APA ITU USER INTERFACE? SIMAK PENGERTIAN LENGKAPNYA!
Sering mendengar istilah User Interface? Paham mengenai pengertian user interface? Ya
sebagian besar masyarakat yang dalam kehidupan sehari-harinya aktif menggunakan perangkat
pintar dan internet pasti tak asing lagi dengan istilah ini. Namun, apa sebenarnya pengertian
User Interface itu dan bagaimana penerapannya? Yuk simak artikel berikut untuk mengenal
pengertian User Interface secara lebih dekat!
Pengertian Umum User Interface
Dilansir dari Wikipedia User Interface memiliki pengertian sebagai sebuah bentuk tampilan yang
berhubungan langsung dengan pengguna dan user interface berfungsi untuk menghubungkan
antara pengguna dengan sistem operasi sehingga komputer dapat dioperasikan. Sementara
menurut [Link] user interface dapat diartikan sebagai cara seorang pengguna berinteraksi
dengan komputer, tablet, smartphone maupun perangkat elektronik lainnya.
Maka dapat disimpulkan bahwa pengertian User Interface merupakan serangkai tampilan grafis
yang dapat dimengerti oleh pengguna komputer dan diprogram sedemikian rupa sehingga dapat
terbaca oleh sistem operasi komputer dan beroperasi sebagaimana mestinya.
Oleh karena itu, User Interface yang baik mampu memberikan pengalaman interaksi yang dapat
dimengerti dengan mudah oleh penggunanya (user friendly). Untuk memudahkan, User Interface
terdiri dari menu layar dan ikon, keyboard shortcuts, mouse dan pergerakan gestur, command
language. Termasuk juga diantaranya komponen fisik untuk memasukan informasi
seperti mouse, keyboard, touchscreen, remote dan game control.
Secara umum, User Interface menyediakan cara untuk:
1. Input – pengguna memasukkan perintah dan memanipulasi sistem dalam bentuk tulisan
atau teks
2. Output – sistem menujukkan efek dari perintah dan manipulasi pengguna
Jenis Jenis User Interface
Pada dasarnya user interface terbagi menjadi dua jenis yaitu Command Line Interface (CLI) dan
Graphical User Interface (GPU). Command Line Interface (CLI) merupakan proses pengguna
memasukkan perintah berbasis tulisan atau dengan mengetikkan perintah untuk menjalankan
tugas tertentu.
Sedangkan Graphical User Interface (GPU) merupakan proses pengguna memasukkan perintah
dengan menggunakan menu grafis, secara umum GPU dikembangkan untuk mempermudah
penggunanya untuk berinteraksi dengan sistem informasi. Tanpa disadari para pengguna aktif
komputer dan perangkat elektronik lainnya telah banyak menggunakan fitur Graphical User
Interface (GPU) seperti pada pemutar MP3, MP4 dan peranti game.
Pengaplikasian User Interface
Setelah mengenal pengertian user interface beserta dengan jenis-jenisnya, mari pahami istolah
uder interface secara lebih jauh dengan memhami pengaplikasiannya. Umumnya pengaplikasian
user interface banyak ditemukan pada program software, perangkat hardware dan sistem operasi
smartphone.
Pada program software hampir semua user interfacenya menggunakan sistem GPU dimana
pengguna dapat memasukkan perintah dan memanipulasi sistem dengan memilih tampilan grafis
tertentu dengan menggunakan mouse atau keyboard. Pada dua sistem operasi yang paling lazim,
yakni Windows dan Macintosh, user interface-nya memiliki tampilan yang berbeda namun pada
dasarnya dikembangkan dari unsur dan elemen yang hampir sama.
Sedangkan pada sebagian besar perangkat hardware user interfacenya cenderung lebih sederhana
dan didominasi oleh simbol sehingga lebih mudah untuk dimengerti. Sebagai contoh yang paling
dasar ditemui adalah user interface pada remote TV yang memiliki keypad numerik, tombol
volume, tombol serta tombol-tombol lainnya sebagai simbol fungsi.
berinteraksi dan memasukkan perintah baik dengan tulisan maupun tampilan grafis. Sesuai
fungsinya, user interface pada smartphone cenderung dituntut untuk lebih simpel dan mudah
dimengerti dibanding user interface pada perangkat lain yang lebih besar. Karena itu banyak
merek smartphone berlomba-lomba menyajikan pengalaman user interface terbaik dengan ciri
khas masing-masing seperti iPhone dengan iOS dan Samsung dengan Touchwiz-nya.
Dengan semakin majunya perkembangan teknologi di era digital, perangkat canggih yang pintar
dengan user interface yang mudah dipahami dan mampu mempermudah kehidupan sehari-hari
pengguna akan semakin diminati. Para pengembang pun semakin giat mengembangkan user
interface yang terintegrasi dan memberikan pengalaman penggunaan yang menyenangkan
Sekilas Tentang User Experience
Beberapa tahun belakangan ini topik user experience menjadi hot topic di jagat teknologi
informasi disamping topik responsive web design (RWD). Permintaan tenaga UX
designer melonjak, mereka yang menamakan dirinya sebagai UX designer pun pertumbuhannya
signifikan. Ada 99.455 UX designer terdaftar di situs Linkedin saat tulisan ini dibuat.
Telah terjadi pergeseran pandangan di jagat teknologi informasi belakangan ini, dimana selama
ini website dibuat cenderung atas selera dan maunya desainer dan pemilik, namun sekarang
mereka mulai mengakomodasi apa yang disuka dan dibutuhkan pengguna berkenaan dengan
produk yang mereka punya.
Illustration by Intraktive
Apakah User Experience?
User experience adalah sikap, tingkah laku dan emosi pengguna saat menggunakan suatu
produk, sistem atau jasa(rujukan Wikipedia). Pengalaman ini melibatkan persepsi individu
berkaitan dengan manfaat yg dirasa, kemudahan yang didapat. User experience sangat dinamis,
seiring perjalanan waktu persepsi yang dirasakan pengguna bisa berubah sejalan berubahnya
lingkungan, kebiasaan dan nilai-nilai.
Dalam konteks ini user experience yang kita bicarakan adalah bentuk interaksi antara manusia
dan komputer (human-computer interaction (HCI)) yang meliputi website,
applikasi smartphone dan aplikasi desktop. User experience disini berkaitan dengan apa yang
dirasa oleh pengguna yang berhubungan dengan kemudahanan, kenyamanan, efisiensi,
kemanfaatan saat mereka menggunakan web, aplikasi smartphone dan aplikasi desktop.
Human Computer Interaction
Sebagai contoh dalam penerapan user experience ini bisa kita lihat pada :
Proses checkout pada web e-commerce saat pengguna selesai melakukan pembelian suatu
item barang.
Apakah proses checkoutnya mudah atau malah merepotkan.
Proses pendaftaran (sign up) di suatu website berupa form isian.
Mungkin pembaca sering mengalami kebingungan ketika proses sign up dinyatakan gagal karena
kesalahan mengisi data namun website tidak memberitahu data yang mana yang salah.
Navigasi yang membingungkan, di antaranya pengguna bingung sebenarnya dia sedang
berada di mana
Pembaca masih ingat masa-masa boomingnya Macromedia Flash.
Flash mendominasi website dengan halaman splashnya, pengguna dipaksa menunggu untuk
melihat halaman splashberupa animasi pendek yang membutuhkan waktu untuk loading sebelum
benar-benar masuk ke halaman utama.
Mereka yang biasa menggunakan social media Path di smartphone terbiasa dengan tombol
+ di halaman depan, bila di sentuh tombol tersebut akan keluar beberapa tombol lain.
Keberadaan tombol ini begitu fungsional.
Itu hanya beberapa contoh berkaitan dengan user experience yang sering kita temukan pada
website atau aplikasi smartphone
Penggagas User Experience
Istilah user experience digunakan pertama kali oleh Don Norman akademisi bidang cognitive
science, design dan usability engineering dan mantan vice president Apple Inc. Sekaligus
penggagas awal dari user-centered designyakni pendekatan desain yang berfokus pada
kebutuhan dan keinginan pengguna.
Seberapa Pentingkah User Experience dalam Penerapannya
Pada masa-masa awal era internet pemain-pemain besar di jagad internet
seperti Yahoo, Amazon, Paypal, Googlelebih peduli kepada teknologi, desain tidaklah
mendapat porsi perhatian yang besar. Teknologi itu juga yang memberikan kesuksesan besar
kepada mereka. Namun sekarang di masa di mana kompetisi begitu sengit keberhasilan produk
tidaklah cukup ditentukan oleh teknologi yang bermanfaat dan fungsional semata.
Illustration by Intraktive
Untuk merebut hati para pengguna produk mereka, para pemain di dunia internet ini tak lagi bisa
mengenyampingkan kebutuhan dan keinginan pengguna yang oleh Don Norman dinamakan
dengan user-centered design. Produk yang berteknologi sekaligus fungsional tapi juga mampu
memberi pengalaman (experience) yang menyenangkan, mudah pemanfaatannya, sehingga
memiliki user engagement tinggi yang diukur oleh lamanya waktu yang dihabiskan oleh
pengguna di produk tersebut.
Apakah pentingnya dengan penerapan user experience :
kemudahan bagi pengguna
website, aplikasi smartphone,perangkat lunak desktop yang menerapkan user experience yang
baik akan memberi kemudahan dalam penggunaannya
menaikkan kepercayaan pengguna/konsumen pada produk tersebut
tingkat kepercayaan pengguna/konsumen sangat dipengaruhi oleh kemampuan produk yang
mereka gunakan dalam membantu menyelesaikan masalah mereka
menaikkan conversion rate
bisa dibayangkan seorang pembeli yang harus melewati prosedur pembelian yang begitu panjang
dan rumit di suatu situs e-commerce, tentu bukan pengalaman yang menyenangkan untuk mereka
bagi ke calon pembeli lainnya
dari segi bisnis user experience dipercaya mampu menaikkan penjualan (rujukan
econsultancy)
Kerja Tim
User experience bukanlah pekerjaan yang melibatkan satu atau dua individu untuk
menyelesaikan suatu masalah dalam satu malam. User experience tidak hanya semata berurusan
dengan user interface namun aspek dari pengalaman si pengguna secara menyeluruh yang
menyangkut konten, usability, informasi, termasuk aspek bisnisnya. Sehingga pekerjaan user
experience melibatkan mereka dengan keterampilan dan spesialisasi berbeda yang melibatkan
riset, perencanaan, pengembangan, pengujian. User experience adalah pekerjaan tim, mereka
berkolaborasi untuk menciptakan sebuah produk
Visual designer
Tampilan secara visual mempunyai peranan penting untuk suatu desain web, aplikasi
web/smartphone, aplikasidesktop. Kesan pertama dan tampilan visual yang memanjakan mata
tentu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengguna.
Front end developer
Implementasi terhadap konsep, ide yang telah dituangkan oleh UX designer tentu butuh
implementasi, adalah pekerjaan front end developer untuk implementasinya dengan kode
HTML,CSS, Javascript.
Content strategist
Website membutuhkan konten yang berbicara kepada publik siapa mereka, apa yang mereka
lakukan, kalau mereka berbisnis apa bisnis mereka jalankan, pesan apa yang ingin mereka
sampaikan kepada publik. Bagaimana itu dilakukan dan bagaimana strateginya adalah
pekerjaan content strategist.
Usability expert
Memastikan bahwa sistem berfungsi dengan baik, mudah menggunakannya, user-friendly.
Memastikan user bisa mendapatkan apa yang diinginkan dengan cepat yang dibantu oleh
navigasi, search box. Usability expert menerapkan pola yang bisa dipelajari pengguna saat
menggunakan sistem, sehingga walau tanpa dibekali guideline si pengguna bisa menggunakan
siistem dengan mudah.
Information architect
Salah satu syarat terpenuhinya sistem yang mengaplikasikan user experience yang benar adalah
organisasi konten termasuk diantaranya penataan navigasi dan link. Karena hal ini berkaitan
dengan informasi yang dicari oleh pengunjung.
User experience designer
User experience designer adalah orang yang menentukan visi dari produk yang akan dihasilkan
secara keseluruhan dari sisi user experience. Tim akan bekerja berdasarkan roadmap yang telah
dibuat oleh user experience designer. Masing-masing anggota tim kemudian akan bekerja sesuai
porsinya masing-masing untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Kesimpulan
Dari semua yang dipaparkan diatas kita bisa meringkas kembali tentang user experience, yaitu
suatu usaha untuk menghasilkan produk (website, aplikasi smartphone, aplikasi desktop) yang
berpusat pada kebutuhan dan keinginan pengguna (user). Dengan tujuan bisa menghasilkan
produk yang bermanfaat, mudah digunakan, efisien sekaligus menyenangkan.