0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
358 tayangan69 halaman

Buku Manajemen Pemasaran 2023

Buku ini membahas tentang manajemen pemasaran dengan menjelaskan konsep dasar, tujuan, fungsi, dan strategi pemasaran. Juga membahas komponen-komponen pemasaran seperti bauran pemasaran, konsep pasar dan loyalitas konsumen, ekuitas merek, serta strategi pengembangan produk.

Diunggah oleh

Rifki Annas
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
358 tayangan69 halaman

Buku Manajemen Pemasaran 2023

Buku ini membahas tentang manajemen pemasaran dengan menjelaskan konsep dasar, tujuan, fungsi, dan strategi pemasaran. Juga membahas komponen-komponen pemasaran seperti bauran pemasaran, konsep pasar dan loyalitas konsumen, ekuitas merek, serta strategi pengembangan produk.

Diunggah oleh

Rifki Annas
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MANAJEMEN PEMASARAN

Tim Penulis:
Aris Ariyanto, Rejeki Bangun, Muhamad Rifqi Min Indillah,
Arlin Ferlina Mochamad Trenggana, Dienni Ruhjatini Sholihah, Maya Ariyanti,
Euis Widiati, Purna Irawan, Susiana Dewi Ratih, R. Suryanti Ismail, Defin Shahrial Putra,
Amrin Mulia Utama, Syahputra, John Budiman Bancin.

Desain Cover:
Usman Taufik

Sumber Ilustrasi:
[Link]

Tata Letak:
Handarini Rohana

Editor:
Udin Saripudin

ISBN:
978-623-459-467-6

Cetakan Pertama:
April, 2023

Tanggung Jawab Isi, pada Penulis


Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang
by Penerbit Widina Bhakti Persada Bandung

Dilarang keras menerjemahkan, memfotokopi, atau memperbanyak sebagian atau


seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit.

PENERBIT:
WIDINA BHAKTI PERSADA BANDUNG
(Grup CV. Widina Media Utama)
Komplek Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Desa Bojong Emas
Kec. Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

Anggota IKAPI No. 360/JBA/2020


Website: [Link]
Instagram: @penerbitwidina
Telepon (022) 87355370
Kata Pengantar

Rasa syukur yang teramat dalam dan tiada kata lain yang patut kami
ucapkan selain mengucap rasa syukur. Karena berkat rahmat dan karunia
Tuhan Yang Maha Esa, buku yang berjudul Manajemen Pemasaran telah
selesai di susun dan berhasil diterbitkan, semoga buku ini dapat
memberikan sumbangsih keilmuan dan penambah wawasan bagi siapa
saja yang memiliki minat terhadap pembahasan tentang “Manajemen
Pemasaran”
Buku ini merupakan salah satu wujud perhatian penulis terhadap
manajemen pemasaran. Manajemen pemasaran merupakan serangkaian
kegiatan serta proses komunikasi yang tersusun sistematis untuk
menyampaikan informasi mengenai barang dan jasa kepada orang lain
serta menciptakan nilai untuk membantu pencapaian tujuan organisasi.
Kegiatan pemasaran tersebut meliputi serangkaian proses perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, pengendalian dari segi harga, pemetaan
distribusi, serta kegiatan. Manajemen pemasaran bukan hanya sekedar
bagaimana cara memasarkan sebuah produk, melainkan bagaimana
menciptakan sebuah ide produk menjadi produk siap jual,
mendiferensiasikan produk, bagaimana menentukan sebuah harga,
menciptakan merek, menentukan target pasar, mempromosikannya
sampai dengan bagaimana menciptakan daur hidup produk kembali
produk itu sendiri.
Pemasaran adalah suatu proses kegiatan atau aktivitas untuk
menyalurkan sebuah produk (barang atau jasa) kepada masyarakat (para
konsumen), di mana kegiatan tersebut diharapkan dapat memenuhi
kebutuhan dan keinginan para konsumen tersebut, sehingga dalam
kegiatan tersebut dapat menguntungkan kedua belah pihak yaitu
perusahaan atau pengusaha mendapatkan laba, sedangkan konsumen
mendapatkan kepuasan. Tujuan dan tugas pemasaran adalah menentukan
produk (barang dan jasa) yang di butuhkan oleh konsumen serta
mengetahui bagaimana keinginan atau karakter seorang konsumen
sehingga mau melakukan transaksi pembelian produk-produk tersebut
dan akhirnya konsumen tersebut puas dan melakukan pembelian ulang

iii
sehingga tujuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan dapat
tercapai.
Akan tetapi pada akhirnya kami mengakui bahwa tulisan ini terdapat
beberapa kekurangan dan jauh dari kata sempurna, sebagaimana pepatah
menyebutkan “tiada gading yang tidak retak” dan sejatinya kesempurnaan
hanyalah milik Tuhan semata. Maka dari itu, kami dengan senang hati
secara terbuka untuk menerima berbagai kritik dan saran dari para
pembaca sekalian, hal tersebut tentu sangat diperlukan sebagai bagian
dari upaya kami untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan
karya selanjutnya di masa yang akan datang.
Terakhir, ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak
yang telah mendukung dan turut andil dalam seluruh rangkaian proses
penyusunan dan penerbitan buku ini, sehingga buku ini bisa hadir di
hadapan sidang pembaca. Semoga buku ini bermanfaat bagi semua pihak
dan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan ilmu pengetahuan
di Indonesia.

April, 2023

Tim Penulis

iv
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ················································································· iii


DAFTAR ISI ····························································································· v
BAB 1 DASAR-DASAR MANAJEMEN PEMASARAN ···································· 1
A. Pendahuluan ······················································································ 2
B. Pengertian Pemasaran······································································· 3
C. Pengertian Manajemen Pemasaran ·················································· 5
D. Konsep Dasar Pemasaran ·································································· 6
E. Tujuan, Fungsi dan Tugas Pemasaran ··············································· 9
F. Bauran Pemasaran··········································································· 12
G. Strategi Pemasaran·········································································· 15
H. Rangkuman Materi ·········································································· 16
BAB 2 KONSEP DAN RUANG LINGKUP PASAR········································· 21
A. Pendahuluan ···················································································· 22
B. Konsep dan Ruang Lingkup Pasar ···················································· 24
C. Rangkuman Materi ·········································································· 32
BAB 3 KONSEP DAN RUANG LINGKUP LOYALITAS DAN KEPUASAN ········· 35
A. Kepuasan Konsumen ······································································· 36
B. Loyalitas Konsumen ········································································ 39
C. Karakteristik Loyalitas Konsumen ··················································· 40
D. Piramida Loyalitas Konsumen ························································· 40
E. Tahap Loyalitas Konsumen ······························································ 43
F. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas Konsumen ·············· 43
G. Hubungan Antara Kepuasan dan Loyalitas Konsumen ···················· 44
H. Strategi-Strategi Untuk Meningkatkan Kepuasan
dan Loyalitas Konsumen ································································· 45
I. Rangkuman Materi ·········································································· 46
BAB 4 EKUITAS MEREK, POSTINGAN DAN PEMASARAN ························· 51
A. Pendahuluan ···················································································· 52
B. Merek ······························································································ 53
C. Ekuitas Merek ················································································ 54
D. Alat Pengukuran Ekuitas Merek ······················································ 55
E. Mengembangkan Ekuitas Merek ····················································· 56

v
F. Posting dan Pemasaran ··································································· 58
G. Posting dan Merek··········································································· 59
H. Pentingnya Posting Untuk Merek ···················································· 62
I. Rangkuman Materi ·········································································· 64
BAB 5 STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK ·········································· 71
A. Pendahuluan ···················································································· 72
B. Produk dalam Perspektif Pemasaran ·············································· 72
C. Karakteristik Produk ········································································ 73
D. Level Produk Berdasar Hierarki Konsumen ····································· 74
E. Diferensiasi Produk ·········································································· 76
F. Model dan Strategi Pengembangan Produk Baru (New Product
Development/NPD) ·········································································· 81
G. Faktor yang Mempengaruhi Kesuksesan/Kegagalan
Pengembangan Produk Baru ··························································· 87
H. Rangkuman Materi ·········································································· 91
BAB 6 STRATEGI PENGEMBANGAN JASA DAN HARGA ···························· 93
A. Pendahuluan ···················································································· 94
B. Strategi Jasa ····················································································· 94
C. Strategi Penetapan Harga ······························································· 99
D. Rangkuman Materi ········································································ 108
BAB 7 PROGRAM PEMASARAN STRATEGIK ···········································111
A. Pendahuluan ·················································································· 112
B. Konsep Strategi Bisnis···································································· 112
C. Program Pemasaran ······································································ 119
D. Bentuk dan Jenis E-Commerce ······················································ 121
E. Rangkuman Materi ········································································ 125
BAB 8 NILAI PELANGGAN ·····································································129
A. Definisi/Pengertian Nilai ································································ 130
B. Pengertian Definisi Pelanggan ······················································· 130
C. Pengertian Nilai Pelanggan ··························································· 132
D. Dimensi Nilai Pelanggan ································································ 133
E. Menciptakan Manfaat Pelanggan ················································· 133
F. Rantai Nilai····················································································· 135
G. Indikator Nilai Pelanggan (Customer Value) ································· 136
H. (Customer Value) Tingkatan Nilai Pelanggan ······························· 137

vi
[Link] Pelanggan Dari Strategi ························································ 138
[Link]-Faktor Yang Menentukan Nilai Pelanggan
(Customer Value) ··········································································· 139
K. Rangkuman Materi ········································································ 142
BAB 9 MENGKOMUNIKASIKAN NILAI PELANGGAN ································149
A. Pendahuluan ·················································································· 150
B. Komunikasi Pemasaran ································································· 151
C. Langkah-langkah Dalam Mengkomunikasikan Nilai Pelanggan ···· 153
D. Integrated Marketing Communication (IMC) –
Komunikasi Pemasaran Terintegrasi ············································· 155
E. Contoh Implementasi IMC ····························································· 164
F. Rangkuman Materi ········································································ 167
BAB 10 STRATEGI PEMASARAN UNTUK SITUASI TERTENTU ···················171
A. Pendahuluan ·················································································· 172
B. Situasi Industri ··············································································· 173
C. Pemilihan Strategi·········································································· 177
D. Strategi dan Situasi Industri··························································· 183
E. Rangkuman Materi ········································································ 193
BAB 11 KONSEP EVALUASI PEMASARAN ···············································195
A. Pendahuluan ·················································································· 196
B. Fungsi dan Kegunaan Konsep Evaluasi Pemasaran ······················· 197
C. Model-Model Konsep Evaluasi Pemasaran ··································· 200
D. Cara Melakukan Konsep Evaluasi Pemasaran ······························· 202
E. Langkah-Langkah Melakukan Evaluasi Pemasaran ······················· 205
F. Rangkuman Materi ········································································ 209
BAB 12 BIAYA PEMASARAN··································································213
A. Pengertian Biaya Pemasaran ························································· 214
B. Biaya Pemasaran Menurut Fungsi Pemasaran
dan Budget Pemasaran·································································· 215
C. Jenis Biaya Marketing dan Cara Menentukan Biaya Pemasaran··· 217
D. Karakteristik Biaya Pemasaran ······················································ 218
E. Metode Analisis Biaya Pemasaran················································· 220
F. Mengelola Biaya Pemasaran dan Mengatur
Biaya Pemasaran Secara Efektif····················································· 221
G. Rangkuman Materi ········································································ 224

vii
BAB 13 STRATEGI LAYANAN PEMASARAN ············································227
A. Pendahuluan ·················································································· 228
B. Pengertian Strategi Pelayanan ····················································· 229
C. Mengenal Kebutuhan Konsumen ·················································· 230
D. Memahami Perbedaan Individu Dalam Konsumen ······················· 231
E. Mengelola Keluhan Konsumen ····················································· 232
F. Mengukur Kepuasan Konsumen ··················································· 233
G. Menerapkan Teknologi Dalam Layanan Konsumen ····················· 234
H. Meningkatkan Kualitas Layanan ··················································· 237
I. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan ··············································· 238
J. Strategi Layanan Pemasaran ························································· 239
K. Rangkuman Materi ······································································· 240
BAB 14 BAURAN PEMASARAN······························································245
A. Product (Produk) ··········································································· 247
B. Price (Harga) ·················································································· 251
C. Promotion (Promosi) ····································································· 253
D. Place (Lokasi Atau Saluran Distribusi) ··········································· 255
E. Rangkuman Materi ········································································ 257
GLOSARIUM ························································································262
PROFIL PENULIS ···················································································271

viii
MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 1: DASAR-DASAR
MANAJEMEN PEMASARAN

Aris Ariyanto, S.E., M.M

Universitas Pamulang
BAB 1
DASAR-DASAR MANAJEMEN
PEMASARAN

A. PENDAHULUAN
Manajemen pemasaran merupakan salah satu bidang ilmu
manajemen yang sangat diperlukan dalam semua kegiatan lini bisnis.
Manajemen pemasaran merupakan faktor terpenting untuk kelangsungan
hidup perusahaan atau bisnis agar dapat mencapai tujuan yang
diinginkannya. Manajemen menjadi faktor terpenting karena, di mana
pemasaran sering disebut sebagai garda terdepannya perusahaan. Tidak
jarang perusahaan menjadikan pemasaran sebagai jantungnya perusahaan,
dimana baik dan buruknya kelangsungan hidup perusahaan tergantung
bagaimana cara memasarkan bisnis yang dijalankan. Manajemen
pemasaran yang tepat akan membuat perusahaan menjadi sukses, karena
lebih tepat dalam melangkah dan menjalankan usahanya, sehingga
manfaatnya bias dirasakan dalam jangka Panjang.
Pemasaran adalah sebuah proses manajerial yang mengakibatkan
individu atau kelompok yang ingin mendapatkan apa yang mereka
butuhkan atau inginkan, yaitu dengan menciptakan, menawarkan dan
mempertukarkan produk yang mempunyai nilai kepada pihak lain.
Manajemen pemasaran menyangkut sebuah produk yaitu barang dan jasa
agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Manajemen pemasaran
mempunyai tujuan agar perusahaan dapat menghasilkan laba sebanyak
banyaknya, yaitu dengan cara memenuhi atau melayani konsumen dengan
cara menyediakan produk (barang dan jasa) yang mereka butuhkan dan
inginkan.

2 | Manajemen Pemasaran
DAFTAR PUSTAKA

Alma, B. (2013). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran. Bandung:


Alfabeta.
Abdullah, Thamrin dan Francis Tantri. 2016. Manajemen Pemasaran.
Depok: PT Raja Grafindo Persada
Alexander Wirapraja, d. (2021). Manajemen Pemasaran Perusahaan.
Yayasan Kita Menulis.
Assauri, Sofjan. 2013. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali Pers
Daryanto, 2011. Manajemen Pemasaran. Cetekan 1. Bandung: Satu Nusa
Fandy Tjiptono. 2015. Strategi Pemasaran, Edisi 4, Andi Offset, Yogyakarta
Firmansyah, A. (2018). Perilaku Konsumen sikap dan pemasaran.
Deepublish.
Hamdat, A. Arafah. Muhtar A., K. Tri,B.,C. Sri, D. Sriwardiningsih, E. Asrti, F.
Negara, K.,S. Hidayat, M.,I. Henrietta, N,. J,. M. Leni, P. Nabila, R.
Dwita, V (2020). Manajemen Pemasaran & Prilaku Konsumen.
Sleman: Mirra Buana Media.
Kotler, P dan Armstrong, G. (2012). .Prinsip-prinsip Pemasaran (alih bahasa:
Bengamin Molan). Edisi ke 12. Jilid 1. Jakarta: Erlangga
Kotler, P dan Amstrong. (2016). Principle Of Marketing. New Jersey:
Prentice Hall.
Kotler dan Keller, 2013, Manajemen Pemasaran, Edisi 12, Penerjemah
Benyamin Molan, Indeks, Jakarta
Philip Kotler, 2017, Manajemen Pemasaran. Jilid I. Edisi ke 13, Erlangga,
Jakarta.
Saleh, Muhammad Yusuf dan Miah Said. 2019. Konsep dan Strategi
Pemasaran, Makasar:CV Sah Media.
Sudaryono. 2016. Manajemen Pemasaran Teori dan Implementasi.
Yogyakarta: ANDI

18 | Manajemen Pemasaran
Sunyoto, Danang. 2014. Dasar-Dasar Manajemen Pemasaran (Konsep,
Strategi, dan Kasus). Cetakan ke-1. Yogyakarta: CAPS (Center for
AcademicPublishing Service).
Warnadi dan Aris Triyono. 2019. Manajemen Pemasaran. Yogyakarta:
Deepublish.

Dasar-Dasar Manajemen Pemasaran | 19


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 2: KONSEP DAN RUANG
LINGKUP PASAR

Rejeki Bangun, S.E., M.M

Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional


BAB 2
KONSEP DAN RUANG LINGKUP PASAR

A. PENDAHULUAN
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk
mempertahankan kelangsungan hidupnya secara alamiah melalui
pencapaian kesejahteraan. Orang membutuhkan makanan, udara, air,
pakaian, dan tempat tinggal untuk bertahan hidup. Orang-orang juga
sangat membutuhkan rekreasi, pendidikan, dan hiburan. Kebutuhan ini
menjadi keinginan ketika mereka diarahkan ke objek tertentu yang dapat
memuaskan kebutuhan tersebut. Seseorang membutuhkan makanan
tetapi mungkin menginginkan hamburger, kentang goreng, mangga, pizza,
nasi, dan minuman ringan. Keinginan dibentuk oleh masyarakat seseorang.
Permintaan adalah keinginan akan produk tertentu yang didukung
oleh kemampuan untuk membayar dan kemauan untuk membayar.
Banyak orang menginginkan Mercedes; hanya sedikit yang mau dan
mampu membelinya. Perusahaan harus mengukur tidak hanya berapa
banyak orang yang menginginkan produk mereka tetapi juga berapa
banyak yang benar-benar mau dan mampu membelinya. Pemasar harus
mencoba memahami kebutuhan, keinginan, dan permintaan pasar sasaran.
Perusahaan mengatasi kebutuhan dengan mengedepankan proposisi
nilai – serangkaian manfaat yang mereka tawarkan kepada pelanggan
untuk memenuhi kebutuhan mereka. Proposisi nilai yang tidak berwujud
dibuat secara fisik dengan penawaran, yang dapat berupa produk,
kombinasi produk, layanan, informasi, dan pengalaman. Merek adalah
penawaran dari sumber yang dikenal. Merek adalah "nama, istilah, desain,
simbol, atau fitur lain apa pun yang mengidentifikasi produk satu penjual

22 | Manajemen Pemasaran
DAFTAR PUSTAKA

Bangun, R., Ratnasari, S. L., & Yona, M. (2021). Analysis of work discipline,
organisation behavior, leadership style to employee performance in
the Covid-19 era.
Bangun, R., Ratnasari, S. L., Yona, M., & Waty, R. (2022). The Effect Of
Leadership, Organizational Behavior On Employee Performance,
Work Discipline As Intervening Variable. BENING, 9(2), 80-86.
Firmansyah, H., Pratiwi, N. I., Hardiyanti, S. E., Ratih, S. D., Muliyani, A.,
Bangun, R., ... & Sutrisno, G. (2022). KOMUNIKASI BISNIS (SEBUAH
TINJAUAN TEORI DAN PRAKTIS).
[Link]
[Link]
mahajan
Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Prinsip-prinsip pemasaran (Vol. 1, No.
2). Jilid.
Kotler, P., Armstrong, G., Yati Sumiharti, S. E., & Imam Nurmawan, S. E.
(1999). Prinsip-prinsip Pemasaran, jilid 1.
Manurung, S., Hartoto, H., Priantana, R. D., Fuadi, R., Daud, R. M.,
Nugroho, L., ... & Chania, I. (2022). AKUNTANSI MANAJEMEN.
Mansyur, A. I., Ratih, S. D., Bagenda, C., Bangun, R., Nasrin, N., Hilman, Y.
A., ... & Rakhman, C. U. (2022). PENDIDIKAN ANTIKORUPSI
(MENCIPTAKAN PEMAHAMAN GERAKAN DAN BUDAYA
ANTIKORUPSI). Penerbit Widina.
Sudarmanto, Eko, et al. PERILAKU ORGANISASIONAL (KONSEPTUAL DAN
APLIKASI). Edited by Masruroh, Aas, CV WIDINA MEDIA UTAMA,
2022

34 | Manajemen Pemasaran
MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 3: KONSEP DAN RUANG
LINGKUP LOYALITAS DAN
KEPUASAN

Muhamad Rifqi Min Indillah, S.M.

Universitas PGRI Semarang


BAB 3
KONSEP DAN RUANG LINGKUP
LOYALITAS DAN KEPUASAN

A. KEPUASAN KONSUMEN
1. Pengertian
Menurut (Kotler & Keller,2008) kepuasan pelanggan merupakan
tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan manfaat yang
dirasakan dengan harapannya. Kepuasan merupakan perilaku atau reaksi
emosional dari seorang pelanggan terhadap layanan yang telah diperoleh,
hal ini berkaitan dengan pencapaian beberapa kebutuhan maupun
keinginan pelanggan. Menurut (Fatona,2010) berpendapat bahwa
kepuasan pelanggan dapat dilihat ketika pelanggan telah mengkonsumsi
atau memakai produk atau jasa yang berkualitas. Berdasarkan penjelasan
di atas dapat dijelaskan bahwa kepuasan adalah suatu kondisi yang
dirasakan seorang pelanggan ketika keinginan dan kebutuhannya telah
terpenuhi.
a. Konsep Kepuasan Pelanggan
Menurut (Hasan,2013) menjelaskan tentang konsep kepuasan
pelanggan, bahwa kepuasan pelanggan dan loyalitas (increased customer
statisfaction and loyality) dapat ditingkatkan dengan melakukan formulasi
dengan cara melaksanakan pekerjaan pertama kali dengan benar (doing
the right job on the first time), selanjutnya menangani komplain secara
efektif (effective complaint handling).

36 | Manajemen Pemasaran
DAFTAR PUSTAKA

Bibliography
Aaker, D. A. (1997). Manajemen Equitas; Manfaat Nilai dari Suatu Merek.
Edisi Pertama. Jakarta: Mitra Utama.
Afsari. (2013). Pengaruh Biaya Pendidikan, Sarana Prasarana, Kualitas
Pengajaran Dosen dan Good University Governance Terhadap
Kepuasan Mahasiswa. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri
Semarang.
Fatona, S. (2010). Kualitas Jasa yang Mempengaruhi Loyalitas dan
Relevansinya terhadap Kepuasan. Jurnal Dinamika Manajemen, 1(1),
41-46.
Griffin, J. (2005). Customer Loyalty. Edisi Revisi. Jakarta: Erlangga.
Hasan, A. (2013). Marketing dan Kasus-Kasus Pilihan. Yogyakarta: Caps
(Center of Academic Publishing Service).
Kotler, P., & Keller, K. L. (2008). Manajemen Pemasaran. Edisi Ketiga belas.
Jakarta : Erlangga.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Jakarta: Essex
Pearson Education Limited.
Kuo, Y. F., Wu, C. M., & Deng, W. J. (2009). The Relationships Among
Service Quality, Perceived Value, Customer Satisfaction, and Post-
Purchase Intention in Mobile Value-Added Service. Computers in
Human Behavior, 25(4), 887-896.
Lovelock, C., & Writz, J. (2007). Service Marketing: People, Technology,
Strategy (6th ed). New Jersey: Pearson Education.
Mohsan, F., Nawaz, M. M., Khan, M. S., Shaukat, Z., & Aslam, N. (2011).
Impact of Customer Satisfaction on Customer Loyalty and Intentions
to Switch :Evidence from Banking Sector of Pakistan. International
Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 5(2),
212-230.
Oliver, R. L. (1997). Satisfaction : A behavioral Perspective on the Customer.
Boston: Mc Graw Hill.

48 | Manajemen Pemasaran
Zeithaml, V. A., Berry, L. L., & Parasuraman, A. (1996). The Behavioral
Consequensces of Service Quality. The Journal of Marketing, 60(2),
31-46.

Konsep dan Ruang Lingkup Loyalitas dan Kepuasan | 49


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 4: EKUITAS MEREK,
POSTINGAN DAN PEMASARAN

Arlin Ferlina Mochamad Trenggana, S.E., M.M.

Universitas Telkom
BAB 4
EKUITAS MEREK, POSTINGAN DAN
PEMASARAN

A. PENDAHULUAN
Kemampuan merek untuk membedakan dirinya dari pesaing adalah
kondisi yang diperlukan untuk bertahan hidup terutama menghadapi
persaingan pasar. Konsumen dalam mengambil keputusan, akan lebih
mudah terarahkan pada asosiasi merek yang unik dibandingkan dengan
asosiasi merek umum. Secara tradisional, untuk branding belum menjadi
focus utama dan lebih disesuaikan dengan kondisi financial perusahaan.
Namun pada saat ini telah menjadi bagian penting dari aset dan bersifat
jangka panjang. Pada akhirnya dalam bisnis, menjaga dan mengelola
merek menjadi tuntutan (Putri et al.,2021).
Istilah ekuitas merek mengalami perkembangan termasuk adanya
perbedaan dalam definisi, dimensi dan indicator. Pembahasan yang
menjadikan ekuitas merek sebagai aset yang dinilai hingga pada akhirnya
bagi pemasaran ekuitas merek dikaitkan dengan pendekatan berdasarkan
perspektif konsumen termasuk yang dilihat dan dirasakan oleh konsumen
pada suatu merek. Banyak faktor yang pada akhirnya membuat suatu
merek menjadi kuat di pasar.
Membangun merek menjadi perhatian bagi bisnis dapat memberikan
manfaat jangka panjang bagi perusahaan. Perkembangan media sosial
dimanfaatkan untuk jangkauan lebih luas. Kemudahan informasi
menjadikan konsumen dengan mudah mengamati perkembangan merek
sehingga merek yang sudah bertahan lama dapat saja tidak mendapatkan
“posisi” bagi konsumen. Merek kemudian di posting di berbagai media

52 | Manajemen Pemasaran
DAFTAR PUSTAKA

Aaker, D.A. (1991). Managing Brand Equity. New York: The Free Press
Aaker, D.A. (1992). The Value of Brand Equity. Journal of Business
Strategy, Vol. 13 No. 4, pp. 27-
32. [Link]
Ailawadi, K., Lehmann, D., and Neslin, S. (2003). Revenue premium as an
outcome measure of brand equity. Journal of Marketing, 67(4), 1-17.
Ashley, C., & Tuten, T. (2015). Creative strategies in social media
marketing: An exploratory study of branded social content and
consumer engagement. Psychology and Marketing, 32, 15–27.
Baalbaki, S.S. (2012). Consumer Perception of Brand Equity Measurement:
A New Scale. Dissertation, University of North Texas, USA.
De Vries, L., Gensler, S. and Leeflang, P.S.H. (2012). Popularity of brand
posts on brand fan pages: an investigation of the effects of social
media marketing. Journal of Interactive Marketing, Vol. 26 No. 2, pp.
83-91.
Duffett, R. G. (2015). Facebook advertising’s influence on intention-to-
purchase and purchase amongst millennials. In Internet Research,
25(4), 498-526
Febrian, A., Nani, D.A., Lina, L.F., Husna, N. (2022). The Role of Social
Media Activities to Enhance Brand Equity. Journal of Economics,
Business, & Accountancy Ventura. Vol. 25, No. 1, 20 - 30
GlobalWebIndex (2019). Commerce: GlobalWebIndex’s flagship report on
the latest trends in online commerce.
[Link]
GlobalWebIndex (2018). Social: GlobalWebIndex’s flagship report on the
latest trends in social media.
[Link]
Howker, K. (2019). Keller’s Brand Equity Model — What It Is & How to Use
It. [Link]
model-what-it-is-how-to-use-it-84e42d562299
Jamaludin, J., Trenggana, A.F.M., Girsang, R.M., Harto, B., Pramudhita, P.,
Jatinegara, K., Yasa, N.Y.K., Kamarudin, A.P., Jamira, A., Razak, M.,

66 | Manajemen Pemasaran
Abdurohim, A., Saragih, L., Sherly, S., Rane, M.K.D., Irmal, I.,
Rosharita, R. (2022). Pemasaran Era Kini: Pendekatan Berbasis
Digital. Penerbit: CV. Media Sains Indonesia, Bandung.
Keller, K.L. (2001). Building Customer-Based Brand Equity: A Blueprint for
Creating Strong Brands. Working paper: Report No. 01. 107.
Marketing Science Institue
Kotler, P. (1997). Manajemen Pemasaran (Bahasa Ind). Prentice Hall
Kotler, P. dan Keller, K.L. (2013). Manajemen Pemasaran. Edisi 13. Jakarta:
PenerbitErlangga.
Lipsman, A., Mudd, G., Rich, M., & Bruich, S. (2012). The Power of “Like”.
Journal of Advertising Research, 52, 40–52.
[Link]
Mangold, W.G. & Faulds, D.J. (2019). Harvard Business Review. [Online].
Available: [Link]
element-of-the-promoti/an/BH338-PDF-ENG.
McGurk, S. (2014). What is Social Media Engagament and Why it Matters
for your Business. [Online]. [Link]
social-media-engagement-and-why-it-matters-for-your-business
Moore, D.S. & McElroy, J.C., (2012). The Influence of Personality on
Facebook Usage, Wallpostings, and Regret. Computer in Human
Behavior, pp. 267-274
Muntinga, D. G., Moorman, M., & Smit, E. G. (2011). Introducing COBRAs:
Exploring motivations for Brand-Related social media use.
International Journal of Advertising, 30(1), 37–41.
Putri, D.E., Sudirman, A., Suganda, A.D., Kartika, R.D., Martini, E.,
Susilowati, H., Bambang, B., Trenggana, A.F.M., Zulfikar, R.,
Handayani, T., Kusuma, G.P.E.K., Triwardhani,, D., Rini, N.K., Pertiwi,
W.N.B., Roslan, A.H. (2021). Brand Marketing. Penerbit: Widina
Bhakti Persada Bandung, Bandung.
PwC Global (2021), A time for hope: Consumer’s outlook brightens despite
headwinds, Desember 2021 Global Consumer Insights Pulse Survey.
PwC Global, [Link]
markets/[Link]#what-a-difference-six-
months-can-make

Ekuitas Merek, Postingan dan Pemasaran | 67


PwC Global (2020), Global Consumer Insights Survey 2020: The Consumer
Tranformed, PwC Global, [Link]
markets/consumer-insights-survey/2020/consumer-insights-survey-
[Link]
Romli, N.A., Lena, S.V.V., Tingga, C.P., Sugiat, M.A., Widiati, E., Kusuma,
C.S.D., Sherly, S., Pertiwi, W.N.B., Sidabutar, N., Trenggana, A.F.M.,
Sinaga, O.S., & Anggraini, N. (2022). Marketing 4.0: Konsep dan
Implementasinya. Bandung: CV Media Sains Indonesia.
Rutter, R., Roper, S., & Lettice, F. (2016). Social media interaction, the
university brand and recruitment performance. Journal of Business
Research, 69(8), 3096–3104.
Sabate, F., Berbegal-Mirabent, J., Cañabate, A., & Lebherz, P.R. (2014).
Factors Influencing Popularity of Branded Content in Facebook Fan
Pages. European Management Journal, pp. 1001-1011
Santoso, A.P., Baihaqi, I. & Satria F. Persada, S.F. (2017). Pengaruh Konten
Post Instagram terhadap Online Engagement: Studi Kasus pada Lima
Merek Pakaian Wanita. JURNAL TEKNIK ITS. Vol. 6, No. 1, 217-221.
ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print)
Setiawan, S.R.D. (2016). Kenali 5 Perilaku Konsumen Digital. [Link].
[Link]
[Link]
Sharma, S. & Verma, H. V. (2018). Social media marketing: Evolution and
change. Social Media Marketing: Emerging Concepts and
Applications, 19–36
Shimp, A., & Terence. (2014). Komunikasi Pemasaran Terpadu dalam
periklanan dan promosi. Penerbit: Salemba Empat
Smith, B. G. & Gallicano, T. D. (2015). Terms of engagement: Analyzing
public engagement with organizations through social media.
Computers in Human Behavior, 53, 82–90.
Sudirman, A., Alaydrus, S., Rosmayanti, S., Syamsuriansyah, S., Nugroho, L.,
Arifudin, O., Hanika, I.M., & Haerany, A. (2020). Perilaku Konsumen
dan Perkembangannya di Era Digital. Penerbit: Widina Bhakti
Persada Bandung, Bandung
Tafesse, W. (2016). An experiential model of consumer engagement in
social media. Journal of Product & Brand Management, 25, 424–434

68 | Manajemen Pemasaran
Tafesse, W. & Wien, A. (2017). A framework for categorizing social media
posts. Cogent Business & Management, 4: 1284390. 1-22.
[Link] org/10.1080/23311975.2017.1284390
We are Social and Hootsuite (2021). Digital 2021: Global Digital Overview
Report, [Link]
overview-report
Wood, W. (2000). Attitude Change: Persuasion and Social Influence.
Annual Review of Psychology, 51, 539-570.
[Link]
Zaglia, M. E. (2013). Brand communities embedded in social networks.
Journal of Business Research, 66, 216–223.
[Link]

Ekuitas Merek, Postingan dan Pemasaran | 69


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 5: STRATEGI PENGEMBANGAN
PRODUK

Dienni Ruhjatini Sholihah, S.E., M.M.


UPV Veteran Jakarta
BAB 5
STRATEGI PENGEMBANGAN
PRODUK

A. PENDAHULUAN
Merancang strategi produk merupakan elemen penting dalam
pemasaran. Perkembangan teknologi saat ini berdampak besar pada
periode masa hidup produk atau Product Life Cycle (PLC) sebuah produk
yang semakin memendek. Perusahaan atau pemasar secara tidak langsung
dipaksa untuk dapat mengatasi strategi pengembangan produk dengan
lebih cermat lagi. Produk yang dirancang dengan matang tentu akan
memiliki peluang lebih besar untuk dapat diterima di pasar. Strategi
pembeda atau diferensiasi wajib dimunculkan dalam produk untuk
mengangkat keunggulan produk dibanding produk sejenis. Namun di luar
itu, pengembangan produk, utamanya produk baru memerlukan strategi
khusus yang melibatkan banyak aspek di dalamnya.
Bab ini akan membahas model pengembangan produk dan strategi
yang dapat dilakukan oleh pemasar atau perusahaan. Dibuka dengan
pembahasan terkait perspektif pemasaran terhadap sebuah produk,
karakteristik sebuah produk, level produk, dan diferensiasi produk.
Pembahasan berlanjut sampai penjelasan mengenai model dan strategi
produk baru, juga faktor penentu kesuksesan dan kegagalan sebuah
produk secara mendalam.

B. PRODUK DALAM PERSPEKTIF PEMASARAN


Sebuah produk pada umumnya dipisahkan menjadi 2 macam, yaitu
produk barang dan produk jasa. Dalam hal ini, jasa seringkali dianggap
sebagai sebuah entitas yang terpisah, atau bahkan berlawanan dengan
barang sebagai sebuah produk. Tidak heran, dalam bisnis, jasa menjadi hal

72 | Manajemen Pemasaran
5. Sebutkan faktor apa saja yang dapat memengaruhi kesuksesan atau
kegagalan dari pengembangan suatu produk?! Berikan contohnya!

DAFTAR PUSTAKA
Baker, M. J., & Saren, M. (Eds.). (2016). Marketing theory: a student
text. Sage.
Kotler, P., Keller, K. L., Ang, S. H., Tan, C. T., & Leong, S. M. (2018).
Marketing management: an Asian perspective. London:
Pearson.
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2019). Marketing 4.0:
Bergerak dari Tradisional ke Digital. Gramedia Pustaka Utama.
Putri, D. E., Irwansyah, R., Bairizki, A., Ramadhani, I., Ganika, G.,
Sudarmanto, E., ... & Khoiriyah, N. (2021). STUDI KELAYAKAN
BISNIS.
Sudirman, A., Sholihah, D. R., Putra, D. S., Trenggana, A. F. M.,
Widodo, A., Hasbi, I., ... & Martini, E. (2021). Pemasaran
Kontemporer (Sebuah Tinjauan Teori Dan Praktis). Penerbit
Widina.

92 | Manajemen Pemasaran
MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 6: STRATEGI PENGEMBANGAN
JASA DAN HARGA

Dr. Maya Ariyanti, S.E., M.M

Universitas Telkom
BAB 6
STRATEGI PENGEMBANGAN
JASA DAN HARGA

A. PENDAHULUAN
Di dalam merancang strategi pemasaran saat ini, perusahaan tidak
hanya dapat menjual barang saja, tetapi diperlukan pembeda dari produk
yang dijual yaitu dengan menawarkan jasa atau layanan yang berbeda. Jika
perusahaan hanya mampu untuk menjual barang saja atau hanya
menawarkan jasa tambahan yang sama, maka perusahaan perlu
melakukan pembeda dengan menawarkan strategi harga yang menarik.
Jadi dalam merancang sebuah strategi pemasaran yang komprehensif,
diperlukan integrasi dari aspek-aspek pemasarannya. Untuk itu pada bab
ini, akan di bahas berkaitan dengan strategi Jasa yang kemudian di lanjut
dengan strategi penetapan jasa.

B. STRATEGI JASA
Dalam menetapkan strategi pemasaran, diperlukan strategi produk
yang tidak hanya mencakup pada produk yang berupa benda berwujud
(tangible goods) saja, tetapi juga mencakup produk yang berupa jasa
pelayanan atau benda tak berwujud (intangible goods) seperti, jasa
akomodasi, jasa boga, jasa transportasi, jasa komunikasi, jasa internet dan
lain-lain.
Terdapat beberapa definisi tentang jasa yang bisa menjadi referensi,
menurut Kotler, [Link] (2021:209) A service is an act that one entity
performs for another that is essentially intangible and does not result in
the ownership of anything. It may or may not be tied to a physical product.

94 | Manajemen Pemasaran
DAFTAR PUSTAKA

Ariyanti, Maya; Manajemen Pemasaran, 2004, FBM Universitas


Widyatama
Kotler, Philip, Kevin Keller, Alexander Chernev, Marketing Management,
16th Ed., Pearson Inc.
Zeithaml, Valarie A., Mary Jo Bitner, and Dwayne D. Gremler, Services
Marketing, 7th ed., New York: McGraw-Hill, 2017

110 | Manajemen Pemasaran


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 7: PROGRAM PEMASARAN
STRATEGIK

Euis Widiati, S.E., M.M

Universitas Sahid
BAB 7
PROGRAM PEMASARAN STRATEGIK

A. PENDAHULUAN
Pada proses bisnis dalam perusahaan terdapat sebuah alur kerja yang
dipengaruhi oleh pasar (market-driven), sehingga apabila sebuah
perusahaan telah berada pada posisi yang kuat maka akan mendapatkan
tantangan yang juga kuat. Untuk itu perusahaan perlu mengetahui
ancaman dan kesempatan yang hadir dari lingkungan, baik yang bersifat
internal maupun eksternal. Perusahaan pun penting untuk tetap
mengetahui posisi mereknya, dengan tidak melupakan aspek keunggulan
dan kelemahannya.
Dalam buku ini diharapkan dapat memahami strategi pemasaran serta
peran dan kedudukannya dalam dunia bisnis. Untuk itu, buku ini
membahas dalam dua topik utama, yaitu:
1. Konsep Strategi Bisnis
2. Program Pemasaran
3. Bentuk dan Jenis Pemasaran Digital

B. KONSEP STRATEGI BISNIS


1. Dasar Manajemen Strategi
Untuk dapat tetap mampu bersaing dalam bisnis, maka para pimpinan
perusahaan perlu bersiap dalam menghadapi tantangan yang hadir, baik
dari aspek kehadiran pesaing, inovasi produk barang atau jasa, hingga
perkembangan konsumen yang dinamis. Dalam mempersiapkan semua itu
maka perusahaan perlu menyusun dan menerapkan strategi dalam
kegiatan pemasaran yang berorientasi kepada pasar (market-driven-

112 | Manajemen Pemasaran


DAFTAR PUSTAKA

Bijmolt, T. H. A., Broekhuis, M., de Leeuw, S., Hirche, C., Rooderkerk, R. P.,
Sousa, R., & Zhu, S. X. (2021). Challenges at the marketing–
operations interface in omni-channel retail environments. Journal of
Business Research, 122, 864–874.
[Link]
Farid, O. (2022). Strategic Management Identity. American Journal of
Industrial and Business Management, 12(05), 995–1005.
[Link]
Huseynov, F., & Özkan Yıldırım, S. (2019). Online Consumer Typologies and
Their Shopping Behaviors in B2C E-Commerce Platforms. SAGE Open,
9(2). [Link]
Kim, R. Y. (2020). The Impact of COVID-19 on Consumers: Preparing for
Digital Sales. IEEE Engineering Management Review, 48(3).
[Link]
Kowalczuk, I., Stangierska, D., Gębski, J., Tul-Krzyszczuk, A., &
Zmudczyoska, E. (2021). Digital consumers in the foodservices
market. Sustainability (Switzerland), 13(13).
[Link]
Mulyani, Aryanto, R., & Chang, A. (2019). Understanding digital consumer:
Generation z online shopping prefences. International Journal of
Recent Technology and Engineering, 8(2).
[Link]
Rakid, M., & Rakid, B. (2019). The market power of digital consumers in
24/7/365 connected world. Megatrend Revija, 16(2).
[Link]
Schweidel, D. A., Bart, Y., Inman, J. J., Stephen, A. T., Libai, B., Andrews, M.,
Rosario, A. B., Chae, I., Chen, Z., Kupor, D., Longoni, C., & Thomaz, F.
(2022). How consumer digital signals are reshaping the customer
journey. Journal of the Academy of Marketing Science, 50(6).
[Link]

Program Pemasaran Strategik | 127


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 8: NILAI PELANGGAN

Purna Irawan, M.M

IAI Al-Azhaar Lubuklinggau


BAB 8
NILAI PELANGGAN

A. DEFINISI/PENGERTIAN NILAI.
Menurut Kluckhohn, nilai adalah persepsi (eksplisit atau implisit, yaitu
Alam memisahkan karakteristik individu atau kelompok yang diinginkan,
karena hal tersebut mempengaruhi pada pemilihan sarana tindakan, yang
bertujuan perantara dan bertujuan pada akhir pemilihan.
Nilai adalah pendapat yang dianggap abstrak dan pendapat ini juga
tidak dianggap penting dalam masyarakat. Sementara itu, Robert MZ
Lawang berpendapat,
Nilai adalah sesuatu tentang diinginkannya relevan dan berharga serta
dapat mempengaruhi perilaku sosial masyarakat nilai ini. Nilai adalah
segala sesuatu yang dianggap paling dihargai oleh masyarakat karena
memiliki kegunaan fungsional untuk lapangan kerja yang dibutuhkan
semua laki-laki yang sudah berumah tangga.

B. PENGERTIAN DEFINISI PELANGGAN


Pelanggan adalah semua orang yang membutuhkan organisasi untuk
memenuhi standar karakteristik tertentu dan karena itu mempengaruhi
kinerja organisasi Menurut Bean dan Maine (dalam Nasution, 2005: 46),
pelanggan adalah:
a. Tidak bergantung pada perusahaan, tetapi sebaliknya
b. Menundukkan organisasi pada kehendaknya
c. Orang-orang yang penting

130 | Manajemen Pemasaran


DAFTAR PUSTAKA

Astuti, Sri Wahjuni dan Cahyadi, I Gde. 2007. Pengaruh Elemen Ekuitas
Merek terhadap Rasa Percaya Diri Pelanggan di Surabaya Atas
Keputusan Pembelian Kartu Perdana IM3. Majalah Ekonomi, Tahun
XVII, №2 Agustus 2007.
Best, Roger J. 2009. Market-Based Management Strategies for Growing
Customer Value and Profitability. New Jersey: Pearson Education
Butz, H. dan Goodstein. 1996. Measuring Customer Value: Gaining the
Strategic Advantage. New York: McGraw Hill.
Fandy, Tjiptono. 2004. Manajemen Jasa. Edisi Pertama. Yogyakarta: Andi
Offset.
Hurriyati, Ratih. 2010. Bauran Pemasaran dan Loyalitas Konsumen.
Bandung: Alfabeta
Kotler, Philip., dan Keller, Kevin Lane. 2009. Manajemen
Pemasaran,Terjemahan oleh Adi Maulana dan Wibi Hardani. Jakarta:
Erlangga
Kotler, Philip. 2002. Manajemen Pemasaran, Jilid 2, Penerjemah: Hendra
Teguh, dkk. Jakarta: Prenhallindo.
Kotler, Philip dan Armstrong, Garry. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran.
Jakarta: Erlangga.
Kotler dan Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlangga.
Susanto, A B dan Wijarnako, Himawan. 2004. Power Branding:
Membangun Merek Unggul dan Organisasi Pendukungnya. Jakarta:
Mizan Publika.
Simamora, Bilson. 2003. Aura Merek: 7 Langkah Membangun Merek
yang Kuat. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Supranto dan Limakrisna, Nandan. 2011. Perilaku Konsumen dan Strategi
Pemasaran. Edisi Kedua. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Woodruff, Robert B. 1997. Customer Value: The Next Source for
Competitive Advantage. Journal of the Academy of Marketing Science,
Vol.25, No.2.

Nilai Pelanggan | 147


Setijono, D dan Dahlgaard, J. 2007. Customer values as a key performance
indicator (KPI) and a key improvement indicator (KII). Journal
Measuring Business Excellence, Vol.11, No.2.

148 | Manajemen Pemasaran


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 9: MENGKOMUNIKASIKAN
NILAI PELANGGAN

Dr. Dra. Susiana Dewi Ratih, M.M

Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta


BAB 9
MENGKOMUNIKASIKAN NILAI
PELANGGAN

A. PENDAHULUAN
Dalam pemasaran, menemukan nilai pelanggan dalam produk barang
atau jasa yang dimiliki perusahaan/organisasi adalah hal yang penting.
Karena dengan menemukan nilai pelanggan (customer value), perusahaan
memiliki arahan dalam menyampaikan produk barang/jasa ke pelanggan.
Dalam menyampaikan nilai pelanggan kepada pelanggan atau
customer, tidak akan berhasil jika cara penyampaiannya tidak tepat atau
salah sasaran. Penyampaian nilai pelanggan dilakukan melalui beberapa
tahapan penting yang merujuk pada mengkomunikasikan nilai pelanggan.
Dalam hal ini berlaku prinsip dasar tujuan komunikasi yaitu komunikasi
efektif.
Dalam komunikasi efektif, unsur-unsur dalam komunikasi yaitu
komunikator, komunikan, pesan, media serta feedback yang diharapkan
harus tepat, sesuai apa yang diinginkan oleh komunikator. Dalam hal ini,
nilai pelanggan bisa dimasukkan dalam pesan yang ditransmisikan dari
komunikator ke komunikan.
Dalam pemahaman ini, prinsip dasar komunikasi efektif adalah, ketika
pesan yang dikirimkan, diterima sama persepsinya oleh komunikan. Untuk
itu dalam memproses pesan perlu memahami siapa komunikan yang
dituju. Dalam ilmu pemasaran, komunikator adalah peran dari perusahaan
yang memproduksi barang/jasa, komunikan adalah pihak calon pelanggan
atau customer, pesan yang dikirimkan adalah nilai pelanggan yang
ditransmisikan dari komunikator ke komunikan, media adalah cara pesan

150 | Manajemen Pemasaran


DAFTAR PUSTAKA

Febriani, R. (2022, Juli 7). Integrated-marketing-communication. Retrieved


from [Link]
[Link]
Firmansyah, H., Pratiwi, N. I., Hardiyanti, S. E., Ratih, S. D., & [Link]. (2022).
Komunikasi Bisnis (Sebuah Tinjauan Teori dan Praktis). Bandung:
Widina Bhakti Persada Bandung.
Firmansyah, M. A. (2020). Komunikasi Pemasaran. Pasuruan: CV. Penerbit
Qiara Media.
Fisipol. (2021, Agustus 6). Komunikasi Pemasaran Terpadu – Arti, Alat, &
Contoh. Retrieved from www. [Link]:
[Link]
Hapsari, Y. C., & Sukresna, I. M. (2017 (volume 6(4)). Analisis Pengaruh
Antisipasi Nilai Pelanggan Dan Komunikasi Pemasaran Terhadap
Minat Mengadopsi (Studi Pada Produk Telkom Indihome Triple Play
Semarang). Diponegoro Journal Of Management, 1-9.
Kotler, P., & Keller, K. (2009). Manajemen Pemasaran. Edisi ke. 13. Jakarta:
Erlangga.
Pertiwi. (2021, February 24). Pengguna Internet Indonesia Tembus 200
Juta, Hampir Semua "Online" dari Ponsel. Retrieved from
[Link]:
[Link]
Riadi, M. (2020, 02). Nilai Pelanggan (Pengertian, Manfaat, Dimensi dan
Strategi). Diakses pada 2/18/2023. Retrieved from
[Link]:
[Link]
[Link]
Sudirman, A., Ratih, S. D., Manggabarani, A. S., & al, e. (2022). Manajemen
Pemasaran Kontemporer. Bandung: Widina Bhakti Persada Bandung.
Thaharrah, E., Muchtar, A. M., & Zulmaita. (2021). Strategi Edukasi Pasar
Modal Di Era Pandemi Kepada Millennial Indonesia Tahun 2021.
Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif (SENTRINOV) Ke-VII, 7(2),
82-89.

168 | Manajemen Pemasaran


Tjiptono, F. (2019). Strategi Pemasaran : Prinsip dan Penerapan.
Yogyakarta: ANDI.
Zhang, H., Liang, X., & Wang, S. (2016). Customer Value Anticipation,
Product Innovativeness, and Customer Lifetime Value The
Moderating Role of Advertising Strategy. Journal of Business
Research, 69(9), 3725-3730.

Mengkomunikasikan Nilai Pelanggan | 169


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 10: STRATEGI PEMASARAN
UNTUK SITUASI TERTENTU

R. Suryanti Ismail, S.E., M.M

Universitas Kristen Indonesia Maluku


BAB 10
STRATEGI PEMASARAN
UNTUK SITUASI TERTENTU

A. PENDAHULUAN
Analisis terhadap situasi pasar merupakan gambaran singkat tentang
lingkungan bisnis serta posisi suatu perusahaan. Pentingnya mengetahui
situasi pasar membantu pihak manajemen perusahaan memahami kondisi
sebenarnya tentang tingkat penerimaan produk perusahaan dalam
industri yang dimasuki, juga menjadi arah penentuan kebijakan dan
strategi perusahaan. Strategi yang tepat akan sangat bermanfaat jika
diterapkan pada situasi yang tepat. Sedangkan situasi lingkungan bisnis
yang tidak menentu, membutuhkan penyesuaian-penyesuaian dalam
pelaksanaan strategi. Situasi yang dihadapi perusahaan tentu sangat
beragam. Namun perusahaan dituntut untuk selalu mampu
memperkirakan dan mengadakan perubahan-perubahan guna
menentukan pilihan strategi yang tepat untuk di jalankan. Salah satunya
adalah menganalisis situasi pasar dan menentukan strategi yang tepat
untuk kondisi tersebut. Terutama dalam memasarkan produk yang
dihasilkan perusahaan.
Konsep yang disampaikan oleh Tull dan Kable menjelaskan bahwa
strategi pemasaran bertindak sebagai alat fundamental yang direncanakan
untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan
bersaing yang dimiliki perusahaan secara berkesinambungan melalui pasar
yang dimasuki serta program pemasaran yang digunakan untuk memasuki
pasar yang bersangkutan (Tjiptono,2015). Melalui strategi pemasaran
yang tepat, perusahaan dapat memaksimalkan peluang bisnis yang telah

172 | Manajemen Pemasaran


DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman, N. H. (2015). Manajemen Strategi Pemasaran. Bandung: CV


Pustaka Setia.
Assauri, S. (2013). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Assauri, S. (2013). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Cravens and Piercy. (2006). Strategic Marketing. Boston: McGraw-Hill.
Crevens, D. W. (2006). Strategic Marketing (Eight ed.). Singapore: Mc
Graw-Hill Education (Asia).
Gluaeck, W. F. (2000). BusinessPolisy and Strategic Management, an
Intergrated Approch. USA: Houghton Miflin Company.
Kotler, P. &. (2006). Principles of Marketing. New Jersey: Pearson
Education Inc.
Nasution, A. H. (2006). Manajemen Industri. Yogyakarta: Andi Offset.
Rangkuti, F. (2015). Analisis SWOT : Teknik Membedah Kasus Bisnis.
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Tjiptono, F. (2015). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi.
Walker, O. C.-C. (2006). Approach, Marketing Strategy - A Decision
Focused. (Fifth, Ed.) New York: McGraw-Hill, Inc.

194 | Manajemen Pemasaran


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 11: KONSEP EVALUASI
PEMASARAN

Defin Shahrial Putra, S.E., M.M

Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin


BAB 11
KONSEP EVALUASI PEMASARAN

A. PENDAHULUAN
Era informasi global telah membawa banyak perusahaan ke dalam
lingkungan bisnis yang kompleks dan sangat kompetitif. Lingkungan bisnis
yang dinamis membutuhkan metrik kinerja untuk direksi dan manajemen
perusahaan, yang dapat menentukan kesehatan dan status perusahaan,
serta sistem yang dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang
kinerja perusahaan dan implementasi pemasaran perusahaan. Evaluasi
pemasaran harus melibatkan pemegang saham, dewan direksi, sekretaris
perusahaan dan pimpinan perusahaan serta tanggung jawab yang terkait
dengan pelaksanaan perusahaan.
Evaluasi adalah proses mempertimbangkan nilai dan signifikansi dari
sesuatu yang sedang dipertimbangkan (evaluasi). Hal yang
dipertimbangkan dapat berupa orang, objek, aktivitas, situasi, atau entitas
tertentu. Evaluasi memiliki dua karakteristik. Pertama, evaluasi adalah
sebuah proses. Artinya, harus memuat berbagai operasi yang harus
dilakukan dalam mengevaluasi implementasi. Oleh karena itu, evaluasi
bukanlah hasil atau produk, melainkan rangkaian kegiatan. Evaluasi adalah
proses pengambilan keputusan berdasarkan hasil evaluasi. Tujuan
dilaksanakannya evaluasi adalah untuk memperoleh hasil evaluasi yang
lebih baik, maka pelaksanaan evaluasi harus memperhatikan asas
kesinambungan, kelengkapan, objektivitas, kolaborasi dan kepraktisan.
Tindakan dilakukan untuk memberi arti atau nilai pada hal yang
dievaluasi. Dengan kata lain, evaluasi adalah untuk menentukan penilaian
tentang sesuatu. Evaluation is concerned with making judgment about

196 | Manajemen Pemasaran


DAFTAR PUSTAKA

Afirin, Zainal. 2012. Evaluasi Pembelajaran Prinsip, Teknik, Prosedur.


Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Arikunto, Suharsimi & Cepi Safruddin Abdul Jabar. 2009. Evaluasi Program
Pendidikan Pedoman Toeritis Praktis Bagi Praktisi Pendidikan,
Jakarta: Bum iAksara.
Kotler, Philip. 2008. Manajemen Pemasaran, Jakarta: Erlangga.
Swastha, Basu dan Irawan. 2007. Manajemen Pemasaran Moderen.
Jakarta: FE UI.
Tjipto, Fandy dan Gregorius Chandra. 2012. Pemasaran Strategik, Jilid 2,
Yogyakarta: Andi Offset.

Konsep Evaluasi Pemasaran | 211


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 12: BIAYA PEMASARAN

Amrin Mulia Utama, S.E., M.M

Universitas Medan Area


BAB 12
BIAYA PEMASARAN

A. PENGERTIAN BIAYA PEMASARAN


Membangun bisnis membutuhkan berbagai sumber daya, baik materi
maupun non materi. Sumber daya material, seperti modal wajib
diperlukan. Namun pada kenyataannya tidak semua perusahaan atau
pengusaha menyadari hal tersebut, kecuali mereka yang sudah besar dan
memiliki jangkauan pasar yang luas. Biaya pemasaran adalah semua biaya
yang dikeluarkan oleh perusahaan atau pengusaha (skala kecil) dalam
memasarkan, memperkenalkan, menjangkau banyak orang dan menjual
produknya serta mengembangkan dan mempromosikan merknya
(branding).
Biaya Pemasaran menurut Mulyadi (2009) biaya-biaya yang
dikeluarkan untuk menjual produk ke pasar. Sedangkan biaya pemasaran
dalam arti luas adalah biaya-biaya yang terjadi sejak saat produk selesai
diproduksi dan disimpan dalam gudang sampai dengan produk tersebut
diubah kembali dalam bentuk uang tunai.
Indikator Biaya Pemasaran Menurut (Fandi Tjiptono, dkk, 2009),
indikator-indikator biaya pemasaran yaitu:
1. Biaya Periklanan (advertising)
2. Biaya Promosi Penjualan (sales promotion)
3. Biaya Publisitas
4. Biaya Personal Selling

214 | Manajemen Pemasaran


DAFTAR PUSTAKA

Baridwan, Z. (2012). Intermediate Accounting. Yogyakarta: BPFE


Hansen, D.R., & Mowen, M. (2013). Akuntansi Manajerial, Buku I, Edisi 8.
Jakarta: Salemba Empat
Herawati. (2005). Analisis Biaya Pemasaran dan Profitabilitas Berdasarkan
Jenis Produk pada PT Tirta Eka Perkasa Semarang.
Hery. (2019). Akuntansi Dasar 1&2. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana
Indonesia.
Kasmir. (2011). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Limakrisna, N., & Wilhelmus, H.S. (2012). Manajemen Pemasaran Teori
dan Aplikasi dalam Bisnis. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Mulyadi. (2015). Akuntansi Biaya. Yogyakarta: Badan Penerbit Sekolah
Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Salman, K.R. (2013). Akuntansi Biaya Pendekatan Product Costing. Jakarta:
Akademia Permata
Stice, E. K., Stice, J. D., & Skousen, K. F. (2004). Akuntansi Intermediate.
Jakarta: Salemba Empat.
Sumarsan, T. (2013). Sistem Pengendalian Manajemen: Konsep Aplikasi
dan Pengukuran Kinerja. Edisi 2. Jakarta: PT Indeks
Supriyono. (2018). Akuntansi Biaya: Pengumpulan Biaya dan Penentuan
Harga Pokok. Edisi 2. Yogyakarta: BPFE
Tjiptono, Fandy (2009:03) Indikator Biaya Pemasaran. Bandung: Alfabeta

226 | Manajemen Pemasaran


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 13: STRATEGI LAYANAN
PEMASARAN

Syahputra, [Link]., [Link]., Ph.D

Universitas Telkom
BAB 13
STRATEGI LAYANAN PEMASARAN

A. PENDAHULUAN
Kita telah sering berbicara tentang pelayanan, sebuah kata dengan
banyak arti. Cara umum untuk mendefinisikan layanan adalah sebagai
bagian tidak berwujud dari hubungan transaksi yang menciptakan nilai
antara organisasi penyedia dan pelanggan, klien, atau tamunya. Lebih
sederhana lagi layanan adalah sesuatu yang dilakukan untuk pelanggan.
Layanan dapat diberikan langsung kepada pelanggan (misalnya, perawatan
spa, potong rambut, dan prosedur medis) atau untuk pelanggan (misalnya,
menemukan dan membeli tiket pertunjukan, perawatan rumput, dan
perbaikan mobil). Layanan dapat disediakan oleh seseorang (misalnya
pelayan di restoran atau oleh agen perjalanan) atau melalui teknologi
(misalnya, dengan memesan tiket secara online atau menggunakan ATM)
dam tentu saja, layanan dapat diberikan sebagai kombinasi dari
karakteristik ini.
Sebagian besar layanan mencakup produk fisik berwujud atau bahan
dan peralatan berwujud dalam transaksi juga. Di restoran cepat saji
pelanggan mendapatkan hamburger yang dapat mereka lihat, sentuh,
makan, atau bawa pulang dalam sebuah kotak (dibawa pulang). Pelanggan
juga mendapatkan layanan bersama dengan hamburger. Contoh lain
adalah jasa pelayaran akan mencakup kapal, pengalaman bersantap akan
menyediakan makanan, dan pada pelajaran sekolah seorang guru mungkin
memerlukan kapur, teks, dan catatan.

228 | Manajemen Pemasaran


DAFTAR PUSTAKA

Baker, M. J. (2017). Marketing strategy and management. Bloomsbury


Publishing.
Best, K. (2011). The Hospitality Service Strategy.
Goldstein, S. M. (2003). Employee development: an examination of service
strategy in a high‐contact service environment. Production and
Operations Management, 12(2), 186-203.
Haskett, J. L., Sasser, W. E., & Schlesinger, L. A. (1997). The service profit
chain: How leading companies link profit and growth to loyalty,
satisfaction, and value. The Free Press, New York). Heung, VC (2000)
Satisfaction levels of mainland Chinese travelers with Hong Kong
hotel services. International Journal of Contemporary Hospitality
Management, 12(5), 308-315.
Hoffman, K. D., & Bateson, J. E. (2016). Services marketing: concepts,
strategies, & cases. Cengage learning.
Kotler, P., Armstrong, G., Ang, S. H., Leong, S. M., Tan, C. T., & Ho-Ming, O.
(2012). Principles of marketing: an Asian perspective.
Pearson/Prentice-Hall.
Mathieu, V. (2001). Service strategies within the manufacturing sector:
benefits, costs and partnership. International Journal of service
industry management, 12(5), 451-475.
Mullins, J. W. (2013). Marketing management: a strategic decision-making
approach.
Putri, O. D., & Syahputra, S. (2021). Pengaruh Kualitas Layanan Dalam
Masa Adaptasi New Normal Terhadap Kepuasan Pelanggan PT BPR
Bank Tulungagung (Perseroda). JIMEK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Ekonomi, 4(2), 245-256.
Wieland, H., Hartmann, N. N., & Vargo, S. L. (2017). Business models as
service strategy. Journal of the Academy of Marketing Science, 45,
925-943.
Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., & Gremler, D. D. (2006). Services marketing:
Integrating customer focus across the firm. McGraw-Hill/Irwin.

242 | Manajemen Pemasaran


Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., & Gremler, D. D. (2010). Services marketing
strategy. Wiley international encyclopedia of marketing.
Zulkifli, F., & Syahputra, S. (2016). Analisis Faktor Kualitas Pelayanan Di Krl
Commuter Line Jabodetabek Gerbong Khusus Wanita (studi Pada Pt.
Kai Commuter Jabodetabek Rute Bogor-jakarta Kota). eProceedings
of Management, 3(2).

Strategi Layanan Pemasaran | 243


MANAJEMEN PEMASARAN
BAB 14: BAURAN PEMASARAN

John Budiman Bancin, [Link]., M.M

Nama Instansi
BAB 14
BAURAN PEMASARAN

Untuk memenangkan persaingan, perusahaan harus mampu


merencanakan serta menerapkan strategi yang tepat sesuai dengan
perkembangan saat ini. Pemilihan strategi yang tepat akan menghasilkan
keunggulan kompetitif bagi perusahaan tersebut. Salah satu satu strategi
yang dapat diterapkan perusahaan dalam menghadapi pesaingnya ialah
bauran pemasaran atau yang dikenal dengan marketing mix.
Kotler dan Armstrong (2012) mendefinisikan marketing sebagai
sekumpulan alat pemasaran taktis yang dipadukan oleh perusahaan untuk
menghasilkan respon yang diinginkan dari pasar sasaran. Lebih lanjut
menurut William J. Stanston (2006) bauran pemasaran adalah istilah yang
digunakan untuk menggambarkan kombinasi dari empat input yang
merupakan inti dari sebuah sistem pemasaran suatu organisasi.
Berdasarkan beberapa definisi di atas, bauran pemasaran merupakan
suatu istilah yang merujuk pada pengertian bahwa beberapa variabel yang
ada di dalamnya berisikan unsur-unsur penting bagi perusahaan untuk
diterapkan sebagai suatu strategi pemasaran dalam kegiatan bisnis.
Sederhananya bauran pemasaran merupakan sekumpulan variabel yang
dikombinasikan dan digunakan oleh para pelaku bisnis sebagai suatu
strategi untuk mencapai tujuan pemasarannya.

246 | Manajemen Pemasaran


DAFTAR PUSTAKA

Kotler, Philip., dan Armstrong, G. 2012. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi 13,


Jilid I. Jakarta: Erlanggga.
Stanton, William, J. 2006. Prinisp Pemasaran, Edisi Ketujuh, Jilid II. Jakarta:
Erlangga.
Suryana. 2014. Kewirausahaan; Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta:
Salemba Empat.
Widaningsih., Rizal, S. 2011. Melakukan Pemasaran Barang dan Jasa.
Jakarta: Erlangga.

Bauran Pemasaran | 261


PROFIL PENULIS

270 | Manajemen Pemasaran


Aris Ariyanto, S.E., M.M
Penulis lahir di Boyolali, 5 Oktober, Saat ini penulis
tercatat sebagai dosen aktif di Universitas Pamulang,
Program Studi Manajemen S1, Saat ini sedang
menempuh program S3 Doktoral Ilmu Manajemen
di Universitas Pasundan Bandung. Penulis
berdomisili di Perumahan Taman raya Rajeg, Blok A-
16 No-2, Mekarsari, Rajeg, Tangerang. Telepon
0856-7955-556 Email: ariezarya@[Link],
dosen02492@[Link]. “Tidak ada hal yang paling membahagiakan,
kecuali bisa membuat orang lain bahagia”

Rejeki Bangun, S.E.,M.M


Penulis dilahirkan di Narigunung II,18 Agustus 1979.
Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Atas di
tempuh di daerah kelahiran di Tanah Karo Sumatera
Utara. Gelar sarjana ekonomi (S.E) di peroleh di
Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Batam pada
tahun 2011 dengan IPK 3.76 dengan predikat
kelulusan Cum Laude dan menjadi Lulusan terbaik di
Prodi Manajemen. Tahun 2019 menyelesaikan
pendidikan Magister Managemen (M.M) di Universitas Riau Kepulauan
(UNRIKA) Batam dan menjadi lulusan terbaik tingkat universitas dengan
IPK 3.93. Penulis merupakan seorang praktisi di perusahaan asing di Batam,
sekaligus menjadi akademisi, saat ini mengemban amanah sebagai dosen
tetap di Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional, program studi
Digital Business dan mulai mengajar tahun 2022. Penulis juga merupakan
Anggota aktif Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Batam. Penulis
hobby bermain badminton serta menulis Buku ber ISBN dan saat ini
sedang menyelesaikan proyek Buku ke sepuluh.

Profil Penulis | 271


Muhamad Rifqi Min Indillah, S.M.
Penulis di Pemalang, 10 Juli 1999. Telah
menyelesaikan studi S1 Program Studi Manajemen,
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI
Semarang di tahun 2021. Semasa kuliah penulis aktif
mengikuti organisasi kampus, seperti Badan Eksekutif
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, menjabat
sebagai Kepala Departemen Keilmuan. Selain itu,
penulis juga aktif dalam mengikuti kegiatan
kepanitiaan seperti panitia KKL, kunjungan industri, seminar, lomba essay
dan yang lainnya. Saat ini penulis selalu mengikuti pelatihan kepenulisan
baik itu pelatihan menulis buku maupun pelatihan menulis karya tulis
ilmiah. Kecintaannya terhadap menulis, saat ini penulis berhasil membuat
beberapa karya tulis ilmiah berupa jurnal dan berhasil mempublikasikan
pada jurnal nasional terakreditasi. Selain itu, buku perdana yang berhasil
terbit di tahun 2022 berjudul “Ekonomi dan Bisnis Indonesia”. Prestasi
yang pernah penulis raih adalah sebagai wisudawan terbaik pada Program
Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI
Semarang. Kedepannya penulis akan terus mengembangkan diri untuk
bisa menjadi penulis sekaligus peneliti yang hebat di masa yang akan
datang.

Arlin Ferlina Mochamad Trenggana, S.E., M.M


Penulis adalah dosen di Prodi Administrasi Bisnis, di
Universitas Telkom sejak tahun 2011, dengan mata
kuliah yang pernah diampu adalah akuntansi,
perpajakan, pemasaran, perilaku konsumen,
manajemen penjualan dan pemasaran jasa. Latar
belakang Pendidikan adalah S1 Akuntansi Universitas
Widyatama, S2 Magister Manajemen di Institut
Manajemen Telkom (sekarang Universitas Telkom).
Saat ini, penulis sedang menempuh studi lanjut pada jenjang program
Doktoral bidang Ilmu Manajemen di Universitas Pendidikan Indonesia.
Penulis telah ikut berkontribusi dan berkolaborasi bersama para penulis

272 | Manajemen Pemasaran


lainnya, dalam buku berbagai buku bidang sumber daya manusia,
pemasaran, strategi dan kewirausahaan.

Dr. Maya Ariyanti S.E., M.M


Penulis merupakan Dosen tetap Prodi Magister
Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom
University sejak 2008. Menyelesaikan S1 Manajemen
Konsentrasi Manajemen Pemasaran di Fakultas
Ekonomi, Universitas Parahyangan Bandung,
kemudian melanjutkan ke Magister Manajemen (MM)
Konsentrasi Pemasaran di Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Padjadjaran dan memperoleh
Doktor Manajemen Bisnis pada Konsentrasi Manajemen Pemasaran di
Universitas Padjadjaran-Bandung. Penulis tersertifikasi Manajemen
Pemasaran dan Digital Marketing dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi
(BNSP). Keahlian yang ditekuni adalah Manajemen Pemasaran, Services
dan Digital Marketing. Memiliki beberapa artikel terpublikasi di jurnal
bereputasi, memiliki beberapa buku yang diterbitkan seperti Manajemen
Kredit, Pengantar Teori Moneter, Marketing Plan, Manajemen Bisnis untuk
Usaha Kecil Menengah, Strategy Usaha Kecil Menengah dalam kondisi
Covid-19, Pemasaran Melalui Media Sosial untuk Usaha Kecil Menengah,
Berbagi untuk Negeri, Teori Marketing, Pemasaran Industri dan Konsep
Dasar ICT dalam Aplikasi Sistem Komputer dan Layanan Internet. Penulis
juga menjadi konsultan dan menulis kasus di bidang manajemen
pemasaran. Saat ini mengajar mata kuliah manajemen, pengantar bisnis,
manajemen pemasaran, strategi pemasaran, perilaku konsumen digital,
perilaku konsumen bisnis digital, dan komunikasi pemasaran digital.

Profil Penulis | 273


Euis Widiati, S.E., M.M
Penulis lahir di Karawang tanggal 1 Januari 1990.
Penulis adalah dosen tetap pada Program Studi
Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas
Sahid. Menyelesaikan pendidikan S1 pada Jurusan
Manajemen Pemasaran di Universitas Sahid dan
melanjutkan S2 pada Jurusan Manajemen Bisnis di
Sekolah Bisnis IPB. Penulis menekuni bidang
pemasaran seperti manajemen pengembangan
produk dan merek, pemasaran digital, perilaku konsumen, dan psikologi
manajemen.

Dr. Dra. Susiana Dewi Ratih, M.M


Penulis lahir di Jakarta, 5 September 1964.
Menamatkan pendidikan sarjana dari jurusan Biologi
Fmipa Universitas Indonesia di tahun 1988, program
Magister Manajemen, konsentrasi Manajemen
Keuangan di Program Pascasarjana Universitas Sahid
Jakarta di tahun 1999. Dan menjadi Doktor Ilmu
Komunikasi di Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid
Jakarta tahun 2017. Spesialisasinya adalah
Komunikasi bisnis dan Organisasi. Bidang ilmu yang diambil tidak linier,
namun mencerminkan perubahan paradigma berpikir, dari seorang yang
sangat positivistic yang menemukan bahwa berhubungan dan berinteraksi
dalam masyarakat, tidak memungkinkan hanya berpikir secara positivistik.
Berdasarkan pengalaman dalam menduduki jabatan struktural dan
manajerial, memerlukan kemampuan komunikasi sebagai bagian tidak
terpisahkan agar berhasil dalam mengelola organisasi dan masyarakat.
Hal ini juga mendukung kariernya sebagai dosen di Perguruan Tinggi
Swasta, dalam melakukan kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi, dalam
bidang yang berkaitan dengan organisasi masyarakat, baik di bidang
industri, pariwisata dan juga bidang kepemudaan. Pengalamannya dalam
organisasi bisnis, yang mengharuskannya memiliki skil manajerial dalam
mengelola bisnis, termasuk pemasaran, serta kemampuan menjalin
komunikasi baik internal maupun eksternal.

274 | Manajemen Pemasaran


R. Suryanti Ismail, S.E., M.M
Penulis lahir di Ambon pada 18 Juni 1977. Mengawali
Pendidikan Dasar tahun 1983 hingga menyelesaikan
pendidikan Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA)
pada tahun 1993. Kemudian melanjutkan Pendidikan
Strata Satu Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi
UNIDAR Ambon dan berhasil lulus pada tahun 2001.
Penulis melanjutkan studi S2 pada pogram
pascasarjana Ekonomi Manajemen pada universitas
Brawijaya Malang dan lulus pada tahun 2009. Sejak diangkat sebagai
Pegawai Negeri Sipil tahun 2005 pada Lembaga Layanan Dikti XII Maluku
dan dipekerjakan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen
Indonesia Maluku, aktifitas utama penulis adalah melaksanakan Tri
Dharma Perguruan Tinggi sebagai tugas pokok. Demikian juga dengan
aktifitas dalam mengembangkan keilmuan melalui kegiatan-kegiatan
Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat tim kerja,
mengembangkan konsep pembelajaran, menjalankan tugas tambahan
pada Program Studi Keuangan dan Perbankan, serta aktif dalam kegiatan
lainnya yang berkaitan dengan bidang ilmu pengetahuan yang digeluti.
Selain itu penulis juga tergabung dalam organisasi profesi dosen,
keagamaan dan kemasyarakatan dengan tujuan untuk menunjang tugas
utama sebagai dosen professional. Email : yantiismail22@[Link]

Defin Shahrial Putra, S.E, M.M


Penulis lahir di Kediri 30 Desember 1988. Penulis
menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) pada
tahun 2010 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Brawijaya Malang, Program Sarjana Ekonomi
Manajemen. Kemudian di tahun 2013, meraih gelar
Magister Manajemen di Universitas Brawijaya Malang.
Setelah lulus pernah bekerja di Perusahaan
Manufaktur bagian Finance di Tangerang, dan
sekarang penulis adalah Dosen tetap aktif sejak 2016 di Universitas Islam
Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin hingga sekarang.

Profil Penulis | 275


Mata kuliah yang diampu adalah Pengantar Ekonomi Makro, Akuntansi
Biaya I, Teori Ekonomi Mikro dan Manajemen Pemasaran 1.

Amrin Mulia Utama, S.E., M.M


Penulis lahir di Pematang Siantar Sumatera Utara
pada tanggal 1 Agustus 1974. Saat ini adalah pengajar
pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Medan
Area sejak tahun 2001. Dan aktif mengajarkan mata
kuliah Etika Bisnis, Etika Bisnis Dan Profesi, Prilaku
Keorganisasian, Kewirausahaan, Manajemen Serta
Manajemen Sumber Daya Manusia. Menyelesaikan
Pendidikan S1 pada tahun 2007 dan pendidikan S2
pada tahun 2000 pada STIE Tama Jagakarsa Jakarta. Selain sebagai
seorang pengajar juga aktif berwirausaha. Buku yang telah ditulis secara
bersama dengan penulis lainnya berjudul Perencanaan dan
Pengembangan MSDM, Kewirausahaan dan Manajemen Usaha kecil,
Manajemen Talenta.

Syahputra, [Link]., [Link]., Ph.D


Penulis adalah dosen senior di bidang Pemasaran dan
Strategi Bisnis pada program S1 Administrasi Bisnis,
Universitas Telkom. Setelah mendapatkan gelar D3
Manajemen Pemasaran dari Universitas Padjadjaran,
ia melanjutkan studi ke program S1 Ilmu Komunikasi
Universitas Padjadjaran dan meraih gelar Sarjana
pada tahun 2004. Dari tahun 2001 sampai dengan
2010 ia bekerja di beberapa perusahaan swasta
nasional dan multinasional yang bergerak dalam bidang media massa,
outsourching, asuransi dan perbankan. Pada tahun 2011 ia melanjutkan
pendidikan S2 Manajemen di Universiti Utara Malaysia serta melanjutkan
program S3 Marketing di universitas yang sama pada tahun 2013 dan
mendapatkan beasiswa disertasi dari pemerintah Indonesia melalui
program beasiswa LPDP pada tahun 2016. Pendidikan Doktoral di
selesaikannya pada tahun 2018 dengan hasil sangat memuaskan. Pada
tahun 2014 ia bergabung sebagai dosen dengan prodi S1 Administrasi

276 | Manajemen Pemasaran


Bisnis Universitas Telkom. Hasil karya ilmiahnya telah dipublikasikan ke
dalam bentuk jurnal penelitian di bidang bisnis dan marketing serta juga
telah menghasilkan beberapa karya buku seperti Metode Riset Bisnis,
Bisnis Internasional, Bisnis Ekspor Impor, Pengantar Bisnis, Etika Bisnis,
Teori Marketing, Pemasaran Kewirausahaan, Perencanaan Pemasaran,
Manajemen Pemasaran Jasa, Pemasaran Industri, Effective Digital
Marketing dan Strategi Pemasaran dan Bisnis Startup. Ia juga telah
memberikan beberapa pelatihan terkait dengan bisnis dan marketing di
berbagai lembaga pemerintah dan non-pemerintah.

John Budiman Bancin, [Link]., M.M


Penulis lahir di Medan, 08 Maret 1994. Penulis
merupakan alumnus S-1 Pendidikan Tata Niaga -
Universitas Negeri Medan dan S-2 Magister
Manajemen - Universtas Sumatera Utara. Penulis
saat ini berprofesi sebagai Dosen Manajemen di
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka
Raya. Beberapa mata kuliah yang pernah diampu
antara lain Pengantar Filsafat Ilmu Manajemen,
Sistem Informasi Manajemen, Total Quality Management, Aplikasi
Komputer Statistik, Studi Kelayakan Bisnis, Manajemen Operasional,
Ekonomi Manajerial dan Manajemen Pemasaran. Karya Ilmiah yang telah
dihasilkan oleh penulis dalam bentuk buku antara lain: Citra Merek dan
Word of Mouth; Peranannya dalam Keputusan Pembelian Mobil Nissan
Grand Livina (Buku Referensi) dan Hukum Pasar Modal (Book Chapter).
Contact Person: johnbudimanbancin@[Link] (e-mail).

Dienni Ruhjatini Sholihah, S.E., M.M.


Penulis dilahirkan di Jember pada 5 Juni 1989. Ia
memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada tahun
2011 dalam program S1 Manajemen di Universitas
Jember dan gelar Magister Manajemen pada tahun
2013 dalam program S2 Magister Manajemen di
Universitas Jember. Penulis merupakan Staf
pengajar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis di UPN

Profil Penulis | 277


Veteran Jakarta sejak 2015 hingga saat ini, dan berfokus pada bidang
Pemasaran sebagai spesialiasi kepakarannya. Saat ini penulis
mengembangkan penelitian dalam bidang persepsi dan keputusan
pembelian konsumen dalam industri fashion dan koperasi, juga beberapa
bidang jasa, serta berbagai penelitian lainnya yang terkait dengan perilaku
konsumen. Penulis mengasuh beberapa Mata Kuliah, antara lain:
Manajemen Pemasaran Internasional, Bisnis Internasional, Perilaku
Konsumen, Perencanaan Pemasaran, Pemasaran Jasa, dan Seminar
Manajemen Pemasaran.

Purna Irawan, M.M


Penulis lahir di lubuklinggau 2 desember 1979, putra
ke 5 dari pasangan almarhum Suranto dan
almarhumah Maryati. Pada tahun 2001 memperoleh
gelar Sarjana Ekonomi (S1) di Universitas Bandar
Lampung (UBL). Tahun 2002 - 2012 bekerja di PT.
SARI HUSADA tbk Cabang Lubuklinggau. Tahun 2013-
2017 bekerja PT. Tempo Scan Pasifik Tbk Cabang
Palembang. Tahun 2015-2017 menempuh Perkuliahan
S2 jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia di STIE MURA Lubuklinggau.
Pada Tahun 2019-2020 bekerja sebagai ketua prodi ekonomi dan bisnis di
STIEBI PRANA Putra Lubuklinggau. Tahun 2020-sekarang bekerja di IAI AL-
AZHAAR lubuklinggau sebagai Sekretaris Prodi Ekonomi Syariah. Pada
Tahun 2021 sampai sekarang bekerja di Al-Alzhaar Lubuklinggau sebagai
Direktur Sekolah Bisnis Al-Azhaar Lubuklinggau.

278 | Manajemen Pemasaran

Anda mungkin juga menyukai