JUTEKS - JURNAL TEKNIK SIPIL
Vol. VIII No. I, Halaman: 05 - 08
April 2023
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN TIMOR RAYA AKIBAT
AKTIVITAS PASAR OESAO KABUPATEN KUPANG
(DI MASA PANDEMI)
Deasi D. A. A. Daud 1*, Anie [Link] 2 and Yacob V. Hayer 3
123Program Studi Teknik Sipil, Politeknik Negeri Kupang
Jl. Adi Sucipto, Lasiana, Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang 65145, Indonesia
* E-mail: dauddeasy754@[Link]
Abstrak
Kapasitas dan kinerja jalan akan berkurang karena adanya aktivitas pasar pada samping jalan. Saat masa
Pandemi Covid-19 jumlah volume kendaraan yang melintas mengalami penurunan sementara yang disebabkan
oleh adanya peraturan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar. Namun berdasarkan pengamatan
dilapangan, peneliti mengemukakan bahwa kondisi ruas jalan Timor Raya sudah kembali ramai karena
pemerintah sudah berlakukan era new normal, dan aktivitas lain seperti pertokoan dan kantor pada area pasar
sudah kembali beroperasi sehingga lebar jalan yang tersita oleh aktivitas pasar tentu mengurangi kemampuan
jalan tersebut atau terjadi penurunan kapasitas ruas jalan. Penelitian ini menggunakan Pedoman Manual
Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Hasil Penelitian menunjukkan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat
disimpulkan bahwa Pengaruh aktivitas pasar pada ruas jalan Timor raya Oesao Pada masa Pandemi Covid 19
menimbulkan adanya hambatan samping sehingga kapasitas ruas jalan menjadi berkurang yaitu kapasitas jalan
mempunyai nilai sebesar 2090,02 smp/jam dan Setelah melakukan analisa data akhir dimana diasumsikan
penghilangan hambatan samping terbesar berupa kendaraan parkir diperoleh nilai kapasitas sebesar 2859,0288
smp/jam.
Kata kunci: Jalan Timor Raya, Kinerja Jalan, Covid 19, MKJI 1997.
PENDAHULUAN Kapasitas dan kinerja jalan akan
berkurang karena adanya aktivitas pasar pada
Jalan merupakan prasarana transportasi samping jalan atau pun hambatan samping itu
darat yang memegang peranan penting dalam sendiri. Banyak akitivitas pasar di samping
sektor perhubungan darat, kehidupan jalan di indonesia sering menimbulkan konflik,
masyarakat modern dengan berkembangnya kadang-kadang berpengaruh besar pada lalu
teknologi, pertumbuhan ekonomi dan jumlah lintas dan apabila hal ini tidak mendapat
penduduk yang mengakibatkan banyaknya perhatian maka akan menambah beban jalan
aktivitas kegiatan yang dilakukan sedangkan secara signifikan dan sangat mempengaruhi
kapasitas dan kinerja jalan yang menampung kinerja jalan itu sendiri, misalnya terjadi
arus kendaraan semakin terbatas. Pada kemacetan dan tundaan perjalanan menjadi
kondisi ini sering menimbulkan kemacetan baik lebih besar sehingga biaya perjalanan menjadi
jalan perkotaan maupun jalan luar kota yang lebih besarpula (MKJI,1997).
diakibatkan bertambahnya kepemilikan
kendaraan, terbatasnya sumber daya untuk Saat masa Pandemi Covid-19 jumlah
pembangunan jalan raya, dan belum volume kendaraan yang melintas mengalami
optimalnya pengoprasian lalulintas yang ada, penurunan sementara yang disebabkan oleh
merupakan persoalan utama di banyak negara. adanya peraturan pemerintah tentang
Telah diakui bahwa usaha diperlukan bagi Pembatasan Sosial Berskala Besar (Widyarini,
penambahan kapasitas, dimana akan 2020). Namun berdasarkan pengamatan
diperlukan mode efektif untuk perancangan dilapangan, peneliti mengemukakan bahwa
dan perencanaan agar didapat nilai terbaik Jalan Timor Raya Oesao merupakan jalan
bagi suatu pembiayaan dengan dengan 2 lajur 2 arah tak terbagi dan kondisi
mempertimbangkan biaya langsung maupun ruas jalan Timor Raya Oesao sudah kembali
keselamatan dan dampak lingkungan ramai karena pemerintah sudah berlakukan
(MKJI,1997). era new normal, dan aktivitas lain seperti
pertokoan dan kantor pada area pasar sudah
p-ISSN 2527-5496|e-ISSN 2621-9786
6 Jurnal Ilmiah JUTEKS, Vol. VIII No. I 01/04/2023
kembali beroperasi sehingga lebar jalan yang
tersita oleh aktivitas pasar tentu mengurangi
kemampuan jalan tersebut dalam menampung
arus lalu lintas kendaraan yang lewat, atau
dengan kata lain terjadi penurunan kapasitas
ruas jalan. Beberapa kegiatan yang cukup
potensial untuk menimbulkan konflik terhadap
arus lalu lintas adalah pejalan kaki dan
penyeberang pada ruas jalan, pemberhentian
kendaraan umum maupun pribadi, parkir baik
dibadan jalan maupun di bahu jalan yang tidak
sesuai area parkir, dan banyaknya pedagang
yang berdagang di lajur tepi jalan, kondisi ini Gambar 1. Grafik Volume Harian Kendaraan
berpotensi mengakibatkan meningkatnya Arah Kupang ke Soe
kepadatan lalu lintas, melambatnya kecepatan
dan menimbulkan penumpukan kendaraan
pada titik tertentu pada jam-jam sibuk.
Sehingga menimbulkan kemacetan karena
tidak seimbangnya antar volume lalulintas dan
kapasitas jalan. Berdasarkan permasalahan
diatas, maka penulis ingin menganalisa kinerja
ruas jalan Timor Raya serta mengetahui arus
puncak lalu lintas dengan metode MKJI 1997
dan diharapkan penelitian ini bisa menjadi
referensi untuk perbaikan terhadap lalu lintas
di Kabupaten Kupang serta mendapatkan
solusi bagi permasalahan.
METODE PENELITIAN Gambar 2. Grafik Volume Harian Kendaraan
Tahapan penelitian dimulai dari studi Arah Soe ke Kupang
pustaka, pengumpulan data, analisis data,
hingga hasil berupa kesimpulan dan
rekomendasi penanganan. Metode Teknik
analisa data yang digunakan ialah dengan
melakukan observasi/survey dilapangan lalu
mengukur, mencatat sebagaimana yang
mengacu pada literatur yang berhubungan
dengan kinerja lalu lintas. Kemudian data
penelitian kinerja lalu lintas ini digunakan
parameter-parameter yang ditentukan dalam
Manual Kapasitas Jalan Indonesia, 1997,
berupa, Volume lalu lintas, kecepatan arus
bebas, kapasitas,derajat kejenuhan, tingkat
pelayanan.
Gambar 3. Grafik Volume Kendaraan
HASIL DAN PEMBAHASAN
Maksimum Arah Kupang ke Soe
Analisis Volume Kendaraan
Berdasarkan Gambar 3 Volume
Pengamatan arus lalu lintas dilakukan
selama 4 hari mulai dari pukul 07.00 sampai
Harian Kendaran Maksimum terjadi pada
dengan pukul 19.00. Dalam penelitian ini hari Jumat arah Kupang - Soe dengan nilai
terdapat dua arah pergerakan kendaraan 1206 smp/jam.
yaitu arah dari Kupang ke Soe dan sebaliknya
seperti terlihat pada Gambar 1 dan Gambar 2.
Analisis Kinerja Ruas Jalan Timor Raya Akibat Aktivitas Pasar Oesao Kabupaten 7
Kupang (Di Masa Pandemi)
Deasi D. A. A. Daud1*, Anie A. Tuati2, dan Yacob V. Hayer3
C =2900x0,935 x 1 x 0,82 x 0,94 = 2090,02
smp/jam
Jadi besarnya kapasitas dari ruas jalan
yang ditinjau adalah 2090,02 smp/jam.
Analisis Kecepatan Arus Bebas
Analisis kecepatan arus bebas (VB)
dapat dihitung dengan persamaan 2. sebagai
berikut :
FV = (FVO + FVw) X FFVSX FFVcs
= (42 – 1,5) x 0,82 x 0,94
Gambar 4. Grafik Volume Kendaraan = 31,22 km/jam.
Maksimum Arah Soe ke Kupang
Jadi, besarnya kecepatan arus bebas
Berdasarkan Gambar 4 Volume Harian ruas jalan yang ditinjau adalah 31,22 km/jam.
Kendaran Maksimum terjadi pada hari Jumat
arah Soe - Kupang dengan nilai 1265,7 Analisis Saturation Degree
smp/jam. Derajat kejenuhan dapat ditentukan
dengan menggunakan persamaan 4.
Analisa Hambatan Samping Sehingga dengan memasukkan nilai volume
Nilai hambatan samping digunakan untuk dan kapasitas jalan kedalam rumus derajat
kejenuhan diperoleh nilai derajat kejenuhan
menghitung nilai kapasitas. Dari rekapitulasi
sebesar 1,18 artinya
nilai hambatan samping dapat diperoleh nilai
hambatan samping terbesar yang terjadi pada Analisis Tingkat Pelayanan
ruas jalan, yang nantinya akan digunakan
Setelah memperoleh nilai derajat
dalam menganalisis kinerja ruas jalan
kejenuhan (DS) maka berdasarkan Tabel 3,
tersebut.
dengan DS = 1,18 ruas jalan yang ditinjau
tergolong dalam kategori tingkat pelayanan F
( DS = > 1,00), arus yang dipaksakan atau
macet, kecepatan rendah, volume diatas
kapasitas, antrian panjang dan terjadi
hambatan-hambatan besar.
Analisis Kecepatan rata – rata ruang dan
Waktu Tempuh
Diketahui bahwa nilai DS = 1,18 dan FV
= 31,22 km/jam, dari g a m b a r grafik
Kecepatan sebagai fungsi dari DS
u n t u k j a l a n 2 / 2 U D yang terdapat dalam
lampiran M K J I 1 9 9 7 diperolah kecepatan
Gambar 5. Frekwensi Berbobot Kendaraan aktual ruas jalan yang ditinjau adalah 16
Dari Gambar 5 Nilai hambatan samping km/jam, Waktu tempuh rata-rata diperoleh
terbesar terjadi pada hari jumat 15 juli 2022 nilainya 0,0013935 jam
dengan nilai 506,8 dengan kelas hambatan Analisis Penerapan Lalulintas Tanpa
samping Tinggi (H) dan asumsi penghilangan Hambatan Samping
hambatan samping terbesar dengan nilai
296,8 dengan kelas hambatan samping Dari data yang diperoleh sebelumnya
Rendah (L). untuk merencanakan lalulintas tanpa hambatan
samping maka digunakan lebar jalan efektif
Analisis Kapasitas sesungguhnya tanpa pengaruh akibat
hambatan samping yang terjadi diperoleh nilai
Untuk menghitung nilai kapasitas kapasitas 2859,02 smp/jam, kecepatan arus
digunakan persamaan 3. Perhitungan nilai bebas 38,91 [Link], Derajat kejenuhan 0,86
kapasitas. termasuk dalam tingkat pelayanan E artinya
C = Co x FCw x FCsp x FCsf x FCcs
8 Jurnal Ilmiah JUTEKS, Vol. VIII No. I 01/04/2023
arus tidak stabil, kecepatan terkadang terhenti, 2859,02 smp/jam derajat kejenuhan terendah
permintaan sudah mendekati kapasitas. 0,86 dan kecepatan 38,916 km/jam
PEMBAHASAN
UCAPAN TERIMAKASIH
Berdasarkan hasil pengolahan data
maka dilanjutkan dengan analisa data terkait Terima kasih kepada Politeknik Negeri Kupang
kinerja ruas jalan Timor Raya akibat aktivitas yang telah memberikan bantuan keuangan
Pasar Oesao Pada masa Pandemi Covid 19 dan moral selama para peneliti melakukan
yaitu kapasitas jalan mempunyai nilai sebesar penelitian ini.
2090,02 smp/jam, kecepatan arus bebas
dengan nilai sebesar 31,21 km/jam dengan
waktu tempuh 0,003125 jam, derajat
DAFTAR PUSTAKA
kejenuhan sebesar 1,18 dan tingkat
Efendi, S. (2020), “Analisis Studi Kinerja Ruas Jalan
pelayanan jalan dengan kategori F (Arus yang
Akibat Aktivitas pasar (Studi Kasus: Pasar Keru
terhambat, kecepatan rendah, volume diatas –Narmada Lombok Barat).Universitas
kapasitas). Hasil analisa data terhadap kinerja Muhammadiyah Mataram.
ruas Jalan Timor Raya sangat terpengaruh
dikarenakan tingkat pelayanan jalan masih Funan, G. A. (2014). “Studi Kinerja Jalan Akibat
Hambatan Samping di Jalan Timor Raya Depan
kategori F atau > 0,75. Setelah melakukan
Pasar Oesao Kabupaten Kupang, Universitas
analisa data akhir dimana diasumsikan Undana Kupang.”
penghilangan hambatan samping terbesar
berupa kendaraan parkir diperoleh nilai Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), Tahun
kapasitas sebesar 2859,0288 smp/jam, 1997, Direktorat Jenderal Bina Marga Pekerjaan
Umum, Jakarta.
kecepatan aktual sebesar 38,91 km/jam
dengan waktu tempuh 0,002 jam, derajat Nazir, M. (1988). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia
kejenuhan sebesar 0,86 dan tingkat pelayaan Indonesia.
jalan dengan kategori E (Volume lalu lintas Senduk, Kezia, dkk, 2018. Pengaruh Hambatan
mendekati kapasitas, arus tidak stabil dan Samping Terhadap Kinerja Ruas Jalan Raya
kecepatan terkadang terhenti).Setelah Kota Tomohon (Studi Kasus: Persimpangan Jl.
melakukan analisa data akhir, hasil analisa
Pesanggrahan – Persimpangan Jl.
terhadap kinerja ruas Jalan Timor Raya masih
Pasuwengan), Jurnal Teknik Sipil, Vol.6 No 7
terpengaruh dikarenakan tingkat pelayanan
pp. 461 – 470, Universitas Sam Ratulangi
jalan masih kategori E atau > 0,75.
Manado.
.
PENUTUP Utami, I. (2020). “Analisa Dampak Covid 19
Terhadap Lalu Lintas Di Kawasan Transmart
Setelah melakukan penelitian dan Jalan Radial Kota Palembang, Doctoral
pengolahan data terkait kinerja ruas Jalan dissertation, Universitas Muhammadiyah
Palembang”.
Timor Raya Oesao Terhadap aktivitas pasar
pada masa pandemi covid 19 berdasarkan Widyarini, G., & Pratiwi, Y. I. (2020). “Analisis
pedoman MKJI 1997 dapat disimpulkan Hambatan Samping Pada Ruas Jalan Didepan
sebagai berikut Kinerja ruas Jalan Timor Raya Stasiun Poncol Kota Semarang (Studi Kasus
dipengaruhi oleh besarnya hambatan samping Masa Pandemi Covid-19)”. Jurnal
Pengembangan Rekayasa dan
dimana nilai volume lalu lintas 2472,5 km/jam,
Teknologi,16(2),172-176
kapasitas 2090,02 smp/jam, derajat kejenuhan
1,18 dan kecepatan 31,21 km/jam, sehingga Yadi, A. (2016). Analisi Kinerja Ruas Jalan Akibat
arus kendaraan sangat terganggu dan volume Aktivitas Pasar dan Sekolah (Studi Kasus Solihin
pelayanan melewati kapasitas maksimal Gp), Universitas Bangka Belitung.
menyebabkan tingkat pelayanan ruas jalan ini
sangat kurang. Pengaruh aktivitas pasar pada
ruas jalan Timor raya Oesao menimbulkan
adanya hambatan samping sehingga kapasitas
ruas jalan menjadi berkurang akibat dari
kendaraan parkir, kendaraan keluar/masuk,
kendaraan melakukan bongkar muat barang
dan penumpang maupun menjadikan terminal
bayangan. Setelah melakukan simulasi
penghilangan hambatan samping pada ruas
jalan Timor Raya Oeba diperoleh nilai dimana
volume lalu lintas 2472,5 km/jam, kapasitas