Studi Kelayakan Bisnis CV. Herlina Distro
Studi Kelayakan Bisnis CV. Herlina Distro
IKHTISAR
B. Bidang Industri
Bidang industri yang dijalani oleh CV. Herlina adalah Industri Manufaktur,
yang memproduksi t-shirt dengan desain gambar yang artistik dan menjualnya
melalui distro “Herlina”.
C. Sifat Usaha
CV. Herlina merupakan perusahaan baru yang direncanakan dibangun dari
awal melalui perencanaan kelayakan bisnis yang dilakukan oleh peneliti, dengan
produk hasil bersifat follower yaitu produksi / penyablonan t-shirt.
1
b. Merupakan kesempatan bisnis untuk menjadi jaringan distribusi sebagai agen.
c. Membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar perusahaan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi bisnis t-shirt dan distro dapat berasal dari
dalam perusahaan (Faktor Internal) dan luar perusahaan (Faktor Eksternal), yaitu:
a. Faktor Internal
1. Dukungan teknologi dalam mekanisasi proses dapat meningkatkan kualitas
produk yang dihasilkan.
2. Kualitas sumber daya manusia berperan penting sebagai pelaksana
operasi perusahaan.
3. Pengelolaan manajemen perusahaan yang profesional dapat meningkatkan
kinerja dan produktivitas perusahaan.
b. Faktor Eksternal
1. Tingkat daya beli masyarakat yang variatif berdampak pada penentuan
target pasar.
2. Persaingan dari perusahaan sejenis yang ada di Kabupaten Garut.
3. Dampak terhadap lingkungan hidup berhubungan dengan limbah yang
dihasilkan.
F. Hasil Studi
Secara parsial hasil studi terhadap aspek-aspek yang dianalisis mempunyai
kesimpulan awal sebagai berikut:
1. Aspek Pasar dan Pemasaran adalah layak.
2
2. Aspek Teknis dan Teknologi adalah layak.
3. Aspek Manajemen adalah layak.
4. Aspek Sumber Daya Manusia adalah layak.
5. Aspek Keuangan adalah layak.
6. Aspek Lingkungan Hidup, Ekonomi, Sosial, dan Politik serta Yuridis adalah
layak.
3
BAB II
PROSES DAN HASIL STUDI TIAP ASPEK
4
PLOT DATA PERMINTAAN TAHUN 2006
7000
6000
5000
4000
JUMLAH (UNIT)
3000
2000
1000
Oktober
November
Desember
Januari
Februari
Juni
Mei
Juli
Maret
September
April
Agustus
PERIODE
Kesimpulan aspek pasar adalah layak dengan pangsa pasar yang luas dan
potensial serta adanya peningkatan permintaan pasar yang membuka peluang
market share lebih besar dari tahun sebelumnya.
5
A.2.1. Segmentasi Pasar
Pada saat ini aktivitas berkembang dengan pesat, hal ini ditandai dengan
banyak munculnya perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang
manufaktur dan semakin beragamnya aktivitas yang ditawarkan.
Segmentasi pasar adalah membagi pasar heterogen menjadi kelompok
pembeli yang relatif homogen dibedakan menurut kebutuhan, karakteristik, yang
mungkin mem butuhkan produk yang homogen atau yang berbeda.
Untuk peluang usaha t-shirt dan distro, CV. Herlina menetapkan segmen
pasar yang dipilih adalah berdasarkan aspek sebagai berikut:
a. Aspek Geografis, pendirian dan operasional perusahaan berlokasi di kota Garut,
dan perluasannya meliputi Sumedang, Tasik, dan Ciamis.
b. Aspek Demografis, dasar pertimbangan yaitu karakteristik produk t-shirt yang
dijual merupakan produk fashion untuk kalangan remaja.
6
Keunggulan produk yang dominan yang dipilih adalah desain distro yang
sangat menarik.
Dalam hal ini perusahaan dituntut untuk mengkomunikasikan dan
mengkomersilkan desain distro yang lebih inovatif dengan melengkapi:
Peralatan komputer, printer, dan design software yang lebih berkualitas.
Peralatan sablon yang lebih representatif.
Bahan T-Shirt yang berkualitas baik.
7
Harga jual t-shirt ditetapkan sebesar Rp. 37.500, berdasarkan harga
pasar berkisar antara Rp 35.000 – Rp 50.000.
c. Tempat Distribusi / Distribution
Lokasi tempat berdiri perusahaan yaitu di Jalan Otto Iskandardinnata
(Otista) Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.
Lokasi yang strategis dekat dengan konsumen dan mudah dijangkau
menggunakan kendaran baik pribadi maupun angkutan umum.
Distribusi produk yaitu wilayah Kabupaten Garut.
d. Promosi / Promotion
Advertising (iklan promosi melalui famplet, brosur, papan nama, surat
kabar lokal, dan radio)
Public Relations Publicity (pameran dan kegiatan sosial).
Word of Mouth (menyebarkan informasi melalui sumber daya
konsumen).
8
Pembuatan
PERALATAN
Negatif
OFFSET
Film
Pencetakan
DESAIN SABLON SETRIKA PENGEMASAN
Gambar
GAMBAR
pada t-shirt
Pengeringan Perapihan
PENJEMURAN hasil
pencetakan /
sablon
9
h. Fit and Finish : kepuasan konsumen setelah menggunakan t-shirt
sehingga menjadi nilai tambah bagi perusahaan.
10
Lebih jelasnya mengenai rencana lokasi perusahaan dapat dilihat pada tabel
sebagai berikut:
Pembobotan
Wilayah Bahan Tenaga Nilai Akhir
Baku Sarana Kerja
Garut Kota 6 7 5 6.2
Tarogong 6 7 6 6.4
Probabilitas 20% 40% 40% 100%
DATA BANGUNAN
BANGUNAN TERTUTUP
1 Ruang Showroom 1 7 x 7 49,0 m2
2 Kamar Pas 2 1 x 1 2,0 m2
3 Ruang Manajer 1 2 x 3 6,0 m2
4 Ruang Administrasi 1 3 x 4 12,0 m2
5 Ruang Penyimpanan 1 2 x 3 6,0 m2
6 Ruang Perapihan 1 2 x 3 6,0 m2
7 Toilet 1 1,5 x 1,5 2,25 m2
8 Mushola 1 2 x 4 8,0 m2
9 Dapur 2 2 x 4 16,0 m2
10 Gudang Bahan Pendukung 1 3 x 4 12,0 m2
11 Ruang Produksi 1 5 x 9 45,0 m2
12 Ruang Genset dan Pompa 1 1,5 x 1,5 2,25 m2
13 Pos Satpam 1 2 x 2 4,0 m2
14 Ruas Antar Ruang 1 3 x 3 9,0 m2
BANGUNAN TERBUKA
15 Tempat Penjemuran 1 7 x 11,1 77,75 m2
16 Area Parkir 1 7 x 7,4 52,00 m2
TOTAL LUAS TANAH DAN BANGUNAN 309,25 m2
11
12
B.7. Perencanaan Jumlah Produksi
Perencanaan jumlah produksi untuk bisnis Distro lebih berfokus pada jumlah
produk T-Shirt yang diproduksi, namun demikian dipengaruhi oleh faktor-faktor
jumlah permintaan dari konsumen dan pelanggan, kapasitas mesin-mesin yang
digunakan, besarnya modal kerja yang ditanamkan dalam bisnis t-shirt dan distro
ini, dan ketersediaan suply bahan pembantu di pasar
Rencana jumlah produksi yang akan di terapkan dengan mengambil market
share sebesar 45% adalah sebagai berikut:
13
Kesimpulan aspek teknis dan teknologi adalah layak untuk mendirikan usaha
t-shirt dan distro CV. Herlina dengan dasar penggunaan teknologi yang dapat
menunjang kelancaran dan kualitas produksi telah ditetapkan.
C. ASPEK MANAJEMEN
Manajemen adalah suatu proses yang khas terdiri dari tindakan-tindakan
yang dimulai dari penentuan tujuan sampai pengawasan, dimana masing-masing
bidang digunakan baik ilmu pengetahuan maupun keahlian yang diikuti secara
berurutan dalam rangka usaha mencapai tujuan atau sasaran yang diinginkan.
Untuk mewujudkan hal diatas maka dalam operasional perusahaan
menerapkan konsep manajemen dari G.R Terry yang terdiri dari Planning
(Perencanaan), Organizing (Pengorganisaian), Actuating (Pergerakan), dan
Controlling (Pengawasan) yang dijabarkan sebagai berikut:
C.1. Perencanaan
C.1.1. Perencanaan Strategi
Perencanaan yang dilakukan perusahaan untuk beroperasi secara
berkesinambungan adalah sebagai berikut:
Menetapkan tujuan perusahaan.
Tujuan merupakan sesuatu yang ingin dicapai oleh suatu individu atau
organisasi. Dalam hal ini yang menjadi tujuan perusahaan adalah memperoleh
profit yang sebesar-besarnya dan mensejahterakan para pegawainya.
Anggaran Perusahaan
Anggaran adalah rencana keuangan yang tersusun secara sistematis dalam
bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter yang meliputi seluruh kegiatan
perusahaan untuk periode tertentu di masa yang akan datang. Sistem anggaran
yang digunakan adalah Sistem Anggaran Tradisional, dimana sistem ini disusun
berdasarkan jenis pengeluarannya.
Rencana kerja perusahaan.
Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan maka perusahaan membuat rencana
kerja tahunan sebagai berikut:
Tahun Rencana Kerja Indikator
2006 Perhitungan Investasi & Penanaman Survey / Studi Kelayakan Bisnis dan
Modal Pembangunan Perusahaan
2007 Perusahaan Berproduksi Target tahun pertama tercapai
14
2008 Optimalisasi Produksi Target tahun kedua tercapai
2009 Stabilisasi Produksi & Pemasaran Target BEP tercapai
2010 Peningkatan Produksi & Pemasaran Peningkatan market share
C.1.2. Perencanaan Anggaran
Dalam merencanakan pendirian suatu bisnis, anggaran memegang peranan
yang sangat penting melalui pengkategorian sebagai berikut:
Anggaran Bahan Baku
Yaitu anggaran untuk bahan baku langsung (bahan baku tidak langsung akan
dimasukan pada Anggaran Biaya Overhead Pabrik).
Anggaran Tenaga Kerja
Yaitu anggaran untuk tenaga kerja yang secara langsung berperan dalam
proses produksi (tenaga kerja yang secara tidak langsung berperan dalam
proses produksi di masukan dalam Biaya Overhead Pabrik).
Anggaran Modal
Adalah anggaran aktiva tetap berhubungan dengan keseluruhan
proses perencanaan dan pengambilan keputusan mengenai pengeluaran dana
yang dibutuhkan dalam jangka waktu waktu tertentu.
Anggaran Kas.
Anggaran kas menunjukan rencana sumber, dan pengeluaran kas selama
tahun anggaran terdiri dari rencana penerimaan dan pengeluaran kas.
C.2. Pengorganisasian
C.2.1. Struktur Organisasi
Struktur organisasi dapat diartikan sebagai susunan dan hubungan antara
bagian dan posisi dalam perusahaan. Struktur organisasi menjelaskan pembagian
aktivitas kerja sampai batas-batas tertentu. Berikut bagan struktur organisasi Distro
”Herlina”:
15
16
C.2.2. Bentuk Organisasi
Bentuk organisasi Distro “Herlina’s” yang digunakan adalah Organisasi
Fungsional dimana bidang-bidang yang ada dalam perusahaan dpat bekerja
secara optimal dan dapat bekerja sama dengan baik antar bagian.
17
C.3. Pergerakan
Dalam pergerakan menyangkut mengenai hal kepemimpinan. Gaya
kepemimpinan dapat dibagi ke dalam beberapa macam diantaranya;
Kharismatik, Otoriter, Demokratis, dan lain sebagainya. Dalam hal ini
perusahaan menerapkan Gaya Kepemimpinan Demokratis, dimana diantara
atasan dan bawahan dapat berbaur dan bekerja sama memajukan perusahaan.
Fungsi penggerakan di dalam perusahaan berfungsi untuk
mempengaruhi orang lain agar bersedia menjadi pengikut, melakukan daya
tolak pada seseorang (orang-orang), membuat seseorang mau mengerjakan
tugasnya dengan lebih baik, dan mendapatkan, memelihara dan memupuk
loyalitas dan tanggung jawab kepada tugas, pimpinan dan organisasinya.
Implememtasi Kepemimipinan Demokratis dijelaskan sebagai berikut:
Melibatkan peran orang lain.
Melibatkan distribusi yang tidak rnerata atas kekuasaan antara pemimpin
dan yang dipimpin.
Secara sah memberikan hak untuk mengarahkan dan mempengaruhi.
C.4. Pengendalian
Terdapat berbagai jenis pengendalian dalam manajemen. Salah satunya
adalah pengendalian yang memfokuskan pada aktivitas masukan – pengolahan –
keluaran (input – process – output). Pada masing-masing aktivitas perusahaan
memerlukan berbagai standar kualitas dan kuantitas yang layak.
Pengendalian atau pengawasan di dalam manajemen memiliki berbagai
fungsi pokok antara lain; mencegah terjadi penyimpangan, memperbaiki
penyimpangan, mendinamisasikan organisasi, dan rasa tanggung jawab.
Fungsi pengendalian dapat berjalan dengan baik dengan memperhatikan
prinsip-prinsip sebagai berikut::
Perencanaan pengendalian harus direncanakan dengan baik dan detil.
Merefleksikan sifat pengawasan pada bidang-bidang yang diawasi.
Penyimpangan dilaporkan secepatnya.
Bersifat fleksibel, dinamis, dan ekonomis.
Merefleksikan pola kerja unit organisasi, misalnya mengenai standar biaya.
Diberlakukannya tindakan korektif terhadap kesalahan dan siapa yang
bertanggung jawab.
18
Dengan menerapkan konsep manajemen secara objektif dan sesuai
dengan konsep manajemen yang digunakan, maka bisnis T-Shirt dan Distro ini
dapat layak beroperasi dan berproduksi.
19
D.2. Analisis Pekerjaan
Analisis pekerjaan merupakan penjabaran deskripsi pekerjaan masing-masing
bagian dalam struktur organisasi menyangkut tugas dan tanggung jawab sebagai
berikut:
a. Manajer
Membuat perencanaan umum dan strategis perusahaan.
Mengawasi proses pelayanan dan produksi agar sesuai dengan program
yang telah ditetapkan
Bertanggungjawab penuh baik di dalam maupun di luar perusahaan.
b. SPV. Keuangan
Membuat laporan keuangan secara berkala.
Merencanakan anggaran perusahaan.
Melakukan transaksi pembelian bahan baku utama dan pendukung
berdasarkan koordinasi dengan bagian lain.
c. SPV. Personalia
Membuat laporan prestasi pegawai secara berkala.
Merencanakan kompensasi bagi pegawai.
Merencanakan rekruitment pegawai.
d. SPV. Produksi dan Gudang
Mengawasi jalannya produksi dan bertanggungjawab atas kelancaran
proses produksi.
Merencanakan kebutuhan bahan baku utama dan pendukung.
Bertanggungjawab menjaga stabilitas produksi produk untuk dipasarkan
e. SPV. Pemasaran
Bertanggungjawab dalam pemasaran dan pelayanan kepada pelanggan.
Melakukan promosi melalui media promosi.
Mengevaluasi pelayanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
f. Kasir
Bertanggungjawab dalam kelancaran proses transaksi dengan konsumen.
Melakukan pembukuan harian transaksi penjualan.
Membantu SPV. Keuangan dalam membuat laporan keuangan.
g. Desainer
Bertanggungjawab dalam proses pembuatan desain gambar t-shirt.
20
Merencanakan desain gambar untuk edisi terbatas.
Melakukan penelitian keinginan konsumen dalam desain gambar.
h. Staf
Bertugas dan bertanggungjawab sesuai dengan bidang pekerjaannya.
Melaksanakan pelayanan dengan optimal kepada pelanggan.
Membantu kepala bagian dalam memperlancar operasional perusahaan.
i. Satpam
Bertugas dan bertanggungjawab mengenai keamanan dari gangguan
internal dan eksternal perusahaan.
j. Pembantu Umum
Mempunyai tugas dalam bidang rumah tangga perusahaan.
Membantu aktivitas perusahaan yang bersifat non teknis.
Menjaga kebersihan dan kenyamanan ruangan.
21
Staf a. Pendidikan Min. SMA sederajat SMA / Sederajat
b. Pengalaman Kerja tidak
diutamakan
c. Berdomisili di kota Garut
d. Mempunyai kendaraan sendiri
D.4 Kompensasi
Merupakan sesuatu yang diterima oleh karyawan sebagai balas jasa untuk
pekerjaan yang telah dilaksanakan, perencanaan kompensasi direncanakan
sebagai berikut:
a. Gaji / Upah
Untuk menetapkan upah terbagi menurut dua macam tenaga kerja yaitu:
1. Tenaga Kerja Langsung
Besarnya upah disesuaikan dengan pengalaman dan diberikan melalui
sistem harian sebesar Rp. 22.500 / hari (karyawan produksi), Rp. 20.000 /
22
hari (karyawan perapihan dan pengemasan), dan Rp. 25.000 / hari
(karyawan front office) dengan proyeksi kenaikan per tahun sebesar 10%.
23
Menyediakan Kotak P3K dan obat-obatan.
D.6. Pemberhentian
Pemberhentian dapat menimbulkan kerugian baik bagi perusahaan maupun
pihak pegawai itu sendiri, oleh sebab itu pihak manajemen mengacu pada peraturan
yang berlaku dalam proses pemberhentian, diantaranya:
1. Bagi karyawan yang mengundurkan diri dan masa kerja lebih dari satu tahun,
maka karyawan tersebut berhak atas gaji bulan terakhir dan pesangon
sebesar satu bulan gaji.
2. Bagi karyawan yang melakukan pelanggaran dikenakan sanksi dengan
tahapan sebagai berikut:
a. Pelanggaran Pertama mendapat Surat Teguran 1
b. Pelanggaran Kedua mendapat Surat Teguran 2
c. Pelanggaran Ketiga mendapat Surat Teguran 3
d. Mengeluarkan Surat Pemutusan Kerja setelah karyawan mendapatkan
Surat Teguran 1 – 3, dan memberikan gaji bulan terakhir kepada
karyawan tersebut.
E. ASPEK KEUANGAN
Untuk melaksanakan suatu bisnis tidak lepas dari perencanaan investasi
yang akan ditanam dalam bisnis tersebut, meliputi besar investasi, waktu
pengembalian investasi, dan besar keuantungan yang akan diperoleh. Hal ini
memerlukan perencanaan dan perhitungan yang seksama agar mendapatkan
gambaran dengan jelas kemampuan bisnis tersebut untuk menghasilkan
pendapatan dan keuntungan sesuai dengan unvestasi yang telah ditanamkan.
24
E.1. Kebutuhan dan Sumber Dana
Kebutuhan dana direncanakan dan ditetapkan melalui perhitungan-
perhitungan berdasarkan data-data sebagai berikut:
a. Data luas bangunan dan tanah.
b. Kebutuhan bahan pendukung.
c. Perhitungan investasi, depresiasi, dan amortisasi dari aset berwujud dan tidak
berwujud.
d. Perhitungan upah / gaji pegawai.
e. Perhitungan biaya produksi.
TABEL PERHITUNGAN SUMBER DANA
TOTAL KEBUTUHAN TAHUN PERTAMA Rp [Link],00
Sumber dana untuk menutupi dan mengoperasikan usaha T-Shirt dan distro
“Herlina” tersebut dapat dilakukan dengan alternatif sebagai berikut:
a. Seluruh kebutuhan dana berasal dari modal sendiri.
b. Seluruh kebutuhan dana berasal dari pinjaman bank.
c. Pembagian secara proporsional kebutuhan dana antara modal sendiri dan
pinjaman bank.
Sumber Dana Jumlah (Rp)
Modal Sendiri 791.147.150,00
Pinjaman Bank 500.000.000,00
Sumber dana untuk menutupi dan mengoperasikan usaha t-shirt dan distro
yang digunakan yaitu melalui pembagian secara proporsional kebutuhan dana
antara modal sendiri dan pinjaman bank dengan bunga pinjaman sebesar 12% dan
pola pengembalian pinjaman secara anuitas.
25
Perkiraan Cash Flow diharapkan meningkat sebagai indikator bahwa
perusahaan mengalami peningkatan dalam pengembangan usaha t-shirt dan distro,
proyeksi cash flow CV. Herlina adalah sebagai berikut:
26
Pemasukan:
Hasil Penjualan T-Shirt 41.976 53.889 62.162 66.791
Total [Link],00 [Link],00 [Link],00 [Link],00
Pengeluaran:
Pajak Penjualan (10%) 157.410.000,00 222.292.125,00 282.060.075,00 333.373.918,30
Biaya Produksi [Link],00 [Link],00 [Link],00 [Link],45
Biaya Pemasaran 10.000.000,00 10.500.000,00 11.025.000,00 11.576.250,00
Biaya Administrasi 6.000.000,00 6.600.000,00 7.260.000,00 7.986.000,00
Biaya Pelabelan 20.988.000,00 29.638.950,00 37.608.010,00 44.449.410,50
Beban Bunga 60.000.000,00 47.445.933,82 33.385.379,70 17.637.559,09
Total [Link],00 [Link],82 [Link],70 [Link],34
Laba Sebelum Pajak 28.554.850,00 199.660.306,18 356.857.623,30 491.048.286,66
Pajak Penghasilan (20%) 5.710.970,00 39.932.061,24 71.371.524,66 98.209.657,33
Laba Setelah Pajak 22.843.880,00 159.728.244,94 285.486.098,64 392.838.629,33
27
Depresiasi &
Net Profit
Ke Amostisasi
0 742.262.500,00 - - (742.262.500,00) (742.262.500,00)
1 - 22.843.880,00 70.269.500,00 93.113.380,00 (649.149.120,00)
2 - 159.728.244,94 70.269.500,00 229.997.744,94 (419.151.375,06)
3 - 285.486.098,64 70.269.500,00 355.755.598,64 (63.395.776,42)
4 - 392.838.629,33 70.269.500,00 463.108.129,33 399.712.352,91
0 742.262.500,00 - - (742.262.500,00)
1 - 22.843.880,00 70.269.500,00 93.113.380,00
2 - 159.728.244,94 70.269.500,00 229.997.744,94
3 - 285.486.098,64 70.269.500,00 355.755.598,64
4 - 392.838.629,33 70.269.500,00 463.108.129,33
Jumlah 399.712.352,91
MARR = 12,00%
IRR = 15,60%
28
Bisnis T-Shirt dan Distro merupakan bisnis pada bidang fashion yang
memerlukan inovasi dan kreativitas sumber daya manusia dengan memperhatikan
lingkungan. Hubungannya dengan lingkungan hidup terletak pada proses produksi,
dimana hasil akhirnya adalah limbah cairan bahan cetak.
Untuk menanggulanginya dengan cara antara lain; meminimalisir
pembuangan limbah tersebut secara langsung ke saluran air melalui bak
penampung, dan mengefektifkan pemakaian bahan baku kebutuhan produksi.
29
2. Kebijakan perdagangan dalam negeri, yang terbagi atas:
– Pajak penjualan, retribusi dan kewajiban lainnya.
– Pengaturan distribusi barang.
– Pengaturan (stabilisasi) harga.
3. Kebijakan produksi, terdiri atas:
– Subsidi / pajak langsung bagi produsen.
– Perlindungan harga produksi dan sarana produksi.
– Pengaturan penggunaan sarana produksi.
4. Kebijakan ekonomi makro, terdiri dari pengaturan suku bunga, alokasi
kredit perbankan, dan kebijakan proteksi.
30
pertimbangan usaha yang akan didirikan merupakan perusahaan baru dan
berdasarkan perijinan yang diperoleh sebagai berikut:
a. SIUP dan TDP: Dinas Pergadangan, Perindustrian dan Penanaman Modal.
b. NPWP : Kantor Pelayanan Pajak
c. SITU : Dinas Lingkungan Hidup
BAB III
RANGKUMAN DAN REKOMENDASI
31
A. RANGKUMAN
Berdasarkan analisa melalui penelitian dan perhitungan dapat disimpulkan
sebagai berikut:
a. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Pasar dan Pemasaran.
Kesimpulan aspek pasar adalah layak dengan pangsa pasar yang luas
dan potensial serta adanya peningkatan permintaan pasar yang membuka
peluang market share lebih besar dari tahun sebelumnya.
Kesimpulan aspek pemasaran adalah layak dengan segmentasi dan
target pasar yang jelas dan potensial untuk mendapatkan margin keuntungan
yang besar yang didukung oleh bauran pemasaran diterapkan oleh
perusahaan.
b. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Teknis dan Teknologi.
Kesimpulan aspek teknis dan teknologi adalah layak untuk mendirikan
usaha t-shirt dan distro CV. Herlina dengan dasar bahan pembantu dapat
diperoleh di pasar, dan penggunaan teknologi yang dapat menunjang
kelancaran dan kualitas produksi semakin baik sehingga dapat memenuhi
kapasitas dan jumlah produksi yang telah ditetapkan..
c. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Manajemen.
Kesimpulan aspek Manajemen adalah layak dengan pengaturan
pengelolaan perusahaan secara profesional dapat diwujudkan perusahaan
yang kuat dan berkembang di masa depan.
d. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Sumber Daya Manusia.
Kesimpulan aspek sumber daya manusia adalah layak dengan
tersedianya tenaga kerja yang potensial dan direkrut secara selektif serta
adanya peraturan yang jelas dan tegas untuk melindungi kepentingan
perusahaan dan tenaga kerja.
e. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Keuangan.
Kesimpulan aspek keuangan adalah layak dengan penilaian terhadap
investasi mempunyai nilai positif atau dari setiap proyeksi mengalami
peningkatan dan menghasilkan keuntungan yang naik setiap tahunnya.
f. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Lingkungan Hidup,
Ekonomi, Sosial, dan Politik, serta Yuridis.
32
Kesimpulan aspek Lingkungan Hidup, Ekonomi, Sosial, dan Politik, serta
Yuridis adalah layak dengan adanya beberapa alternatif penanggulangan
dampak lingkungan hidup, berdampak positif terhadap perekonomian dan
peraturan yang melindungi legalitas suatu bisnis.
B. REKOMENDASI
Berdasarkan hasil penelitian mengenai kelayakan bisnis CV. Herlina melalui
analisis berbagai aspek dengan suatu kesimpulan akhir bahwa aspek-aspek yang
diteliti menunjukkan kelayakan usaha t-shirt dan distro, maka berdasarkan
kesimpulan tersebut merekomendasikan CV. Herlina dibangun dan dikembangkan
sebagai usaha yang bergerak dalam bidang produksi t-shirt dengan desain yang
menarik.
33