CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT
NIKEN D CAHYANINGSIH
CIRI UTAMA PROFESI
ILMU PENGETAHUAN
MELALUI PENDIDIKAN TINGGI
MELAKUKAN PRAKTIK
PENGENDALIAN SECARA OTONOM
KODE ETIK
PP-
PPNI_Rit
a_2015
REGULASI
• Undang-Undang RI No. 36 th. 2009 tentang
Kesehatan pada psl 63 ayat (4) yang
menyatakan : Pelaksanaan pengobatan
dan/atau perawatan berdasarkan ilmu
kedokteran atau ilmu keperawatan hanya dapat
dilakukan oleh tenaga kesehatan yang
mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu.
• Pasal 27 yang menyatakan : Tenaga kesehatan
dalam melaksanakan tugasnya berkewajiban
mengembangkan dan meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.
PP-
PPNI_Rit
a_2015
3
UU No 38/2014 ttg Keperawatan
Perawat yang menjalankan praktik keperawatan
wajib memiliki STR.
STR berlaku selama 5 (lima) tahun dan dapat di
registrasi ulang setiap 5 (lima) tahun.
PP-
PPNI_Rit
a_2015
4
Standar Akreditasi RS KPS 12
P-
PPNI_Rit
a_2015
Rumah sakit mempunyai proses yang efektif untuk
mengumpulkan, memverifikasi dan mengevaluasi kredensial
staf keperawatan (izin, pendidikan, pelatihan dan
pengalaman)
Kredensial yang ada untuk setiap perawat, sekurang-
kurangnya meliputi :
bukti pendidikan dan pelatihan;
bukti izin terbaru;
bukti kompetensi terbaru melalui informasi dari sumber lain
dimana perawat dipekerjakan;
surat rekomendasi dan/atau informasi lain yang mungkin
diperlukan rumah sakit, antara lain seperti riwayat kesehatan
Standar KPS 13
Rumah sakit mempunyai standar prosedur untuk
mengidentifikasi tanggung jawab pekerjaan dan
untuk membuat penugasan kerja klinis berdasarkan
atas kredensial staf perawat dan peraturan
perundangan. Paling cepat 3 bulan masuk klinik
dengan pendampinan ada penugasan klinik
Izin, pendidikan, pelatihan dan pengalaman
anggota staf keperawatan digunakan untuk
membuat penugasan kerja klinis
JENJANG KARIR PROFESSIONAL PERAWAT KLINIS
Evaluasi kompetensi
Evaluasi kompetensi
Evaluasi kompetensi PK 5
Evaluasi kompetensi PK 4 Training programme
Evaluasi kompetensi PK 3 Training programme
PK 2 Training programme
PK 1 Training programme
Training programme
TATAKELOLA PKB PERAWAT INDONESIA PPNI/2013 PP-
PPNI_Rit
UU 36/2009 ttg a_2015
KLIEN - PERAWAT Kesehatan, UU
38/2014 ttg
Keperawatan .
PMK No. HK.02.02
Quality & Safety /MENKES/148/1/
2010.
Pedoman Regulasi :
Pengembangan • Kebijakan
Keprofesian • Pedoman
Berkelanjutan • Program
(PKB) Perawat
Indonesia PKB Perawat
PKB Perawat Indonesia
Standar • Kegiatan Praktik
Penyelenggaraan Indonesia Profesional
Pelatihan
Keperawatan • Pendidikan
Indonesia Berkelanjutan
• Pengembangan Ilmu
Pengetahuan
• Pengabdian
Masyarakat
Sertifikat /SKP
(Nico A Lumenta, 2012)
PP-
PPNI_Rita_2015
PP-
PPNI_Rit
a_2015
EVIDENCE
• Pemberian pelayanan yang efektif tergantung pd
kemampuan pemberi pelayanan kesehatan utk
mempekerjakan sejumlah tenaga yang terlatih
• RS yang mempekerjakan perawat dgn kualitas yg
baik dpt mencapai outcome pasien yg diinginkan
melebihi yg diharapkan dibandingkan yg tidak
(Aitken & Patrician, 2000)
• Manajemen SDM merupakan kunci penentu dlm capaian
outcome pasien
• system yg baik dlm melakukan penilaian SDM yang
didukung dgn program komprehensif dari CPD
berhubungan erat dgn menurunnya mortalitas pasien,
• teamwork multi professional jg meningkatkan outcome
pasien (west et al, 2002)
• Kebijakan SDM yg
mendukung
pengembangan SDM &
training meningkatkan
profit perusahaan &
produktifitas (Nolan,
2004)
Continuing Profesional Development (CPD) /
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
adalah proses berbagai kegiatan dalam kapasitasnya sebagai
pengembangan perawat praktisi
keprofesian:
guna mempertahankan dan meningkatkan
profesionalismenya sebagai seorang perawat
sesuai standar kompetensi yang ditetapkan
Dgn CPD perawat & tenaga kesehatan professional
lain dp memberikan pelayanan berkualitas tinggi,
mendapatkan, menyesuaikan dan update
ketrampilannya yg bermanfaat bagi pasien maupun
karirnya.
Bentuk PKB/CPD Perawat Indonesia
Kegiatan Praktik Profesional:
• Memberikan pelayanan keperawatan, baik berupa
praktek di institusi pelayanan kesehatan maupun
praktek mandiri diluar institusi, serta membimbing
praktek mahasiswa di klinik maupun di
masyarakat.
Pendidikan Berkelanjutan
• Mengikuti temu ilmiah, seminar, workshop,
pelatihan.
Bentuk PKB/CPD Perawat Indonesia
Pengembangan Ilmu Pengetahuan
• Penelitian, Publikasi hasil penelitian, menulis
artikel, menulis buku dipublikasikan
Pengabdian Masyarakat
• Berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat
melalui bentuk-bentuk kegiatan sosial,
memberikan penyuluhan, penanggulangan
bencana, terlibat aktif dalam pengembangan
profesi, anggota pokja kegiatan keprofesian
PRINSIP PKB/CPD
Setiap perawat harus mempunyai rencana
pengembangan dirinya sebagai upaya
untuk meningkatkan mutu keprofesiannya.
PKB Perawat merupakan kegiatan mandiri
dengan ciri “self directed” dan “practice
based”
Dukungan Organisasi pada pelaksanaan
PKB
PKB perawat merupakan salah satu
syarat untuk mendapatkan rekomendasi
dari PPNI dalam rangka perpanjangan
sertifikat guna registrasi ulang (STR) atau
lisensi (SIPP)
PKB perawat harus didasarkan pada
motivasi dasar :
• Keinginan memberikan pelayanan terbaik bagi klien
• Memenuhi Kewajiban sesuai standar profesi
• Mencegah kejenuhan, dan mendapatkan kepuasan
diri dengan berkembangnya kemampuan sesuai
dengan jenjang karier profesi
CPD dalam Peningkatan
Profesionalisme
GAP
Kompetensi
Perawat Kredensial Kompetensi yang
perlu dilatih
Kenaikan
Penjenjangan Program CPD
(challenge) (unit Diklat)
Kompetensi Baru
Siklus Pembelajaran
(Kolb 1993, Pedder, 1998)
Training Need Analysis
Planning Educational Event
Implementation of Training
Evaluation
Tantangan
• CPD sulit di evaluasi:
– Variabelnya banyak: kultur organisasi, motivasi
& kemampuan individu utk membuat
perubahan (Hardwick & Jordan, 2002)