0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan4 halaman

Audit Klinis Diabetes Menitus Tipe II

Audit klinis pasien diabetes melitus tipe 2 menunjukkan adanya kekurangan dalam pelaksanaan assesmen awal, pemeriksaan laboratorium dan radiologi, konsultasi spesialis, assesmen lanjutan, diagnosis, perencanaan discharge, edukasi terintegrasi, terapi, tatalaksana, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan hasil perawatan. Diperlukan perbaikan proses pelayanan untuk memenuhi standar perawatan diabetes.

Diunggah oleh

okk joss
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan4 halaman

Audit Klinis Diabetes Menitus Tipe II

Audit klinis pasien diabetes melitus tipe 2 menunjukkan adanya kekurangan dalam pelaksanaan assesmen awal, pemeriksaan laboratorium dan radiologi, konsultasi spesialis, assesmen lanjutan, diagnosis, perencanaan discharge, edukasi terintegrasi, terapi, tatalaksana, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan hasil perawatan. Diperlukan perbaikan proses pelayanan untuk memenuhi standar perawatan diabetes.

Diunggah oleh

okk joss
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

AUDIT KLINIS DIABETES MENITUS TIPE II DENGAN MAKSIMAL 1

KOMORBIT

Informasi Pasien Hasil Evaluasi Keterangan (tuliskan


(Beri tanda √ nomor dan sub temuan dan
rekomendasi untuk
nomor yang sesuai dengan temuan)
perbaikan)
Nama Pasien:  1). Assesmen awal yang
tidakdikerjakan
 Assesment awal medis
 Assesment awal
Usia:
keperawatan
 2.) Pemeriksaan
Laboratorium awal
No. Rekam Medis: yang tidak dilakukan
 Kurva Gula Darah Harian
( KGDH )
 HBA1C
Tanggal berkunjung:
 Profil Lipid
 Albumin
Diagnosa:  Urium Keratinin
 Urinalisis
 Elektrolit Lengkap

 3.) Pemeriksaan Radiologi yang tidak


dilakukan
 Chest Xray
 EKG
 USG Abdomen

 [Link] dilakukan
konsultasi dengan
dokter spesialis lain
(selain dpjp)
 5. Assesmen lanjutan
yangtidak dikerjakan
 Assesmen medis
 Assesmen keperawatan
 Assesmen gizi
 Assesment farmasi

 6. Diagnosis yang
tidak dilakukan
 Diagnosis Medis

 Diagnosis
Keperawatan

 Diagnosis gizi

 7). Tidak dilakukan discharge


planning

 8). Edukasi terintegrasi yang


tidak dilakukan
 Edukasi/ informasi medis
 Edukasi & konseling gizi
 Edukasi keperawatan
 Edukasi farmasi

 9). Tidak dilakukan pengisian


lembar edukasi terintegrasi

 10).Terapi yang tidak diberikkan


 Cairan infus
 Oksigenisasi
 Insulin/Injeksi
 Obat Oral
 Tatalaksana/ intervensi yang
tidak dilakukan
 Tatalaksana/ intervensi
keperawatan
 Tatalaksana/ intervensi
gizi
 Monitoring & evaluasi yang
tidak dilakukan
 Dokter DPJP
 Keperawatan
 Gizi
 Farmasi
 Outcome/ hasil yang tidak
dilakukan
 Medis
 Keperawatan
 Gizi
 Farmasi

Anda mungkin juga menyukai