PROPOSAL RENCANA KEGIATAN
SEMINAR PSIKOLOGI DAN KESEHATAN REPRODUKSI PRA NIKAH
KEPUTRIAN DAN BK PPG
Logo
Alamat Masjid Daerah
PENDAHULUAN
Pranikah berasal dari 2 kata yaitu “pra” dan “ nikah”, “pra” berarti awalan yang
bermakna sebelum.
1. Arti kata “nikah” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia di persamakan artinya
dengan “kawin”.
2. Masa sebelum adanya perjanjian antara laki-laki dan perempuan untuk bersuami istri
dengan resmi menurut undang-undang perkawinan agama maupun pemerintah.
Konseling pranikah yakni suatu proses pemberiaan bantuan oleh seorang yang profesional
terhadap pasangan calon suami istri sebelum melangsungkan pernikahan dan memberikan
bekal serta petunjuknya sehingga dapat mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.
3. Perkawinan menurut hukum Islam adalah pernikahan, yakni akad yang sangat kuat
atau mitsaqan ghalidzan untuk mentaati perintah Allah dan melaksanakannya
merupakan ibadah.
4. Menurut Undang-undang perkawinan. No. 1 tahun 1974 yang dimaksud dengan
perkawinan yakni ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai
suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan
kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
5. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan berbagai pertimbangan yang berkaitan
dengan kebutuhan manusia. Menurut BP4 (Badan Penasihatan, Pembinaan dan
Pelestarian Perkawinan) mengatakan bahwa perkawinan dalam Islam ialah suatau
akad atau perjanjian yang mengikat antara laki-laki dan perempuan untuk
menghalalkan hubungan biologis antara kedua belah pihak dengan sukarela
berdasarkan dengan Syariat Islam.
6. Islam memandang dan menjadikan perkawinan itu sebagai basis suatu masyarakat
yang baik dan teratur, sebab perkawinan tidak hanya dipertalikan oleh ikatan lahir
saja, melainkan juga dengan ikatan bathin.
Islam mengajarkan bahwa perkawinan itu tidaklah hanya sebagai ikatan biasa seperti
perjanjian jual beli atau sewa- menyewa dan lain-lain, melainkan merupakan suatu perjanjian
suci mitsaqon gholidhon, dimana kedua belah pihak dihubungkan menjadi suami istri atau
menjadi pasangan hidup dengan mempergunakan nama Allah SWT.
Sabda Rasulullah SAW:
فى النِّ َسا ِء فَاِ نَّ ُك ْم اَخ َْذ ت ُُموْ ه َُّن بِا َ َما نَ ِة اهللاِ َوا ْستَحْ لَ ْلتُ ْم فـُرُوْ َجه َُّن بِ ًكلِ َم ِة ُ َّ اِ تـ
ِ َق وا اهللا
)اهللاِ (رواه مسلم
Artinya: “Takutlah kepada Allah akan urusan perempuan, sesungguhnya kamu ambil
mereka dengan amanah Allah dan kamu halalkan mereka dengan kalimat
Allah” (HR. Muslim)
LATAR BELAKANG
Keluarga bahagia merupakan dambaan bagi para pasangan suami istri yang telah menikah,
semua pasangan suami istri setelah menikah pasti mempunyai tujuan untuk membentuk
keluarga mereka hidup dengan bahagia. Akan tetapi harapan dari pernikahan saat memasuki
area keluarga tidak selalu seperti apa yang diharapkan karena dalam membina sebuah
keluarga pasti banyak hal terjadi yang menjadi sebuah masalah dalam keluarga tersebut,
sehingga harapan saat pernikahan dengan adanya masalah saat berkeluarga dapat berdampak
pada perceraian. Tak banyak pernikahan yang pada akhirnya harus berakhir dengan
perceraian, seperti hal nya yang sedang marak saat ini, perceraian sering terjadi dan bahkan
perceraian dijadikan sebuah alternative untuk menyelesaikan masalah yang terjadi didalam
sebuah keluarga, sehingga saatini perceraian seperti dijadikan sebuah trend. Contohnya
Indonesia yang memiliki angka perceraian dari pernikahan yang cukup mengejutkan.
Menurut data dari Dirjen Bimas Islam Kementrian Agama RI pada tahun 2010, dari 2 juta
orang yang menikah setiap tahun se-Indonesia, ada 285.184 perkara yang berakhir dengan
perceraian per tahun se-Indonesia. Angka tersebut merupakan angka tertinggi sejak 5 tahun
terakhir, adapun penyebab dari persoalan ini disebabkan banyak hal, mulai dari selingkuh,
ketidak harmonisan, sampai persoalan ekonomi.
Banyak hal yang menjadi penyebab keluarga tidak bahagia permasalahan itu muncul bukan
hanya setelah dilakukan perkawinan tetapi bisa jadi permasalahan itu muncul sejak awal
sebelum perkawinan dilakukan yakni kesalahan dalam memilih calon suami atau istri,
ekonomi keluarga yang kurang mencukupi, perbedaan watak, ketidak puasan dalam
berhubungan seksual, kejenuhan dalam rutinitas, adanya wanita idaman lain (WIL) atau pria
idaman lain (PIL) dan lain sebagainya.
Jika salah satu dari pasangan suami istri kurang siap dalam menangani masalah yang mereka
hadapi, serta kurang pahamnya mereka tentang hak dan kewajiban sebagai pasangan suami
istri, maka permasalahan-permasalahan diatas akan menjadi sebuah masalah besar dalam
keluarga yang akan menghancurkan keharmonisan keluarga. Oleh karena itu, perlu adanya
profesi penolong yaitu profesi konseling pranikah, dengan adanya konseling pranikah
diharapkan individu dapat menyesuaikan diri dengan baik terhadap dirinya sendiri maupun
dengan lingkungannya.
Terkait dengan sebelum pernikahan ataupun dalam pernikahan, individu dapat memahami
posisi yang akan dicapai setelah pernikahan sehingga dapat menyesuaikan diri dengan
masalah-masalah yang ada dan dapat mencegah masalah-masalah yang akan muncul. Hal
inilah yang melatar belakangi diadakannya SUSCATIN (Kursus Calon Pengantin) atau yang
sekarang lebih dikenal dengan Kursus Pranikah yang diadakan oleh KUA yang mana KUA
(Kantor Urusan Agama) di sini merupakan bagian dari institusi pemerintah daerah yang
bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang urusan agama
islam. KUA memiliki badan resmi yang dibentuk hasil kerja sama dengan masyarakat yakni
antara lain badan penasehat, pembinaan dan pelestari perkawinan (BP4), penyuluhan
pengalaman ajaran agama Islam (P2A) dan badan kesejahteraan masjid (BKM).
Kursus calon pengantin diadakan untuk pasangan yang hendak melaksanakan pernikahan,
karena banyak hal yang harus dipersiapkan oleh calon pengantin dalam melakukan
pernikahan termasuk persiapan fisiologis dan psikologis mereka, agar pasangan calon
pengantin lebih memahami dunia pernikahan dan membekali mereka pengetahuan untuk
membentuk keluarga yang bahagia, hal ini yang menjadi tujuan Tim Keputrian dan BK PPG
daerah Lombok untuk mengadakan SUSCATIN pada tiap-tiap pasangan calon pengantin
yang hendak melaksanakan pernikahan agar pasangan calon pengantin khususnya di wilayah
Lombok mempersiapkan diri mereka menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi
dalam membina rumah tangga mereka, sehingga dapat mengurangi angka perceraian yang
ada saat ini. Kegiatan ini kami beri judul SEMINAR PSIKOLOGI DAN KESEHATAN
REPRODUKSI PRA NIKAH.
Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Tempat : Masjid Uswatun Khasanah Kekalik, Mataram
Tanggal : Minggu, 29 Mei 2022
Waktu : 08.30 - Dzuhur
Susunan Panitia
Pembina : 1. Syaifudin SPd MPd
2. Dwi Yurinda SPd
Ketua : Silvia Firma Astiti Timur
Wakil : Rahma Wirasari, S.E
Bendahara : Rosalina Utamy, SST, M. Kes
Sekertaris : Fauziah Elok Cahyani, Amd. Gz
Co Acara : Fatma
Anggota :
1. Shinta Dwi Susanti, [Link].
2. Dwi Nur Utami
3. Yusri Amini
4. Husna Kusuma
Co Sarana dan Prasarana : Nilna Nur Qoniah, [Link]
Anggota :
1. Nuryanti Wahyuningsih
2. Novi Aviandini
3. Nisa
Co Konsumsi : Amalia Devega
Anggota :
1. Luluk Fauziah, [Link]
2. Winda Aurin Fatahul Hidayah
3. Nadiani Wibawanindah
Co Publikasi Desain Dokumentasi : Uswatun Nur Sholihah, [Link]
Anggota :
1. Daiyan Rinjani Rachmawati
2. Clara
RUNDOWN ACARA
No. Waktu Kegiatan Pemateri PJ
1. 08.30-08.35 Pembukaan MC (R. Wahyu)
2. 08.35-08.50 Nasehat Pembukaan Pak H. Gino MC
3 08.50-09.00. Sambutan ketua DPW p. A. Karim MC
LDII
4. 09.01-11.00 Penyampaian materi Sovia Sahid, M. Fatma
Psi, Psikolog
5. 11.01-11.10 Ice Breaking MC
6. 11.11-12.00 Penyampaian materi Rosalina Utamy, Fatma
SST, M. Kes
7. 12.00-12.15 Foto bersama Uus
RENCANA ANGGARAN BIAYA
No Uraian Jumlah Volume PJ
.
1. Konsumsi peserta Rp. 2.250.000 150 Ameng
2. Ukhro pemateri Rp. 1.000.000 2 Rosalia
3. Souvenir pemateri Rp. 500.000 2 Rahma
4. Banner Rp. 100.000 1 Amri
5. Doorprize Rp. 200.000 10 Nilna
6. ID Card panitia Rp. 125.000 25 Silvi
7. Konsumsi panitia Rp. 375.000 25 Ameng
8. Print, Jilid Proposal Rp 15.000 2 Silvi
Total Rp. 4.565.000
Sumber Dana
Kas PPG Daerah Lombok
Penutup
Demikian proposal yang kami rancang semoga bapak ketua memberi izin atas kegitan
yang akan kami laksanakan. Dan menerima RAB yang kami susun. Semoga Allah
memberikan limpahan rahmat dan karunianya kepada kita semua, atas perhatiannya kami
syukuri Alhamdulillahi jaza kumullahu khoiro
Hormat Kami
Ketua Pelaksana
Silvia Firma Astiti Timur
Menyetujui
Ketua PPG Lombok Dewan Pembina PPG
dr. Sahrun, Sp.P H. Gino A.
Ketua DPW LDII
Ir. Abdullah A. Karim