15 RIW2 1 451.890 1.58 0.72 991.6475 0.99165
16 RIW3 1 364.760 1.58 0.72 800.4456 0.80045
17 RIW4 1 265.010 1.58 0.72 581.5497 0.58155
18 RIW5 1 170.630 1.58 0.72 374.4381 0.37444
19 RIW6 1 76.880 1.58 0.72 168.7089 0.16871

Tabel 3. Rekapitulasi Perhitungan Kapasitas Saluran Primer

Saluran Primer
NFR QRencana
NO Nama Saluran C A (Ha) e
(lt/dt) lt / dt m3 / d t
1 RKO1 1 567.500 1.58 0.648 1383.719 1.38372
2 RKO2 1 2046.015 1.58 0.648 4988.74 4.98874
3 RKO3 1 802.485 1.58 0.648 1956.676 1.95668
4 RKO4 1 579.490 1.58 0.648 1412.954 1.41295

Anda mungkin juga menyukai