Monitoring Ketinggian Air Raspberry Pi
Monitoring Ketinggian Air Raspberry Pi
Oleh :
TAHUN 2021
TUGAS AKHIR
Oleh :
TAHUN 2021
i
A FINAL PROJECT REPORT
By :
2
YEAR 2021
3
MONITORING KETINGGIAN DAN VOLUME AIR
MENGGUNAKAN RASPBERRY PI 3 B+
Studi Kasus : [Link] Perkasa Abadi
ABSTRAK
Air merupakan kebutuhan yang pasti bagi seluruh bentuk kehidupan bagi seluruh
makhluk hidup. Dalam dunia industri dan rumah tangga peranan teknologi sangat
penting pengaruhnya terutama pada bidang air. Seiring berkembangnya teknologi dan
zaman penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari biasanya ditampung dalam sebuah
penampungan air. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan membangun Monitoring level
ketinggian air pada media penyimpanaan air/tandon dengan menggunakan teknologi
Raspberry Pi 3 B+. Raspberyy Pi ini dirancang sebagai mikrokontroller, sensor
ultrasonic HC-SR04 sebagai pembaca level ketinggian air dan web sebagai hasil
outputnya. Hasilnya menunjukan web dapat memberikan informasi level ketinggian air
secara real-time yang diukur oleh sensor ultrasonic HC-SR04 ke tempat penampungan
air/tandon dan dimana Raspberry Pi dapat diprogram agar dapat bekerja secara
otomatis hingga dapat di monitoring melalui web.
ABSTRACT
Water is a definite need for all forms of life for all living creatures. In the world of
industry and households, the role of technology is very important its influence
especially in the field of water. As the development of technology and the age of the
use of water in daily life, are usually accommodated in a water reservoir. This research
was conducted with the aim of building Monitoring water level in media penyimpanaan
water/reservoir with the use of technology Raspberry Pi 3 B+. Raspberyy Pi is designed
as a microcontroller, ultrasonic sensor HC-SR04 as a reader of water level, and the web
as a result of the output. The result shows the website can provide information on water
level, in real-time which is measured by the ultrasonic sensor HC-SR04 to the shelter
of water/reservoir and where the Raspberry Pi can be programmed to work
automatically to the monitoring through the web
Dalam dunia Industri dan rumah tangga peranan teknologi sangat penting
pengaruhnya, terutama pada bidang air. Seiring berkembangnya teknologi dan zaman,
penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari biasanya ditampung dalam sebuah
penampungan air. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jika suplai air mati
akibat gangguan air dan musim kemarau.
Pada tahun 2017, Rella mareta, afra dkk membuat penelitian yang bertema
“pendeteksi ketinggian air interaktif dengan aplikasi telegram berbasis raspberry pi”
Penelitian ini dilakukan dengan merancang alat untuk memantau ketinggian air di
waduk melalui aplikasi Telegram messenger. Hasilnya menunjukkan bahwa alat
tersebut dapat memberikan informasi tingkat air di reservoir. Pengguna juga dapat
meminta informasi tingkat air reservoir, dimana alat akan memberikan informasi secara
otomatis saat air di waduk melebihi batas normal.
Demikian, dengan di-buatnya system monitoring level ketinggian air ini agar dapat
memudahkan manusia dalam melakukan monitoring level ketinggian air dan tidak
terjadi kekosongan. Maka dari kesimpulan diatas bahwa Tugas Akhir yang penulis buat
ini berjudul “ Monitoring level Ketinggian air menggunakan Raspberry Pi”.
Pi GPIO adalah pin atau terminal tambahan input output yang khusus
dipasang diboard raspberry pi untuk koneksi ke perangkat luar, gambar dilingkari
merah, biasa disebut sebagai header GPIO.
Untuk bisa memanfaatkannya kita hanya butuh mengenal fungsi pin dan sedikit
settingan dari sisi program. GPIO di raspi ada yang memiliki 26 pin dan 40 pin
tergantung model dari raspi. GPIO dimanfaatkan sebagai alternatif komunikasi
raspi ke dunia luar persis seperti USB port atau Ethernet. Yang membedakannya
adalah lebih flexible dalam pengkabelan. Melalui terminal GPIO kita bisa
menghidupkan lampu LED, memutar dinamo, membaca suhu dari sensor dan
banyak lagi. Isi utama dari header GPIO adalah.
1. Power supply (3.3 V dan 5 V, masing masing 2 set)
2. UART ( Universal asynchronous receiver transmitter, 1 set)
3. SPI (Serial Peripheral Interface)
4. I2C (Inter-Integrated Circuit) -EEPROM
5. GPIO (General Purpose Input Output)
6. PWM (Pulse width modulation)
Header GPIO memiliki pin isi 26 dan isi 40, keduanya memiliki konfigurasi
yang sama. Pin gpio memiliki dua sistem penomoran
Pin Echo Adalah Pin Output. Pin ini menjaga tinggi untuk
3. Echo periode waktu yang akan sama dengan waktu yang di
butuhkan gelombang US untuk kembali ke Sensor
1. HTML
Bahasa pemrograman HTML (Hypertext Markup Langue) yakni bahasa standar
yang digunakan untuk membangun aplikasi web. Sebuah aplikasi web akan
selalu ada struktur HTML di dalamnya. Oleh karna itu HTML adalah Bahasa
pemrograman yang sangat wajib untuk di kuasi jika ingin mempelajari tentang
web. untuk membuat sebuah halaman web, secara teknis HTML bukanlah
bahasa pemrograman namun bahasa terstruktur yang fungsinya untuk menandai
(Mark) bagian-bagian halaman, HTML terdiri dari beberapa susunan yaitu Tag,
Elemen, dan Atribut sehingga browser dapat menerjemahkan dokumen HTML
ke bentuk visual dan suara. Salah satu kemudahan html adalah bersifat client-
side scripting, sehingga untuk menjalankan file html hanya dengan klik kanan
lalu open file atau double klik pada file html. Apa itu client-side scripting?
client-side programming adalah program komputer yang dapat di jalankan pada
sisi client di olah oleh web browser, dengan kata lain setiap informasi yang di
minta oleh pengguna melalui web browser maka pengolahan data terjadi pada
komputer browser pengguna.
2. CSS
CSS merupakan singkatan dari “ Cascading Style Sheets”, sesuai dengan
namanya CSS memiliki sifat “style sheet language” yang berarti bahasa
pemrograman yang digunakan untuk web design. CSS adalah bahasa
pemrograman yang digunakan untuk men-design sebuah halaman website.
Dalam mendesign halaman website CSS menggunakan penanda yang kita kenal
dengan id dan class. Seiring berkembangnya dunia pemrograman dan
teknologi, CSS tidak Cuma digunakan di HTML dn XHTML saja. Tapi sudah
bisa digunakan untuk mendesign tampilan aplikasi android. CSS di akses
menggunakan id atau class.
CSS dapat mengubah font, ukuran font, warna dan format font. Mengatur
ukuran layout, lebar tinggi dan warna element, mengubah tampilan form,
membuat halaman website yang responsive dan masih banyak lagi yang dapat
dilakukan oleh CSS. Untuk mendesign font dapat dilakukan dengan
mendefinisikan font, untuk mengatur warna bisa menggunakan color, margins
digunakan untuk mengatur warna atau gambar pada latar belakang bisa
menggunakan background.
3. Javascript
Bahasa pemrograman Javascript yaitu Bahasa pemrograman yang
digunakan untuk mengolah halaman web untuk menangani aksi-aksi dari user,
dan animasi yang di jalankan di sisi mesin client. Javascript merupakan bahasa
pemrogrman yang berguna untuk membuat interaksi pada website sehingga
membuat efek-efek pada website. Javascript sudah menjadi salah satu bahasa
pemrogrman yang wajib dan harus dikuasai untuk membangun website yang
modern. Javascript menjadi kebutuhan bagi programer yang akan
mengkhususkan diri dibagian web design. Pada perkembangan dunia website
sekarang ini javascript sudah menjadi bahasa pemrograman yang bisa
menggantikan atribut HTML, CSS, dan membuat form validasi dan masih
banyak lagi yang bisa dilakukan javascript.
4. PHP
Bahasa pemrograman PHP(Hypertext Preproccesor) adalah sebuah Bahasa
pemrograman server side scripting yang bersifat open source. Bahasa
pemrograman ini banyak di gunakan untuk pengembangan website. PHP
merupakan Bahasa pemrograman server side, maka script dari PHP nantinya
akan diproses di server. PHP dijalankan melalui aplikasi web browser sama
halnya seperti HTML. Hampir semua situs-situs besar dan populer
dikembangkan menggunakan PHP.
PHP mulai dikembangkan pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdofr , seorang
software engineer asal Greenland sekitar tahun 1995. Pada awalnya PHP
digunakan Rasmus hanya sebagai pencatat jumlah pengunjung pada website
pribadi beliau. Karena itu bahasa tersebut dinamakan Personal Home Page
(PHP) Tools. Tetapi karena perkembangan nya yang cukup disukai oleh
komunitas nya, maka beliau pun merilis bahasa PHP tersebut ke publik dengan
lisensi open-source. Saat ini, PHP adalah server-side scripting yang paling
banyak digunakan di website-website di seluruh dunia, dengan versi sudah
mencapai versi 5 dan statistiknya terus bertambah.
Untuk dapat berjalan, PHP membutuhkan web server, yang bertugas untuk
memproses file-file php dan mengirimkan hasil pemrosesan untuk ditampilkan
di browser client. Oleh karena itu, PHP termasuk server-side scripting (script
yang diproses di sisi server). Web server sendiri adalah software yang diinstall
pada komputer lokal ataupun komputer lain yang berada di jaringan intranet /
internet yang berfungsi untuk melayani permintaan-permintaan web dari client.
Web server yang paling banyak digunakan saat ini untuk PHP adalah “Apache”
([Link]). Selain Apache, PHP juga memerlukan PHP binary
([Link]) yang bisa dikonfigurasikan sebagai modul Apache atau pun
sebagai aplikasi CGI. Untuk media penyimpanan datanya (database server),
PHP biasa menggunakan ”MySQL” ([Link]).
Untuk menginstall dan mengkonfigurasi ketiga software tersebut (Apache,
MySQL, PHP) agar dapat berjalan dan saling terhubung, memang cukup sulit.
Maka dari itu dibuatlah paket software LAMP, XAMPP, MAMP, WAMP, dll
yang tinggal kita install dalam satu kali installasi. Dalam satu kali installasi,
sudah mencakup ketiga software tersebut dan sudah dikonfigurasi untuk
keperluan lingkungan pengembangan aplikasi web. Sehingga, programmer web
hanya tinggal menulis program PHP dan langsung menjalankan / mengetest
program yang ditulis tersebut melalui web browser. Untuk mendapatkan paket
software web server tersebut silakan download dari website yang bersangkutan
(untuk XAMPP: [Link], dan untuk WampServer:
[Link]/en/).
2.2.5 Python
Python adalah Bahasa pemrograman interpretative multiguna. Tidak seperti
Bahasa lain yang susah untuk baca dan di pahami, python lebih menekankan pada
keterbacaan kode agar lebih mudah memahami sintak. Hal ini membuat Pyhton sangat
mudah di pelakari baik untuk pemula maupun untuk yang sudah menguasai Bahasa
pemrograman lain.
Python diciptakan oleh Guido van Rossum pertama kali di Centrum Wiskunde
& Informatica (CWI) di Belanda pada awal tahun 1990-an. Bahasa python terinspirasi
dari bahasa pemrograman ABC. Sampai sekarang, Guido masih menjadi penulis utama
untuk python, meskipun bersifat open source sehingga ribuan orang juga berkontribusi
dalam mengembangkannya. Di tahun 1995, Guido melanjutkan pembuatan python
di Corporation for National Research Initiative (CNRI) di Virginia Amerika, di mana
dia merilis beberapa versi dari python.
Gambar 2. 4 Python
Pada Mei 2000, Guido dan tim Python pindah ke [Link] dan membentuk
tim BeOpen PythonLabs. Di bulan Oktober pada tahun yang sama, tim python pindah
ke Digital Creation (sekarang menjadi Perusahaan Zope). Pada tahun 2001,
dibentuklah Organisasi Python yaitu Python Software Foundation (PSF). PSF
merupakan organisasi nirlaba yang dibuat khusus untuk semua hal yang berkaitan
dengan hak intelektual Python. Perusahaan Zope menjadi anggota sponsor dari PSF.
Semua versi python yang dirilis bersifat open source. Dalam sejarahnya, hampir semua
rilis python menggunakan lisensi GFL-compatible
2.2.6 MySQL
MySQL adalah sebuah database management system (manajemen basis data)
menggunakan perintah dasae SQL (Structured Query Langue) yang cukup terkenal.
Database management system(DBMS) MySWL multi pengguna dan multi alur ini
sudah di pakai lebih dari 6 juta pengguna di seluruh dunia
Sepanjang sejarah, kayu, keramik dan tangki batu telah digunakan sebagai
tangki air. Kontainer ini semua alami dan beberapa orang dibuat dan beberapa tank ini
masih dalam pelayanan. Indus Valley peradaban (3000-1500 SM) menggunakan
lumbung dan tangki air. Medevalcastles membutuhkan tangki air untuk pembela untuk
bertahan pengepungan. Sebuah tangki air kayu ditemukan di Invenevo State Reserve
(California) telah kembali untuk fungsionalitas setelah ditemukan benar-benar
ditumbuhi dengan ivy. Ini telah dibangun pada tahun 1884.
2.2.9 Multitaster
Sejarah 1920 Pocket MultimeterAvometer Model 8 Bergerak-pointer pertama
saat-mendeteksi perangkat adalah galvanometer tahun 1820. Ini digunakan untuk
mengukur resistensi dan tegangan dengan menggunakan sebuah jembatan Wheatstone,
dan membandingkan kuantitas yang tidak diketahui ke tegangan referensi atau
perlawanan. Sementara berguna dalam laboratorium, perangkat yang sangat lambat dan
tidak praktis di lapangan. Ini galvanometers yang besar dan halus. D'Arsonval / Weston
gerakan meter menggunakan semi logam halus untuk memberikan pengukuran yang
proporsional, bukan hanya deteksi, dan built-in magnet permanen yang terbuat
lapangan defleksi independen dari orientasi meter.
Fitur-fitur ini diaktifkan dengan jembatan Wheatstone pengeluaran, dan membuat
pengukuran cepat dan mudah. Dengan menambahkan resistor seri atau shunt, lebih dari
satu rentang tegangan atau arus dapat diukur dengan satu gerakan.
Multimeter diciptakan di awal 1920-an sebagai radio penerima dan perangkat
tabung vakum elektronik lainnya menjadi lebih umum. Penemuan multimeter pertama
dikaitkan dengan Kantor Pos insinyur Inggris, Donald Macadie, yang menjadi tidak
puas dengan harus membawa instrumen yang terpisah diperlukan untuk pemeliharaan
sirkuit telekomunikasi. Macadie menemukan alat yang bisa mengukur ampere (amp) ,
volt dan ohm, sehingga meteran multifungsi kemudian dinamai avometer. Meteran
terdiri meter coil bergerak, tegangan dan resistor presisi, dan switch dan soket untuk
memilih kisaran. Macadie mengambil idenya ke Coil yang Winder Otomatis dan
Perusahaan Peralatan Listrik (ACWEEC, didirikan pada ~ 1923). The AVO pertama
memakai dijual pada tahun 1923, dan meskipun itu awalnya DC, banyak fitur-fiturnya
tetap hampir tidak berubah melalui Model terakhir 8.
Meter arloji saku gaya yang digunakan secara luas pada tahun 1920, dengan biaya
yang jauh lebih rendah daripada Avometers. Kasus logam biasanya terhubung dengan
koneksi negatif, pengaturan yang menyebabkan kejutan listrik banyak. Spesifikasi
teknis perangkat ini sering mentah, misalnya satu ilustrasi memiliki resistansi hanya 33
ohm per volt, skala non-linear dan tidak ada penyesuaian nol. Setiap meteran akan
memuat sirkuit yang sedang diuji untuk beberapa contoh [Link], sebuah
microammeter dengan skala penuh saat 50 microamps, sensitivitas tertinggi yang
umum tersedia, harus menarik setidaknya 50 microamps dari sirkuit yang sedang diuji
untuk membelokkan sepenuhnya. Hal ini mungkin memuat rangkaian impedansi tinggi
begitu banyak untuk mempengaruhi sirkuit, dan untuk memberikan pembacaan yang
rendah. (Sulis. 2014).
Pengertian Multimeteradalah alat pengukur listrik yang sering dikenal
sebagai VOM (Volt/Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter),
hambatan (ohm-meter), maupun arus (amper-meter) (Sunarto. 1998). Avometer
sebagai istilah dapat dipandang sebagai kependekan dari amper-volt-ohm-meter,
digunakan sebagai nama bagi sebuah alat yang dengan mengatur tombol selektornya
dapat difungsikan sebagai ampermeter, atau sebagai voltmeter, atau sebagai ohm
meter. Dengan dilengkapi oleh bermacam-macam nilai shunt dan multiplier, maka
sebuah avometer biasanya memiliki bermacam-macam batas ukur untuk kuat arus dan
beda potensial listrik. Avometer juga dapat digunakan untuk mengukur kuat arus dan
beda potensial listrik AC dan DC dengan batas-batas tertentu (Sutrisno. 2016).
Multimeter merupakan alat ukur yang paling banyak dipergunakan oleh para praktisi,
hobist dan orang yang bekerja berkaitan dengan rangkaian listrik dan elektronika (Sri
Waluyanti. 2008).
Gambar 2. 6 Multitaster
BAB III
METODELOGI PENELITIAN
2 Pengajuan Judul ☒
3 Mendesain Model ☒
4 Merancang Sistem ☒
Membangun
5 ☒ ☒ ☒
Produk
6 Pengujian Hasil ☒ ☒
Penyusunan
7 ☒ ☒ ☒ ☒ ☒
Laporan
3.2 Objek Penelitian
Objek penguji dari penelitian ini adalah jarak ketinggian level air pada
penampungan air yaitu tandon terhadapat sensor ultrasonic. Air yang di-gunakan
sebagai bahan penelitian ini adalah air bersih yang tidak berwarna. Penelitian ini
dilakukan untuk memonitoring ketinggian level air secara online sehingga dapat
membantu dalam monitoring level ketinggian air tanpa harus pergi kelokasi
penampungan.
Software yang digunakan untuk programm aplikasi dan script running perangkat
menggunakan berbagai Software yang di tuliskan pada tabel 3.2
Tabel 3. 2 Software
Daftar Alat dan komponen yang akan digunakan dalam penulisan ini akan
dituliskan pada tabel 3.3
Mulai
Pra Riset
Perancangan
Implementasi Kesimpulan
Selesai
3.4.2 Perancangan
Perancangan dilakukan agar dapat terstruktur dan memudahkan kita dalam
tahapan pembuatan, Tahapan dibagi menjadi dua yaitu :
2. Kesimpulan
Akan didapat sebuah kesimpulan jika sudah dilakukan semua metode yang
akan menjadi bahan acuan sebagai perbaikan dan pengembangan.
4.1 Perancangan
4.1.1 Perancangan Desain Perangkat Keras
Sebelum Installasi Perangkat di perlukan sebuah gambar rangkaian dari seluruh
komponen yang di gunakan sehingga dapat mengetahui beberapa fungsi dari board dan
modul. Dalam perancangan sistem Monitoring Level Ketinggian Air menggunakan
Raspberry Pi 3 B+ penulis membuat Diagram blok system pada Gambar 4.1
INPUT PROSES OUTPUT
Mikrokontroler
HC-SR04 Monitoring
Raspberry Pi 3 B+
Database
3. MySQL adalah database untuk menyimpan hasil dari sensor yang dikirim
Raspberry Pi
4. web sebagai Output dari hasil data yang sudah dikirim ke database dan di
tampilkan kedalam web.
Dalam perancangan perangkat penempatan alat sangat penting karna sensor
yang digunakan akan berada di atas permukaan air sehingga dibutuhkan rancangan agar
disaat alat bekerja terkena guncangan tidak mudah terjatuh atau tidak terkena cipratan
dari air secara langsung. Sebelum dibuat rancangan perlu di ketahui rancangan
penggabungan antara Raspberry Pi 3 B+ dengan sensor ultrasonic HC-SR04.
Rangkaian dapat dilihat pada gambar ..
Pada gambar 4.. Sensor utlrasonik mempunyai 4 pin yaitu VCC, TRIGGER,
ECHO, GROUND yang terhubung pada Raspberry Pi. Untuk pin yang digunakan dapat
di lihat pada gambar 4. Dimana VCC dihubungkan pada Pin 5V0 pada Raspberry Pi
dan pada Pin Trig terhubung pada Pin GPIO6,Echo terhubung pada Pin GPIO5 dan
Ground di hubungkan Pin GND pada Raspberry Pi. Sensor ultrasonic HC-SR04
membutuhkan Power 5V.
Raspberry Pi 3 ON
Sensor
Web Monitoring
End
Diagram alir keseluruhan sistem yang telah dirancang pada saat sistem dimulai,
ketika Raspberry Pi ON dan sensor ultrasonik juga akan on dan otomatis membaca
level ketinggian air dalam bentuk cm dan akan dikirim keserver penyimpanan. Ketika
hendak ditampilkan di web, jika tinggi kurang dari 300L maka box Liter level
ketinggian air akan berubah warna menjadi merah tetapi jika level ketinggian air berada
dibawah 600L maka box Liter ketinggian air akan menjadi berwarna oranye, Jika
ketinggian air diatas 600L maka box Liter akan berwarna biru.
Sistem ini akan dibuat secara real-time sehingga dapat dimonitoring oleh siapa
saja dan tidak perlu repot untuk menyalakan perangkat setiap saat ketika hendak
melakukan monitoring.
Bahasa pemrogramman yang digunakan untuk program sensor ultrasonic
menggunakan bahasa pemrogramman pyhton. Python menjadi bahasa rekomendasi
dalam Raspberry Pi jika ingin membuat sebuat project ioT karna python bahasa
pemrogram yang mudah digunakan bersama Raspberry Pi dan memungkin kan kita
menghubungkan perangkat project.
Raspberry Pi menggunakan sistem operasi linux yang dimana didalam nya
linux mempunyai tool di sistem operasi yang bernama Cron. Cron adalah tool di sistem
operasi berbasis UNIX yang berfungsi untuk menjalankan task atau script secara
otomatis.
4.2 Implementasi
Implementasi merupakan tahapan penerapan perangkat keras dan lunak sesuai
dengan perancanaan yang telah dibuat agar sistem dapat bekerja sesuai kebutuhan dan
fungsinya. Perangkat keras disusun dengan sesuai fungsi dari perangkat lunak, agar
dapat terkoneksi satu sama lain.
4.2.1 Implementasi Perangkat Keras
Pada bagian ini akan dijelaskan perangkat lunak yang akan digunakan untuk
implementasi alat pendukung Monitoring Level Ketinggian Air menggunakan
Raspberry Pi 3 B+.
while [Link](ECHO)==0:
pulse_start = [Link]()
while [Link](ECHO)==1:
pulse_end = [Link]()
distance = round(distance, 1)
print (x, "Jarak: ", distance)
except Exception as e:
pass
print ("x: ", x+1)
print ("k: ", k)
avg_dist=dist_add/(x+1 -k)
dist=round(avg_dist,3)
#print ("dist: ", dist)
return dist
/********************************************************************
*/
passcode="xyz"
distance=get_distance()
sendData_to_remoteServer(url_remote,distance)
print ("---------------------")
/********************************************************************
*/
4.2.2 Implementasi Perangkat Lunak
1. Proses konversi dari cm ke liter
Proses ini adalah proses konversi dimana nilai pembacaan pada sensor yang
masih dalam satuan cm diubah atau dikonversikan ke dalam satuan liter
menggunakan rumus volume = 3,14 x jari-jari x jari-jari x tinggi. tinggi merupakan
nilai dari sensor dalam satuan cm, berikut adalah listing program konversi satuan
cm ke liter :
/********************************************************************
*/function calculate_volume($dia,$water_level){
$radius=$dia/2;
return round($vol_litres,1);
/********************************************************************
*/
2. Proses penampilan hasil pada website
Proses ini adalah proses dimana hasil dari perhitungan dari jarak sensor ke air
yang sudah di konversi dalam satuan centimeter dan liter yang ditampilkan di
halaman [Link]. Berikut adalah listring program pada proses penampilan hasil
pada website:
/********************************************************************
*/
$widget=@$_GET["widget"];
if($widget=="info"){
$currentTime = time();
$diff=$currentTime-$timestamp;
$seconds_left=60-$diff
if($diff<5){
$style="background-color:white";
$msg="<h2>Data Diterima !!!!</h2>";
$img="<img src='[Link]' alt='Data Datang !!!'
width='60%' height='150'>";
}
else{
$style="background-color:white;color:grey";
$msg="Data expected in:<br> <b style='color:brown;font-
size:40px'>$seconds_left</b> seconds";
$img="";
}
if($diff>60){
$str=timeago2($timestamp);
$ago="(<txt style='color:brown'>$str</txt>)";
}
else{
$ago="";
}
1. Dashboard
Dashboard adalah tampilan yang berisikan informasi yang telah dibuat dengan
program dan menjadi sebuah aplikasi. Pada gambar… terdapat box info dan
FusionCharts sebagai grafik dari wadah penampungan air/ tandon.
2. Box info
berfungsi sebagai info ketika ada data dari air diterima dan ketika data air tidak
diterima. Box info juga menghitung mundur setelah ada data yang masuk setiap 1
menit dan jika tidak masuk akan memberikan 5 detik tambahan waktu jika tidak
ada data, setelah itu box info akan memberikan info jika tidak ada data yang masuk.
3. Grafik
Sebagai grafik tampilan untuk melihat bagaimana kondisi ketinggian air pada
penampungan air sehingga memudahkan dan memperindah tampilan pada aplikasi
dan tidak hanya berupa angka.
4.3 Hasil
Alat ini dirancang untuk mendeteksi tinggi air yang dirancang pada
penampungan air atau tandon air yang digunakan sebagai penampungan air minum lalu
dapat dimonitoring melalui web application yang dapat dimonitoring kapan saja. Untuk
tandon yang digunakan menggunakan tandon air berbahan almunium 1200 Liter yang
dimana mempunyai ukuran lebar 108cm dan tinggi 131cm.
Sistem ini memberikan monitoring yang dapat dilihat secara real time pada web
yang berupa status level air yang dimana dapat dilihat pada box info dan button grafik
serta grafik yang menunjukan gambaran ketinggian air.
Setelah data terkirim dapat langsung dilihat pada database dan web application
yang terkirim tadi secara real time. Sensor ultrasonic akan membaca level air lalu
mengirimkannya ke Raspberyy Pi dan Raspberry Pi akan mengirimkan informasi ke
database dan akan di input web dari database.
Dapat dilihat pada gambar ..sistem ini mempunyai 3 kondisi yang akan di
lihatkan pada box liter air di grafik tandon. Box liter menunjukan warna merah yang
menandakan bahwa air di bawah ketinggian 300 Liter. Sedangkan jika air di atas
ketinggian 600 Liter box info akan memberikan tanda warna berwarna biru dan jika
ketinggian air di bawah 600 Liter akan berwanre oranye.
Ketika alat ini berjalan Raspberry Pi harus selalu menyala. Apabila power alat
ini dimatikan atau dicabut dari sumber listrik maka program akan mati karna perangkat
tidak memiliki power cadangan sebagai pendukung jika power mati, saat perngkat
mendapat power lagi perangkat akan otomatis mengeksekusi program.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diberikan pada bab
sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
5.2 SARAN
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diproleh penulis menyadari bahwa
system monitoring level air tendon menggunakan raspberry pi 3 type B+ masih memili
beberapa kekurangan. Oleh sebab itu untuk mengembangkan menjadi alat yang lebih
baik disarankan untuk dilakukan beberapa hal sebagai berikut :