GEO 60423 Pengolahan Citra Digital
Modul 2. Pengenalan Earth Engine Data Catalog
Oleh: Jumadi, PhD
Pengantar
Katalog data GEE ([Link] mencakup berbagai
macam kumpulan data geospasial yang tersedia untuk umum termasuk pengamatan dari berbagai
sistem pencitraan satelit dan udara, iklim dan cuaca, topografi dan sosial- kumpulan data ekonomi.
Kita dapat menggunakan mesin pencari dari katalog data untuk menemukan dataset geospasial.
Setiap kumpulan data memiliki tautan terkait di mana kita dapat melihat deskripsi singkat
kumpulan data termasuk informasi seperti ketersediaan sementara, penyedia data, dan ID koleksi.
ID koleksi memungkinkan kami mengimpor data ke lingkungan skrip kami untuk visualisasi dan
pemrosesan.
GEE berisi lebih dari 29 petabyte (1 petabyte = 1 juta gigabyte) dari kumpulan data raster dan
vektor yang dikatalogkan. Data ini diperbarui secara otomatis setiap hari oleh tim Google Earth
Engine dan kumpulan data baru ditambahkan setiap bulan. Jika Anda menemukan bahwa
kumpulan data yang Anda gunakan saat ini tidak terdapat dalam katalog, Anda dapat menyarankan
kumpulan data baru untuk ditambahkan oleh tim GEE. Dengan GEE, Google telah menyediakan
alat dan antarmuka pemrograman aplikasi (API) yang diperlukan untuk berpindah dengan cepat
dari memperoleh kumpulan data ke analisis eksplorasi. Semua analisis ini dijalankan di server
Google tempat data disimpan sehingga memungkinkan kecepatan dan kekuatan pemrosesan jauh
melampaui satu komputer. Selain itu, melalui penggunaan javascript atau python, para ilmuwan
dapat membuat analisis berulang dan membaginya dengan pengguna lain hanya dengan berbagi
satu alamat web.
Gambar 1. Ilustrasi Earth Engine Data Catalog ([Link]
Engine/)
Langkah Kerja
Berikut langkah-langkah penelusuran Earth Engine Data Catalog:
1. Login ke Google Earth Engine Code Editor ([Link] dengan
akun yang sudah dibuat sebelumnya. Nanti kita akan menggunakan untuk visualisasi citra
dari katalog.
2. Tambahkan tab pada browser dan buka [Link]
Sebagai berikut.
3. Pada bagian atas terdapat beberapa menu untuk penelusuran data. Misalnya coba klik view
all datasets, maka website akan menampilkan seluruh katalog yang ada di Earth Engine Data
Catalog. Cobalah melakukan penelusuran berbagai data yang ada.
4. Anda akan menjumpai data yang banyak sekali macamnya untuk dipilih sesuai kebutuhan
studi.
5. Kita akan mencoba menelusuri lebih lanjut data yang sering digunakan untuk analisis
tutupan lahan, yakni Landsat dan Sentinel. Untuk mempermudah penelusuran, silahkan
kembali ke Home. Scroll beberapa langkah ke bawah, maka anda akan menemukan Landsat
dan Sentinel.
6. Coba klik Landsat. Anda akan menemukan koleksi landsat 1 – 9 di GEE.
7. Secara umum ada dua kategori dari koleksi Citra Landsat, yakni Tier 1 dan Tier 2.
Data Tier 1 memiliki kualitas radiometrik dan geometrik tertinggi. Data ini memiliki
pemrosesan geometrik yang presisi dan telah dikalibrasi di seluruh sensor Landsat. USGS
merekomendasikan penggunaan Data Tier 1 untuk semua analisis deret waktu.
Data Tier 2 masih merupakan gambar yang sangat bagus. Data ini mungkin memiliki lebih
banyak tutupan awan yang mempengaruhi kalibrasi radiometrik dan mengaburkan titik
kontrol tanah (GCP) di dalam citra.
8. Klik Tier 1 pada Landsat 9 collection. Website akan menampilkan halaman informasi citra
sebagai berikut. Halaman ini memuat ID dari data yang bisa kita pakai saat memanggil data
yakni "LANDSAT/LC09/C02/T1_L2". Adapun
[Link]("LANDSAT/LC09/C02/T1_L2") adalah perintah untuk memanggil
data tersebut.
9. Bila kita scroll ke bawah maka akan tampil spesifikasi spectral dari data digital sebagai
berikut.
10. Pada bagian bawah akan kita temukan script lebih lengkap untuk menampilkan data.
11. Silahkan klik Open in Code Editor. Maka semua kode akan otomatis masuk di code editor.
12. Kode [Link](-114.2579, 38.9275, 8); merupakan perintah untuk mengatur
titik pusat dari citra yang ditampilkan. Coba tampilkan kota Surakarta dengan mengganti
koodinat tersebut -114.2579, 38.9275 dengan koordinat pusat kota Surakarta
110.8225093,-7.5589487. Sebagai berikut:
13. Klik run, maka citra wilayah Surakarta akan ditampilkan.
14. Namun demikian Landsat 8 belum mencover wilayah Surakarta dengan baik.
15. Cobalah menampilkan data Landsat 8, 7 dan Sentinel dengan Langkah-langkah tersebut dan
screenshot hasilnya dan upload di OpenLearning.