0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan15 halaman

Terapi Kombinasi untuk Hipertensi Lansia

Penelitian ini menguji pengaruh terapi kombinasi hidroterapi rendam kaki air hangat dan murottal Al-Quran terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Hasil menunjukkan terapi kombinasi ini dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan pada kelompok intervensi.

Diunggah oleh

Paulina Ika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan15 halaman

Terapi Kombinasi untuk Hipertensi Lansia

Penelitian ini menguji pengaruh terapi kombinasi hidroterapi rendam kaki air hangat dan murottal Al-Quran terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Hasil menunjukkan terapi kombinasi ini dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan pada kelompok intervensi.

Diunggah oleh

Paulina Ika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Vol. 5 No.

1 (2023) Hal 575-589

Pengaruh Terapi Kombinasi Hidroterapi dan Murottal Al-Qur’an terhadap


Penurunan Tekanan Darah Lansia

Aneng Yuningsih1, Syamsul Anwar1, Dewi Anggraini1


1
Departemen Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia

Article Information ABSTRACT


Received: October 2022 Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi
Revised: Desember 2022 masalah kesehatan kronik terbanyak kedua yang diderita lansia
Available online: Januari 2023 setelah Arthritis. Salah satu tindakan mandiri perawat dalam
mengatasi hipertensi adalah memberikan terapi nonfarmakologi.
Keywords
Terapi yang direkomendasikan adalah kombinasi hidroterapi
Hipertensi, Surat Ar-Rahman, rendam kaki air hangat dengan murottal Al-Quran Surat Ar-
Terapi Murottal Al-Qur’an,
Rahman. Kombinasi terapi ini mudah, tidak membutuhkan waktu
Terapi Rendam Kaki Air
lama dan tidak ada efek samping yang ditimbulkan. Tujuan
Hangat penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi kombinasi
terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi. Penelitian
Correspondence ini menggunakan metode Quasy Eksperiment dengan rancangan
Phone: +6285223944988 Pre And Post-Test Control Group Design. Sampel 24 responden
E-mail: yang terbagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol.
anengyuningsih@[Link] Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling.
Berdasarkan uji statistic Marginal Homogeneity, hasil penelitian
pada kelompok intervensi memberikan hasil signifikan dengan
nilai p value 0,001 artinya terdapat perbedaan tekanan darah
sebelum dan sesudah pemberian terapi kombinasi. Sementara
pada kelompok kontrol hasil menunjukkan tidak ada pengaruh
dengan p value 0,162 > dari nilai Alpha 0,05. Diharapkan ada upaya
meningkatkan konsistensi lansia hipertensi untuk menyatukan
terapi tersebut kedalam perawatan sehari-hari, selain diet
hipertensi, olah raga, manajemen stress dan minum obat anti
hipertensi.

PENDAHULUAN 2018, penyakit terbanyak pada lansia adalah


Lanjut usia (lansia) merupakan salah Hipertensi, masalah gigi, penyakit sendi,
satu kelompok atau populasi berisiko masalah mulut, Diabetes Mellitus, penyakit
(population at risk) yang jumlahnya semakin jantung dan Stroke dan penyakit menular
meningkat. Dari aspek kesehatan, lansia antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Atas
menjadi kelompok yang rentan mengalami (ISPA), Diare dan Pneurmonia (Kemenkes,
penurunan derajat kesehatan, baik secara 2019). World Health Organization (WHO)
alami maupun akibat proses penyakit (Kiik et mendefinisikan Hipertensi adalah suatu
al., 2018). Berdasarkan data Riskesdas tahun kondisi dimana pembuluh darah memiliki

575
tekanan darah tinggi dengan tekanan meningkat setiap tahunnya, diperkirakan
systole ≥140 mmHg atau tekanan diastole ≥ pada tahun 2025 akan ada 1,5 Miliar. Di
90 mmHg (Sunarwinadi, 2017). Indonesia sendiri memiliki prevalensi
Hipertensi merupakan salah satu sebesar 25,8% pada tahun 2013 dan naik naik
faktor risiko yang paling penting dalam menjadi 34,1% pada tahun 2018 (Kementerian
menyebabkan berkembangnya penyakit Kesehatan RI, 2013; 2018), sedangkan angka
cardiovaskular/ Cardiovascular Disease kematian di Indonesia akibat hipertensi
(CVD). Jika tekanan darah meningkat, sebesar 427.218 kematian. Hipertensi terjadi
mempunyai risiko terjadinya myocardial pada kelompok umur 31-44 tahun (31,6%),
infarcation (MI), heart failure (HF), stroke umur 45-54 tahun (45,3%), umur 55-64 tahun
dan penyakit renal (Indah, 2020). Hipertensi (55,2%) (Riskesdas Kementerian Kesehatan
merupakan silent killer karena sangat jarang RI, 2018).
gejala apapun dapat dilihat pada tahap awal Berdasarkan pemeriksaan tekanan
sampai krisis medis yang parah terjadi. darah di Provinsi Jawa Barat, hipertensi
Pendekteksian Hipertensi hanya dapat banyak terjadi pada umur >60 tahun (17,2%),
dilakukan melalui pengukuran dengan sedangkan menurut status ekonominya
sphygmomanometer, maka dari itu banyak proposi hipertensi terbanyak pada tingkat
diantaranya yang tidak mengetahui dirinya menengah ke bawah (27,2%) dan menengah
mengalami tekanan darah tinggi. Meskipun ke atas (25,9%) (Kemenkes RI, 2018).
sebagian besar pasien dengan hipertensi Sedangkan di Kota Banjar sendiri,
tetap asimtomatik, beberapa orang dengan berdasarkan data profil kesehatan Dinas
hipertensi mengeluh sakit kepala, pusing, Kesehatan Kota Banjar prevalensi Hipertensi
vertigo, penglihatan berubah atau pingsan dari periode Januari-Desember 2021 yang
(Singh et al., 2017) tercatat dibalai pengobatan sebanyak 4451
Penyebab hipertensi bisa karena kasus. (Dinkes Kota Banjar, 2022).
berbagai faktor hal tersebut dipengaruhi Sementara hasil pengkajian dengan
oleh kondisi masing-masing individu, pengecekan tekanan darah secara langsung
sehingga faktor penyebab hipertensi pada pada bulan April 2022 terhadap seluruh
setiap orang sangat berlainan. Secara umum lansia yang yang berada di Dusun Karang
factor resiko penyebab terjadinya hipertensi Tengah Desa Balokang wilayah kerja BLUD
ada dua yaitu factor yang bisa diubah dan UPTD Puskesmas Banjar I didapatkan data
tidak bisa diubah. Yang masuk kedalam bahwa 77 dari 147 lansia mengalami
factor yang dapat diubah yaitu: pola hipertensi (Yuningsih, 2022).
makan/diet yang tidak sehat, gaya hidup Dari prevalensi hipertensi sebesar
merokok dan konsumsi alcohol, obesitas 34,1% menurut Riskesdas 2018, diketahui
atau berat badan berlebihan, kurang bahwa sebesar 8,8% terdiagnosis hipertensi
olahraga/aktivitas fisik, asupan garam yang dan 13,3% orang yang terdiagnosis hipertensi
berlebih, konsumsi lemak jenuh, tidak minum obat serta 32,3% tidak rutin
penggunaan esterogen, kurang asupan minum obat. Hal ini menunjukkan bahwa
buah dan sayur. sedangkan faktor yang tidak sebagian besar penderita hipertensi tidak
bisa diubah diantaranya adalah faktor usia, mengetahui bahwa dirinya hipertensi
jenis kelamin, pada laki-laki berusia 35-50 sehingga tidak mendapatkan pengobatan
tahun dan wanita pasca menopause dan (Kemenkes RI, 2019). Terdapat dua cara
faktor genetic (Kemenkes RI, 2019). untuk pengobatan hipertensi yaitu secara
Berdasarkan data WHO pada tahun farmakoterapi dan nonfarmakoterapi.
2015 menunjukkan sekitar 1,13 Miliar orang di Farmakoterapi atau dengan menggunakan
dunia menyandang hipertensi, artinya 1 dari obat-obatan kimia merupakan cara yang
3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. dianggap ampuh dalam menurunkan
Jumlah penyandang hipertensi terus tekanan darah, namun cukup banyak

576
masyarakat yang sering merasa takut akan Qur’an). Dalam NCCAM terapi murottal Al-
komplikasi yang ditimbulkan oleh obat Qur’an ini masuk dalam kategori “Mind-Body
hipertensi tersebut. Sehingga banyak Therapi”, sementara dalam Nursing
masyarakat yang kini beralih ke terapi Interventions Classification (NIC),
nonfamakoterapi (Hardianti, Nisa, & merupakan salah satu intervensi dari
Wahyudo, 2018). diagnosa keperawatan yaitu nyeri akut
Pengobatan secara non (Bulecheck, 2016). Murottal adalah
farmakologis/ terapi komplementer National membaca Al-Qur’an dengan memfokuskan
Centet for Complementary Alternative pada kebenaran bacaan dan lagu Al-Qur’an.
Medicine (NCCAM) membaginya menjadi 5 Al-Qur’an berfungsi sebagai system
kategori yaitu mind body therapy, alternatif perbaikan (Service System) baik yang
sistem pelayanan, terapi biologis, terapi bersifat fisik maupun psikis, yang dikenal
manipulatif dan sistem tubuh & terapi sebagai syifa’ yang berani obat, penyembuh,
energi. Dari kelima kategori tersebut, salah dan penawar (Mirza, 2014).
satu terapi kombinasi yang pernah dilakukan Al-Qur’an merupakan pengobatan
penelitian untuk menurunkan tekanan darah non farmakologi yaitu dengan
yaitu terapi alternatif rendam kaki air hangat menghilangkan stress dan meningkatkan
(terapi manipulative dan system tubuh) dan rasa kebahagiaan dalam hidup manusia.
dalam Nursing Interventions Classification Indikator perubahan adalah menurunnya
(NIC) rendam kaki air hangat merupakan tingkat depresi, kecemasan, dan kesedihan
salah satu intervensi dari diagnosa dengan diakhiri adanya ketenangan jiwa
keperawatan yaitu gangguan perfusi sehingga mampu mengangkat berbagai
jaringan perifer (Rufaida, 2018) macam penyakit. (Al-Kaheel, 2011). Salah
Secara ilmiah terapi rendam kaki air satu surat Al-Quran yang digunakan adalah
hangat yang bertemperatur 39-40⁰C surat Ar-Rahman. Ar-Rahman yang berarti
mempunyai beberapa dampak fisiologis bagi “Maha Penyayang” merupakan surat ke 55
tubuh, pertama berdampak pada pembuluh yang terdiri dari 78 ayat. Bagi umat muslim,
darah dimana hangatnya air membuat dilansir dari berbagai sumber surat Ar-
sirkulasi darah menjadi lancar, menstabilkan Rahman ini memiliki beberapa keutamaan
aliran darah dan kerja jantung serta faktor bagi yang membaca ataupun yang
pembebanan didalam air yang akan mendengarkan, diantaranya: Membantu
menguatkan otot-otot dan ligament yang menenangkan hati dan pikiran, menguraikan
mempengaruhi sendi tubuh (Lalage, 2015). banyak nikmat, ditutup kelemahannya oleh
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Alloh SWT, mendapatkan kejernihan hati,
Harnani & Axmalia (2017) tentang terapi menambah rasa syukur, memberikan syafaat
rendam kaki menggunakan air hangat efektif bagi yang membacanya. Dalam Islam,
menurunkan tekanan darah pada lansia mekanisme Murottal Surat Ar-Rahman
selama selama tiga hari pada jam yang sama. dalam tubuh yaitu akan mengaktifkan
Intervensi dilakukan menggunakan air gelombang positif sebagai terapi relaksasi
hangat bersuhu 38-40°C selama 25-35 menit. karena surat Ar-Rahman memiliki
Hasil uji statisti menunjukan p value sitole karakteristik mendayu-dayu. Hal ini akan
<0,001 dan p value diastolee <0,001. Dengan menstimulasi adanya relaksasi yang
demikian terapi rendam kaki menggunakan dihasilkan oleh Murottal Al-Qur’an. Saat otak
air hangat efektif menurunkan tekanan diberikan stimulus berupa suara, dan suara
darah pada lansia penderita hipertensi. berbanding lurus dengan frekuensi natural
Selanjutnya terapi komplementer sel, maka sel akan beresonasi kemudian
yang banyak digunakan untuk membantu dapat aktif memberikan sinyal ke kelenjar.
menurunkan tekanan darah pada penderita Selanjutnya tubuh akan mengeluarkan
hipertensi yaitu terapi musik (Murottal Al- hormon endorphine kondisi inilah yang akan

577
membuat tubuh rileks. Ketika tubuh rileks tekanan darah yang selanjutnya suara dapat
maka akan terjadi penurunan epinephrine mengarahkan persepsi seseorang keadaan
dan tekanan darah (Fitria, 2018). emosional yang lebih menyenangkan,
Penelitian yang dilakukan oleh sehingga memicu perasaan yang
Widyastuti, dkk (2015) menunjukkan hasil berhubungan dengan relaksasi fisik dan
bahwa nilai p value tekanan darah systole mental. Hal ini juga dapat menimbulkan
sebelum dan setelah diberikan terapi emosi positif yang berhubungan dengan
murottal Al-Quran surat Ar-Rahman (0.000). aktivasi sistem limbik, sehingga melepaskan
Saat ini banyak perawat yang telah endorfin yang mempenagruhi sistem
memasukan terapi dengan menggunakan fisiologis seseorang (Kuhlmann, 2016).
terapi rendam kaki menggunakan air hangat Suara Al-Quran memberikan efek
ataupun terapi murottal Al-Qur’an kedalam ketengan dalam tubuh karena adanya unsur
salah satu intervensi asuhan keperawatan meditasi, autosugesti dan relaksasi, persepsi
untuk menurunkan tekanan darah. Namun, positif sehingga dapat merangsang
belum banyak penelitian yang berfokus pada hipotalamus untuk mengeluarkan hormon
kajian tentang pengaruh intervensi endorfin selanjutnya merangsang
menurunkan tekanan darah khususnya pada pengaktifan sekaligus pengendalian saraf
lansia hipertensi dengan menggunakan otonom yang terdiri dari saraf simpatis dan
kombinasi hidroterapi rendam kaki saraf parasimpatis (Wirakhmi, 2016).
menggunakan air hangat yang Tidak banyak yang mengetahui
dikombinasikan dengan terapi murottal Al- hubungan antara kondisi psikologis dengan
Qur’an. keadaan fisik. Namun belakangan terakhir
Hal ini diperkuat dengan temuan mulai banyak yang menyadari adanya
dalam salah satu artikel penelitian hubungan antara stress psikologis dengan
sebelumnya oleh Hardianti (2018) terdapat kondisi kesehatan fisik, sehingga muncul
kekurangan pada terapi rendam kaki air istilah Psikoneuro-Imunologi yang secara
hangat yaitu hasil dari penelitian tersebut sederhana berarti adanya hubungan antara
menunjukkan penurunan yang lebih terlihat pikiran, sistem saraf dan sistem kerja tubuh.
hanya pada tekanan diastole dan disarankan Kedua terapi tersebut mempunyai dampak
untuk dikombinasikan dengan terapi lainya positif bagi penderita hipertensi apabila
agar efek yang diinginkan lebih cepat dilakukan secara kontinue dan benar, dan
tercapai, sehingga akan lebih efektif jika akan lebih maksimal lagi apabila keduanya
rendam kaki air hangat dikombinasikan dikombinasikan. Perawat sebagai salah satu
dengan terapi murottal Al-Qur’an karena tenaga kesehatan, memiliki peranan yang
terapi ini merangsang hipotalamus untuk strategis dalam memberikan asuhan
mensekresi atau meningkatkan hormon keperawatan baik pada individu, keluarga
endorfin di kelenjar piutary dan menekan ataupun masyarakat dalam melakukan
hormon stress serta mengeluarkan hormon penanganan masalah kesehatan secara
endorphin sebagai pengaktifan saraf mandiri. Berbagai komplikasi yang mungkin
otonom untuk mengendalikan hormone akan muncul dapat dikendalikan dan pasien
epinefrin dan norepinefrin yang memiliki derajat kesehatan yang optimal.
menghambat angiotensin sehingga dapat Pelayanan keperawatan yang diberikan oleh
menurunkan tekanan darah (Aini, 2018). seorang perawat sangat mempengaruhi
Mekanisme terapi suara mutu asuhan keperawatan yang akan
menyebabkan peningkatan kadar dopamin diterima oleh pasien. Maka dari itu sangat
otak melalui sistem kalomodulin-dependen. diperlukan solusi perawatan yang dapat
Peningkatan kadar dopamin ini membantu meningkatkan pemiliharaan
menghambat aktivitas simpatik melalui kesehatan pada pasien hipertensi dalam
reseptor domanin-2 yang dapat mengurangi upaya pencegahan, penanggulangan dan

578
menurunkan resiko komplikasi akibat Pengolahan data menggunakan Uji Marginal
hipertensi. Homogeneity. Taraf signifikan 95 % (α=0,05).
Berdasarkan kajian dari beberapa
literature peneliti melihat potensial HASIL
kombinasi terapi rendam kaki dengan air a. Karakteristik Responden
hangat dan terapi murottal dapat Tabel 1 Distribusi Frekuensi dan
menurunkan tekanan darah jika terapi Presentasi Karakteristik Respoden Pada
tersebut dilakukan secara rutin. Kedua Kelompok Intervensi dan Kelompok
terapi ini dapat dilakukan secara mandiri Kontrol (N = 24)
serta relatif mudah dilakukan daripada Karakteristik Kelompok Kelompok
terapi nonfarmakologi lainnya, tidak Intervensi Kontrol
(n=12) (n=12)
membutuhkan waktu yang lama, dapat
f % f %
mengurangi dampak buruk terapi Umur 60-74 tahun 11 91,67 11 91,67
farmakologis bagi penderita hipertensi dan 75-90 tahun 1 8,33 1 8,33
bisa dilakukan secara bersamaan pada Jenis Laki-laki 3 25 6 50
pasien. Oleh karena itu, peneliti merasa Kelamin Perempuan 9 75 6 50
tertarik untuk melakukan penelitian yang Riwayat Ya 6 50 3 25
Hipertensi Tidak 6 50 9 75
bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh
Diet Ya 4 33,33 4 33,33
Terapi Kombinasi Hidroterapi Rendam Kaki Hipertensi Tidak 8 66,67 8 66,67
Air Hangat Dan Murottal Al-Qur’an Surat Ar- Obesitas Ya 1 8,33 0 0
Rahman Terhadap Penurunan Tekanan Tidak 11 91,67 12 100
Darah Pada Lansia Hipertensi” Rutinitas Ya 2 16,67 7 58,33
Olahraga Tidak 10 83,33 5 41,67
METODE Kebiasaan Ya 3 25 5 41,67
Merokok Tidak 9 75 7 58,33
Metode penelitian yang digunakan
Stress Ya 10 83,33 11 91,67
adalah quasi experiment dengan rancangan Tidak 2 16,67 1 8,33
pre and post-test control group design. Sumber data: Primer 2022
Populasi pada penelitian ini adalah seluruh
lansia dengan hipertensi berusia ≥ 60 tahun b. Analisis Univariat
yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tabel 2 Rerata Tekanan Darah Sebelum
Banjar I berjumlah 77 orang. Penentuan Dan Sesudah Tindakan terapi kombinasi
Responden dalam penelitian ini dilakukan Pada Kelompok Intervensi (n= 12)
secara non-random (non-probability Tekanan Min Max
Intervensi Mean
sampling) dengan tehnik purposive sampling Darah (mmHg) (mmHg)
dan terpilih sebanyak 24 responden yang Sebelum
Systole 160 200 176,67
selanjutnya dibagi dua kelompok (Kelompok Diastolee 90 120 101,67
intervensi dan control). Systole 130 160 140,83
Sesudah
Diastolee 80 90 80,83
Sebelum dilakukan intervensi terapi
Sumber data: Primer 2022
kombinasi, peneliti terlebih dahulu
mengumpulkan data (karakteristik
responden), dan melakukan informend
consent. Setelah inform consent dilakukan
Tabel 3. Rerata Tekanan Darah Sebelum
selanjutnya peneliti memberikan terapi
Dan Sesudah Dilakukan Tindakan
kombinasi rendam kaki dengan air hangat
Rendam Kaki Air Hangat Pada Pada
pada suhu 38-40oC berbarengan dengan
Kelompok Kontrol (n = 12)
pemutaran murottal Al Quran surat Ar-
Tekanan Min Max
rahman selama 13 menit. Sebanyak sekali Kontrol Mean
Darah (mmHg) (mmHg)
sehari selama tiga hari berturut-turut. Systole 160 220 182,5
Sebelum
Diastolee 90 120 104,16

579
Sesudah
Systole 140 180 155 pasien yang lebih tua dari 60 tahun memiliki
Diastolee 80 100 86,67 tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Pada
Sumber data: Primer 2022 kelompok usia >75 tahun berpotensi 11,53
kali lebih beresiko hipertensi. Hal tersebut
c. Analisis Bivariat merupakan pengaruh proses degeneratif
Tabel 4. Perbedaan Tekanan Darah pada pembuluh darah yang dialami lansia
Sebelum dan Sesudah Penerapan Terapi berperan dalam peningkatan tekanan darah.
Kombinasi Pada Kelompok Intervensi Hal ini sejalan dengan data Riskesdas tahun
Kriteria 2018 yang menyatakan bahwa 40%
Kelompok P-Value Kesimpulan
Uji
0,001 < Terdapat
diantaranya hipertensi terjadi pada populasi
Intervensi 0,001 lansia. Hal tersebut dibuktikan dengan
0,05 Perbedaan
Sumber data: Primer 2022 diperolehnya data hasil screening total
sampling pada populasi lansia, lebih dari 50%
PEMBAHASAN lansia di Dusun Karang Tengah mengalami
Responden dalam penelitian ini hipertensi primer (Yuningsih, 2022).
adalah para lansia menderita hipertensi Analisis berikutnya berdasarkan jenis
primer lebih dari enam bulan, tinggal kelamin responden baik pada kelompok
diwilayah Dusun Karang Tengah yang, tidak intervensi ataupun kelompok kontrol. Pada
sedang mengkonsumsi obat farmakalogi kelompok intervensi 9 dari 12 responden
ataupun terapi non farmakologi lainnya yang (75%) adalah perempuan, sedangkan
terdiri dari 24 orang yang terbagi menjadi responden pada kelompok kontrol jumlah
dua kelompok yaitu 12 responden kelompok laki-laki seimbang masing-masing 50%. Akan
intervensi dan 12 kelompok kontrol. Tabel 1 tetapi jika ditotalkan jumlah lansia hipertensi
menyajikan data karakteristik responden di Dusun Karang Tengah memiliki proporsi
untuk kelompok intervensi dan kelompok lebih banyak pada perempuan dibandingkan
kontrol. Analisis pertama berdasarkan tabel dengan laki-laki. Hal ini sejalan dengan data
tersebut adalah karakteristik responden WHO yang menyatakan bahwa 1 diantara 5
pada kelompok intervensi berdasarkan usia. orang perempuan di seluruh dunia memiliki
11 dari 12 responden masuk katagori lansia hipertensi. jumlah ini lebih besar diantara
(elderly) 60-74 tahun. Dengan usia terendah laki-laki, yaitu 1 diantara 4 (Kemenkes RI,
60 tahun dan tertinggi 78 tahun. Begitupun 2019). Begitupun prevalensi penderita
dengan karakteristik responden pada hipertensi di Indonesia lebih besar terjadi
kelompok kontrol 11 dari 12 responden pada perempuan (8,6%) dibandingkan laki-
masuk katagori lansia (elderly) 60-74 tahun. laki (5,8%) (Kemenkes RI, 2019). Sampai
Dengan usia terendah 60 tahun dan tertinggi umur 55 tahun laki-laki lebih banyak
77 tahun. Bila diamati berdasarkan usia menderita hipertensi dibanding perempuan.
responden pada kelompok intervensi tidak Dari umur 55 sampai 74 tahun, sedikit lebih
jauh berbeda dengan kelompok kontrol. banyak perempuan dibanding laki-laki yang
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik menderita hipertensi. Hal tersebut
Kota Banjar, Usia Harapan Hidup (UHH) dikarenakan wanita yang belum mengalami
dikota Banjar setiap tahunnya meningkat. menopause dilindungi oleh hormon estrogen
UHH tahun 2021 mencapai 71,19 tahun (BPS, yang berperan dalam meningkatkan kadar
2022). Hal tersebut menjadikan Kota Banjar High Density Lipoprotein (HDL). Kadar
memiliki persentasi lansia yang semakin kolesterol HDL yang tinggi merupakan
meningkat setiap tahunnya. Berkaitan faktor pelindung dalam mencegah
dengan usia lansia dengan kejadian terjadinya proses aterosklerosis. Efek
hipertensi, dari beberapa penelitian, perlindungan estrogen dianggap sebagai
insidensi hipertensi meningkat seiring penjelasan adanya imunitas wanita pada usia
dengan bertambahnya umur, 50-60% dari pre-menopause.

580
Selanjutnya berdasarkan diet lansia tidak mengalami obesitas. Obesitas
hipertensi, yang tidak melakukan diet bukanlah penyebab hipertensi, akan tetapi
hipertensi pada kelompok intervensi dan prevalensi hipertensi pada obesitas jauh
kelompok kontrol sama yaitu sebanyak 8 lebih besar. Risiko relatif untuk menderita
(66,67%), yang melakukan diet 4 (33,33%). hipertensi pada orang obesitas lima kali lebih
Berdasarkan analisis peneliti, hal ini tinggi dibandingkan dengan orang yang
dipengaruhi oleh sebagian besar lansia berat badannya ideal. Sedangkan, pada
hipertensi tidak mengetahui jika hipertensi penderita hipertensi ditemukan sekitar 20-
merupakan penyakit berbahaya yang 33% memiliki berat badan berlebih (Depkes
memerlukan diet khusus hipertensi Dietary RI, 2006). Dari berbagai penelitian, terbukti
Approaches to Stop Hypertensi (DASH) diet, bahwa kenaikan berat badan dapat
selain itu sebagian besar dari mereka meningkatkan tekanan darah. Obesitas
terbentur oleh ketidakmampuan dalam merupakan faktor risiko dari beberapa
menyediakan makanan, mau tidak mau para penyakit degenerasi dan metabolit. Obesitas
lansia hipertensi mengikuti menu makanan dapat meningkatkan kejadian hipertensi
yang disajikan oleh anak atau anggota primer, hal ini disebabkan oleh lemak yang
keluarga lainnya yang tinggal bersama dapat menimbulkan sumbatan pada
mereka. Factor lainnya para lansia hipertensi pembuluh darah sehingga dapat
di Dusun Karang Tengah yaitu kurang meningkatkan tekanan darah (Anggraini
menyukai makanan yang tidak memberikan dkk, 2009). Menurut Nastional Institutes for
kesan citarasa kuat (asin gurih) dilidah, bagi Health (NIH) USA tahun 1998, prevalensi
mereka jika makanan tidak terasa garamnya tekanan darah tinggi pada orang dengan
maka bisa dikatakan makanan tersebut tidak Indeks Masa Tubuh (IMT) >27 (Kurniawan,
enak. Hal ini juga bisa dihubungkan dengan 2002). Hipertensi pada seseorang yang kurus
budaya, lansia di Dusun Karang Tengah lebih atau normal bisa disebabkan oleh sistem
dari 90% merupakan keturunan budaya simpatis dan sistem renin angiotensin
sunda. Makanan favorit tentunya yang (Suhardjono, 2006). Aktivitas dari saraf
bercitarasa asin seperti menu makan ikan simpatis adalah mengatur fungsi saraf dan
asin, sambel terasi, kerupuk, nasi liwet dan hormon, sehingga dapat meningkatkan
lain sebagainya. Modifikasi diet terletak denyut jantung, menyempitkan pembuluh
pada pengaturan pola makan, insiden darah, dan meningkatkan retensi air dan
hipertensi lebih tinggi terjadi penderita yang garam (Syaifudin, 2006). Dan pada sistem
mempunyai riwayat kebiasaan renin-angiotensin, renin memicu produksi
mengkonsumsi lemak dan kolesterol tinggi aldosteron yang akan mempengaruhi ginjal
serta garam berlebih. Faktor penyebab untuk menahan air dan natrium sedangkan
utama terjadinya hipertensi adalah angiotensin akan mengecilkan diameter
kelebihan asupan natrium, akan tetapi dari pembuluh darah sehingga tekanan darah
beberapa penelitian ternyata lemak dan akan naik (Gray, 2005).
kolesterolpun dapat memperbesar sesorang Berdasarkan rutinitas olahraga pada
terkena hipertensi dan penyakit jantung kelompok intervensi 10 dari 12 responden
(Manawan A. Anggun et al., 2016) (83,33%) tidak rutin melaksanakan olahraga,
Selanjutnya pembahasan dan 2 (16,67%) suka melakukan olahraga.
karakteristik responden berdasarkan Sementara pada kelompok kontrol 7 (58,33)
riwayat kegemukan atau obesitas. Pada rutin melaksanakan olahraga sedangkan 5
kelompok intervensi 11 dari 12 lansia responden (41,67%) tidak rutin
hipertensi (91,67%) tidak mengalami ataupun melaksanakan olah raga. Olahraga banyak
memiliki riwayat obesitas dan hanya 1 lansia dihubungkan dengan pengelolaan
(8,33%) yang mengalami obesitas. hipertensi, pada orang tertentu dengan
Sedangkan pada kelompok kontrol 100% melakukan olahraga aerobik seperti jalan

581
kaki, jogging, bersepeda dan renang secara arterosclerosis dan risiko kematian akan
teratur dapat menurunkan tahanan perifer meningkat sejalan dengan usia dini merokok
yang akan menurunkan tekanan darah tanpa dan jumlah rokok yang dikonsumsi. Depkes
perlu sampai turun berat badan (Depkes RI, (2008) menambahkan bahwa asap dari
2006). Para lansia hipertensi yang menjadi rokok juga berdampak terhadap orang yang
responden di Dusun Karang Tengah jarang menghirupnya (disebut perokok pasif)
melakukan olah raga. Bagi mereka aktivitas untuk terjadinya penyakit. Para ilmuwan
dirumah seperti nyampu, ngepel dan membuktikan bahwa zat-zat kimia didalam
aktivitas diluar rumah seperti kerja dikebun rokok juga mempengaruhi kesehatan
dianggap olah raga. Kegiatan senam lansia seseorang yang tidak merokok disekitar
sebenarnya sudah dijadwalkan oleh perokok. Dampak yang akan ditimbulkan
puskesmas setempat, sebulan dua kali di oleh rokok tersebut untuk menderita
balai dusun dan di gedung olah raga desa, hipertensi akan terakumulasi dalam
tetapi para lansia enggan datang mengikuti beberapa tahun kemudian yaitu sekitar usia
kegiatan dengan alasan jauh, tidak ada yang 40 tahun ke atas (Depkes RI, 2008).
mengantar atau tidak ada waktu karena Terakhir pembahasan karakteristik
harus bekerja. responden berdasarkan stess yang
Bahasan selanjutnya adalah dirasakan, pada kelompok intervensi 10 dari
karakteristik responden berdasarkan 12 responden (83,33%) merasakan stress di
kebiasaan merokok. Pada kelompok enam bulan terakhir sementara 2 dari 12
intervensi 9 dari 12 responden (75%) tidak (16,67%) tidak mengeluhkan stress.
merokok dan 3 responden (25%) masih Sementara pada kelompok kontrol 11 dari 12
merokok. Begitupun pada kelompok kontrol responden (91,67%) dan 1 (8,33%) mengalami
7 dari 12 (58,33%) tidak merokok dan 5 dari 12 stress. Para lansia hipertensi yang menjadi
responden (41,67%) masih aktif melakukan responden di Dusun Karang Tengah ternyata
kebiasaan merokok. Para lansia hipertensi stimulus stressnya cukup tinggi.
yang menjadi responden di Dusun Karang Berdasarkan hasil penelitian pemicu
Tengah ternyata memiliki budaya merokok stressnya itu lebih banyak karena factor usia
yang sangat kental, budaya ini bersifat turun dan status kesehatan yang semakin
temurun. Merokok menjadi hal yang lumrah menurun, hal tersebut sangat berpengaruh
dilakukan oleh para lansia baik laki-laki kepada produktifitas para lansia untuk
ataupun perempuan. Bagi mereka yang mendapatkan pemenuhan finansial. Tidak
tidak merokok, statusnya tetap menjadi adanya jaminan finansial dihari tua semakin
perokok pasif, hal tersebut dikarenakan para menambah beban pikiran dan menjadi factor
lansia tinggal dengan pasangan atau anak resiko yang memicu terjadinya peningkatan
yang sama-sama merokok. Merokok tekanan darah.
merupakan faktor resiko dari empat Hubungan antara stres dengan
penyebab utama kematian yaitu penyakit hipertensi diduga melalui aktivasi syaraf
jantung, kanker, stroke dan penyakit paru. simpatik yang akan meningkatkan tekanan
Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar darah (Depkes RI, 2006). Seseorang yang
katekolamin dalam plasma, yang kemudian menderita stres permanen, akan mengalami
menstimulasi sistem syaraf simpatik. hipertensi terus-menerus sehingga stres
Mangku Sitepoe (1997) dalam Suheni (2007) menjadi suatu resiko. Kemarahan yang
memaparkan bahwa merokok sebatang ditekan dapat meningkatkan tekanan darah
setiap hari akan meningkatkan tekanan karena ada pelepasan adrenalin tambahan
systole ik 10 - 25 mmHg dan menambah oleh kelenjar adrenal yang terus-menerus
detak jantung lima sampai 20 kali/menit dirangsang (Dickinson et al, 2006).
terdapat lansia yang merokok pada usia Peningkatan tekanan darah akan lebih besar
remaja. Smet menambahkan bahwa pada individu yang mempunyai

582
kecenderungan stress emosional yang kaki air hangat dan terapi Murottal Alqur’an:
tinggi. Sedangkan dalam penelitian Ar-Rahman adalah 95,67 mmHg dan setelah
Framingham dalam Yusida tahun 2001 bagi dilakukan intervensi tekanan darah
perempuan berusia 45-64 tahun masalah diastoleik adalah 83,00 mmHg.
yang berhubungan dengan faktor Secara ilmiah terapi rendam kaki air
psikososial berhubungan erat dengan hangat mempunyai dampak fisiologis bagi
peningkatan tekanan darah (Depkes RI, tubuh. Pertama berdampak pada pembuluh
2006). darah dimana hangatnya air membuat
Pembahasan berikutnya mengenai sirkulasi darah menjadi lancar, yang kedua
perbedaan status tekanan darah responden adalah faktor pembebanan di dalam air yang
sebelum dan sesudah terapi kombinasi menguntungkan otot-otot ligament yang
rendam kaki air hangat dan murottal Al- mempengaruhi sendi tubuh (Indah, 2020).
Qur’an Surat Ar-Rahman pada kelompok Rendam kaki air hangat tersebut
intervensi. Hasil analisis pada tabel 2 merangsang saraf yang terdapat pada kaki
menunjukkan rata-rata tekanan darah yaitu saraf flexusvenosus untuk merangsang
systole ik responden sebelum diberikannya baroreseptor dimana baroreseptor
terapi kombinasi rendam kaki air hangat dan merupakan reflex paling utama dalam
Murottal Al-Quran Surat Ar-Rahman pada menentukan kontrol regulasi pada denyut
kelompok intervensi adalah 176,67 mmHg jantung dan tekanan darah. Hal ini
dan diastolee 101.67 mmHg sedangkan disebabkan oleh air hangat dapat
sesudah diberikan terapi kombinasi rata-rata meningkatkan sirkulasi darah dengan cara
tekanan darah systole 149,83 mmHg dan memperlebar pembuluh darah, menurunkan
diastolee 80,83 mmHg. Dari penjelasan ketegangan otot dan air hangat mempunyai
tersebut terdapat penurunan tekanan darah energy kalor yang dapat mempelancar
systole yang cukup signifikan sebelum dan peredaran darah serta dapat merangsang
sesudah terapi kombinasi rendam kaki air saraf yang ada pada kaki untuk
hangat dan murottal Al-Qur’an Surat Ar- mengaktifkan saraf parasimpatis sehingga
Rahman pada kelompok intervensi sebesar dapat menurunkan tekanan darah. Air
26,84 mmHg dan diastolee sebesar 20,84 hangat mempunya banyak manfaat
mmHg. Hal ini didukung hasil penelitian diantarnya meningkatkan kehangatan,
(Oktalina et al., 2020) yang melakukan meningkatkan relaksasi otot, meredahkan
penelitian Pengaruh Terapi Kombinasi rasa sakit, melebarkan pembuluh darah,
Murottal Al- Qur’an Dan Rendam Kaki Air meningkatkan sirkulasi, mengendurkan
Hangat Terhadap Perubahan Tekanan Darah jaringan penghubung dan memberikan efek
dengan hasil tekanan darah systole ik yang menyejukkan serta menyembuhkan.
sebelum 154,90 mmHg dan tekanan darah Mengaplikasikan air hangat ke kaki
systole ik sesudah 143,43 mmHg. Sedangkan menyebabkan darah yang membeku
tekanan darah diastoleik sebelum 87,86 dan mengalir menuju bagian tubuh yang jauh
tekanan darah diastoleik sesudah 80,67 dan dibawa ke pembuluh yang melebar pada
mmHg. Selain itu, hasil penelitian Novitasari kaki, ketika rendam kaki air hangat
(2021) juga menunjukkan hasil analisisnya diterapkan untuk 10-15 menit pembuluh
bahwa rata-rata tekanan darah systole ik darah di kaki mulai mengembang dan
responden pretest sebelum dilakukan terapi mendapatkan sirkulasi yang lebih baik,
kombinasi rendam kaki air hangat dan terapi menetralkan asam dan membunuh bakteri
murottal alqur’an: ar-rahman adalah 154,00 serta menghilangkan kelelahan dan demam
mmHg dan setelah dilakukan intervensi (Wulandari, 2016).
tekanan darah systole ik adalah 140,67 Selain terapi rendam kaki air hangat,
mmHg. Pada tekanan darah diastoleik terapi murottal Al-Qur’an surat Ar-Rahman
sebelum dilakukan terapi kombinasi rendam juga mampu merangsang hipotalamus

583
mengeluarkan hormon endorfin sebagai diastolee 86,67 mmHg. Dari penjelasan
pengaktifan saraf ototnom untuk tersebut memang terdapat penurunan
mengendalikan hormon epinefrin dan tekanan darah systole dan diastolee tetapi
norepinefrin yang menghambat angiotensin tidak sesignifikan pada kelompok intervensi
sehingga terjadi penurunan tekanan darah terutama pada tekanan darah diastolee.
(Afrizal, 2021). Terapi murottal Al-Qur’an Menurut analisa peneliti terapi rendam kaki
yang didengarkan dengan khusuk dan air hangat yang diberikan pada kelompok
diresapi dapat mempengaruhi perubahan kontrol hanya memberikan efek secara fisik
arus listrik di otot, perubahan sirkulasi darah, saja. Dimana saat pelaksanaan terapi
perubahan detak jantung dan kadar darah responden pada kelompok control masih
pada kulit. Perubahan tersebut menunjukan bisa bercengkrama dengan orang yang
adanya relaksasi atau penurunan berada disekirnya, tanpa ada perlakuan
ketegangan urat saraf reflektif yang khusus untuk mengheningkan ruangan
mengakibatkan terjadinya pelonggaran ataupun intruksi khusus menutup mata pada
pembuluh nadi dan penambahan kadar responden. Hasil penelitian inipun mampu
darah dalam kulit, diiringi dengan penurunan menjawab temuan dalam salah satu artikel
frekuensi detak jantung yang akan penelitian sebelumnya Hardianti (2018).
menyebabkan penurunan pada tekanan Hardianti mengatakan bahwa terdapat
darah Murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahman kekurangan pada terapi rendam kaki air
akan merangsang saraf simpatis dan hangat dan disarankan untuk
parasimpatis yang dapat menyebabkan dikombinasikan dengan terapi lainya agar
pendengar mendapat hasil respon relaksasi efek yang diinginkan lebih cepat tercapai,
ataupun bisa membuat pendengarnya sehingga akan lebih efektif jika rendam kaki
merasa rileks. Respon tubuh dari rasa rileks air hangat dikombinasikan dengan terapi
yang didapat adalah akan menimbulkan lainnya.
penurunan frekusensi detak jantung, laju Peneliti memilih mengkombinasikan
pernafasan serta relaksasi otot yang dapat terapi murottal Al-Qur’an surat Ar-Rahman,
menyebabkan menurunnya tekanan darah. dari berbagai kajian referensi penelitian
Murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahman sangat sebelumnya terapi murottal Al-Qur’an surat
efektif diberikan dalam rentang durasi 15-30 Ar-Rahman mampu merangsang
menit dalam setiap kali mendengarkan. hipotalamus untuk mensekresi atau
Sehingga dengan dikombinasikan murottal meningkatkan hormon endorfin di kelenjar
Al-qur’an dan rendam kaki air hangat akan piutary dan menekan hormon stress serta
dapat membantu penurunan pada tekanan mengeluarkan hormon endorphin sebagai
darah karena masing-masing terapi memiliki pengaktifan saraf otonom untuk
efek yang dapat melancarkan peredaran mengendalikan hormone epinefrin dan
darah dan juga memberikan ketenangan. norepinefrin yang menghambat angiotensin
Pembahasan berikutnya mengenai sehingga dapat menurunkan tekanan darah
perbedaan status tekanan darah responden (Aini, 2018). Tidak banyak yang mengetahui
sebelum dan sesudah terapi rendam kaki air hubungan antara kondisi psikologis dengan
hangat pada kelompok kontrol. Berdasarkan keadaan fisik. Namun belakangan terakhir
tabel 3 diatas, menunjukkan rata-rata mulai banyak yang menyadari adanya
tekanan darah systole responden sebelum hubungan antara stress psikologis dengan
diberikannya terapi rendam kaki air hangat kondisi kesehatan fisik, sehingga muncul
tanpa Murottal Al-Quran Surat Ar-Rahman istilah Psikoneuro-Imunologi yang secara
pada kelompok kontrol adalah 182,5 mmHg sederhana berarti adanya hubungan antara
dan diastole 104,16 mmHg sedangkan pikiran, sistem saraf dan sistem kerja tubuh.
sesudah diberikan terapi kombinasi rata-rata Mekanisme terapi suara menyebabkan
tekanan darah systole 155 mmHg dan peningkatan kadar dopamin otak melalui

584
sistem kalomodulin-dependen. Peningkatan dengan murottal Al Quran terhadap
kadar dopamin ini menghambat aktivitas penurunan tekanan darah pada lansia
simpatik melalui reseptor domanin-2 yang hipertensi.
dapat mengurangi tekanan darah yang Penelitian ini sejalan dengan
selanjutnya suara dapat mengarahkan (Oktalina., 2020) diketahui rata-rata tekanan
persepsi seseorang keadaan emosional yang darah systole sebelum dilakukan tindakkan
lebih menyenangkan, sehingga memicu yaitu 154,90 mmHg, dan rata-rata tekanan
perasaan yang berhubungan dengan darah diastole sebelum dilakukan tindakan
relaksasi fisik dan mental. Hal ini juga dapat yaitu 87,86 mmHg. Kemudian setelah
menimbulkan emosi positif yang dilakukan tindakan terapi murottal al-qur’an
berhubungan dengan aktivasi sistem limbik, dan rendam kaki air hangat didapatkan hasil
sehingga melepaskan endorfin yang rata-rata hasil tekanan darah systole setelah
mempenagruhi sistem fisiologis seseorang dilakukan tindakkan yaitu 143,43 mmHg dan
(Kuhlmann, 2016). Suara Al-Quran rata rata tekanan darah diastoleik setelah
memberikan efek ketengan dalam tubuh dilakukan tindakkan yaitu 80,67 mmHg. Dan
karena adanya unsur meditasi, autosugesti terjadi perubahan angka tekanan darah
dan relaksasi, persepsi positif sehingga sebelum dan setelah dilakukan tindakkan.
dapat merangsang hipotalamus untuk hasil uji t menunjukkan bahwa nilai p value
mengeluarkan hormon endorfin selanjutnya 0,000.
merangsang pengaktifan sekaligus Rendam kaki menggunakan air
pengendalian saraf otonom yang terdiri dari hangat atau bisa disebut hidroterapi
saraf simpatis dan saraf parasimpatis merupakan terapi dengan memberikan
(Wirakhmi, 2016) rangsang hangat pada kedua kaki dengan
Pembahasan berikutnya mengenai suhu 40 derajat, dan untuk terapi rendam
rerata status tekanan darah responden kaki air hangat dapat memberikan manfaaat
sebelum dan sesudah terapi kombinasi pelebaran pembuluh darah yang dapat
rendam kaki air hangat dan murottal Al- mengakibatkan peningkatan sirkulasi darah
Qur’an Surat Ar-Rahman antara kelompok dengan merendam kaki menggunakan air
intervensi dan kelompok kontrol. Tekanan hangat yaitu dapat terjadi perpindahan
darah systole adalah tekanan darah pada panas atau hangat dari air hangat kedalam
saat jantung menguncup atau berkontraksi tubuh atau secara konduksi karena terdapat
sedangkan tekanan darah diastoleik adalah titik akupuntur pada telapak kaki yaitu ada
tekanan darah pada saat jantung istirahat enam meridian. Cara kerja pada terapi ini
(Damayanti, 2014). Berdasarkan hasil yaitu dapat melebarkan pembuluh darah
penghitungan terdapat perbedaan dan juga dapat menurunkan ketegangan
penurunan tekanan darah pada kelompok otot sehingga dapa memperlancar aliran
intervensi yang mendapatkan terapi pembuluh darah yang dapat mempengaruhi
kombinasi rendam kaki air hangat dan tekanan arteri oleh bareseptor pada sinus
Murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahman dengan kortikus dan arkus aorta yang
kelompok control yang hanya mendapatkan menyampaikan impuls yang dibawa serabut
terapi rendam kaki air hangat. Berdasarkan saraf dengan membawa isyarat dari semua
hasil uji marginal pada kelompok intervensi bagian tubuh untuk memberikan informasi
memberikan hasil yang signifikan karena kepada otak perihal tekanan darah, volume
nilai p value yaitu 0,001 artinya terdapat darah dan kebutuhan khusus semua organ
perbedaan tekanan darah sebelum dan kepusat saraf smpatis menuju ke medulla,
sesudah penerapan intervensi kombinasi sehingga akan merangsang tekanan systole
pada kelompok intervensi. Hal tersebut yaitu, dengan renggangan otot ventrikel
membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang akan merangsang otot ventrikel untuk
pemberian terapi kombinasi rendam kaki melakukan kontraksi dan kontraksi ventrikel

585
mulai terjadi, dengan adanya pelebaran ataupun diastolic. Sehingga terapi kombinasi
pembuluh darah ini, aliran darah akan ini bisa digunakan sebagai salah satu
menjadi lancar, dan akan mudah untuk alternative penanganan kedaruratan
mendorong darah masuk kejantung hipertensi. Untuk terapi rendam kaki air
sehingga dapat menurunkan tekanan hangat dapat melebarkan pembuluh darah,
systolenya. Tekanan diastole keadaan ketika seseorang melakukan perendaman air
relaksasi ventrikular isovolemik, saat hangat itu akan terjadi secara konduksi
ventrikel berelaksasi tekanan ventrikel dimana terjadinya perpindahan air hangat
menjadi turun drastis, kemudian aliran darah yang masuk kedalam tubuh, yang dapat
menjadi lancar karena adanya pelebaran memperlebar pembuluh darah dan
pembuluh darah sehingga akan menurunkan menyebabkan aliran darah menjadi lancar
tekanan diastoleik, sehingga rendam kaki sehingga akan terjadi penurunan tekanan
menggunakan air hangat ini bermanfaat darah sedangkan terapi murottal dapat
terhadap penurunan tekanan darah. mengaktifkan hormon endorfine alami pada
(Pratiwi, L., et all., 2016) tubuh manusia sehingga dapat membuat
Sementara terapi murottal sama keadaan seseorang menjadi rileks dan juga
halnya dengan terapi musik yang masuk dapat menurunkan tekanan darah. Dengan
kedalam kategori penatalaksanaan non dikombinasikan rendam kaki air hangat dan
farmakologi yang memberi efek tenang murottal Al-Qur’an maka akan efektif karna
dalam tubuh karena memiliki unsur relaksasi kedua nya sangat bermanfaat terhadap
yang terkandung dalam ayat Al-Qur’an. penurunan tekanan darah.
Sistem kerja dari murottal ini yaitu suara dari Berdasarkan hasil yang sudah
murottal akan merangsang hipotalamus dilakukan oleh peneliti didapatkan bahwa
untuk mengeluarkan hormon endorfin, saraf terjadi perubahan tekanan darah sebelum
parasimpatis. Rangsang saraf otonom juga dan setelah dilakukan terapi rendam kaki air
akan menyebabkan sekresi epinefrin dan hangat dan kombinasi murottal Al-Qur’an
norepinefrin yang dapat menghambat memiliki pengaruh dan perubahan terhadap
angiotensin agar dapat menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi.
tekanan darah. Ketika pasien mendengarkan Pengkombinasian kedua terapi di atas
terapi audio sistem syaraf pusat akan sangat berpengaruh terhadap penurunan
mengkomunikasikan hipotalamus untuk tekanan darah pada penderita hipertensi,
mensekresikan atau meningkatkan hormon dimana kaki yang direndam dengan air
endorfine di kelenjar piutary dan juga hangat akan memberikan efek fisologis pada
menekan hormon setress epinefrine dan tubuh yang mengakibatkan terjadinya
norepinefrine dikelenjar adrenal sehingga pelebaran pembuluh darah, sehingga aliran
terapi audio tersebut dapat menurunkan darah menuju organ-organ tubuh menjadi
tekanan darah, menurunkan denyut nadi lebih baik dan ditambah lagi dengan
dan juga dapat memperlambat pernapasan. murattal Al-Qur’an yang dapat memberikan
(Indah, 2020). rasa tenang dan rileks kepada
Menurut analisa dan temuan peneliti pendengarnya, sehingga kemudian dapat
terapi kombinasi rendam kaki air hangat dan menurunkan tekanan darah. Kombinasi
murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahman ini Rendam kaki air hangat dan terapi murottal
benar-benar efektif dalam membantu Al-Qur’an: Ar-Rahman dapat dijadikan salah
menurunkan tekanan darah pada lansia satu terapi komplementer non farmakologi
hipertensi. Waktu yang diperlukan bisa lebih yang efektif digunakan untuk menurunkan
singkat, yaitu satu hari (satu kali intervensi) tekanan darah tinggi. Terapi kombinasi
hal tersebut terbukti lebih dari 80% inipun dapat dilakukan secara mandiri
responden mengalami penurunan yang dirumah dikarenakan alat dan bahan yang
signifikan tekanan darah baik sistolik

586
digunakan murah, mudah didapatkan serta tersebut kedalam perawatan kesehatan
dapat dilakukan kapan saja. mereka sehari-hari, selain diet hipertensi,
Dalam sebuah penelitian tentunya olah raga, manajemen stress dan minum
akan ditemukan beberapa kekuatan dan obat anti hipertensi.
keterbatasan. Sebagaimana penelitian-
penelitian yang telah banyak dilakukan oleh DAFTAR PUSTAKA
peneliti-peneliti sebelumnya, penelitian ini Afrizal, D. K. I. (2021). Perbedaan Tekanan
juga tidak luput dari keterbatasan penelitian. Darah Sebelum Dan Sesudah
Keterbatasan penelitian dalam penelitian ini Dilakukan Terapi Rendam Kaki Air
diantaranya adalah: terdapat sebagian Hangat Dengan Kombinasi Murottal
responden yang kurang kooperatif dan Al-Qur’an Pada Penderita Hipertensi
konsisten responden dalam melakukan Di Desa Glagah Wero Panti Jember
terapi yang diinstruksikan oleh terapis. (Doctoral Dissertation, Universitas
Terlepas dari kekurangan, penelitian inioun Dr. Soebandi).
memiliki kekuatan atau kelebihan, Aini, Dwi Nur., Priharyanti W., & Sri P. J.
diantaranya penelitian ini menggunakan (2018). Pengaruh Terapi Murottal
metode penelitian quasy eksperiment yang AlQur’an Terhadap Tekanan Darah
didalamnya terdapat kelompok kontrol pada Pasien Hipertensi di Ruang
dengan menggunakan desain pre-test dan Cempaka RSUD dr. H. Soewondo
post-test yang bertujuan untuk menguji Kendal. Semarang: Stikes Widya
pengaruh intervensi program edukasi Husada
hipertensi. Kedua terdapat kombinasi terapi Al-Kaheel, Abdel Daem. (2012). Pengobatan
yang bisa dilakukan secara bersamaan, Qur’ani (Manjurnya Berobat dengan
ketiga alat dan bahan yang digunakan untuk Alquran). Jakarta: AMZAH..
terapi mudah dan murah. Keempat Al-Qur’an Surat Ar-Rahman (55) ayat 1-78. Al-
intervensi penelitian sudah teruji Qur’an dan terjemahan
efektifitasnya hal tersebut dibuktikan oleh Badan Pusat Statisti. Indeks Pembangunan
peneliti-peneliti sebelumnya. Manusia Kota Banjar dan
Komponen Pembentuknya 2019-
KESIMPULAN DAN SARAN 2020. [Link]
Berdasarkan uji statistic dengan Bulecheck, G. M. & Butcher, H. K. (2016).
menggunakan uji Marginal Homogeneity, Nursing Intervention Classification
hasil penelitian pada kelompok intervensi (NIC) Indonesian Edition. Elseiver:
memberikan hasil yang signifikan dengan Singapore.
nilai p value 0,001 artinya terdapat Damayanti, priyanto, A. (2014). Perbedaan
perbedaan tekanan darah sebelum dan Tekanan Darah Sebelum dan
sesudah pemberian terapi kombinasi pada Sesudah Dilakukan Hidroterapi
kelompok intervensi. Hal tersebut Rendam Hangat pada Penderita
membuktikan bahwa terdapat pengaruh Hipertensi di Desa Kebondalem
pemberian terapi kombinasi hidroterapi Kecamatan Jambu Kabupaten
rendam kaki air hangat dengan murottal Al- Semarang 1, 1–11.
Qur’an Surat Ar-Rahman terhadap DepKes RI. 2006. Pedoman Teknis Penemuan
penurunan tekanan darah pada lansia Dan Penatalaksanaan Penyakit
hipertensi. Sementara pada kelompok Hipertensi. Direktorat Pengendalian
kontrol hasil menunjukkan tidak ada Penyakit Tidak Menular. Direktorat
pengaruh dengan p value 0,162. Jenderal PP&PL. Departemen
Saran hasil dari penelitian tersebut Kesehatan Republik Indonesia.
adalah meningkatkan konsistensi lansia Jakarta
hipertensi untuk menyatukan terapi

587
________. (2018). info dan pusat data Kiik, S. M., Sahar, J., & Permatasari, H. (2018).
Kesehatan RI. Indonesia: Kemenkes Peningkatan kualitas hidup lanjut
RI.P2PTM Kemenkes RI, 2019 usia (lansia) di kota depok dengan
_________. 2008. Panduan Promosi Perilaku latihan keseimbangan. Jurnal
Tidak Merokok. Pusat Promosi Keperawatan Indonesia, 21(2), 109-
Kesehatan Departemen Kesehatan 116.
Republik Indonesia. Jakarta Kuhlmann, Anne dkk (2016). Systematic
Dinas Kesehatan Kota Banjar. 2021. Profil review and meta-analysis of music
Kesehatan Kota Banjar. Dinkes 2021. interventions in hypertension
Dickinson, H. Mason, JM. Nicolson, DJ. treatment: a quest for answers.
Campbel, lF. Beyer, FR. Cook, JV. Netherlands: Department of
Williams, B. Ford, GA. 2006. Lifestyle Cardiothoracic Surgery, Erasmus
Interventions To Reduce Raised University Medical Center.
Blood Pressure: A Systematic Kurniawan, A. 2002. Gizi Seimbang Untuk
Review Of Randomized Controlled Mencegah Hipertensi. Disampaikan
Trials. Journal of Hypertension pada Seminar Hipertensi Senat
2006;24:215-33 Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Fitria, L. R. (2018). Pengaruh Murotal Al- YARSI.
Qur’an Surah Arrahman Terhadap Lalage, (2015) Lalage, Z. (2015). Hidup Sehat
Penurunan Tekanan Darah Pada Dengan Terap Air. Yogyakarta:
Pasien Hipertensi Intradialisis Abata Press.
(Doctoral dissertation, Universitas Lusi et al., (2018). Terapi Murottal Dan
Muhammadiyah Semarang). Hidroterapi Rendam Kaki Air Hangat
Gray, H. 2005. Kardiologi. Edisi IV. Jakarta: Menurunkan Tekanan Darah Pada
Erlangga Pasien Hipertensi Di Wilayah
Hardianti, I., Nisa, K., & Wahyudo, R. (2018). Srondol Kulon. Semarang.
Manfaat Metode Perendaman Universitas Muhammadyah
Dengan Air Hangat Dalam Semarang
Menurunkan Tekanan Darah Pada Manawan A. Anggun, Rattu & Maureen
Penderita Hipertensi. Medula, 8 Punuh. (2016). Hubungan Antara
Harnani, Y., & Axmalia, A. (2017). Terapi Konsumsi Makanan Dengan
Rendam Kaki Menggunakan Air Kejadian Hipertensi Di Desa
Hangat Efektif Menurunkan Tandegan Satu Kecamatan Eris
Tekanan Darah Pada Lanjut Usia. Kabupaten Minahasa. Jurnal
Jurnal Kesehatan Komunitas, 3 IlmiahFarmasi – UNSRAT Vol.5 No.1
Indah Adhitama Chrisnanda, I. A. C. (2020). Februari 2016. ISSN 2302-2493
Pengaruh Kombinasi Rendam Kaki Mirza, I. (2014). Sehat dengan Al-Qur’an.
Air Hangat Dan Terapi Murottal Al- Bandung : Salamadani.
Qur’an: Ar-Rahman Terhadap Novitasari RBS. (2021) dengan judul
Perubahan Tekanan Darah Pada Pengaruh Kombinasi Rendam Kaki
Pencegahan Kegawatdaruratan Air Hangat dan Terapi Murottal Al-
Pasien Hipertensi Urgency Qur’an : Ar-Raman Terhadap
(Doctoral dissertation, Universitas Tekanan Darah Pada Penderita
Kusuma Husada Surakarta). Hipertensi Di Wilayah Kerja
Kemenkes. (2019). Hipertensi Di Pembunuh Puskesmas Kertapati.
Senyap. Pusdatin Kemkes Jakarta: Oktalina, R., Antoro, B., & Maryuni, S. (2020).
Kementerian Kesehatan RI. 2019. Pengaruh Terapi Kombinasi Murotal
[Link] Al-Qur’an Dan Rendam Kaki Air
Hangat Terhadap Perubahan

588
Tekanan Darah. Jurnal Riset Media Wirakhmi & Hikmanti. (2016). Pengaruh
Keperawatan, 3(1), 24-29. Terapi Murotal Ar Rahman Pada
Riskesdas. (2008). Info dan Data Kesehatan Pasien Pasca Operasi Caesar Di Rsud
RI. Jakarta: Pusat Data dan Dr. R. Goeteng Tarunadibrata
Informasi Kesehatan RI. Purbalingga. Prosiding Senar
Riskesdas. (2013). Info dan Data Kesehatan Nasional & International. LPPM
RI. Jakarta: Pusat Data dan Universitas Muhammadiyah
Informasi Kesehatan RI. Semarang.
Riskesdas. (2015). Info dan Data Kesehatan [Link] ›
RI. Jakarta: Pusat Data dan [Link] › article › view
Informasi Kesehatan RI. Wulandari, P. (2016). Effect Foot Soak Using
Rufaida, (2018). Rufaida, Zulfa, Sri L, Diyah P. Warm Water Mixed with Salt and
Sari. 2018. Terapi Komplementer. Lemongrass to Decrease Pressure in
Mojokerto: STIKes Majapahit. Hypertension Patients in the
Singh, S., Shankar, R., & Singh, G. P. (2017). Podorejo Ngaliyan. Jurnal
Prevalence and associated risk Keperawatan, 7(1).
factors of hypertension: a cross- Yuningsih, A (2022). Laporan Akhir Praktek
sectional study in urban Varanasi. Komprehensif Kelompok Rentan:
International journal of Lansia Dengan Hipertensi di Dusun
hypertension, 2017. Karang Tengah Wilayah Kerja BLUD
Suhardjono. 2006. Hipertensi Pada Usia UPTD Puskesmas Banjar I. Kota Bajar
Lannjut Dalam Ilmu Penyakit Dalam.
Jilid III. Edisi IV. Depok: Pusat
Penerbitan Departemen Ilmu
Penyakit Dalam FK UI
Suheni, Y. 2007. Hubungan Antara Kebiasaan
Merokok dengan Kejadian Hipertensi
Pada Laki-laki Usia 40 Tahun Keatas
Di Badan Rumah Sakit Daerah Cepu.
Universitas Negeri Semarang,
Fakultas Ilmu Keolahragaan.
Syaifuddin. 2006. Anatomi Fisiologi Untuk
Mahasiswa Keperawatan. Edisi III.
Editir Monica Ester. Jakarta: EGC
Pratiwi, L., Hasneli, Y., & Ernawaty, J. (2015).
Pengaruh Teknik Relaksasi Benson
dan Membaca Al-Quran Terhadap
Tekanan Darah Pada Penderita
Hipertensi Primer. J Islam Nurs, 2(2),
1-20.
Widyastuti, I. (2015). Pengaruh Terapi
Murottal Surat Ar-Rahman terhadap
Tekanan Darah pada Lanjut Usia
(Lansia) Penderita Hipertensi di
Posyandu Lansia Konanga Wilayah
Kerja UPK Puskesmas Siantan Hulu
Kecamatan Pontianak Utara.
Pontianak: Universitas
Tanjungpura.

589

Anda mungkin juga menyukai