0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan5 halaman

Penggunaan Multimeter dalam Pengukuran Listrik

Dokumen tersebut merangkum percobaan penggunaan multimeter analog dan digital untuk mengukur tegangan, arus, dan resistansi beberapa komponen elektronika. Percobaan dilakukan dengan menghubungkan multimeter ke penyedia daya dan komponen seperti resistor. Hasil pengukuran kemudian dicatat dan dianalisis untuk mengetahui akurasi hasil pengukuran antara multimeter analog dan digital.

Diunggah oleh

Wahyudin Salim
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan5 halaman

Penggunaan Multimeter dalam Pengukuran Listrik

Dokumen tersebut merangkum percobaan penggunaan multimeter analog dan digital untuk mengukur tegangan, arus, dan resistansi beberapa komponen elektronika. Percobaan dilakukan dengan menghubungkan multimeter ke penyedia daya dan komponen seperti resistor. Hasil pengukuran kemudian dicatat dan dianalisis untuk mengetahui akurasi hasil pengukuran antara multimeter analog dan digital.

Diunggah oleh

Wahyudin Salim
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERCOBAAN I

PERCOBAAN PENGGUNAAN MULTIMETER ANALOG DAN DIGITAL


Muhammad Ridho ( 2207036138 )
Asisten : M. Arfan A, Rian D, Arini P.A, Bambang T, Althaf I, Vipin S.H, Anisah R.M.
Tanggal Percobaan : 22 Februari 2023
TED12081 - Praktikum Pengukuran Listrik
Laboratorium Dasar Teknik Elektro – Teknik Elektro Universitas Riau

Laporan Praktikum – Laboratorium Dasar Teknik Elektro – TE UNRI


Abstrak masyarakat, anak sekolah menengah kejuruan bahkan
mahasiswa jurusan teknik
Pada zaman yang sudah serba canggih seperti yang kita alami
saat ini sangat banyak sekali orang yang tidak bisa lagi 1. STUDI PUSTAKA
menggunakan alat ukur listrik multimeter sebagaimana
mestinya, padahal fungsi dan kegunaan dari multimeter itu Pengukuran merupakan suatu cara mendapatkan hasil atau
sendiri bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dalam sebuah penelitian pada proses pengukuran
pada peralatan-peralatan elektronika yang dipergunakan, seperti dibutuhkan pengetahuan meliputi masalah , pengelolaan,
kipas angin, mixer, blender, dan lain-lainnya. Multimeter pengaturan dan analisis data. Mengukur berarti
merupakan alat ukur listrik yang banyak digunakan oleh teknisi membandingkan suatu nilai terukur dengan alat ukur yang
di laboratorium dan bengkel lektronika. Fungsi utama dari
multimeter ini ialah mengukur resistansi, kapasitansi, arus listrik,
telah terkalibrasi dengan baik sebagai referensi (Junaidi,
tegangan AC maupun DC, menguji baik atau tidaknya suatu 2013 : 59).
komponen, mengetahui sambungan rangkaian, dan sebagainya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif Pada multimeter analog terdapat skala pembacaan meter
sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dan skala putar untuk memilih fungsi pengukuran dan
menggunakan data primer yang diperoleh dengan melakukan kisaran pengukuran. Sedangkan d’arsonval meter adalah
eksperimen atau percobaan menggunakan alat ukur multimeter sensor mekanik yang umum digunakan pada rangkaian
dan komponen elektronika seperti resistor, kapasitor, induktor,
transistor dan dioda. Sedangkan tujuan dan manfaat dari METODOLOGI
penelitian ini memberikan gambaran yang jelas mengenai alat
ukur multimeter dan komponen elektronika untuk menunjang 3.1 Alat dan Bahan
pengetahuan serta penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. 1. Multimeter analog dan digital.
Untuk mendapatkan hasil dari penelitian ini, dilakukan 2. Penyedia daya arus searah (Adaptor) dan penyedia daya
percobaan dengan menggunakan alat ukur multimeter analog arus bolak-balik (transformator).
dan beberapa buah komponen elektronika. Dari beberapa
pengujian dan pengukuran yang telah dilaksanakan dengan
3. Resistor.
menggunakan alat ukur multimeter analog tersebut pada 4. Bread board.
beberapa komponen elektronika seperti resistor, dioada, elco dan 5. Kabel penghubung.
transistor dapat diambil suatu kesimpulan bahwa komponen
tersebut ada dalam keadaan rusak, putus atau baik

Kata kunci—elektronika, multimeter, pengukuran, pengujian

Pendahuluan

Pada zaman yang sudah serba canggih seperti yang kita


alami saat ini sangat banyak sekali orang yang tidak bisa
lagi menggunakan alat ukur listrik multimeter
sebagaimana mestinya, padahal fungsi dan kegunaan dari
multimeter itu sendiri bisa diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari di rumah pada peralatan-peralatan elektronika 3.2 Langkah – Langkah Praktikum
yang dipergunakan, seperti kipas angin, mixer, blender,
dan lain-lainnya. Multimeter merupakan alat ukur listrik  Mengukur Tegangan
yang banyak digunakan oleh teknisi di laboratorium dan Langkah - langkah percobaan :
bengkel lektronika. Fungsi utama dari multimeter ini ialah A. Siapkan multimeter dan penyedia daya dan penyedia
mengukur resistansi, kapasitansi, arus listrik, tegangan AC daya DC
maupun DC, menguji baik atau tidaknya suatu komponen, B. Hubungkan penyedia daya dengan sumber PLN 220
mengetahui sambungan rangkaian, dan sebagainya. Hasil V
dari pengujian tersebut akan ditunjukkan oleh jarum C. Tempatkan saklar pada multimeter pada posisi 50
penunjuk pada multimeter (Sugiri, 2004) Menurut Mellvile B.
VDC
Stout dalam bukunya Basic Electrical Measurement, menyatakan
bahwa; “Measurement on the other hand is corecned in the main D. Atur tegangan output pada PD sampai menunjuk
with setting up concrete that can be used in the laboratory to tegangan tertentu
determine the quantites commonly used in practical work E. Ukurlah tegangan pada terminal output bila jarum
resistance, current, voltage, etc.“ (Melville B. Stout, 1986) Alat penunjuk pada multimeter terlalu ditepi ubahlah
ukur multimeter merupakan suatu alat ukur elektronika yang posisi saklar ke rage yang lebih tinggi/rendah.
sangat sederhana, tapi masih banyak yang tidak bisa
menggunakannya secara benar sesuai dengan fungsi alat  Mengukur Arus
tersebut. Hal seperti ini banyak sekali ditemui di lingkungan Langkah – langkah Percobaan
A. Siapkan multimeter dan penyedia daya DC
B. Hubungkanlah Penyedia daya dengan sumber PLN Nilai Tahanan Multimeter Multimeter
220 V (Ohm) Analog Digital
C. Tempatkan saklar pada multimeter pada posisi 500 100 100 99,2
mA 220 200 224,6
D. Rangkai untai percobaan 330 320 328,0
E. Ukurlah arus yang melewati resistor bila jarum 470 500 464
penunjuk pada multimeter 1k 1060 986

3.2 Rangkaian Percobaan Dalam melakukan percobaan, didapatilah hasil percobaan


seperti table diatas. Pada gambar rangkaian 3.1 dan 3.2.

Tabel. 4.2 Data Pengukuran Tegangan


Transformator Multimeter Multimeter
Analog Digital
12v 12 11,96
14v 13 14,05
16v 15 16,01
18v 17 18,151
20v 19 20,10

Dalam melakukan percobaan, didapatilah hasil percobaan


seperti table diatas. Pada gambar rangkaian 3.1 dan 3.2,
setelah semua data di ketahui maka kita dapat mencari
Gambar 3.1 Rangkaian Percobaan Pengukuran nilai tegangan secara teori sebagai berikut :
Tegangan Listrik
I = V/R = 12/100 = 0,12A
V = IxR = 0,12X100v = 12v

I = V/R = 14/220 = 0,063A


V = IxR = 0,063X220v = 13,86v

I = V/R = 16/320 = 0,05A


V = IxR = 0,05X330v = 16,5v

Tabel. 4.3 Data Pengukuran Arus

Transformator Multimeter Multimeter


Analog Digital
12v 11,66 12
14v 13,33 14,07
16v 14,5 16,11
18v 16,6 18,12
20v 19,16 20,11
Gambar 3.2 Rangkaian Percobaan Pengukuran
Arus Listrik Dalam melakukan percobaan, didapatilah hasil percobaan
seperti table diatas. Pada gambar rangkaian 3.1 dan 3.2,
setelah semua data di ketahui maka kita dapat mencari
nilai tegangan secara teori sebagai berikut :
[Link] DAN ANALISA
I = V/R = 12/100 = 0,12A
Tabel. 4.1 Data Pengukuran Tahanan I = V/R = 14/220 = 0,063A
I = V/R = 16/320 = 0,05A Langkah – langkah Percobaan
A. Siapkan multimeter dan penyedia daya DC
B. Hubungkanlah Penyedia daya dengan sumber PLN
5. EVALUASI 220 V
1. Kenapa terjadi perbedaan antara pengukuran C. Tempatkan saklar pada multimeter pada posisi 500
multimeter digital dengan multimeter analog pada mA
pengukuran tegangan AC? D. Rangkai untai percobaan
2. Apabila tegangan tetap dinaikan apa yang terjadi E. Ukurlah arus yang melewati resistor bila jarum
dengan arus? penunjuk pada multimeter
3. Bagaimana melakukan pengukuran arus dan tegangan
dengan menggunakan multimeter? 4. Dapat kita simpulkan bahwa besaran yang kita ukur
4. Kesimpulan percobaan yang dilakukan? dengan multimeter analog dan multimeter digital
memberikan hasil yang berbeda, tetapi perbedaan hasil
pengukuran tidak jauh berbeda dengan hasil analisis. kita
harus mengkalibrasi terlebih dahulu, mungkin karena
kesalahan perspektif dalam kalibrasi, sehingga hasil yang
diberikan berbeda dengan hasil yang seharusnya walaupun
Jawab :
1. Multimeter Analog menampilkan hasilnya dalam tidak jauh berbeda.
bentuk analog sehingga tidak memerlukan konverter
6. KESIMPULAN
analog ke digital. Sedangkan Multimeter Digital
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan
secara khusus membutuhkan konverter analog ke bahwa Multimeter/Multitester adalah alat pengukur listrik
digital di dalamnya. yang juga sering disebut sebagai AVO (Volt-Ohm
2. Arusnya akan berubah karna tegangan awalnya tetap Meter).Pada kehidupan sehari-hari multitester dapat
menjadi berubah atau naik digunakan untuk mengukur tegangan (Volt meter),
3. Mengukur Tegangan hambatan (Ohm meter) maupun arus (Ampere meter).
Multitester memiliki 2 jenis yaitu multitester analog dan
Langkah - langkah percobaan digital. Multitester digital dalam hasil pengukuranya lebih
A. Siapkan multimeter dan penyedia daya dan penyedia baik dari multitester analog, karena hasil pengukuran dari
daya DC multitester digital lebih akurat dari pada multitester
B. Hubungkan penyedia daya dengan sumber PLN 220 analog.
V
C. Tempatkan saklar pada multimeter pada posisi 50
VDC DAFTAR PUSTAKA
D. Atur tegangan output pada PD sampai menunjuk [1] Cooper, William D. 1994 . Instrumen Elektron dan teknik
pengukuran. Jakarta : Erlangga
tegangan tertentu [2] David, Halliday. 1985. Fisika Dasar. Jakarta : Erlangga
E. Ukurlah tegangan pada terminal output bila jarum [3] Junaidi. 2013. Pengukuran ohmmeter menggunakan multimeter
penunjuk pada multimeter terlalu ditepi ubahlah dan rancangan bangun generator. Jurnal splitrom No 5 ISSN
posisi saklar ke rage yang lebih tinggi/rendah 2301-4650
[4] Mikrajuddin. 2006. Fisika Dasar 1. Bandung : ITB
usahakan jarum petunjuk berada ditengah – tengah Prawiroredjo. 2006. Portable digital multimeter basid
plat skala D1C18F4550. Telekontran No 1 Vol 2
[5] Sri Wahyuni. 2008. Alat ukur dan tingkat pengukuran Jilid 1 .
Jakarta:Erlangga

Anda mungkin juga menyukai