0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan2 halaman

Kode Etik dan Lambang Polri

Dokumen tersebut membahas tentang dasar hukum Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 dan sebelumnya UU No. 28 Tahun 1997. Dokumen tersebut juga menjelaskan tentang lambang, motto, struktur organisasi, kode etik, dan peran Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum.

Diunggah oleh

Dani Dina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan2 halaman

Kode Etik dan Lambang Polri

Dokumen tersebut membahas tentang dasar hukum Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 dan sebelumnya UU No. 28 Tahun 1997. Dokumen tersebut juga menjelaskan tentang lambang, motto, struktur organisasi, kode etik, dan peran Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum.

Diunggah oleh

Dani Dina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

POLRI Prinsip itu diwujudkan dalam bentuk logo

dengan rincian makna sebagai berikut:


DASAR HUKUM:
Perisai bermakna pelindung rakyat dan
negara.
Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang
Kepolisian RI.
Pancaran obor bermakna penegasan tugas
Polri, disamping memberi sesuluh atau
Sebelumnya Undang-Undang Nomor 28
penerangan juga bermakna penyadaran hati
Tahun 1997 tentang Kepolisian Negara
nurani masyarakat agar selalu sadar akan
Republik Indonesia. perlunya kondisi kamtibmas yang mantap.
Berubah karena sudah tidak memadai Tangkai padi dan kapas menggambarkan
dan perlu diganti untuk disesuaikan cita-cita bangsa menuju kehidupan adil dan
dengan pertumbuhan dan perkembangan makmur, sedangkan 29 daun kapas dengan 9
hukum serta ketatanegaraan Republik putik dan 45 butir padi merupakan suatu
Indonesia pernyataan tanggal pelantikan Kapolri
pertama 29 September 1945 yang dijabat
oleh Jenderal Polisi Raden Said Soekanto
Tjokrodiatmodjo.

3 Bintang di atas logo bermakna Tri Brata


adalah pedoman hidup Polri. Sedangkan
warna hitam dan kuning adalah warna
legendaris Polri.

LAMBANG Warna hitam adalah lambang keabadian


dan sikap tenang mantap yang bermakna
Lambang Polisi bernama Rastra harapan agar Polri selalu tidak goyah dalam
Sewakottama yang berarti "Polri adalah situasi dan kondisi apapun; tenang, memiliki
Abdi Utama dari pada Nusa dan Bangsa." stabilitas nasional yang tinggi dan prima
Sebutan itu adalah Brata pertama dari Tri agar dapat selalu berpikir jernih, bersih, dan
Brata yang diikrarkan sebagai pedoman tepat dalam mengambil
hidup Polri sejak 1 Juli 1954. keputusan.

Polri yang tumbuh dan berkembang dari


rakyat, untuk rakyat, memang harus
berinisiatif dan bertindak sebagai abdi
sekaligus pelindung dan pengayom rakyat.
Harus jauh dari tindak dan sikap sebagai
"penguasa". Ternyata prinsip ini sejalan
dengan paham kepolisian di semua Negara
yang disebut new modern police philosophy,
"Vigilant Quiescant" (kami berjaga
sepanjang waktu agar masyarakat tentram).

@BinnesJSianipar
Ig: Bhinjs
KEPOLISIAN masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan
1. UU No. 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian dalam negeri.
sebelumnya UU No. 28 Tahun 1997 20. Anggota Polri adalah pegawai negeri pada Polri dari
2. Kapolri pertama Soekanto Tjokrodiatmojo pangkat terendah sampai dengan pangkat tertinggi
3. Kepolisian Negara RI didirikan tanggal 1 Juli 1946 yang berdasarkan undang-undang memiliki tugas,
4. Pembentukan ABRI dimana TNI digabung dengan fungsi, dan wewenang kepolisian.
Kepolisian adalah tanggal 3 juni 1947 21. Profesi Polri adalah profesi yang berkaitan dengan
5. UU Pokok Kepolisian Nomor 13 Tahun 1962 tugas Polri baik di bidang operasional maupun di
menyatakan bahwa kedudukan Polri sebagai salah bidang pembinaan
satu unsur ABRI sama derajat dengan TNI AD, AL, 22. Etika Profesi Polri adalah kristalisasi nilai-nilai
dan AU Tribrata dan Catur Prasetya yang dilandasi dan
6. Pemisahan POLRI dari ABRI pada 1 April 1999 dijiwai oleh Pancasila serta mencerminkan jati diri
7. Tri Brata diikrarkan sebagai pedoman hidup plri setiap Anggota Polri dalam wujud komitmen moral
sejak tanggal 1 Juli 1954 yang meliputi etika kenegaraan, kelembagaan,
8. Hari Bhayangkara diperingati setiap tanggal 1 Juli kemasyarakatan, dan kepribadian.
Hari kepolisian nasional yang sebelumnya sebagai 23. Kode Etik Profesi Polri yang selanjutnya disingkat
kepolisian daerah, yang bertanggungjawab kepada KEPP adalah norma-norma atau aturan-aturan yang
Presiden (Keputusan Presiden No. 11 Tahun 1946) merupakan kesatuan landasan etik atau filosofis yang
9. Motto/Symbol kepolisian : Rastra Sewakottama = berkaitan dengan perilaku maupun ucapan mengenai
dari bahasa sanskerta (Rastra=bangsa/rakyat; hal-hal yang diwajibkan, dilarang, patut, atau tidak
sewakottama=pelayan terbaik) => Polisi abdi utama patut dilakukan oleh Anggota Polri dalam
rakyat/pelayan terbaik rakyat melaksanakan tugas, wewenang, dan tanggung jawab
10. Mabes Polri= markas besar kepolisian jabatan.
11. Polda= kepolisian RI Daerah 24. Komisi Kode Etik Polri yang selanjutnya disingkat
12. Polres = kepolisian RI Resort KKEP adalah suatu wadah yang dibentuk di
13. Polsek = kepolisian RI Sektor lingkungan Polri yang bertugas memeriksa dan
14. Lembaga kepolisian: Komisi Kepolisian Nasional memutus perkara dalam persidangan pelanggaran
(Kompolnas) bertanggungjawab kpd Presiden KEPP sesuai dengan jenjang kepangkatan
Komisi Kepolisian Nasional bertugas : 25. Ruang lingkup pengaturan KEPP mencakup: a. Etika
a. membantu Presiden dalam menetapkan arah Kenegaraan; b. Etika Kelembagaan; c. Etika
kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia; Kemasyarakatan; dan d. Etika Kepribadian.
dan 26. Yang dimaksud dengan "kejahatan internasional"
b. memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam adalah kejahatan tertentu yang disepakati untuk
pengangkatan dan pemberhentian Kapolri. ditanggulangi antar negara, antara lain kejahatan
15. Pimpinan kepolisian adalah kapolri yang diangkat narkotika, uang palsu, terorisme, dan perdagangan
dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan manusia.
DPR 27. Setiap pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia
16. Sikap dan perilaku pejabat kepolisian Negara RI dan pengemban fungsi kepolisian lainnya wajib
terikat pada Kode Etik Profesi Kepolisian Negara RI menunjukkan tanda pengenal sebagai keabsahan
(pasal 34 ayat 1 UU NO. 2 Tahun 2002 ttg. wewenang dan tanggung jawab dalam mengemban
Kepolisian) fungsinya.
17. Pelanggaran terhadap Kode Etik Profesi Kepolisian
Negara RI oleh pejabat kepolisian Negara RI
diselesaikan oleh KOmisi Kode Etik Profesi
Kepolisian Negara RI (pasal 35 ayat 1 UU NO. 2
Tahun 2002 ttg. Kepolisian)
18. Kode Etik Kepolisian diatur dalam: PERATURAN
KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK
INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2011
TENTANG KODE ETIK PROFESI KEPOLISIAN
NEGARA REPUBLIK INDONESIA
19. Kepolisian Negara Republik Indonesia yang
selanjutnya disingkat Polri adalah alat Negara yang
berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban
masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan
perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada

@BinnesJSianipar
Ig: Bhinjs

Anda mungkin juga menyukai