PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
SKRIPSI
Oleh
MITHA ASTUTI
NIM 105730519615
JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
MAKASSAR
2019
i
PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
SKRIPSI
Oleh
MITHA ASTUTI
NIM 105730519615
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana
Ekonomi pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Makassar
JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
MAKASSAR
2019
ii
PERSEMBAHAN
Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT Yang Maha
Kuasa, berkat rahmat dan hidayahNya sehingga skripsi ini dapat terselesaikan
dengan baik. Dengan rasa syukur dan bangga saya persembahkan skripsi ini
kepada kedua orang tua tercinta ayahanda (Sardini) dan Ibunda (Ramasia), juga
kepada mereka yang tak bosannya bertanya kapan tiba giliranku untuk meraih
toga kebanggan. Terimakasih telah menjadi cambuk penyemangat ketika jenuh
berkawan tarian jemari bersenandung irama sumbang di balik keyboard usang
kian melenakanku dalam buaian zona nyaman.
MOTTO HIDUP
Cintailah segala ujian yang mendera, sebab tanpa ujian dirimu ibarat sebuah
kapas, tak memiliki hak untuk bertahan.
Berani berjuang. Berani gagal.
iii
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS JURUSAN AKUNTANSI
Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Telp (0411) 866 972
HALAMAN PERSETUJUAN
Judul Penelitian :Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi
Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas
Muhammadiyah Makassar.
Nama mahasiswa : Mitha Astuti
No. Stambuk/NIM : 105730519615
Program studi : Akuntansi
Fakultas : Ekonomi Dan Bisnis
Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Makassar
Makassar, Juli 2019
Menyetujui:
Pembimbing I Pembimbing II
[Link] Khalid, S.E., [Link]., Ak., CA FaidhulAdziem,S.E.,[Link].
NIDN: 0916096601 NIDN: 0921018002
Mengetahui;
Ketua Program Studi
Dr. Ismail Badollahi, S.E., [Link]., Ak., CA., CSP
NBM: 1073428
iv
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
Jl. Sultan Alauddin No. 259 Gedung Iqra Lt. 7 Tel.(0411) 866972 Makassar
LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi atas Nama ZULKIFLI, NIM 105730544215, diterima dan disahkan
oleh Panitia Ujian Skripsi berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas
Muhammadiyah Makassar Nomor : 130/ Tahun 1440 H/ 2019 M, Tanggal 30
Dzulhijjah 1440 H/ 31 Agustus 2019 M, sebagai salah satu syarat guna
memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Program Studi Akuntansi Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.
Makassar,14 Muharram 1440 H
14 September 2019 M
PANITIA UJIAN
1. Pengawas Umum : Prof. Dr. Rahman Rahim,SE., MM (...................)
(Rektor Unismuh Makassar)
2. Ketua : Ismail Rasulong, SE., MM (...................)
(Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
3. Sekretaris : Dr. Agus Salim HR, SE., MM (...................)
(Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
4. Penguji : 1. Dr. Muchriana Muchran,SE.,[Link] (..................)
2. Amir, SE., [Link] .,Ak.,CA (...................)
3. Mira,SE.,[Link].,Ak (...................)
4. Ismail Rasulong,SE.,MM (...................)
v
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS JURUSAN AKUNTANSI
Jl. Sultan Alauddin No.259 Makassar, Telp (0411) 866972
SURAT PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Mitha Astuti
Stambuk : 105730519615
Program Studi : Akuntansi
Dengan Judul :“Pengaruh Penerapan Sistem informasi Akuntansi
Terhadap kualitas Laporan Keuangan Universitas
Muhammadiyah Makassar”
Dengan ini menyatakan bahwa:
Skripsi yang saya ajukan di depan tim penguji adalah ASLI hasil karya
sendiri, bukan hasil jiplakan dan tidak dibuat oleh siapa pun.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan saya bersedia
menerima sanksi apabila pernyataan ini tidak benar.
Makassar, 14 September 2019
Yang membuat pernyataan,
Mitha Astuti
Diketahui Oleh:
Dekan, Ketua Program Studi,
Ismail Rasulong, S.E., M.M Dr. Ismail Badollahi, SE., [Link]., [Link].,CSP
NBM: 903078 NBM: 1073428
vi
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang telah
memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis mampu menyelesaikan
skripsi ini. Shalawat dan salam tak lupa penulis kirimkan kepada Rasulullah SAW
beserta para keluarga, sahabat dan para pengikutnya.
Alhamdulillah atas izin Allah SWT dan dengan doa, usaha serta
semangat yang penulis miliki, akhirnya penyusunan skripsi yang berjudul
“Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas
Laporan Keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar”dapat
terselesaikan dengan baik sebagai salah satu persyaratan dalam menyelesaikan
Program Sarjana (S1) pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas
Muhammadiyah Makassar.
Kupersembahkan karya sederhana ini kepada orang yang sangat ku
kasihi dan sayangi ayahanda tercinta Sardini dan ibunda Ramasia, yang
senantiasa mengiringi setiap perjalanan penulis dengan do’a restu, memberi
harapan, semangat, perhatian, kasih sayang yang tulus tanpa pamrih, selalu
memberi jalan menerima setiap pulang serta menjadi tempat rebah terbaik bagi
penulis saat asa kian terpuruk dan harap tak lagi kokoh, ibarat lilin yang rela
lenyap hanya untuk menerangi setiap jalanku. Cinta yang luar biasa ini tidak
akan pernah mampu kubalas hanya dengan selembar kertas bertuliskan kata
cinta dan persembahan.
Untuk kakanda tersayang dan adik-adikku tercinta yang selalu memberi
dukungan moril dan materil serta mendukung dan memberikan semangat
vii
disetiap keluh juga kesaku. Sungguh tiada yang paling mengharukan ketika
ukiran senyum yang kalian berikan dikala melihat tawa lepasku menceritakan
betapa indahnya hari yang kulalui harus kugadai dengan jarak hanya untuk
meyelesaikan studi. Serta terimakasih kepada seluruh keluarga besar atas
segala kasih sayang, dukungan yang telah diberikan demi keberhasilan penulis
dalam menuntut ilmu. Semoga apa yang telah mereka berikan kepada penulis
menjadi ibadah dan cahaya penerang kehidupan di dunia dan di akhirat.
Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini tidak akan terwujud
tanpa adanya bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Begitu pula
penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih banyak disampaikan
dengan hormat kepada:
1. Bapak Prof. Dr. H. Abd Rahman Rahim, S.E., M.M., Rektor Universitas
Muhammadiyah Makassar.
2. Bapak Ismail Rasulong, S.E., M.M. Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Makassar
3. BapakDr. Ismail Badollahi, S.E., M,Si.,Ak.,CA.,CSP Selaku Ketua Program
Studi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.
4. Bapak [Link] Khalid,S.E., [Link]., Ak.,CA selaku Pembimbing I yang
senantiasa meluangkan waktunya membimbing dan mengarahkan penulis,
sehingga skripsi selesai dengan baik.
5. Bapak Faidhul Adziem,S.E., [Link]. selaku Pembimbing II yang telah berkenan
membantu selama penyusunan sehingga skripsi selesai dengan baik.
6. Bapak/ Ibu dan Asisten Dosen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas
Muhammadiyah Makassar yang telah banyak membantu dalam proses
penyelesaian skripsi ini dan membekali penulis selama perkuliahan.
viii
7. Seluruh Staf dan Karyawan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas
Muhammadiyah Makassar.
8. Sahabat seperjuangan Nurhidayah, Ria Wati, Indrawati yang senantiasa
menjadi pendengar terbaik bagi penulis dan rekan-rekan seperjuangan kelas
AK15 Ayang tidakmampu penulis sebut satu persatu terimakasih untuk
segala racikan rasa serta support untuk saling menguatkan, satuhal yang
pasti sukses ada dalam genggaman kita.
9. Keluarga besar HPMM Cabang Masalle yang tidak sempat penulis sebut satu
persatu. Terimakasih telah menerima penulis sebagai keluarga dan bersedia
merajut kisah cinta, cita, juga juang yang terbingkai oleh goresan waktu
hingga abadi dalam ruang yang kita sebut kenangan, terkhusus buat
Wirnayanti, Rahmawati, Hastuti, Julianti, Hamriani, Ahmad Wardiman, Arif,
[Link], dan Rahmat terimakasih untuk pundak yang selalu lapang
untukku ketika juang menertawakan asa yang kian menciut. Terimakasih
untuk setiap kedai mimpi yang kalian bangun untukku dikala cita yang ku
perjuangkan meruntuhkan segalanya.
10. Para barista kebahagiaanku Nurhalma Damayanti, Andi Awal Ramadhan dan
Alfina terimakasih untuk segala sabar yang tak ada habisnya. Terimakasih
untuk setiap racikan tawa yang kalian seduh demi melarutkan gundah yang
kian membatu. Aku yakin bertemu dengan kalian adalah bentuk kecintaan-
Nya padaku.
ix
Akhir kata, semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi semua
pihak, utamanya kepada Kampus Biru Universitas Muhammadiyah Makassar.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena
itu, saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan.
Billahi Fisabilil Haq Fastabiqul Khairat, Wassalamualaikum Wr. Wb
Makassar, 21 Agustus 2019
Mitha Astuti
x
ABSTRAK
Mitha Astuti, 2019. Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi
Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas Muhammadiyah makassar,
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Muhammadiyah Makassar. Dibimbing oleh Pembimbing I .Ansyarif Khalid dan
Pembimbing II Faidhul Adziem.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Sistem
Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas
Muhammadiyah Mkaassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kuantitatif, dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data
menggunakan metode kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi secara signifikan
berpengaruh sebesar 77,8% terhadap kualitas laporan keuangan.
Kata kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Kualitas Laporan Keuangan.
xi
ABSTRACT
Mitha Astuti, 2019. The Effect of Application of Accounting Information Systems
on the Quality of the Financial Statements of the University of Muhammadiyah Makassar,
Accounting Study Program at the Faculty of Economics and Business, University of
Muhammadiyah Makassar. Supervised by Supervisor I. Asharif Khalid and Supervisor II
Faidhul Adziem.
This study aims to determine the Effect of Application of Accounting Information
Systems on the Quality of Financial Statements of Muhammadiyah Mkaassar University.
This study uses quantitative descriptive methods, with primary and secondary data
sources. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The results
of this study indicate that the application of accounting information systems significantly
affects 77.8% of the quality of financial statements.
Keywords: Accounting Information Systems, Quality of Financial Statements.
xii
DAFTAR ISI
SAMPUL .............................................................................................................. i
HALAMAN JUDUL.............................................................................................. ii
HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN .................................................... iiip
HALAMAN PERSETUJUAN ............................................................................... v
HALAMAN PENGESAHAN................................................................................ vi
KATA PENGANTAR ......................................................................................... vii
ABSTRAK BAHASA INDONESIA ..................................................................... xi
ABSTRACT....................................................................................................... xii
DAFTAR ISI ..................................................................................................... xiii
DAFTAR TABEL .............................................................................................. xvi
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... xvii
DAFTAR LAMPIRAN ..................................................................................... xviii
BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................... 1
A. Latar Belakang ................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ............................................................................. 5
C. Tujuan Penelitian................................................................................ 6
D. Manfaat Penelitian.............................................................................. 6
BAB II TINJAUAN PUSTAKA............................................................................ 7
A. Tinjuan Teori ...................................................................................... 7
1. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) ................................................... 7
2. Peranan Sistem Informasi Akuntansi ............................................ 13
3. Kualitas Laporan Keuangan ......................................................... 14
a. Pengertian Laporan Keuangan ................................................. 14
b. Tujuan Laporan Keuangan ....................................................... 15
c. Penggunaan Laporan Keuangan .............................................. 16
xiii
d. Komponen-Komponen Laporan Keuangan ............................... 19
e. Kualitas Laporan Keuangan ...................................................... 19
B. Tinjauan Empiris............................................................................... 20
C. Kerangka Pikir .................................................................................. 22
D. Hipotesis ............................................................................................. 24
BAB III METODE PENELITIAN........................................................................ 25
A. Jenis dan Sumber Data .................................................................... 25
B. Lokasi dan Waktu Penelitian ............................................................ 25
C. Defenisi Operasional Variabel dan Pengukuan................................. 26
1. Sistem Informasi Akuntansi (X)..................................................... 26
2. Kualitas Laporan keuangan (Y) .................................................... 26
D. Populasi dan Sampel........................................................................ 26
1. Populasi ....................................................................................... 26
2. Sampel ......................................................................................... 27
E. Teknik Pengumpulan Data ............................................................... 27
F. Metode Analisis Data........................................................................ 28
1. Uji Asumsi Klasik .......................................................................... 28
2. Uji Instrumen Data........................................................................ 31
3. Uji Regresi Linear Sederhana....................................................... 32
4. Uji Hipotesis ................................................................................. 33
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ................................................................ 34
A. Gambaran Umum Perusahaan......................................................... 34
1. Sejarah Singkat Universitas Muhammadiyah Makassar ............... 34
xiv
2. Visi Misi Organisasi ...................................................................... 37
3. Struktur Organisasi dan Job Description....................................... 38
a. Struktur Organisasi.................................................................. 38
b. Job Description........................................................................ 39
B. Hasil Penelitian......................................................................................... 44
[Link] Data............................................................................... 44
2. Karakteristik Responden ............................................................. 46
3. Uji Kualitas Data.......................................................................... 49
C. Pembahasan Hasil Penelitian ............................................................ 57
BAB V PENUTUP ............................................................................................ 60
A. Kesimpulan ...................................................................................... 60
B. Saran ............................................................................................... 61
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................... 62
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................ 63
xv
DAFTAR TABEL
Nomor Halaman
Tabel 1 Penelitian Terdahulu ............................................................................. 20
Tabel 2 Daftar Rektor Unismuh Setiap Periode ................................................. 36
Tabel 3 Rincian Pengembalian Kuesioner ......................................................... 46
Tabel 4 Karakteristik Responden ....................................................................... 47
Tabel 5 Statistik Deskriptif ................................................................................. 48
Tabel 6 Uji Validitas Variabel X.......................................................................... 50
Tabel 7 Uji Validitas Variabel Y.......................................................................... 50
Tabel 8 Uji Realibilitas Variabel X ...................................................................... 51
Tabel 9 Uji Realibilitas Variabel Y ...................................................................... 51
Tabel 10 Uji Normalitas...................................................................................... 52
Tabel 11 Uji Multikolinealitas ............................................................................. 53
Tabel 12 Uji Heterokedastisitas ......................................................................... 54
Tabel 13 Uji Analisis Regresi Model Summary .................................................. 55
Tabel 14 Uji Analisis Regresi Annova ................................................................ 56
Tabel 15 Uji t ..................................................................................................... 56
xvi
DAFTAR GAMBAR
Nomor Halaman
Gambar 1 Kerangka Pikir................................................................................... 23
Gambar 2 Struktur Organisasi ........................................................................... 38
xvii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Halaman
1. Hasil Pengujian SPSS ................................................................................. 64
xviii
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan teknologi dari pengaruh globalisasi sekarang ini begitu
pesat yang diikuti dengan perkembangan sistem informasi yang berbasis
teknologi telah menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan yang begitu cepat
dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang bisnis. Perkembangan teknologi
informasi mempunyai dampak yang sangat signifikan terhadap sistem informasi
akuntansi dalam suatu organisasi bisnis, khususnya dalam pemrosesan data
yang mengalami perubahan dari sistem manual digantikan dengan sistem
komputer sebagai alat pemrosesan data. Penggunaan teknologi informasi di era
sekarang ini merupakan elemen penting dalam aktivitas perusahaan. Sistem
informasi membawa pengaruh besar terhadap hampir semua aspek dalam
pengelolaan bisnis, termasuk dalam pengelolaan keuangan.
Perkembangan sebuah sistem informasi juga perlu didukung oleh banyak
faktor yang diharapkan bisa memberikan keberhasilan dari sistem tersebut.
Keberhasilan aplikasi sistem informasi pada suatu perusahaan dipengaruhi dari
cara sistem itu dijalankan, tingkat kemudahan sistem itu bagi para pemakainya,
dan pemanfaatan teknologi yang digunakan. Setiap perusahaan dituntut untuk
melakukan perubahan di bidang teknologi sehingga nantinya mampu
memberikan peluang untuk meningkatkan keunggulan kompetitif.
Penggunaan teknologi informasi dalam menunjang penerapan sistem
informasi pada suatu perusahan membawa pengaruh terhadap kinerja
keuangan. Kinerja keuangan menjadi salah satu faktor yang berperan penting
dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas perusahan. Kinerja keuangan
1
2
merupakan usaha formal yang telah dilakukan oleh perusahaan yang dapat
mengukur keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba, sehingga dapat
melihat prospek, pertumbuhan, dan potensi perkembangan baik perusahaan
dengan mengandalkan sumber daya yang ada.
Keberhasilan sebuah perusahaan bisa dilihat dari sejauh mana
perusahaan memanfaatkan teknologi system informasi untuk memberikan
kemudahan dalam penggunaannya, yang pada akhirnya akan berdampak pada
kinerja perusahaan itu sendiri. Salah satu sistem informasi yang digunakan
dalam sebuah perusahan adalah sistem informasi akuntansi. Sistem informasi
akuntansi adalah sebuah sistem yang terkomputerisasi yang berperan untuk
menyiapkan informasi finansial dan juga informasi yang diperoleh dalam bentuk
kegiatan pengumpulan dan pengolahan transaksi dalam rangka optimalisasi
efisiensi dan efektivitas dalam pengambilan keputusan sehingga memungkinkan
perusahaan memperoleh keunggulan kompetitif.
System informasi akuntansi berperan penting bagi perusahaan dalam hal
efektivitas perencanaan, pengendalian, analisa, pengambilan keputusan, dan
penyajian laporan keuangan sehingga dapat dikatakan bahwa system informasi
akuntansi sangat bermanfaat untuk efektivitas kinerja keuangan serta kinerja
manajemen yang pada akhirnya akan menunjukkan kinerja perusahaan secara
keseluruhan. Oleh karena itu system informasi akuntansi harus dirancang sesuai
dengan kepentingan atau kebutuhan perusahaan sehingga dapat menghasilkan
informasi yang berkualitas dan akurat serta dapat dipertanggung jawabkan.
Sistem informasi yang baik tidak hanya digunakan untuk menyimpan data secara
elektronik tetapi juga harus mampu mendukung proses analisis yang dilakukan
oleh manajemen.
3
Ketika informasi yang diperoleh dari system informasi akuntansi tidak
berkualitas dan tidak akurat tentu sangat berdampak terhadap kegiatan
perusahaan salah satunya adalah perencanaan yang dirancang menjadi tidak
sesuai dengan target yang ingin dicapai karena adanya informasi yang tidak
akurat dari sistem tersebut. Keputusan yang diambil oleh menajemen tidak
tepat dikarenakan analisa yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
Dari hal tersebut dapat dilihat bahwa peran sebuah sistem menjadi salah satu
manfaat yang sangat besar serta juga bisa menjadi sebuah penyebab kerancuan
apabila sistem tersebut tidak di desain dengan baik dan tidak menghasilkan
informasi yang berkualitas dan akurat.
System informasi akuntansi mengukur sejauh mana target yang dicapai
dari suatu kumpulan sumber daya yang diatur untuk mengumpulkan,
memproses, dan menyimpan data elektronik. Kemudian di olah menjadi sebuah
informasi yang berguna dan menyajikan laporan formal yang diperlukan dengan
baik secara kualitas maupun waktu, yang pada akhirnya akan digunakan dalam
pengambilan keputusan bagi sebuah perusahan. Pada umumnya tujuan
pemanfaatan system informasi dan teknologi informasi lebih menekankan pada
tingkat pengurangan kesalahan dalam memproses transaksi yang selama ini
dilakukan secara manual dan memberikan informasi laporan keuangan yang
akurat dan tepat waktu yang dapat digunakan oleh manajemen untuk membuat
keputusan, sehingga memberikan dampak yang luar biasa.
Penelitian yang dilakukan oleh Soudani (2012) tentang pengaruh istem
informasi akuntansi terhadap kinerja manajemen menunjukkan hasil yang
negative pada hasil tes hipotesisnya. Hasil penelitiannya menyatakan bahwa
system informasi akuntansi tidak memiliki pengaruh yang positif terhadap kinerja
4
manajemen. System informasi akuntansi tidak menyediakan informasi yang
sesuai untuk memfasilitasi efektif strategi dan tujuan operasional. Hal yang sama
juga dikemukakan oleh peneliti Jawabreh dan Alrabei (2012) hasil penelitiannya
menunjukkan bahwa system informasi akuntansi tidak memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap kinerja manjemen karena system informasi akuntansi tidak
menyediakan informasi yang dapat membantu dalam perencanaan di masa
depan. System informasi akuntansi tidak menyediakan informasi yang dapat
digunakan untuk kontrol yang seharusnya dapat menghemat waktu dan
akurat. System informasi akuntansi juga tidak membantu manajemen dalam
mengambil keputusan. Begitupun dengan penelitian yang dilakukan oleh Alviana
(2012: 8) pada penelitian kali ini ditemukan hasil penggunaan system informasi
akuntansi tidak lepas dari resiko-resiko yang ada baik kesalahan yang disengaja
seperti penipuan, tindak kebohongan untuk mendapatkan keuntungan dan
kesalahan yang tidak disengaja seperti salah memasukkan kode atau nama
pelanggan. Keterbatasan dalam penggunaan system informasi akuntansi
seringkali terjadi kesalahan dalam pengimputan data laporan keuangan. Opini
yang telah dikemukakan oleh Soudani (2012), Jawabreh dan Alrabei (2012), dan
Alviana (2012) berbanding terbalik dengan penelitian yang dilakukan oleh Fitri
Sukmawati dan Rangga Pradyptha (2016) yang menyatakan bahwa Sistem
Informasi Akuntansi berpengaruh signifikan terhadap efektifitas kinerja
keuangan, Luh Putu Eka Agustina Pratiwi dan Ida Bagus Dharmadiaksa (2018)
juga menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi informasi, relevansi teknologi
informasi, kepuasan sistem informasi akuntansi dan efektivitas sistem informasi
akuntansi bermanfaat dalam meningkatkan kinerja karyawan, I Kadek Indra
Suryawan dan I Gusti Ngurah Agung Suaryana, (2018) di jumpai hasil Tingkat
5
efektivitas system informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja
individual.
Dari beberapa penelitian terdahulu, masih terdapat perbedaan-perbedaan
hasil penelitian sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian terkait
dengan Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi. Perbedaan penelitian
ini dengan penelitian terdahulu ialah, penelitian ini menggunakan universitas
Muhammadiyah Makassar sebagai lokasi penelitian karena Universitas
Muhammadiyah Makassar merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah
yang bergerak dalam bidang pendidikan yang telah menerapkan system
komputerisasi yang berlokasi di Jalan Sultan Alauddi II No.259 Makassar,
Sulawesi Selatan. Salah satu system komputerisasi yang digunakan ialah system
komputerisasi berbasis online yang digunakan unutk menunjang kegiatan
operasionalnya. Penelitian terdahulu lebih banyak membahas tentang kinerja
manajemen, kinerja individual, kinerja karyawan, dan kepercayaan terhadap
penggunaan Sistem Informasi Akuntansi, sedangkan penelitian ini menggunakan
variabel kualitas laporan keuangan.
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka peneliti tertarik untuk
melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Penerapan Sistem Informasi
Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas
Muhammadiyah Makassar”.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam
penelitian ini yaitu; “Sejauh Mana Pengaruh Penerapan Sistem Informasi
Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas
Muhammadiyah Makassar”.
6
C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari penelitian ini
yaitu; “Untuk Mengetahui Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi
Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas Muhammadiyah
Makassar”.
D. Manfaat Penelitian
1. Sebagai bahan masukan perusahaan dalam upaya efektivitas
penggunaan system informasi akuntansi berkaitan dengan kualitas
laporan keuangan.
2. Sebagai bahan acuan dan pustaka bagi pihak-pihak yang melakukan
penelitian dengan objek yang sama.
3. Sebagai tambahan ilmu pengetahuan dan pengalaman bagi penulis.
7
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Teori
1. Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
System informasi akuntansi memiliki peranan yang sangat penting
dalam suatu perusahaan maupun instansi. Informasi akuntansi sangat
berhubungan erat dengan data keuangan yang dihasilkan melalui kegiatan
rutin perusahaan. fungsi utama dari system informasi akuntansi yaitu untuk
mendorong seoptimal mungkin agar akuntansi dapat menghasilkan sumber
informasi akuntansi yang berstruktur dan berkualitas yaitu waktu, relevan,
lengkap dan akurat. Penggunaan system informasi akuntansi yang
berkualitas sangat berguna bagi perusahaan dan instansi dalam
menentukan langkah-langkah atau kebijaksanaan yang diambil dan juga
untuk mempermudah dalam pengawasan terutama terhadap aktivitas suatu
perusahaan.
System informasi akuntansi merupakan kumpulan atau integrasi
dari sub-sub system atau komponen baik fisik maupun non fisik yang saling
berhubungan dan bekerja satu sama lain secara harmonis untuk mengolah
data transaksi yang berkaitan dengan masalah keuangan menjadi
informasi keuangan (Susanto, 2008;72). Menurut Mardi (2011; 4) system
informasi akuntansi merupakan suatu kegiatan yang terintegrasi yang
menghasilkan laporan dari bentuk data transaksi bisnis yang diolah dan
disajikan menajdi sebuah laporan keuangan yang memiliki arti bagi pihak
yang membutuhkannya.
7
8
Dari uraian tersebut penulis menyimpulkan bahwa Sistem informasi
akuntansi merupakan hubungan timbal balik antara komponen fisik
maupun non fisik dalam mengelola data transaksi mulai dari pengumpulan
informasi, proses, dan mengubahnya menjadi laporan yang dapat
digunakan sebagai sumber informasi terkait kinerja perusahaan sehingga
dapat mencapai target yang diinginkan perusahaan. Merancang system
informasi akuntansi yang tepat dapat memberikan nilai tambah yang
optimal bagi perusahaan. Peranan system informasi akuntansi dalam
perusahaan dapat menghasilkan hal-hal sebagai berikut :
a. Jika system dan prosedur kerja ditata secara tepat maka produk yang
dihasilkan lebih efisien, melalui system informasi akuntansi dapat
dibuat SOP sehingga tidak ada pekerjaan yang menyimpang dan
memudahkan pengendalian produksi oleh manajer.
b. Sebuah pekerjaan yang dilakukan terencana sesuai prosedur dapat
meningkatkan efisiensi. Perencanaan system informasi akuntansi yang
baik dapat membantu jalannya suatu proses, misalnya tersedianya
data dan informasi secara tepat waktu.
c. Informasi yang diterima dengan tepat waktu dapat meningkatkan
kualitas pengambilan keptusan. Melalui system informasi akuntansi
dapat dihasilkan informasi yang akurat sehingga pengambilan
keputusan dengan informasi tepat waktu dapat meningkatkan kinerja
karyawan.
d. Merancang system informasi akuntansi secara baik dan utuh akan
mempermudah proses dalam pengetahuan dan pengalaman, terutama
9
pada tingkat operator sehingga akan meningkatkan keunggulan
perusahaan.
Peningkatan keuntungan yang diraih perusahaan biasanya
berasal dari perencanaan system informasi akuntansi yang dilakukan
dengan baik.
Adapun pihak-pihak yang memanfaatkan system informasi
akuntansi perusahaan terdiri atas :
a. Pihak internal perusahaa
Kelompok ini terdiri dari para manajer yang dalam kapasitasnya
diperusahaan memerlukan informasi sesuai bentuk tugas dan
tanggung jawabnya. Mereka membuat keputusan berdasarkan
data dan informasi yang dihasilkan yang dihasilkan oleh system
informasi akuntansi. apabila informasi yang mereka peroleh dapat
menunjang tugasnya, maka kinerja perusahaan akan meningkat.
b. Pihak eksternal perusahaan
Kelompok ini adalah pihak-pihak diluar perusahaan yang memiliki
kepentingan dengan perkembangan perusahaan, posisi mereka
adakalanya menetukan terhadap eksistensi perusahaan
kedepannya. Mereka memerlukan informasi yang dihasilkan oleh
system informasi akuntansi, mereka yang berada diluar
perusahaan termasuk pemegang saham, kreditor, pemerintah,
dan masyarakat umum.
Tujuan utama dibangun system informasi akuntansi adalah untuk
mengolah data akuntansi yang berasal dari berbagai sumber menjadi
sumber akuntansi yang diperlukan oleh berbagai macam pemakai untuk
10
mengurangi resiko saat mengambil keputusan (Susanto, 2008:8).
Menurut Susanto (2008:8) terdapat beberapa fungsi system informasi
akuntansi, yaitu:
a. Mendukung aktivitas sehari-hari
Suatu perusahaan agar tetap bisa eksis perusahaan
tersebut harus terus beroperasi dengan melakukan sejumlah
aktivitas bisnis yang peristiwanya disebut sebagai transaksi seperti
melakukan pembelian, penyimpanan, proses produksi dan
penjualan.
Ada dua macam transaksi yaitu akuntansi dan non
akuntansi. Transaksi akuntansi adalah kejadian atau transaksi yang
dilakukan oleh perusahaan yang berakibat adanya pertukaran
antara sesuatu yang memiliki nilai ekonomi bagi perusahaan
tersebut, seperti peristiwa tejadinya pennjualan dan pembelian
barang oleh perusahaan. Transaksi non akuntansi adalah kejadian
atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan tapi peristiwa
tersebut tidak menimbulkan dampak pertukaran nilai ekonomi bagi
perusahaan yang melakukannya.
b. Mendukung proses pengambilan keputusan
Tujuan yang sama pentingnya dalam system informasi
akuntansi adalah untuk member informasi yang diperlukan dalam
proses pengambilan keputusan. Keputusan harus dibuat dalam
kaitan dengan perencanaan dan pengendalian aktivitas
perusahaan. informasi yang tidak dapat diperoleh dari system
informasi akuntansi tapi diperlukan dalam pengambilan keputusan
11
biasanya berupa informasi kuantitatif yang tidak bersifat uang dan
data kualitatif. Ingormasi ini dapat diperoleh bila perusahaan
menerapkan system informasi manajemen dan informasi akuntansi
yang dihasilkan bersifat detail.
c. Membantu pengelolaan perusahaan dalam memenuhi tanggung
jawabnya kepada pihak eksternal.
Setiap perusahaan harus memenuhi tanggung jawab
hukum. Salah satu tanggung jawab penting keharusan member
informasi kepada pemakai yang berada diluar perusahaan atau
stake holder yang meiputi pemasok, pelanggan, pemegang
saham, kreditor, investor besar, serikat kerja, analisis keuangan,
asosiasi industry, atau bahkan public secara umum.
Dari uraian diatas dapat dijelaskan bahwa tujuan sistem informasi
akuntansi cukup penting bagi manajemen untuk memperoleh informasi
khususnya informasi keuangan yang diperlukan baik bagi perencanaan dan
pengendalian kegiatan maupun untuk melaksanakan pertanggung jawaban.
Namun untuk mencapai tujuan tersebut terdapat beberapa komponen
system informasi akuntansi yang saling berintegrasi membentuk sebuah
system. Menurut Azhar Susanto (2013: 207) komponen – komponen dari
system informasi akuntansi dapat dikelompokkan sebagai berikut:
a. Perangkat Keras (Hardware)
Hardware merupakan peralatan phisik yang dapat digunakan untuk
mengumpulkan, memasukkan, memproses, menyimpan dan
mengeluarkan hasil pengolahan data dalam bentuk informasi.
b. Perangkat Lunak (Software)
12
Software adalah kumpulan dari program-program yang digunakan untuk
menjalankan aplikasi tertentu pada computer, sedangkan program
merupakan kumpulan dari perintah-perintah computer yang tersusun
secara sistematis. Software dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu
perangkat lunak system (System software) dan perangkat lunak aplikasi
(application software).
c. Manusia (Brainware)
Brainware atau sumber daya manusia (SDM) merupakan bagian
terpenting dari komponen system informasi dalam dunia bisnis yang
dikenal sebagai system informasi akuntansi. komponen SDM ini
merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan komponen lainnya
didalam suatu system informasi.
d. Prosedur
Prosedur merupakan rangkaian aktivitas atau kegiatan yang dilakukan
secara berulang-ulang dengan cara yang sama.
e. Database dan Sistem Manajemen Database
Sistem database merupakan sistem pencatatan dengan menggunakan
komputer yang memiliki tujuan untuk memelihara informasi agar selalu
siap pada saat diperlukan. Database terdiri dari media dan sistem
penyimpanan data dan sistem pengelolaan.
f. Teknologi Jaringan Telekomunikasi
Sistem telekomunikasi merupakan kumpulan hardware dan software yang
sesuai (Compatible) yang disusun untuk mengkomunikasikan berbagai
macam informasi dari satu lokasi ke lokasi yang lain.
13
Dengan demikian dalam membentuk suatu sistem informasi
akuntansi tidak hanya dibutuhkan operator yang menjalankannya, karena
pada dasarnya operator yang menjalankan sistem harus berpedoman
pada prosedur-prosedur dan didukung oleh infrastruktu teknologi seperti
Software, komputer, dan peralatan pendukung lainnya. Tanpa itu, sebuah
sistem tidak akan berjalan dengan baik. Menurut Susanto (2008:374)
Peran mendasar system informasi akuntansi dalam organisasi adalah
menghasilkan informasi akuntansi yang berkualitas. Informasi yang
berkualitas tentu akan berdampak pada pengambilan keputusan yang
tepat yang akan langsung mempengaruhi kelangsungan hidup organisasi.
Secara umum informasi akuntansi memiliki empat dimensi kualitas
informasi, yaitu :
1. Akurat, Akurat dapat diartikan bahwa informasi akuntansi tersebut
benar-benar mencerminkan situasi dan kondisi yang ada.
2. Relevan, elevan dapat diartikan bahwa informasi akuntansi yang
dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan.
3. Tepat waktu, Tepat waktu dapat diartikan bahwa informasi akuntansi
tersedia pada saat informasi tersebut diperlukan.
4. Lengkap, Lengkap dapat diartikan bahwa informasi akuntansi yang
dihasilkan tersebut telah selengkap yang diinginkan.
2. Peranan Sistem Informasi Akuntansi
Sistem informasi akuntansi suatu organisasi memainkan peranan yang
sangat penting dalam membantu organisasi untuk mengadopsi dan
mempertahankan posisi strateginya. Mencapai kesesuaian yang baik antar
aktivitas membutuhkan pengumpulan data tiap aktivitas.
14
Ada lima peran sistem informasi akuntansi (SIA) menurut Azhar Susanto
(2013: 10), yaitu:
a. Mengumpulkan dan memasukkan data kedalam SIA.
b. Mengolah data transaksi tersebut.
c. Menyimpan data untuk tujuan dimasa mendatang.
d. Memberi pemakai atau pengambil keputusan (manajemen) informasi yang
mereka perlukan.
e. Mengontrol semua proses yang terjadi.
3. Kualitas Laporan Keuangan
a. Pengertian Laporan Keuangan
Pengertian laporan keuangan adalah suatu laporan yang berisikan
informasi seputar keuangan dari sebuah organisasi. Laporan keuangan di
buat atau diterbitkan oleh perusahaan dari hasil proses akuntansi agar bisa
menginformasikan keuangan dengan pihak dalam maupun pihak luar yang
terkait. Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 1 Tahun 2015
Tentang Penyajian Laporan Keuangan “laporan keuangan adalah suatu
penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu
entitas.”
Adapun menurut Thomas (2013:35), menjelaskan pengertian
laporan keuangan merupakan hasil akhir dari siklus akuntansi yang
memberikan gambaran keuangan tentang suatu perusahaan yang secara
periodic disusun oleh manajemen perusahaan. Laporan keuangan memiliki
sifat historis yaitu membuat angka-angka tentang kinerja dan kondisi
keuangan perusahaan pada masa yang telah lalu (historis).
15
Sedangkan menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) (2015:2)
laporan keuangan adalah merupakan bagian dari proses pelaporan
keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca,
laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan (yang disajikan dalam
berbagai cara misalnya laporan arus kas atau laporan arus dana), catatan
dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral
dari laporan keuangan.
Berdasarkan pengertian-pengertian di atas dapat dikatakan bahwa
laporan keuangan adalah hasil dari proses pencatatan yang ringkas berupa
data keuangan dan aktivitas dari suatu perusahaan yang bertujuan untuk
memberi gambaran mengenai kondisi keuangan, hasil usaha, serta kinerja
perusahaan pada saat tertentu atau jangka waktu tertentu.
b. Tujuan Laporan Keuangan
Laporan keuangan yang sebenarnya merupakan produk akhir dari
proses atau kegiatan akuntansi dalam suatu kesatuan. Proses akuntansi
dimulai dari pengumpulan bukti-bukti transaksi yang terjadi sampai pada
penyusunan laporan keuangan. Proses akuntansi tersebut harus
dilaksanakan menurut cara tertentu yang lazim dan berterima umum sesuai
dengan standar akuntansi keuangan. Dalam laporan keuangan dibuat dan
disusun oleh akuntan. Para akuntan memahami dengan benar bahwa
laporan keuangan yang dibuat tersebut akan menjadi informasi keuangan
bagi banyak pihak. Oleh karena itu, seorang akuntan harus memahami
dengan benar tujuan suatu pelaporan keuangan.
Sedangkan menurut ikatan Akuntansi Indonesia dalam Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) 2015 No. 1 paragraf 10, menjelaskan bahwa
16
“Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi mengenai posisi
keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi
sebagian besar kalangan pengguna laporan keuangan dalam pembuatan
keputusan ekonomi.”
Laporan keuangan yang disusun oleh perusahaan harus sesuai
dengan prinsip akuntansi yang lazim, agar pihak perusahaan, manajemen,
dapat mengambil keputusan dari laporan dan pihak-pihak yang memakai
informasi agar laporan keuangan tersebut tidak menyesatkan. Berdasarkan
uraian tersebut maka dapat dikatakan bahwa laporan keuangan disusun
dengan tujuan untuk menyediakan informasi keuangan mengenai suatu
perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai
pertimbangan dalam pembuatan keputusan-keputusan ekonomi.
c. Penggunaan Laporan Keuangan
Laporan keungan meupakan komiditi yang bermanfaat dan
dibutuhkan masyarakat, karena ia dapat memberikan informasi yang
dibutuhkan penggunanya dalam dunia bisnis yang dapat menghasilkan
keuntungan. Laporan keuangan disajikan kepada pihak yang berkepentingan
termasuk manajemen, kreditur, pemerintah dan pihak-pihak lainnya.
Menurut Sofyan Syafri Harahap (2013:7), pengguna laporan
keuangan antara lain sebagai berikut:
1. Pemilik Perusahaan
Bagi pemilik perusahaan laporan keuangan dimaksud untuk:
a. Menilai prestrasi atau hasil yang diperoleh manajemen perusahaan;
b. Mengetahuib hasil dividen yang akan diterima;
c. Menilai posisi keuangan perusahaan dan pertumbuhannya;
17
d. Mengetahui nilai saham dan laba perlembar saham;
e. Sebagai dasar untuk memprediksi kondisi perusahaan dimasa
datang;
f. Sebagai dasar untuk mempertimbangkan menambah atau
mengurangi investasi.
2. Manajemen Perusahaan
Bagi manajemen perusahaan laporan keuangan digunakan untuk:
a. Alat untuk mempertanggung jawabkan pengelolaan kepada pemilik;
b. Mengantur tingkat biaya dari setiap kegiatan operasi perusahaan, divisi,
bagian segmen tertentu;
c. Mengukur tingkat efisiensi dan tingkat keuntungan perusahaan, divisi,
bagian, atau segmen tertentu;
d. Menilai hasil kerja individu yang diberikan tugas dan tanggung jawab;
e. Untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan perlu tidaknya
diambil kebijaksanaan baru;
f. Memenuhi ketentuan dalam UU, peraturan, Anggaran Dasar, Pasar
Modal, dan lembaga regulator lainnya.
3. Investor
Bagi investor laporan keuangan dimaksud untuk:
a. Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan;
b. Menilai kemungkinan menanamkan dana dalam perusahaan;
c. Menilai kemungkinan menanamkan divestasi (menarik investasi) dari
perusahaan;
d. Menjadi dasar memprediksi kondisi perusahaan di masa datang.
18
4. Kreditur atau Banker
Bagi kreditur, banker, atau supplier laporan keuangan digunakan untuk:
a. Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan dalam jangka
pendek maupun dalam jangka panjang;
b. Menilai kualitas jaminan kredit/investasi untuk menopang kredit yang akan
diberikan;
c. Melihat dan memprediksi prospek keuntungan yang mungkin diperoleh
dari perusahaan atau menilai rate of return perusahaan;
d. Menilai kemampuan likuiditas, solvabilitas, rentabilitas perusahaan
sebagai dasar dalam pertimbangan keputusan kredit;
e. Menilai sejauh mana perusahaan mengikuti perjanjian kredit yang sudah
disepakati.
5. Pemerintah dan Regulator
Bagi pemerintah atau regulator laporan keuangan dimaksudkan untuk:
a. Menghitung dan menetapkan jumlah pajak yang harus di bayar;
b. Sebagai dasar dalam menetapkan kebiajkan-kebijakan baru;
c. Menilai apakah perusahaan memerlukan bantuan atau tindakan lain;
d. Menilai kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang ditetapkan;
e. Bagi lembaga pemerintah lainnya bisa menjadi bahan penyusunan data
dan statistik.
6. Analisis, Akademis, Pusat Data Bisnis
Para analisis, akademis, dan juga lembaga-lembaga pengumpulan data
bisnis laporan keuangan penting sebagai bahan atau sumber informasi yang
akan diolah sehingga menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi analisa, ilmu
pengetahuan, dan komoditi informasi.
19
Sedangkan menurut Dwi Martini, Sylvia Veronica, Ratna Wardhani, Aria
Farahmita dan Edward Tanujaya (2012:33), pengguna laporan keuangan
meliputi investor, calon investor, pemberi pinjaman, karyawan, pemasok, kreditur
lainnya, pelanggan, pemerintah, lembaga, dan masyarakat.
Dari penjelasan tersebut dapat dibuktikan bahwa laporan keuangan sangat
berguna bagi semua pihak yang berkepentingan, baik pihak internal maupun
pihak eksternal. Laporan keuangan dapat memberikan informasi kepada para
penggunanya sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.
d. Komponen-Komponen Laporan Keuangan
Laporan keuangan yang lengkap menurut Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) 2015 No.1, terdiri dari komponen-komponen sebagai berikut:
1. Laporan posisi keuangan (Neraca)
2. Laporan laba rugi komprehensif selama periode
3. Laporan perubahan ekuitas selama periode
4. Laporan arus kas selama periode
5. Catatan atas laporan keuangan
6. Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan
ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif
atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika
entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
e. Kualitas Lpaoran Keuangan
Kualitas laporan keuangan sebuah perusahaan tergantung dari seberapa
besar informasi yang disajikan perusahaan bisa berguna bagi pengguna dan
bagaimana perusahaan menyusun laporan keuangan yang ada berdasarkan
kerangka konseptual dan prinsip-prinsip dasar dan tujuan akuntansi. Baik
20
buruknya kualitas laporan keuangan dapat dilihat dari sehat atau tidak sehatnya
perusahaan tersebut. Perusahaan yang sehat akan memiliki laporan keuangan
yang berkualitas baik tanpa adanya penyimpangan. Laporan keuangan
merupakan salah satu alat ukur yang digunakan oleh para pemakai laporan
keuangan dalam mengukur atau menentukan sejauh mana kualitas perusahaan.
Laporan keuangan memiliki kemampuan untuk menyajikan secara jelas
kesehatan keuangan suatu perusahaan guna memberikan keputusan bisnis yang
informatif. Laporan keuangan sangat penting bagi manajemen perusahaan pada
khususnya untuk pengambilan keputusan dan penyusunan perencanaan. Oleh
karena itu, informasi akuntansi yang diperoleh harus memenuhi kriteria tertentu.
Seperti yang dijelaskan oleh Financial Accounting Standard Board (FASB) dalam
Zaki Baridwan (2013), adalah sebagai berikut:
B. Tinjauan Empiris
Tabel 2.1
Review Tinjauan Empiris
No Nama Penulis Judul Penelitian
Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kinerja individu
dipengaruhi oleh efektivitas
penggunaan teknologi SIA
Efektivitas dan kepercayaan teknologi
Penggunaan Dan SIA. Hasil Uji F terlihat bahwa
Kepercayaan Atas variabel bebas secara
Novia Fabiola
1. Sistem Informasi simultan berpengaruhi positif
Panggeso
Akuntansi Terhadap terhadap kinerja individu. Uji t
(2014)
Kinerja Karyawan menunjukkan pengaruh yang
Bank Sulselbar Di signifikan terhadap kinerja
Makassar individu dengan tingkat
signifikansi sebesar 0,012
atau 1,2% untuk efektivitas
penggunaan teknologi SIA
dan 0,000 atau 0% untuk
21
kepercayaan teknologi SIA.
Kualitas sistem informasi
akuntansi tidak terbukti
Pengaruh Kualitas
berpengaruh positif dan
Sistem Informasi
signifikan terhadap kinerja
Akuntansi Terhadap
Dian Urna perusahaan BPD DIY Syariah
Kinerja Perusahaan
2. dengan signifikansi 0.89 >
Di Bank
Fasihat (2015) 0.5(derajat kesalahan 5%).
Pembangunan
Hal ini diindikasikan terjadi
Daerah-Daerah
karena BPD DIY syariah
Istimewah
pusat, dimana kegiatan
yogyakarta Syariah
operasional dilakukan oleh
BPD DIY Syariah pusat.
Pengaruh Sistem
Informasi Akuntansi sistem iformasi akuntansi
Fitri Sukmawati
Terhadap memiliki pengaruh terhadap
3. dan Rangga
Efektivitas Kinerja efektivitas kinerja keuangan
Pradyptha
Keuangan Koperasi koperasi dan memiliki
(2016)
Kopertis Wilayah IV hubungan yang sangat kuat.
Jabar
22
Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa secara
simultan variabel system
informasi akuntansi dan
Pengaruh motivasi secara signifikan
Efektivitas berpengaruh positif terhadap
Arnisari
Penerapan Sistem variabel kinerja karyawan.
4. Mardikawati
Informasi Akuntansi Pengujian secara parsial
Nurwakhida
Dan Motivasi menunjukkan bahwa system
( 2016 )
Terhadap Kinerja informasi akuntansi secara
Karyawan. signifikan berpengaruh positif
terhadap kinerja karyawan
berarti sistem yang digunakan
mudah dan efektif dalam
membantu tugas karyawan.
Berdasarkan hasil penelitian
diketahui Keterlibatan
pemakai mempunyai
pengaruh signifikan terhadap
kinerja individual.
Kemampuan teknik personal
Analisis Pengaruh mempunyai pengaruh
Putu Laksmi Persepsi teknologi signifikan terhadap kinerja
5.
Pusparani Sistem Informasi [Link]
(2018) Akuntansi Terhadap manajemen puncak
Kinerja Individual mempunyai pengaruh
signifikan terhadap kinerja
[Link]
pendidikan dan pelatihan
tidak mempunyai pengaruh
signifikan terhadap kinerja
individual.
Pengaruh
Hasil analisis adalah tingkat
Efektivitas Sistem
efektivitas sistem informasi
I Kadek Indra Informasi Akuntansi
akuntansi berpengaruh positif
Suryawan dan I Terhadap Kinerja
6. terhadap kinerja individual.
Gusti Ngurah Individual dengan
Insentif dapat memperkuat
Agung Suaryana Insentif Sebagai
pengaruh efektivitas sistem
(2018) Variabel
informasi terhadap kinerja
Pemoderasi Pada
individual.
LPD
Sumber jurnal terdahulu dari tahun 2014 – 2018
23
C. Kerangka Pikir
Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya pengaruh hubungan
antara variabel terikat yaitu kualitas laporan keuangan dengan variabel bebas
yaitu system informasi akuntansi. Untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem
informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan universitas
muhammadiyah Makassar, maka diperlukan system informasi akuntansi yang
diterapkan di Universitas Muhammadiyah Makassar. Bedasarkan hal tersebut,
maka dibentuklah sebuah kerangka pikir sebagai berikut:
24
UniversitasMuhammadiyah
Makassar
1. Hardware (Perangkat Keras)
2. Software (Perangkat Lunak)
3. Brainware (Manusia)
Sistem Informasi Akuntansi
4. Procedure ( Prosedur)
5. Database (Basis Data)
6. Communication Network
( Jaringan Komunikasi)
Sumber : Azhar Susanto (2013 : 207)
1. Dapat Dipahami
2. Relevan
3. Keandalan
4. Dapat Dibandingkan
Kualitas Laporan Keuangan
Sumber : Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) 2015 No. 1 Paragraf 10
Hasil
Gambar 2.1
Kerangka Pikir
25
D. Hipotesis
Berdasarkan latar belakang masalah dan beberapa penelitian
sebelumnya, maka peneliti menduga bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
atas penerapan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan
keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar.
26
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Sumber Data
Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penulisan ini antara lain:
1. Jenis data, terdiri dari:
a. Data kualitatif, yaitu data yang berupa keterangan-keterangan dan
tidak diberikan dalam bentuk angka.
b. Data kuantitatif, yaitu data yang disajikan dalam bentuk angka-
angka.
2. Sumber data, terdiri dari:
a. Data primer, data ini diperoleh melalui hasil kuesioner yang
dibgikan kepada responden.
b. Data sekunder, data ini diperoleh melalui hasil pengumpulan
informasi dari pihak perusahaan dalam hal ini para staff keuangan
ditiap unit Universitas Muhammadiyah Makassar.
B. Lokasi dan Waktu Penelitian
Dalam penelitian yang penulis lakukan, lokasi dan waktu penelitian yaitu:
1. Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Makassar
yang berdomisili di jalan Sultan Alauddin II No.259 Makassar,
2. Waktu Penelitian
Waktu yang digunakan untuk melakukan penelitian yaitu selama dua
bulan.
26
27
C. Definisi Operasional Variabel dan Pengukuran
1. Sistem Informasi Akuntansi (X)
Menurut Azhar Susanto (2013:72) menyatakan bahwa Sistem
Informasi Akuntansi dapat didefinisikan sebagai kumpulan (integrasi) dari
sub-sub sistem/komponen baik fisik maupun non fisik yang saling
berhubungan dan bekerja sama satu sama lain secara harmonis untuk
mengolah data transaksi yang berkaitan dengan masalah keuangan menjadi
informasi keuangan.
2. Kualitas Laporan Keuangan (Y)
Kualitas laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari
posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas (PSAK 2015 No.1
Paragraf 10)
D. Populasi Dan Sampel
1. Populasi
Menurut Sukandar Rumidi (2006: 47) “Populasi adalah keseluruhan
objek penelitian baik terdiri dari benda yang nyata, abstrak, peristiwa ataupun
gejala yang merupakan sumber data dan memiliki karakter tertentu dan
sama”. Sedangkan pengertian populasi penelitian menurut Umi Narimawati
(2008: 73) populasi penelitian merupakan keseluruhan (universum) dari objek
penelitian yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, udara,
gejala, peristiwa, sikap, hidup, dan sebagainya, sehingga objek-objek ini dapat
menjadi sumber data penelitian. Berdasarkan paparan pengertian ini maka
sasaran populasi dalam penelitian ini adalah pengelola unit kerja atau pejabat
struktural pada satuan kerja Universitas Muhammadiyah Makassar.
28
2. Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi (sebagian atau wakil populasi
yang diteliti). Pengambilan sampel atas responden dilakukan secara
Purposive Sampling. Purposive Sampling digunakan karena infomasi yang
akan diambil berasal dari sumber yang disengaja dipilih berdasarkan criteria
yang telah ditetapkan peneliti (Mahmudi,2011). Sampel dipilih berdasarkan
kriteria tertentu dapat mendukung penelitian ini. Kriteria sampel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah
a. Aparat yang melaksanakan fungsi akuntansi/tata usaha keuangan di
masing-masing bidangnya.
b. Memiliki masa keja minimal satu tahun dalam periode penyusunan
laporan keuangan.
E. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
sebagai beikut:
1. Penelitian pustaka (library research).
Penelitian pustaka dilakukan dengan mengkaji buku-buku dan
macam media penulisan lainnya yang ilmiah, dimaksudkan untuk
menambah referensi pendukung tentang teori-teori ilmiah yang dapat
berkaitan dengan topik penelitian dalam rangka penyusunan laporan.
2. Penelitian lapangan (field research).
Penelitian lapangan merupakan penelitian yang ditempuh dengan
cara melakukan studi komparatif atau melakukan pendekatan-pendekatan
pada objek penelitian,diantaranya:
29
a. Observasi, yaitu suatu penelitian yang dilaksanakan dengan
melakukan pengamatan langsung pada badan (perusahaan)
tersebut.
b. Kuesioner, teknik kuesioner yang penulis gunakan adalah
kuesioner tertutup, suatu cara pengumpulan data dengan
memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada
responden dan yang menjadi responden dalam penelitian ini
adalah bagian keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar
dengan harapan mereka dapat memberikan respon atas daftar
pertanyaan tersebut.
c. Dokumentasi, pengumpulan data dilakukan dengan menelaah
dokumen-dokumen yang terdapat pada bagian keuangan
Universitas Muhammadiyah Makassar, dokumen-dokumen yang
menggambarkan sejarah yang menerapkan struktur organisasi.
F. Metode Analisis Data
Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif
kuantitatif. Dimana metode analisis deskriptif kuantitatif merupakan metode
analisis data yang dilakukan dengan cara menyebar kuesioner kepada
responden dan diukur menggunakan skala likert yang digunakan sebagai acuan
untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur,
sehingga alat ukur tersebut bila digunakan dalam pengukuran akan
menghasilkan data kuantitatif.
1. Uji Asumsi Klasik
Ada beberapa pengujian yang harus dijalankan terlebih dahulu,
sebelum dibuat analisis korelasi dan regrasi, hal tersebut untuk menguji
30
apakah model yang dipergunakan tersebut mewakili atau mendekati
kenyataan yang ada. Untuk menguji kelayakan model regrasi yang
digunakan, maka harus terlebih dahulu memenuhi uji asumsi klasik.
Terdapat tiga jenis pengujian pada uji asumsi klasik, diantaranya:
a. Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah sampel yang digunakan
mempunyai distribusi normal atau tidak. Dalam model regrasi linier,
asumsi ini ditunjukkan oleh nilai eror (ɛ) yang berdistribusi normal.
Model regresi yang baik adalah model regresi yang memiliki distribusi
normal atau mendekati normal, sehingga layak dilakukan pengujian
secara statistik. Pengujian normalitas data menggunakan Test of
Normality Kolmogorov-Smirnov dalam program SPSS. Menurut
Santoso (2012:393) dasar pengambilan keputusan bisa dilakukan
berdasarkan probabilitas (Asymtotic Significance), yaitu:
1. Jika probabilitas > 0,05 maka distribusi dari model regresi adalah
normal.
2. Jika probabilitas < 0,05 maka distribusi dari model regresi adalah
tidak normal.
b. Uji Multikolinieritas
Multikolinieritas adalah hubungan linier sempurna atau pasti diantara
beberapa atau semua variabel independen dari model regresi. Uji
multikoliniearitas bertujuan untuk menguji apakah pada sebuah model
regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel independen. Jika
terjadi korelasi, maka dinamakan terdapat problem multikolinieritas.
31
Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara
variabel independen.
Jika terbukti ada mulitikolinieritas, sebaiknya salah satu dari
variabel independen yang ada dikeluarkan dari model, lalu pembuatan
model regresi diulang kembali (Santoso, 2012:234). Untuk mendeteksi
ada tidaknya multikolinieritas dapat dilihat pada besaran Variance
Inflation Factor (VIF) dan Tolerance. Pedoman suatu model regresi
yang bebas multikolinieritas adalah mempunyai angka tolerance
mendekati 1. Batas VIF adalah 10, jika nilai VIF di bawah 10, maka
tidak terjadi gejala multikolinieritas Gujarati (2012 :432). Menurut
Santoso (2012 :236) rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :
1 1
= =
c. Uji Heteroskedastisitas
UJi heteroskedastis bertujuan untuk menguji apakah dalam model
regresi terjadi ketidaksamaan varian atau residual satu pengamatan ke
pengamatan lainnya. Menurut Gujati (2012:406) untuk menguji ada
tidaknya heteroskedastisitas digunakan uji rank-Spearman yaitu
dengan mengkorelasikan variabel independen terhadap nilai absolut
dari residual (eror). Untuk mendeteksi gejala uji heteroskedastisitas
kemudian menentukan nilai absolut residual, selanjutnya meregresikan
nilai absolut residual diperoleh sebagai variabel dependen serta
dilakukan regresi dari variabel independen. Jika nilai koefisien korelasi
antara variabel independen dengan nilai absolut dari residual
signifikan, maka kesimpulannya terdapat heteroskedastisitas (varian
dari residual tidak homogeny).
32
2. Uji Instrumen Data
a. Uji Validitas
Suatu instrument dinyatakan valid apabila mampu mengukur apa yang
diinginkan dan dapat mengungkapkan data dari variabel yang diteliti
secara tepat. Pengujian validitas adalah pengujian yang ditunjukan untuk
mengetahui suatu data dapat dipercaya keberannya sesuai dengan
kenyataan. Sugiyono (2016:121) menyatakan bahwa Instrumen yang
valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data
(mengukur) itu valid. Valid berarti instrument tersebut dapat digunakan
untuk mengukur apa yang seharusnya diukur.
Instrumen yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk
mendapatkan data (mengukur) itu valid. Uji validitas instrument yang
digunakan adalah validitas isi dengan analisis item, yaitu dilakukan
dengan menghitung korelasi antara skor butir instrument dengan skor
total. Menurut Sugiyono (2016:188) menyatakan bahwa teknik korelasi
untuk menentukan validitas item ini sampai sekarang merupakan teknik
yang paling banyak digunakan dan item yang mempunyai korelasi positif
dengan kriterium (skor total) serta korelasi yang tertinggi, menunjukkan
bahwa item tersebut mempunyai validitas yang tinggi pula. Biasanya
syarat minimum untuk dianggap memenuhi syarat adalah jika r = 0,3, jadi
jika korelasi antara butir dengan skor total kurang dari 0,3 maka butir
dalam instrument tersebut dinyatakan tidak valid. Adapun rumus untuk
menguji validitas yaitu menggunakan product moment yang dikemukakan
oleh Pearson :
33
∑ − (∑ ) (∑ )
=
√( ∑ 2 − ( ∑ 2 − ∑ ) )
Keterangan:
= Koefisien korelasi pearson
∑ = Jumlah perkalian variabel X dan Y
∑ = Jumlah nilai variabel X
∑ = Jumlah nilai variabel Y
∑ 2 = Jumlah pangkat dua nilai variabel X
∑ 2 = Jumlah pangkat dua nilai variabel Y
= Banyaknya sampel
b. Uji Reliabilitas
Menurut Sujoko Efferin (Herman, dkk, 2015: 37) reliabilitas data
adalah sejauh mana konsistensi kategorisasi data jika dilakukan oleh
peneliti yang lain atau peneliti yang sama dalam kejadian yang berbeda.
Kriteria yang digunakan untuk menyatakan suatu instrumen dikatakan
reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha (α) lebih besar daro 0,60
(α>0,60).
3. Uji Regresi Linier sederhana
Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk mendapatkan
hubungan matematis dalam bentuk suatu persamaan antara variable terikat dan
variable bebas. Menurut Sugiyono (2012:270) mengemukakan bahwa analisis
regresi digunakan oleh peneliti bila ingin mengetahui bagaimana variable
dependen atau kriteria dapat diprediksikan melalui variabel independen atau
predictor secara individual.
34
Dampak dari analisis regresi ini dapat digunakan untuk memutuskan
apakah naik dan menurunnya variabel dependen dapat dilakukan melalui
menaikkan dan menurunkan keadaan variabel independen, atau untuk
meningkatkan variabel independen / dan sebaliknya. Bentuk umum regresi linier
sederhana adalah:
Y= +
Keterangan :
Y = Subjek nilai dalam variabel terkait yang dipredisikan
a = Harga Y bila X = 0 (harga konstan)
b = Angka arah koefisien regresi
X = Subjek pada variabel bebas yang mempunyai nilai tertentu
4. Uji Hipotesis
Uji Parsial (Uji t)
Uji parsial dimaksudkan untuk menguji apakah variabel independen secara
parsial berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan dengan ketentuan
jika nilai signifikansi > 0,05 maka Ho ditolak dan Hα diterima (berpengaruh)
dan sebaliknya jika nilai signifikansi < 0,05 maka Ho diterima dan Hα ditolak
(tidak berpengaruh). Sesuai dengan hipotesis penelitian yang diajukan,
maka hipotesis statistik untuk pengujian secara parsial dapat didefinisikan
sebagai berikut:
Ho = 0 : Tidak terdapat pengaruh sistem informasi akuntansi
terhadapkualitas laporan keuangan Universitas Muhammadiyah
Makassar.
Hα ≠0 : Terdapat pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kualitas
laporan keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar
35
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Perusahaan
1. Sejarah Singkat Universitas Muhammadiyah Makassar
Universitas Muhammadiyah Makassar didirikan pada tanggal 19
juni 1963 sebgai cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Pendirian perguruan tinggi ini adalah realisasi dari hasil musyawarah
wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan dan Tenggara ke-21 di
Kabupaten Bantaeng. Pendirian tersebut didukung oleh persyarikatan
Muhammadiyah sebagai organisasi yang bergerak dibidang pendidikan
dan pengajaran dakwah amar ma’ruf nahi munkar, lewat surat nomor : E-
6/098/1963 tertanggal 22 jumadil akhir 1394 H/ 12 Juli 1963 M. Kemudian
akta pendiriannya dibuat oleh notaris R. Sinojo Wongsowidjojo
berdasarkan akta notaris nomor : 71 tanggal 19 juni 1963. Universitas
Muhammdiyah Makassar dinyatakan sebagai perguruan tinggi swasta
terdaftar sejak 1 oktober 1965.
Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar)
sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) mengemban tugas dan
peran yang sangat besar bagi agama, bangsa dan negara, baik dimasa
sekarang maupun dimasa depan. Selain posisinya sebagai salah satu
PTM/PTS di kawasan timur Indonesia yang tergolong besar,juga padanya
tertanam kultur pendidikan yang diwariskan sebagai amal usaha
Muhammadiyah. Nama Muhammadiyah yang terintegrasi dengan nama
Makassar memberikan harapan terpadunya budaya, keilmuan dan nafas
keagamaan. Pada awal berdirinya, Universitas Muhammadiyah Makassar
35
36
membina dua fakultas yaitu fakultas keguruan dan seni jurusan bahasa
Indonesia, dan fakutas keguruan dan ilmu pendidikan juusan pendidikan
umum (PU), dan Pendidikan sosial (PS) yang dipimpin oleh rektor Dr.
[Link]. pada tahun yang sama (1963) Universitas Muhammadiyah
Makassar telah berdiri sendiri dan dipimpin oleh rektor [Link] Watif
Masri.
Perkembangan berikutnya Universitas Muhammadiyah Makassar
pada tahun 1965 membuka fakultas baru yaitu: Fakultas Agama Islam
(FAI), Fakultas Ekonomi (Fekon), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Selanjutnya tahun 1987 membuka fakultas teknik, tahun 1994 Fakultas
Pertanian,Tahun 2002 membuka Program Pascasajana, dan tahun 2008
membuka Fakultas Kedokteran, sampai saat ini Universitas
Muhammadiyah Makassar memiliki 7 Fakultas dengan 37 Program studi, 1
Program Pascasarjana dan 1 Program Doktor.
Universitas Muhammadiyah Makassar pada tahun 2003 mengalami
tahapan transisi sejarah perkembangan, berupa perubahan formasi
kepemimpinan dengan bergabungnya generasi muda dan generasi tua.
Pimpinan dan seluruh civitas akademika Universitas muhammadiyah
makassar bertekad untuk memelihara hasil capaian para pendahulu dan
mengembangkannya kepada capaian yang lebih baik serta komitmen :
1. Memelihara kepercayaan masyarakat
2. Mencapai keunggulan dalam kompetisi yang semakin ketat
3. Mewujudkan kemandirian dalam pengelolaan dan pengembangan
diri.
37
Dari ketiga komitmen tersebut diharapkan dapat mengantar
Universitas Muhammadiyah Makassar untuk menjadi perguruan tinggi
islam terkemuka.
2. Visi dan Misi Organisasi
a. Visi Organisasi : Menjadi Perguruan Tinggi Islam Terkemuka,
Unggul,Terpercaya, Dan Mandiri Pada Tahun 2024.
b. Misi organisasi :
1. Menyelenggarakan proses pendidikan untuk meningkatkan
keimanan dan ketaqwaan.
2. Menyelenggarakan dan mengembangkan proses pembelajaran
yang kreatif,inovatif,efektif, dan menyenangkan.
3. Menumbuhkan kembangkan dan menyebarluaskan penelitian
yang inovatif, unggul dan berdaya saing.
4. Menumbuh kembangkan kewirausahaan berbasis kemitraan dan
ukhuwah.
5. Meninkatkan kualitas hidup dan kehidupan civitas
akademika,alumni, dan masyarakat.
38
3. Struktur Organisasi dan Job Description
a. Struktur Organisasi
Gambar 4.1
Struktur Organisasi
39
b. Job Description.
1. Rektor dan Wakil Rektor
Pimpinan universitas adalah rektor dan para wakil rektor, yang
bertugas antara lain menjalankan fungsi pengelolaan universitas
secara keseluruhan,melaksanakan penyelenggaraan pendidikan,
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, membina civitas
akademika ( Dosen dan Mahasiswa) serta membina hubungan dengan
alumni baik dilingkungan universitas dan masyarakat.
Rektor diangkat / diberhentikan oleh Majelis Wali Amanat untuk
masa jabatan 5 tahun, setelah melalui proses pemilihan yng diadakan
khusus dalam suatu rapat terbuka Majelis Wali Amanat. Adapun
susunan pimpinan Universitas Muhammadiyah Makassar yaitu:
a. Rektor : [Link] Rahim,S.E.,M.M.
b. Wakil Rektor I : [Link] Rahim Nanda,M.T
c. Wakil Rektor II: [Link] Sukri Syamsuri,M,Hum
d. Wakil Rektor II : [Link] Tahir,[Link]
e. Wakil Rektor IV: [Link] Molla,M.M
2. PPM Majelis Dikti PWM / BPH
BPH ( Badan Pengurus Harian ) merupakan salah satu badan
yang melakukan fungsi control, koordinasi, pengembangan dan
peningkaan sistem manajemen administrasi dan keuangan serta
komunikasi dalam membangun hubungan internal dan eksternal.
Adapun BPH Universitas Muhammadiyah Makassar di ketuai oleh
Bapak [Link].H.M Syaiful Saleh, [Link].
3. Senat Akademik universitas
40
Senat universitas merupakan badan normatif dan perwakilan
tertinggi di Universitas Muhammadiyah Makassar. Keanggotaan senat
universitas tediri dari pimpinan iniversitas muhammadiyah makassar,
dekan, 2 orang dosen tetap dari masing masing fakultas yang mewakili
unsur guru besar dan pewakilan dosen, serta direktur direktorat.
Anggota senat universitas muhammadiyah makassar diangkat dan
diberhentikan oleh Rektor sebagai ketua senat sesuai dengan
peraturan dan ketentuan yang berlaku.
4. Direktorat AKSI,LP3M,P4M,Perpustakaan,PPMB
Di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, layanan
akademik mempermudah kesuksesan belajar mahasiswa adalah
usaha yang diprioritaskan. Mahasiswa yang baru masuk hingga pada
mahasiswa lulus, mereka senantiasa dibimbing, diberi penjelasan
secara intensif tentang prosedur-prosedur layanan yang dapat
diperoleh, baik sebagai hak maupun sebagai kewajiban seorang
mahasiswa. Proses studi diawali dengan pendaftaran mahasiswa baru
melalui sistem One Day Service (ODS) atau Pelayanan Sehari
(Pendaftaran-Seleksi-Registrasi). Selanjutnya adalah mengikuti
kegiatan Pesantren Mahasiswa Baru dan kegiatan Orientasi
Pengenalan Jurusan, dan diakhiri dengan Pengukuhan Mahasiswa
Baru yang ditandai dengan Pemasangan Jas Almamater dan Kuliah
Perdana. Selanjutnya, Pemrograman MataKuliah atau sering dikenal
dengan istilah pengisian “Kartu Rencana Studi(KRS)”.
Pemprograman Matakuliah atau pengisian Kartu Rencana
Studi (KRS) ini telah diterapkan melalui Sistem Pemrograman
41
Matakuliah Berbasis IT Terintegrasi Bank Mitra Unismuh Makassar
yang dikenal dengan istilah SIMAK (Sistem Informasi Manajemen
Akademik). Sistem ini dapat diakses secara online penuh sehingga
Pemrograman Matakuliah atau Pengisian KRS tersebut dapat
dilakukan kapan dan dimana saja. Dan, sistem ini dapat pula menjadi
media informasi bagi wali mahasiswa atau orang tua mahasiswa,
sehingga wali mahasiswa atau orang tua mahasiswa tersebut dapat
mengetahui dan mengontrol status keaktifan kuliah [Link]
Pemrograman Matakuliah atau Pengisian KRS dilakukan, kegiatan
selanjutnya adalah mengikuti perkuliahan. Kegiatan perkuliahan
dilakukan sebanyak 16 kali pertemuan dengan sistem pertemuan di
kelas dan pertemuan melalui e-learning.
Praktikum, Praktek Kerja Lapang (PKL), Pemantapan Profesi
Keguruan (P2K), Kuliah Kerja Nyata (KKN), Penelitian, Penyusunan
Tugas Akhir atau Skripsi, Ujian Skripsi, Yudisium, dan Wisuda adalah
jenis-jenis kegiatan yang harus dilalui seorang mahasiswa hingga
menjadi Alumni Universitas Muhammadiyah Makassar, dan proses
pengambilan atau pemrograman kegiatan-kegiatan tersebut
kesemuanya dilakukan melalui Sistem Berbasis IT [Link]
meningkatkan kualitas pembelajaran baik dari sisi pelayanan materi
maupun intensitas kehadiran dosen dan mahasiswa di kelas, maka di
setiap ruang kelas telah dilengkapi dengan multimedia LCD, kamera
CCTV, dan Pendingin Ruangan.
Selain itu, fasiltas-fasilitas penunjang pembelajaran dan
pengembangan bakat mahasiswa, seperti: Laboratorium Bahasa,
42
Laboratorium Teknik, Laboratorium Komputer, Laboratorium MIPA,
Laboratorium Micro Teaching, Laboratorium Kedokteran, Laboratorium
Anatomi, Laboratorium Akuntansi, Hutan Pendidikan, Pertambakan
dan Empang Pendidikan, Laboratorium Sekolah, Studio Gambar,
Sarana Olahraga dan Kesenian, Apartemen Mahasiswa, Mall Studen,
Perpustakaan, Area Free Hotspot Internet, Auditorium, Medical Center,
KC. Bank Mitra telah direpresentatifkan.
5. Diektorat SDK, UMC, RSP, UBC, BAKI,PLPK
Secara umum Biro Administrasi Keuangan adalah merupakan
unsur pelaksana administrasi pembantu pimpinan Universitas
Muhammadiyah Makassar di bidang teknis dan administrasi keuangan,
serta mempunyai tugas dan fungsi sebagai pelayanan teknis
administrasi dan keuangan di semua unsur yang ada di lingkungan
Universitas Muhammadiyah Makassar (Fakultas, Lembaga dan Unit).
Bertanggung jawab atas semua kigiatan yang ada di Biro Administrasi.
Keuangan kepada Pimpinan (REKTOR / Pembantu Rektor II).
Sebagai koordinator pelayanan teknis administrasi keuangan yang
dibantu oleh Kabag.
Pelayanan administrasi Mahasiswa. Mempersiapkan bahan dan
menyusun Rencana Anggaran Pendapatan. Belanja ( RAPB )
Universitas Muhammadiyah Makassar. Mengatur pengurusan dan
pelaksanaan pertanggung jawaban keuangan Universitas
Muhammadiyah Makassar. Mengatur dan menyelenggarakan
pembukuan keuangan Universitas Muhammadiyah
Makassar,Menyusun perhitungan anggaran Universitas
43
Muhammadiyah Makassar, Menyelenggarakan pengelolaan
perbendaharaan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Makassar,
Membuat laporan keuangan setiap bulan kepada pimpinan Universitas
Muhammadiyah Makassar.
6. Dekan / Direktur Pascasajana Beserta Wakil Dekan
Dekan / direktur pascasarjana beserta wakil dekan adalah
pejabat yang memimpin suatu fakultas. Dalam bentuk ideal, ia adalah
pemimpin administratif sekaligus pemimpin keakademikan tertinggi di
fakultasnya.
7. Senat Akademik Fakultas Pimpinan Senat Fakultas
Senat Fakultas memiliki fungsi memberikan pertimbangan
dalam penyusunan, penetapan, dan pengawasan pelaksanaan
kebijakan akademis di Fakultas. Oleh karena itu, senat serta wakil
senat fakults disebut sebagai pimpinan ditingkat fakultas.
8. Tata Usaha
Tata usaha merupakan suatu bagian dari Universitas yang
berfungsi sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar agar berjalan
lancar sesuai apa yang telah direncanakan dan bisa tercapai seperti
apa yang diinginkan. Dengan berkembangnya zaman yang sekarang
lebih dikenal dengan era globalisasi, fungsi tata usaha harus lebih
dapat ditingkatkan kualitasnya tentang teknologi terutama teknologi
informasi ataupun lebih dikenal dengan era [Link] ini
dimaksud untuk lebih mengefektifkan pekerjaan dan untuk
memberikan pelayanan yang lebih baik. Oleh karena itu setiap staf tata
usaha diharuskan menguasai teknologi tersebut.
Keberadaan ketatausahaan disetiap instansi sangat berperan
penting untuk kelancaran kegiatan dan perkembangan instansi yang
bersangkutan dan dengan perkembangan zaman teknologi informasi
dapat lebih mengefektifkan kinerja dari tata usaha itu sendiri.
44
9. Program Studi
Program studi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman
penyelenggaraan pendidikan akademik dan/atau profesional yang
diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar
mahasiswa dapat menguasai pengetahuan, keterampilan, dan sikap
sesuai dengan sasaran kurikulum.
10. Dosen/PA
Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas
utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan
ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat.
B. Hasil Dan Pembahasan
1. Deskripsi Data
Populasi dalam penelitian ini adalah staf tata usaha dan pengelola
keuangan yang menggunakan teknologi kompute di Universitas
Muhammadiyah Makassar. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara
mengantarkan langsung kuesioner kepada respoden yang bekerja dibagian
tata usaha dan pengelola keuangan pada Universitas Muhammadiyah
Makassar.
Pengumpulan data dilakukan sejak tanggal 10 Juni sampai tanggal
1 Juli 2019. Pendistribusian kuesioner dilakukan dengan cara
mengantarkan langsung kepada para staf yang menjadi sampel penelitian.
Peneliti menetapkan janji untuk mengambil kuesioner selama 1 minggu
terhitung sejak kuesioner diantarkan kepada responden sesuai dengan
kesepakatan yang ditetapkan antara responden dan peneliti.
Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 responden. Dari
pengembalian kuesioner yang disebarkan, 35 (75%) kuesioner yang
diterima kembali oleh peneliti dan kuesioner yang dapat diolah oleh peneliti
45
sebanyak 30 (64%) terdapat beberapa kuesioner yang tidak dapat diolah
disebabkan karena responden tidak memberikan penilaian terhadap semua
pernyataan dalam kuesioner.
Tabel 4.1
Rincian tingkat pengembalian kuesioner
Jumlah
kuesioner yang Kuesioner yang
No Unit Kerja kuesioner
dibagikan dikembalikan
yang diolah
1. Fakultas
Ekonomi dan 6 4 4
Bisnis
2. Fakultas Ilmu
Sosial dan 3 3 2
Ilmu Politik
3. Fakultas 3 3
3
Teknik
Fakultas
Keguruan dan
4. 3 3 3
Ilmu
Pendidikan
Program
5. 3 3 3
Pascasarjana
6. Fakultas 10 4 3
46
Kedokteran
Fakultas
7. 4 4 4
Pertanian
Sumber Daya
8. 10 6 4
dan Keuangan
9. Perpustakaan 5 5 4
Jumlah 47 35 30
Sumber : Data Primer diolah 2019
2. Karakteristik Responden
Dari 30 kuesioner yang dapat diolah, gambaran umum responden
yang terinci pada tabel 4.2 dilihat dari jenis kelamin responden, pria 9
orang (30%) dan wanita 21 orang (70%), rtinya sebagian besar responden
adalah wanita. Dilihat dari tingkat pendidikan responden, diploma (D3) 1
orang (3,3%), strata 1 (S1) 28 orng (93,3%) dan strata 2 (S2) 1 orang
(3,3%), hal ini berarti bahwa sebagian besa responden adalah sarjana
yang menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpendidikan tinggi
dan mampu untuk memahami pertanyaan dalam kuesioner dan kompeen
dalam membeikan jawaban.
Dilihat dari lamanya responden bekerja, 1-3 tahun 7 orang (23,3%),
4-6 tahun 16 oang (53,3%), dan 7-9 tahun 7 orang (23,3%), hal ini
menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah bekerja lebih dari 3
tahun yang berarti bahwa sebagian besar responden memiliki pengalaman
47
kerja dan memahami hal-hal yang bekaitan dengan penelitian ini seperti
teknologi informasi yang digunakan dan sistem pemakaiannya.
Tabel 4.2
Karakteristik Responden
No Kriteria Jumlah Pesentase (%)
Jenis kelamin
1. Pria 9 Orang 30%
Wanita 21 Orang 70%
Total 30 Orang 100%
Pendidikan Terakhir
SLTA/Sederajat - -
Diploma (D3) 1 Orang 3,3%
2.
Strata 1 (S1) 28 Orang 93,3%
Strata 2 (S2) 1 Orang 3,3%
Strata 3 (S3) - -
Total 30 Orang 100%
Lama Bekerja
< 1 Tahun - -
3
1-3 Tahun 7 Orang 23,3 %
4-5 Tahun 16 Orang 53,3 %
48
>7 Tahun 7 Orang 23,3%
Total 30 Orang 100%
Sumber : Data Primer diolah 2019
3. Uji Kualitas Data
a. Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur valid tidaknya suatu
kuesioner. Item dalam kuesioner akan valid jika penyataan pada
kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh
kuesioner tersebut Ghozali (2011). Berdasarkan r tabel yang terdapat
pada lampiran dimana = 0,361 maka diketahui bahwa jika nilai Pearson
Correlation > 0,361 maka dapat dikatakan bahwa instrumen pada setiap
ariabel telah valid. Berikut tabel 4.4 yang merupakan ringkasan dari hasil
uji validitas, dapat diketahui bahwa instrumen-instrumen pada setiap
variabel dalam penelitian ini adalah valid yang dibuktikan dengan nilai
Pearson Correlation yang nilainya lebih besar dari 0,361.
Tabel 4.3
Uji Validitas Variabel X
Item-Total Statistics
Corrected Item- Squared Cronbach's
Scale Mean if Scale Variance Total Multiple Alpha if Item
Item Deleted if Item Deleted Correlation Correlation Deleted
X1.1 16,5667 8,116 ,722 ,576 ,893
X.2 16,5667 7,909 ,886 ,812 ,858
X1.3 16,7333 8,202 ,810 ,752 ,874
X1.4 16,5667 8,047 ,847 ,769 ,867
X1.5 16,5000 8,603 ,583 ,367 ,925
49
Hasil olah data SPSS 22 (variabel X)
Tabel 4.3
Uji Validitas Variabel Y
Item-Total Statistics
Corrected Item- Squared Cronbach's
Scale Mean if Scale Variance Total Multiple Alpha if Item
Item Deleted if Item Deleted Correlation Correlation Deleted
Y1.1 30,8333 30,971 ,674 ,594 ,959
Y1.2 30,8000 30,097 ,761 ,797 ,956
Y1.3 30,8000 29,269 ,875 ,862 ,950
Y1.4 30,9000 29,197 ,945 ,917 ,947
Y1.5 30,9667 28,999 ,813 ,723 ,953
Y1.6 31,0000 29,517 ,841 ,790 ,952
Y1.7 30,9667 28,654 ,857 ,856 ,951
Y1.8 30,8000 27,959 ,838 ,857 ,952
Y1.9 30,8000 28,579 ,854 ,827 ,951
Olah data spss 22 (Variabel Y)
b. Uji Reliabilitas
Suatu kuesionr dapat dikatakan reliabel jika jawaban seorang
responden terhadap pernyataan adalah konsisten dari waktu ke waktu. Uji
reliabilitas dilakukan dengan menggunaka uji statistik Cronbach Alpha.
Suatu instrumen dikatakan reliabel apabila Cronbach Alpha lebih besar
dari nilai 0,60. Tabel 4.5 berikut ini dapat dilihat bahwa seluruh variabel
dalam penelitian ini reliabel. Hal ini dibuktikan dengan Cronbach Alpha
>0,60.
50
Tabel 4.5
Uji Reliabilitas
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha Based on
Cronbach's Alpha Standardized Items N of Items
,905 ,909 5
Olah data spss 22 (variabel X)
Tabel 4.6
Uji Reliabilitas
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha Based on
Cronbach's Alpha Standardized Items N of Items
,958 ,958 9
Olah data SPSS 22 (variabel Y)
Berdasarkan tabel 4.5 diatas diketahui bahwa Cronbach’s Alpha
(α) > 60% dimana X sebesar 90,9 % dan Y sebesar 95,8 % sehingga
kuesioner dalam penelitian ini dapat dikatakan reliabel.
c. Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model
regresi, variabel terikat dan variabel bebas mempunyai distrbusi normal
ataukah tidak. Pengujian normalitas dalam penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan uji statistik Kolmogorov-Smirnov (K-S). Dasar pengambilan
keputusan nilai Sig ≥ 0,05 maka dikatakan berdistribusi normal. Jika nilai
Sig < 0,05 maka dikatakan berdistribusi tidak normal. Tabel 4.6
51
merupakan ringkasan dari hasil uji normalitas yang menunjukkan bahwa
data penelitian ini terdistibusi secara normal.
Tabel 4.7
Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 30
a,b
Normal Parameters Mean ,0000000
Std. Deviation 3,81299890
Most Extreme Differences Absolute ,178
Positive ,099
Negative -,178
Test Statistic ,178
c
Asymp. Sig. (2-tailed) ,016
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
Berdasarkan tabel diatas diketahui nilai signifikansi yang diperoleh
sebesar 0,16 artinya nilai tersebut > 0,05 sehingga dikatakan bahwa nilai
residual terdistribusi normal.
d. Uji Multikolinearitas
Uji Multikoliniearitas bertujuan untuk mengetahui hubungan yang
bermakna (Korelasi) antara setiap variabel bebas dalam suatu model
regresi. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi korelasi diantara
variabel bebas. Multikoliniearitas dapat dilihat dari nilai tolerance / ariance
inflation factor (VIF). Jika nilai tolerance lebih besar dari 0,1 / VIF kurang
dari 10, maka dapat dikatakan model telah bebas dari masalah
multikoliniearitas. Hasil dari uji multikolinieaitas yang menunjukkan bahwa
52
model uji tidak terdeteksi kasus multikolinieaitas dapat dilihat pada tabel
4.8 berikut.
Tabel 4.8
Uji Multikoliniearitas
a
Coefficients
Standa
Unstandardiz rdized 95,0%
ed Coeffic Confidence Collinearity
Coefficients ients Interval for B Correlations Statistics
Std. Lower Upper Zero- Part Tolera
Model B Error Beta t Sig. Bound Bound order ial Part nce VIF
1 (Constant) 2,01
8,257 4,103 ,054 -,148 16,662
2
Sistem
6,55
Informasi 1,285 ,196 ,778 ,000 ,883 1,687 ,778 ,778 ,778 1,000 1,000
1
akuntansi
a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa pada model
regresi tidak terdapat gejala multikolinealitas dimana nilai tolerance
sebesar 1,000 > 0,1 dan nilai VIF sebesar 1,000 < 10
e. Uji Heterokedastisitas
Uji heterokedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam
model regesi terjadi ketidaksamaan varian dari residual satu pengamatan
ke pengamatan yng lain. Pengujian heterokedastisitas dalam penelitian ini
dilakukan dengan uji rank-spearman yang hasilnya dapat kita lihat pada
tabel 4.9 dimana hasil pada uji tersebut menunjukkan nilai signifikansi
sebesar 0,418 > 0,05 sehingga dapat disimpulkkan bahwa untuk model
regresi yakni pengaruh Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas
53
Laporan Keuangan tidak terjadi masalah heterokedstisitas dibuktikan
dengan nilai signifikansi > 0,05.
Tabel 4.9
Uji heterokedastisitas
Correlations
Sistem Kualitas
Informasi Laporan
Akuntansi Keuangan
Spearman's rho Sistem Informasi Correlation
1,000 ,154
Akuntansi Coefficient
Sig. (2-tailed) . ,418
N 30 30
Kualitas Laporan Correlation
,154 1,000
Keuangan Coefficient
Sig. (2-tailed) ,418 .
N 30 30
Olah data spss 22
f. Uji Regresi Linea sederhana
Pengujian hipotesis dalam peelitian ini menggunakan analisis
regresi linear sederhana dengan bantun spss 22. Hasil dari regresi linear
sedehana dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel 4.9 berikut.
Tabel 4.10
Hasil Analisis Regresi
b
Model Summary
Std. Error of the
Model R R Square Adjusted R Square Estimate
1 ,778
a
,605 ,591 3,88049
a. Predictors: (Constant), Sistem Informasi Akuntansi
b. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
54
Dari tabel diatas diketahui bahwa besarnya pengaruh dari seluruh
variabel independen terhadap variabel dependen. Pengaruh tersebut
disimbolkan dengan R (korelasi). Sperti yang terlihat pada tabel Model
Summary nilai kolom R adalah 0,778 artinya pengaruh sistem informasi
akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan adalah sebesar 77,8%.
Tabel 4.11
Hasil Analisis Regresi
a
ANOVA
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
b
1 Regression 646,237 1 646,237 42,916 ,000
Residual 421,630 28 15,058
Total 1067,867 29
a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
b. Predictors: (Constant), Sistem Informasi Akuntansi
Berdasarkan tabel diatas maka diketahui bahwa semua variabel
independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara
simultan terhadap variabel dependen. Hal tersebut tersebut dapat dibuktikan
dengan hasil output Anova nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis
diterima dimana penerapan sistem informasi akuntansi ( X ) secara simultan
berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan ( Y ).
55
g. Uji t
Tabel 4.12
Uji t
a
Coefficients
Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients
Model B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 8,257 4,103 2,012 ,054
Sistem Informasi
1,285 ,196 ,778 6,551 ,000
Akuntansi
a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
Uji t digunakan untuk menguji secara parsial masing-maisng
variabel. Hasil uji t dapat dilihat pada tabel Coeficients pada kolom Sig
(Significance). Berdasarkan tabel 4.12diketahui bahwa nilai Sig sebesar
0,000 < 0,05 yang artinya bahwa terdapat pengaruh antara variabel bebas
dan variabel terikat dengan kata lain penerapan sistem informasi akuntansi
memiliki pengaruh terhadap kualitas laporan keuangan Universitas
Muhammadiyah Makassar.
4. Pembahasan Hasil Penelitian
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang
signifikan antara penerapan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas
laporan keuangan. Hasil ini dapat diterima berdasarkan output olah data
regresi linear berganda dimana pada Model Summary diperoleh nilia R
(korelasi) sebesar 0,778 hal ini berarti bahwa berarti bahwa sistem informasi
akunansi memiliki pengaruh sebesar 77,8% terhadap kualitas laporan
keuangan sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel sistem informasi
56
akuntansi bepengaruh terhadap kualitas laporan keuangan Universitas
Muhammadiyah Makassar.
Sesuai dengan hasil pengumpulan kuesioner menunjukkan bahwa
dalam melaksanakan tugas, setiap bagian memiliki jumlah komputer yang
cukup. Selain itu sebagian besar responden yang dijadikan sampel dalam
penelitian ini memiliki penguasaan serta kemampuan dasar yang cukup baik
dalam pengaplikasian teknologi komputerisasi sehingga sangat
menguntungkan dalam penyusunan laporan keuangan hal ini juga didukung
karena faktor latar belakang pendidikan serta pengalaman kerja para
responden yang sebagian besanya memiliki masa kerja diatas 3 tahun dan
jenjang pendidikan sarjana.
Selain kedua hal tersebut, terdapat beberapa hal lain yang
menunjukkan keuntungan penggunaan sistem informasi terhadap kualitas
laporan keuangan. Berdasarkan dari jawaban responden, diketahui bahwa
pemanfaatan sistem informasi akuntansi secara optimal akan memberikan
kemudahan bagi penggunanya untuk mengakses, mengelola,serta
mendayagunakan informasi keuangan secara cepat dan [Link]
sistem informasi akuntansi juga memungkinkan untuk menguji kembali serta
membandingkan laporan keuangan yang dihasilkan saat ini dengan laporan
keuangan periode sebelumnya.
Sistem informasi yang digunakan pada Universitas Muhammadiyah
Makassar yang menjadi sampel adalah program aplikasi Sistem Informasi
Akuntansi Keuangan (SIAK) dan Sistem Informasi Manajemen Akademik
(SIMAKAD). Penggunaan kedua program aplikasi tersebut di Univesitas
Muhammadiyah Makassar sudah berjalan selama sejak tahun 2017.
57
Meskipun Universitas Muhammadiyah Makassar saat ini masih berada
dalam masa peralihan dari sistem informasi yang digunakan sebelumnya
menjadi sistem informasi yang menggunakan program aplikasi SIMAKAD
namun sudah dapat dirasakan berbagai manfaatnya.
Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Fitri
Sukmawati dan Rangga Pradyptha (2016) yang menunjukkan bahwa
terdapat pengaruh antara sistem informasi akuntansi terhadap efektivitas
kinerja keuangan. Serta penelitian Arnisai Mardikawati Nurwakhida (2016)
yang menunjukkan hasil bahwa secara simulthan variabel sistem informasi
akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.
Namun penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan
oleh Dian Uma Fasihat (2015) yang menunjukkan hasil bahwa kualitas
sistem informasi akuntansi tidak terbukti berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja perusahaan.
58
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Berdasarkan uraian-uraian diatas maka penulis menarik kesimpulan
bahwa pada Universitas Muhammadiyah Makassar telah diterapkan
sistem informasi akuntansi yang terkomputerisasi serta telah berjalan
dengan baik. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi pada
Universitas Muhammadiyah Makassar juga mempunyai beberapa
komponen yang mendukung kualitas laporan keuangan diantaranya
penguasaan karyawan terhadap sistem yang diterapkan, pengalama
kerja serta tingkat pendidikan para karyawan yang menjadi sampel
dalam penelitian ini serta kemudahan dalam mengakses informasi
terkait laporan keuangan.
2. Pada hasil analisis regresi diketahui bahwa penerapan sistem
informasi akuntansi memberikan pengaruh yang signifikan sebesar
77,8% terhadap kualitas laporan keuangan Universitas
Muhammadiyah Makassar. Pada uji hipotesis diperoleh nilai Sig
sebesar 0,000 yang artinya nilai Significance yang diperoleh pada
penelitian ini lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa
terdapat pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat dengan
kata lain, penerapan sistem informasi akuntansi memiliki pengaruh
terhadap kualitas laporan keuangan Univesitas Muhammadiyah
Makassar. Berdasarkan pada hal tersebut sehingga hipotesis dalam
penelitian ini diterima.
58
59
Hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi maupun
perusahaan lainnya untuk dapat mengoptimalkan penggunaan sistem yang
baru diterapkan serta menggunakan fitur-fitur yang mudah dipahami sehingga
memudahkan karyawan dalam menggunakannya.
B. Saran
Peneliti menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari sempuran, untuk
itu berikut adalah beberapa saran bagi perusahaan dan peneliti selanjutnya yang
dapat menjadi bahan pertimbangan untuk melakukan penelitian dengan topik
penelitian yang sama :
1. Bagi perusahaan diharapkan dapat mempertahankan kualitas laporan
keuangan serta sistem informasi yang diterapkan untuk mencapai tujuan
perusahaan dengan cara selalu melakukan Upgrade terhadap sistem yang
digunakan serta melakukan pembatasan terhadap akses sistemnya untuk
menjaga kerahasiaan dokumen tertentu.
2. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan menambahkan variabel independen
lain yang dapat menjelaskan variabel dependen untuk memperluas
rumusan masalah seperti kinerjak aryawan, ketertarikan konsumen, kinerja
keuangan serta kinerja perusahaan.
60
DAFTAR PUSTAKA
Afriani,R.(2014). Pegaruh Pembelajaran Multimedia Interaktif Terhadap Hasil
Belajar Siswa (Jurnal). UNILA. Lampung.
Drs. S. Munawir.(2010). Analisis Laporan Keuangan Edisi Keempat. Cetakan
Kelima Belas. Yogyakarta: Liberty.
Garrison, Ray [Link], Brewer. (2013). Akuntansi Manajerial. Jakarta: Salemba
Empat.
Harahap, Sofyan Syafri. 2013. Analisis Kritis Atas Laporan keuangan Edisi II.
Jakarta: Rajawali Pers.
Husein, Umar. 2008. Desain Penelitian MSDM dan Perilaku Karyawan. Seri
Desain Penelitian Bisnis-No 1, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Kasmir. (2014). Dasar-Dasar Perbankan. Edisi Revisi, Cetakan Kedua Belas.
Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Mahmudi. 2011. Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: UII Press.
Mulyadi. (2007). Sistem Perencanaan Dan Pengendalian Manajemen: Sistem
Pelipat Ganda Kinerja Perusahaan. Jakarta: Salemba 4.
Rudianto. 2013. Akuntansi Manajemen Informasi Untuk Pengambilan Keputusan
Strategis. Jakarta: Erlangga.
Rumidi Sukandar. (2006). Metodologi Penelitian Petunjuk Praktis Untuk Peneliti
Pemula. Yogyakarta: UGM Press.
Santoso, Singgih. (2012). Statistik Parametik. Jakata: Pt Gramedia Pustaka
Umum.
Sucipto. (2003). Penilaian Kinerja Keuangan. Jurusan Akuntansi, Program
Sarjana Universitas Sumatera Utara, Medan.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Kombinasi (Mixed
Methode). Bandung: Alfabeta.
Sujoko Efferin, dkk. (2012). Metode Penelitian Akuntansi: Mengungkap
Fenomena dengan Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta:
Graha Ilmu.
Sukandarumidi. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif (Petunjuk Praktis Untuk
Peneliti Pemula). Yogyakarta: UGM Press.
Susanto. 2008. Sistem Informasi Akuntansi, Konsep Dan Pengembangan
Berbasis Komputer. Edisi Perdana. Bandung: Lingga Jaya.
Susanto.A. (2013). Teori Belajar Pembelajaan. Jakata: Prenadamedia grup.
60
61
Umi Narimawati. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, Teori
dan Aplikasi. Bandung: Agung Media.
Wibowo. (2014). Manajemen kinerja Edisi Ke empat. Jakarta: Rajawali Pers.
62
LAMPIRAN
63
LAMPIRAN HASIL UJI SPSS 22
Reliability
Notes
Output Created 03-JUL-2019 14:57:49
Comments
Input Active Dataset DataSet2
Filter <none>
Weight <none>
Split File <none>
N of Rows in Working Data
30
File
Matrix Input
Missing Value Handling Definition of Missing User-defined missing values are treated
as missing.
Cases Used Statistics are based on all cases with
valid data for all variables in the
procedure.
Syntax RELIABILITY
/VARIABLES=Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 Y1.5
Y1.6 Y1.7 Y1.8 Y1.9
/SCALE('ALL VARIABLES') ALL
/MODEL=ALPHA
/STATISTICS=DESCRIPTIVE SCALE
CORR
/SUMMARY=TOTAL MEANS
VARIANCE COV.
Resources Processor Time 00:00:00,03
Elapsed Time 00:00:00,03
64
Scale: ALL VARIABLES
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 30 100,0
a
Excluded 0 ,0
Total 30 100,0
a. Listwise deletion based on all variables in the
procedure.
RELIABILITY
/VARIABLES=Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 Y1.5 Y1.6 Y1.7 Y1.8 Y1.9
/SCALE('ALL VARIABLES') ALL
/MODEL=ALPHA
/STATISTICS=DESCRIPTIVE SCALE CORR
/SUMMARY=TOTAL MEANS VARIANCE COV.
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
Based on
Cronbach's Standardized
Alpha Items N of Items
,958 ,958 9
Item Statistics
Mean Std. Deviation N
Y1.1 3,9000 ,71197 30
Y1.2 3,9333 ,73968 30
Y1.3 3,9333 ,73968 30
Y1.4 3,8333 ,69893 30
Y1.5 3,7667 ,81720 30
Y1.6 3,7333 ,73968 30
Y1.7 3,7667 ,81720 30
Y1.8 3,9333 ,90719 30
Y1.9 3,9333 ,82768 30
65
Inter-Item Correlation Matrix
Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 Y1.5 Y1.6 Y1.7 Y1.8 Y
Y1.1 1,000 ,707 ,707 ,658 ,551 ,602 ,492 ,523
Y1.2 ,707 1,000 ,811 ,711 ,601 ,660 ,601 ,558
Y1.3 ,707 ,811 1,000 ,845 ,715 ,786 ,715 ,764
Y1.4 ,658 ,711 ,845 1,000 ,835 ,845 ,896 ,852
Y1.5 ,551 ,601 ,715 ,835 1,000 ,692 ,793 ,769
Y1.6 ,602 ,660 ,786 ,845 ,692 1,000 ,806 ,692
Y1.7 ,492 ,601 ,715 ,896 ,793 ,806 1,000 ,816
Y1.8 ,523 ,558 ,764 ,852 ,769 ,692 ,816 1,000
Y1.9 ,573 ,725 ,725 ,815 ,690 ,758 ,792 ,821
Summary Item Statistics
Maximum /
Mean Minimum Maximum Range Minimum Variance N
Item Means 3,859 3,733 3,933 ,200 1,054 ,007
Item Variances ,609 ,489 ,823 ,334 1,685 ,012
Inter-Item Covariances ,435 ,286 ,616 ,330 2,153 ,007
Item-Total Statistics
Cronbach's
Scale Mean if Scale Variance if Corrected Item- Squared Multiple Alpha if Item
Item Deleted Item Deleted Total Correlation Correlation Deleted
Y1.1 30,8333 30,971 ,674 ,594 ,959
Y1.2 30,8000 30,097 ,761 ,797 ,956
Y1.3 30,8000 29,269 ,875 ,862 ,950
Y1.4 30,9000 29,197 ,945 ,917 ,947
Y1.5 30,9667 28,999 ,813 ,723 ,953
Y1.6 31,0000 29,517 ,841 ,790 ,952
Y1.7 30,9667 28,654 ,857 ,856 ,951
Y1.8 30,8000 27,959 ,838 ,857 ,952
Y1.9 30,8000 28,579 ,854 ,827 ,951
Scale Statistics
66
Mean Variance Std. Deviation N of Items
34,7333 36,823 6,06819 9
REGRESSION
/DESCRIPTIVES MEAN STDDEV CORR SIG N
/MISSING LISTWISE
/STATISTICS COEFF OUTS CI(95) R ANOVA COLLIN TOL CHANGE ZPP
/CRITERIA=PIN(.05) POUT(.10)
/NOORIGIN
/DEPENDENT Y
/METHOD=ENTER X
/SCATTERPLOT=(*ZPRED ,*SRESID)
/RESIDUALS DURBIN HISTOGRAM(ZRESID) NORMPROB(ZRESID).
Regression
Notes
Output Created 03-JUL-2019 14:43:06
Comments
Input Active Dataset DataSet1
Filter <none>
Weight <none>
Split File <none>
N of Rows in Working Data File 30
Missing Value Handling Definition of Missing User-defined missing values are treated as
missing.
Cases Used Statistics are based on cases with no
missing values for any variable used.
67
Syntax REGRESSION
/DESCRIPTIVES MEAN STDDEV CORR
SIG N
/MISSING LISTWISE
/STATISTICS COEFF OUTS CI(95) R
ANOVA COLLIN TOL CHANGE ZPP
/CRITERIA=PIN(.05) POUT(.10)
/NOORIGIN
/DEPENDENT Y
/METHOD=ENTER X
/SCATTERPLOT=(*ZPRED ,*SRESID)
/RESIDUALS DURBIN
HISTOGRAM(ZRESID)
NORMPROB(ZRESID).
Resources Processor Time 00:00:02,64
Elapsed Time 00:00:02,71
Memory Required 1356 bytes
Additional Memory Required for
912 bytes
Residual Plots
Descriptive Statistics
Mean Std. Deviation N
Kualitas Laporan Keuangan 34,7333 6,06819 30
Sistem Informasi akuntansi 20,6000 3,67283 30
Correlations
Kualitas Laporan Sistem Informasi
Keuangan akuntansi
Pearson Correlation Kualitas Laporan Keuangan 1,000 ,778
Sistem Informasi akuntansi ,778 1,000
Sig. (1-tailed) Kualitas Laporan Keuangan . ,000
Sistem Informasi akuntansi ,000 .
N Kualitas Laporan Keuangan 30 30
Sistem Informasi akuntansi 30 30
68
a
Variables Entered/Removed
Variables
Model Variables Entered Removed Method
1 Sistem Informasi
b
. Enter
akuntansi
a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
b. All requested variables entered.
b
Model Summary
Std. Error of the Chan
Model R R Square Adjusted R Square Estimate R Square Change F Change
a
1 ,778 ,605 ,591 3,88049 ,605 42,916
a. Predictors: (Constant), Sistem Informasi akuntansi
b. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
a
ANOVA
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
b
1 Regression 646,237 1 646,237 42,916 ,000
Residual 421,630 28 15,058
Total 1067,867 29
a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
b. Predictors: (Constant), Sistem Informasi akuntansi
Co
Standardized
Unstandardized Coefficients Coefficients
Model B Std. Error Beta t
1 (Constant) 8,257 4,103 2,012
Sistem Informasi akuntansi 1,285 ,196 ,778 6,551
a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
69
a
Collinearity Diagnostics
Variance Proportions
Sistem Informasi
Model Dimension Eigenvalue Condition Index (Constant) akuntansi
1 1 1,985 1,000 ,01 ,01
2 ,015 11,496 ,99 ,99
a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
a
Residuals Statistics
Minimum Maximum Mean Std. Deviation N
Predicted Value 14,6830 40,3885 34,7333 4,72060 30
Std. Predicted Value -4,247 1,198 ,000 1,000 30
Standard Error of Predicted
,713 3,142 ,898 ,452 30
Value
Adjusted Predicted Value 25,4926 40,9654 35,0897 3,42103 30
Residual -9,81800 5,03783 ,00000 3,81300 30
Std. Residual -2,530 1,298 ,000 ,983 30
Stud. Residual -2,593 1,321 -,034 1,074 30
Deleted Residual -16,49258 5,21652 -,35641 4,91792 30
Stud. Deleted Residual -2,921 1,340 -,059 1,133 30
Mahal. Distance ,012 18,040 ,967 3,275 30
Cook's Distance ,000 5,920 ,222 1,077 30
Centered Leverage Value ,000 ,622 ,033 ,113 30
a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
Charts
70
71
72
NEW FILE.
DATASET NAME DataSet2 WINDOW=FRONT.
CORRELATIONS
/VARIABLES=X Y
/PRINT=TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.
Correlations
73
Notes
Output Created 03-JUL-2019 20:34:59
Comments
Input Active Dataset DataSet0
Filter <none>
Weight <none>
Split File <none>
N of Rows in Working Data File 30
Missing Value Handling Definition of Missing User-defined missing values are treated as
missing.
Cases Used Statistics for each pair of variables are based
on all the cases with valid data for that pair.
Syntax CORRELATIONS
/VARIABLES=X Y
/PRINT=TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.
Resources Processor Time 00:00:00,05
Elapsed Time 00:00:00,05
[DataSet0]
Correlations
Sistem Informasi Kualitas Laporan
Akuntansi Keuangan
**
Sistem Informasi Akuntansi Pearson Correlation 1 ,778
Sig. (2-tailed) ,000
N 30 30
**
Kualitas Laporan Keuangan Pearson Correlation ,778 1
Sig. (2-tailed) ,000
N 30 30
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
NONPAR CORR
/VARIABLES=X Y
/PRINT=SPEARMAN TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.
74
Nonparametric Correlations
Notes
Output Created 03-JUL-2019 20:35:00
Comments
Input Active Dataset DataSet0
Filter <none>
Weight <none>
Split File <none>
N of Rows in Working Data File 30
Missing Value Handling Definition of Missing User-defined missing values are treated as
missing.
Cases Used Statistics for each pair of variables are based
on all the cases with valid data for that pair.
Syntax NONPAR CORR
/VARIABLES=X Y
/PRINT=SPEARMAN TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.
Resources Processor Time 00:00:00,02
Elapsed Time 00:00:00,02
a
Number of Cases Allowed 174762 cases
a. Based on availability of workspace memory
Correlations
Sistem Informasi Kualitas
Akuntansi Keua
Spearman's rho Sistem Informasi Akuntansi Correlation Coefficient 1,000
Sig. (2-tailed) .
N 30
Kualitas Laporan Keuangan Correlation Coefficient ,154
Sig. (2-tailed) ,418
N 30
75
LAMPIRAN KUESIONER
76
KUESIONER PENELITIAN
PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP
KUALITAS LAPORAN KEUANGAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
MAKASSAR
Pendahuluan
Sebelumnya saya sampaikan terima kasih atas ketersediaan Bapak/Ibu
untuk menjadi responden dalam penelitian ini. Daftar pertanyaan ini dibuat
dengan maksud mengumpulkan data dalam rangka penyusunan proposal yang
berjudul: Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap
Kualitas Laporan Keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar.
Informasi Bapak/Ibu sangat berguna bagi penelitian ini.
Sesuai dengan kode etik penelitian, jawaban Bapak/Ibu akan saya jaga
kerahasiaannya. Atas waktu dan kerja sama Bapak/Ibu sekalilagi saya ucapkan
banyak terima kasih.
Identitas Responden
1. Nama Responden :...................................................
2. Jenis Kelamin :...................................................
3. Jabatan Kerja :...................................................
4. Usia :...................................................
5. Pendidikan Terakhir : SLTA/ Sederajat
: Diploma (D3)
: Strata 1 (S1)
: Strata 2 (Master)
: Strata 3 (Doktor)
6. Lama Bekerja : < 1 Tahun
77
: 1- 3 Tahun
: 4-6 Tahun
: 7-9 Tahun
Daftar Petanyaan
1. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi
Mohon Bapak/Ibu memberi tanda check list ( ) pada salah satu
jawaban yang sesuai dengan pendapat Bapak/ibu.
SS = Sangat Setuju TS = Tidak Setuju
S = Setuju STS = Sangat Tidak Setuju
N = Netral
No Pernyataan SS S N TS STS
1 Pemanfaatan dan penguasaan terhadap teknologi
komputerisasi adalah kemampuan dasar bagi tim
penyusun laporan.
2 Teknologi informasi merupakan alat yang berfungsi
untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan sistem
pelaporan keuangan dengan mempermudah dan
mempercepat serta menciptakan keakuratan hasil,
berupa laporan keuangan.
3 Teknologi informasi berpengaruh positif terhadap
ketepatan waktu laporan keuangan.
4 Pemanfaatan teknologi informasi membuka peluang
untuk mengakses, mengelola, dan mendayagunakan
78
informasi keuangan secara cepat dan akurat.
5 Dalam melaksanakan tugas, setiap bagian memiliki
jumlah komputer yang cukup.
2. Kualitas Laporan Keuangan Univesitas Muhammadiyah Makassar
Mohon Bapak/Ibu memberikan tanda check list ( ) pada salah satu
jawaban yang sesuai dengan pendapat Bapak/Ibu.
SS = Sangat Setuju TS = Tidak Setuju
S = Setuju STS = Sangat Tidak Setuju
N = Netral
a. Relevan
No Pernyataan SS S N TS STS
1 Laporan keuangan yang dihasilkan oleh instansi tempat
saya bekerja memberikan informasi yang dapat
mengoreksi ekspektasi di masa lalu.
2 Instansi tempat saya bekerja menyelesaikan laporan
keuangan tepat waktu.
3 Instansi tempat saya bekerj menyajikan laporan
keuangan secara lengkap.
79
b. Andal
No Pernyataan SS S N TS STS
1 Transaksi yang disajikan oleh instansi
tempat saya bekerja tergambar dengan jujur
dalam laporan keuangan.
2 Informasi yang disajikan oleh instansi tempat
saya bekerja bebas dari kesalahan yang
bersifat material.
3 Instansi tempat saya bekerja menyajikan
informasi yang diarahkan untuk kebutuhan
umum dan tidak berpihak pada kebutuhan
khusus.
4 Di instansi tempat saya bekera, informasi
keuangan yang dihasilkan dapat diuji.
80
c. Dapat Dibandingkan
No Pernyataan SS S TS N STS
1 Informasi keuangan yang disajikan oleh
instansi tempat saya bekerja, dapat
dibandingkan dengan laporan keuangan
peiode enaknya
d. Dapat DiPahami
No Penelitisn SS S TS N STS
1 Informasi keuangan yang disajikan oleh
instansi tempat saya bekerja dapat
dipahami oleh pengurus
81
RIWAYAT HIDUP
Mitha Asuti lahir di Kaban (Enrekang) 27 September
1996. Anak kedua dari enam bersaudara sebagai buah
kasih dari pasangan Sardini dan Ramasia. Adapun
jenjang pendidikan yang penulis lalui yaitu masuk ke
SDN 179 Kaban pada tahun 2004 sampai tahun 2009.
Kemudian pada tahun 2009 melanjutkan pendidikan di
SMP Negeri 7 Alla’ Enrekang dan tamat pada tahun 2012 kemudian pada tahun
yang sama penulis melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Alla’ Enrekang yang
sekarang berubah nama menjadi SMA Negeri 3 Enrekang dan tamat pada tahun
2015. Pada tahun 2015 penulis berhasil lulus pada jurusan Akuntansi, Fakultas
Ekonomi dan Bisinis Universitas Muhammadiyah Makassar Program Strata 1
(S1). Dan pada tahun 2019, menyelesaikan masa perkuliahan di Universitas
Muhammadiyah Makassar dengan judul: “Pengaruh Penerapan Sistem Informasi
Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas Muhammadiyah
Makassar”.