Rencana Kerja dan Syarat Pembangunan Gedung
Rencana Kerja dan Syarat Pembangunan Gedung
Lokasi
JL. TRANS LEMBATA DESA LAMAHORA
KECAMATAN NUBATUKAN KABUPATEN LEMBATA
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 1
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
SPESIFIKASI TEKNIS
PASAL 1
URAIAN UMUM
A. Lingkup Pekerjaan
1. Pekerjaan ini meliputi pekerjaan Pembangunan gedung kantor yang terdiri dari
1 (satu) lantai.
2. Pekerjaan ini meliputi penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat-
alat bantu serta cara kerja yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan
sehingga dapat dicapai pekerjaan yang bermutu baik dan sempurna.
3. Pada spesifikasi teknis diatur seluruh pekerjaan berdasarkan peraturan
dan ketentuan yang berlaku, baik yang bersifat derah, nasional maupun
internasional serta berdasarkan jenis bahan/material, cara pelaksanaan (metode)
dan sistem yang dibutuhkan.
4. Seluruh pekerjaan akan dikelola (manage) oleh Konsultan Pengawas, yaitu
dalam hal koordinasi dan Pengawasan, mencakup mutu hasil kerja
(kualitas), waktu pelaksanaan (schedule) dan pembiayaan.
5. Seluruh pekerjaan yang berkaitan dengan estetika, penentuan warnanya
harus terlebih dahulu dikonsultasikan dengan Perencana serta mendapat
persetujuan dari Pemberi Tugas.
6. Pekerjaan harus diselesaikan seperti yang dimaksud dalam RKS, Gambar-
gambar Rencana, Berita Acara Rapat Penjelasan Pekerjaan serta Agenda yang
disampaikan selama pelaksanaan.
7. Pekerjaan dimaksud di atas meliputi seluruh pekerjaan Struktural,
Arsitektural, Mekanikal Elektrikal dan Plumbing.
B. Peraturan yang Dipakai dan Peraturan/ Standar Setempat Yang Biasa Dipakai
a. Undang-Undang Republik Indonesia No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi;
b. Undang-Undang Republik Indonesia No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan
Gedung;
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 2
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 3
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
v. Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung SNI 03-1729-
2002;
w. Pedoman Perencanaan Pembebanan Untuk Rumah dan Gedung, SKBI –
1.3.53.1987;
x. Peraturan dan Ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah setempat
yang bersangkutan dengan permasalahan bangunan.
y. Petunjuk-petunjuk dan Peringatan-peringatan lisan maupun tertulis yang
diberikan Konsultan Pengawas, Konsultan Perencana dan PPK.
z. Keputusan rapat evaluasi pelaksanaan pekerjaan
Apabila penjelasan dalam Dokumen Pelaksanaan tidak sempurna (belum lengkap)
sebagaimana ketentuan dan syarat dalam peraturan di atas maka Penyedia
Barang/Jasa wajib mengikuti ketentuan peraturan-peraturan yang disebutkan di atas.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 4
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 5
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 6
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 7
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 9
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 10
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 2
PEKERJAAN PERSIAPAN DAN PEMBERSIHAN LAPANGAN
A. Lingkup Pekerjaan
1. Pembersihan lapangan dari sisa bongkaran, tamaman perdu yang dianggap
mengganggu pelaksanaan kegiatan.
2. Pemasangan papan nama proyek, penyediaan peralatan K3, pemasangan listrik
kerja, persiapan keamanan proyek, pengukuran dan bowplank.
3. Penyediaan pengangkutan, peralatan-peralatan, Kendaraan-Kendaraan/ alat-alat
besar yang menunjang pelaksanaan kegiatan baik yang menyewa maupun milik
perusahaan.
B. Syarat-Syarat Pelaksanaan
1. Pengukuran
Sebelum memulai pekerjaan, Penyedia Barang dan Jasa harus mengadakan
pengukuran-pengukuran lapangan dan pematokan untuk dapat menentukan patok-
patok utama bagi lanjutan pembangunan. Biaya pengukuran dan pematokan
sepenuhnya ditanggung oleh Penyedia Barang dan Jasa.
2. Sarana Kegiatan
Penyedia Barang dan Jasa harus memperhitungkan sarana kegiatan berupa
fasilitas penerangan dan penyediaan air bersih yang cukup pada saat pelaksanaan
pekerjaan, serta membuat jalan masuk ke dalam tempat kegiatan dimana kekuatan
struktur dari jalan tersebut mampu menerima keluar masuknya angkutan-angkutan
material.
3. P.P.P.K.
Penyedia Barang dan Jasa selama pelaksanaan harus menyediakan kotak obat-
obatan untuk P.P.P.K.
4. Keamanan Kegiatan
Penyedia Barang dan Jasa harus menempatkan petugas keamanan untuk menjaga
keamanan kegiatan, baik barang-barang milik proyek maupun Direksi.
5. Pemeliharaan bangunan
Penyedia Barang dan Jasa harus memperhitungkan biaya pemeliharaan,
kebersihan dan tanggung jawab atas kerusakan-kerusakan akibat kesalahan teknis
selama waktu pemeliharaan.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 11
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 12
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 3
PEKERJAAN PENGAMANAN LAPANGAN DAN PENGADAAN SARANA
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 13
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 14
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 15
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 4
PENENTUAN TINGGI PEIL (LEVEL) DAN UKURAN
1. Tinggi ukuran piel lantai bangunan sesuai gambar rencana, yaitu nol lantai di ukur
+40 cm dari muka paving blok sisi muka site.
2. Untuk ukuran tinggi peil lantai bangunan lain bisa mengacu atau sesuai gambar
rencana.
3. Penentuan diatas dan dibawah harus diperiksa kembali dan atas persetujuan
Konsultan Pengawas/ Perencana
4. Bilamana terdapat perbedaan ukuran, Penyedia Barang dan Jasa harus
segera melaporkan kepada Konsultan Pengawas sebelum dilaksanakan. Pemakaian
ukuran- ukuran yang keliru sebelum dan selama pelaksanaan pekerjaan menjadi
tanggung jawab Penyedia Barang dan Jasa.
5. Penyedia Barang dan Jasa diharuskan menggunakan alat-alat (Instrumen)
yang
6. diperlukan (dan tidak rusak) untuk mendapatkan ukuran, sudut-sudut dan ukuran
tegak secara tepat dan dapat dipertanggung jawabkan. Untuk itu dihindari cara-cara
pengukuran dengan perasaan, penglihatan dan secara kira-kira.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 16
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 5
PEKERJAAN TANAH DAN PASIR
A. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan tanah meliputi :
1. Galian tanah untuk pondasi sumuran, pondasi pilecap, pondasi
stall+footplate, pondasi rollag dan pembuatan pondasi staal/ memanjang/ lajur.
2. Urugan pasir di bawah pondasi umpak, pondasi pilecap, pondasi rollag
dan pasangan batu kali/ pondasi staal/ lajur baru.
3. Urugan pasir di bawah lantai keramik baru baik di lantai 1, ketebalan urugan
sesuai gambar rencana.
4. Urugan tanah kembali pada bekas galian tanah.
5. Urugan tanah peninggian elevasi
6. Ketebalan penimbunan dan pengeprasan tanah serta pemadatan tanah
timbunan, seperti yang tercantum pada gambar rencana.
B. Standar Pelaksanaan
1. SNI.2835.2008.6.1
2. SNI.2835.2008.6.9
3. SNI.2835.2008.6.11
C. Pelaksanaan Pekerjaan
1. Pekerjaan galian tanah
a. Sebelum memulai pekerjaan, selambat-lambatnya 2 (Dua) hari, Penyedia
Barang dan Jasa konstruksi harus menyiapkan rencana kerja pekerjaan galian
tanah meliputi volume pekerjaan, jumlah tenaga kerja dan alat, jadwal
pelaksanaan dan alur pekerjaan untuk mendapat persetujuan dari PPK dan
Konsultan Pengawas, disertai gambar shop drawing.
b. Kedalaman dan lokasi yang akan digali harus sesuai dengan gambar
perencanaan.
c. Pada saat penggalian jika didapatkan muka air tanah maka dapat dilakukan
d. dewatering dengan melakukan penyedotan dengan pompa.
e. Penempatan tanah bekas galian penempatannya tidak boleh mengganggu
pekerjaan lain.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 17
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
f. Untuk tanah bekas galian yang akan digunakan untuk pengurugan kembali
g. bekas galian harus ditempatkan pada tempat yang tidak mengganggu
pekerjaan.
h. Material hasil penggalian ditempatkan di luar bouwplank pada jarak yang cukup
untuk mencegah agar tidak masuk kembali ke dalam lubang galian, tanah atau
material yang tidak memenuhi syarat sebagai urugan maupun yang tidak
digunakan disingkirkan keluar dari lokasi pekerjaan.
i. Penyedia Barang/ Jasa bertanggung jawab atas keselamatan setiap orang
dengan adanya lubang galian yang dibuatnya maupun terhadap keselamatan
para pekerja.
j. h. Lubang galian yang di dalamnya akan dibuat pasangan atau beton
harus dibebaskan dari sampah, genangan air maupun lumpur.
k. Sebelum melaksanakan pekerjaan tahap selanjutnya, galian yang telah
terbentuk, terlebih dahulu diperiksa dan disetujui oleh dan PPK dan Konsultan
Pengawas.
l. Jika ditemukan keraguan thd kekerasan elevasi dasar pondasi, dimana hal
tersebut menjadi tugas dan kewajiban konsultan perencana maka, Konsultan
Pengawas wajib mendatangkan perencana untuk bersama-sama menentukan
elevasi dasar pondasi tersebut sudah layak apa belum.
2. Pekerjaan urug tanah kembali bekas galian
a. Lubang atau celah yang ada di sisi pasangan pondasi umpak, pondasi footplat,
pondasi staal, sloof/balok ikat, diurug kembali hingga penuh dan dipadatkan lapis
demi lapis (1 lapis 30 cm) dengan stamper.
b. Urugan dapat menggunakan tanah hasil penggalian terdahulu, selama tanah
tersebut tidak bercampur sampah, akar dan bukan tanah lumpur.
c. Pada kondisi tanah bekas galian adalah tanah lumpur yang kurang baik maka
d. diganti dengan tanah baru yang lebih baik
e. Untuk pekerjaan urug kembali bekas galian harus dipadatkan mengunakan alat
pemadat sehingga tanah bekas galian memenuhi tanah padat yang sempurna.
f. Hasil pekerjaan urugan kembali harus mendapat persetujuan dan PPK dan
Konsultan Pengawas.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 18
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 19
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 20
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 6
PEKERJAAN PONDASI BATU BELAH PUTIH
A. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan pondasi batu belah merupakan pekerjaan pasangan batu belah putih,
meliputi pekerjaan pemasangan pondasi batu belah putih menerus, pondasi batu
belah putih bawah footplate campuran sikloop.
B. Standar Pelaksanaan
1. SK SNI S-03-1994-03, tentang spesifikasi peralatan pemasangan dinding bata dan
plesteran.
2. Pt T-03-2000-C, tentang tatacara pengerjaan pasangan dan plesteran dinding.
3. SK SNI S-04-1989-F, tentang spesifikasi bahan bangunan A/ bahan bangunan
bukan logam.
4. SK SNI S-02-1994-04, tentang spesifikasi agregat halus untuk pekerjaan adukan
dan plesteran dengan bahan dasar semen .
C. Pelaksanaan Pekerjaan
1. Sebelum memulai pekerjaan, selambat-lambatnya 2 hari, Penyedia Barang dan
Jasa konstruksi harus menyiapkan rencana kerja pekerjaan pondasi batu belah
putih meliputi volume pekerjaan, jumlah tenaga kerja dan alat, jadwal
pelaksanaan dan alur pekerjaan, serta contoh material yang akan dipakai disertai
hasil pengujian material untuk mendapat persetujuan dari TPTK dan Konsultan
Pengawas, disertai gambar shop drawing.
2. Bahan batukali harus memenuhi syarat-syarat :
3. Bahan batu belah adalan jenis batu putih yang keras, liat, berat dan mempunyai
muka lebih dari 3 (Tiga) sisi.
4. Tidak ringan dan porus.
5. Bahan asal adalah batu besar yang kemudian dibelah/ dipecah-pecah menjadi
ukuran normal menurut tata cara pekerjaan yang bersangkutan.
6. Memenuhi Peraturan Umum Pemeriksaan Bahan Bangunan (NI-3-1970).
7. Pekerjaan pasangan harus dimulai dengan membuat profil-profil pondasi dari
kayu/ bambu pada ujung galian dengan bentuk dan ukuran sesuai dengan
penampang pondasi.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 21
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
8. Permukaan dasar pasangan pondasi batu harus diberi urugan pasir urug setebal
minimal 10 cm dan dipadatkan.
9. Spesi pasangan batu belah putih untuk pondasi memanjang/lajur (staal)
digunakan adukan 1 pc : 5ps.
10. Bagian sisi samping dari pasangan pondasi batu harus diisi penuh dengan spesi
atau dibraben.
11. Pasangan batu dipasang lurus mengikuti benang yang diikatkan pada profil yang
sudah dibuat, sehingga menghasilkan pasangan batu yang lurus dan rapi.
D. Material
1. Semen
a. Semen yang dipakai adalah semen 1 tipe.
b. Semen harus didatangkan dalam zak yang utuh/tidak pecah, tidak terdapat
kekurangan berat dari apa yang tercantum pada zak.
c. Semen masih harus dalam keadaan fresh (belum mulai mengeras).
d. Penyimpanan semen tidak akan segera digunakan harus menjamin mutu semen,
dengan menyediakan tempat penyimpanan yang kedap air dan tetutup rapat.
e. Semen yang sudah disimpan lebih dari 6 bulan sejak dibuat perlu diuji sebelum
digunakan,jika sudah rusak harus ditolak.
2. Batu belah putih
a. Batu belah putih yang digunakan adalah batu putih pecah, tidak retak, mempunyai
muka lebih dari 3 (Tiga) sisi.
b. Ukuran batu belah maksimal 20 cm.
3. Agregat halus
a. Pasir harus terdiri dari butir-butir yang tajam, kuat dan bersudut.
b. Bebas dari bahan-bahan organis, lumpur, tanah lempung dan sebagainya,
jumlah kandungan bahan ini maksimal 5% dan tidak mengandung garam.
c. Mempunyai variasi besar butir (gradasi) yang baik dengan ditunjukan dengan
d. nilai Modulus halus butir antara 1,50-3,80.
e. Pasir harus dalam keadaan jenuh kering muka.
4. Pekerjaan Pondasi Batu Belah
Bahan batu harus memenuhi syarat-syarat :
a. Bahan batukali adalan jenis batu putih yang keras, liat, berat dan mempunyai
muka lebih dari 3 (Tiga) sisi
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 22
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 23
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 7
PEKERJAAN BEGESTING
A. Ketentuan Umum
1.1. Lingkup Pekerjaan
a. Kayu dan baja untuk bekisting beton cor ditempat, lengkap dengan
perkuatan dan pengukuran-pengukuran yang diperlukan.
b. b. Penyediaan bukaan atau sparing dan sleeve untuk pekerjaan-
pekerjaan
c. Mekanikal dan Elektrikal
d. Penyediaan Waterstops
e. Penyediaan angkur-angkur untuk hubungan dengan pekerjaan lain.
1.2. Peraturan-peraturan
a. Standar Indonesia
1. Peraturan Umum Bahan Bangunan di Indonesia (PUBI) – 1982, NI – 3
2. Peraturan Konstruksi Kayu Indonesia (PPKI) – 1961, NI – 5
3. Peraturan Standar Beton 1991 ([Link] T-15-1991-03)
b. ACI : American Concrete Institute, USA
1. 303 – Guide to Cast In place Architectural Concrete Practice
2. 318 – Building Code Requirements for Reinforced Concrete
3. 347 – Recommended Practice for Concrete Form Work
4. SP4, Special publication 34 – Form Work for Concrete
1.3. Shop Drawing
a. Dimana diperlukan, menurut Direksi Lapangan atau Perencana, harus
dibuat Shop Drawing.
b. Siapkan shop drawing tipikal untuk tiap rancangan bekisting yang berbeda,
yang memperlihatkan :
dimensi
metode konstruksi
bahan
hubungan dan ikatan-ikatan (ties)
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 24
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
B. Ketentuan Bahan
2.1. Bekisting Beton Biasa (Non Ekspose)
a. Plywood t = 9 mm.
b. Paku, angkur dan sekrup-sekrup; ukuran sesuai dengan keperluan dan
cukup kuat untuk menahan bekisting agar tidak bergerak ketika dilakukan
pengecoran.
2.2. Bekisting Beton Ekspose
a. Plywood; untuk dinding, balok dan kolom persegi, tebal 9 mm.
b. Baja lembaran, tebal minimal 1,2 mm, untuk kolom-kolom bundar.
c. Form ties; baja yang mudah dilepas (snap-off metal). Panjang fixed
atau adjustable, dapat terkunci dengan baik dan tidak berubah saat
pengecoran. Lubang yang terjadi pada permukaan beton setelah form ties
dibuka tidak boleh lebih dari 1 inch (25 mm).
d. Form Release Agent; minyak mineral yang tidak berwarna, yang tidak
menimbulkan karat pada permukaan beton dan tidak mempengaruhi
rekatan maupun warna bahan finishing permukaan beton.
e. Chamfer Strips, terbuat dari jenis kayu kelas II, dibentuk meneurut rencana
beton pada gambar.
2.3. Syarat-syarat Umum Bekisting
a. Tidak mengalami deformasi. Baekisting harus cukup tebal dan terikat kuat.
b. Kedap air; dengan menutup semua celah dengan tape.
c. Tahan terhadap getaran vibrator dari luar maupun dari dalam bekisting
C. Ketentuan Pelaksanaan
21.1. Pemasangan Bekisting
a. Tentukan jarak, level dan pusat (lingkaran) sebelum memulai pekerjaan.
Pastikan ukuran-ukuran ini sudah sesuai dengan gambar.
b. Pasang bekisting dengan tepat dan sudah diperkuat (bracing), sesuai
dengan design dan standard yang telah ditentukan; sehingga
bisa dipastikan akan menghasilkan beton yang sesuai dengan kebutuhan-
kebutuhan akan bentuk, keselurusan dan dimensi.
c. Hubungan-hubungan antara papan bekisting harus lurus dan harus dibuat
kedap air, untuk mencegah kebocoran adukan atau kemungkinan
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 25
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 26
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
b. Pasang langsung pada bekisting alat-alat atau yang pekerjaan lain yang
akan di cor langsung pada beton.
c. Koordinasi bagian dari pekerjaan lain yang terlibat ketika
membentuk atau menyediakan bukaan, slots, recessed, sleeves,
bolts, angkur dan sisipan- sisipan lainnya. Jangan laksanakan pekerjaan
diatas jika tidak secara jelas atau khusus ditunjukkan pada gambar yang
berhubungan.
d. Pemasangan water stops harus kontinyu (tidak terputus dan tidak
mengubah letak besi beton).
e. Sediakan bukaan sementara pada beton dimana diperlukan guna
pembersihan dan inspeski. Tempatkan bukaan dibagian bawah bekisting
guna memungkinan air pembersih keluar dari bekisting. Penutup bukaan
sementara ini harus dengan bahanyang memungkinkan merekat rapat,
rata dengan permukaan dalam bekisting, sehingga sambungannya tidak
akan tampak pada permukaan beton ekspose.
21.3. Kontrol Kualitas.
a. Periksa dan kontrol bekisting yang dilaksanakan telah sesuai
dengan bentuk beton yang diinginkan, dan perkuatan-perkuatannya guna
memastikan bahwa pekerjaan telah sesuai dengan rancangan bekisting,
wedgeeties, dan bagian-bagian lainnya aman.
b. Informasikan pada Direksi Lapangan jika bekisting telah dilaksanakan, dan
telah dibersihkan, guna pelaksanaan pemeriksaan. Mintakan persetujuan
Direksi terhadap bekisting yang telah dilaksakan sebelum dilaksanakan
pengecoran beton.
c. Untuk permukaan beton ekspose, pemakaian bekisting kayu lebih dari 2
kali tidak diperkenankan. Penambahan pada bekisting, juga tidak
diperkenankan kecuali pada bukaan-bukaan sementara yang diperlukan.
d. Bekisting yang akan dipakai ulang harus mendapatkan persetujuan
sebelumnya dari Direksi Lapangan.
21.4. Pembersihan
a. Bersihkan bekisting selama pemasangan, buang semua benda-benda
yang tidak perlu. Buang bekas-bekas potongan, kupasan dan puing
dari bagian dalam bekisting. Siram dengan air, menggunakan air
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 27
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 28
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 8
PEKERJAAN BETON STRUKTUR
A. Ketentuan Umum
1. Persyaratan-persyaratan konstruksi beton, istilah teknik dan atau syarat-
syarat pelaksanaan pekerjaan beton secara umum menjadi satu kesatuan dalam
persyaratan teknis ini. Di dalam segala hal yang menyangkut pekerjaan beton dan
struktur beton harus sesuai dengan standar-standar yang berlaku.
2. Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi wajib melaksanakan pekerjaan ini
dengan ketepatan dan presisi tinggi, sebagaimana tercantum di dalam persyaratan
teknis ini, gambar-gambar rencana, dan atau instruksi-instruksi yang dikeluarkan
oleh Konsultan Pengawas.
3. Semua material yang digunakan di dalam pekerjaan ini harus merupakan
material yang kualitasnya teruji dan atau dapat dibuktikan memenuhi ketentuan
yang disyaratkan.
4. Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi wajib melakukan pengujian beton yang
akan digunakan di dalam pekerjaan ini. Termasuk dalam hal ini membuat (Mix
Design/Trial Mix), sampel beton dan slump. Apabila memiliki referensi / formulasi
mix design yang pernah dilakukan pada proyek lain yang mutunya sesuai dengan
mutu beton yang disyaratkan pada pekerjaan ini boleh dipakai sebagai sampel
trial mix.
5. Seluruh material yang oleh Konsultan Pengawasdinyatakan tidak memenuhi
syarat harus segera dikeluarkan dari lokasi kegiatan dan tidak diperkenankan
menggunakan kembali.
B. Lingkup Pekerjaan
1. Pekerjaan pondasi foot plat meliputi semua pekerjaan pekerjaan pembuatan
pondasi foot plat beton bertulang dan tak bertulang, yang ditunjukan gambar
rencana mulai dari pekerjaan galian, rabat beton lantai kerja, pekerjaan
pembesian, pekerjaan beton, serta pengurugan kembali.
2. Pekerjaan sloof adalah pekerjaan pembuatan sloof beton bertulang sesuai
dengan gambar perencanaan, baik dimensi sloof maupun besi yang akan
digunakan.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 29
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
C. Standar Pelaksanaan
1. SK SNI S-04-1989-F, tentang spesifikasi bahan bangunan bagian A /
bahan bangunan bukan beton.
2. SK SNI S-05-1989-F, tentang spesifikasi bahan bangunan bagian B /
bahan bangunan dari besi/baja.
3. SK SNI S-04-1989-F tentang spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A /
Bahan Bangunan Bukan Logam)
4. SNI M-26-1990-F, tentang metode pengujian dan pengambilan contoh
untuk campuran beton segar.
5. SK SNI-T-15-1990-03, tentang cara pembuatan rencana campuran beton
normal.
6. SK SNBI S-18-1990-03, tentang spesifikasi bahan tambahan untuk beton.
7. SK SNI T-28-1991-03, tentang tata cara pengadukan pengecoran beton.
8. Pd-T-27-1990-03, tentang tata cara pendetailan penulangan beton.
9. SK SNI M-62-1990-03, tentang metode pembuatan dan perawatan benda uji
beton di laboratorium.
10. SNI 03-1974-1990, tentang metode pengujian kuat tekan beton.
11. SNI 07-2529-1991, tentang metode pengujian kuat tarik baja beton.
12. SNI 03-4146-1996. tentang metode pengujian slump beton.
D. Pelaksanaan Pekerjaan
a. Pekerjaan galian tanah pondasi
1. Sebelum memulai pekerjaan, selambat-lambatnya 2 (Dua) hari,
Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi harus menyiapkan rencana kerja
pekerjaan galian tanah meliputi volume pekerjaan, jumlah tenaga kerja dan
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 30
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
alat, jadwal pelaksanaan dan alur pekerjaan untuk mendapat persetujuan dari
PPK dan Konsultan Pengawas, disertai gambar shop drawing.
2. Kedalaman dan bentuk galian harus sesuai dengan gambar perencanaan.
3. Penempatan tanah bekas galian tidak boleh mengganggu pekerjaan lain.
b. Pekerjaan urug pasir bawah pondasi
1. Setelah penggalian tanah sesuai dengan gambar rencana, dihamparkan
urug pasir bawah pondasi dengan menggunakan pasir urug.
2. Urug pasir bawah pondasi ini digunakan sebagai landasan untuk
meletakkan lantai kerja.
3. Tebal urug pasir bawah pondasi adalah5 cm sesuai gambar rencana.
c. Pekerjaan rabat beton lantai kerja
1. Sebelum memulai pekerjaan, selambat-lambatnya 2 (Dua) hari,
Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi harus menyiapkan rencana kerja
pekerjaan lantai kerja.
2. Rencana Kerja tersebut meliputi volume pekerjaan, jumlah tenaga kerja dan
alat, jadwal pelaksanaan dan alur pekerjaan, serta contoh material yang akan
dipakai disertai sertifikat hasil pengujian material untuk mendapat persetujuan
dari PPK dan Konsultan Pengawas, disertai shop drawing.
3. Lantai kerja dibuat dengan beton K-100 atau f’c 7,4 Mpa
4. Untuk beton lantai kerja digunakan kerikil bulat ukuran 2-3 cm.
5. Tebal lantai kerja 5 cm atau sesuai dengan gambar rencana.
6. Lantai kerja harus ratadan diperiksa kemiringannya dengan waterpass.
d. Pekerjaan pembesian
1. Contoh material besi tulangan yg akan dipakaiharus diserahkan
kepada
2. Konsultan Pengawas dan dilakukan uji tes kuat tarik besi. Material besi
tulangan yang dipakai harus memenuhi spesifikasi yg ditentukan untuk besi
tulangan ≥12 mm minimal fy = 3700 kg/cm2 dan besi tulangan <12 mm fy =
2400 kg/cm2.
3. Sebelum memulai pekerjaan, selambat-lambatnya 2 (Dua) hari,
Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi harus menyiapkan rencana kerja
meliputi alat, tenaga, alur kerja, jadwal dan shop drawing yang menunjukkan
diameter besi, jumlah besi dan jarak pembesian pada area yang akan dicor.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 31
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 32
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
f. Sambungan Mekanik
Bila jumlah luas tulangan kolom melampaui rasio 3% dari luas penampang
kolom dengan menggunakan diameter 32 mm, sambungan mekanik untuk
tulangan (pada kolom) harus disediakan dan dipakai.
g. Pekerjaan bekisting/ cetakan
1. Bekisting/ cetakan beton harus mudah dipasang dan dibongkar dan cukup
kuat untuk menahan berat beton sendiri.
2. Pekerjaan Bekisting khusus untuk pondasi dapat menggunakan pasangan
bata.
3. Bahan bekisting/ cetakan menggunakan multiplek dan usuk dari kayu
meranti/ kayu kelas III serta harus memenuhi syarat-syarat kekuatan
kerapatan dan mempunyai permukaan yang baik untuk pekerjaan finishing.
4. Penyedia barang/ jasa harus memberikan contoh-contoh bahan yang
akan digunakan untuk cetakan beton untuk mendapatkan persetujuan dari
Konsultan Pengawas dan PPK.
5. Pelaksanaan pekerjaan.
o Sebelum memulai pekerjaan, Penyedia Barang dan Jasa konstruksi
harus menyiapkan rencana kerja meliputi alat, tenaga, alur kerja, jadwal
pekerjaan dan shop drawing.
o Panel bekisting diperiksa sesuai dengan shop drawing.
o Sambungan panel bekisting harus rapat dengan ditutup seal tape
atau sejenisnya supaya air semen tidak keluar lewat sambungan panel.
o Bekisting harus diperiksa kevertikalan dan kelurusaannya dengan lot
dan tarikan benang.
o Level lantai bekisting diperiksa dengan alat ukur terhadap level finish.
o Untuk kebutuhan instalasi ME, lebar sparing maksimal 10 cm (khusus
pada sloof).
o Untuk kebutuhan instalasi ME luas total sleeve/ pipa maksimum 4% dari
luas penampang sloof/ kolom/ balok.
h. Steger/ perancah/ stoetwerk
Untuk steger/ perancah/ stoetwerk digunakan schafolding.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 33
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 34
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
o Beton ready mix harus dicor pada tempatnya dalam waktu maksimal
sesuai dengan aturan setting time rekomendasi dari batching plant beton
dihitung mulai truck mixer keluar dari plan sampai keluar dari proyek.
o Pada penggunaan adukan beton ready mix, Penyedia Barang dan Jasa
harus mendapat ijin lebih dahulu dari PPK dan Konsultan Pengawas,
dengan terlebih dahulu mengajukan calon nama dan alamat supplier untuk
beton ready mix tadi. Dalam hal ini Penyedia Barang dan Jasa tetap
bertanggung jawab penuh bahwa adukan yang disupplai benar-benar
memenuhi syarat dalam spesifikasi ini serta menjaminkualitas yang
kontinyu pada setiap pengiriman.
o Segala tes yang harus dilakukan di lapangan harus tetap dijalankan,
dan Konsultan Pengawas akan menolak supply beton ready mix bilamana
diragukan kualitasnya. Semua risiko dan biaya sebagai akibat dari hal
tersebut di atas, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penyedia Barang
dan Jasa.
o Penyedia barang/Jasa harus membuat adukan (adonan) beton
menurut komposisi adukan dan proporsi antara split, semen, pasir dan air
dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan beton yang dipersyaratkan.
o Penggunaan air harus sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan
beton yang dapat memberikan daya lekat yang baik dengan besi beton.
o Adukan (adonan) beton yang dibuat setempat (site mixing)
menurut ketentuan dari hasil mixed design test dari Laboratorium Bahan
Konstruksi Teknis independen. Adukan beton yang dibuat setempat (site
mixing) harus memenuhi ketentuan:
Adukan beton dibuat dengan menggunakan alat pengaduk mesin (beton
mollen), type dan kapasitasnya mendapat persetujuan.
Kecepatan mengaduk sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuat
mesin tersebut.
Jumlah adukan beton tidak melebihi kapasitas mesin pengaduk.
Lama pengadukan tidak kurang dari 2 (Dua) menit sesudah semua bahan
berada dalam mesin pengaduk.
Mesin pengaduk yang tidak dipakai lebih dari 30 (Tiga puluh) menit harus
dibersihkan dahulu.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 35
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 36
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 37
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 38
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 39
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
dan Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi tidak dikenakan biaya tambahan
untuk perbaikan tersebut.
j. Pembongkaran bekisting/ cetakan beton
o Sebelum memulai pekerjaan, selambat-lambatnya 2 (Dua) hari,
Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi harus menyiapkan rencana kerja
pekerjaan pembongkaran bekisting dan perawatan beton meliputi volume
pekerjaan, jumlah tenaga kerja dan alat, jadwal pelaksanaan dan alur
pekerjaan, untuk mendapat persetujuan dari PPK dan Konsultan Pengawas.
o Cetakan beton harus dibongkar dengan cara yang sedemikian rupa
sehingga dapat menjamin keselamatan penuh atas struktur-struktur yang
dicetak dengan memperhatikan persyaratan-persyaratan minimal sebagai
berikut :
Alat yang digunakan untuk membongkar bekisting tidak boleh merusak
permukaan beton.
Beton harus dilindungi dari pengaruh panas, hingga tidak terjadi penguapan
cepat.
Dalam hal apapun cetakan beton pada jenis struktur ini tidak boleh
dibongkar sebelum ada ijin dari Konsultan Pengawas.
o Beton harus dibasahi paling sedikit selama 14 (Empat belas) hari
setelah pengecoran.
o Pembongkaran bekisting atas dasar persetujuan PPK dan Konsultan
Pengawas.
k. Perbaikan Beton
1. Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi harus meminta Konsultan
Pengawas untuk memeriksa permukaan beton segera setelah pembongkaran
acuan.
2. Penyedia Barang/Jasa, atas biayanya harus mengganti beton yang tidak
sesuai dengan garis, detail atau elevasi yang telah ditentukan atau yang
rusaknya berlebihan. (Tidak diijinkan menambal, mengisi, memulas,
memperbaiki, mengganti beton ekspos kecuali atas petunjuk Konsultan
Pengawas).
3. Semua beton yang membentuk permukaan harus memiliki penyelesaian cor
di tempat menggunakan acuan khusus. Lubang pengikat harus ditutup.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 40
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Permukaan ekspos dan permukaan yang akan dicat harus bersih dari
tambalan, memiliki sirip-sirip dan tetesan adukan yang tersikat halus, dan
memiliki permukaan yang bebas dari lapisan penutup dan debu.
4. Keropos, lubang atau sambungan dingin harus diperbaiki segera
setelah pembongkaran acuan. Bahan tambalan harus kohesif, tidak berkerut
dan melebihi kekuatan beton. Beton kropos tidak boleh ditambal manual,
menambalan harus digrouting/ injection dengan mesin tekanan hydrolis.
5. Singkirkan cacat, karat, noda atau beton ekspos yang luntur warnanya
atau beton yang akan dicat dengan :
a. Semprotan pasir ringan
b. Pembersihan dengan larutan lembut sabun deterjen dan air yang
diaplikasikan dengan menggosok secara keras dengan sikat lembut,
kemudian disiram dengan air.
c. Hilangkan noda karat dengan mengaplikasikan pasta asam oksalid, biarkan
sejenak, dan sikat dengan kikir yang disetujui.
d. Pembersihan dengan larutan asal muriatik yang mengandung tidak kurang
dari 2 % dan tidak lebih dari 5 % asal dalam volume, yang diaplikasikan
pada permukaan yang sebelumnya telah dilembabkan dengan air bersih.
e. Hilangkan asam. Lindungi bahan metal atau lainnya yang dapat rusak
karena asam.
f. Tambalan semen.
g. Mengikir dan menggerinda.
l. Pemasangan Pipa dan Lain-lain Dalam Beton
1. Penempatan saluran/ pemipaan harus sedemikian rupa sehingga
tidak mengurangi kekuatan struktur dengan memperhatikan persyaratan
SK-SNI T-15-1991-03.
2. Tidak diperkenankan untuk menanam pipa dan lain-lain dalam bagian
struktur beton bila tidak ditunjukkan secara detail dalam gambar. Dalam
beton perlu dipasang selongsong pada tempat-tempat yang dilewati pipa.
3. Bila tidak ditentukan secara detail atau ditunjukkan dalam gambar,
tidak dibenarkan untuk menanam saluran listrik dalam struktur beton.
4. Apabila dalam pemasangan pipa-pipa, saluran listrik, bagian-bagian
yang tertanam dalam beton dan lain-lain terhalang oleh adanya baja
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 41
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 42
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
F. Material
a. Semen
1. Semen yang dipakai adalah semen jenis Portland Cement (PC) yang
setara dengan Tonasa/Bosowa/Kupang.
2. Harus dipakai 1 (Satu) merk semen untuk seluruh pekerjaan.
3. Semen harus didatangkan dalam zak yang utuh/ tidak pecah, tidak
terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada zak.
4. Semen masih harus dalam keadaan fresh (belum mulai mengeras).
5. Semen yang sudah disimpan lebih dari 6 (Enam) bulan sejak dibuat perlu
diuji sebelum digunakan, jika sudah rusak harus ditolak.
b. Agregat kasar
1. Harus berupa batu pecah (split) yang mempunyai susunan gradasi yang
baik, cukup syarat kekerasannya dan padat (tidak porus), dengan tekstur
permukaan kasar, butir-butirnya tajam, kuat dan bersudut.
2. Ukuran maksimum dari agregat kasar tidak lebih dari 2/3 dan tidak lebih
besar dari 3/4 jarak bersih antar baja tulangan atau jarak baja tulangan dengan
cetakan dan tidak boleh lebih besar dari 1/3 tebal plat.
3. Kadar lumpur tidak boleh melebihi dari 1% berat kering dan tidak
boleh mengandung garam.
c. Agregat halus
1. Pasir harus terdiri dari butir-butir yang tajam, kuat dan bersudut.
2. Bebas dari bahan-bahan organis, lumpur, tanah lempung dan
sebagainya, jumlah kandungan bahan ini maksimal 5% dan tidak
mengandung garam.
3. Mempunyai variasi besar butir (gradasi) yang baik dengan ditunjukan
dengan nilai modulus halus butir antara 1,50-3,80.
4. Pasir harus dalam keadaan jenuh kering muka.
d. Air
1. Tidak mengandung lumpur atau benda melayang lainnya lebih dari 2
gram/liter.
2. Tidak mengandung garam-garam yang dapat merusak beton (asam, zat
organik lainnya) lebih dari 15 gram/liter.
3. Tidak mengandung khlorida (Cl) lebih dari 0,5 gram/liter.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 43
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 44
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
dimana :
d = diameter nominal dalam mm
B = berat baja tulangan (N/mm)
G = berat baja tulangan (kg/m)
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 45
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
14. Sebelum pengiriman baja tulangan dilakukan, Penyedia Barang dan Jasa
Konstruksi harus menunjukan sample, hasil uji tarik, berat dan diameter yang
akan digunakan. Hal ini akan mempermudah dan dapat menjaga
kualitas. Dilokasi proyek Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi harus
menyediakan alat sket mat untuk mengukur diameter tulangan polos dan
dimasukkan dalam dokumen penawaran data teknis.
15. Baja tulangan yang didatangkan harus dalam bentuk lonjoran/tidak boleh
ditekuk, kecuali untuk baja tulangan polos dibawah Ø 12 mm.
f. Pengisi Sambungan (Joint Filler) dan Joint Sealant
1. Joint filler harus memenuhi persyaratan AASHTO M 213-65 dan US
Federal Specification HH-F 34 1a type 1 class B.
2. 2) Joint filler harus memenuhi persyaratan US Federal Specification SS-
S-200 D/TT-S-00227 E type II, BS 4254.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 46
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 9
PEKERJAAN BAJA RINGAN
A. Pekerjaan Baja Ringan ( Usuk dan Reng ) dan atau Kuda-Kuda Baja Ringan
1.1. Lingkup Pekerjaan
Seluruh pekerjaan pemasangan baja ringan seperti dalam gambar kerja
meliputi :
1. Pengukuran bentang (sebelum fabrikasi) dan desain
2. Fabrikasi dikerjakan di workshop dengan mesin JIG
3. Pengangkutan (delivery) dan kebutuhan bahan di lapangan
4. Pekerjaan pemasangan rangka atap pada usuk dan reng atau kuda-kuda
baja ringan harus sesuai gambar rencana
6. Memiliki uji Tarik baja ringan, uji berat baja ringan, uji geser baut dari
laboratorium terakreditasi di KAN.
7. Pemasangan dikerjakan oleh tenaga ahli yang sudah mengikuti pelatihan
dan memiliki sertifikat keahlian (SKT) dari kantor pusat dan LPJK.
8. Memiliki gambar kerja untuk aplikator lapangan
9. Merek lain sebagai pembanding EKG Steel dan Smartruss Lysaght.
10. Surat dukungan dari distributor resmi yang ditunjuk oleh produsen baja
ringan.
11. Kapasitas 3 buah baut = 28389,4N
12. Berat minimal baja ringan per gram/m adalah: a. Profil C75, tebal 0,75mm =
820–860 gram/m b. Profil C75, tebal 1mm =1100–1220 gram/m
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 49
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
2. Profil Material
A. Profil Truss baja ringan
C.75.75 (tinggi profil 75 mm dan ketebalan berikut lapisan
pelindung / coating TCT 0,75 mm)
C.75.1.00 (tinggi profil 75 mm dan ketebalan berikut lapisan
pelindung / coating TCT 1,00 mm)
C. TeknikPemasanganRangkadanBautberdasarkanGambarKerja
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 50
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 51
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 52
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 53
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 10
PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN
A. Lingkup Pekerjaan
1. Pasangan batu bata dilakukan menurut kebutuhannya atau atas petunjuk-
petunjuk Konsultan Pengawas.
2. Kolom-kolom praktis untuk penguat pasangan batu bata harus dipasang besi 4
Ø 12 mm dengan begel Ø 8 mm - 15 cm sedemikian rupa sehingga maksimum
setiap luas 9 meter persegi pasangan bata harus dikelilingi oleh penguat-penguat
(kolom- kolom praktis) tersebut.
3. Pada sisi lain tegak yang berhubungan dengan beton/ kolom harus
dipasang angkur Ø 8 mm panjang 30 cm dari muka beton dengan jarak tiap 40
cm sepanjang sisi tegak.
B. Pelaksanaan Pekerjaan
1. Cara dan perlengkapan untuk pengangkutan batubata atau adukan
harus sedemikian rupa sehingga tidak merusak batu bata atau menunda
pemakaian beton.
2. Setelah permukaan pondasi dan sloof disiapkan dengan baik, batu bata
dipasang diatas adukan setebal antara 1,5 - 2,5 cm.
4. Batu bata tidak boleh dipasang pada waktu hujan lama atau hujan besar.
Adukan yang hanyut karena hujan harus segera disingkirkan.
5. Tidak diperkenankan berdiri di atas pekerjaan batu bata sebelum mengeras.
6. Batu bata harus dipasang dengan baik, rata, horizontal, dikerjakan dengan alat-
alat pengukur datar ataupun tegak ("lot” dsb), sambungan sama rata, sudut
persegi, naad tegak tidak segaris (silang) permukaan baik dan rata, "bergigi"
(tiap sambungan saling menutup).
7. Pada hubungan-hubungan dengan tiang-tiang beton harus dipasang stek besi
dan pada ujung pasangan harus bergerigi.
8. Pada penghentian pasangan harus dipakai penggigian miring.
9. Jika setelah pekerjaan pemasangan ternyata ada batu bata yang menonjol
atau tidak rata, maka bagian-bagian ini harus dibongkar dan diperbaiki kembali
atas biaya Penyedia Jasa Konstruksi.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 54
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
10. Pemasangan batu bata harus dirawat/ disirami dengan air sesuai dengan
petunjuk Konsultan Pengawas/ Tim Teknis.
11. Sebelum pemasangan, semua batu bata harus dibasahi dengan air bersih
sampai kenyang, atau direndam dalam air sehingga buih-buih hilang.
12. Batu bata yang pecah dengan ukuran kurang dari setengah tidak dibenarkan
untuk dipakai. Untuk yang patah dua tidak melebihi dari 5% (Lima persen).
13. Semua pemasangan harus terikat kuat dengan kolom, dinding-dinding beton,
balok atau pelat beton dan bagian-bagian struktur lainnya.
C. Material
1. Bahan batu bata harus memenuhi syarat-syarat:
a. Bermutu, matang, keras, ukuran-ukuran sama rata dan saling tegak lurus,
tidak retak-retak, tidak mengandung batu dan tidak berlubang-lubang.
b. Ukuran batu bata (produksi purworejo dan sekitarnya) :
Panjang : 22 cm
Lebar : 11 cm
Tebal : 5 cm
c. Penyedia Barang/ Jasa Pemborongan harus menyerahkan sampel batu
bata yang akan dipakai untuk mendapatkan persetujuan dari Konsultan
Pengawas.
d. Batu bata yang ternyata tidak memenuhi syarat harus segera dikeluarkan
dari site.
2. Plesteran harus memenuhi syarat-syarat :
a. Proporsi adukan plesteran beton 1 pc : 3 ps.
b. Proporsi adukan plesteran pasangan dinding 1 pc : 5 ps.
c. Proporsi adukan plesteran pasangan dinding trasram 1 pc : 3 ps.
d. Adukan yang tumpah ke bawah pada waktu pemasangan batu bata bekas
dan yang sudah ditinggalkan lebih dari 2 jam tidak boleh dipakai atau
dicampurkan dengan yang baru.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 55
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 11
PEKERJAAN DINDING
A. DINDING PARTISI
1.1. Lingkup Pekerjaan
Bagian ini meliputi pengadaan bahan, tenaga, peralatan serta pemasangan
dinding partisi Calsiboard yang dipasang tegak lurus dari lantai sampai setinggi
plafond (rapat dengan plafond) untuk partisi depan KM/WC , dan 1,5 m dari
lantai untuk partisi ruangan. Dengan rangka penguat seperti ditunjukkan dalam
gambar. Untuk ruang-ruang dalam seperti yang ditunjukkan dalam gambar
rencana partisi.
1.2. Spesifikasi
a. Material dan Kecakapan Kerja
1. Partisi Calsiboard rangka Metal stud dan metal runner, dan akan
mencakup seluruh komponen, perangkat keras, klip, dan kepingan untuk
menyetel, yang perlu untuk menyelesaikan system dan mengkaitkan ke
lantai.
2. Semua pekerjaan harus dilaksanakan oleh tukang yang terampil dan
sesuai dengan, rangka bingkai (metal runner dan metal stud) vertikal
dan horizontal akan diberi jarak tidak lebih dari 800mm dari tengah ke
tengahnya.
3. Semua sudut akan dilapisi dengan sempurna persegi dan vertical.
4. Akan disediakan penopang kayu untuk alat-alat montase pada asesori
tukang kayu dan listrik.
5. Bila system partisi pemilik ditentukan dalam gambar, pemborong akan
sepenuhnya mematuhi rekomendasi pabrikan atas material
yang digunakan dan cara pemasangan pembetulan dari pemasangan
yang cacat atau penggantian material yang tidak sesuai dengan
spesifikasi fabrikan akan menjadi tanggung jawab Penyedia Barang dan
Jasa dan atas biayanya sendiri.
b. Penjelasan Bahan
1. Rangka calsiboar metal stud
2. Rangka kaca kusen alumunium 3”
3. Kaca 5 mm rangka
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 56
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 57
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
2. Spesifikasi
a. Material dan Kecakapan Kerja
1. Partisi Multiplek lapis HPLrangka metal runner dan metal stud,dengan tebal
8 mm panel Multiplek, dan akan mencakup seluruh komponen, perangkat
keras, klip, dan kepingan untuk menyetel, yang perlu untuk menyelesaikan
system dan mengkaitkan ke lantai, dan plafond atau plat beton.
2. Semua pekerjaan harus dilaksanakan oleh tukang yang terampil dan sesuai
dengan bidangnya, rangka bingkai (metal runner dan metal stud) vertikal
dan horizontal akan diberi jarak tidak lebih dari 800mm dari tengah ke
tengahnya.
3. Papan Multiplek t=8mm sebagai pedoman kualitas dan akan disambung
pakai baut, dicompound untuk mendapatkan permukaan yang halus
tersambung dan rata, sesuai dengan rekomendasi pabrik.
4. Semua sudut akan dilapisi dengan sempurna persegi dan vertical.
5. Akan disediakan penopang kayu untuk alat-alat montase pada asesori
tukang kayu dan listrik.
6. Bila system partisi pemilik ditentukan dalam gambar, pemborong akan
sepenuhnya mematuhi rekomendasi pabrikan atas material yang digunakan
dan cara pemasangan pembetulan dari pemasangan yang cacat atau
penggantian material yang tidak sesuai dengan spesifikasi fabrikan akan
menjadi tanggung jawab Penyedia Barang dan Jasa dan atas biayanya
sendiri.
b. Penjelasan Bahan
1. Multiplek
2. Ukuran : 8 mm
3. Paper tape, paper tape dari boral standard atau yang setara
4. Dempul sambungan : joint multibond
5. Skrup : skrup khusus untuk Multiplek
6. Rangka partisi metal runner dan metal stud
c. Pekerjaan Backdrop
1. Semua pekerjaan backdrop harus dibuat/didirikan tegak lurus dengan
lantai.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 58
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
C. FINISHING HPL
1. Lingkup Pekerjaan
Bagian ini meliputi pengadaan bahan, tenaga, peralatan serta pemasanganHPL
pada dinding partisi Multiplek,yang dipasang tegak lurus dari lantai sampai
setinggi plafond. (rapat dengan plafond). Dengan rangka penguat seperti
ditunjukkan dalam gambar. Untuk ruang-ruang dalam seperti yang ditunjukkan
dalam gambar rencana partisi.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 59
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
2. Spesifikasi
a. Material dan Kecakapan Kerja
1. HPL di Rekatkan dengan lem kusus HPL, dan akan mencakup seluruh
komponen, perangkat keras, klip, dan kepingan untuk menyetel, yang
perlu untuk menyelesaikan system dan mengkaitkan ke lantai, dan plafond
atau plat beton.
2. Semua pekerjaan harus dilaksanakan oleh tukang yang terampil dan
sesuai dengan bidangnya, Harus dipasang dengan Rapat dan Rapi
3. Papan HPL sebagai pedoman kualitas dan Ditempelkan atau direkatkan di
papan Multiplek Menggunakan Lem HPL untuk mendapatkan permukaan
yang halus tersambung dan rata, sesuai dengan rekomendasi pabrik.
4. Semua sudut akan dilapisi dengan sempurna persegi dan vertical.
5. Akan disediakan penopang kayu untuk alat-alat montase pada asesori
tukang kayu dan listrik.
6. Bila system partisi pemilik ditentukan dalam gambar, pemborong akan
sepenuhnya mematuhi rekomendasi pabrikan atas material yang
digunakan dan cara pemasangan pembetulan dari pemasangan yang
cacat atau penggantian material yang tidak sesuai dengan spesifikasi
fabrikan akan menjadi tanggung jawab Penyedia Barang dan Jasa dan
atas biayanya sendiri.
b. Penjelasan Bahan
1. HPL sekualitas “ECO/APP TIMBER”
2. Ukuran : lebar 1220 x 2440mm t=0.8mm
3. Lem HPL
c. Pekerjaan Finishing HPL
1. Semua pekerjaan Finishing HPL yang ditempel di dinding Multiplek
pembatas ruangan harus dibuat/didirikan tegak lurus dengan lantai.
2. Arah serat dari HPL, sesuai yang ditunjukkan dalam gambar
rencana/desain
3. Permukaan HPL dilarang keras diamplas.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 60
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
3. Cara Pemasangan
a. Pada permukaan dinding yang akan dilapisi HPL, permukaannya harus rata,
kering dan bersih (bebas debu dan kotoran lainnya).
b. Harus mengikuti aturan / persyaratan pabrik dalam mencampur dan
menggunakan bahan pelapis dan perekat.
c. Sebelum pemotongan pola dan warna harus diperiksa dan dicocokkan
dengan contoh yang telah disetujui Konsultan Pengawas dan Perencana.
d. Semua bagian HPL, terutama pada bagian tepi dan antar sambungan vertical
dengan HPL selanjutnya, terpasang sama rekat dan hasilnya tidak
bergelembung.
e. Pemotongan HPL harus dilakukan secara hati-hati dan rapih dengan
menggunakan alat potong yang tajam.
f. Awal pemasangan dan sisa buangan harus dikoordinasikan dan disetujui oleh
Konsultan Pengawas.
g. Cara pemasangan Papan HPL senantiasa harus selalu
memperhatikan/mengikuti gambar dan spesifikasi yang sudah ditentukan dan
sesuai dengan petunjuk cara pemasangan (Buku manual produk dan Sistem
Aplikasi) yang dikeluarkan dari pabrik produksi HPL, kecuali dalam keadaan
tertentu yang menghendaki lain, yang sudah mendapat petunjuk atau
persetujuan Konsultan Pengawas)
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 61
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 12
PEKERJAAN LANGIT-LANGIT
B. Pelaksanaan Pekerjaan
1. Sebelum memulai pekerjaan, selambat-lambatnya 2 (Dua) hari, Penyedia
Barang dan Jasa konstruksi harus menyiapkan rencana kerja pekerjaan plafon
meliputi volume pekerjaan, jumlah tenaga kerja dan alat, jadwal pelaksanaan dan
alur pekerjaan, serta contoh material yang akan dipakai untuk mendapat
persetujuan dari PPK dan Konsultan Pengawas, disertai gambar shop drawing.
2. Penutup plafon (gypsum dan GRC) dipasang setelah instalasi yang harus
dipasang di atas plafon terpasang.
3. Jarak gantungan rangka plafon mengikuti rekomendasi pabrik.
4. Spesifikasi detail, ukuran dan letaknya disesuaikan gambar rencana.
5. Pemasangannya gypsum dan kalsiboard harus kuat, rapat, rapi dan
merupakan bidang datar serta harus menurut petunjuk PPK dan Konsultan
Pengawas.
6. Arah dan jarak seperti yang di tunjukkan pada gambar.
7. Pola plafon harus sesuai dengan gambar rencana.
8. Opening untuk pekerjaan ME harus sesuai dengan gambar rencana.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 62
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
C. Material
1. Rangka plafon hollow galvalum ukuran 40 x 40 mm dan 20 x 40 mm
2. Gypsum board ukuran 120 x 240 cm tebal 9 mm sekualitas Jayaboard
3. GRC ukuran 120 x 240 cm tebal 6 mm.
4. GRC ukuran Cetak Sekualitas Aplus
5. Spandrel aluminium
6. List Plafon
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 63
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 13
PEKERJAAN KACA DAN ALUMUNIUM
B. Pelaksanaan Pekerjaan
1. Penyedia Barang dan Jasa konstruksi harus menyediakan sempel material yang
harus disetujui oleh PPK dan Konsultan Pengawas, sekurang-kurangnya 2 (Dua)
hari sebelum pekerjaan dilaksanakan.
2. Pembuatan kusen jendela dan bovenlicht harus dilaksanakan oleh tenagayang
berpengalaman dengan teknisi yang handal dan peralatan yang sesuai
penggunaannya.
3. Kusen dan raam jendela.
a. Pembuatan dan pemasangan jendela baru ini meliputi kusen
bahan alumunium.
b. Posisi dan ketinggian kusen dan raam jendela harus sesuai dengan gambar
rencana.
c. Kusen dan raam jendela dan boven licht harus siku pada semua sudutnya
dan rapat pada setiap sambungannya.
d. Spesifikasi detail, ukuran, kelengkapan dan perletakan/ penempatan jendela,
disesuaikan gambar rencana maupun gambar detail. Pemasangannya
disesuaikan dengan ketentuan teknis yang berlaku dan menurut petunjuk
Konsultan Pengawas dan PPK.
e. Ukuran-ukuran lebar dan tinggi jendela harus menyesuaikan dengan kondisi
lapangan (ukur sanak). Ukuran-ukuran detail agar disesuaikan.
C. Material
1. Kusen jendela menggunakan alumunium 3” (untuk jendela) dan 4” (untuk pintu)
Warna (disetujui oleh PPK) Alexindo/Inkalum
2. Kaca untuk jendela tebal 5 mm sesuai gambar rencana.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 64
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 66
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
B. Pelaksanaan Pekerjaan
1. Sebelum pelaksanaan Penyedia Jasa Konstruksi wajib menyerahkan contoh-
contoh bahan/ material yang digunakan kepada PPK dan Konsultan Pengawas
untuk mendapatkan persetujuannya.
2. Sebelum melaksanakan pekerjaan, Penyedia Jasa Konstruksi diwajibkan untuk
meneliti gambar-gambar yang ada dan kondisi di lapangan (ukuran dan lubang-
lubang), termasuk mempelajari bentuk, pola lay out/ penempelan, cara
pemasangan, mekanisme dan detail sesuai gambar.
3. Sebelum pelaksanaan dimulai, penimbunan bahan-bahan di tempat pekerjaan
harus ditempatkan pada ruang/ tempat dengan sirkulasi udara yang baik, tidak
terkena cuaca langsung dan terlindung dari kerusakan.
4. Harus diperhatikan semua sambungan agar tetap terjamin kekuatannya dengan
memperhatikan/ menjaga kerapihan, tidak boleh terjadi noda-noda atau cacat
bekas penyetelan.
5. Untuk kaca temperred setelah dipasang harus rata, tidak bergelombang, tidak
melintir, dan semua peralatan dapat berfungsi dengan baik dan sempurna.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 67
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
7. Dalam keadaan ditutup atau dibuka kaca-kaca tidak boleh bergetar (kalau kaca
bergetar hal ini menandakan kurang sempurnanya pemasangan).
8. Apabila pada saat pemasangan ada kaca yang pecah, maka Penyedia
Barang/Jasa berkewajiban mengganti sebelum Penyerahan I (Pertama).
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 68
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Gambar Pintu UP
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 69
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
c. Syarat-syarat Pelaksanaan
1. Sebelum memulai pelaksanaan Kontraktor diwajibkan meneliti gambar-
gambar dan kondisi di lapangan, terutama ukuran dan peil lubang bukaan
dinding. Kontraktor diwajibkan membuat contoh jadi (mock-up) untuk semua
detail sambungan dan profil UPVC yang berhubungan dengan sistem
konstruksi bahan lain dan dimintakan persetujuan dari Konsultan Pengawas
dan Perencana.
2. Proses fabrikasi harus sudah berjalan dan siap lebih dulu sebelum
pekerjaan lapangan dimulai. Proses ini sudah didahului dengan pembuatan
shop drawing atas petunjuk Perencana, meliputi gambar denah,
lokasi, merk, kualitas, bentuk, ukuran. Kontraktor juga diwajibkan untuk
membuat perhitungan-perhitungan yang mendasari sistem dan dimensi
profil UPVC terpasang, sehingga memenuhi persyaratan yang diminta /
berlaku. Kontraktor bertanggung jawab penuh atas kehandalan pekerjaan
ini.
3. Semua frame / kusen baik untuk jendela, pintu dan dinding partisi,
dikerjakan secara fabrikasi dengan teliti sesuai dengan ukuran dan kondisi
lapangan agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
4. Pemotongan profil UPVC hendaknya dijauhkan dari material besi
untuk menghindarkan penempelan debu besi pada permukaannya.
Disarankan untuk mengerjakannya pada tempat yang aman dengan hati-hati
tanpa menyebabkan kerusakan pada permukaannya.
5. Pengelasan/ w e l d i n g dibenarkan menggunakan alat pemanas khusus
dengan suhu minimal 250°C. Pengelasan harus rapi untuk memperoleh
kualitas dan bentuk yang sesuai dengan gambar.
6. Angkur-angkur untuk rangka / kusen UPVC terbuat dari steel plate
setebal 2-3 mm.
7. Penyekrupan harus dipasang tidak terlihat dari luar dengan sekrup anti
karat, sedemikian rupa sehingga hair line dari tiap sambungan harus kedap air
dan memenuhi syarat kekuatan terhadap air sebesar 1.000 kg/cm2.
Celah antara kaca dan sistem kusen UPVC harus ditutup oleh karet list.
8. Untuk fitting hardware dan reinforcing materials yang mana kusen UPVC
akan bertemu dengan besi, tembaga atau lainnya maka permukaan metal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 70
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 71
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 14
PEKERJAAN PENGECATAN
A. Lingkup Pekerjaan
1. Pekerjaan cat meliputi pekerjaan cat dinding, beton, genteng, listplank, plafon,
partisi dan besi. Kecuali daun pintu sunkai wood finishing dengan melamin.
2. Sebelum pengecatan dimulai, Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi
harus melakukan pengecatan pada satu bidang untuk tiap warna dan jenis
cat yang diperlukan.
3. Bidang-bidang tersebut akan dijadikan contoh pilihan warna, texture, material
dan cara pengerjaan.
4. Bidang-bidang yang akan dipakai sebagai mock up ini akan ditentukan oleh PPK
dan Konsultan Pengawas.
5. Jika masing-masing bidang tersebut telah disetujui oleh PPK dan
Konsultan Pengawas, bidang-bidang ini akan dipakai sebagai standar minimal
keseluruhan pekerjaan pengecatan.
B. Standar Pelaksanaan
1) SNI 03-2407-1991 (Tata Cara Pengecatan Kayu Untuk Rumah dan Gedung).
2) Tata Cara Pengecatan dinding untuk Rumah dan Gedung.
3) SNI 03-2408-1991 (Tata Cara Pengecatan Logam).
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 72
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
yang akan dicat selesai diperiksa dan disetujui oleh PPK dan Konsultan
Pengawas, tidak miring dan harus rata (tidak bergelombang).
3. Bagian-bagian yang retak/pecah diperbaiki dan bagian yang kotor
dibersihkan, harus diaci halus dan licin.
C. Material
1. Cat dinding luar weathershield sekualitas Dulux, Mowilex, Jotun
2. Cat interior menggunakan emulsion sekualitas Dulux, Mowilex, Jotun
3. Warna cat cerah (putih, light cream) akan ditentukan oleh PPK melalui
Konsultan Pengawas, setelah mengadakan percobaan pengecatan (mock
up) terlebih dahulu.
7. Bagian-bagian yang masih kurang baik diberi plamir dinding lagi dan amplas
halus setelah kering.
8. Sebelum digunakan cat harus diaduk terlebih dulu sampai semua yang
mengendap larut dan apabila perlu ditambah dengan bahan pengencer, proporsi
dan bahan sesuai dengan rekomendasi dari pabrik yang bersangkutan.
9. Pengecatan dilakukan dengan roller dan kuas halus pada bidang yang sulit-sulit
dan tidak mudah lepas serabut-serabutnya.
10. Setelah bidang-bidang tersebut rata dan halus, pengecatan dimulai lapis demi
lapis secara merata, minimum 3 (Tiga) kali sampai mencapai warna yang
dikehendaki. Pengecatan lapisan berikutnya baru boleh dilaksanakan apabila
lapisan sebelumnya telah cukup kering.
11. Plamur digunakan untuk bekas bobokan/ retak.
12. Pekerjaan plamur dilaksanakan dengan pisau plamur dari plat baja tipis dan
lapisan plamur dibuat setipis mungkin sampai membentuk bidang yang rata.
13. Cat dasar yang digunakan berjenis water based sealer untuk permukaan papan
gypsum.
14. Cat akhir yang digunakan berjenis emulsion untuk permukaan interior plesteran,
beton, dan papan gypsum.
15. Cat akhir yang digunakan berjenis weathershield untuk permukaan bagian luar
yang tidak terlindungi atap.
16. Untuk warna yang sejenis, Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi harus
menggunakan kaleng dengan nomor percampuran (batch number) yang sama.
17. Setelah pekerjaan cat selesai, bidang dinding merupakan bidang yang utuh, rata,
licin, tidak ada bagian yang belang.
C. Material
Warna cat akan ditentukan oleh PPK melalui Konsultan Pengawas, setelah
mengadakan percobaan pengecatan (mock up) terlebih dahulu.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 74
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 15
PEKERJAAN PELAPIS LANTAI DAN DINDING
A. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pekerjaan pemasangan granit tile dan batu alam pada
lantai maupun dinding sesuai dengan gambar rencana.
B. Persyaratan
1. Pekerjaan finishing lantai baru boleh dilaksanakan setelah seluruh pekerjaan
plafond dan pemasangan lapisan-lapisan pada dinding selesai dikerjakan.
2. Sebelum pekerjaan ini dilakukan, Penyedia Barang/Jasa diwajibkan
mengadakan pengecekan terhadap peil lantai dan kemiringannya.
3. Pada ruang-ruang tempat yang kedap air dan sebagainya harus dipasang
dengan spesi 1pc: 2ps, dinding setinggi 175 cm dari lantai sekelilingnya.
4. Diantara setiap lapisan diberi tenggang waktu sehari untuk curing
dengan penyiraman air.
5. Pekerjaan dan bahan-bahan untuk hal ini terlebih dulu harus mendapat
persetujuan dari PPK dan Konsultan Pengawas.
C. Material
1. Lantai ruangan lantai 1
a. Ukuran : Granit 60 x 60 cm HT
b. Material : Niro Granite,
Indogress
c. Warna : ditentukan kemudian
d. Type : polish
2. Lantai Selasar lantai 1
a. Ukuran : Granit 60 x 60 cm HT
b. Material : Niro Granite,
Indogress
c. Warna : ditentukan kemudian
d. Type : unpolish
3. Lantai Kamar Mandi
a. Ukuran : Kaeramik 30 x 30 cm
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 75
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
D. Pelaksanaan Pekerjaan
1. Sebelum memulai pekerjaan, selambat-lambatnya 2 (Dua) hari, Penyedia
Barang dan Jasa Konstruksi harus menyiapkan rencana.
2. Pekerjaan pemasangan lantai dan lapis dinding meliputi volume pekerjaan,
jumlah tenaga kerja, alat, jadwal pelaksanaan, alur pekerjaan, serta contoh
material yang akan dipakai untuk mendapat persetujuan dari Konsultan
Pengawas disertai gambar shop drawing.
3. Bahan pelapis lantai dan dinding yang masuk ke tapak harus diseleksi, agar
sesuai dengan ukuran, bentuk dan warna yang telah ditentukan. Dus keramik
harus dalam keadaan tersegel dengan spesifikasi yang ditentukan. Warna,
ukuran, tekstur, dan bentuk harus seragam. Keramik yang tidak sesuai dengan
spesifikasi tidak boleh dipasang.
4. Pemasangan pelapis lantai dan dinding boleh dilakukan bila Instalasi ME
pada lantai sudah selesai.
5. Tegel keramik, granit tile dipasang di atas lantai beton tumbuk 1pc : 3ps : 5kr
setebal minimal 5 cm.
6. Setelah pemasangan tegel keramik dan granit tile mengeras, kemudian
dicuci dengan air dan nat-natnya diisi dengan bubuk semen.
7. Pekerjaan pemasangan tegel keramik dan granit tile yang telah selesai
harus digosok dan dibersihkan dengan kain. Plint granit 10 cm x 60cm dan
harus dipasang tegak dengan nat-nat menyambung dengan keramik datar.
8. Sewaktu tegel keramik dan granit tile dipasang, permukaaan tegel keramik
dan granit tile bagian bawah harus terisi padat dengan adukan/spesi.
9. Pola pemasangan tegel keramik dan granit tiledisesuaikan dengan
gambar, demikian juga pengambilan as pemasangannya.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 76
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
10. Sewaktu pengisian naat ini tegel keramik dan granit tileharus benar-benar
melekat dengan kuat pada lantai.
11. Sebelum diisi, celah-celah nat harus dibersihkan terlebih dulu dari debu dan
kotoran lain.
12. Usahakan agar permukaan tegel keramik dan granit tileyang sudah terpasang
tidak terkena adukan air semen.
13. Kotoran semen dan lain-lain yang menempel dipermukaan tegel keramikdan
granit tile pada waktu pengecoran naat harus segera dibersihkan sebelum
mengering/ mengeras.
14. Bila pemasangan telah selesai seluruhnya, maka lantai harus dilap/disapu
hingga bersih.
15. Permukaan lantai yang sudah terpasang, hasilnya harus rapi, baik, tidak
miring, tidak bergelombang dan terpasang dengan kuat, baik yang ditentukan
datar maupun yang ditentukan mempunyai kemiringan.
16. Bila masih diperlukan, tegel keramik dan granit tileharus dibersihkan dengan
lap basah atau dengan bahan-bahan pembersih lunak yang ada di pasaran.
17. Untuk menghilangkan kotoran yang sukar dilepas, dapat digunakan sikat baja
atau bahan pembersih khusus.
18. Pada bagian-bagian tegel keramik dan granit tileyang memerlukan
pemotongan, harus dilakukan dengan menggunakan mesin pemotong.
19. Untuk keramik jenis acian semen, keramik harus direndam air hingga jenuh
air terlebih dahulu sebelum dipasang, untuk keramik jenis addesive keramik,
keramik tidak boleh direndam air.
20. Kecuali ditentukan lain pada spesifikasi ini atau pada gambar, level yang
tercantum pada gambar adalah level finish lantai, karenanya screeding dasar
harus diatur hingga memungkinkan pada keramik dengan ketebalan yang
berbeda permukaan finishnya terpasang rata.
21. Header/ kepalaan keramik harus dibuat pada dua arah dengan bantuan teodolit.
22. Adukan semen untuk screeding dibuat dengan pebandingan 1 pc : 3 ps.
Adukan perekat dengan perbandingan 4,5 kg adesive dengan 1 liter air.
23. Kemiringan tidak boleh kurang dari 25 mm pada jarak 10 m untuk area
toilet. Sedangkan untuk area lain, tidak boleh kurang dari 12 mm pada jarak 10
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 77
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
m. Kemiringan harus lurus hingga air bisa mengalir semua tanpa meninggalkan
genangan.
24. Pemotongan keramik harus menggunakan alat yang sesuai agar
menghasilkan hasil potongan yang rata, tidak bergerigi.
25. Keramik harus dilindungi dari pergerakan selama 48 jam setelah
pemasangan dengan menempatkan rambu atau tanda.
26. Pasangan keramik harus diperiksa jarak dan kelurusan natnya, tidak
kosong aciannya, tidak retak dan gores, beda tinggi keramik (plint) maksimal 1
mm.
27. Keramik boleh digrouting atau dikolot setelah berumur 24 jam. Warna
grouting harus seragam, halus dan tanpa celah, bila perlu gunakan alat bantu
untuk meratakan grouting. Tepi dinding diberi sealant atau dibiarkan saja tanpa
grouting untuk ruang muai susut.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 78
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 16
PEKERJAAN FONT DAN LOGO SIGN IN
A. Lingkup Pekerjaan
1. Pekerjaan ini meliputi pengangkutan, pengadaan tenaga kerja, bahan, peralatan
kerja dan pemasangan bahan-bahan seperti ditunjukkan dalam Gambar Kerja.
2. Pekerjaan ini meliputi tetapi tidak terbatas pada hal-hal berikut :
a. Membuat konstruksi Relling tangga dan pagar sesuai gambar, rangka harus
rata dan kaku dalam satu bidang, sesuai gambar kecuali jika ada instruksi
khusus dari Konsultan Pengawas.
b. enyediakan batang angkur, beugel, pelat penjepit dan penyambung beserta
baut-baut dan ringnya harus dibuat di bengkel menurut bentuknya, ukuran
dan keterangan yang tertera dalam gambar serta sarana penyangga alat
untuk memasang dan menyambungnya.
B. Prosedur Umum
1. Contoh Bahan dan Sertifikat Pabrik.
Contoh bahan-bahan baja harus diserahkan kepada Konsultan Pengawas untuk
disetujui terlebih dahulu sebelum pengadaan bahan ke lokasi proyek.
2. Gambar Detail Pelaksanaan.
Sebelum memulai pekerjaan, Penyedia Barang dan Jasa harus membuat dan
menyerahkan Gambar Detail Pelaksanaan dan daftar bahan untuk disetujui oleh
Konsultan Pengawas. Daftar berikut harus tercakup dalam Gambar Detail
Pelaksanaan:
a. Spesifikasi teknis bahan.
b. Dimensi bahan.
c. Detail fabrikasi.
d. Detail penyambungan dan pengelasan.
e. Detail pemasangan.
f. Data jumlah setiap bahan.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 79
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
D. Ketidaksesuaian
1. Penyedia Barang dan Jasa wajib memeriksa Gambar Kerja terhadap
kemungkinan kesalahan/ ketidaksesuaiandari segi dimensi, jumlah maupun
pemasangan dan lainnya.
2. Konsultan Pengawas berhak menolak bahan maupun pekerjaan fabrikasi yang
tidak sesuai dengan Spesifikasi Teknis maupun Gambar Kerja.
3. Penyedia Barang dan Jasa wajib menggantinya dengan yang sesuai dan beban
yang diakibatkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penyedia Barang dan
Jasa, tanpa adanya tambahan biaya dan waktu.
E. Bahan-bahan
Semua bahan metal harus baru, bebas dari karat, cacat dan kerusakan lainnya serta
dari kualitas baik dan memiliki dimensi, tebal dan berat yang memenuhi
toleransi yang diijinkan untuk masingmasing bahan metal, sesuai standar yang
berlaku.
1. Plat Stainless Steel
Pipa baja anti karat (stainless steel) untuk font harus dari AISI 304, 0.5 mm dan
memenuhi JIS G 3459, sekualitas Star Stainless Steel. Diameter sesuai petunjuk
Gambar Kerja.
2. Bahan Baja Lainnya
Bahan baja yang diperlukan sebagai penumpu, penggantung atau lainnya yang
tidak disebutkan secara khusus dalam Spesifikasi Teknis ini, harus memenuhi
standar yang berlaku untuk masingmasing bahan baja, dengan bentuk dan
dimensi sesuai ketentuan Gambar Kerja.
F. Pelaksanaan Pekerjaan
1. Berbagai jenis baja harus berukuran, berbentuk dan dibentuk dari bahan-
bahan seperti ditunjukkan dalam Gambar Kerja.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 80
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
2. Kecuali ditentukan lain, semua bahan harus berasal dari produk yang dikenal,
dan difabrikasi sesuai standar.
3. Sebelum fabrikasi, semua pengukuran yang diperlukan harus diperiksa
sesuai persyaratan AISC.
4. Desain dan jumlah sambungan setiap bagian struktur yang tidak diperlihatkan
dalam Gambar Kerja harus dilengkapi dalam Gambar Detail Pelaksanaan.
5. Penyedia Barang dan Jasa bertanggung jawab memperbaiki segala
kesalahan dalam penggambaran, tata letak dan fabrikasi atas biaya Penyedia
Barang dan Jasa.
6. Pemasangan logo ditempeli dengan stiker dengan gambar sesuai desain.
7. Atur susuran font, dimensi dan urutan sesuai gambar detil
8. Tiang susuran harus tegak lurus pada setiap arah. Pasang tiang dan akhir
susuran tangan dan tangga pada konstruksi bangunan.
9. Plat font harus dilas ke pelat dasar dengan flensa, tipe siku atau tipe lantai,
sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan atau sesuai petunjuk Gambar Kerja.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 81
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 17
DINDING GRC CETAK (ORNAMEN GRC)
A. Lingkup Pekerjaan
Bagian ini meliputi pengadaan bahan, tenaga, peralatan serta pemasangan dinding
partisi GRC cetak/ornamen yang dipasang tegak lurus dari lantai sampai lantai dag
atau balok. Dengan rangka penguat seperti ditunjukkan dalam gambar. Untuk ruang-
ruang dalam seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana Fasade.
B. Spesifikasi
a. Material dan Kecakapan Kerja
1. Partisi dinding dan ornament GRC Cetak dan akan mencakup seluruh
komponen, perangkat keras, dan kepingan untuk menyetel, yang perlu untuk
menyelesaikan system dan mengkaitkan ke lantai.
2. Beton cetak yang disesuaikan dengan bentuk atau motif sesuai desain
3. Bila system partisi pemilik ditentukan dalam gambar, pemborong akan
sepenuhnya mematuhi rekomendasi pabrikan atas material yang digunakan
dan cara pemasangan pembetulan dari pemasangan yang cacat atau
penggantian material yang tidak sesuai dengan spesifikasi fabrikan akan
menjadi tanggung jawab Penyedia Barang dan Jasa dan atas biayanya
sendiri.
C. Penjelasan Bahan
a. GRC Cetak berbahan dasar beton
b. Ukuran : ketebalan 6 cm
c. Motif sesuai desain atau Keputusan bersama
d. Dempul sambungan : semen PC
e. Sambungan ke rangka menggunakan besi 8 sebagai pengait dan di las.
D. Cara Pemasangan
1. Cara pemasangan Dinding senantiasa harus selalu
memperhatikan/mengikuti gambar dan spesifikasi yang sudah ditentukan dan
sesuai dengan standar cara pemasangan dinding partisi GRC Cetak.
2. Sebelum pemasangan, kontraktor wajib membuat gambar shopdrawing terlebih
dahulu sebelum melakukan produksi atau pemasangan.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 82
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 83
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 18
PEKERJAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL
A. PERSYARATAN TEKNIS
1.1 Umum
1. Persyaratan ini merupakan bagian dari persyaratan teknis ini. Apabila ada
klausul dari persyaratan ini yang dituliskan kembali dalam persyaratan teknis
ini, berarti menuntut perhatian khusus pada klausul- klausul tersebut dan
bukan berarti menghilangkan klausul-klausul lainnya dari syarat-syarat
umum.
2. Kontraktor wajib melaksanakan pekerjaan MEP sehingga seluruh
sistem MEP bekerja dengan sempurna. Lingkup pekerjaan mekanikal
elektrikal plumbing (sudah termasuk sistem utama, jaringan, dan
peralatan pendukung) adalah:
a. Plumbing
Air Bersih
Air Bekas, Kotor dan Vent
Saluran Air Hujan
b. Listrik Arus Kuat
Pekerjaan Pasang baru PLN
Panel Distribusi Tegangan Rendah (PDTR)
Instalasi Penerangan dan Stop Kontak
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 86
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
1.4 Koordinasi
1. Kontraktor instalasi ini hendaknya bekerja sama dengan Kontraktor
lainnya, agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan waktu
yang telah ditetapkan
2. Koordinasi yang baik perlu ada agar instalasi yang satu tidak
menghalangi kemajuan instalasi lain.
3. Apabila dalam pelaksanaan instalasi ini tidak mengindahkan koordinasi dari
Konsultan Pengawas, sehingga menghalangi instalasi yang lain, maka
semua akibat menjadi tanggung jawab Kontraktor ini.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 87
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 88
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
d. Guarantee
Adalah data-data yang menyatakan bahwa peralatan yang dipasang
benar bergaransi dari pabrik pembuatnya minimal 1 tahun terhitung dari
waktu pembelian peralatan tersebut.
e. After sale Service.
Data-data tertulis yang dikeluarkan oleh pabrik maupun Toko
/Distributor yang menyatakan kesanggupan service dalam jangka
waktu tertentu serta kesanggupan panggilan service yang bersifat
mendadak apabila terjadi kerusakan di luar servis rutin.
2. Persetujuan oleh Konsultan Perencana dan Konsultan Pengawas akan
diberikan atas dasar atau sesuai dengan ketentuan di atas.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 89
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 90
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
1.13 Pembayaran
1. Pembayaran pekerjaan-pekerjaan yang termasuk dalam ruang lingkup
MEP (Mekanikal-Elektrikal-Plumbing) dapat dilakukan dengan
memperhatikan :
2. Pekerjaan telah dilakukan sesuai jumlah volume yang ditentukan, dalam
kondisi baik dan telah mendapatkan persetujuan dari Konsultan Pengawas
dan PPK atau Pengguna Anggaran.
3. Pekerjaan telah dilakukan sesuai dengan standard pemasangan, telah
terpenuhi pengukuran kualitas pekerjaan, testing and commissioning, dalam
kondisi baik dan telah mendapatkan persetujuan dari Konsultan Pengawas
dan PPK atau Pengguna Anggaran.
4. Pembayaran tetap memperhatikan masa pemeliharaan, terkait
prosentase dan proses pembayaran melalui pengawasan dan persetujuan
Konsultan Pengawas dan PPK atau Pengguna Anggaran.
5. Sistem dan Metode Pembayaran secara lebih detail dijelaskan oleh
Konsultan Pengawas dan PPK atau Pengguna Anggaran.
dalam rangkap 3 (tiga) untuk disetujui. Yang dimaksud gambar kerja disini
adalah gambar yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan, lengkap
dengan dimensi peralatan, jarak peralatan satu dengan lainnya, jarak
terhadap dinding, jarak pipa terhadap lantai, dinding dan peralatan,
dimensi aksesoris yang dipakai. Konsultan Pengawas berhak menolak
gambar kerja yang tidak mengikuti ketentuan tersebut diatas.
b. Kontraktor diwajibkan untuk mengecek kembali atas segala ukuran/
kapasitas peralatan (equipment) yang akan dipasang. Apabila terdapat
keraguan-keraguan, Kontraktor harus segera menghubungi Konsultan
Pengawas untuk berkonsultasi.
c. Pengambilan ukuran atau pemilihan kapasitas peralatan yang sebelumnya
tidak dikonsultasikan dengan Konsultan Pengawas, apabila terjadi
kekeliruan maka hal tersebut menjadi tanggung jawab Kontraktor. Untuk
itu pemilihan peralatan dan material harus mendapatkan
persetujuan dari Konsultan Pengawas atas rekomendasi
Konsultan Perencana.
d. Pada beberapa peralatan tertentu ada asumsi yang digunakan konsultan
dalam menentukan performnya, asumsi-asumsi ini harus diganti oleh
Kontraktor sesuai actual dari peralatan yang dipilih maupun kondisi
lapangan yang tidak memungkinkan. Untuk itu Kontraktor wajib
menghitung kembali performanya dari peralatan tersebut dan memintakan
persetujuan kepada Konsultan Pengawas.
2. Penambahan/Pengurangan/Perubahan Instalasi
a. Pelaksanaan instalasi yang menyimpang dari rencana karena
penyesuaian dengan kondisi lapangan, harus mendapat persetujuan
tertulis dahulu dari pihak Konsultan Perencana dan Konsultan
Pengawas.
b. Kontraktor instalasi ini harus menyerahkan setiap gambar perubahan yang
ada kepada Konsultan Pengawas sebanyak rangkap 3 (tiga) set yang
akan dikirim oleh Konsultan Pengawas kepada Konsultan Perencana.
c. Perubahan material dan lain-lainnya, harus diajukan oleh Kontraktor
kepada Konsultan Pengawas secara tertulis dan jika terjadi pekerjaan
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 92
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
1.16 Pengecatan
Semua peralatan dan bahan yang dicat, kemudian lecet karena
pengangkutan atau pemasangan harus segera ditutup dengan dempul dan
dicat dengan warna yang sama, sehingga nampak seperti baru kembali.
1.17 Pengawasan
1. Pengawasan setiap hari terhadap pelaksanaan pekerjaan adalah
dilakukan oleh Konsultan Pengawas.
2. Konsultan Pengawas harus dapat mengawasi, memeriksa dan menguji
setiap bagian pekerjaan, bahan dan peralatan. Kontraktor harus
mengadakan fasilitas-fasilitas yang diperlukan.
3. Bagian-bagian pekerjaan yang telah dilaksanakan tetapi luput dari
pengamatan Konsultan Pengawas adalah tetap menjadi tanggung jawab
Kontraktor.
4. Jika diperlukan pengawasan oleh Pengawas harian diluar jam-jam kerja
(08.00 sampai dengan 16.00), dan hari libur maka segala biaya yang
diperlukan untuk hal tersebut menjadi beban Kontraktor yang
perhitungannya disesuaikan dengan peraturan pemerintah. Permohonan
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 93
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
1.18 Laporan-laporan
1. Laporan Harian dan Mingguan
a. Kontraktor wajib membuat laporan harian dan mingguan yang
memberikan gambaran mengenai:
b. Kegiatan fisik
c. Catatan dan perintah Konsultan Pengawas yang disampaikan
secara lisan maupun tertulis.
Jumlah material masuk/ditolak.
Jumlah tenaga kerja dan keahliannya
Keadaan cuaca
Pekerjaan tambah/kurang
Prestasi rencana dan yang terpasang
d. Laporan mingguan merupakan ringkasan dari laporan harian dan setelah
ditandatangani oleh manajer proyek harus diserahkan kepada Konsultan
Pengawas untuk diketahui/disetujui.
2. Laporan Pengetesan
a. Kontraktor instalasi ini harus menyerahkan kepada Konsultan
Pengawas dalam rangkap 3 (tiga) mengenai hal-hal sebagai berikut :
Hasil pengetesan semua persyaratan operasi instalasi
Hasil pengetesan mesin atau peralatan
Hasil pengetesan kabel
Hasil pengetesan kapasitas aliran udara, kuat arus, tegangan,
tekanan, dll
b. Semua pengetesan dan pengukuran yang akan dilaksanakan harus
disaksikan oleh Konsultan Pengawas.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 94
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
1.21 Penjagaan
1. Kontraktor wajib mengadakan penjagaan dengan baik serta terus
menerus selama berlangsungnya pekerjaan atas bahan, peralatan, mesin
dan alat-alat kerja yang disimpan di tempat kerja (gudang lapangan).
2. Kehilangan yang diakibatkan oleh kelalaian penjagaan atas barang-
barang tersebut di atas, menjadi tanggung jawab Kontraktor.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 95
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 96
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
e. Pelindung mata, kaca mata safety yang sesuai pada konsisi masing-
masing pekerjaan.
f. Pelindung wajah, seperti helm pengelas yang wajib digunakan saat
pelaksanaan pekerjaan las.
g. Pelindung bahaya jatuh. Pelaksanaan pekerjaan dengan fungsi ketinggian
wajib menggunakan pakaian penahan bahaya jatuh. Pakaian ini juga
dilengkapi dengan tali kaitan lentur dan tempat penyangkut kaitan yang
mampu menahan beban minimal 500 kg.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 98
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 99
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
1.29 Training
Sebelum penyerahan pertama pekerjaan, Kontraktor harus menyelenggarakan
semacam pendidikan dan latihan serta petunjuk praktis operasi kepada orang
yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas tentang operasi dan perawatan lengkap dengan
3 copies buku Operating Maintenance, Repair Manual dan As-built drawing, segala
sesuatunya atas biaya Kontraktor.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 100
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 19
PEKERJAAN PEKERJAAN PLAMBING AIR BERSIH,
AIR BEKAS, AIR KOTOR & PIPA VEN
21.1. SYARAT TEKNIS PEKERJAAN PLAMBING AIR BERSIH, AIR BEKAS, AIR
KOTOR & PIPA VEN
1. U M U M
1. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan Instalasi Air Bersih yang dimaksudkan disini adalah pengadaaan
dan pemasangan peralatan alat bersih dan alat-alat bantu pendukung
instalasi, dari sumber air, penampung air, dan distribusi air sampai pengguna
air bersih, pekerjaan Instalasi Air Bekas Kotor yang dimaksudkan disini adalah
pengadaaan dan pemasangan peralatan untuk instalasi Air Bekas dan
instalasi Air Kotor dan pipa Ven meliputi pekerjaan-pekerjaan sebagai berikut :
- Pekerjaan Instalasi Sumur
- Pekerjaan Instalasi Pipa Cabang lantai 1&2.
- Pekerjaan Instalasi Pipa Drainase Air Hujan
2. Standardisasi
Perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan mekanikal mengacu pada
standart- standart dan peraturan-peraturan yang telah berlaku, meliputi. :
- SNI : Standart Nasional Indonesia
- PPI : Pedoman Plumbing Indonesia
- PDI : Plumbing and Drainage Institute
- AMDAL : Analisa Mengenai Dampak Lingkungan
- Peraturan PAM daerah setempat
2. PERSYARATAN TEKNIS
1. Persyaratan Teknis Sistem
a. Sistem Instalasi Air Bersih merupakan Sistem penyediaan air bersih,
penampungan air bersih, dan distribusi air bersih
b. Air bersih (Clean Water) berasal dari air PDAM dan air sumur. Air yang
berasal dari PDAM (jaringan PDAM terdekat)
c. Instalasi Sistem Air Bekas merupakan Sistem penyaluran air buangan
yang berasal dari air buangan floor drain dan sink di toilet maupun pantry
melewati pipa datar dan pipa tegak ke unit pengolahan limbah.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 101
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 102
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
3. Persyaratan Pelaksanaan.
a. Pelaksana/Pemborong pekerjaan instalasi plambing harus
memenuhi persyaratan yang telah diisyaratkan dalam persyaratan
pelaksanaan mekanikal dan sudah berpengalaman dalam pekerjaan
instalasi plambing. Selain itu Pelaksana/Pemborong harus
melaksanakan prosedure pelaksanaan sebagaimana Rencana Kerja,
Pengajuan Material, Gambar Kerja, Prosedure Kerja, dan Ijin- ijin
pelakasanaan, As-built drawing dan K3 dalam persyaratan pelaksanaan
pekerjaan mekanikal.
b. Pemasangan pipa dalam gedung.
Pemasangan Pipa pada ruang terbuka disini yang dimaksudkan adalah
pemasangan pipa di atas plafon, dan beberapa tempat dalam bangunan
yang pada akhirnya nanti tidak tertutup dengan kontruksi lainnya.
Beberapa ketentuan pemasangan pipa tersebut adalah sebagai berikut :
Pipa baja dan pipa PVC di pasang dalam ruang terbuka terdiri dari pipa
tegak/vertikal yang biasanya terpasang dalam shaft atau dalam dinding
dan pipa mendatar/horisontal yang sebagian besar terpasang di atas
plafon atau di bawah lantai dan dalam tanah.
Untuk pipa PVC mendatar dan pipa tegak digantung, ditumpu, dan
diclamp dengan penggantung dan penumpu yang dapat diatur
(Adjustable) dengan jarak sesuai ketentuan sebagai berikut:
Pipa tegak dan mendatar di dalam tembok yang menuju fixture unit
harus ditanam didalam tembok / lantai. Pelaksana harus membuat alur
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 103
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 104
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
C. LINGKUP PEKERJAAN
1. Instalasi Pipa Cabang Air Bersih Lantai 1 & 2
2. Instalasi Pipa Cabang Air Bekas Lantai 1 & 2
3. Instalasi Pipa Cabang Air Kotor Lantai 1 & 2
4. Instalasi Pipa Cabang Ven Lantai 1 & 2
5. Instalasi Roof Drain dan Pipa Air Hujan
6. Pembuatan Saluran Drainasi &Sumur Resapan dan Instalasi pemipaan
yang dibutuhkan
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 105
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pipa air k o t o r dari setiap alat plambing (fixture) hingga ke pipa utama yang
terletak didalam shaft harus terbuat dari PVC kelas AW.
3. Pipa Vent
Pipa dan fitting untuk ven terbuat dari PVC kelas AW.
4. Pipa Air Hujan
Pipa untuk air hujan ven terbuat dari PVC kelas D.
5. Semua pipa, fixture dan fitting yang berada di luar dinding dan kelihatan,
harus terbuat dari kuningan dan dilapisi dengan cromium atau nickel.
6. Floor Drain
Semua lubang buangan dilantai (floor drain) terbuat dari plat stainless
steel berlubang-lubang, dilengkapi dengan water trap.
7. Clean Out
Semua clean out terbuat dari plat stainless steel dan dilengkapi dengan slot
1. Setiap bahan pipa (satu panjang utuh), fitting, alat plambing (fixture), dan
peralatan-peralatan yang akan dipasang pada instalasi, harus
mempunyai tanda (merek) yang jelas dari pabrik pembuatnya. Pipa,
fitting, dan fixture yang tidak mempunyai (merek) tersebut harus diganti
atas tanggung jawab Pemborong.
2. Kemiringan/slope saluran air bekas dan air kotor tidak boleh kurang dari
1%, untuk saluran air hujan tidak boleh kurang dari 0.05%.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 106
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
4. Besar kapasitas unit pengolah limbah, sumpit, sumur resapan, dan sumur
peresapan air hujan (SPAH) sebagaimana yang tercantum dalam gambar
kerja.
G. STANDARD MERK
Sebagai standard kwalitas yang dipergunakan untuk peralatan dan bahan
adalah :
1. Pipa PVC : Wavin, Rucika
2. Fitting, elbow, reducer : Rucika, Pralon
kecuali ditunjukkan pada spesifikasi, merk-merk lain tidak disarankan.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 107
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 20
PEKERJAAN PEKERJAAN LISTRIK ARUS KUAT
22.1. Umum
1. Setiap Kontraktor yang menangani pekerjaan ini, haruslah mempelajari seluruh
Dokumen Kontrak dengan teliti untuk mengetahui kondisi yang berpengaruh
pada pekerjaan ini.
2. Kontraktor harus menawarkan seluruh lingkup pekerjaan yang dijelaskan baik
dalam spesifikasi ataupun yang tertera dalam gambar-gambar, dimana
bahan-bahan dan peralatan yang digunakan harus sesuai dengan ketentuan-
ketentuan pada spesifikasi ini.
3. Bila ternyata ada perbedaan antara spesifikasi bahan atau peralatan yang
dipasang dengan spesifikasi yang dipersyaratkan pada pasal ini, merupakan
kewajiban Kontraktor untuk mengganti bahan atau peralatan tersebut, sehingga
sesuai dengan ketentuan pada RKS ini tanpa adanya ketentuan tambahan
biaya.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 109
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
b. Busbar
Setiap panel harus mempunyai 5 busbar copper terdiri dari 3 busbar
phase R-S-T, 1 busbar netral dan 1 busbar untuk grounding. Besarnya
busbar harus diperhitungkan dengan besar arus yang mengalir dalam
busbar tersebut tanpa menyebabkan kenaikan suhu lebih besar dari
65° C. Untuk itu penampang busbar harus sesuai ketentuan dalam
PUIL.
Setiap busbar copper harus diberi warna sesuai peraturan PLN, dimana
lapisan warna busbar tersebut harus tahan terhadap panas yang timbul.
Busbar adalah batang tembaga murni dengan minimum conduktivitas
98%, rating amper sesuai gambar.
Busbar harus dicat sesuai dengan kode warna dalam PUIL sebagai
berikut :
- Phasa : Merah, Kuning dan Hitam
- Netral : Biru
- Ground : Hijau-Kuning
c. Circuit breaker
Miniature Circuit breaker untuk penerangan menggunakan MCB dengan
breaking capacity minimal 4,5 kA simetris atau sesuai dengan gambar
perencanaan.
Rating arus untuk miniature circuit breaker minimal adalah 4 A. Rating
tegangan 230/380 VAC.
Miniature Circuit Breaker untuk beban motor induktif harus menggunakan
MCB berkarakteristik curva D, tipe H.
- Circuit Breaker yang digunakan minimal 1 pole untuk 1 phasa dan 3 pole
untuk 3 phasa.
Circuit breaker lainnya harus dari tipe MCCB, sesuai dengan yang
diberikan pada gambar rencana dengan breaking capacity MCCB
adjustable minimal 36 kA simetris dan breaking capacity ACB minimal 50
kA simetris.
Circiuit breaker harus dari tipe automatic trip dengan kombinasi thermal
dan instantaneouse magnetic unit.
- Main Circuit Breaker dari setiap panel emergensi harus dilengkapi shut
trip terminal.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 110
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 111
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
2. Downlight Inbow
a. Armatur yang di pasang Slim Led Panel.
b. Diameter dari kap lampu minimal 125 mm.
c. Jenis lampu yang digunakan adalah LED.
d. Daya yang digunakan sesuai dengan gambar rencana.
3. Downlight Outbow
a. Armatur yang di pasang Slim Led Panel.
b. Diameter dari kap lampu minimal 125 mm.
c. Jenis lampu yang digunakan adalah LED.
d. Daya yang digunakan sesuai dengan gambar rencana
4. Reccessed Mounted (RM)
a. Armatur yang di pasang Led Panel.
b. Diameter dari kap lampu 1200 mm x 300 mm.
c. Jenis lampu yang digunakan adalah LED.
d. Daya yang digunakan sesuai dengan gambar rencana.
22.7. Konduit
1. Konduit instalasi penerangan yang dipakai adalah dari jenis PVC High
Impact.
2. Factor pengisian konduit harus mengikuti ketentuan pada PUIL.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 112
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 113
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
b. Kabel–Kabel
1. Semua kabel di kedua ujungnya harus diberi tanda dengan kabel mark
yang jelas dan tidak mudah lepas untuk mengindentifikasikan arah beban.
2. Setiap kabel daya pada ujungnya harus diberi isolasi berwarna untuk
mengidentifikasikan phasenya sesuai dengan ketentuan PUIL.
3. Kabel daya yang dipasang horizontal/vertical harus dipasang pada
tangga kabel, diklem dan disusun rapi.
4. Setiap tarikan kabel tidak diperkenankan adanya sambungan, kecuali
pada T-doos untuk instalasi penerangan.
5. Untuk kabel dengan diameter 16 mm² atau lebih harus dilengkapi dengan
sepatu kabel untuk terminasinya.
6. Pemasangan sepatu kabel yang berukuran 70 mm² atau lebih harus
mempergunakan alat press hidraulis yang kemudian disolder dengan timah
pateri.
7. Kabel yang ditanam dan menyeberangi selokan atau jalan atau instalasi
lainnya harus ditanam lebih dalam dari 50 cm dan diberikan pelindung
8. Semua kabel yang akan dipasang menembus dinding atau beton harus
dibuatkan sleeve dari pipa galvanis dengan penampang minimum 2 ½ kali
penampang kabel.
9. Semua kabel yang dipasang di atas langit-langit harus diletakkan pada
suatu rak kabel.
10. Kabel penerangan yang terletak di atas rak kabel harus tetap di dalam
konduit.
11. Penyambungan kabel untuk penerangan dan kotak-kontak harus di
dalam kotak terminal yang terbuat dari bahan yang sama dengan bahan
konduitnya dan dilengkapi dengan skrup untuk tutupnya dimana tebal kotak
terminal tadi minimum 4 cm. Penyambungan kabel menggunakan las doop.
12. Setiap pemasangan kabel daya harus diberikan cadangan kurang lebih 1
m disetiap ujungnya.
13. Penyusunan konduit di atas rak kabel harus rapih dan tidak saling
menyilang.
14. Kabel tegangan rendah yang akan dipasang harus mempunyai serifikat
lulus uji dari PLN yang terutama menjamin bahan isolasi kabel sudah
memenuhi persyaratan.
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 86
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
f. Pembumian (Grounding)
1. Sistem pembumian harus memenuhi peraturan yang berlaku (PUIL).
2. Seluruh panel dan peralatan harus di-bumi-kan (grounding). Penghantar
pembumian pada panel-panel menggunakan BCC dengan ukuran minimal
10 mm² dan maksimal sesuai dengan gambar rencana, penyambungan ke
panel harus menggunakan sepatu kabel (cable lug).
3. Nilai ground resistance untuk grounding listrik tegangan rendah (sesuai
gambar rencana) harus kurang dari 3 ohm; diukur setelah tidak hujan selama
3 (tiga) hari berturut-turut. Ujung elektroda pembumian harus mencapai
permukaan air tanah.
4. Nilai ground resistance untuk grounding listrik tegangan menengah
(sesuai gambar rencana) harus kurang dari 3 ohm; diukur setelah tidak hujan
selama 3 (tiga) hari berturut-turut. Ujung elektroda pembumian harus
mencapai permukaan air tanah.
5. Nilai ground resistance untuk grounding netral sekunder trafo (sesuai
gambar rencana) harus kurang dari 3 ohm; diukur setelah tidak hujan selama
3 (tiga) hari berturut-turut. Ujung elektroda pembumian harus mencapai
permukaan air tanah.
6. Nilai ground resistance untuk grounding netral alternator genset (sesuai
gambar rencana) harus kurang dari 3 ohm; diukur setelah tidak hujan selama
3 (tiga) hari berturut-turut. Ujung elektroda pembumian harus mencapai
permukaan air tanah.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 88
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
7. Nilai ground resistance untuk grounding listrik arus lemah / elektronik (sesuai
gambar rencana) harus kurang dari 1 ohm; diukur setelah tidak hujan selama
3 (tiga) hari berturut-turut. Ujung elektroda pembumian harus mencapai
permukaan air tanah.
8. Nilai ground resistance untuk grounding listrik peralatan medis (sesuai
gambar rencana) harus kurang dari 0,2 ohm; diukur setelah tidak hujan
selama 3 (tiga) hari berturut-turut. Ujung elektroda pembumian harus
mencapai permukaan air tanah.
9. Pengukuran Pembumian tanah dilaksanakan oleh Kontraktor setelah
mendapat persetujuan dari Konsultan Pengawas. Pengukuran ini harus
g. Pengujian
Sebelum semua peralatan utama dari system dipasang, harus diadakan
pengujian secara individual. Peralatan tersebut baru dapat dipasang setelah
dilengkapi dengan sertifikat pengujian yang baik dari pabrik pembuat dan
LMK/PLN serta instansi lainnya yang berwenang untuk itu. Setelah peralatan
tersebut dipasang, harus diadakan pengujian secara menyeluruh dari system
untuk menjamin bahwa system berfungsi dengan baik. Semua biaya yang
timbul dari pelaksanakan pengujian menjadi tanggung jawab Kontraktor.
g.1. No Load Test
1. Test ini dilakukan tanpa beban artinya peralatan ditest satu per
satu seperti misal pengujian Instalasi 0,6/1 KV (Kabel Tegangan
Rendah):
a. Pengukuran tahanan isolasi dengan megger 1,000 Volt
b. Pengukuran tahanan instalasi dengan megger 1,000 Volt
c. Pengukuran tahanan pembumian
2. Dan harus diberikan hasil test berupa Laporan
Pengetesan/hasil pengujian pemeriksaan. Apabila hasil pengujian
dinyatakan baik, maka test berikutnya harus dilaksanakan secara
keseluruhan (Full Load Test).
g.2. Full Load Test (Test Beban Penuh)
1. Test beban penuh ini harus dilaksanakan Kontraktor
sebelum penyerahan pertama pekerjaan. Test ini meliputi :
a. Test nyala lampu-lampu dengan nyala semuanya.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 89
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
h. Lain - lain
Peralatan-peralatan tambahan yang diperlukan, walaupun tidak digambarkan
atau disebutkan dalam spesifikasi ini harus disediakan oleh Kontraktor sehingga
instalasi dapat bekerja dengan baik dan dapat dipertanggung jawabkan
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 89
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
PASAL 21
PENUTUP
1. Segala sesuatu yang belum tercantum di dalam Dokumen Pelelangan ini akan
disusulkan kemudian dalam Pemberian Penjelasan Pekerjaan (Aanwijzing).
2. Hal-hal yang timbul dalam pelaksanaan dan diperlukan penyelesaian di lapangan
akan dibicarakan dan diatur oleh pengawas dengan pemborong dan bila diperlukan
akan dibicarakan bersama Konsultan Perencana dan Pengawas dalam Rapat Berkala.
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 90
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
LAMPIRAN
DAFTAR SPESIFIKASI TEKNIS
Spesifikasi
No Uraian
Tipe Merk
EKG, Smartruss
9 Reng Baja Ringan Profil R.33
Lysaght
10 Rangka atap Hollow 40x40 da 50x100 mm Galvalum
canopy Metal roof berpasir
Tebal 0,3 mm
Bahan Baku : Clean Color Bond
AZ 150 (Zincalume : 55 % Prima Roof, Sakura
11 Atap Gedung
Alumunium) Roof
Berat: 5,38 kg/lembar
Warna : Hijau berpasir
Panjang : 770 mm
13 list plank Kalsiplank lebar 30 Conwood, kalsiboard
14 3” kusen jendela Alexindo, Incalum,
Alumunium
4” kusen pintu handal
15 Pintu Utama Temperd 12 mm Asahimas, mulia
16 Pintu Ruang Almunium 4” + kaca 5 mm
17 Pintu Kamar Bahan UPVC Wadja
mandi
18 Kaca Kaca bening 5 mm Asahimas, mulia
19 Partisi dinding Rangka Metal stud 75 Jaya board
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 91
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
Niro Granite,
21 Penutup Lantai 60x60 (HT) lantai polish
Indogress
Niro Granite,
60x60 (HT) lantai teras unpolish
Indogress
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 92
Rencana Kerja dan Syarat Arsitektur, Struktur, Mekanikal & Elektrikal
C. PEKERJAAN PLUMBING
1. Air Bersih
Pompa Jet Pump Panasonic,
Pipa Instalasi PVC AW Rucika, Paralon
Valve danaksesoris Rucika, Paralon
2. Air Bekas dan Kotor
Pipa Instalasi PVC AW Rucika, Pralon
Aksesoris Rucika, Pralon
Floor Clean Out Toto, San Ei
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kec. Nubatukan Kab. Lembata 93
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
METODE PELAKSANAAN
PEMBANGUNAN GEDUNG BALAI NIKAH DAN MANASIK HAJI KANTOR URUSAN AGAMA
KECAMATAN NUBATUKAN KABUPATEN LEMBATA, TAHUN ANGARAN 2023
A. PENDAHULUAN
Pekerjaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata merupakan wujud keinginan untuk
meningkatkan pelayanan pada masyarakat, khususnya di Kabupaten Lembata Lembata,
umumnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan lebih luas lagi agar bermanfaat untuk
Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
B. LINGKUP PEKERJAAN
I. PEKERJAAN PERSIAPAN
II. PEKERJAAN TANAH
III. PEKERJAAN PASANGAN BATU DAN DINDING
IV. PEKERJAAN BETON
V. PEKERJAAN PLESTERAN DAN LANTAI
VI. PEKERJAAN ATAP DAN PLAFOND
VII. PEKERJAAN PENGECATAN
VIII. PEKERJAAN PENGUNCI DAN BESI
IX. PEKERJAAN INTALASI LISTRIK
X. PEKERJAAN SANITAIRE
C. WAKTU PELAKSANAAN
Jangka waktu pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji
Kantor Urusan Agama Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata yakni 150 (Seratus Lima
Puluh) hari kalender dan masa pemeliharaan ditetapkan selama 180 (Seratus Delapan
Puluh) hari. Untuk memperlancar dan mempermudah pelaksanaan kami akan menguraikan
Metode Pelaksanaan.
D. METODE PELAKSANAAN
Selama tidak ada perubahan - perubahan dalam Peraturan Pemerintah, untuk pelaksanaan
pekerjaan tidak lepas dan tetap mengacu kepada :
Halaman - 1
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
e. Rencana Kerja
Rencana kerja dipersiapkan dan disusun sebagai panduan bagi seluruh kinerja Tim
Pelaksana Proyek, agar pelaksanaan kegiatan bisa tepat guna dan berhasil guna.
Rencana kerja memuat substansi sebagai berikut :
Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
Strategi dan Taktik Penanganan berbagai persoalan dalam pelaksanaan kegiatan
lapangan
Halaman - 3
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Susunan Tim Pelaksana, Struktur Organisasi Kerja dan Pemberian Tugas Masing-
masing, berikut rencana kebutuhan tenaga kerja lapangan (mandor, tukang, kepala
tukang, pekerja)
Rencana kebutuhan Bahan, Peralatan, dan Finansial
Sistem dan Mekanisme Koordinasi Kerja secara internal dan eksternal
Penandatangan Naskah Dokumen Kontrak , SPMK, dan SPL oleh kedua belah pihak.
Pembuatan Papan Nama Proyek
Pembuatan Direksi Keet
Pembuatan Los Kerja dan Gudang Bahan
Uitzet / Pengukuran
Pemasangan Bouwplank
Penyediaan Air Kerja
Halaman - 4
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Dokumen Kontrak
Halaman - 5
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Los Peralatan Dan Alat Bantu Los Bekisting Los Pembesian Los Kusen
Disamping Direksi Keet (Kontraktor Keet) juga harus direncanakan secara baik Gudang
Bahan dan Los Kerja yang terdiri dari :
Los Kerja untuk Bekisting
Los Kerja untuk Pembesian
Los Kerja untuk Peralatan dan alat Bantu
Los Kerja untuk Kusen, pintu dan jendela
Uitzet / Pengukuran
Pengukuran ulang perlu dilaksanakan untuk ceking kembali antara ukuran yang ada pada
gambar rencana terhadap keadaan lahan yang akan di bangun.
Untuk memulai pelaksanaan pekerjaan, yang pertama kali harus dilakukan ialah pekerjaan
pengukuran dengan cara membuat suatu titik tolak / titik duga yang disebut BM (Bench
Mark) berupa patok beton ukuran 15/15 cm, yang diberi warna sesuai dengan ketentuan.
Bench Mark merupakan titik tetap sebagai referensi ukuran posisi horisontal dan posisi
vertikal semua detail di dalam site dan sekitarnya. Selanjutnya dapat dilakukan pengukuran
dengan menggunakan benang-benang, unting-unting, penyipat datar serta meteran ukur
biasa.
Bench Mark tersebut harus dijaga dan dipelihara mulai dari saat pelaksanaan hingga
berakhirnya pekerjaan. Untuk mencapai keakuratan pengukuran untuk posisi horizontal
digunakan alat ukur Theodolite T. 2 , sedangkan untuk posisi vertikal digunakan dengan
alat ukur Waterpass.
Halaman - 6
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Hal ini sangat penting dilakukan untuk menghasilkan akurasi pasangan dinding, lantai dan
plafond serta kemiringan saluran yang merupakan masalah rumit bagi sebuah bangunan.
Bouwplank
Pemasangan bouwplank dilakukan dengan menggunakan kayu kelas 2 dengan tiang dari
dolken dia. 10 cm 4 m¹, jarak tiang berkisar antara 2 meter. Permukaan bagian atas dibuat
Rata / Waterpass. Pada titik As rencana dipasang tanda-tanda dari paku, dan setelah
dilakukan pengecekan kembali bersama direksi lapangan/konsultan pengawas, atas
kebenarannya dari semua ukuran segera diberi tanda dengan cat merah.
Air Kerja Dengan Sumur Pantek Air Kerja Dengan Sumur Gali
Penyediaan Air Kerja untuk Pekerjaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji
Kantor Urusan Agama Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata dengan membuat sumur
pantek, sumur gali, atau penyambungan dari PDAM, sehingga dapat digunakan sebagai air
minum, mandi, dan cuci.
Air kerja tersebut harus benar-benar bersih terbebas dari zat-zat kimiawi, serta zat-zat
organik lainnya yang dapat mebahayakan bagi manusia serta bangunan. Untuk menjamin
kebersihan air tersebut terlebih dahulu agar dilakukan Tes Laboratorium.
Halaman - 7
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Halaman - 8
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
b. Membuat pemotretan :
Pemotretan yang
menggambarkan kemajuan
pekerjaan minimum 5 kali,
yakni ketika pekerjaan
mencapai prestasi : 0 % , 25
% , 50 %,
75 %, 100 %.
Tahapan Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji
Kantor Urusan Agama Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata adalah sebagai berikut :
1. PEMBERSIHAN
Pembersihan lokasi akan dilaksanakan menjadi 2 (dua) tahapan. Tahap pertama
dilaksanakan pada awal sebelum pekerjaan utama dilaksanakan untuk membersihkan
lokasi pekerjaan dari sisa bongkaran yang dapat mengganggu pelaksanaan pekerjaan,
sedangkan tahap kedua yaitu pembersihan lokasi akhir pekerjaan sebelum pekerjaan
diserah terimakan kepada pihak pemilik kegiatan.
2. PEKERJAAN TANAH
a. Galian Tanah
Pekerjaan Galian Tanah ini meliputi galian tanah untuk pondasi batu kali, serta galian
tanah untuk pondasi Pile Cap 1.
Halaman - 9
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Pekerjaan galian dilaksanakan sesuai dengan lebar dan kedalaman yang telah
ditentukan (sesuai dengan elevasi gambar rencana), tentunya sesuai dengan propil
atau bouwplank yang dibuat. Setelah pekerjaan galian selesai, kami akan melaporkan
kepada Direksi atau Pengawas Lapangan untuk dilakukan pengecekan terhadap hasil
galian, terutama elevasinya, dan dinyatakan bahwa hasil pekerjaan galian
tersebut telah selesai dan dapat diterima oleh Direksi.
Agar pekerjaan galian tersebut dapat kami selesaikan dengan baik dan tepat
waktu, maka kami uraikan urutan kerjanya dengan menggunakan perhitungan
kemampuan masing-masing item pendukung seperti tenaga kerja dan peralatan untuk
pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Urutan kegiatan pada umumnya adalah sebagai berikut :
Pengukuran dan penentuan titik ketinggian yang diikat pada patok referensi
terdekat (BM).
Pembuatan propil atau bouwplank
Pemberian tanda pada tepi galian dengan kapur
Penggalian dilakukan dengan cara manual.
Perataan tanah di dalam galian bila telah mencapai kedalaman yang
direncanakan dan pemadatan tanah dasar galian dengan stamper. Elevasi dasar
galian diukur dari titik elevasi yang dibuat dari benang yang dibentang dari
profil ke profil galian.
Perapihan dan perataan tanah hasil galian agar tidak longsor kembali ke dalam
galian.
b. Urugan Pasir
Pekerjaan urugan pasir ini terdiri dari pekerjaan urugan pasir di bawah pondasi dan
urugan pasir di bawah lantai. Urugan pasir di bawah pondasi dilaksanakan setelah
galian pondasi mencapai kedalaman yang direncanakan dan sudah dipadatkan dasar
galiannya, dan sebelum pemasangan aanstamping untuk Pekerjaan Pondasi Batu
kali, dan sebelum lantai kerja untuk Pekerjaan Pondasi Footplat. Ketebalan pasir urug
minimal 5 cm. Urugan pasir di bawah lantai dilaksanakan setelah Pekerjaan Urugan
Peninggian lantai mencapai elevasi yang direncanakan dalam kondisi padat, dan
sebelum Pekerjaan Rabat Lantai dilaksanakan. Cara kerjanya adalah pasir urug
dihampar dengan menggunakan tenaga manusia (manual) hingga ketebalan rata ± 12
cm gembur dan kemudian dipadatkan dengan cara disiram air sehingga diharapkan
ketebalan padat yang dicapai adalah 10 cm.
3. PEKERJAAN PASANGAN
a. Pasangan Batu Kosong (aanstamping)
Pasangan batu kosong berguna sebagai lapis penguat dasar galian dan berupa
bongkahan batu kali pecah yang disusun sedemikian rupa sehingga menjadi
tempat dudukan pondasi diatasnya yang kuat. Adapun uraian pelaksanaan
pekerjaan batu kosong adalah sebagai berikut :
Batu yang dipergunakan adalah batu yang bersih, tidak terdapat tanah yang
melekat, keras, dan tidak terdapat retakan-retakan.
Sebelum menurunkan batu, harus dipastikan bahwa pekerjaan urugan pasir telah
dilaksanakan dan dipadatkan dengan cara disiram air.
Menentukan lebar dan ketebalan pasangan batu kosong dan memberinya
tanda dengan tarikan benang.
Menyusun batu mengikuti tarikan benang dengan rapat dan padat agar batu saling
mengunci dan tidak goyang.
Di antara batu belah tadi diisi dengan pasir urug, kemudian disiram dengan air
agar pasir tersebut mengisi celah-celah di antara batu sehingga semua celah atau
rongga antar batu terisi oleh pasir.
Check sekali lagi dan pastikan bahwa batu-batu tesebut sudah saling kunci
sehingga tidak goyah.
Halaman - 11
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Propil ini harus kuat dan tidak goyang sampai Pekerjaan Pasangan Pondasi Batu
Kali ini selesai. Jarak antar propil maksimal 3 meter, hal ini untuk menghindari
goyangnya benang akibat tersentuh atau terpaan angin.
Membentangkan benang dengan kencang antara 2 propil minimal 3
benangpada setiap sisinya.
Mempersiapkan adukan dengan campuran 1 pc : 3 ps.
Menyusun batu dengan rapi dan padat serta mengisi celah-celah antar batu
dengan campuran pasir semen yang telah dibuat. Batu kali yang dipasang
harus saling kunci antara batu yang satu dengan batu yang lainnya. Campuran
harus masuk ke dalam celah-celah ini sepadat mungkin dengan cara
merojoknya dengan menggunakan cepang/cetok. Semua celah harus terisi oleh
adukan, termasuk di sisi samping pasangan pondasi.
Pada sisi atas (top pasangan) dipasangkan stek besi dengan jarak antar stek
menyesuaikan jarak kolom praktis yang ada jika tepat pada posisi kolom
praktis, dibuatkan coakan agar posisi kolom lebih kuat.
Setelah Pekerjaan selesai, kita bongkar propilnya, gulung kembali benang, dan
membersihkan sisa material yang tidak terpakai.
Halaman - 12
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Membuat propil dari kayu yang lurus (diserut) pada kedua ujung pasangan
bata. Propil harus diberi penguat (sekur) agar kokoh dan tidak goyang sampai
Pekerjaan Pasangan Bata selesai. Setiap akan melanjutkan pasangan bata keesokan
harinya, propil harus dicek keadaannya, sudah berubah posisinya atau tidak.
Menyiram bata yang akan digunakan dan mempersiapkan bahan-bahan
pengikatnya, semen, pasir, dan air. Pasir yang dipakai harus diayak (disaring)
agar butiran-butiran yang besar terpisah. Butiran atau kerikil yang tercampur
dalam pasir yang dipakai untuk Pasangan Bata dapat mengakibatkan
berkurangnya perlekatan antara bata dengan spesinya, ada celah antara spesi
dengan bata.
Dengan bantuan selang timbang (water pass), dibuat tarikan benang di antara
2 propil. Setiap minimal 5 lapis pasangan bata harus dipasang tarikan benang agar
dijamin kedataran (horisontalnya) pasangan bata.
Menyusun bata dengan rapi mengikuti tarikan benang pada propil. Pasangan bata
pada setiap harinya tidak boleh lebih tinggi dari 1 meter, hal ini karena pasangan
yang paling bawah belum cukup kuat untuk menahan beban di atasnya. Bila hal
ini dipaksakan, Pasangan Bata bisa jadi melengkung, miring, atau bahkan rubuh.
Setiap selesai memasang bata pada setiap harinya, spesi yang melekat
disamping bata harus dibersihkan agar Pasangan Bata tampak bersih dan rapi
Gambar Potongan
Pekerjaan Bata
Merah
d. Pekerjaan Plesteran
Seperti halnya Pasangan Bata, dalam Pekerjaan Plesteran pun ada Plesteran
Trassram dan Plesteran Biasa, Selain itu juga ada plesteran beton.
Pekerjaan Plesteran yang dimaksud di sini adalah pekerjaan pelapisan dengan
campuran mortar (spesi) setelah Pekerjaan Pasangan Bata selesai dan telah kering.
Karena pekerjaan ini termasuk pekerjaan akhir (finishing), maka harus dilaksanakan
oleh tukang yang benar-benar ahli dan spesifik di bidangnya. Untuk itu kami akan
melakukan seleksi kepada tukang untuk pekerjaan-pekerjaan finishing agar produk
yang dihasilkan benar-benar baik dan memuaskan.
c. Menyiram bata dengan air sampai jenuh agar air semen mortar tidak diserap oleh
pasangan bata.
d. Dengan bantuan unting-unting (lot) dan selang timbang, membuat tarikan benang
vertikal dan horisontal pada dinding yang akan diplester.
e. Membuat kepalaan plesteran mengikuti tarikan benang vertikal dari
ketinggian di atas plafon sampai ke rabatan lantai. Jarak antar kepalaan plesteran
maksimal 1,5 meter atau sesuaikan dengan panjang jidar yang akan dipakai.
f. Setelah kepalaan plesteran sudah kering dan keras (minimal 2 hari),
Pekerjaan Plesteran baru boleh dilaksanakan. Pelaksanaan plesteran dengan cara di-
kamprot (spesi dilempar/dihentakkan ke dinding) tidak boleh hanya dengan dikasut.
Hal ini dimaksudkan agar spesi dapat melekat lebih sempurna dan dapat
mengisi nat pasangan bata yang mungkin masih berongga.
g. Spesi yang telah dikamprotkan di antara 2 kepala plesteran, diratakan dengan
cara menggosok dan menekan menggunakan jidar alumunium. Penggosokan ini
dilakukan berulang-ulang agar plesteran benar-benar padat, rata, dan halus.
h. Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya retak-retak pada plesteran, sehari
setelah Pekerjaan Plesteran selesai, plesteran disiram dengan siraman halus, tidak
dengan semprotan yang bertekanan tinggi karena bisa mengakibatkan plesteran
menjadi rusak.
i. Sebagai finishing akhir dari Pekerjaan Plesteran adalah Pekerjaan acian.
Plesteran yang akan diaci harus sudah benar-benar kering dengan umur minimal
plesteran terakhir dalam 1 bidang adalah 4 hari.
j. Untuk campuran acian, kami menggunakan campuran semen dengan mil dengan
perbandingan 1 pc : 2 mil untuk interior, dan campuran 1 pc : 1 mil untuk dinding
eksterior. Penggunaan mill ini semata-mata untuk mengurangi panas hydrasi cement
agar tidak terjadi pecah rambut setelah keras akibat dari penyusutan yang tinggi.
k. Permukaan plesteran yang akan diaci kami bersihkan terlebih dulu dengan sapu
lidi dan kami siram. Penyiraman ini secukupnya saja, tidak sampai jenuh, agar
campuran acian dapat melekat dengan sempurna.
l. Melaburkan campuran acian, kemudian meratakannya dengan menggunakan jidar
alumunium (tidak boleh hanya menggunakan kasut), menggeser dan menggosok-
gosoknys ke arah vertikal dan horisontal sampai acian benar- benar rata dan
tidak bergelombang, baik ke arah vertikal maupun ke arah horisontal.
m. Sebelum permukaan acian benar-benar kering (masih setengah kering), acian harus
digosok secara merata di seluruh permukaan dengan menggunakan spon atau
kertas semen. Penggosokan ini tidak boleh dengan kekuatan atau tekanan yang besar
karena akan mempengaruhi kerataan acian, tapi cukup dengan tekanan yang sedang,
atau bahkan tanpa tekanan. Penggosokan ini harus dilakukan terus-menerus
sampai permukaan acian benar-benar rata dan halus.
n. Untuk menjaga kelembaban acian dan meminimalisir terjadinya retak rambut
pada acian, sehari setelah Pekerjaan Acian selesai, permukaan acian kami basahi
dengan siraman bertekanan rendah (soft spray), tidak disemprot dengan tekanan
tinggi, minimal sehari sekali selama minimal 4 hari.
b. Pembesian
Pekerjaan Pembesian ini meliputi pemotongan besi sesuai dengan daftar pemotongan
besi (bestaat), pembengkokan, dan perakitan besi di lokasi kegiatan. Diameter dan
jenis besi yang dipakai disesuaikan dengan Spesifikasi Teknis yang disyaratkan. Dalam
penyimpanan besi, baik sebelum dipotong, maupun setelah dipotong dan dirakit,
harus terlindung dari udara terbuka. Besi harus diletakkan di bawah bangunan
beratap atau dibungkus dengan terpal untuk menghindari berkaratnya besi. Bagian
bawahnya pun tidak boleh langsung menyentuh tanah, harus diberi alas, misalnya
dengan balok kayu.
Halaman - 16
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Air
Air yang akan kami gunakan harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
Air harus bersih, tidak berwarna, tidak berbau, tidak mengandung
lumpur, tidak mengandung garam, asam, dan alkali.
Yang paling penting sesuai dengan Standar Nasional Indonesia NI-3PUBI.
2. Pemahaman gambar.
Konsep pemahaman gambar-gambar/Gambar Pelaksanaan sebelum masuk bengkel
:
a. Denah keseluruhan, ukuran -ukuran total bangunan, jarak dan dimensi
b. Detail-detail gambar
e. Pekerjaan Lantai
a. Pekerjaan Pasangan Dinding dan Lantai Keramik
Pada umumnya persyaratan yang diminta adalah sama, yaitu bahwa keramik
yang dipasang dalam 1 bidang harus 1 tipe dan kode produksi yang sama,
pasangan harus rata dan padat (tidak keropos), lebar nat seragam dan lurus.
Pemasangan keramik lantai kami laksanakan dengan tahapan pekerjaan
sebagai berikut :
a. Keramik yang hendak dipasang dikelompokkan (disortir) berdasarkan
tipe dan kode produksinya, kemudian merendamnya dalam bak
perendaman sampai keramik jenuh.
b. Sebelum pekerjaan pasangan keramik dimulai, harus dipastikan
bahwa pekerjaan rabat beton, acian, plafon, dan list plafon sudah selesai.
Ruangan harus bersih dan terang serta kami tutup areal kerja dengan
memberi rambu : “DILARANG MASUK/MELINTAS/INJAK.”
c. Untuk mencari kesikuan pasangan, kami bentangkan benang ke arah
lebar dan panjang ruangan. Pekerjaan ini harus dilakukan dengan hati-hati
dan cermat agar pasangan keramik nantinya benar-benar siku dan rapi.
Dengan bantuan selang timbang (water pass), kami buat tarikan benang
tadi benar- benar level (horisontal).
d. Memasang keramik sebagai kepalaan (master) ke arah lebar dan
panjang ruangan dengan elevasi muka keramik mengacu pada acuan
elevasi lantai yang ada (misal kusen pintu).
e. Adukan pengikat keramik (spesi) diratakan dengan menggunakan
jidarsupaya rata sehingga seluruh bidang bawah keramik melekat
Halaman - 20
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
cara paksaan, terutama waktu akan mengunci (diangkat, ditekan, dsb), berarti
pemasangan daun pintu/jendela beserta aksorisnya tidak benar/baik. Bila ini
yang terjadi, pasangan daun pintu/jendela akan kami bongkar dan perbaiki.
b. PEKERJAAN FINISHING
Pekerjaan Finishing yang dimaksud di sini adalah mencakup Pekerjaan Cat Dinding
(interior dan eksterior), Pengecatan Plafon, Pengecatan Kayu, dan Pengecatan
Besi. Untuk mendapatkan hasil pengecatan yang baik, kami akan perhatikan
hal-hal sebagai berikut :
a. Bahan cat yang dipakai harus bermutu baik, sesuai dengan spesifikasi
teknik yang disyaratkan.
b. Bahan pencampurnya memenuhi syarat (tiner untuk campuran cat kayu dan
besi harus bermutu baik, dan air untuk campuran cat dinding/plafon harus
bersih, tidak mengandung lumpur atau berminyak).
c. Bahan cat dasarnya harus sesuai dengan cat yang dipakai
d. Cara pengecatan harus benar, mengikuti petunjuk yang ada dalam
kemasannya (kalengnya)
Pengecatan Plafon
Tahapan & metoda pekerjaan :
a. Sebelum dimulai, dipastikan dulu bahwa Pekerjaan Pemasangan Plafon,
kompon sambungan board, dan List plafon sudah selesai, tidak ada bagian yang
tertinggal.
b. Membersihkan permukaan yang akan dicat, terutam bagian sambungan,
dan diamplas sampai bersih dan halus.
c. Mengaduk cat dan bahan campurannya (air yang bersih) hingga benar-
benar rata (homogen). Pengadukan ini senantiasa dilakukan untuk menjaga
homogenitasnya.
d. Menggelar koran bekas atau terpal di atas lantai untuk menghindari
kotornya lantai dari ceceran cat.
e. Menyapukan cat sampai merata dengan menggunakan rol untuk bidang
yang luas dan dengan kuas untuk bidang yang sempit dan tidak terjangkau oleh
rol, minimal 3 kali sapuan/lapis. Lapis kedua dilakukan setelah lapisan yang
pertama kering. Bila dengan 3 kali sapuan hasilnya belum rata (masih
transparan), kami ulangi lagi pengecatan sampai hasilnya baik dan memenuhi
standar.
f. Setiap selesai melaksanakan pengecatan, ruangan/area di sekitar
pengecatan dibersihkan dari sisa material/cat yang tercecer. Alat-alat yang
dipakai untuk mengecat juga dicuci dan dibersihkan supaya bisa dipakai lagi
keesokan harinya.
Pengecatan Dinding
Tahapan Pekerjaan : Untuk menghindari terkena cat, aksesoris pintu/jendela dan
elektrikal (saklar, stop kontak) yang sudah terpasang kami bungkus dengan lakban
kertas atau dilepas kembali.
a. Membersihkan dan mengamplas permukaan dinding yang akan dicat sampai
bersih dan halus, dan memastikan permukaan dinding telah kering.
Halaman - 22
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Pengecatan Atap
Tahapan Pekerjaan :
a. Untuk menghindari terkena cat, aksesoris pintu/jendela yang sudah
terpasang kami bungkus dengan lakban kertas atau dilepas kembali.
b. Menutup tembok di sekitar kusen (bagian yang akan dicat) dengan koran
bekas atau lakban kertas.
c. Memastikan bahwa permukaan yang akan dicat benar-benar kering.
d. Mengaduk cat dengan bahan pencampurnya hingga benar-benar rata
(homogen). Selama proses pengacatan, pengadukan senantiasa dilakukan
supaya terjaga homogenitasnya.
e. Menyapukan cat sampai merata minimal 3 kali penegecatan (3 lapis). Lapis
kedua dilakukan menunggu sampai lapisan pertama kering. Bila dilihat
hasil pengecatan belum rata, kami ulangi lagi pengecatan sampai hasilnya
memenuhi standar.
f. Setelah pengecatan selesai tetapi cat belum kering betul, permukaan dijaga
dari kotoran atau sentuhan dengan menuliskan rambu “ Awas, Cat Masih
Basah.”
g. Untuk pengecatan besi/baja, bahan cat dasarnya kami menggunakan cat dasar
tipe Zinc Chromate, dan cat finishnya menggunakan cat tipe Sytentic Enamel
atau yang setara. Tahapan pekerjaan selanjutnya sama dengan tahapan pada.
sehingga untuk jumlah dan ukuran kabel yang dipakai tidak perlu sesak.
Frame/rangka panel harus ditanahkan. Pada kabinet harus ada cara-cara yang baik
untuk memasang, mendukung dan menyetel panel daya serta penutupnya.
Kabinet dengan kawat – kawat through feeder harus diatur dengan baik, rapi
dan benar.
a. Finishing.
Semua rangka, penutup, cover palte dan pintu panel listrik seluruhnya harus
dibuat tahan karat dengan diberi cat dasar atau primecoating dan diberi pelapis
cat akhir (finishing paint). Penentuan warna dan merek cat sebelumnya harus
dimintakan persetujuannya ke Direksi/Pengawas. Pengecatan harus tahan karat,
dikerjakan dengan cara galvanized cadmium plating atau dengan zinc chromate
primer dan dicat dengan cat akhir sistem bakar ( oven ).
b. Kunci
Setiap kabinet harus dilengkapi dengan kunci “cath and flat key lock”. Jenis
kunci untuk setiap kabinet harus dari tipe “common key”, sehingga kunci untuk
setiap kabinetnya adalah sama. Pada masing-masing kabinet harus
disediakan dua anak kunci.
d. Label.
Semua kabinet panel daya, panel kontrol, switch, fuse unit, isolator switch
group, pemutus daya (CB) dan peralatan-peralatan lainnya harus diberi label
sesuai dengan fungsinya untuk mengindikasikan/mengidentifikasikan
penggunaan/nama alat tersebut. Label ini terbuat dari bahan logam anti karat
dengan huruf /huruf hitam.
Halaman - 24
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Cara pelaksanaan pekerjaan instalasi titik lampu & stop kontask adalah
sebagai berikut :
1. Melakukan plotting/penandaan dengan kode pada dinding pada tiap
titik saklar, stop kontak, titik MCB dan titik meter
2. Membobok dinding sesuia jalur instalasi yang telah bertanda tadi
tanpa merusak struktur lain.
3. Memasang pipa konduit dan com pada posisi-posisi yang telah
ditentukan termasuk yang melintas di atas plafond
4. Menginstall kabel sesuai dengan peruntukkan titik listrik, misal saklar,
stop kontak atau meter PLN
5. Memasang saklar & stop kontak jika pengecekan kabel telah selesai.
6. Melakukan test arus pada setiap titik.
g. Lampu
Lampu dipasang sebelum test and comissioning electrical untuk memastikan
tidak ada lampu yang mati atau instalasi yang bermasalah.
Ballast lampu dari jenis lost lass balast dan harus digunakan satu balast
untuk satu lampu.
a. Instalasi listrik inbow (tertanam) dalam dinding dipasang sebelum
Pekerjaan Plester dinding dilaksanakan. Dinding bata digaris lurus vertikal
kemudian dipotong menggunakan circle. Setelah itu dibobok menggunakan
betel yang tajam. Kedalaman bobokan dibuat cukup dalam sehingga pipa
listrik dapat tertanam seluruhnya dengan jarak sisi luar pipa listrik
Halaman - 25
Metode Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan
Nubatukan Kabupaten Lembata
Halaman - 27
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DRAWING LIST
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
DRAWING LIST
NO NOMOR GAMBAR NAMA GAMBAR SKALA KETERANGAN
1 AR-00 DRAWING LIST NTS
2 AR-01 DENAH KUA 1:100
3 AR-02 TAMPAK DEPAN KUA 1:100
4 AR-03 TAMPAK SAMPING KANAN KUA 1:100
5 AR-04 TAMPAK SAMPING KIRI KUA 1:100
6 AR-05 TAMPAK BELAKANG KUA 1:100
7 AR-06 DENAH WALL FINISH KUA 1:100
8 AR-07 DENAH PLAFON KUA 1:100
9 AR-08 DENAH POLA LANTAI KUA 1:100
10 AR-09 DENAH PINTU DAN JENDELA KUA 1:100
11 AR-10 DETAIL PINTU DAN JENDELA 1:100
12 AR-11 DESAIN RESEPSIONIS 1:100
12 AR-11 POTONGAN DEPAN DAN SAMPING RESEPSIONIS 1:100
12 AR-11 DESAIN BALAI NIKAH 1:100
12 AR-11 POTONGAN DEPAN DAN SAMPING BALAI NIKAH 1:100
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH LOKASI
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
40
Batas Tanah Dan Rencana Pondasi
7,5
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
3
WC
+0.55
1,55
WC
+0.55
MUSHOLLA
+0.60
5
Batas Tanah Dan Rencana Pondasi
+0.60
+0.55 RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
+0.60
RUANG BALAI NIKAH,
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
+0.60
3 RUANG
ARSIP
RUANG
PENGHULU
+0.60 +0.60
RECEPTIONIST
+0.60
33
RUANG
KONSULTASI
+0.60
5
RUANG
STAFF
+0.60
RUANG
KONSULTASI
WC WC +0.60
+0.55 +0.55
1 TERAS
+0.55
1,68
3,5
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Pintu Masuk Pintu Keluar
4 4 8,15 7,7 8,15 4 4
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata DETAIL PONDASI BATU KALI
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata PAGAR KELILING
40
300
600
50
33
600
Pondasi Batu Kali
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata DETAIL PAGAR
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata DEPAN & BELAKANG
3,94
1,75
0,6
Pagar Belakang
Tiang Beton 30x30 6,72 0,7
Roster Pagar Besi Hollow
Pas. Batu Bata T = 50 cm
KANTOR URUSAN AGAMA
1,25
1,5
KECAMATAN NUBATUKAN
KABUPATEN LEMBATA
0,6 0,5
Pagar Depan
40
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DETAI PAVING STONE
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
40
Batas Tanah Dan Rencana Pondasi
7,5
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
3
WC
+0.55
1,55
WC
+0.55
MUSHOLLA
+0.60
5
Batas Tanah Dan Rencana Pondasi
+0.60
+0.55 RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
+0.60
RUANG BALAI NIKAH,
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
+0.60
3 RUANG
ARSIP
RUANG
PENGHULU
+0.60 +0.60
RECEPTIONIST
+0.60
33
RUANG
KONSULTASI
+0.60
5
RUANG
STAFF
+0.60
RUANG
KONSULTASI
WC WC +0.60
+0.55 +0.55
1 TERAS
+0.55
Paving Stone
Paving Stone Paving Stone
Pintu Masuk Pintu Keluar
4 4 8,15 7,7 8,15 4 4
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH KUA
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
3
WC
+0.55
1,55
WC
+0.55
MUSHOLLA
+0.60
PANTRY
WC
5
+0.60
+0.55 RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
+0.60
RUANG BALAI NIKAH,
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
+0.60
3 RUANG
ARSIP
RUANG
PENGHULU
+0.60 +0.60
RECEPTIONIST
+0.60
RUANG
KONSULTASI
+0.60
5
5
RUANG
STAFF
+0.60
RUANG
KONSULTASI
WC WC +0.60
+0.55 +0.55
1 TERAS
+0.55
1,68
3,5
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama TAMPAK DEPAN
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
+7.20
BALAI NIKAH DAN MANASIK HAJI
KANTOR URUSAN AGAMA
KECAMATAN NUBATUKAN
+4.60
..\logo [Link]
+3.60
+1.50
KANTOR URUSAN AGAMA
KECAMATAN NUBATUKAN
KABUPATEN LEMBATA
3 5 6.30 5 3
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama TAMPAK SAMPING KANAN
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
+7.20
+4.60
+3.60
+1.50
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh : Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama TAMPAK SAMPING KIRI
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
+7.20
+4.60
+3.60
+1.50
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama TAMPAK BELAKANG
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
+7.20
+4.60
+3.60
+1.50
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH WALL FINISH
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
D1 D3 D3 D3 D4 D1
3
D3 D4 D5 WC D5
D1
+0.55
1,55
D1
WC
D4 +0.55
MUSHOLLA D5
+0.60
D4
D4 D5 D4
PANTRY
D4
WC
D4
5
+0.60
+0.55 RUANG
D4
D3
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
D3
+0.60
D4 D4 D4
RUANG BALAI NIKAH,
D4
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
D4
+0.60
D4
D4
D4
3 RUANG RUANG
D4
ARSIP PENGHULU
+0.60
D4
+0.60
RECEPTIONIST
+0.60 D7
D3
D7
RUANG
KONSULTASI
D5 D5 D5 D5 +0.60
D3
5
5
D4 RUANG
D7
D4
STAFF
D4 D4 +0.60
D7
RUANG
KONSULTASI
D4
D3 D3
D5
WC WC +0.60
D1
D1
+0.55 +0.55
D5
D3
D4 D4 D4
D3
1 TERAS
D1 D3 +0.55
D3 D1
1,68
D2
D2
D2 D2
TABEL DINDING DAN PARTISI
KODE KODE PENUTUP FINISHING
D1 DINDING BATA 150MM PLESTER BATU TEMPEL MOTIF BATA
3,5
D2 DINDING BATA 150MM PLESTER CAT EKSTERIOR
D3 DINDING BATA 150MM PLESTER CAT EKSTERIOR
D4 DINDING BATA 150MM PLESTER CAT INTERIOR
1'
D5 DINDING BATA 150MM PLESTER
TILES 200 X 400 MM
t=1m
7,5 5 7,5
D6 BETON EKSPOSE PLESTER CAT EKSTERIOR
A B C D D7 DINDING PARTISI GYPSUM
100MM
GYPSUM CAT INTERIOR
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH PLAFON
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
TABEL RENCANA PLAFON
KODE KETERANGAN
GYPSUM BOARD
GB ELV TEBAL 9 MM
EX +3.600
WR GYPSUM BOARD TEBAL 9 MM
3 GB ELV WATER RESISTANT
WC WC
1,55
WR WR
GB +3.600 GB +3.600 GB +3.600 BETON EKSPOSE FIN. CAT
MUSHOLLA EX ELV EKSTERIOR
GB +3.600
PANTRY WC
WR
5
GB +3.600 GB +3.600
RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
GB +3.600
RUANG BALAI NIKAH,
3 PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
GB +3.600
EX +3.600
RECEPTIONIST
GB +3.600
RUANG STAFF
GB +3.600
5
5
WC WC
WR WR
GB +3.600 GB +3.600
EX +3.600
1
EX +3.600 EX +3.600
1,68
DROP OFF
3,5
EX +3.600
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH POLA LANTAI
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1 TABEL FIN. LANTAI
KODE KETERANGAN
GRANIT 60 X 60 CM
FF1 GLOSSY
FF4
FF2
GRANIT 60 X 60 CM
FF2 KASAR
3
WC
FF3 KERAMIK 20 X 20
+0.55
FF3
1,55
WC CM UNPOLISH
+0.55 FF3
MUSHOLLA
BETON RABAT
+0.60 FF4 FINISHING ACI
FF1 FF1
FF4 PANTRY
WC
FF1
FF3
5
+0.60
+0.55 RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
+0.60
RUANG BALAI NIKAH,
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
+0.60
3 FF1
RUANG
PENGHULU
FF2 FF1 +0.60
RECEPTIONIST
+0.60
FF1
5
5
RUANG
STAFF
+0.60
FF4
WC WC
+0.55 FF3 FF3 +0.55
FF2
1 TERAS
+0.55
1,68
P5
+0.55
1,55
WC
P5
P4 +0.55
P5
MUSHOLLA
+0.60
PANTRY
J1
WC
5
+0.60
+0.55
J2
RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
+0.60
P4
RUANG BALAI NIKAH,
P4
J1
RECEPTIONIST
J1
+0.60
RUANG
KONSULTASI
+0.60
5
5
P1 P4 RUANG
STAFF
+0.60
P4
P5 P5 P5 P5 RUANG
P3
KONSULTASI
WC P5 WC +0.60
P5
+0.55 +0.55
1 TERAS
P1 J1 J1
+0.55
1,68
3,5
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata DETAIL PINTU
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata DAN JENDELA
NOTASI P1 P2 P3 P4 P5
40 40 40 40 40 40
810 810 810 810
40 40 40 40
2100 2100
2110 1860 2110 2110
40
210
40 800 40 40 800 40
40 700 40 1600 40 700 40 40 800 40 40 1600 40
KUSEN - ALUMINIUM KUSEN - ALUMINIUM KUSEN - ALUMINIUM KUSEN - ALUMINIUM KUSEN - PVC 4"
- ALUMINIUM - ALUMINIUM - ALUMINIUM - ALUMINIUM - PANEL PVC MOTIF SERAT KAYU
DAUN PINTU DAUN PINTU DAUN PINTU DAUN PINTU DAUN PINTU
- KACA TEMPERT 5mm - KACA TEMPERT 5mm - KACA TEMPERT 5mm - KACA 5mm FILM -
BAHAN
BAHAN
BAHAN
BAHAN
BAHAN
DAUN - DAUN - DAUN - DAUN - DAUN -
JENDELA - JENDELA - JENDELA - JENDELA - JENDELA -
- ALUMINIUM - ALUMINIUM - ALUMINIUM - -
JALUSI JALUSI JALUSI JALUSI JALUSI
BAHAN - KACA TEMPERT 5mm - KACA TEMPERT 5mm - KACA 5mm + FILM - -
DAN - PULL HANDLE - PULL HANDLE - PULL HANDLE - LEVER HANDLE - 1 PASANG LEVER HANDLE
PERANGKAT - LOCKCASE SWING FOR ALUMINIUM - LOCKCASE SWING FOR ALUMINIUM - LOCKCASE SWING FOR ALUMINIUM - LOCKCASE SWING FOR ALUMINIUM - PLAT STAINLESS STEEL (LUAR)
PERANGKAT
PERANGKAT
PERANGKAT
PERANGKAT
PERANGKAT
- DOOR CLOSER - DOOR CLOSER - DOOR CLOSER - DOOR CLOSER - 1 BUAH PENGUNCI
PENGUNCI - STAINLESS STEEL HINGES PENGUNCI - STAINLESS STEEL HINGES PENGUNCI - STAINLESS STEEL HINGES PENGUNCI - STAINLESS STEEL HINGES PENGUNCI - 2 SET ENGSEL SAMPING
DAN DAN DAN DAN DAN
PENGGANTUNG - FLUSH BOLT 6" DAN 12" PENGGANTUNG - FLUSH BOLT 6" DAN 12" PENGGANTUNG - FLUSH BOLT 6" DAN 12" PENGGANTUNG - FLUSH BOLT 6" DAN 12" PENGGANTUNG -
- DOUBLE CYLINDER - DOUBLE CYLINDER - DOUBLE CYLINDER - DOUBLE CYLINDER -
- ENGSEL JENDELA - - - -
- - - - -
NOTASI J1 J2 BV1
50
40 40
400
810 810
50
40 40
40 520 40
1860 1860
40 40
210 210
40 700 40 700 40 40 700 40 700 40 700 40
KUSEN - ALUMINIUM KUSEN - ALUMINIUM KUSEN - ALUMINIUM
- - -
DAUN PINTU DAUN PINTU DAUN PINTU
- - -
BAHAN
BAHAN
BAHAN
DAUN - ALUMINIUM DAUN - ALUMINIUM DAUN - ALUMINIUM
JENDELA - KACA TEMPERT 5mm JENDELA - KACA TEMPERT 5mm JENDELA - KACA ES 6 mm
- -
JALUSI JALUSI JALUSI
BAHAN - -
DAN - CASEMENT STAY - CASEMENT STAY
PERANGKAT - ENGSEL JENDELA - ENGSEL JENDELA
PERANGKAT
PERANGKAT
PERANGKAT
PENGUNCI PENGUNCI PENGUNCI
DAN DAN DAN
PENGGANTUNG PENGGANTUNG PENGGANTUNG
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DESAIN RESEPSIONIS
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
CATATAN
KODE KETERANGAN
1 WALLPAPER EDENIA / E 1901
2 HPL LAMINATE TACO /
MARINAGREEN THM. 325
3 ACRYLIC BLACKAN 502
4 HPL LAMINATE TACO / WHITE
TRAVE-X-0089-TR
5 UKIRAN MDF 15MM /
[Link]
6 PLIN VINYL KANGBANG / 3470
2
1
..\logo [Link]
3
KUA PUSAKA
5 4
6
TAMPAK DEPAN
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab. POTONGAN DEPAN DAN
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama POTONGAN SAMPING
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata RESEPSIONIS
100
YELLOW STRIP
YELLOW STRIP
TRAVO LED
110 - 220 VAC
50
POTONGAN DEPAN POTONGAN SAMPING
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DESAIN BALAI NIKAH
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
TABEL FIN. LANTAI
KODE KETERANGAN
1 WALLPAPER EDENIA / E 1901
2 HPL LAMINATE TACO /
KRAFTWOOD TH 325 H
3 UKIRAN MDF 15 MM / FIN
DUCO
100
1
2
3
25
TAMPAK DEPAN TAMPAK SAMPING
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata POTONGAN DEPAN DAN
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
SAMPING BALAI NIKAH
100
25
POTONGAN DEPAN POTONGAN SAMPING
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DRAWING LIST
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
DRAWING LIST
NO NOMOR GAMBAR NAMA GAMBAR SKALA KETERANGAN
1 STR-00 DRAWING LIST NTS
2 STR-01 DENAH PONDASI KUA 1:100
3 STR-02 DENAH KOLOM KUA 1:100
4 STR-03 DENAH SLOOF KUA 1:100
5 STR-04 DENAH RING BALOK KUA 1:100
6 STR-05 DENAH PELAT KUA 1:100
7 STR-06 DENAH ATAP KUA 1:100
8 STR-07 DETAIL POTONGAN ATAP 1:100
9 STR-08 POTONGAN PONDASI JALUR BATU KALI 1:10
10 STR-09 POTONGAN PONDASI TAPAK KAKI 1:10
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH PONDASI
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
P1 P1 P1 P1
J1 J1
3
5
J1
J1
J1
J1
3
5
J1
P1 P1 P1 P1
J1 J1
1
1,68
J1
3,5
P1 P1
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH KOLOM
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
NOTASI K1 K2 KP
KOLOM 40
40
40
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
150
300
300
GAMBAR
150
150
300
DIMENSI 300x300 150x300 150x150
TULANGAN 6D12 6D12 4D12
SENGKANG D10-100 & D10-150 D10-100 & D10-150 D10-100 & D10-150
MUTU BETON K-175 K-175 K-175
MUTU BAJA BJTP240 BJTP240 BJTP240
K1 K1 K1 K1
KP KP KP KP
3
1,55
KP
KP KP KP KP KP KP
KP
5
KP KP KP KP KP
3,45
KP KP
3
KP
KP
KP KP KP KP KP KP
KP
5
5
KP KP KP KP KP KP
K2 K2
K1 K1 K1 K1
KP KP KP KP
1
1,68
KP KP
KP KP KP KP
3,5
K1 K1
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH SLOOF
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
SB1 SB1 SB1 SB1 SB1 SB1 SB1
3
SB1
SB1
SB1
SB1
1,55
SB1 SB1 SB1 SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
5
3,45
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
3
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
5
5
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1
SB1 SB1 SB1 SB1 SB1 SB1
1
SB1
SB1
TYPE SB1 SB2
1,68
TUMPUAN
SB1
POTONGAN
300
300
200 150
TULANGAN ATAS 2 D12 2 D12
3,5
POTONGAN
300
300
300
300
500
500
150 150
150 150
7,5 5 7,5
200 200
A B C D
TULANGAN ATAS 5 D12 3 D12 2 D12 2 D12 2 D12 2 D12
TULANGAN BAWAH 3 D12 5 D12 2 D12 2 D12 2 D12 2 D12
SENGKANG D10-100 D10-200 D10-100 D10-200 D10-100 D10-200
TUL. PINGGANG - - - - - -
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH RING BALOK
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
RB RB RB RB RB RB RB
3
1,55
RB
RB
5
3,45
RB
RB
RB
RB
3
RB
RB
RB
RB
5
5
RB
B1
RB
RB
RB RB RB RB RB RB
1
B2
B2
1,68
B2 B2
B1
B1
3,5
B1
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH PELAT LANTAI
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
3
1,55
5
3,45
M8-150
3
PELAT SOG
t=13cm
5
5
M8-150
1
1,68
3,5
SB1
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DENAH ATAP
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
3
1,55
RB
5
3,45
3
5
5
1
1,68
2,65
BALOK
RB
BALOK RB
KOLOM PRAKTIS
5,00 5,00
3 2 1
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh : Dibuat Oleh :
Judul Gambar :
PPK Pembangunan Gedung Konsultan Perencana
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. Tepi Pante Consultant
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan CV. TEPI PANTE CONSULTANT
KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata POTONGAN PONDASI
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama JALUR BATU KALI (POT. J1)
J ln . T r an s L emb at a - La mahora - Lembat a
DINDING & KOLOM
M6-150
SLAB SLAB
80
50
100
KOLOM
SLOOF 150x300
(Liha Denah)
ANGKUR Ø10-@.50CM
600
PASANGAN BATU KALI
50 LANTAI KERJA
100 PASIR URUG
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh : Dibuat Oleh :
Judul Gambar :
PPK Pembangunan Gedung Konsultan Perencana
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. Tepi Pante Consultant
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan CV. TEPI PANTE CONSULTANT
KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata POTONGAN PONDASI
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama TAPAK KAKI (POT. P1)
J ln . T r an s L emb at a - La mahora - Lembat a
200
M8-150 10
COLUMN STRUCTURE
FIRST FLOOR
80
TIE BEAM
100
CAST PLASTIC PEDESTAL / COLUMN STRUCTURE
MIN 1200
COMP SAND
Ya
Xa
Yb
Xb
d
C
WxL
LEAN CONCRETE
TYPE W L Xa Xb Ya Yb c d
P1 1000 1000 Ø8-150 Ø8-150 Ø8-150 Ø8-150 150 200
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama DRAWING LIST
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata
DRAWING LIST
NO NOMOR GAMBAR NAMA GAMBAR SKALA KETERANGAN
1 ME-00 DRAWING LIST NTS
2 ME-01 DENAH INSTALASI PENERANGAN 1:100
3 ME-02 DENAH INSTALASI STOPKONTAK 1:100
4 ME-03 DENAH PERPIPAAN AIR BERSIH 1:100
5 ME-04 DENAH PERPIPAAN AIR KOTOR 1:100
5 ME-05 DENAH INSTALASI TATA SUARA 1:100
5 ME-06 SKEMATIK SISTEM TATA SUARA NTS
5 ME-07 DENAH INSTALASI AC 1:100
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata DENAH INSTALASI
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata PENERANGAN
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1 TABEL SAKLAR
KODE SIMBOL KETERANGAN
SAKLAR 10A,
LP-1.9 LP-1.10 GANDA 1Ø
SAKLAR 10A,
3 TUNGGAL 1Ø
LP-7.3 LP-7.1 LP-6.3
1,55
LP-6.2
LP-2.1 LP-2.2 LP-2.3 WC WC
+0.55 +0.55
MUSHOLLA LP-7.4
+0.60
LP-7.5
LP-5.8
LP-7.2
5
WC
PANTRY RUANG
+0.55
+0.60 KEPALA
LP-6.1
KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
LP-2.4 LP-2.5 LP-2.6 +0.60
RUANG BALAI NIKAH,
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
+0.60
LP-1.8 LP-4.3 LP-4.4
LP-5.7
3 RUANG
LP-5.6
RUANG
ARSIP PENGHULU
RECEPTIONIST +0.60 +0.60
LP-2.7 LP-2.8 LP-2.9 +0.60
LP-5.5 LP-5.4
RUANG
LP-1.7 KONSULTASI
+0.60
LP-5.9
LP-3.2 LP-4.1 LP-4.2
LP-3.1 LP-3.5 LP-3.6
5
5
LP-2.10 RUANG
STAFF
+0.60
LP-5.2 LP-5.3
WC LP-5.1
LP-3.3 RUANG
WC LP-3.4 +0.55
KONSULTASI
+0.55
+0.60
1 TERAS
LP-1.3 LP-1.4
+0.55
1,68
1,55
WC
+0.55
MUSHOLLA
+0.60
SK 1.6 SK 1.18
SK 1.17
PANTRY
WC
5
+0.60
+0.55 RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
+0.60
SK 1.4 SK 1.5 SK 1.15 SK 1.14 SK 1.13
RUANG BALAI NIKAH,
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
+0.60 SK 1.16
3 RUANG
ARSIP
RUANG
PENGHULU
+0.60 +0.60
RECEPTIONIST
+0.60
SK 1.1 SK 1.2 SK 1.9
RUANG
KONSULTASI
+0.60
5
5
RUANG SK 1.12
STAFF
SK 1.5 +0.60
SK 1.8
RUANG
KONSULTASI
WC WC +0.60
+0.55 +0.55
SK 1.7 SK 1.10 SK 1.11
1 TERAS
+0.55
1,68
3,5
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata DENAH PERPIPAAN AIR
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata BERSIH
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
3
WC
+0.55
1,55
WC
+0.55
FC
MUSHOLLA
+0.60 FC
BV
PVC 50mm PIPA AIR BERSIH
DARI PUMP
PANTRY
WC
5
+0.60
+0.55 RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
+0.60
RUANG BALAI NIKAH,
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
+0.60
3 RUANG
ARSIP
RUANG
PENGHULU
+0.60 +0.60
RECEPTIONIST
+0.60
RUANG
KONSULTASI
+0.60
5
5
FC FC FC FC RUANG
STAFF
+0.60
RUANG
KONSULTASI
WC WC +0.60
+0.55 +0.55
1 TERAS
+0.55
1,68
3,5
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata DENAH PERPIPAAN AIR
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata BEKAS & AIR KOTOR
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
PIPA AIR KOTOR
KAP 6 M3
PIPA AIR BEKAS
KE SALURAN
3
WC
+0.55
1,55
WC
+0.55
MUSHOLLA
+0.60
PANTRY
WC
5
+0.60
+0.55 RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
+0.60
RUANG BALAI NIKAH,
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
+0.60
3 RUANG
ARSIP
RUANG
PENGHULU
+0.60 +0.60
RECEPTIONIST
+0.60
RUANG
KONSULTASI
+0.60
5
5
RUANG
STAFF
+0.60
RUANG
KONSULTASI
WC WC +0.60
+0.55 +0.55
1 TERAS
+0.55
1,68
3,5
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata DENAH INSTALASI
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata TATA SUARA
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
3
WC
+0.55
1,55
WC
+0.55
MUSHOLLA
+0.60
PANTRY
WC
5
+0.60
+0.55 RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
+0.60
RUANG BALAI NIKAH,
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI
+0.60
3 RUANG
ARSIP
RUANG
PENGHULU
+0.60 +0.60
RECEPTIONIST
+0.60
A-1 A-2
RUANG
KONSULTASI
+0.60
5
5
RUANG
STAFF
+0.60
RUANG
KONSULTASI
WC WC +0.60
+0.55 +0.55
1 TERAS
+0.55
1,68
3,5
1'
7,5 5 7,5
A B C D
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata SKEMATIK SISTEM
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata TATA SUARA
MDF - SS
MIXER POWER AMP A
NYMHY 2x (2x1,5mm2) RUANG BALAI NIKAH, PENYULUHAN, DAN MANASIK HAJI NYMHY 2 x 1,5mm2
PRE-AMPLFIER 240 W x 3 COLOUM 1x
PRE RECORDER EVACUATION
1 ZONE SELECTOR
EQUALIZER
COMPACT DISC PLAYER
3 B
NYMHY 2x (2x1,5mm2) RUANG BALAI NIKAH, PENYULUHAN, DAN MANASIK HAJI NYMHY 2 x 1,5mm2
AM/FM TUNER COLOUM 1x
MICROPHONE
2 ALL CALL
CAR CALL
MICROPHONE
PAGING
PANEL UPS
MAX 1 OHM
DARI MCFA
DC SIGNAL GENERAL ALARM R
DI RUANG KONTROL
Shop Drawing : Konsultan Perencana : Disetujui Oleh :
PPK Pembangunan Gedung
Dibuat Oleh :
Konsultan Perencana
Judul Gambar :
Balai Nikah Dan Manasik Haji CV. TEPI PANTE CONSULTANT
Pembangunan Gedung Balai Nikah Dan KUA Kec. Nubatukan Kab.
Lembata DENAH INSTALASI
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEMBATA Manasik Haji Kantor Urusan Agama
Jln. Trans Lembata - Lamahora - Lembata AC
7,5 5 3,5 1,5 1,5 1
3
WC
+0.55
1,55
WC
+0.55
MUSHOLLA
+0.60
11.900 Btu/h 798
PANTRY 1 PK
WC
5
+0.60 IU - 1
+0.55 RUANG
KEPALA KANTOR
3,45
URUSAN AGAMA
+0.60
295
RUANG BALAI NIKAH, 11.900 Btu/h 11.900 Btu/h
PENYULUHAN DAN MANASIK HAJI 1 PK 1 PK
+0.60 IU - 3 IU - 1
3 RUANG
ARSIP
RUANG
PENGHULU
+0.60 +0.60
RECEPTIONIST
+0.60
11.900 Btu/h 11.900 Btu/h
1 PK 1 PK
IU - 1 IU - 1
RUANG
KONSULTASI
+0.60
5
5
RUANG
STAFF
11.900 Btu/h +0.60
1 PK
IU - 1 11.900 Btu/h
WC WC RUANG 1 PK
+0.55 +0.55 KONSULTASI IU - 1
+0.60
1 TERAS
+0.55
1,68
3,5
1'
7,5 5 7,5
A B C D