0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
484 tayangan99 halaman

Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi

Skripsi ini membahas pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan universitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas laporan keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar

Diunggah oleh

Ferdiansyah Himawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
484 tayangan99 halaman

Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi

Skripsi ini membahas pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan universitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas laporan keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar

Diunggah oleh

Ferdiansyah Himawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

SKRIPSI

Oleh
MITHA ASTUTI
NIM 105730519615

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
MAKASSAR
2019

i
PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

SKRIPSI

Oleh
MITHA ASTUTI
NIM 105730519615

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana
Ekonomi pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Makassar

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
MAKASSAR
2019

ii
PERSEMBAHAN

Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT Yang Maha

Kuasa, berkat rahmat dan hidayahNya sehingga skripsi ini dapat terselesaikan

dengan baik. Dengan rasa syukur dan bangga saya persembahkan skripsi ini

kepada kedua orang tua tercinta ayahanda (Sardini) dan Ibunda (Ramasia), juga

kepada mereka yang tak bosannya bertanya kapan tiba giliranku untuk meraih

toga kebanggan. Terimakasih telah menjadi cambuk penyemangat ketika jenuh

berkawan tarian jemari bersenandung irama sumbang di balik keyboard usang

kian melenakanku dalam buaian zona nyaman.

MOTTO HIDUP

Cintailah segala ujian yang mendera, sebab tanpa ujian dirimu ibarat sebuah

kapas, tak memiliki hak untuk bertahan.

Berani berjuang. Berani gagal.

iii
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS JURUSAN AKUNTANSI
Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Telp (0411) 866 972

HALAMAN PERSETUJUAN

Judul Penelitian :Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi


Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas
Muhammadiyah Makassar.

Nama mahasiswa : Mitha Astuti


No. Stambuk/NIM : 105730519615
Program studi : Akuntansi
Fakultas : Ekonomi Dan Bisnis
Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Makassar

Makassar, Juli 2019

Menyetujui:

Pembimbing I Pembimbing II

[Link] Khalid, S.E., [Link]., Ak., CA FaidhulAdziem,S.E.,[Link].


NIDN: 0916096601 NIDN: 0921018002

Mengetahui;

Ketua Program Studi

Dr. Ismail Badollahi, S.E., [Link]., Ak., CA., CSP


NBM: 1073428

iv
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
Jl. Sultan Alauddin No. 259 Gedung Iqra Lt. 7 Tel.(0411) 866972 Makassar

LEMBAR PENGESAHAN

Skripsi atas Nama ZULKIFLI, NIM 105730544215, diterima dan disahkan


oleh Panitia Ujian Skripsi berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas
Muhammadiyah Makassar Nomor : 130/ Tahun 1440 H/ 2019 M, Tanggal 30
Dzulhijjah 1440 H/ 31 Agustus 2019 M, sebagai salah satu syarat guna
memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Program Studi Akuntansi Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.

Makassar,14 Muharram 1440 H


14 September 2019 M

PANITIA UJIAN
1. Pengawas Umum : Prof. Dr. Rahman Rahim,SE., MM (...................)
(Rektor Unismuh Makassar)
2. Ketua : Ismail Rasulong, SE., MM (...................)
(Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
3. Sekretaris : Dr. Agus Salim HR, SE., MM (...................)
(Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
4. Penguji : 1. Dr. Muchriana Muchran,SE.,[Link] (..................)

2. Amir, SE., [Link] .,Ak.,CA (...................)

3. Mira,SE.,[Link].,Ak (...................)

4. Ismail Rasulong,SE.,MM (...................)

v
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS JURUSAN AKUNTANSI
Jl. Sultan Alauddin No.259 Makassar, Telp (0411) 866972

SURAT PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Mitha Astuti
Stambuk : 105730519615
Program Studi : Akuntansi
Dengan Judul :“Pengaruh Penerapan Sistem informasi Akuntansi
Terhadap kualitas Laporan Keuangan Universitas
Muhammadiyah Makassar”

Dengan ini menyatakan bahwa:


Skripsi yang saya ajukan di depan tim penguji adalah ASLI hasil karya
sendiri, bukan hasil jiplakan dan tidak dibuat oleh siapa pun.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan saya bersedia
menerima sanksi apabila pernyataan ini tidak benar.
Makassar, 14 September 2019

Yang membuat pernyataan,

Mitha Astuti

Diketahui Oleh:

Dekan, Ketua Program Studi,

Ismail Rasulong, S.E., M.M Dr. Ismail Badollahi, SE., [Link]., [Link].,CSP
NBM: 903078 NBM: 1073428

vi
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang telah

memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis mampu menyelesaikan

skripsi ini. Shalawat dan salam tak lupa penulis kirimkan kepada Rasulullah SAW

beserta para keluarga, sahabat dan para pengikutnya.

Alhamdulillah atas izin Allah SWT dan dengan doa, usaha serta

semangat yang penulis miliki, akhirnya penyusunan skripsi yang berjudul

“Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas

Laporan Keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar”dapat

terselesaikan dengan baik sebagai salah satu persyaratan dalam menyelesaikan

Program Sarjana (S1) pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas

Muhammadiyah Makassar.

Kupersembahkan karya sederhana ini kepada orang yang sangat ku

kasihi dan sayangi ayahanda tercinta Sardini dan ibunda Ramasia, yang

senantiasa mengiringi setiap perjalanan penulis dengan do’a restu, memberi

harapan, semangat, perhatian, kasih sayang yang tulus tanpa pamrih, selalu

memberi jalan menerima setiap pulang serta menjadi tempat rebah terbaik bagi

penulis saat asa kian terpuruk dan harap tak lagi kokoh, ibarat lilin yang rela

lenyap hanya untuk menerangi setiap jalanku. Cinta yang luar biasa ini tidak

akan pernah mampu kubalas hanya dengan selembar kertas bertuliskan kata

cinta dan persembahan.

Untuk kakanda tersayang dan adik-adikku tercinta yang selalu memberi

dukungan moril dan materil serta mendukung dan memberikan semangat

vii
disetiap keluh juga kesaku. Sungguh tiada yang paling mengharukan ketika

ukiran senyum yang kalian berikan dikala melihat tawa lepasku menceritakan

betapa indahnya hari yang kulalui harus kugadai dengan jarak hanya untuk

meyelesaikan studi. Serta terimakasih kepada seluruh keluarga besar atas

segala kasih sayang, dukungan yang telah diberikan demi keberhasilan penulis

dalam menuntut ilmu. Semoga apa yang telah mereka berikan kepada penulis

menjadi ibadah dan cahaya penerang kehidupan di dunia dan di akhirat.

Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini tidak akan terwujud

tanpa adanya bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Begitu pula

penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih banyak disampaikan

dengan hormat kepada:

1. Bapak Prof. Dr. H. Abd Rahman Rahim, S.E., M.M., Rektor Universitas

Muhammadiyah Makassar.

2. Bapak Ismail Rasulong, S.E., M.M. Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis

Universitas Muhammadiyah Makassar

3. BapakDr. Ismail Badollahi, S.E., M,Si.,Ak.,CA.,CSP Selaku Ketua Program

Studi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.

4. Bapak [Link] Khalid,S.E., [Link]., Ak.,CA selaku Pembimbing I yang

senantiasa meluangkan waktunya membimbing dan mengarahkan penulis,

sehingga skripsi selesai dengan baik.

5. Bapak Faidhul Adziem,S.E., [Link]. selaku Pembimbing II yang telah berkenan

membantu selama penyusunan sehingga skripsi selesai dengan baik.

6. Bapak/ Ibu dan Asisten Dosen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas

Muhammadiyah Makassar yang telah banyak membantu dalam proses

penyelesaian skripsi ini dan membekali penulis selama perkuliahan.

viii
7. Seluruh Staf dan Karyawan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas

Muhammadiyah Makassar.

8. Sahabat seperjuangan Nurhidayah, Ria Wati, Indrawati yang senantiasa

menjadi pendengar terbaik bagi penulis dan rekan-rekan seperjuangan kelas

AK15 Ayang tidakmampu penulis sebut satu persatu terimakasih untuk

segala racikan rasa serta support untuk saling menguatkan, satuhal yang

pasti sukses ada dalam genggaman kita.

9. Keluarga besar HPMM Cabang Masalle yang tidak sempat penulis sebut satu

persatu. Terimakasih telah menerima penulis sebagai keluarga dan bersedia

merajut kisah cinta, cita, juga juang yang terbingkai oleh goresan waktu

hingga abadi dalam ruang yang kita sebut kenangan, terkhusus buat

Wirnayanti, Rahmawati, Hastuti, Julianti, Hamriani, Ahmad Wardiman, Arif,

[Link], dan Rahmat terimakasih untuk pundak yang selalu lapang

untukku ketika juang menertawakan asa yang kian menciut. Terimakasih

untuk setiap kedai mimpi yang kalian bangun untukku dikala cita yang ku

perjuangkan meruntuhkan segalanya.

10. Para barista kebahagiaanku Nurhalma Damayanti, Andi Awal Ramadhan dan

Alfina terimakasih untuk segala sabar yang tak ada habisnya. Terimakasih

untuk setiap racikan tawa yang kalian seduh demi melarutkan gundah yang

kian membatu. Aku yakin bertemu dengan kalian adalah bentuk kecintaan-

Nya padaku.

ix
Akhir kata, semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi semua

pihak, utamanya kepada Kampus Biru Universitas Muhammadiyah Makassar.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena

itu, saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan.

Billahi Fisabilil Haq Fastabiqul Khairat, Wassalamualaikum Wr. Wb

Makassar, 21 Agustus 2019

Mitha Astuti

x
ABSTRAK

Mitha Astuti, 2019. Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi


Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas Muhammadiyah makassar,
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Muhammadiyah Makassar. Dibimbing oleh Pembimbing I .Ansyarif Khalid dan
Pembimbing II Faidhul Adziem.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Sistem
Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas
Muhammadiyah Mkaassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kuantitatif, dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data
menggunakan metode kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi secara signifikan
berpengaruh sebesar 77,8% terhadap kualitas laporan keuangan.

Kata kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Kualitas Laporan Keuangan.

xi
ABSTRACT
Mitha Astuti, 2019. The Effect of Application of Accounting Information Systems
on the Quality of the Financial Statements of the University of Muhammadiyah Makassar,
Accounting Study Program at the Faculty of Economics and Business, University of
Muhammadiyah Makassar. Supervised by Supervisor I. Asharif Khalid and Supervisor II
Faidhul Adziem.
This study aims to determine the Effect of Application of Accounting Information
Systems on the Quality of Financial Statements of Muhammadiyah Mkaassar University.
This study uses quantitative descriptive methods, with primary and secondary data
sources. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The results
of this study indicate that the application of accounting information systems significantly
affects 77.8% of the quality of financial statements.

Keywords: Accounting Information Systems, Quality of Financial Statements.

xii
DAFTAR ISI

SAMPUL .............................................................................................................. i
HALAMAN JUDUL.............................................................................................. ii
HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN .................................................... iiip
HALAMAN PERSETUJUAN ............................................................................... v
HALAMAN PENGESAHAN................................................................................ vi
KATA PENGANTAR ......................................................................................... vii
ABSTRAK BAHASA INDONESIA ..................................................................... xi
ABSTRACT....................................................................................................... xii
DAFTAR ISI ..................................................................................................... xiii
DAFTAR TABEL .............................................................................................. xvi
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... xvii
DAFTAR LAMPIRAN ..................................................................................... xviii
BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................... 1

A. Latar Belakang ................................................................................... 1

B. Rumusan Masalah ............................................................................. 5

C. Tujuan Penelitian................................................................................ 6

D. Manfaat Penelitian.............................................................................. 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA............................................................................ 7

A. Tinjuan Teori ...................................................................................... 7

1. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) ................................................... 7

2. Peranan Sistem Informasi Akuntansi ............................................ 13

3. Kualitas Laporan Keuangan ......................................................... 14

a. Pengertian Laporan Keuangan ................................................. 14

b. Tujuan Laporan Keuangan ....................................................... 15

c. Penggunaan Laporan Keuangan .............................................. 16

xiii
d. Komponen-Komponen Laporan Keuangan ............................... 19

e. Kualitas Laporan Keuangan ...................................................... 19

B. Tinjauan Empiris............................................................................... 20

C. Kerangka Pikir .................................................................................. 22

D. Hipotesis ............................................................................................. 24

BAB III METODE PENELITIAN........................................................................ 25

A. Jenis dan Sumber Data .................................................................... 25

B. Lokasi dan Waktu Penelitian ............................................................ 25

C. Defenisi Operasional Variabel dan Pengukuan................................. 26

1. Sistem Informasi Akuntansi (X)..................................................... 26

2. Kualitas Laporan keuangan (Y) .................................................... 26

D. Populasi dan Sampel........................................................................ 26

1. Populasi ....................................................................................... 26

2. Sampel ......................................................................................... 27

E. Teknik Pengumpulan Data ............................................................... 27

F. Metode Analisis Data........................................................................ 28

1. Uji Asumsi Klasik .......................................................................... 28

2. Uji Instrumen Data........................................................................ 31

3. Uji Regresi Linear Sederhana....................................................... 32

4. Uji Hipotesis ................................................................................. 33

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ................................................................ 34

A. Gambaran Umum Perusahaan......................................................... 34

1. Sejarah Singkat Universitas Muhammadiyah Makassar ............... 34

xiv
2. Visi Misi Organisasi ...................................................................... 37

3. Struktur Organisasi dan Job Description....................................... 38

a. Struktur Organisasi.................................................................. 38

b. Job Description........................................................................ 39

B. Hasil Penelitian......................................................................................... 44

[Link] Data............................................................................... 44

2. Karakteristik Responden ............................................................. 46

3. Uji Kualitas Data.......................................................................... 49

C. Pembahasan Hasil Penelitian ............................................................ 57

BAB V PENUTUP ............................................................................................ 60

A. Kesimpulan ...................................................................................... 60

B. Saran ............................................................................................... 61

DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................... 62
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................ 63

xv
DAFTAR TABEL

Nomor Halaman

Tabel 1 Penelitian Terdahulu ............................................................................. 20

Tabel 2 Daftar Rektor Unismuh Setiap Periode ................................................. 36

Tabel 3 Rincian Pengembalian Kuesioner ......................................................... 46

Tabel 4 Karakteristik Responden ....................................................................... 47

Tabel 5 Statistik Deskriptif ................................................................................. 48

Tabel 6 Uji Validitas Variabel X.......................................................................... 50

Tabel 7 Uji Validitas Variabel Y.......................................................................... 50

Tabel 8 Uji Realibilitas Variabel X ...................................................................... 51

Tabel 9 Uji Realibilitas Variabel Y ...................................................................... 51

Tabel 10 Uji Normalitas...................................................................................... 52

Tabel 11 Uji Multikolinealitas ............................................................................. 53

Tabel 12 Uji Heterokedastisitas ......................................................................... 54

Tabel 13 Uji Analisis Regresi Model Summary .................................................. 55

Tabel 14 Uji Analisis Regresi Annova ................................................................ 56

Tabel 15 Uji t ..................................................................................................... 56

xvi
DAFTAR GAMBAR

Nomor Halaman

Gambar 1 Kerangka Pikir................................................................................... 23

Gambar 2 Struktur Organisasi ........................................................................... 38

xvii
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. Hasil Pengujian SPSS ................................................................................. 64

xviii
1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Perkembangan teknologi dari pengaruh globalisasi sekarang ini begitu

pesat yang diikuti dengan perkembangan sistem informasi yang berbasis

teknologi telah menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan yang begitu cepat

dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang bisnis. Perkembangan teknologi

informasi mempunyai dampak yang sangat signifikan terhadap sistem informasi

akuntansi dalam suatu organisasi bisnis, khususnya dalam pemrosesan data

yang mengalami perubahan dari sistem manual digantikan dengan sistem

komputer sebagai alat pemrosesan data. Penggunaan teknologi informasi di era

sekarang ini merupakan elemen penting dalam aktivitas perusahaan. Sistem

informasi membawa pengaruh besar terhadap hampir semua aspek dalam

pengelolaan bisnis, termasuk dalam pengelolaan keuangan.

Perkembangan sebuah sistem informasi juga perlu didukung oleh banyak

faktor yang diharapkan bisa memberikan keberhasilan dari sistem tersebut.

Keberhasilan aplikasi sistem informasi pada suatu perusahaan dipengaruhi dari

cara sistem itu dijalankan, tingkat kemudahan sistem itu bagi para pemakainya,

dan pemanfaatan teknologi yang digunakan. Setiap perusahaan dituntut untuk

melakukan perubahan di bidang teknologi sehingga nantinya mampu

memberikan peluang untuk meningkatkan keunggulan kompetitif.

Penggunaan teknologi informasi dalam menunjang penerapan sistem

informasi pada suatu perusahan membawa pengaruh terhadap kinerja

keuangan. Kinerja keuangan menjadi salah satu faktor yang berperan penting

dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas perusahan. Kinerja keuangan

1
2

merupakan usaha formal yang telah dilakukan oleh perusahaan yang dapat

mengukur keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba, sehingga dapat

melihat prospek, pertumbuhan, dan potensi perkembangan baik perusahaan

dengan mengandalkan sumber daya yang ada.

Keberhasilan sebuah perusahaan bisa dilihat dari sejauh mana

perusahaan memanfaatkan teknologi system informasi untuk memberikan

kemudahan dalam penggunaannya, yang pada akhirnya akan berdampak pada

kinerja perusahaan itu sendiri. Salah satu sistem informasi yang digunakan

dalam sebuah perusahan adalah sistem informasi akuntansi. Sistem informasi

akuntansi adalah sebuah sistem yang terkomputerisasi yang berperan untuk

menyiapkan informasi finansial dan juga informasi yang diperoleh dalam bentuk

kegiatan pengumpulan dan pengolahan transaksi dalam rangka optimalisasi

efisiensi dan efektivitas dalam pengambilan keputusan sehingga memungkinkan

perusahaan memperoleh keunggulan kompetitif.

System informasi akuntansi berperan penting bagi perusahaan dalam hal

efektivitas perencanaan, pengendalian, analisa, pengambilan keputusan, dan

penyajian laporan keuangan sehingga dapat dikatakan bahwa system informasi

akuntansi sangat bermanfaat untuk efektivitas kinerja keuangan serta kinerja

manajemen yang pada akhirnya akan menunjukkan kinerja perusahaan secara

keseluruhan. Oleh karena itu system informasi akuntansi harus dirancang sesuai

dengan kepentingan atau kebutuhan perusahaan sehingga dapat menghasilkan

informasi yang berkualitas dan akurat serta dapat dipertanggung jawabkan.

Sistem informasi yang baik tidak hanya digunakan untuk menyimpan data secara

elektronik tetapi juga harus mampu mendukung proses analisis yang dilakukan

oleh manajemen.
3

Ketika informasi yang diperoleh dari system informasi akuntansi tidak

berkualitas dan tidak akurat tentu sangat berdampak terhadap kegiatan

perusahaan salah satunya adalah perencanaan yang dirancang menjadi tidak

sesuai dengan target yang ingin dicapai karena adanya informasi yang tidak

akurat dari sistem tersebut. Keputusan yang diambil oleh menajemen tidak

tepat dikarenakan analisa yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Dari hal tersebut dapat dilihat bahwa peran sebuah sistem menjadi salah satu

manfaat yang sangat besar serta juga bisa menjadi sebuah penyebab kerancuan

apabila sistem tersebut tidak di desain dengan baik dan tidak menghasilkan

informasi yang berkualitas dan akurat.

System informasi akuntansi mengukur sejauh mana target yang dicapai

dari suatu kumpulan sumber daya yang diatur untuk mengumpulkan,

memproses, dan menyimpan data elektronik. Kemudian di olah menjadi sebuah

informasi yang berguna dan menyajikan laporan formal yang diperlukan dengan

baik secara kualitas maupun waktu, yang pada akhirnya akan digunakan dalam

pengambilan keputusan bagi sebuah perusahan. Pada umumnya tujuan

pemanfaatan system informasi dan teknologi informasi lebih menekankan pada

tingkat pengurangan kesalahan dalam memproses transaksi yang selama ini

dilakukan secara manual dan memberikan informasi laporan keuangan yang

akurat dan tepat waktu yang dapat digunakan oleh manajemen untuk membuat

keputusan, sehingga memberikan dampak yang luar biasa.

Penelitian yang dilakukan oleh Soudani (2012) tentang pengaruh istem

informasi akuntansi terhadap kinerja manajemen menunjukkan hasil yang

negative pada hasil tes hipotesisnya. Hasil penelitiannya menyatakan bahwa

system informasi akuntansi tidak memiliki pengaruh yang positif terhadap kinerja
4

manajemen. System informasi akuntansi tidak menyediakan informasi yang

sesuai untuk memfasilitasi efektif strategi dan tujuan operasional. Hal yang sama

juga dikemukakan oleh peneliti Jawabreh dan Alrabei (2012) hasil penelitiannya

menunjukkan bahwa system informasi akuntansi tidak memiliki pengaruh yang

signifikan terhadap kinerja manjemen karena system informasi akuntansi tidak

menyediakan informasi yang dapat membantu dalam perencanaan di masa

depan. System informasi akuntansi tidak menyediakan informasi yang dapat

digunakan untuk kontrol yang seharusnya dapat menghemat waktu dan

akurat. System informasi akuntansi juga tidak membantu manajemen dalam

mengambil keputusan. Begitupun dengan penelitian yang dilakukan oleh Alviana

(2012: 8) pada penelitian kali ini ditemukan hasil penggunaan system informasi

akuntansi tidak lepas dari resiko-resiko yang ada baik kesalahan yang disengaja

seperti penipuan, tindak kebohongan untuk mendapatkan keuntungan dan

kesalahan yang tidak disengaja seperti salah memasukkan kode atau nama

pelanggan. Keterbatasan dalam penggunaan system informasi akuntansi

seringkali terjadi kesalahan dalam pengimputan data laporan keuangan. Opini

yang telah dikemukakan oleh Soudani (2012), Jawabreh dan Alrabei (2012), dan

Alviana (2012) berbanding terbalik dengan penelitian yang dilakukan oleh Fitri

Sukmawati dan Rangga Pradyptha (2016) yang menyatakan bahwa Sistem

Informasi Akuntansi berpengaruh signifikan terhadap efektifitas kinerja

keuangan, Luh Putu Eka Agustina Pratiwi dan Ida Bagus Dharmadiaksa (2018)

juga menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi informasi, relevansi teknologi

informasi, kepuasan sistem informasi akuntansi dan efektivitas sistem informasi

akuntansi bermanfaat dalam meningkatkan kinerja karyawan, I Kadek Indra

Suryawan dan I Gusti Ngurah Agung Suaryana, (2018) di jumpai hasil Tingkat
5

efektivitas system informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja

individual.

Dari beberapa penelitian terdahulu, masih terdapat perbedaan-perbedaan

hasil penelitian sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian terkait

dengan Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi. Perbedaan penelitian

ini dengan penelitian terdahulu ialah, penelitian ini menggunakan universitas

Muhammadiyah Makassar sebagai lokasi penelitian karena Universitas

Muhammadiyah Makassar merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah

yang bergerak dalam bidang pendidikan yang telah menerapkan system

komputerisasi yang berlokasi di Jalan Sultan Alauddi II No.259 Makassar,

Sulawesi Selatan. Salah satu system komputerisasi yang digunakan ialah system

komputerisasi berbasis online yang digunakan unutk menunjang kegiatan

operasionalnya. Penelitian terdahulu lebih banyak membahas tentang kinerja

manajemen, kinerja individual, kinerja karyawan, dan kepercayaan terhadap

penggunaan Sistem Informasi Akuntansi, sedangkan penelitian ini menggunakan

variabel kualitas laporan keuangan.

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka peneliti tertarik untuk

melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Penerapan Sistem Informasi

Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas

Muhammadiyah Makassar”.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam

penelitian ini yaitu; “Sejauh Mana Pengaruh Penerapan Sistem Informasi

Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas

Muhammadiyah Makassar”.
6

C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari penelitian ini

yaitu; “Untuk Mengetahui Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi

Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas Muhammadiyah

Makassar”.

D. Manfaat Penelitian

1. Sebagai bahan masukan perusahaan dalam upaya efektivitas

penggunaan system informasi akuntansi berkaitan dengan kualitas

laporan keuangan.

2. Sebagai bahan acuan dan pustaka bagi pihak-pihak yang melakukan

penelitian dengan objek yang sama.

3. Sebagai tambahan ilmu pengetahuan dan pengalaman bagi penulis.


7

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Tinjauan Teori

1. Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

System informasi akuntansi memiliki peranan yang sangat penting

dalam suatu perusahaan maupun instansi. Informasi akuntansi sangat

berhubungan erat dengan data keuangan yang dihasilkan melalui kegiatan

rutin perusahaan. fungsi utama dari system informasi akuntansi yaitu untuk

mendorong seoptimal mungkin agar akuntansi dapat menghasilkan sumber

informasi akuntansi yang berstruktur dan berkualitas yaitu waktu, relevan,

lengkap dan akurat. Penggunaan system informasi akuntansi yang

berkualitas sangat berguna bagi perusahaan dan instansi dalam

menentukan langkah-langkah atau kebijaksanaan yang diambil dan juga

untuk mempermudah dalam pengawasan terutama terhadap aktivitas suatu

perusahaan.

System informasi akuntansi merupakan kumpulan atau integrasi

dari sub-sub system atau komponen baik fisik maupun non fisik yang saling

berhubungan dan bekerja satu sama lain secara harmonis untuk mengolah

data transaksi yang berkaitan dengan masalah keuangan menjadi

informasi keuangan (Susanto, 2008;72). Menurut Mardi (2011; 4) system

informasi akuntansi merupakan suatu kegiatan yang terintegrasi yang

menghasilkan laporan dari bentuk data transaksi bisnis yang diolah dan

disajikan menajdi sebuah laporan keuangan yang memiliki arti bagi pihak

yang membutuhkannya.

7
8

Dari uraian tersebut penulis menyimpulkan bahwa Sistem informasi

akuntansi merupakan hubungan timbal balik antara komponen fisik

maupun non fisik dalam mengelola data transaksi mulai dari pengumpulan

informasi, proses, dan mengubahnya menjadi laporan yang dapat

digunakan sebagai sumber informasi terkait kinerja perusahaan sehingga

dapat mencapai target yang diinginkan perusahaan. Merancang system

informasi akuntansi yang tepat dapat memberikan nilai tambah yang

optimal bagi perusahaan. Peranan system informasi akuntansi dalam

perusahaan dapat menghasilkan hal-hal sebagai berikut :

a. Jika system dan prosedur kerja ditata secara tepat maka produk yang

dihasilkan lebih efisien, melalui system informasi akuntansi dapat

dibuat SOP sehingga tidak ada pekerjaan yang menyimpang dan

memudahkan pengendalian produksi oleh manajer.

b. Sebuah pekerjaan yang dilakukan terencana sesuai prosedur dapat

meningkatkan efisiensi. Perencanaan system informasi akuntansi yang

baik dapat membantu jalannya suatu proses, misalnya tersedianya

data dan informasi secara tepat waktu.

c. Informasi yang diterima dengan tepat waktu dapat meningkatkan

kualitas pengambilan keptusan. Melalui system informasi akuntansi

dapat dihasilkan informasi yang akurat sehingga pengambilan

keputusan dengan informasi tepat waktu dapat meningkatkan kinerja

karyawan.

d. Merancang system informasi akuntansi secara baik dan utuh akan

mempermudah proses dalam pengetahuan dan pengalaman, terutama


9

pada tingkat operator sehingga akan meningkatkan keunggulan

perusahaan.

Peningkatan keuntungan yang diraih perusahaan biasanya

berasal dari perencanaan system informasi akuntansi yang dilakukan

dengan baik.

Adapun pihak-pihak yang memanfaatkan system informasi

akuntansi perusahaan terdiri atas :

a. Pihak internal perusahaa

Kelompok ini terdiri dari para manajer yang dalam kapasitasnya

diperusahaan memerlukan informasi sesuai bentuk tugas dan

tanggung jawabnya. Mereka membuat keputusan berdasarkan

data dan informasi yang dihasilkan yang dihasilkan oleh system

informasi akuntansi. apabila informasi yang mereka peroleh dapat

menunjang tugasnya, maka kinerja perusahaan akan meningkat.

b. Pihak eksternal perusahaan

Kelompok ini adalah pihak-pihak diluar perusahaan yang memiliki

kepentingan dengan perkembangan perusahaan, posisi mereka

adakalanya menetukan terhadap eksistensi perusahaan

kedepannya. Mereka memerlukan informasi yang dihasilkan oleh

system informasi akuntansi, mereka yang berada diluar

perusahaan termasuk pemegang saham, kreditor, pemerintah,

dan masyarakat umum.

Tujuan utama dibangun system informasi akuntansi adalah untuk

mengolah data akuntansi yang berasal dari berbagai sumber menjadi

sumber akuntansi yang diperlukan oleh berbagai macam pemakai untuk


10

mengurangi resiko saat mengambil keputusan (Susanto, 2008:8).

Menurut Susanto (2008:8) terdapat beberapa fungsi system informasi

akuntansi, yaitu:

a. Mendukung aktivitas sehari-hari

Suatu perusahaan agar tetap bisa eksis perusahaan

tersebut harus terus beroperasi dengan melakukan sejumlah

aktivitas bisnis yang peristiwanya disebut sebagai transaksi seperti

melakukan pembelian, penyimpanan, proses produksi dan

penjualan.

Ada dua macam transaksi yaitu akuntansi dan non

akuntansi. Transaksi akuntansi adalah kejadian atau transaksi yang

dilakukan oleh perusahaan yang berakibat adanya pertukaran

antara sesuatu yang memiliki nilai ekonomi bagi perusahaan

tersebut, seperti peristiwa tejadinya pennjualan dan pembelian

barang oleh perusahaan. Transaksi non akuntansi adalah kejadian

atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan tapi peristiwa

tersebut tidak menimbulkan dampak pertukaran nilai ekonomi bagi

perusahaan yang melakukannya.

b. Mendukung proses pengambilan keputusan

Tujuan yang sama pentingnya dalam system informasi

akuntansi adalah untuk member informasi yang diperlukan dalam

proses pengambilan keputusan. Keputusan harus dibuat dalam

kaitan dengan perencanaan dan pengendalian aktivitas

perusahaan. informasi yang tidak dapat diperoleh dari system

informasi akuntansi tapi diperlukan dalam pengambilan keputusan


11

biasanya berupa informasi kuantitatif yang tidak bersifat uang dan

data kualitatif. Ingormasi ini dapat diperoleh bila perusahaan

menerapkan system informasi manajemen dan informasi akuntansi

yang dihasilkan bersifat detail.

c. Membantu pengelolaan perusahaan dalam memenuhi tanggung

jawabnya kepada pihak eksternal.

Setiap perusahaan harus memenuhi tanggung jawab

hukum. Salah satu tanggung jawab penting keharusan member

informasi kepada pemakai yang berada diluar perusahaan atau

stake holder yang meiputi pemasok, pelanggan, pemegang

saham, kreditor, investor besar, serikat kerja, analisis keuangan,

asosiasi industry, atau bahkan public secara umum.

Dari uraian diatas dapat dijelaskan bahwa tujuan sistem informasi

akuntansi cukup penting bagi manajemen untuk memperoleh informasi

khususnya informasi keuangan yang diperlukan baik bagi perencanaan dan

pengendalian kegiatan maupun untuk melaksanakan pertanggung jawaban.

Namun untuk mencapai tujuan tersebut terdapat beberapa komponen

system informasi akuntansi yang saling berintegrasi membentuk sebuah

system. Menurut Azhar Susanto (2013: 207) komponen – komponen dari

system informasi akuntansi dapat dikelompokkan sebagai berikut:

a. Perangkat Keras (Hardware)

Hardware merupakan peralatan phisik yang dapat digunakan untuk

mengumpulkan, memasukkan, memproses, menyimpan dan

mengeluarkan hasil pengolahan data dalam bentuk informasi.

b. Perangkat Lunak (Software)


12

Software adalah kumpulan dari program-program yang digunakan untuk

menjalankan aplikasi tertentu pada computer, sedangkan program

merupakan kumpulan dari perintah-perintah computer yang tersusun

secara sistematis. Software dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu

perangkat lunak system (System software) dan perangkat lunak aplikasi

(application software).

c. Manusia (Brainware)

Brainware atau sumber daya manusia (SDM) merupakan bagian

terpenting dari komponen system informasi dalam dunia bisnis yang

dikenal sebagai system informasi akuntansi. komponen SDM ini

merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan komponen lainnya

didalam suatu system informasi.

d. Prosedur

Prosedur merupakan rangkaian aktivitas atau kegiatan yang dilakukan

secara berulang-ulang dengan cara yang sama.

e. Database dan Sistem Manajemen Database

Sistem database merupakan sistem pencatatan dengan menggunakan

komputer yang memiliki tujuan untuk memelihara informasi agar selalu

siap pada saat diperlukan. Database terdiri dari media dan sistem

penyimpanan data dan sistem pengelolaan.

f. Teknologi Jaringan Telekomunikasi

Sistem telekomunikasi merupakan kumpulan hardware dan software yang

sesuai (Compatible) yang disusun untuk mengkomunikasikan berbagai

macam informasi dari satu lokasi ke lokasi yang lain.


13

Dengan demikian dalam membentuk suatu sistem informasi

akuntansi tidak hanya dibutuhkan operator yang menjalankannya, karena

pada dasarnya operator yang menjalankan sistem harus berpedoman

pada prosedur-prosedur dan didukung oleh infrastruktu teknologi seperti

Software, komputer, dan peralatan pendukung lainnya. Tanpa itu, sebuah

sistem tidak akan berjalan dengan baik. Menurut Susanto (2008:374)

Peran mendasar system informasi akuntansi dalam organisasi adalah

menghasilkan informasi akuntansi yang berkualitas. Informasi yang

berkualitas tentu akan berdampak pada pengambilan keputusan yang

tepat yang akan langsung mempengaruhi kelangsungan hidup organisasi.

Secara umum informasi akuntansi memiliki empat dimensi kualitas

informasi, yaitu :

1. Akurat, Akurat dapat diartikan bahwa informasi akuntansi tersebut

benar-benar mencerminkan situasi dan kondisi yang ada.

2. Relevan, elevan dapat diartikan bahwa informasi akuntansi yang

dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

3. Tepat waktu, Tepat waktu dapat diartikan bahwa informasi akuntansi

tersedia pada saat informasi tersebut diperlukan.

4. Lengkap, Lengkap dapat diartikan bahwa informasi akuntansi yang

dihasilkan tersebut telah selengkap yang diinginkan.

2. Peranan Sistem Informasi Akuntansi

Sistem informasi akuntansi suatu organisasi memainkan peranan yang

sangat penting dalam membantu organisasi untuk mengadopsi dan

mempertahankan posisi strateginya. Mencapai kesesuaian yang baik antar

aktivitas membutuhkan pengumpulan data tiap aktivitas.


14

Ada lima peran sistem informasi akuntansi (SIA) menurut Azhar Susanto

(2013: 10), yaitu:

a. Mengumpulkan dan memasukkan data kedalam SIA.

b. Mengolah data transaksi tersebut.

c. Menyimpan data untuk tujuan dimasa mendatang.

d. Memberi pemakai atau pengambil keputusan (manajemen) informasi yang

mereka perlukan.

e. Mengontrol semua proses yang terjadi.

3. Kualitas Laporan Keuangan

a. Pengertian Laporan Keuangan

Pengertian laporan keuangan adalah suatu laporan yang berisikan

informasi seputar keuangan dari sebuah organisasi. Laporan keuangan di

buat atau diterbitkan oleh perusahaan dari hasil proses akuntansi agar bisa

menginformasikan keuangan dengan pihak dalam maupun pihak luar yang

terkait. Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 1 Tahun 2015

Tentang Penyajian Laporan Keuangan “laporan keuangan adalah suatu

penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu

entitas.”

Adapun menurut Thomas (2013:35), menjelaskan pengertian

laporan keuangan merupakan hasil akhir dari siklus akuntansi yang

memberikan gambaran keuangan tentang suatu perusahaan yang secara

periodic disusun oleh manajemen perusahaan. Laporan keuangan memiliki

sifat historis yaitu membuat angka-angka tentang kinerja dan kondisi

keuangan perusahaan pada masa yang telah lalu (historis).


15

Sedangkan menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) (2015:2)

laporan keuangan adalah merupakan bagian dari proses pelaporan

keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca,

laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan (yang disajikan dalam

berbagai cara misalnya laporan arus kas atau laporan arus dana), catatan

dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral

dari laporan keuangan.

Berdasarkan pengertian-pengertian di atas dapat dikatakan bahwa

laporan keuangan adalah hasil dari proses pencatatan yang ringkas berupa

data keuangan dan aktivitas dari suatu perusahaan yang bertujuan untuk

memberi gambaran mengenai kondisi keuangan, hasil usaha, serta kinerja

perusahaan pada saat tertentu atau jangka waktu tertentu.

b. Tujuan Laporan Keuangan

Laporan keuangan yang sebenarnya merupakan produk akhir dari

proses atau kegiatan akuntansi dalam suatu kesatuan. Proses akuntansi

dimulai dari pengumpulan bukti-bukti transaksi yang terjadi sampai pada

penyusunan laporan keuangan. Proses akuntansi tersebut harus

dilaksanakan menurut cara tertentu yang lazim dan berterima umum sesuai

dengan standar akuntansi keuangan. Dalam laporan keuangan dibuat dan

disusun oleh akuntan. Para akuntan memahami dengan benar bahwa

laporan keuangan yang dibuat tersebut akan menjadi informasi keuangan

bagi banyak pihak. Oleh karena itu, seorang akuntan harus memahami

dengan benar tujuan suatu pelaporan keuangan.

Sedangkan menurut ikatan Akuntansi Indonesia dalam Standar

Akuntansi Keuangan (PSAK) 2015 No. 1 paragraf 10, menjelaskan bahwa


16

“Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi mengenai posisi

keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi

sebagian besar kalangan pengguna laporan keuangan dalam pembuatan

keputusan ekonomi.”

Laporan keuangan yang disusun oleh perusahaan harus sesuai

dengan prinsip akuntansi yang lazim, agar pihak perusahaan, manajemen,

dapat mengambil keputusan dari laporan dan pihak-pihak yang memakai

informasi agar laporan keuangan tersebut tidak menyesatkan. Berdasarkan

uraian tersebut maka dapat dikatakan bahwa laporan keuangan disusun

dengan tujuan untuk menyediakan informasi keuangan mengenai suatu

perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai

pertimbangan dalam pembuatan keputusan-keputusan ekonomi.

c. Penggunaan Laporan Keuangan

Laporan keungan meupakan komiditi yang bermanfaat dan

dibutuhkan masyarakat, karena ia dapat memberikan informasi yang

dibutuhkan penggunanya dalam dunia bisnis yang dapat menghasilkan

keuntungan. Laporan keuangan disajikan kepada pihak yang berkepentingan

termasuk manajemen, kreditur, pemerintah dan pihak-pihak lainnya.

Menurut Sofyan Syafri Harahap (2013:7), pengguna laporan

keuangan antara lain sebagai berikut:

1. Pemilik Perusahaan

Bagi pemilik perusahaan laporan keuangan dimaksud untuk:

a. Menilai prestrasi atau hasil yang diperoleh manajemen perusahaan;

b. Mengetahuib hasil dividen yang akan diterima;

c. Menilai posisi keuangan perusahaan dan pertumbuhannya;


17

d. Mengetahui nilai saham dan laba perlembar saham;

e. Sebagai dasar untuk memprediksi kondisi perusahaan dimasa

datang;

f. Sebagai dasar untuk mempertimbangkan menambah atau

mengurangi investasi.

2. Manajemen Perusahaan

Bagi manajemen perusahaan laporan keuangan digunakan untuk:

a. Alat untuk mempertanggung jawabkan pengelolaan kepada pemilik;

b. Mengantur tingkat biaya dari setiap kegiatan operasi perusahaan, divisi,

bagian segmen tertentu;

c. Mengukur tingkat efisiensi dan tingkat keuntungan perusahaan, divisi,

bagian, atau segmen tertentu;

d. Menilai hasil kerja individu yang diberikan tugas dan tanggung jawab;

e. Untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan perlu tidaknya

diambil kebijaksanaan baru;

f. Memenuhi ketentuan dalam UU, peraturan, Anggaran Dasar, Pasar

Modal, dan lembaga regulator lainnya.

3. Investor

Bagi investor laporan keuangan dimaksud untuk:

a. Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan;

b. Menilai kemungkinan menanamkan dana dalam perusahaan;

c. Menilai kemungkinan menanamkan divestasi (menarik investasi) dari

perusahaan;

d. Menjadi dasar memprediksi kondisi perusahaan di masa datang.


18

4. Kreditur atau Banker

Bagi kreditur, banker, atau supplier laporan keuangan digunakan untuk:

a. Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan dalam jangka

pendek maupun dalam jangka panjang;

b. Menilai kualitas jaminan kredit/investasi untuk menopang kredit yang akan

diberikan;

c. Melihat dan memprediksi prospek keuntungan yang mungkin diperoleh

dari perusahaan atau menilai rate of return perusahaan;

d. Menilai kemampuan likuiditas, solvabilitas, rentabilitas perusahaan

sebagai dasar dalam pertimbangan keputusan kredit;

e. Menilai sejauh mana perusahaan mengikuti perjanjian kredit yang sudah

disepakati.

5. Pemerintah dan Regulator

Bagi pemerintah atau regulator laporan keuangan dimaksudkan untuk:

a. Menghitung dan menetapkan jumlah pajak yang harus di bayar;

b. Sebagai dasar dalam menetapkan kebiajkan-kebijakan baru;

c. Menilai apakah perusahaan memerlukan bantuan atau tindakan lain;

d. Menilai kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang ditetapkan;

e. Bagi lembaga pemerintah lainnya bisa menjadi bahan penyusunan data

dan statistik.

6. Analisis, Akademis, Pusat Data Bisnis

Para analisis, akademis, dan juga lembaga-lembaga pengumpulan data

bisnis laporan keuangan penting sebagai bahan atau sumber informasi yang

akan diolah sehingga menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi analisa, ilmu

pengetahuan, dan komoditi informasi.


19

Sedangkan menurut Dwi Martini, Sylvia Veronica, Ratna Wardhani, Aria

Farahmita dan Edward Tanujaya (2012:33), pengguna laporan keuangan

meliputi investor, calon investor, pemberi pinjaman, karyawan, pemasok, kreditur

lainnya, pelanggan, pemerintah, lembaga, dan masyarakat.

Dari penjelasan tersebut dapat dibuktikan bahwa laporan keuangan sangat

berguna bagi semua pihak yang berkepentingan, baik pihak internal maupun

pihak eksternal. Laporan keuangan dapat memberikan informasi kepada para

penggunanya sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

d. Komponen-Komponen Laporan Keuangan

Laporan keuangan yang lengkap menurut Standar Akuntansi Keuangan

(PSAK) 2015 No.1, terdiri dari komponen-komponen sebagai berikut:

1. Laporan posisi keuangan (Neraca)

2. Laporan laba rugi komprehensif selama periode

3. Laporan perubahan ekuitas selama periode

4. Laporan arus kas selama periode

5. Catatan atas laporan keuangan

6. Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan

ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif

atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika

entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

e. Kualitas Lpaoran Keuangan

Kualitas laporan keuangan sebuah perusahaan tergantung dari seberapa

besar informasi yang disajikan perusahaan bisa berguna bagi pengguna dan

bagaimana perusahaan menyusun laporan keuangan yang ada berdasarkan

kerangka konseptual dan prinsip-prinsip dasar dan tujuan akuntansi. Baik


20

buruknya kualitas laporan keuangan dapat dilihat dari sehat atau tidak sehatnya

perusahaan tersebut. Perusahaan yang sehat akan memiliki laporan keuangan

yang berkualitas baik tanpa adanya penyimpangan. Laporan keuangan

merupakan salah satu alat ukur yang digunakan oleh para pemakai laporan

keuangan dalam mengukur atau menentukan sejauh mana kualitas perusahaan.

Laporan keuangan memiliki kemampuan untuk menyajikan secara jelas

kesehatan keuangan suatu perusahaan guna memberikan keputusan bisnis yang

informatif. Laporan keuangan sangat penting bagi manajemen perusahaan pada

khususnya untuk pengambilan keputusan dan penyusunan perencanaan. Oleh

karena itu, informasi akuntansi yang diperoleh harus memenuhi kriteria tertentu.

Seperti yang dijelaskan oleh Financial Accounting Standard Board (FASB) dalam

Zaki Baridwan (2013), adalah sebagai berikut:

B. Tinjauan Empiris
Tabel 2.1

Review Tinjauan Empiris

No Nama Penulis Judul Penelitian


Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan


bahwa kinerja individu
dipengaruhi oleh efektivitas
penggunaan teknologi SIA
Efektivitas dan kepercayaan teknologi
Penggunaan Dan SIA. Hasil Uji F terlihat bahwa
Kepercayaan Atas variabel bebas secara
Novia Fabiola
1. Sistem Informasi simultan berpengaruhi positif
Panggeso
Akuntansi Terhadap terhadap kinerja individu. Uji t
(2014)
Kinerja Karyawan menunjukkan pengaruh yang
Bank Sulselbar Di signifikan terhadap kinerja
Makassar individu dengan tingkat
signifikansi sebesar 0,012
atau 1,2% untuk efektivitas
penggunaan teknologi SIA
dan 0,000 atau 0% untuk
21

kepercayaan teknologi SIA.

Kualitas sistem informasi


akuntansi tidak terbukti
Pengaruh Kualitas
berpengaruh positif dan
Sistem Informasi
signifikan terhadap kinerja
Akuntansi Terhadap
Dian Urna perusahaan BPD DIY Syariah
Kinerja Perusahaan
2. dengan signifikansi 0.89 >
Di Bank
Fasihat (2015) 0.5(derajat kesalahan 5%).
Pembangunan
Hal ini diindikasikan terjadi
Daerah-Daerah
karena BPD DIY syariah
Istimewah
pusat, dimana kegiatan
yogyakarta Syariah
operasional dilakukan oleh
BPD DIY Syariah pusat.

Pengaruh Sistem
Informasi Akuntansi sistem iformasi akuntansi
Fitri Sukmawati
Terhadap memiliki pengaruh terhadap
3. dan Rangga
Efektivitas Kinerja efektivitas kinerja keuangan
Pradyptha
Keuangan Koperasi koperasi dan memiliki
(2016)
Kopertis Wilayah IV hubungan yang sangat kuat.
Jabar
22

Hasil penelitian ini


menunjukkan bahwa secara
simultan variabel system
informasi akuntansi dan
Pengaruh motivasi secara signifikan
Efektivitas berpengaruh positif terhadap
Arnisari
Penerapan Sistem variabel kinerja karyawan.
4. Mardikawati
Informasi Akuntansi Pengujian secara parsial
Nurwakhida
Dan Motivasi menunjukkan bahwa system
( 2016 )
Terhadap Kinerja informasi akuntansi secara
Karyawan. signifikan berpengaruh positif
terhadap kinerja karyawan
berarti sistem yang digunakan
mudah dan efektif dalam
membantu tugas karyawan.

Berdasarkan hasil penelitian


diketahui Keterlibatan
pemakai mempunyai
pengaruh signifikan terhadap
kinerja individual.
Kemampuan teknik personal
Analisis Pengaruh mempunyai pengaruh
Putu Laksmi Persepsi teknologi signifikan terhadap kinerja
5.
Pusparani Sistem Informasi [Link]
(2018) Akuntansi Terhadap manajemen puncak
Kinerja Individual mempunyai pengaruh
signifikan terhadap kinerja
[Link]
pendidikan dan pelatihan
tidak mempunyai pengaruh
signifikan terhadap kinerja
individual.
Pengaruh
Hasil analisis adalah tingkat
Efektivitas Sistem
efektivitas sistem informasi
I Kadek Indra Informasi Akuntansi
akuntansi berpengaruh positif
Suryawan dan I Terhadap Kinerja
6. terhadap kinerja individual.
Gusti Ngurah Individual dengan
Insentif dapat memperkuat
Agung Suaryana Insentif Sebagai
pengaruh efektivitas sistem
(2018) Variabel
informasi terhadap kinerja
Pemoderasi Pada
individual.
LPD
Sumber jurnal terdahulu dari tahun 2014 – 2018
23

C. Kerangka Pikir

Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya pengaruh hubungan

antara variabel terikat yaitu kualitas laporan keuangan dengan variabel bebas

yaitu system informasi akuntansi. Untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem

informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan universitas

muhammadiyah Makassar, maka diperlukan system informasi akuntansi yang

diterapkan di Universitas Muhammadiyah Makassar. Bedasarkan hal tersebut,

maka dibentuklah sebuah kerangka pikir sebagai berikut:


24

UniversitasMuhammadiyah
Makassar
1. Hardware (Perangkat Keras)

2. Software (Perangkat Lunak)

3. Brainware (Manusia)
Sistem Informasi Akuntansi
4. Procedure ( Prosedur)

5. Database (Basis Data)

6. Communication Network

( Jaringan Komunikasi)

Sumber : Azhar Susanto (2013 : 207)

1. Dapat Dipahami
2. Relevan
3. Keandalan
4. Dapat Dibandingkan
Kualitas Laporan Keuangan

Sumber : Standar Akuntansi Keuangan


(PSAK) 2015 No. 1 Paragraf 10

Hasil

Gambar 2.1

Kerangka Pikir
25

D. Hipotesis

Berdasarkan latar belakang masalah dan beberapa penelitian

sebelumnya, maka peneliti menduga bahwa terdapat pengaruh yang signifikan

atas penerapan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan

keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar.


26

BAB III
METODE PENELITIAN

A. Jenis dan Sumber Data

Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penulisan ini antara lain:

1. Jenis data, terdiri dari:

a. Data kualitatif, yaitu data yang berupa keterangan-keterangan dan

tidak diberikan dalam bentuk angka.

b. Data kuantitatif, yaitu data yang disajikan dalam bentuk angka-

angka.

2. Sumber data, terdiri dari:

a. Data primer, data ini diperoleh melalui hasil kuesioner yang

dibgikan kepada responden.

b. Data sekunder, data ini diperoleh melalui hasil pengumpulan

informasi dari pihak perusahaan dalam hal ini para staff keuangan

ditiap unit Universitas Muhammadiyah Makassar.

B. Lokasi dan Waktu Penelitian

Dalam penelitian yang penulis lakukan, lokasi dan waktu penelitian yaitu:

1. Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Makassar

yang berdomisili di jalan Sultan Alauddin II No.259 Makassar,

2. Waktu Penelitian

Waktu yang digunakan untuk melakukan penelitian yaitu selama dua

bulan.

26
27

C. Definisi Operasional Variabel dan Pengukuran

1. Sistem Informasi Akuntansi (X)

Menurut Azhar Susanto (2013:72) menyatakan bahwa Sistem

Informasi Akuntansi dapat didefinisikan sebagai kumpulan (integrasi) dari

sub-sub sistem/komponen baik fisik maupun non fisik yang saling

berhubungan dan bekerja sama satu sama lain secara harmonis untuk

mengolah data transaksi yang berkaitan dengan masalah keuangan menjadi

informasi keuangan.

2. Kualitas Laporan Keuangan (Y)

Kualitas laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari

posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas (PSAK 2015 No.1

Paragraf 10)

D. Populasi Dan Sampel

1. Populasi

Menurut Sukandar Rumidi (2006: 47) “Populasi adalah keseluruhan

objek penelitian baik terdiri dari benda yang nyata, abstrak, peristiwa ataupun

gejala yang merupakan sumber data dan memiliki karakter tertentu dan

sama”. Sedangkan pengertian populasi penelitian menurut Umi Narimawati

(2008: 73) populasi penelitian merupakan keseluruhan (universum) dari objek

penelitian yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, udara,

gejala, peristiwa, sikap, hidup, dan sebagainya, sehingga objek-objek ini dapat

menjadi sumber data penelitian. Berdasarkan paparan pengertian ini maka

sasaran populasi dalam penelitian ini adalah pengelola unit kerja atau pejabat

struktural pada satuan kerja Universitas Muhammadiyah Makassar.


28

2. Sampel

Sampel adalah bagian dari populasi (sebagian atau wakil populasi

yang diteliti). Pengambilan sampel atas responden dilakukan secara

Purposive Sampling. Purposive Sampling digunakan karena infomasi yang

akan diambil berasal dari sumber yang disengaja dipilih berdasarkan criteria

yang telah ditetapkan peneliti (Mahmudi,2011). Sampel dipilih berdasarkan

kriteria tertentu dapat mendukung penelitian ini. Kriteria sampel yang

digunakan dalam penelitian ini adalah

a. Aparat yang melaksanakan fungsi akuntansi/tata usaha keuangan di

masing-masing bidangnya.

b. Memiliki masa keja minimal satu tahun dalam periode penyusunan

laporan keuangan.

E. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah

sebagai beikut:

1. Penelitian pustaka (library research).

Penelitian pustaka dilakukan dengan mengkaji buku-buku dan

macam media penulisan lainnya yang ilmiah, dimaksudkan untuk

menambah referensi pendukung tentang teori-teori ilmiah yang dapat

berkaitan dengan topik penelitian dalam rangka penyusunan laporan.

2. Penelitian lapangan (field research).

Penelitian lapangan merupakan penelitian yang ditempuh dengan

cara melakukan studi komparatif atau melakukan pendekatan-pendekatan

pada objek penelitian,diantaranya:


29

a. Observasi, yaitu suatu penelitian yang dilaksanakan dengan

melakukan pengamatan langsung pada badan (perusahaan)

tersebut.

b. Kuesioner, teknik kuesioner yang penulis gunakan adalah

kuesioner tertutup, suatu cara pengumpulan data dengan

memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada

responden dan yang menjadi responden dalam penelitian ini

adalah bagian keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar

dengan harapan mereka dapat memberikan respon atas daftar

pertanyaan tersebut.

c. Dokumentasi, pengumpulan data dilakukan dengan menelaah

dokumen-dokumen yang terdapat pada bagian keuangan

Universitas Muhammadiyah Makassar, dokumen-dokumen yang

menggambarkan sejarah yang menerapkan struktur organisasi.

F. Metode Analisis Data

Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif

kuantitatif. Dimana metode analisis deskriptif kuantitatif merupakan metode

analisis data yang dilakukan dengan cara menyebar kuesioner kepada

responden dan diukur menggunakan skala likert yang digunakan sebagai acuan

untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur,

sehingga alat ukur tersebut bila digunakan dalam pengukuran akan

menghasilkan data kuantitatif.

1. Uji Asumsi Klasik

Ada beberapa pengujian yang harus dijalankan terlebih dahulu,

sebelum dibuat analisis korelasi dan regrasi, hal tersebut untuk menguji
30

apakah model yang dipergunakan tersebut mewakili atau mendekati

kenyataan yang ada. Untuk menguji kelayakan model regrasi yang

digunakan, maka harus terlebih dahulu memenuhi uji asumsi klasik.

Terdapat tiga jenis pengujian pada uji asumsi klasik, diantaranya:

a. Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah sampel yang digunakan

mempunyai distribusi normal atau tidak. Dalam model regrasi linier,

asumsi ini ditunjukkan oleh nilai eror (ɛ) yang berdistribusi normal.

Model regresi yang baik adalah model regresi yang memiliki distribusi

normal atau mendekati normal, sehingga layak dilakukan pengujian

secara statistik. Pengujian normalitas data menggunakan Test of

Normality Kolmogorov-Smirnov dalam program SPSS. Menurut

Santoso (2012:393) dasar pengambilan keputusan bisa dilakukan

berdasarkan probabilitas (Asymtotic Significance), yaitu:

1. Jika probabilitas > 0,05 maka distribusi dari model regresi adalah

normal.

2. Jika probabilitas < 0,05 maka distribusi dari model regresi adalah

tidak normal.

b. Uji Multikolinieritas

Multikolinieritas adalah hubungan linier sempurna atau pasti diantara

beberapa atau semua variabel independen dari model regresi. Uji

multikoliniearitas bertujuan untuk menguji apakah pada sebuah model

regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel independen. Jika

terjadi korelasi, maka dinamakan terdapat problem multikolinieritas.


31

Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara

variabel independen.

Jika terbukti ada mulitikolinieritas, sebaiknya salah satu dari

variabel independen yang ada dikeluarkan dari model, lalu pembuatan

model regresi diulang kembali (Santoso, 2012:234). Untuk mendeteksi

ada tidaknya multikolinieritas dapat dilihat pada besaran Variance

Inflation Factor (VIF) dan Tolerance. Pedoman suatu model regresi

yang bebas multikolinieritas adalah mempunyai angka tolerance

mendekati 1. Batas VIF adalah 10, jika nilai VIF di bawah 10, maka

tidak terjadi gejala multikolinieritas Gujarati (2012 :432). Menurut

Santoso (2012 :236) rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :

1 1
= =

c. Uji Heteroskedastisitas

UJi heteroskedastis bertujuan untuk menguji apakah dalam model

regresi terjadi ketidaksamaan varian atau residual satu pengamatan ke

pengamatan lainnya. Menurut Gujati (2012:406) untuk menguji ada

tidaknya heteroskedastisitas digunakan uji rank-Spearman yaitu

dengan mengkorelasikan variabel independen terhadap nilai absolut

dari residual (eror). Untuk mendeteksi gejala uji heteroskedastisitas

kemudian menentukan nilai absolut residual, selanjutnya meregresikan

nilai absolut residual diperoleh sebagai variabel dependen serta

dilakukan regresi dari variabel independen. Jika nilai koefisien korelasi

antara variabel independen dengan nilai absolut dari residual

signifikan, maka kesimpulannya terdapat heteroskedastisitas (varian

dari residual tidak homogeny).


32

2. Uji Instrumen Data

a. Uji Validitas

Suatu instrument dinyatakan valid apabila mampu mengukur apa yang

diinginkan dan dapat mengungkapkan data dari variabel yang diteliti

secara tepat. Pengujian validitas adalah pengujian yang ditunjukan untuk

mengetahui suatu data dapat dipercaya keberannya sesuai dengan

kenyataan. Sugiyono (2016:121) menyatakan bahwa Instrumen yang

valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data

(mengukur) itu valid. Valid berarti instrument tersebut dapat digunakan

untuk mengukur apa yang seharusnya diukur.

Instrumen yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk

mendapatkan data (mengukur) itu valid. Uji validitas instrument yang

digunakan adalah validitas isi dengan analisis item, yaitu dilakukan

dengan menghitung korelasi antara skor butir instrument dengan skor

total. Menurut Sugiyono (2016:188) menyatakan bahwa teknik korelasi

untuk menentukan validitas item ini sampai sekarang merupakan teknik

yang paling banyak digunakan dan item yang mempunyai korelasi positif

dengan kriterium (skor total) serta korelasi yang tertinggi, menunjukkan

bahwa item tersebut mempunyai validitas yang tinggi pula. Biasanya

syarat minimum untuk dianggap memenuhi syarat adalah jika r = 0,3, jadi

jika korelasi antara butir dengan skor total kurang dari 0,3 maka butir

dalam instrument tersebut dinyatakan tidak valid. Adapun rumus untuk

menguji validitas yaitu menggunakan product moment yang dikemukakan

oleh Pearson :
33

∑ − (∑ ) (∑ )
=
√( ∑ 2 − ( ∑ 2 − ∑ ) )

Keterangan:

= Koefisien korelasi pearson

∑ = Jumlah perkalian variabel X dan Y

∑ = Jumlah nilai variabel X

∑ = Jumlah nilai variabel Y

∑ 2 = Jumlah pangkat dua nilai variabel X

∑ 2 = Jumlah pangkat dua nilai variabel Y

= Banyaknya sampel

b. Uji Reliabilitas

Menurut Sujoko Efferin (Herman, dkk, 2015: 37) reliabilitas data

adalah sejauh mana konsistensi kategorisasi data jika dilakukan oleh

peneliti yang lain atau peneliti yang sama dalam kejadian yang berbeda.

Kriteria yang digunakan untuk menyatakan suatu instrumen dikatakan

reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha (α) lebih besar daro 0,60

(α>0,60).

3. Uji Regresi Linier sederhana

Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk mendapatkan

hubungan matematis dalam bentuk suatu persamaan antara variable terikat dan

variable bebas. Menurut Sugiyono (2012:270) mengemukakan bahwa analisis

regresi digunakan oleh peneliti bila ingin mengetahui bagaimana variable

dependen atau kriteria dapat diprediksikan melalui variabel independen atau

predictor secara individual.


34

Dampak dari analisis regresi ini dapat digunakan untuk memutuskan

apakah naik dan menurunnya variabel dependen dapat dilakukan melalui

menaikkan dan menurunkan keadaan variabel independen, atau untuk

meningkatkan variabel independen / dan sebaliknya. Bentuk umum regresi linier

sederhana adalah:

Y= +

Keterangan :

Y = Subjek nilai dalam variabel terkait yang dipredisikan

a = Harga Y bila X = 0 (harga konstan)

b = Angka arah koefisien regresi

X = Subjek pada variabel bebas yang mempunyai nilai tertentu

4. Uji Hipotesis

Uji Parsial (Uji t)

Uji parsial dimaksudkan untuk menguji apakah variabel independen secara

parsial berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan dengan ketentuan

jika nilai signifikansi > 0,05 maka Ho ditolak dan Hα diterima (berpengaruh)

dan sebaliknya jika nilai signifikansi < 0,05 maka Ho diterima dan Hα ditolak

(tidak berpengaruh). Sesuai dengan hipotesis penelitian yang diajukan,

maka hipotesis statistik untuk pengujian secara parsial dapat didefinisikan

sebagai berikut:

Ho = 0 : Tidak terdapat pengaruh sistem informasi akuntansi

terhadapkualitas laporan keuangan Universitas Muhammadiyah

Makassar.

Hα ≠0 : Terdapat pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kualitas

laporan keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar


35

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum Perusahaan

1. Sejarah Singkat Universitas Muhammadiyah Makassar

Universitas Muhammadiyah Makassar didirikan pada tanggal 19

juni 1963 sebgai cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Pendirian perguruan tinggi ini adalah realisasi dari hasil musyawarah

wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan dan Tenggara ke-21 di

Kabupaten Bantaeng. Pendirian tersebut didukung oleh persyarikatan

Muhammadiyah sebagai organisasi yang bergerak dibidang pendidikan

dan pengajaran dakwah amar ma’ruf nahi munkar, lewat surat nomor : E-

6/098/1963 tertanggal 22 jumadil akhir 1394 H/ 12 Juli 1963 M. Kemudian

akta pendiriannya dibuat oleh notaris R. Sinojo Wongsowidjojo

berdasarkan akta notaris nomor : 71 tanggal 19 juni 1963. Universitas

Muhammdiyah Makassar dinyatakan sebagai perguruan tinggi swasta

terdaftar sejak 1 oktober 1965.

Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar)

sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) mengemban tugas dan

peran yang sangat besar bagi agama, bangsa dan negara, baik dimasa

sekarang maupun dimasa depan. Selain posisinya sebagai salah satu

PTM/PTS di kawasan timur Indonesia yang tergolong besar,juga padanya

tertanam kultur pendidikan yang diwariskan sebagai amal usaha

Muhammadiyah. Nama Muhammadiyah yang terintegrasi dengan nama

Makassar memberikan harapan terpadunya budaya, keilmuan dan nafas

keagamaan. Pada awal berdirinya, Universitas Muhammadiyah Makassar

35
36

membina dua fakultas yaitu fakultas keguruan dan seni jurusan bahasa

Indonesia, dan fakutas keguruan dan ilmu pendidikan juusan pendidikan

umum (PU), dan Pendidikan sosial (PS) yang dipimpin oleh rektor Dr.

[Link]. pada tahun yang sama (1963) Universitas Muhammadiyah

Makassar telah berdiri sendiri dan dipimpin oleh rektor [Link] Watif

Masri.

Perkembangan berikutnya Universitas Muhammadiyah Makassar

pada tahun 1965 membuka fakultas baru yaitu: Fakultas Agama Islam

(FAI), Fakultas Ekonomi (Fekon), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Selanjutnya tahun 1987 membuka fakultas teknik, tahun 1994 Fakultas

Pertanian,Tahun 2002 membuka Program Pascasajana, dan tahun 2008

membuka Fakultas Kedokteran, sampai saat ini Universitas

Muhammadiyah Makassar memiliki 7 Fakultas dengan 37 Program studi, 1

Program Pascasarjana dan 1 Program Doktor.

Universitas Muhammadiyah Makassar pada tahun 2003 mengalami

tahapan transisi sejarah perkembangan, berupa perubahan formasi

kepemimpinan dengan bergabungnya generasi muda dan generasi tua.

Pimpinan dan seluruh civitas akademika Universitas muhammadiyah

makassar bertekad untuk memelihara hasil capaian para pendahulu dan

mengembangkannya kepada capaian yang lebih baik serta komitmen :

1. Memelihara kepercayaan masyarakat

2. Mencapai keunggulan dalam kompetisi yang semakin ketat

3. Mewujudkan kemandirian dalam pengelolaan dan pengembangan

diri.
37

Dari ketiga komitmen tersebut diharapkan dapat mengantar

Universitas Muhammadiyah Makassar untuk menjadi perguruan tinggi

islam terkemuka.

2. Visi dan Misi Organisasi

a. Visi Organisasi : Menjadi Perguruan Tinggi Islam Terkemuka,

Unggul,Terpercaya, Dan Mandiri Pada Tahun 2024.

b. Misi organisasi :

1. Menyelenggarakan proses pendidikan untuk meningkatkan

keimanan dan ketaqwaan.

2. Menyelenggarakan dan mengembangkan proses pembelajaran

yang kreatif,inovatif,efektif, dan menyenangkan.

3. Menumbuhkan kembangkan dan menyebarluaskan penelitian

yang inovatif, unggul dan berdaya saing.

4. Menumbuh kembangkan kewirausahaan berbasis kemitraan dan

ukhuwah.

5. Meninkatkan kualitas hidup dan kehidupan civitas

akademika,alumni, dan masyarakat.


38

3. Struktur Organisasi dan Job Description

a. Struktur Organisasi

Gambar 4.1

Struktur Organisasi
39

b. Job Description.

1. Rektor dan Wakil Rektor

Pimpinan universitas adalah rektor dan para wakil rektor, yang

bertugas antara lain menjalankan fungsi pengelolaan universitas

secara keseluruhan,melaksanakan penyelenggaraan pendidikan,

penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, membina civitas

akademika ( Dosen dan Mahasiswa) serta membina hubungan dengan

alumni baik dilingkungan universitas dan masyarakat.

Rektor diangkat / diberhentikan oleh Majelis Wali Amanat untuk

masa jabatan 5 tahun, setelah melalui proses pemilihan yng diadakan

khusus dalam suatu rapat terbuka Majelis Wali Amanat. Adapun

susunan pimpinan Universitas Muhammadiyah Makassar yaitu:

a. Rektor : [Link] Rahim,S.E.,M.M.

b. Wakil Rektor I : [Link] Rahim Nanda,M.T

c. Wakil Rektor II: [Link] Sukri Syamsuri,M,Hum

d. Wakil Rektor II : [Link] Tahir,[Link]

e. Wakil Rektor IV: [Link] Molla,M.M

2. PPM Majelis Dikti PWM / BPH

BPH ( Badan Pengurus Harian ) merupakan salah satu badan

yang melakukan fungsi control, koordinasi, pengembangan dan

peningkaan sistem manajemen administrasi dan keuangan serta

komunikasi dalam membangun hubungan internal dan eksternal.

Adapun BPH Universitas Muhammadiyah Makassar di ketuai oleh

Bapak [Link].H.M Syaiful Saleh, [Link].

3. Senat Akademik universitas


40

Senat universitas merupakan badan normatif dan perwakilan

tertinggi di Universitas Muhammadiyah Makassar. Keanggotaan senat

universitas tediri dari pimpinan iniversitas muhammadiyah makassar,

dekan, 2 orang dosen tetap dari masing masing fakultas yang mewakili

unsur guru besar dan pewakilan dosen, serta direktur direktorat.

Anggota senat universitas muhammadiyah makassar diangkat dan

diberhentikan oleh Rektor sebagai ketua senat sesuai dengan

peraturan dan ketentuan yang berlaku.

4. Direktorat AKSI,LP3M,P4M,Perpustakaan,PPMB

Di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, layanan

akademik mempermudah kesuksesan belajar mahasiswa adalah

usaha yang diprioritaskan. Mahasiswa yang baru masuk hingga pada

mahasiswa lulus, mereka senantiasa dibimbing, diberi penjelasan

secara intensif tentang prosedur-prosedur layanan yang dapat

diperoleh, baik sebagai hak maupun sebagai kewajiban seorang

mahasiswa. Proses studi diawali dengan pendaftaran mahasiswa baru

melalui sistem One Day Service (ODS) atau Pelayanan Sehari

(Pendaftaran-Seleksi-Registrasi). Selanjutnya adalah mengikuti

kegiatan Pesantren Mahasiswa Baru dan kegiatan Orientasi

Pengenalan Jurusan, dan diakhiri dengan Pengukuhan Mahasiswa

Baru yang ditandai dengan Pemasangan Jas Almamater dan Kuliah

Perdana. Selanjutnya, Pemrograman MataKuliah atau sering dikenal

dengan istilah pengisian “Kartu Rencana Studi(KRS)”.

Pemprograman Matakuliah atau pengisian Kartu Rencana

Studi (KRS) ini telah diterapkan melalui Sistem Pemrograman


41

Matakuliah Berbasis IT Terintegrasi Bank Mitra Unismuh Makassar

yang dikenal dengan istilah SIMAK (Sistem Informasi Manajemen

Akademik). Sistem ini dapat diakses secara online penuh sehingga

Pemrograman Matakuliah atau Pengisian KRS tersebut dapat

dilakukan kapan dan dimana saja. Dan, sistem ini dapat pula menjadi

media informasi bagi wali mahasiswa atau orang tua mahasiswa,

sehingga wali mahasiswa atau orang tua mahasiswa tersebut dapat

mengetahui dan mengontrol status keaktifan kuliah [Link]

Pemrograman Matakuliah atau Pengisian KRS dilakukan, kegiatan

selanjutnya adalah mengikuti perkuliahan. Kegiatan perkuliahan

dilakukan sebanyak 16 kali pertemuan dengan sistem pertemuan di

kelas dan pertemuan melalui e-learning.

Praktikum, Praktek Kerja Lapang (PKL), Pemantapan Profesi

Keguruan (P2K), Kuliah Kerja Nyata (KKN), Penelitian, Penyusunan

Tugas Akhir atau Skripsi, Ujian Skripsi, Yudisium, dan Wisuda adalah

jenis-jenis kegiatan yang harus dilalui seorang mahasiswa hingga

menjadi Alumni Universitas Muhammadiyah Makassar, dan proses

pengambilan atau pemrograman kegiatan-kegiatan tersebut

kesemuanya dilakukan melalui Sistem Berbasis IT [Link]

meningkatkan kualitas pembelajaran baik dari sisi pelayanan materi

maupun intensitas kehadiran dosen dan mahasiswa di kelas, maka di

setiap ruang kelas telah dilengkapi dengan multimedia LCD, kamera

CCTV, dan Pendingin Ruangan.

Selain itu, fasiltas-fasilitas penunjang pembelajaran dan

pengembangan bakat mahasiswa, seperti: Laboratorium Bahasa,


42

Laboratorium Teknik, Laboratorium Komputer, Laboratorium MIPA,

Laboratorium Micro Teaching, Laboratorium Kedokteran, Laboratorium

Anatomi, Laboratorium Akuntansi, Hutan Pendidikan, Pertambakan

dan Empang Pendidikan, Laboratorium Sekolah, Studio Gambar,

Sarana Olahraga dan Kesenian, Apartemen Mahasiswa, Mall Studen,

Perpustakaan, Area Free Hotspot Internet, Auditorium, Medical Center,

KC. Bank Mitra telah direpresentatifkan.

5. Diektorat SDK, UMC, RSP, UBC, BAKI,PLPK

Secara umum Biro Administrasi Keuangan adalah merupakan

unsur pelaksana administrasi pembantu pimpinan Universitas

Muhammadiyah Makassar di bidang teknis dan administrasi keuangan,

serta mempunyai tugas dan fungsi sebagai pelayanan teknis

administrasi dan keuangan di semua unsur yang ada di lingkungan

Universitas Muhammadiyah Makassar (Fakultas, Lembaga dan Unit).

Bertanggung jawab atas semua kigiatan yang ada di Biro Administrasi.

Keuangan kepada Pimpinan (REKTOR / Pembantu Rektor II).

Sebagai koordinator pelayanan teknis administrasi keuangan yang

dibantu oleh Kabag.

Pelayanan administrasi Mahasiswa. Mempersiapkan bahan dan

menyusun Rencana Anggaran Pendapatan. Belanja ( RAPB )

Universitas Muhammadiyah Makassar. Mengatur pengurusan dan

pelaksanaan pertanggung jawaban keuangan Universitas

Muhammadiyah Makassar. Mengatur dan menyelenggarakan

pembukuan keuangan Universitas Muhammadiyah

Makassar,Menyusun perhitungan anggaran Universitas


43

Muhammadiyah Makassar, Menyelenggarakan pengelolaan

perbendaharaan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Makassar,

Membuat laporan keuangan setiap bulan kepada pimpinan Universitas

Muhammadiyah Makassar.

6. Dekan / Direktur Pascasajana Beserta Wakil Dekan

Dekan / direktur pascasarjana beserta wakil dekan adalah

pejabat yang memimpin suatu fakultas. Dalam bentuk ideal, ia adalah

pemimpin administratif sekaligus pemimpin keakademikan tertinggi di

fakultasnya.

7. Senat Akademik Fakultas Pimpinan Senat Fakultas


Senat Fakultas memiliki fungsi memberikan pertimbangan
dalam penyusunan, penetapan, dan pengawasan pelaksanaan
kebijakan akademis di Fakultas. Oleh karena itu, senat serta wakil
senat fakults disebut sebagai pimpinan ditingkat fakultas.
8. Tata Usaha
Tata usaha merupakan suatu bagian dari Universitas yang
berfungsi sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar agar berjalan
lancar sesuai apa yang telah direncanakan dan bisa tercapai seperti
apa yang diinginkan. Dengan berkembangnya zaman yang sekarang
lebih dikenal dengan era globalisasi, fungsi tata usaha harus lebih
dapat ditingkatkan kualitasnya tentang teknologi terutama teknologi
informasi ataupun lebih dikenal dengan era [Link] ini
dimaksud untuk lebih mengefektifkan pekerjaan dan untuk
memberikan pelayanan yang lebih baik. Oleh karena itu setiap staf tata
usaha diharuskan menguasai teknologi tersebut.
Keberadaan ketatausahaan disetiap instansi sangat berperan
penting untuk kelancaran kegiatan dan perkembangan instansi yang
bersangkutan dan dengan perkembangan zaman teknologi informasi
dapat lebih mengefektifkan kinerja dari tata usaha itu sendiri.
44

9. Program Studi
Program studi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman
penyelenggaraan pendidikan akademik dan/atau profesional yang
diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar
mahasiswa dapat menguasai pengetahuan, keterampilan, dan sikap
sesuai dengan sasaran kurikulum.
10. Dosen/PA
Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas
utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan
ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat.

B. Hasil Dan Pembahasan

1. Deskripsi Data

Populasi dalam penelitian ini adalah staf tata usaha dan pengelola

keuangan yang menggunakan teknologi kompute di Universitas

Muhammadiyah Makassar. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara

mengantarkan langsung kuesioner kepada respoden yang bekerja dibagian

tata usaha dan pengelola keuangan pada Universitas Muhammadiyah

Makassar.

Pengumpulan data dilakukan sejak tanggal 10 Juni sampai tanggal

1 Juli 2019. Pendistribusian kuesioner dilakukan dengan cara

mengantarkan langsung kepada para staf yang menjadi sampel penelitian.

Peneliti menetapkan janji untuk mengambil kuesioner selama 1 minggu

terhitung sejak kuesioner diantarkan kepada responden sesuai dengan

kesepakatan yang ditetapkan antara responden dan peneliti.

Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 responden. Dari

pengembalian kuesioner yang disebarkan, 35 (75%) kuesioner yang

diterima kembali oleh peneliti dan kuesioner yang dapat diolah oleh peneliti
45

sebanyak 30 (64%) terdapat beberapa kuesioner yang tidak dapat diolah

disebabkan karena responden tidak memberikan penilaian terhadap semua

pernyataan dalam kuesioner.

Tabel 4.1

Rincian tingkat pengembalian kuesioner

Jumlah
kuesioner yang Kuesioner yang
No Unit Kerja kuesioner
dibagikan dikembalikan
yang diolah

1. Fakultas

Ekonomi dan 6 4 4

Bisnis

2. Fakultas Ilmu

Sosial dan 3 3 2

Ilmu Politik

3. Fakultas 3 3
3
Teknik

Fakultas

Keguruan dan
4. 3 3 3
Ilmu

Pendidikan

Program
5. 3 3 3
Pascasarjana

6. Fakultas 10 4 3
46

Kedokteran

Fakultas
7. 4 4 4
Pertanian

Sumber Daya
8. 10 6 4
dan Keuangan

9. Perpustakaan 5 5 4

Jumlah 47 35 30

Sumber : Data Primer diolah 2019

2. Karakteristik Responden

Dari 30 kuesioner yang dapat diolah, gambaran umum responden

yang terinci pada tabel 4.2 dilihat dari jenis kelamin responden, pria 9

orang (30%) dan wanita 21 orang (70%), rtinya sebagian besar responden

adalah wanita. Dilihat dari tingkat pendidikan responden, diploma (D3) 1

orang (3,3%), strata 1 (S1) 28 orng (93,3%) dan strata 2 (S2) 1 orang

(3,3%), hal ini berarti bahwa sebagian besa responden adalah sarjana

yang menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpendidikan tinggi

dan mampu untuk memahami pertanyaan dalam kuesioner dan kompeen

dalam membeikan jawaban.

Dilihat dari lamanya responden bekerja, 1-3 tahun 7 orang (23,3%),

4-6 tahun 16 oang (53,3%), dan 7-9 tahun 7 orang (23,3%), hal ini

menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah bekerja lebih dari 3

tahun yang berarti bahwa sebagian besar responden memiliki pengalaman


47

kerja dan memahami hal-hal yang bekaitan dengan penelitian ini seperti

teknologi informasi yang digunakan dan sistem pemakaiannya.

Tabel 4.2

Karakteristik Responden

No Kriteria Jumlah Pesentase (%)

Jenis kelamin

1. Pria 9 Orang 30%

Wanita 21 Orang 70%

Total 30 Orang 100%

Pendidikan Terakhir

SLTA/Sederajat - -

Diploma (D3) 1 Orang 3,3%


2.
Strata 1 (S1) 28 Orang 93,3%

Strata 2 (S2) 1 Orang 3,3%

Strata 3 (S3) - -

Total 30 Orang 100%

Lama Bekerja

< 1 Tahun - -
3
1-3 Tahun 7 Orang 23,3 %

4-5 Tahun 16 Orang 53,3 %


48

>7 Tahun 7 Orang 23,3%

Total 30 Orang 100%

Sumber : Data Primer diolah 2019

3. Uji Kualitas Data

a. Uji Validitas

Uji validitas digunakan untuk mengukur valid tidaknya suatu

kuesioner. Item dalam kuesioner akan valid jika penyataan pada

kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh

kuesioner tersebut Ghozali (2011). Berdasarkan r tabel yang terdapat

pada lampiran dimana = 0,361 maka diketahui bahwa jika nilai Pearson

Correlation > 0,361 maka dapat dikatakan bahwa instrumen pada setiap

ariabel telah valid. Berikut tabel 4.4 yang merupakan ringkasan dari hasil

uji validitas, dapat diketahui bahwa instrumen-instrumen pada setiap

variabel dalam penelitian ini adalah valid yang dibuktikan dengan nilai

Pearson Correlation yang nilainya lebih besar dari 0,361.

Tabel 4.3

Uji Validitas Variabel X

Item-Total Statistics

Corrected Item- Squared Cronbach's


Scale Mean if Scale Variance Total Multiple Alpha if Item
Item Deleted if Item Deleted Correlation Correlation Deleted

X1.1 16,5667 8,116 ,722 ,576 ,893


X.2 16,5667 7,909 ,886 ,812 ,858
X1.3 16,7333 8,202 ,810 ,752 ,874
X1.4 16,5667 8,047 ,847 ,769 ,867
X1.5 16,5000 8,603 ,583 ,367 ,925
49

Hasil olah data SPSS 22 (variabel X)

Tabel 4.3

Uji Validitas Variabel Y

Item-Total Statistics

Corrected Item- Squared Cronbach's


Scale Mean if Scale Variance Total Multiple Alpha if Item
Item Deleted if Item Deleted Correlation Correlation Deleted

Y1.1 30,8333 30,971 ,674 ,594 ,959


Y1.2 30,8000 30,097 ,761 ,797 ,956
Y1.3 30,8000 29,269 ,875 ,862 ,950
Y1.4 30,9000 29,197 ,945 ,917 ,947
Y1.5 30,9667 28,999 ,813 ,723 ,953
Y1.6 31,0000 29,517 ,841 ,790 ,952
Y1.7 30,9667 28,654 ,857 ,856 ,951
Y1.8 30,8000 27,959 ,838 ,857 ,952
Y1.9 30,8000 28,579 ,854 ,827 ,951

Olah data spss 22 (Variabel Y)

b. Uji Reliabilitas

Suatu kuesionr dapat dikatakan reliabel jika jawaban seorang

responden terhadap pernyataan adalah konsisten dari waktu ke waktu. Uji

reliabilitas dilakukan dengan menggunaka uji statistik Cronbach Alpha.

Suatu instrumen dikatakan reliabel apabila Cronbach Alpha lebih besar

dari nilai 0,60. Tabel 4.5 berikut ini dapat dilihat bahwa seluruh variabel

dalam penelitian ini reliabel. Hal ini dibuktikan dengan Cronbach Alpha

>0,60.
50

Tabel 4.5

Uji Reliabilitas

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha Based on


Cronbach's Alpha Standardized Items N of Items

,905 ,909 5
Olah data spss 22 (variabel X)

Tabel 4.6

Uji Reliabilitas

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha Based on


Cronbach's Alpha Standardized Items N of Items

,958 ,958 9
Olah data SPSS 22 (variabel Y)

Berdasarkan tabel 4.5 diatas diketahui bahwa Cronbach’s Alpha

(α) > 60% dimana X sebesar 90,9 % dan Y sebesar 95,8 % sehingga

kuesioner dalam penelitian ini dapat dikatakan reliabel.

c. Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model

regresi, variabel terikat dan variabel bebas mempunyai distrbusi normal

ataukah tidak. Pengujian normalitas dalam penelitian ini dilakukan dengan

menggunakan uji statistik Kolmogorov-Smirnov (K-S). Dasar pengambilan

keputusan nilai Sig ≥ 0,05 maka dikatakan berdistribusi normal. Jika nilai

Sig < 0,05 maka dikatakan berdistribusi tidak normal. Tabel 4.6
51

merupakan ringkasan dari hasil uji normalitas yang menunjukkan bahwa

data penelitian ini terdistibusi secara normal.

Tabel 4.7

Uji Normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 30
a,b
Normal Parameters Mean ,0000000
Std. Deviation 3,81299890
Most Extreme Differences Absolute ,178
Positive ,099
Negative -,178
Test Statistic ,178
c
Asymp. Sig. (2-tailed) ,016

a. Test distribution is Normal.


b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.

Berdasarkan tabel diatas diketahui nilai signifikansi yang diperoleh

sebesar 0,16 artinya nilai tersebut > 0,05 sehingga dikatakan bahwa nilai

residual terdistribusi normal.

d. Uji Multikolinearitas

Uji Multikoliniearitas bertujuan untuk mengetahui hubungan yang

bermakna (Korelasi) antara setiap variabel bebas dalam suatu model

regresi. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi korelasi diantara

variabel bebas. Multikoliniearitas dapat dilihat dari nilai tolerance / ariance

inflation factor (VIF). Jika nilai tolerance lebih besar dari 0,1 / VIF kurang

dari 10, maka dapat dikatakan model telah bebas dari masalah

multikoliniearitas. Hasil dari uji multikolinieaitas yang menunjukkan bahwa


52

model uji tidak terdeteksi kasus multikolinieaitas dapat dilihat pada tabel

4.8 berikut.

Tabel 4.8

Uji Multikoliniearitas

a
Coefficients

Standa
Unstandardiz rdized 95,0%
ed Coeffic Confidence Collinearity
Coefficients ients Interval for B Correlations Statistics

Std. Lower Upper Zero- Part Tolera


Model B Error Beta t Sig. Bound Bound order ial Part nce VIF

1 (Constant) 2,01
8,257 4,103 ,054 -,148 16,662
2

Sistem
6,55
Informasi 1,285 ,196 ,778 ,000 ,883 1,687 ,778 ,778 ,778 1,000 1,000
1
akuntansi

a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa pada model

regresi tidak terdapat gejala multikolinealitas dimana nilai tolerance

sebesar 1,000 > 0,1 dan nilai VIF sebesar 1,000 < 10

e. Uji Heterokedastisitas

Uji heterokedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam

model regesi terjadi ketidaksamaan varian dari residual satu pengamatan

ke pengamatan yng lain. Pengujian heterokedastisitas dalam penelitian ini

dilakukan dengan uji rank-spearman yang hasilnya dapat kita lihat pada

tabel 4.9 dimana hasil pada uji tersebut menunjukkan nilai signifikansi

sebesar 0,418 > 0,05 sehingga dapat disimpulkkan bahwa untuk model

regresi yakni pengaruh Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas


53

Laporan Keuangan tidak terjadi masalah heterokedstisitas dibuktikan

dengan nilai signifikansi > 0,05.

Tabel 4.9
Uji heterokedastisitas

Correlations

Sistem Kualitas
Informasi Laporan
Akuntansi Keuangan

Spearman's rho Sistem Informasi Correlation


1,000 ,154
Akuntansi Coefficient

Sig. (2-tailed) . ,418

N 30 30

Kualitas Laporan Correlation


,154 1,000
Keuangan Coefficient

Sig. (2-tailed) ,418 .

N 30 30
Olah data spss 22

f. Uji Regresi Linea sederhana

Pengujian hipotesis dalam peelitian ini menggunakan analisis

regresi linear sederhana dengan bantun spss 22. Hasil dari regresi linear

sedehana dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel 4.9 berikut.

Tabel 4.10

Hasil Analisis Regresi

b
Model Summary

Std. Error of the


Model R R Square Adjusted R Square Estimate

1 ,778
a
,605 ,591 3,88049

a. Predictors: (Constant), Sistem Informasi Akuntansi


b. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan
54

Dari tabel diatas diketahui bahwa besarnya pengaruh dari seluruh

variabel independen terhadap variabel dependen. Pengaruh tersebut

disimbolkan dengan R (korelasi). Sperti yang terlihat pada tabel Model

Summary nilai kolom R adalah 0,778 artinya pengaruh sistem informasi

akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan adalah sebesar 77,8%.

Tabel 4.11

Hasil Analisis Regresi

a
ANOVA

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.


b
1 Regression 646,237 1 646,237 42,916 ,000

Residual 421,630 28 15,058

Total 1067,867 29

a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan


b. Predictors: (Constant), Sistem Informasi Akuntansi

Berdasarkan tabel diatas maka diketahui bahwa semua variabel

independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara

simultan terhadap variabel dependen. Hal tersebut tersebut dapat dibuktikan

dengan hasil output Anova nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis

diterima dimana penerapan sistem informasi akuntansi ( X ) secara simultan

berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan ( Y ).


55

g. Uji t

Tabel 4.12

Uji t

a
Coefficients

Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients

Model B Std. Error Beta t Sig.

1 (Constant) 8,257 4,103 2,012 ,054

Sistem Informasi
1,285 ,196 ,778 6,551 ,000
Akuntansi

a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan

Uji t digunakan untuk menguji secara parsial masing-maisng

variabel. Hasil uji t dapat dilihat pada tabel Coeficients pada kolom Sig

(Significance). Berdasarkan tabel 4.12diketahui bahwa nilai Sig sebesar

0,000 < 0,05 yang artinya bahwa terdapat pengaruh antara variabel bebas

dan variabel terikat dengan kata lain penerapan sistem informasi akuntansi

memiliki pengaruh terhadap kualitas laporan keuangan Universitas

Muhammadiyah Makassar.

4. Pembahasan Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang

signifikan antara penerapan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas

laporan keuangan. Hasil ini dapat diterima berdasarkan output olah data

regresi linear berganda dimana pada Model Summary diperoleh nilia R

(korelasi) sebesar 0,778 hal ini berarti bahwa berarti bahwa sistem informasi

akunansi memiliki pengaruh sebesar 77,8% terhadap kualitas laporan

keuangan sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel sistem informasi


56

akuntansi bepengaruh terhadap kualitas laporan keuangan Universitas

Muhammadiyah Makassar.

Sesuai dengan hasil pengumpulan kuesioner menunjukkan bahwa

dalam melaksanakan tugas, setiap bagian memiliki jumlah komputer yang

cukup. Selain itu sebagian besar responden yang dijadikan sampel dalam

penelitian ini memiliki penguasaan serta kemampuan dasar yang cukup baik

dalam pengaplikasian teknologi komputerisasi sehingga sangat

menguntungkan dalam penyusunan laporan keuangan hal ini juga didukung

karena faktor latar belakang pendidikan serta pengalaman kerja para

responden yang sebagian besanya memiliki masa kerja diatas 3 tahun dan

jenjang pendidikan sarjana.

Selain kedua hal tersebut, terdapat beberapa hal lain yang

menunjukkan keuntungan penggunaan sistem informasi terhadap kualitas

laporan keuangan. Berdasarkan dari jawaban responden, diketahui bahwa

pemanfaatan sistem informasi akuntansi secara optimal akan memberikan

kemudahan bagi penggunanya untuk mengakses, mengelola,serta

mendayagunakan informasi keuangan secara cepat dan [Link]

sistem informasi akuntansi juga memungkinkan untuk menguji kembali serta

membandingkan laporan keuangan yang dihasilkan saat ini dengan laporan

keuangan periode sebelumnya.

Sistem informasi yang digunakan pada Universitas Muhammadiyah

Makassar yang menjadi sampel adalah program aplikasi Sistem Informasi

Akuntansi Keuangan (SIAK) dan Sistem Informasi Manajemen Akademik

(SIMAKAD). Penggunaan kedua program aplikasi tersebut di Univesitas

Muhammadiyah Makassar sudah berjalan selama sejak tahun 2017.


57

Meskipun Universitas Muhammadiyah Makassar saat ini masih berada

dalam masa peralihan dari sistem informasi yang digunakan sebelumnya

menjadi sistem informasi yang menggunakan program aplikasi SIMAKAD

namun sudah dapat dirasakan berbagai manfaatnya.

Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Fitri

Sukmawati dan Rangga Pradyptha (2016) yang menunjukkan bahwa

terdapat pengaruh antara sistem informasi akuntansi terhadap efektivitas

kinerja keuangan. Serta penelitian Arnisai Mardikawati Nurwakhida (2016)

yang menunjukkan hasil bahwa secara simulthan variabel sistem informasi

akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.

Namun penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan

oleh Dian Uma Fasihat (2015) yang menunjukkan hasil bahwa kualitas

sistem informasi akuntansi tidak terbukti berpengaruh positif dan signifikan

terhadap kinerja perusahaan.


58

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Berdasarkan uraian-uraian diatas maka penulis menarik kesimpulan

bahwa pada Universitas Muhammadiyah Makassar telah diterapkan

sistem informasi akuntansi yang terkomputerisasi serta telah berjalan

dengan baik. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi pada

Universitas Muhammadiyah Makassar juga mempunyai beberapa

komponen yang mendukung kualitas laporan keuangan diantaranya

penguasaan karyawan terhadap sistem yang diterapkan, pengalama

kerja serta tingkat pendidikan para karyawan yang menjadi sampel

dalam penelitian ini serta kemudahan dalam mengakses informasi

terkait laporan keuangan.

2. Pada hasil analisis regresi diketahui bahwa penerapan sistem

informasi akuntansi memberikan pengaruh yang signifikan sebesar

77,8% terhadap kualitas laporan keuangan Universitas

Muhammadiyah Makassar. Pada uji hipotesis diperoleh nilai Sig

sebesar 0,000 yang artinya nilai Significance yang diperoleh pada

penelitian ini lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa

terdapat pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat dengan

kata lain, penerapan sistem informasi akuntansi memiliki pengaruh

terhadap kualitas laporan keuangan Univesitas Muhammadiyah

Makassar. Berdasarkan pada hal tersebut sehingga hipotesis dalam

penelitian ini diterima.

58
59

Hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi maupun

perusahaan lainnya untuk dapat mengoptimalkan penggunaan sistem yang

baru diterapkan serta menggunakan fitur-fitur yang mudah dipahami sehingga

memudahkan karyawan dalam menggunakannya.

B. Saran

Peneliti menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari sempuran, untuk

itu berikut adalah beberapa saran bagi perusahaan dan peneliti selanjutnya yang

dapat menjadi bahan pertimbangan untuk melakukan penelitian dengan topik

penelitian yang sama :

1. Bagi perusahaan diharapkan dapat mempertahankan kualitas laporan

keuangan serta sistem informasi yang diterapkan untuk mencapai tujuan

perusahaan dengan cara selalu melakukan Upgrade terhadap sistem yang

digunakan serta melakukan pembatasan terhadap akses sistemnya untuk

menjaga kerahasiaan dokumen tertentu.

2. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan menambahkan variabel independen

lain yang dapat menjelaskan variabel dependen untuk memperluas

rumusan masalah seperti kinerjak aryawan, ketertarikan konsumen, kinerja

keuangan serta kinerja perusahaan.


60

DAFTAR PUSTAKA

Afriani,R.(2014). Pegaruh Pembelajaran Multimedia Interaktif Terhadap Hasil


Belajar Siswa (Jurnal). UNILA. Lampung.

Drs. S. Munawir.(2010). Analisis Laporan Keuangan Edisi Keempat. Cetakan


Kelima Belas. Yogyakarta: Liberty.
Garrison, Ray [Link], Brewer. (2013). Akuntansi Manajerial. Jakarta: Salemba
Empat.

Harahap, Sofyan Syafri. 2013. Analisis Kritis Atas Laporan keuangan Edisi II.
Jakarta: Rajawali Pers.

Husein, Umar. 2008. Desain Penelitian MSDM dan Perilaku Karyawan. Seri
Desain Penelitian Bisnis-No 1, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Kasmir. (2014). Dasar-Dasar Perbankan. Edisi Revisi, Cetakan Kedua Belas.
Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Mahmudi. 2011. Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: UII Press.

Mulyadi. (2007). Sistem Perencanaan Dan Pengendalian Manajemen: Sistem


Pelipat Ganda Kinerja Perusahaan. Jakarta: Salemba 4.

Rudianto. 2013. Akuntansi Manajemen Informasi Untuk Pengambilan Keputusan


Strategis. Jakarta: Erlangga.
Rumidi Sukandar. (2006). Metodologi Penelitian Petunjuk Praktis Untuk Peneliti
Pemula. Yogyakarta: UGM Press.
Santoso, Singgih. (2012). Statistik Parametik. Jakata: Pt Gramedia Pustaka
Umum.
Sucipto. (2003). Penilaian Kinerja Keuangan. Jurusan Akuntansi, Program
Sarjana Universitas Sumatera Utara, Medan.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Kombinasi (Mixed
Methode). Bandung: Alfabeta.
Sujoko Efferin, dkk. (2012). Metode Penelitian Akuntansi: Mengungkap
Fenomena dengan Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta:
Graha Ilmu.
Sukandarumidi. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif (Petunjuk Praktis Untuk
Peneliti Pemula). Yogyakarta: UGM Press.
Susanto. 2008. Sistem Informasi Akuntansi, Konsep Dan Pengembangan
Berbasis Komputer. Edisi Perdana. Bandung: Lingga Jaya.
Susanto.A. (2013). Teori Belajar Pembelajaan. Jakata: Prenadamedia grup.

60
61

Umi Narimawati. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, Teori


dan Aplikasi. Bandung: Agung Media.
Wibowo. (2014). Manajemen kinerja Edisi Ke empat. Jakarta: Rajawali Pers.
62

LAMPIRAN
63

LAMPIRAN HASIL UJI SPSS 22

Reliability

Notes

Output Created 03-JUL-2019 14:57:49


Comments
Input Active Dataset DataSet2
Filter <none>
Weight <none>
Split File <none>
N of Rows in Working Data
30
File
Matrix Input
Missing Value Handling Definition of Missing User-defined missing values are treated
as missing.
Cases Used Statistics are based on all cases with
valid data for all variables in the
procedure.
Syntax RELIABILITY
/VARIABLES=Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 Y1.5
Y1.6 Y1.7 Y1.8 Y1.9
/SCALE('ALL VARIABLES') ALL
/MODEL=ALPHA
/STATISTICS=DESCRIPTIVE SCALE
CORR
/SUMMARY=TOTAL MEANS
VARIANCE COV.
Resources Processor Time 00:00:00,03

Elapsed Time 00:00:00,03


64

Scale: ALL VARIABLES

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 30 100,0


a
Excluded 0 ,0

Total 30 100,0

a. Listwise deletion based on all variables in the


procedure.

RELIABILITY
/VARIABLES=Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 Y1.5 Y1.6 Y1.7 Y1.8 Y1.9
/SCALE('ALL VARIABLES') ALL
/MODEL=ALPHA
/STATISTICS=DESCRIPTIVE SCALE CORR
/SUMMARY=TOTAL MEANS VARIANCE COV.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha
Based on
Cronbach's Standardized
Alpha Items N of Items

,958 ,958 9

Item Statistics

Mean Std. Deviation N

Y1.1 3,9000 ,71197 30


Y1.2 3,9333 ,73968 30
Y1.3 3,9333 ,73968 30
Y1.4 3,8333 ,69893 30
Y1.5 3,7667 ,81720 30
Y1.6 3,7333 ,73968 30
Y1.7 3,7667 ,81720 30
Y1.8 3,9333 ,90719 30
Y1.9 3,9333 ,82768 30
65

Inter-Item Correlation Matrix

Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 Y1.5 Y1.6 Y1.7 Y1.8 Y

Y1.1 1,000 ,707 ,707 ,658 ,551 ,602 ,492 ,523


Y1.2 ,707 1,000 ,811 ,711 ,601 ,660 ,601 ,558
Y1.3 ,707 ,811 1,000 ,845 ,715 ,786 ,715 ,764
Y1.4 ,658 ,711 ,845 1,000 ,835 ,845 ,896 ,852
Y1.5 ,551 ,601 ,715 ,835 1,000 ,692 ,793 ,769
Y1.6 ,602 ,660 ,786 ,845 ,692 1,000 ,806 ,692
Y1.7 ,492 ,601 ,715 ,896 ,793 ,806 1,000 ,816
Y1.8 ,523 ,558 ,764 ,852 ,769 ,692 ,816 1,000
Y1.9 ,573 ,725 ,725 ,815 ,690 ,758 ,792 ,821

Summary Item Statistics

Maximum /
Mean Minimum Maximum Range Minimum Variance N

Item Means 3,859 3,733 3,933 ,200 1,054 ,007


Item Variances ,609 ,489 ,823 ,334 1,685 ,012
Inter-Item Covariances ,435 ,286 ,616 ,330 2,153 ,007

Item-Total Statistics

Cronbach's
Scale Mean if Scale Variance if Corrected Item- Squared Multiple Alpha if Item
Item Deleted Item Deleted Total Correlation Correlation Deleted

Y1.1 30,8333 30,971 ,674 ,594 ,959


Y1.2 30,8000 30,097 ,761 ,797 ,956
Y1.3 30,8000 29,269 ,875 ,862 ,950
Y1.4 30,9000 29,197 ,945 ,917 ,947
Y1.5 30,9667 28,999 ,813 ,723 ,953
Y1.6 31,0000 29,517 ,841 ,790 ,952
Y1.7 30,9667 28,654 ,857 ,856 ,951
Y1.8 30,8000 27,959 ,838 ,857 ,952
Y1.9 30,8000 28,579 ,854 ,827 ,951

Scale Statistics
66

Mean Variance Std. Deviation N of Items

34,7333 36,823 6,06819 9

REGRESSION
/DESCRIPTIVES MEAN STDDEV CORR SIG N
/MISSING LISTWISE
/STATISTICS COEFF OUTS CI(95) R ANOVA COLLIN TOL CHANGE ZPP
/CRITERIA=PIN(.05) POUT(.10)
/NOORIGIN
/DEPENDENT Y
/METHOD=ENTER X
/SCATTERPLOT=(*ZPRED ,*SRESID)
/RESIDUALS DURBIN HISTOGRAM(ZRESID) NORMPROB(ZRESID).

Regression

Notes

Output Created 03-JUL-2019 14:43:06


Comments
Input Active Dataset DataSet1
Filter <none>
Weight <none>
Split File <none>
N of Rows in Working Data File 30
Missing Value Handling Definition of Missing User-defined missing values are treated as
missing.
Cases Used Statistics are based on cases with no
missing values for any variable used.
67

Syntax REGRESSION
/DESCRIPTIVES MEAN STDDEV CORR
SIG N
/MISSING LISTWISE
/STATISTICS COEFF OUTS CI(95) R
ANOVA COLLIN TOL CHANGE ZPP
/CRITERIA=PIN(.05) POUT(.10)
/NOORIGIN
/DEPENDENT Y
/METHOD=ENTER X
/SCATTERPLOT=(*ZPRED ,*SRESID)
/RESIDUALS DURBIN
HISTOGRAM(ZRESID)
NORMPROB(ZRESID).
Resources Processor Time 00:00:02,64

Elapsed Time 00:00:02,71

Memory Required 1356 bytes

Additional Memory Required for


912 bytes
Residual Plots

Descriptive Statistics

Mean Std. Deviation N


Kualitas Laporan Keuangan 34,7333 6,06819 30
Sistem Informasi akuntansi 20,6000 3,67283 30

Correlations

Kualitas Laporan Sistem Informasi


Keuangan akuntansi

Pearson Correlation Kualitas Laporan Keuangan 1,000 ,778

Sistem Informasi akuntansi ,778 1,000


Sig. (1-tailed) Kualitas Laporan Keuangan . ,000
Sistem Informasi akuntansi ,000 .
N Kualitas Laporan Keuangan 30 30

Sistem Informasi akuntansi 30 30


68

a
Variables Entered/Removed

Variables
Model Variables Entered Removed Method

1 Sistem Informasi
b
. Enter
akuntansi

a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan


b. All requested variables entered.

b
Model Summary

Std. Error of the Chan


Model R R Square Adjusted R Square Estimate R Square Change F Change
a
1 ,778 ,605 ,591 3,88049 ,605 42,916

a. Predictors: (Constant), Sistem Informasi akuntansi


b. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan

a
ANOVA

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.


b
1 Regression 646,237 1 646,237 42,916 ,000

Residual 421,630 28 15,058


Total 1067,867 29

a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan


b. Predictors: (Constant), Sistem Informasi akuntansi

Co

Standardized
Unstandardized Coefficients Coefficients

Model B Std. Error Beta t

1 (Constant) 8,257 4,103 2,012

Sistem Informasi akuntansi 1,285 ,196 ,778 6,551

a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan


69

a
Collinearity Diagnostics

Variance Proportions

Sistem Informasi
Model Dimension Eigenvalue Condition Index (Constant) akuntansi

1 1 1,985 1,000 ,01 ,01

2 ,015 11,496 ,99 ,99

a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan

a
Residuals Statistics

Minimum Maximum Mean Std. Deviation N


Predicted Value 14,6830 40,3885 34,7333 4,72060 30
Std. Predicted Value -4,247 1,198 ,000 1,000 30
Standard Error of Predicted
,713 3,142 ,898 ,452 30
Value
Adjusted Predicted Value 25,4926 40,9654 35,0897 3,42103 30
Residual -9,81800 5,03783 ,00000 3,81300 30
Std. Residual -2,530 1,298 ,000 ,983 30
Stud. Residual -2,593 1,321 -,034 1,074 30
Deleted Residual -16,49258 5,21652 -,35641 4,91792 30
Stud. Deleted Residual -2,921 1,340 -,059 1,133 30
Mahal. Distance ,012 18,040 ,967 3,275 30
Cook's Distance ,000 5,920 ,222 1,077 30
Centered Leverage Value ,000 ,622 ,033 ,113 30

a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan

Charts
70
71
72

NEW FILE.
DATASET NAME DataSet2 WINDOW=FRONT.

CORRELATIONS
/VARIABLES=X Y
/PRINT=TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.

Correlations
73

Notes

Output Created 03-JUL-2019 20:34:59


Comments
Input Active Dataset DataSet0
Filter <none>
Weight <none>
Split File <none>
N of Rows in Working Data File 30
Missing Value Handling Definition of Missing User-defined missing values are treated as
missing.
Cases Used Statistics for each pair of variables are based
on all the cases with valid data for that pair.
Syntax CORRELATIONS
/VARIABLES=X Y
/PRINT=TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.
Resources Processor Time 00:00:00,05

Elapsed Time 00:00:00,05

[DataSet0]

Correlations

Sistem Informasi Kualitas Laporan


Akuntansi Keuangan
**
Sistem Informasi Akuntansi Pearson Correlation 1 ,778

Sig. (2-tailed) ,000

N 30 30
**
Kualitas Laporan Keuangan Pearson Correlation ,778 1

Sig. (2-tailed) ,000

N 30 30

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

NONPAR CORR
/VARIABLES=X Y
/PRINT=SPEARMAN TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.
74

Nonparametric Correlations

Notes

Output Created 03-JUL-2019 20:35:00


Comments
Input Active Dataset DataSet0
Filter <none>
Weight <none>
Split File <none>
N of Rows in Working Data File 30
Missing Value Handling Definition of Missing User-defined missing values are treated as
missing.
Cases Used Statistics for each pair of variables are based
on all the cases with valid data for that pair.
Syntax NONPAR CORR
/VARIABLES=X Y
/PRINT=SPEARMAN TWOTAIL NOSIG
/MISSING=PAIRWISE.
Resources Processor Time 00:00:00,02

Elapsed Time 00:00:00,02


a
Number of Cases Allowed 174762 cases

a. Based on availability of workspace memory

Correlations

Sistem Informasi Kualitas


Akuntansi Keua
Spearman's rho Sistem Informasi Akuntansi Correlation Coefficient 1,000

Sig. (2-tailed) .

N 30

Kualitas Laporan Keuangan Correlation Coefficient ,154

Sig. (2-tailed) ,418

N 30
75

LAMPIRAN KUESIONER
76

KUESIONER PENELITIAN

PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP

KUALITAS LAPORAN KEUANGAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH

MAKASSAR

Pendahuluan

Sebelumnya saya sampaikan terima kasih atas ketersediaan Bapak/Ibu

untuk menjadi responden dalam penelitian ini. Daftar pertanyaan ini dibuat

dengan maksud mengumpulkan data dalam rangka penyusunan proposal yang

berjudul: Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap

Kualitas Laporan Keuangan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Informasi Bapak/Ibu sangat berguna bagi penelitian ini.

Sesuai dengan kode etik penelitian, jawaban Bapak/Ibu akan saya jaga

kerahasiaannya. Atas waktu dan kerja sama Bapak/Ibu sekalilagi saya ucapkan

banyak terima kasih.

Identitas Responden

1. Nama Responden :...................................................

2. Jenis Kelamin :...................................................

3. Jabatan Kerja :...................................................

4. Usia :...................................................

5. Pendidikan Terakhir : SLTA/ Sederajat

: Diploma (D3)

: Strata 1 (S1)

: Strata 2 (Master)

: Strata 3 (Doktor)

6. Lama Bekerja : < 1 Tahun


77

: 1- 3 Tahun

: 4-6 Tahun

: 7-9 Tahun

Daftar Petanyaan

1. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi

Mohon Bapak/Ibu memberi tanda check list (  ) pada salah satu

jawaban yang sesuai dengan pendapat Bapak/ibu.

SS = Sangat Setuju TS = Tidak Setuju

S = Setuju STS = Sangat Tidak Setuju

N = Netral

No Pernyataan SS S N TS STS

1 Pemanfaatan dan penguasaan terhadap teknologi

komputerisasi adalah kemampuan dasar bagi tim

penyusun laporan.

2 Teknologi informasi merupakan alat yang berfungsi

untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan sistem

pelaporan keuangan dengan mempermudah dan

mempercepat serta menciptakan keakuratan hasil,

berupa laporan keuangan.

3 Teknologi informasi berpengaruh positif terhadap

ketepatan waktu laporan keuangan.

4 Pemanfaatan teknologi informasi membuka peluang

untuk mengakses, mengelola, dan mendayagunakan


78

informasi keuangan secara cepat dan akurat.

5 Dalam melaksanakan tugas, setiap bagian memiliki

jumlah komputer yang cukup.

2. Kualitas Laporan Keuangan Univesitas Muhammadiyah Makassar

Mohon Bapak/Ibu memberikan tanda check list (  ) pada salah satu

jawaban yang sesuai dengan pendapat Bapak/Ibu.

SS = Sangat Setuju TS = Tidak Setuju

S = Setuju STS = Sangat Tidak Setuju

N = Netral

a. Relevan

No Pernyataan SS S N TS STS

1 Laporan keuangan yang dihasilkan oleh instansi tempat

saya bekerja memberikan informasi yang dapat

mengoreksi ekspektasi di masa lalu.

2 Instansi tempat saya bekerja menyelesaikan laporan

keuangan tepat waktu.

3 Instansi tempat saya bekerj menyajikan laporan

keuangan secara lengkap.


79

b. Andal

No Pernyataan SS S N TS STS

1 Transaksi yang disajikan oleh instansi

tempat saya bekerja tergambar dengan jujur

dalam laporan keuangan.

2 Informasi yang disajikan oleh instansi tempat

saya bekerja bebas dari kesalahan yang

bersifat material.

3 Instansi tempat saya bekerja menyajikan

informasi yang diarahkan untuk kebutuhan

umum dan tidak berpihak pada kebutuhan

khusus.

4 Di instansi tempat saya bekera, informasi

keuangan yang dihasilkan dapat diuji.


80

c. Dapat Dibandingkan

No Pernyataan SS S TS N STS

1 Informasi keuangan yang disajikan oleh

instansi tempat saya bekerja, dapat

dibandingkan dengan laporan keuangan

peiode enaknya

d. Dapat DiPahami

No Penelitisn SS S TS N STS

1 Informasi keuangan yang disajikan oleh

instansi tempat saya bekerja dapat

dipahami oleh pengurus


81

RIWAYAT HIDUP

Mitha Asuti lahir di Kaban (Enrekang) 27 September

1996. Anak kedua dari enam bersaudara sebagai buah

kasih dari pasangan Sardini dan Ramasia. Adapun

jenjang pendidikan yang penulis lalui yaitu masuk ke

SDN 179 Kaban pada tahun 2004 sampai tahun 2009.

Kemudian pada tahun 2009 melanjutkan pendidikan di

SMP Negeri 7 Alla’ Enrekang dan tamat pada tahun 2012 kemudian pada tahun

yang sama penulis melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Alla’ Enrekang yang

sekarang berubah nama menjadi SMA Negeri 3 Enrekang dan tamat pada tahun

2015. Pada tahun 2015 penulis berhasil lulus pada jurusan Akuntansi, Fakultas

Ekonomi dan Bisinis Universitas Muhammadiyah Makassar Program Strata 1

(S1). Dan pada tahun 2019, menyelesaikan masa perkuliahan di Universitas

Muhammadiyah Makassar dengan judul: “Pengaruh Penerapan Sistem Informasi

Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Universitas Muhammadiyah

Makassar”.

Common questions

Didukung oleh AI

Kelebihan dari sistem informasi akuntansi dengan desain yang baik dalam pengolahan informasi termasuk kemampuan untuk mengurangkan kesalahan dalam pemrosesan transaksi dan memberikan informasi keuangan yang akurat serta tepat waktu. Ini juga dapat menciptakan efisiensi kerja melalui SOP yang jelas dan memudahkan pengendalian produksi serta perencanaan yang lebih baik .

Perangkat keras dalam sistem informasi akuntansi berfungsi untuk mengumpulkan, memasukkan, memproses, menyimpan, dan mengeluarkan hasil pengolahan data dalam bentuk informasi. Ini adalah komponen fisik yang esensial untuk menjalankan aplikasi dan proses sistem informasi .

Informasi akuntansi berkualitas penting karena dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Informasi yang akurat dan tepat waktu memungkinkan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dan tepat, yang pada akhirnya meningkatkan kinerja karyawan dan efisiensi organisasi .

Sistem informasi akuntansi meningkatkan efisiensi produksi dengan menyediakan SOP yang jelas, sehingga tidak ada pekerjaan yang menyimpang dan memudahkan pengendalian oleh manajer. Informasi yang tepat waktu juga dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan kinerja karyawan .

Sistem informasi akuntansi tidak selalu berdampak positif terhadap kinerja manajemen karena sering kali informasi yang dihasilkan tidak memenuhi kebutuhan perencanaan dan kontrol, serta tidak membantu pengambilan keputusan. Penelitian oleh Soudani dan lainnya menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi terkadang gagal menyajikan informasi yang diperlukan untuk tujuan strategis dan operasional .

Keuntungan dari penggunaan sistem informasi akuntansi di Universitas Muhammadiyah Makassar termasuk kemudahan akses, pengelolaan informasi keuangan secara cepat dan akurat, serta kemampuan untuk membandingkan laporan keuangan periode sebelumnya dengan yang saat ini. Program aplikasi yang digunakan sejak 2017, seperti SIAK dan SIMAKAD, memberikan manfaat signifikan meskipun universitas masih dalam fase peralihan .

Komponen utama sistem informasi akuntansi menurut Susanto (2013) meliputi perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), sumber daya manusia (brainware), prosedur, basis data, manajemen basis data, dan teknologi jaringan telekomunikasi .

Tantangan utama yang dihadapi dalam integrasi sistem informasi akuntansi antara lain adalah kesalahan dalam pengimputan data yang mengakibatkan informasi yang tidak akurat, serta risiko seperti penipuan dan kesalahan tidak disengaja. Selain itu, penelitian oleh Soudani dan lainnya menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi terkadang tidak mampu menyediakan informasi yang relevan untuk strategi dan tujuan operasional perusahaan .

Sistem informasi akuntansi membantu manajemen dalam memenuhi tanggung jawab hukum kepada pihak eksternal seperti pemegang saham, kreditor, dan pemerintah dengan menyediakan informasi akuntansi yang dapat diandalkan. Hal ini mendukung pertanggungjawaban dan memenuhi kebutuhan informasi stakeholder terkait pengambilan keputusan strategis dan operasional perusahaan .

Sistem informasi akuntansi memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan di Universitas Muhammadiyah Makassar, dengan pengaruh sebesar 77,8% . Hal ini berarti bahwa penerapan sistem informasi akuntansi secara simultan berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai Sig dari hasil output ANOVA yang sebesar 0,000 < 0,05 .

Anda mungkin juga menyukai