0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan33 halaman

Studi Kelayakan Bisnis CV. Herlina Distro

Dokumen tersebut memberikan ringkasan tentang: 1. CV Herlina bergerak di bidang manufaktur t-shirt dengan desain artistik dan menjualnya melalui distro. 2. Studi kelayakan bisnis dilakukan untuk membangun CV Herlina dari awal. 3. CV Herlina diharapkan memberikan manfaat seperti produk t-shirt dengan desain bagus dan lapangan kerja.

Diunggah oleh

Abdul Gani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan33 halaman

Studi Kelayakan Bisnis CV. Herlina Distro

Dokumen tersebut memberikan ringkasan tentang: 1. CV Herlina bergerak di bidang manufaktur t-shirt dengan desain artistik dan menjualnya melalui distro. 2. Studi kelayakan bisnis dilakukan untuk membangun CV Herlina dari awal. 3. CV Herlina diharapkan memberikan manfaat seperti produk t-shirt dengan desain bagus dan lapangan kerja.

Diunggah oleh

Abdul Gani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

IKHTISAR

A. Nama Industri / Jenis Usaha


Perusahaan yang diajukan sebagai objek penelitian studi kelayakan bisnis
yaitu CV. Herlina, yang berlokasi di Otto Iskandardinnata, Kecamatan Tarogong
Kidul, Kabupaten Garut.

B. Bidang Industri
Bidang industri yang dijalani oleh CV. Herlina adalah Industri Manufaktur,
yang memproduksi t-shirt dengan desain gambar yang artistik dan menjualnya
melalui distro “Herlina”.

C. Sifat Usaha
CV. Herlina merupakan perusahaan baru yang direncanakan dibangun dari
awal melalui perencanaan kelayakan bisnis yang dilakukan oleh peneliti, dengan
produk hasil bersifat follower yaitu produksi / penyablonan t-shirt.

D. Deskripsi Usaha dan Manfaat Bagi Konsumen


Distro disefinisikan sebagai distributor outlet yang menjual dan mendesain
pakaian dimana sebagian besar jenis pakaiannya ditawarkan untuk kalangan muda
dengan beragam jenis seperti; t-shirt, celana jeans, kaos, dan aksesoris yang
menunjang penampilan dari produk yang ditawarkan.
Produk yang ditawarkan oleh distro mengikuti perkembangan mode fashion
dan mengikuti kebutuhan pasar dengan harga yang relatif terjangkau oleh
konsumen.
Dengan kondisi ini, peluang usaha distro cukup menjanjikan dan
memberikan keuntungan relatif besar bagi pemilik atau pengelolanya. Keadaan ini
dapat dimaklumi karena masyarakat Garut relatif konsumtif, sehingga tidak perlu
sering berbelanja pakaian dengan mode up to date ke luar kota..
Dengan berdirinya CV. Herlina diharapkan mempunyai manfaat yang besar
bagi masyarakat melalui aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan dalam melayani
masyarakat sebagai konsumen. Manfaat yang dapat diperoleh masyarakat yaitu:
a. Masyarakat memperoleh produk t-shirt dengan desain gambar artistik.

1
b. Merupakan kesempatan bisnis untuk menjadi jaringan distribusi sebagai agen.
c. Membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar perusahaan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi bisnis t-shirt dan distro dapat berasal dari
dalam perusahaan (Faktor Internal) dan luar perusahaan (Faktor Eksternal), yaitu:
a. Faktor Internal
1. Dukungan teknologi dalam mekanisasi proses dapat meningkatkan kualitas
produk yang dihasilkan.
2. Kualitas sumber daya manusia berperan penting sebagai pelaksana
operasi perusahaan.
3. Pengelolaan manajemen perusahaan yang profesional dapat meningkatkan
kinerja dan produktivitas perusahaan.
b. Faktor Eksternal
1. Tingkat daya beli masyarakat yang variatif berdampak pada penentuan
target pasar.
2. Persaingan dari perusahaan sejenis yang ada di Kabupaten Garut.
3. Dampak terhadap lingkungan hidup berhubungan dengan limbah yang
dihasilkan.

E. Waktu Studi dan Subyek Yang Melakukan Penelitian


Waktu studi yang dilakukan pada usaha t-shirt dan distro “Herlina”
dilaksanakan mulai bulan Maret – Juni 2006. Tahapan penelitian dimulai dengan
pembuatan desain, analisis aspek-aspek, perhitungan anggaran, penilaian investasi
dan pembuatan laporan.
Penelitian dilaksanakan oleh Merlin Herlina, NPM. 3402504920, mahasiswa
Semester VI Jurusan Manajemen S1 / Karyawan, Fakultas Ekonomi Universitas
Garut. Penelitian studi kelayakan bisnis dibimbing dan diarahkan oleh Bapak
M. Rismawan. SE., selaku Instruktur Praktikum Studi Kelayakan Bisnis, dan Bapak
Hedi Cupiadi, selaku Asisten Instruktur Laboratorium Studi Kelayakan Bisnis,
Fakultas Ekonomi Universitas Garut.

F. Hasil Studi
Secara parsial hasil studi terhadap aspek-aspek yang dianalisis mempunyai
kesimpulan awal sebagai berikut:
1. Aspek Pasar dan Pemasaran adalah layak.

2
2. Aspek Teknis dan Teknologi adalah layak.
3. Aspek Manajemen adalah layak.
4. Aspek Sumber Daya Manusia adalah layak.
5. Aspek Keuangan adalah layak.
6. Aspek Lingkungan Hidup, Ekonomi, Sosial, dan Politik serta Yuridis adalah
layak.

Dan kesimpulan komprehensif terhadap aspek-aspek tersebut mengenai


pendirian CV. Herlina yang akan bergerak dalam bisnis t-shirt dan distro adalah
layak untuk didirikan dan dikembangkan.

3
BAB II
PROSES DAN HASIL STUDI TIAP ASPEK

A. ASPEK PASAR DAN PEMASARAN


A.1. Aspek Pasar
Pengertian pasar adalah suatu tempat interaksi antara permintaan dengan
penawaran dalam membentuk harga pasar. Dalam suatu kegiatan bisnis dilihat dari
aspek pasar terdapat dua bentuk pasar yaitu pasar produsen dan pasar konsumen.
CV. Herlina dalam memilih dan menetapkan bentuk pasar dari sisi pasar
produsen dari adalah Pasar Oligopoli, dengan pertimbangan sebagai berikut:
a. Bisnis T-Shirt dan Distro diproduksi oleh beberapa perusahaan dengan desain
yang relatif sama.
b. Penentuan harga jual sangat menentukan agar T-Shirt laku dijual di pasar.
Sedangkan dari sisi pasar konsumen CV. Herlina memilih dan menetapkan
bentuk pasar yaitu Pasar Konsumen dan Pasar Reseller dengan pertimbangan
sebagai berikut:
a. Konsumen dapat membeli langsung barang untuk dinikmati / dikonsumsi
langsung.
b. Dapat dijual kembali berdasarkan kesepakatan yang telah ditetapkan oleh pihak
produsen.
Peramalan permintaan pasar menggunakan data permintaan tahun 2006
sebagai acuan proyeksi permintaan tahun 2007 - 2010, yaitu sebagai berikut:
DATA PERMINTAAN TAHUN 2006
Demand
NO Bulan
(Y)
1 Januari 3020
2 Februari 3170
3 Maret 3545
4 April 4112
5 Mei 4208
6 Juni 4324
7 Juli 4631
8 Agustus 4823
9 September 5269
10 Oktober 5506
11 November 5641
12 Desember 6000

4
PLOT DATA PERMINTAAN TAHUN 2006
7000

6000

5000

4000
JUMLAH (UNIT)

3000

2000

1000

Oktober

November

Desember
Januari

Februari

Juni
Mei

Juli
Maret

September
April

Agustus

PERIODE

Dengan melihat gambar / plot data permintaan tahun 2006 menunjukkan


bahwa permintaan pasar cenderung meningkat (trend naik) sehingga peluang usaha
t-shirt dan distro ini terbuka lebar..

Kesimpulan aspek pasar adalah layak dengan pangsa pasar yang luas dan
potensial serta adanya peningkatan permintaan pasar yang membuka peluang
market share lebih besar dari tahun sebelumnya.

A.2. Aspek Pemasaran


Secara umum konsep pemasaran didefinisikan sebagai fungsi untuk
menciptakan, mengkomunikasikan dan menyampaikan produk berupa barang atau
jasa kepada konsumen. Konsep pemasaran mempunyai tujuan untuk melayani
kebutuhan dan mendapatkan loyalitas dan kepuasan konsumen.
Untuk menentukan strategi pemasaran yang sesuai dengan produk barang
atau jasa yang ditawarkan maka dilakukan tahap segmentasi, target, posisi produk
dan bauran pemasaran.

5
A.2.1. Segmentasi Pasar
Pada saat ini aktivitas berkembang dengan pesat, hal ini ditandai dengan
banyak munculnya perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang
manufaktur dan semakin beragamnya aktivitas yang ditawarkan.
Segmentasi pasar adalah membagi pasar heterogen menjadi kelompok
pembeli yang relatif homogen dibedakan menurut kebutuhan, karakteristik, yang
mungkin mem butuhkan produk yang homogen atau yang berbeda.
Untuk peluang usaha t-shirt dan distro, CV. Herlina menetapkan segmen
pasar yang dipilih adalah berdasarkan aspek sebagai berikut:
a. Aspek Geografis, pendirian dan operasional perusahaan berlokasi di kota Garut,
dan perluasannya meliputi Sumedang, Tasik, dan Ciamis.
b. Aspek Demografis, dasar pertimbangan yaitu karakteristik produk t-shirt yang
dijual merupakan produk fashion untuk kalangan remaja.

A.2.2. Target Pasar


Merupakan penentuan target pasar yang dipilih dan dijadikan sebagai
sasaran penjualan produk. Penentuan target ini harus disesuaikan dengan
beberapa hal diantranya:
 Karekateristik produk : T-Shirt dengan desain distro
 Kemampuan perusahaan : menyajikan berbagai desain distro dengan berbagai
ukuran dan jenis desain yang lebih variatif.
 Pertumbuhan pasar : relatif cepat dan besar seiring cepatnya
perkembangan mode dan ekspansi usaha yang
semakin luas.
Target pasar yang akan dijadikan sasaran pemasaran adalah konsumen /
masyarakat kota Garut dengan usia remaja (pria dan wanita).

A.2.3. Posisi Produk dan Perusahaan


Proses penetapan keunggulan produk dan perusahaan di mata konsumen.
Dalam menentukan posisi produk / perusahaan harus mengidentifikasi keunggulan
produk yang dimiliki, yaitu:
 Outlet yang terjangkau oleh konsumen
 T-Shirt dengan berbagai ukuran, warna, dan desain distro yang menarik.
 Harga yang terjangkau oleh masyarakat ekonomi menengah dan bawah.

6
Keunggulan produk yang dominan yang dipilih adalah desain distro yang
sangat menarik.
Dalam hal ini perusahaan dituntut untuk mengkomunikasikan dan
mengkomersilkan desain distro yang lebih inovatif dengan melengkapi:
 Peralatan komputer, printer, dan design software yang lebih berkualitas.
 Peralatan sablon yang lebih representatif.
 Bahan T-Shirt yang berkualitas baik.

A.2.4. Analisis Pesaing


Tujuan dari analisis pesaing adalah agar perusahaan dapat menetapkan
kebijakan pemasaran yang lebih kompetitif dan tepat dengan menonjolkan
keunggulannya. Terdapat beberapa langkah menganalis pesaing yaitu:
 Terdapat beberapa perusahaan yang memproduksi t-shirt dan distro.
 Sasaran pesaing adalah produk t-shirt dengan model yang trelatif sama.
 Strategi pesaing yaitu desain yang unik dan sederhana.
 Kekuatan jaringan pesaing lebih luas dan citra produk yang kuat, dan
kelemahan pesaing yaitu memproduksi desain distro dalam jumlah yang
cukup besar dan harga relatif lebih tinggi.
 Reaksi pesaing dengan hadirnya t-shirt dan distro Herlina’s adalah dengan
melakukan pemasaran lebih intensif.
 Pesaing yang menjadi sasaran adalah perusahaan t-shirt dan distro dengan
desain gambar yang dominan namun harganya relatif ekonomis.

A.2.5. Bauran Pemasaran


Marketing Mix (Bauran Pemasaran) merupakan komponen kebijakan
perusahaan yang ditetapkan untuk mencapai sasaran perusahaan. Bauran
Pemasaran untuk bisnis T-Shirt dan Distro “Herlina’s” ini terdiri dari:
a. Produk / Product
 Produk t-shirt dengan desain gambar yang menarik.
 Kemasan yang lebih variatif dan berdaya guna..
b. Harga / Price
 Harga yang bersaing dibandingkan perusahaan pesaing.

7
 Harga jual t-shirt ditetapkan sebesar Rp. 37.500, berdasarkan harga
pasar berkisar antara Rp 35.000 – Rp 50.000.
c. Tempat Distribusi / Distribution
 Lokasi tempat berdiri perusahaan yaitu di Jalan Otto Iskandardinnata
(Otista) Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.
 Lokasi yang strategis dekat dengan konsumen dan mudah dijangkau
menggunakan kendaran baik pribadi maupun angkutan umum.
 Distribusi produk yaitu wilayah Kabupaten Garut.
d. Promosi / Promotion
 Advertising (iklan promosi melalui famplet, brosur, papan nama, surat
kabar lokal, dan radio)
 Public Relations Publicity (pameran dan kegiatan sosial).
 Word of Mouth (menyebarkan informasi melalui sumber daya
konsumen).

Kesimpulan aspek pemasaran adalah layak dengan segmentasi dan target


pasar yang jelas dan potensial untuk mendapatkan margin keuntungan yang besar
yang didukung oleh bauran pemasaran diterapkan oleh perusahaan.

B. ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI

B.1. Pemilihan dan Perencanaan Produk


Dalam sebuah bisnis yang bergelut dalam bidang produksi, produk yang
disajikan ialah termasuk ke dalam proses yang dilakukan dan produk yang
ditawarkan. Dalam hal ini, produk yang diproduksi oleh Distro “Herlina” adalah
produk pakaian atau T-Shirt dengan desian gambar yang menarik sebagai produk
unggulan, disamping produk lainnya yang diproduksi.
Perusahaan berusaha menyediakan berbagai jenis t-shirt yang disesuaikan
dengan model atau jenis yang sedang berkembang dan banyak disukai oleh banyak
kalangan masyarakat.
Adapun proses produksi desain t-shirt tersebut adalah sebagai berikut:

8
Pembuatan
PERALATAN
Negatif
OFFSET
Film

Pencetakan
DESAIN SABLON SETRIKA PENGEMASAN
Gambar
GAMBAR
pada t-shirt

Pengeringan Perapihan
PENJEMURAN hasil
pencetakan /
sablon

B.2. Rencana Kualitas


Dalam hal rencana kualitas, perusahan berpegang pada prinsip dimensi
kualitas produk yang dihasilkan, yaitu sebagai berikut:
a. Performance : fungsi utama dari t-shirt sebagai pakaian untuk menutupi
tubuh, dengan berbagai model yang disukai oleh
konsumen.
b. Feature : dalam proses pembuatan t-shirt, perusahaan selalu
mengikuti trend atau model yang sedang marak.
c. Comformance : t-shirt tersedia dalam berbagai ukuran, warna, gambar
dan model.
d. Durability : bahan t-shirt merupakan bahan yang berkualitas baik dan
tidak cepat mudah rusak atau usang.
e. Serviceability : memiliki tempat relatif luas untuk menampung pengunjung
atau pembeli serta disediakannya kamar pas untuk
mencoba t-shirt yang dijual.
f. Aesthetic : nilai-nilai estetika sesuai pertimbangan pribadi dan
persepsi konsumen.
g. Reliability : kesesuaian janji dengan kenyataannya, dimana
perusahaan semaksimal mungkin memberikan yang
terbaik bagi konsumen.

9
h. Fit and Finish : kepuasan konsumen setelah menggunakan t-shirt
sehingga menjadi nilai tambah bagi perusahaan.

B.3. Pemilihan Teknologi


Pemakaian teknologi pada bisnis Distro “Herlina” ini menggunakan peralatan
sebagai berikut:
a. Perangkat komputer, printer, serta design software yang dipakai pada proses
desain gambar.
b. Peralatan Offset, digunakan untuk pembuatan negatif film.
c. Peralatan Sablon, untuk mencetak gambar pada t-shirt polos.
d. Setrika Uap, berfungsi untuk merapihkan T-Shirt.

B.4. Rencana Kapasitas Produksi


Dengan menganalisis kemampuan sumber daya manusia, besarnya pasar yang
menjadi tujuan serta pertumbuhan pasar di masa yang akan datang, maka perusahaan
menetapkan rencana kapasitas produksi seperti tertera pada tabel berikut:
Produksi Max / Bulan 5.486 buah
Hari Kerja 26 hari
Produksi Max / Hari 211 buah
Kapasitas / Bulan 3.000 buah
Kapasitas / Hari 115 buah
Jumlah Fasilitas 2 unit
Kapasitas Max / Hari 231 buah
Kapsitas Max / Bulan 6.006 buah

B.5. Perencanaan Lokasi Perusahaan


Penetapan lokasi pabrik berdasarkan pada jalur transportasi dimana letak
perusahaan berada pada lingkungan atau tempat yang menjadi area pusat
perbelanjaan. Selain itu, fasilitas untuk produksi cukup memadai dengan lahan yang
cukup luas untuk menempatkan setiap bagian perusahaan pada satu tempat
tertentu, dan lingkungan masyarakat sekitar perusahaan berdiri cukup mendukung
pelaksanaan aktivitas perusahaan.
Adapun kriteria yang ditentukan dalam perencanaan lokasi perusahaan
berdasarkan wilayah, bahan baku, sarana, dan tenaga kerja dengan bobot bahan
baku (20%), sarana (40%), dan tenaga kerja (40%).

10
Lebih jelasnya mengenai rencana lokasi perusahaan dapat dilihat pada tabel
sebagai berikut:

Pembobotan
Wilayah Bahan Tenaga Nilai Akhir
Baku Sarana Kerja
Garut Kota 6 7 5 6.2
Tarogong 6 7 6 6.4
Probabilitas 20% 40% 40% 100%

Keputusan yang diambil berdasarkan nilai akhir terbesar, dimana wilayah


Tarogong (Jalan Otto Iskandardinnata) memiliki nilai 6,4 lebih besar dari Garut Kota
(nilai 6,2).

B.6. Perencanaan Tata Letak Fasilitas dan Bagian Lainnya


Rencana tata letak / layout fasilitas ruangan untuk bisnis Distro yang akan
digunakan adalah sebagai berikut:

DATA BANGUNAN

No Kategori Bangunan Jumlah Ukuran Luas

  BANGUNAN TERTUTUP    
1 Ruang Showroom 1 7 x 7 49,0 m2
2 Kamar Pas 2 1 x 1 2,0 m2
3 Ruang Manajer 1 2 x 3 6,0 m2
4 Ruang Administrasi 1 3 x 4 12,0 m2
5 Ruang Penyimpanan 1 2 x 3 6,0 m2
6 Ruang Perapihan 1 2 x 3 6,0 m2
7 Toilet 1 1,5 x 1,5 2,25 m2
8 Mushola 1 2 x 4 8,0 m2
9 Dapur 2 2 x 4 16,0 m2
10 Gudang Bahan Pendukung 1 3 x 4 12,0 m2
11 Ruang Produksi 1 5 x 9 45,0 m2
12 Ruang Genset dan Pompa 1 1,5 x 1,5 2,25 m2
13 Pos Satpam 1 2 x 2 4,0 m2
14 Ruas Antar Ruang 1 3 x 3 9,0 m2
  BANGUNAN TERBUKA      
15 Tempat Penjemuran 1 7 x 11,1 77,75 m2
16 Area Parkir 1 7 x 7,4 52,00 m2
TOTAL LUAS TANAH DAN BANGUNAN 309,25 m2

11
12
B.7. Perencanaan Jumlah Produksi
Perencanaan jumlah produksi untuk bisnis Distro lebih berfokus pada jumlah
produk T-Shirt yang diproduksi, namun demikian dipengaruhi oleh faktor-faktor
jumlah permintaan dari konsumen dan pelanggan, kapasitas mesin-mesin yang
digunakan, besarnya modal kerja yang ditanamkan dalam bisnis t-shirt dan distro
ini, dan ketersediaan suply bahan pembantu di pasar
Rencana jumlah produksi yang akan di terapkan dengan mengambil market
share sebesar 45% adalah sebagai berikut:

Market Rencana Produksi


Bulan
Share 2007 2008 2009 2010
Januari 45% 2.787 3.919 4.747 5.272
Februari 45% 2.893 3.999 4.802 5.302
Maret 45% 2.997 4.078 4.856 5.330
April 45% 3.098 4.154 4.907 5.355
Mei 45% 3.198 4.229 4.956 5.379
Juni 45% 3.295 4.301 5.003 5.401
Juli 45% 3.391 4.371 5.047 5.421
Agustus 45% 3.484 4.439 5.090 5.438
September 45% 3.575 4.505 5.130 5.453
Oktober 45% 3.664 4.568 5.169 5.466
November 45% 3.751 4.630 5.206 5.477
Desember 45% 3.836 4.689 5.240 5.486
Jumlah 41.976 53.889 62.161 66.791

B.8. Pengawasan Kualitas


Sesuai dengan perencanaan dalam rencana kualitas terdahulu, perusahaan
tetap berpegang teguh pada rencana tersebut dalam melaksanakan aktivitas
produksi t-shirt. Sebagai wujud dari pengendalian kualitas, perusahaan
menggunakan sistem Layanan Konsumen.
Pada Layanan Konsumen ini, konsumen dapat memberi saran, kritik
ataupun keluhan terhadap pelayanan perusahaan. Nantinya, dari setiap saran, kritik
dan keluhan tersebut ditampung untuk didiskusikan dengan melibatkan peran
konsumen itu sendiri. Semua itu dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi
kebutuhan dan kepuasan konsumen.

13
Kesimpulan aspek teknis dan teknologi adalah layak untuk mendirikan usaha
t-shirt dan distro CV. Herlina dengan dasar penggunaan teknologi yang dapat
menunjang kelancaran dan kualitas produksi telah ditetapkan.
C. ASPEK MANAJEMEN
Manajemen adalah suatu proses yang khas terdiri dari tindakan-tindakan
yang dimulai dari penentuan tujuan sampai pengawasan, dimana masing-masing
bidang digunakan baik ilmu pengetahuan maupun keahlian yang diikuti secara
berurutan dalam rangka usaha mencapai tujuan atau sasaran yang diinginkan.
Untuk mewujudkan hal diatas maka dalam operasional perusahaan
menerapkan konsep manajemen dari G.R Terry yang terdiri dari Planning
(Perencanaan), Organizing (Pengorganisaian), Actuating (Pergerakan), dan
Controlling (Pengawasan) yang dijabarkan sebagai berikut:

C.1. Perencanaan
C.1.1. Perencanaan Strategi
Perencanaan yang dilakukan perusahaan untuk beroperasi secara
berkesinambungan adalah sebagai berikut:
 Menetapkan tujuan perusahaan.
Tujuan merupakan sesuatu yang ingin dicapai oleh suatu individu atau
organisasi. Dalam hal ini yang menjadi tujuan perusahaan adalah memperoleh
profit yang sebesar-besarnya dan mensejahterakan para pegawainya.
 Anggaran Perusahaan
Anggaran adalah rencana keuangan yang tersusun secara sistematis dalam
bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter yang meliputi seluruh kegiatan
perusahaan untuk periode tertentu di masa yang akan datang. Sistem anggaran
yang digunakan adalah Sistem Anggaran Tradisional, dimana sistem ini disusun
berdasarkan jenis pengeluarannya.
 Rencana kerja perusahaan.
Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan maka perusahaan membuat rencana
kerja tahunan sebagai berikut:
Tahun Rencana Kerja Indikator
2006 Perhitungan Investasi & Penanaman Survey / Studi Kelayakan Bisnis dan
Modal Pembangunan Perusahaan
2007 Perusahaan Berproduksi Target tahun pertama tercapai

14
2008 Optimalisasi Produksi Target tahun kedua tercapai
2009 Stabilisasi Produksi & Pemasaran Target BEP tercapai
2010 Peningkatan Produksi & Pemasaran Peningkatan market share
C.1.2. Perencanaan Anggaran
Dalam merencanakan pendirian suatu bisnis, anggaran memegang peranan
yang sangat penting melalui pengkategorian sebagai berikut:
 Anggaran Bahan Baku
Yaitu anggaran untuk bahan baku langsung (bahan baku tidak langsung akan
dimasukan pada Anggaran Biaya Overhead Pabrik).
 Anggaran Tenaga Kerja
Yaitu anggaran untuk tenaga kerja yang secara langsung berperan dalam
proses produksi (tenaga kerja yang secara tidak langsung berperan dalam
proses produksi di masukan dalam Biaya Overhead Pabrik).
 Anggaran Modal
Adalah anggaran aktiva tetap berhubungan dengan keseluruhan
proses perencanaan dan pengambilan keputusan mengenai pengeluaran dana
yang dibutuhkan dalam jangka waktu waktu tertentu.
 Anggaran Kas.
Anggaran kas menunjukan rencana sumber, dan pengeluaran kas selama
tahun anggaran terdiri dari rencana penerimaan dan pengeluaran kas.

C.2. Pengorganisasian
C.2.1. Struktur Organisasi
Struktur organisasi dapat diartikan sebagai susunan dan hubungan antara
bagian dan posisi dalam perusahaan. Struktur organisasi menjelaskan pembagian
aktivitas kerja sampai batas-batas tertentu. Berikut bagan struktur organisasi Distro
”Herlina”:

15
16
C.2.2. Bentuk Organisasi
Bentuk organisasi Distro “Herlina’s” yang digunakan adalah Organisasi
Fungsional dimana bidang-bidang yang ada dalam perusahaan dpat bekerja
secara optimal dan dapat bekerja sama dengan baik antar bagian.

C.2.3. Pembagian Kerja


Asas ini dikaitkan dengan posisi yang akan ditempati dalam unit
organisasi agar aktivitas perusahaan dapat berjalan dengan baik. Pembagian
kerja pada struktur organisasi tersebut diuraikan sebagai berikut:
 Manajer merupakan jabatan tertinggi yang memimpin jalannya perusahaan,
 SPV. Keuangan berfungsi sebagai pengatur arus kas perusahaan,
 SPV. Personalia berfungsi dalam pemberdayaan sumber daya manusia
dalam perusahaan,
 SPV. Produksi berfungsi melaksanakan proses danpengawasan produksi,
 SPV. Pemasaran berfungsi sebagai ujung tombak dalam pemasaran produk
ke pasar,
 Desainer berfungsi sebagai pembuat gambar desain produk,
 Kasir berfungsi sebagai bagian yang mengelola transaksi penjualan,
 Staf berfungsi sebagai pembantu kepala bagian dalam melaksanakan
tugasnya sesuai bidang / unit kerja,
 Pembantu umum berfungsi sebagai tenaga non teknis yang membantu
kegiatan perusahaan,
 Satpam berfungsi sebagai bagian pengamanan dari gangguan baik dari
dalam maupun dari luar perusahaan.

C.2.4. Pelimpahan Wewenang dan Tanggung Jawab


Pelimpahan wewenang merupakan penyerahan sebagian hak untuk
mengambil keputusan yang diperlukan agar tugas serta tanggung jawab tetap
dapat dilaksanakan denga baik oleh seorang atasan kepada bawahannya atau
antar bagian. Dalam hal ini pelimpahan wewenang dipegang langsung oleh
manajer sebagai pengambil keputusan.

17
C.3. Pergerakan
Dalam pergerakan menyangkut mengenai hal kepemimpinan. Gaya
kepemimpinan dapat dibagi ke dalam beberapa macam diantaranya;
Kharismatik, Otoriter, Demokratis, dan lain sebagainya. Dalam hal ini
perusahaan menerapkan Gaya Kepemimpinan Demokratis, dimana diantara
atasan dan bawahan dapat berbaur dan bekerja sama memajukan perusahaan.
Fungsi penggerakan di dalam perusahaan berfungsi untuk
mempengaruhi orang lain agar bersedia menjadi pengikut, melakukan daya
tolak pada seseorang (orang-orang), membuat seseorang mau mengerjakan
tugasnya dengan lebih baik, dan mendapatkan, memelihara dan memupuk
loyalitas dan tanggung jawab kepada tugas, pimpinan dan organisasinya.
Implememtasi Kepemimipinan Demokratis dijelaskan sebagai berikut:
 Melibatkan peran orang lain.
 Melibatkan distribusi yang tidak rnerata atas kekuasaan antara pemimpin
dan yang dipimpin.
 Secara sah memberikan hak untuk mengarahkan dan mempengaruhi.

C.4. Pengendalian
Terdapat berbagai jenis pengendalian dalam manajemen. Salah satunya
adalah pengendalian yang memfokuskan pada aktivitas masukan – pengolahan –
keluaran (input – process – output). Pada masing-masing aktivitas perusahaan
memerlukan berbagai standar kualitas dan kuantitas yang layak.
Pengendalian atau pengawasan di dalam manajemen memiliki berbagai
fungsi pokok antara lain; mencegah terjadi penyimpangan, memperbaiki
penyimpangan, mendinamisasikan organisasi, dan rasa tanggung jawab.
Fungsi pengendalian dapat berjalan dengan baik dengan memperhatikan
prinsip-prinsip sebagai berikut::
 Perencanaan pengendalian harus direncanakan dengan baik dan detil.
 Merefleksikan sifat pengawasan pada bidang-bidang yang diawasi.
 Penyimpangan dilaporkan secepatnya.
 Bersifat fleksibel, dinamis, dan ekonomis.
 Merefleksikan pola kerja unit organisasi, misalnya mengenai standar biaya.
 Diberlakukannya tindakan korektif terhadap kesalahan dan siapa yang
bertanggung jawab.

18
Dengan menerapkan konsep manajemen secara objektif dan sesuai
dengan konsep manajemen yang digunakan, maka bisnis T-Shirt dan Distro ini
dapat layak beroperasi dan berproduksi.

D. ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA


Tanpa tersedianya Sumber Daya Manusia yang relevan menyebabkan bisnis
tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Sumber Daya Manusia merupakan
aspek penting dalam kajian layaknya suatu bisnis.

D.1. Perencanaan Sumber Daya Manusia


Proses penempatan SDM sesuai tugas dan tanggung jawab pekerjaan yang
akan dilaksanakan berdasarkan perencanaan struktur organisasi, melalui kualifikasi
SDM sebagai berikut:
 Manajer, berjiwa pemimpin dan terampil dalam memaksimalkan pengaruhnya
untuk melaksanakan dan melancarkan aktivitas perusahaan.
 SPV. Keuangan, menguasai manajemen keuangan atau akuntasi dalam proses
pembukuan arus kas perusahaan.
 SPV. Personalia, mempunyai keterampilan mempengaruhi dan mengelola SDM.
 SPV. Produksi dan Gudang, memiliki dasar teknik proses produksi dan
penyimpanan inventory bahan baku.
 SPV. Pemasaran, memiliki pengalaman pemasaran dan pelayanan untuk
mempercepat dan peningkatan target pasar sasaran.
 Kasir, memiliki keterampilan akuntansi untuk membantu bagian keuangan.
 Desainer, mempunyai keahlian dalam mendesain gambar dan mengenal bidang
fashion.
 Staf, sebagai tenaga operasional dengan pengalaman yang cukup sesuai
dengan bidang kerjanya.
 Pembantu Umum, tenaga pembantu kegiatan perusahaan secara umum bersifat
non teknis.
 Satpam, mempunyai keterampilan beladiri dan bersertifikat keamanan dari
kepolisian.
 Karyawan Produksi, merupakan tenaga kerja langsung yang berhubungan
dengan produksi yang mempunyai pengalaman.

19
D.2. Analisis Pekerjaan
Analisis pekerjaan merupakan penjabaran deskripsi pekerjaan masing-masing
bagian dalam struktur organisasi menyangkut tugas dan tanggung jawab sebagai
berikut:
a. Manajer
 Membuat perencanaan umum dan strategis perusahaan.
 Mengawasi proses pelayanan dan produksi agar sesuai dengan program
yang telah ditetapkan
 Bertanggungjawab penuh baik di dalam maupun di luar perusahaan.
b. SPV. Keuangan
 Membuat laporan keuangan secara berkala.
 Merencanakan anggaran perusahaan.
 Melakukan transaksi pembelian bahan baku utama dan pendukung
berdasarkan koordinasi dengan bagian lain.
c. SPV. Personalia
 Membuat laporan prestasi pegawai secara berkala.
 Merencanakan kompensasi bagi pegawai.
 Merencanakan rekruitment pegawai.
d. SPV. Produksi dan Gudang
 Mengawasi jalannya produksi dan bertanggungjawab atas kelancaran
proses produksi.
 Merencanakan kebutuhan bahan baku utama dan pendukung.
 Bertanggungjawab menjaga stabilitas produksi produk untuk dipasarkan
e. SPV. Pemasaran
 Bertanggungjawab dalam pemasaran dan pelayanan kepada pelanggan.
 Melakukan promosi melalui media promosi.
 Mengevaluasi pelayanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
f. Kasir
 Bertanggungjawab dalam kelancaran proses transaksi dengan konsumen.
 Melakukan pembukuan harian transaksi penjualan.
 Membantu SPV. Keuangan dalam membuat laporan keuangan.
g. Desainer
 Bertanggungjawab dalam proses pembuatan desain gambar t-shirt.

20
 Merencanakan desain gambar untuk edisi terbatas.
 Melakukan penelitian keinginan konsumen dalam desain gambar.
h. Staf
 Bertugas dan bertanggungjawab sesuai dengan bidang pekerjaannya.
 Melaksanakan pelayanan dengan optimal kepada pelanggan.
 Membantu kepala bagian dalam memperlancar operasional perusahaan.
i. Satpam
 Bertugas dan bertanggungjawab mengenai keamanan dari gangguan
internal dan eksternal perusahaan.
j. Pembantu Umum
 Mempunyai tugas dalam bidang rumah tangga perusahaan.
 Membantu aktivitas perusahaan yang bersifat non teknis.
 Menjaga kebersihan dan kenyamanan ruangan.

D.3 Rekruitment, Seleksi dan Orientasi


Untuk memenuhi kebutuhan SDM di masa datang maka perusahaan
melakukan proses rekruitmen melalui penyebaran informasi lowongan pekerjaan
dengan cara iklan lowongan kerja di surat kabar atau radio.
Persyaratan SDM yang diperlukan dalam proses rekruitment adalah:

Jabatan Persyaratan Keterangan


Manajer a. Pendidikan Min. S1 Semua Jurusan
b. Pengalaman Kerja Min. 2 tahun
c. Min. IPK 3.50
d. Berdedikasi dan Jujur

SPV a. Pendidikan Min. S1 Ekonomi / Akuntansi /


b. Pengalaman Kerja Min. 1 tahun Logistik / Psikologi
c. Min. IPK 3.00
d. Berdedikasi dan Jujur

Kasir a. Pendidikan Min. D3 Akuntansi


b. Pengalaman kerja Min. 1 tahun
c. Min. IPK 2.75
d. Domisili di kota Garut

Desainer a. Pendidikan Min. D3 Komputer / Tata Busana /


b. Pengalaman Kerja Min. 1 tahun Desain Grafis
c. Min. IPK 3.00
d. Sanggup bekerja dalam tim

21
Staf a. Pendidikan Min. SMA sederajat SMA / Sederajat
b. Pengalaman Kerja tidak
diutamakan
c. Berdomisili di kota Garut
d. Mempunyai kendaraan sendiri

Pembantu a. Pendidikan Min. SMP SMP / sederajat


Umum b. Pengalaman tidak diutamakan
c. Berdomisili di kota Garut

Satpam a. Pendidikan Min. SMP SMP/ sederajat


b. Pengalaman kerja Min. 1 tahun
c. Domisili di kota Garut
d. Bersertifikat dari Polri

Selanjutnya calon pegawai yang akan diterima melalui rekruitmen,


dilanjutkan dalam proses seleksi untuk memilih SDM yang berkualitas dan sesuai
dengan bidang kerjanya melalui tahapan seleksi berikut:
a. Memilah dokumen rekruitmen yang lolos untuk tahap seleksi.
b. Melayangkan surat panggilan untuk mengikuti proses seleksi.
c. Test Seleksi Pegawai, melalui Test Tertulis,Test Kompetensi dan Wawancara.
d. Penerimaan Pegawai melalui penandatangan kontrak kerja.
e. Penempatan pegawai sesuai bidang kerjanya.
Calon pegawai yang diterima diberikan orientasi mengenai perusahaan
melalui:
a. Pengarahan mengenai visi dan misi perusahaan.
b. Pengarahan mengenai deskripsi pekerjaan.
c. Percobaan kerja selama 3 bulan.
d. Pelaksanaan Trainning (pelatihan dan pembinaan) sesuai bidang kerjanya.

D.4 Kompensasi
Merupakan sesuatu yang diterima oleh karyawan sebagai balas jasa untuk
pekerjaan yang telah dilaksanakan, perencanaan kompensasi direncanakan
sebagai berikut:
a. Gaji / Upah
Untuk menetapkan upah terbagi menurut dua macam tenaga kerja yaitu:
1. Tenaga Kerja Langsung
Besarnya upah disesuaikan dengan pengalaman dan diberikan melalui
sistem harian sebesar Rp. 22.500 / hari (karyawan produksi), Rp. 20.000 /

22
hari (karyawan perapihan dan pengemasan), dan Rp. 25.000 / hari
(karyawan front office) dengan proyeksi kenaikan per tahun sebesar 10%.

TENAGA KERJA LANGSUNG


Gaji /
Jumlah Upah / Gaji / Tahun
No Keterangan Bulan
Pekerja Hari (Rp) (Rp)
(Rp)
1 Karyawan Penyablonan 5 22.500,00 585.000,00 7.020.000,00
2 Karyawan Perapihan & Packaging 3 20.000,00 520.000,00 6.240.000,00
3 Karyawan Front Office (showroom) 4 25.000,00 650.000,00 7.800.000,00

2. Tenaga Kerja Tidak Langsung


Merupakan tenaga kerja yang tidak langsung berhubungan dengan proses
produksi, seperti Manajer, dimana besaran upah disesuaikan dengan
kemampuan dan pengalamannya yang dibayarkan secara bulanan dan
proyeksi kenaikan per tahun sebesar 5%.

TENAGA KERJA TIDAK LANGSUNG


Jumlah Gaji / Bulan Gaji / Tahun
No Keterangan
Pekerja (Rp) (Rp)
1 Manajer 1 1.750.000,00 21.000.000,00
2 SPV. Personalia   1 1.250.000,00 15.000.000,00
3 SPV. Keuangan 1 1.250.000,00 15.000.000,00
4 Kasir   1 900.000,00 10.800.000,00
5 SPV. Pemasaran 1 1.250.000,00 15.000.000,00
6 Staf Pemasaran   2 850.000,00 10.200.000,00
7 SPV. Produksi dan Gudang 1 1.250.000,00 15.000.000,00
8 Desainer Gambar   1 1.250.000,00 15.000.000,00
9 Staf Produksi dan Gudang 2 850.000,00 10.200.000,00
10 Pembantu Umum 2 400.000,00 4.800.000,00
11 Satpam 2 450.000,00 5.400.000,00

b. Imbalan Non Finansial


Diberikan berupa reward (penghargaan) kepada staf /pegawai yang dianggap
berprestasi berdasarkan beberapa penilaian seperti disiplin jam kerja, dan
pencapaian target pekerjaan.

D.5. Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Untuk menjaga dan menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, maka
pihak manajemen mempersiapkan sarana dan prasarana sebagai berikut:
 Menyediakan alat pemadam kebakaran.

23
 Menyediakan Kotak P3K dan obat-obatan.

 Menyediakan pakaian kerja sesuai dengan bidang kerja.

 Mengikutsertakan tenaga kerja ke dalam program Jamsostek.

D.6. Pemberhentian
Pemberhentian dapat menimbulkan kerugian baik bagi perusahaan maupun
pihak pegawai itu sendiri, oleh sebab itu pihak manajemen mengacu pada peraturan
yang berlaku dalam proses pemberhentian, diantaranya:
1. Bagi karyawan yang mengundurkan diri dan masa kerja lebih dari satu tahun,
maka karyawan tersebut berhak atas gaji bulan terakhir dan pesangon
sebesar satu bulan gaji.
2. Bagi karyawan yang melakukan pelanggaran dikenakan sanksi dengan
tahapan sebagai berikut:
a. Pelanggaran Pertama mendapat Surat Teguran 1
b. Pelanggaran Kedua mendapat Surat Teguran 2
c. Pelanggaran Ketiga mendapat Surat Teguran 3
d. Mengeluarkan Surat Pemutusan Kerja setelah karyawan mendapatkan
Surat Teguran 1 – 3, dan memberikan gaji bulan terakhir kepada
karyawan tersebut.

Kesimpulan aspek sumber daya manusia adalah layak dengan tersedianya


tenaga kerja yang potensial dan direkrut secara selektif serta adanya peraturan
yang jelas dan tegas untuk melindungi kepentingan perusahaan dan tenaga kerja.

E. ASPEK KEUANGAN
Untuk melaksanakan suatu bisnis tidak lepas dari perencanaan investasi
yang akan ditanam dalam bisnis tersebut, meliputi besar investasi, waktu
pengembalian investasi, dan besar keuantungan yang akan diperoleh. Hal ini
memerlukan perencanaan dan perhitungan yang seksama agar mendapatkan
gambaran dengan jelas kemampuan bisnis tersebut untuk menghasilkan
pendapatan dan keuntungan sesuai dengan unvestasi yang telah ditanamkan.

24
E.1. Kebutuhan dan Sumber Dana
Kebutuhan dana direncanakan dan ditetapkan melalui perhitungan-
perhitungan berdasarkan data-data sebagai berikut:
a. Data luas bangunan dan tanah.
b. Kebutuhan bahan pendukung.
c. Perhitungan investasi, depresiasi, dan amortisasi dari aset berwujud dan tidak
berwujud.
d. Perhitungan upah / gaji pegawai.
e. Perhitungan biaya produksi.
TABEL PERHITUNGAN SUMBER DANA
TOTAL KEBUTUHAN TAHUN PERTAMA Rp [Link],00

Sumber dana untuk menutupi dan mengoperasikan usaha T-Shirt dan distro
“Herlina” tersebut dapat dilakukan dengan alternatif sebagai berikut:
a. Seluruh kebutuhan dana berasal dari modal sendiri.
b. Seluruh kebutuhan dana berasal dari pinjaman bank.
c. Pembagian secara proporsional kebutuhan dana antara modal sendiri dan
pinjaman bank.
Sumber Dana Jumlah (Rp)
Modal Sendiri 791.147.150,00
Pinjaman Bank 500.000.000,00

Sumber dana untuk menutupi dan mengoperasikan usaha t-shirt dan distro
yang digunakan yaitu melalui pembagian secara proporsional kebutuhan dana
antara modal sendiri dan pinjaman bank dengan bunga pinjaman sebesar 12% dan
pola pengembalian pinjaman secara anuitas.

POLA PENGEMBALIAN PINJAMAN


Bunga: 12%
Tahun Pinjaman Pembayaran Bunga Pokok Sisa
Awal 2007 500.000.000,00       500.000.000,00
2007   164.617.218,15 60.000.000,00 104.617.218,15 395.382.781,85
2008   164.617.218,15 47.445.933,82 117.171.284,33 278.211.497,52
2009   164.617.218,15 33.385.379,70 131.231.838,45 146.979.659,07
2010   164.617.218,15 17.637.559,09 146.979.659,07 0,0

E.2. Perkiraan Cash Flow

25
Perkiraan Cash Flow diharapkan meningkat sebagai indikator bahwa
perusahaan mengalami peningkatan dalam pengembangan usaha t-shirt dan distro,
proyeksi cash flow CV. Herlina adalah sebagai berikut:

TABEL CASH FLOW


Tahun ke
Keterangan
0 1 2 3 4
Pemasukan:
Pinjaman 500.000.000,00
Modal 791.147.150,00
Penjualan T-Shirt - [Link],00 [Link],00 [Link],00 [Link],00
Depresiasi - 67.144.500,00 67.144.500,00 67.144.500,00 67.144.500,00
Amortisasi - 3.125.000,00 3.125.000,00 3.125.000,00 3.125.000,00
Total [Link],00 [Link],00 [Link],00 [Link],00 [Link],00
 
Pengeluaran:          
Investasi 742.262.500,00        
Angsuran Pokok   104.617.218,15 117.171.284,33 131.231.838,45 146.979.659,07
Beban Bunga - 60.000.000,00 47.445.933,82 33.385.379,70 17.637.559,09
Biaya Produksi - [Link],00 [Link],00 [Link],00 [Link],45
Biaya Pemasaran - 10.000.000,00 10.500.000,00 11.025.000,00 11.576.250,00
Biaya Administrasi - 6.000.000,00 6.600.000,00 7.260.000,00 7.986.000,00
Biaya Pelabelan - 20.988.000,00 29.638.950,00 37.608.010,00 44.449.410,50
Pajak Penjualan - 157.410.000,00 222.292.125,00 282.060.075,00 333.373.918,30
Pajak Penghasilan - 5.710.970,00 39.932.061,24 71.371.524,66 98.209.657,33
Total 742.262.500,00 [Link],15 [Link],39 [Link],81 [Link],74
 
Selisih 548.884.650,00 (11.503.838,15) 112.826.460,61 224.523.760,19 316.128.470,26
Kas Awal - 548.884.650,00 537.380.811,85 650.207.272,46 874.731.032,65
Kas Akhir 548.884.650,00 537.380.811,85 650.207.272,46 874.731.032,65 [Link],91

E.3. Proyeksi Rugi Laba


Setiap perusahaan menginginkan mendapatkan laba yang meningkat setiap
tahun, sehingga berusaha meningkatkan tingkat penjualan selama umur investasi
yang ditanamkan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat tabel Proyeksi Rugi Laba
sebagai berikut:

PROYEKSI RUGI LABA


Keterangan 2007 2008 2009 2010

26
Pemasukan:        
Hasil Penjualan T-Shirt 41.976 53.889 62.162 66.791
Total [Link],00 [Link],00 [Link],00 [Link],00
 
Pengeluaran:        
Pajak Penjualan (10%) 157.410.000,00 222.292.125,00 282.060.075,00 333.373.918,30
Biaya Produksi [Link],00 [Link],00 [Link],00 [Link],45
Biaya Pemasaran 10.000.000,00 10.500.000,00 11.025.000,00 11.576.250,00
Biaya Administrasi 6.000.000,00 6.600.000,00 7.260.000,00 7.986.000,00
Biaya Pelabelan 20.988.000,00 29.638.950,00 37.608.010,00 44.449.410,50
Beban Bunga 60.000.000,00 47.445.933,82 33.385.379,70 17.637.559,09
Total [Link],00 [Link],82 [Link],70 [Link],34
 
Laba Sebelum Pajak 28.554.850,00 199.660.306,18 356.857.623,30 491.048.286,66
Pajak Penghasilan (20%) 5.710.970,00 39.932.061,24 71.371.524,66 98.209.657,33
Laba Setelah Pajak 22.843.880,00 159.728.244,94 285.486.098,64 392.838.629,33

E.4. Penilaian Investasi


Untuk mengetahui kelayakan peluang usaha t-shirt dan distro ini dilakukan
penilaian terhadap investasi melalui perhitungan Break Event Point (BEP), Payback
Period (PBP), dan Internal Rate of Return (IRR) untuk mengetahui kelayakan bisnis
t-shirt dan distro tersebut.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat tabel penilaian investasi sebagai berikut:

TABEL PERHITUNGAN BREAK EVENT POINT


Keterangan 2007 2008 2009 2010
Pendapatan [Link],00 [Link],00 [Link],00 [Link],00
 
Jumlah Produk (unit) 41.976 53.889 62.162 66.791
Biaya Tetap (Fixed Cost) (Rp) 265.497.500,00 272.518.383,82 278.418.289,70 282.676.159,59
Total Biaya Variabel (Variabel Cost) [Link],00 [Link],24 [Link],66 [Link],08
Total Penjualan (Rp) [Link],00 [Link],00 [Link],00 [Link],00
Biaya Variabel per Unit (Rp) 30.630,80 33.228,95 36.303,47 39.799,14
Harga Jual per Unit (Rp) 37.500,00 41.250,00 45.375,00 49.913,00
Biaya Variabel dibanding Penjualan 0,82 0,81 0,80 0,80

BEP (unit) 38.651 33.976 30.692 27.950


BEP (Rp) [Link],96 [Link],26 [Link],93 [Link],97

TABEL PERHITUNGAN PAY BACK PERIODE (PBP)


Pemasukan Cummulative
Tahun Pengeluaran Net Cash Flow
Net Cash Flow

27
Depresiasi &
Net Profit
Ke Amostisasi
0 742.262.500,00 - - (742.262.500,00) (742.262.500,00)
1 - 22.843.880,00 70.269.500,00 93.113.380,00 (649.149.120,00)
2 - 159.728.244,94 70.269.500,00 229.997.744,94 (419.151.375,06)
3 - 285.486.098,64 70.269.500,00 355.755.598,64 (63.395.776,42)
4 - 392.838.629,33 70.269.500,00 463.108.129,33 399.712.352,91

PBP = 3,18 = 3 tahun


= 0.18*12 bulan = 2,16 bulan
= 0.16*30 hari = 5 hari

TABEL PERHITUNGAN INTEREST RATE OF RETURN (IRR)

Tahun Depresiasi &


Pengeluaran Net Profit Net Cash Flow
Ke Amostisasi

0 742.262.500,00 - - (742.262.500,00)
1 - 22.843.880,00 70.269.500,00 93.113.380,00
2 - 159.728.244,94 70.269.500,00 229.997.744,94
3 - 285.486.098,64 70.269.500,00 355.755.598,64
4 - 392.838.629,33 70.269.500,00 463.108.129,33
Jumlah 399.712.352,91
MARR = 12,00%
IRR = 15,60%

Kesimpulan aspek keuangan adalah layak dengan penilaian investasi BEP


menunjukkan tingkat penjualan lebih besar dari titik BEP-nya, metode PBP selama 3
tahun 2 bulan 5 hari menunjukkan periode pengembalian investasi lebih cepat dari
umur investasi, dan metode IRR yang menunjukkan nilai sebesar 15,60% lebih
besar dari nilai MARR (12%).

F. ASPEK LINGKUNGAN HIDUP, EKONOMI, SOSIAL, DAN POLITIK SERTA


YURIDIS
Merupakan analisis aspek ekternal perusahaan mengenai peluang dan
ancaman terhadap bisnis yang akan dijalankan, hal tersebut untuk meminimalisir
resiko yang akan dihadapi agar bisnis T-Shirt dan Distro ini berjalan sesuai dengan
perencanaan.

F.1. Aspek Lingkungan Hidup

28
Bisnis T-Shirt dan Distro merupakan bisnis pada bidang fashion yang
memerlukan inovasi dan kreativitas sumber daya manusia dengan memperhatikan
lingkungan. Hubungannya dengan lingkungan hidup terletak pada proses produksi,
dimana hasil akhirnya adalah limbah cairan bahan cetak.
Untuk menanggulanginya dengan cara antara lain; meminimalisir
pembuangan limbah tersebut secara langsung ke saluran air melalui bak
penampung, dan mengefektifkan pemakaian bahan baku kebutuhan produksi.

F.2. Aspek Ekonomi, Sosial, dan Politik


F.2.1. Aspek Ekonomi
a. Sisi Rencana Pembangunan Nasional
Bila ditinjau dari sisi rencana pembangunan nasional bisnis T-Shirt dan Distro ini
merupakan salah satu industri riil, dimana T-Shirt dan Distro berproduksi untuk
jangka panjang dapat melakukan ekspor. Mengingat T-Shirt dan Distro ini
sebagai salah satu solusi untuk mengurangi pengangguran.
b. Hambatan di Bidang Ekonomi
Berupa persaingan pasar yang begitu ketat dan peraturan-peraturan mengenai
pajak dan ketenagakerjaan yang masih menjadi isu sentral, dimana dapat
menghambat proses operasional perusahaan.
c. Sisi Distribusi Nilai Tambah
Kontribusi pendirian T-Shirt dan Distro terhadap distribusi nilai tambah terhadap
pemerintah dan masyarakat adalah terbukanya lapangan perkerjaan dan
pemerataan pendapatan sehingga pemerintah mendapatkan pendapatan
berupa pajak dan bagi masyarakat adalah tersedianya lapangan pekerjaan dan
pendapatan.
d. Sisi Nilai Investasi Per Tenaga Kerja
Keadaan masyarakat sekitar dengan berdirinya T-Shirt dan Distro semacam ini
tentunya menyerap tenaga kerja. Biasanya tenga kerja yang diserap cukup
banyak untuk bidang T-Shirt dan Distro. Penyerapan tenaga kerja berakibat
pada penggerakan ekonomi rakyat
e. Sisi Dukungan Pemerintah
Beberapa kebijakan pemerintah mendukung bisnis t-shirt dan distro ini
diantaranya:
1. Kebijakan perdagangan luar negeri, yaitu berlakunya tarif dan non tarif.

29
2. Kebijakan perdagangan dalam negeri, yang terbagi atas:
– Pajak penjualan, retribusi dan kewajiban lainnya.
– Pengaturan distribusi barang.
– Pengaturan (stabilisasi) harga.
3. Kebijakan produksi, terdiri atas:
– Subsidi / pajak langsung bagi produsen.
– Perlindungan harga produksi dan sarana produksi.
– Pengaturan penggunaan sarana produksi.
4. Kebijakan ekonomi makro, terdiri dari pengaturan suku bunga, alokasi
kredit perbankan, dan kebijakan proteksi.

F.2.2. Aspek Sosial


Melihat pada aspek ini bisnis T-Shirt dan Distro secara sosial membawa
dampak positif, ada beberapa manfaat secara sosial, antara lain :
 Produk yang ditawarkan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam bidang
sandang.
 Bisnis ini sangat prospektif kedepan akan berkembang pesat sehingga secara
otomatis akan menyerap tenaga kerja sehingga mnjadi lapangan pekerjaan bagi
masyarakat.
 Atas dasar pemenuhan kebutuhan masyarakat maka akan terjadi kondisi
kondusif pada masyarakat, karena terserap tenaga kerja sehingga akan
mengurang angka pengangguran dan tingkat kriminalitas dan kerawanan sosial
lainnya.

F.2.3. Aspek Politik


T-Shirt dan Distro dapat menjadi program pemerintah sebagai sarana
penyerapan tenaga kerja, maka secara politis bisnis ini akan didukung oleh
pemerintah baik berhubungan di dalam maupun dengan pihak luar negeri, sehingga
pemerintah melakukan intervensi melalui politik dalam hal investasi baik dari dalam
maupun dari luar negeri.
F.2.4. Aspek Yuridis
a. Bentuk Badan Usaha
Bentuk badan usaha sesuai legalitas yuridis dari pihak yang berwenang adalah
berbentuk CV (Perusahaan Komanditer), hal tersebut berdasarkan

30
pertimbangan usaha yang akan didirikan merupakan perusahaan baru dan
berdasarkan perijinan yang diperoleh sebagai berikut:
a. SIUP dan TDP: Dinas Pergadangan, Perindustrian dan Penanaman Modal.
b. NPWP : Kantor Pelayanan Pajak
c. SITU : Dinas Lingkungan Hidup

b. Identitas Pelaksana Bisnis


Pelaksanaan bisnis perorangan dengan memberikan kesempatan dan
keterbukaan bagi penanam modal asing atau kreditur untuk ikut menanamkan
modalnya kedalam perusahaan.

c. Bisnis Yang Akan Dilakukan


Bisnis yang dilaksanakan oleh CV. Herlina adalah Bisnis Manufaktur, dimana
bidang utamanya adalah produksi t-shirt dengan desain gambar.

e. Waktu Pelaksanaan Bisnis


Perusahaan akan mulai beroperasi pada tahun 2007 sesuai legalitas perijinan
yang diperoleh dengan proyeksi studi kelayakan bisnis sampai tahun 2010.

f. Cara Pelaksanaan Bisnis


Bisnis yang dilaksanakan dan diopererasikan merupakan bisnis legal yang
mempunyai dasar kekuatan hukum dengan adanya Akta Pendirian Perusahaan,
SIUP, TDP, SITU, dan NPWP.

Kesimpulan aspek Lingkungan Hidup, Ekonomi, Sosial, dan Politik, serta


Yuridis adalah layak dengan adanya beberapa alternatif penanggulangan dampak
lingkungan hidup, berdampak positif terhadap perekonomian dan peraturan yang
melindungi legalitas suatu bisnis.

BAB III
RANGKUMAN DAN REKOMENDASI

31
A. RANGKUMAN
Berdasarkan analisa melalui penelitian dan perhitungan dapat disimpulkan
sebagai berikut:
a. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Pasar dan Pemasaran.
Kesimpulan aspek pasar adalah layak dengan pangsa pasar yang luas
dan potensial serta adanya peningkatan permintaan pasar yang membuka
peluang market share lebih besar dari tahun sebelumnya.
Kesimpulan aspek pemasaran adalah layak dengan segmentasi dan
target pasar yang jelas dan potensial untuk mendapatkan margin keuntungan
yang besar yang didukung oleh bauran pemasaran diterapkan oleh
perusahaan.
b. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Teknis dan Teknologi.
Kesimpulan aspek teknis dan teknologi adalah layak untuk mendirikan
usaha t-shirt dan distro CV. Herlina dengan dasar bahan pembantu dapat
diperoleh di pasar, dan penggunaan teknologi yang dapat menunjang
kelancaran dan kualitas produksi semakin baik sehingga dapat memenuhi
kapasitas dan jumlah produksi yang telah ditetapkan..
c. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Manajemen.
Kesimpulan aspek Manajemen adalah layak dengan pengaturan
pengelolaan perusahaan secara profesional dapat diwujudkan perusahaan
yang kuat dan berkembang di masa depan.
d. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Sumber Daya Manusia.
Kesimpulan aspek sumber daya manusia adalah layak dengan
tersedianya tenaga kerja yang potensial dan direkrut secara selektif serta
adanya peraturan yang jelas dan tegas untuk melindungi kepentingan
perusahaan dan tenaga kerja.
e. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Keuangan.
Kesimpulan aspek keuangan adalah layak dengan penilaian terhadap
investasi mempunyai nilai positif atau dari setiap proyeksi mengalami
peningkatan dan menghasilkan keuntungan yang naik setiap tahunnya.
f. Analisis peluang usaha t-shirt dan distro dari Aspek Lingkungan Hidup,
Ekonomi, Sosial, dan Politik, serta Yuridis.

32
Kesimpulan aspek Lingkungan Hidup, Ekonomi, Sosial, dan Politik, serta
Yuridis adalah layak dengan adanya beberapa alternatif penanggulangan
dampak lingkungan hidup, berdampak positif terhadap perekonomian dan
peraturan yang melindungi legalitas suatu bisnis.

B. REKOMENDASI
Berdasarkan hasil penelitian mengenai kelayakan bisnis CV. Herlina melalui
analisis berbagai aspek dengan suatu kesimpulan akhir bahwa aspek-aspek yang
diteliti menunjukkan kelayakan usaha t-shirt dan distro, maka berdasarkan
kesimpulan tersebut merekomendasikan CV. Herlina dibangun dan dikembangkan
sebagai usaha yang bergerak dalam bidang produksi t-shirt dengan desain yang
menarik.

33

Anda mungkin juga menyukai