0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan58 halaman

Monitoring Ketinggian Air Raspberry Pi

Tugas akhir ini membahas monitoring tingkat air menggunakan Raspberry Pi 3 B+. Sensor ultrasonik digunakan untuk membaca tingkat air dan outputnya ditampilkan melalui web agar mudah diakses. Raspberry Pi diprogram untuk bekerja secara otomatis dan memantau tingkat air secara real-time.

Diunggah oleh

Banana Bites
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan58 halaman

Monitoring Ketinggian Air Raspberry Pi

Tugas akhir ini membahas monitoring tingkat air menggunakan Raspberry Pi 3 B+. Sensor ultrasonik digunakan untuk membaca tingkat air dan outputnya ditampilkan melalui web agar mudah diakses. Raspberry Pi diprogram untuk bekerja secara otomatis dan memantau tingkat air secara real-time.

Diunggah oleh

Banana Bites
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS AKHIR

MONITORING KETINGGIAN DAN VOLUME AIR


MENGGUNAKAN RASPBERRY PI 3 B+
Studi Kasus : [Link] Perkasa Abadi

Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan


Program Studi Diploma III Jurusan Teknologi Informasi

Oleh :

[Link] AL KHAUTSAR 18.615.051

JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI


POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

TAHUN 2021
TUGAS AKHIR

MONITORING KETINGGIAN DAN VOLUME AIR


MENGGUNAKAN RASPBERRY PI 3 B+
Studi Kasus : [Link] Perkasa Abadi

Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan


Program Studi Diploma III Jurusan Teknologi Informasi

Oleh :

[Link] AL KHAUTSAR 18.615.051

JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI


POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

TAHUN 2021

i
A FINAL PROJECT REPORT

MONITORING THE HEIGHT AND VOLUME OF WATER


USING A RASPBERRY PI 3 B+
Case Study : [Link] Perkasa Abadi

As one of the conditions to complete


Diploma III Study Program of Informatics Engineering Department of Information
Technology

By :

[Link] AL KHAUTSAR 18.615.051

INFORMATION TECHNOLOGY DEPARTMENT


STATE POLYTECHNIC OF SAMARINDA

2
YEAR 2021

3
MONITORING KETINGGIAN DAN VOLUME AIR
MENGGUNAKAN RASPBERRY PI 3 B+
Studi Kasus : [Link] Perkasa Abadi

Nama Mahasiswa : [Link] Al Khautsar


Nim : 18 615 051
Dosen Pembimbing : Rheo Malani, [Link].,[Link].
: Arief Bramanto Wicaksono Putra, [Link].,MT

ABSTRAK

Air merupakan kebutuhan yang pasti bagi seluruh bentuk kehidupan bagi seluruh
makhluk hidup. Dalam dunia industri dan rumah tangga peranan teknologi sangat
penting pengaruhnya terutama pada bidang air. Seiring berkembangnya teknologi dan
zaman penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari biasanya ditampung dalam sebuah
penampungan air. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan membangun Monitoring level
ketinggian air pada media penyimpanaan air/tandon dengan menggunakan teknologi
Raspberry Pi 3 B+. Raspberyy Pi ini dirancang sebagai mikrokontroller, sensor
ultrasonic HC-SR04 sebagai pembaca level ketinggian air dan web sebagai hasil
outputnya. Hasilnya menunjukan web dapat memberikan informasi level ketinggian air
secara real-time yang diukur oleh sensor ultrasonic HC-SR04 ke tempat penampungan
air/tandon dan dimana Raspberry Pi dapat diprogram agar dapat bekerja secara
otomatis hingga dapat di monitoring melalui web.

Kata kunci : Montioring, Raspberry Pi 3 B+, Sensor ultrasonik


MONITORING THE HEIGHT AND VOLUME OF WATER
USING A RASPBERRY PI 3 B+
Case Study : [Link] PERKASA ABADI

Student’s Name : [Link] Al Khautsar


Reg. Number : 18 615 051
Name of Advisor : Rheo Malani, [Link].,[Link].
: Arief Bramanto Wicaksono Putra, [Link].,MT

ABSTRACT

Water is a definite need for all forms of life for all living creatures. In the world of
industry and households, the role of technology is very important its influence
especially in the field of water. As the development of technology and the age of the
use of water in daily life, are usually accommodated in a water reservoir. This research
was conducted with the aim of building Monitoring water level in media penyimpanaan
water/reservoir with the use of technology Raspberry Pi 3 B+. Raspberyy Pi is designed
as a microcontroller, ultrasonic sensor HC-SR04 as a reader of water level, and the web
as a result of the output. The result shows the website can provide information on water
level, in real-time which is measured by the ultrasonic sensor HC-SR04 to the shelter
of water/reservoir and where the Raspberry Pi can be programmed to work
automatically to the monitoring through the web

Keywords: monitoring, Raspberry Pi 3 B+, ultrasonic Sensor


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Air merupakan kebutuhan yang pasti bagi seluruh bentuk kehidupan bagi seluruh
makhluk hidup. Manusia sangat membutuhkan air sebagai keperluan hidup, baik untuk
konsumsi maupun untuk kebutuhan pekerjaan sehari-hari. Penggunaan air untuk
konsumsi yang dimaksud adalah seperti minum dan memasak serta untuk membantu
pekerjaan sehari-hari seperti mandi, mencuci dan menyiram tanaman.

Dalam dunia Industri dan rumah tangga peranan teknologi sangat penting
pengaruhnya, terutama pada bidang air. Seiring berkembangnya teknologi dan zaman,
penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari biasanya ditampung dalam sebuah
penampungan air. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jika suplai air mati
akibat gangguan air dan musim kemarau.

Pada tahun 2017, Rella mareta, afra dkk membuat penelitian yang bertema
“pendeteksi ketinggian air interaktif dengan aplikasi telegram berbasis raspberry pi”
Penelitian ini dilakukan dengan merancang alat untuk memantau ketinggian air di
waduk melalui aplikasi Telegram messenger. Hasilnya menunjukkan bahwa alat
tersebut dapat memberikan informasi tingkat air di reservoir. Pengguna juga dapat
meminta informasi tingkat air reservoir, dimana alat akan memberikan informasi secara
otomatis saat air di waduk melebihi batas normal.

Demikian, dengan di-buatnya system monitoring level ketinggian air ini agar dapat
memudahkan manusia dalam melakukan monitoring level ketinggian air dan tidak
terjadi kekosongan. Maka dari kesimpulan diatas bahwa Tugas Akhir yang penulis buat
ini berjudul “ Monitoring level Ketinggian air menggunakan Raspberry Pi”.

1.2 Rumusan Masalah


Pada penelitian ini dapat dirumuskan masalah bagaimana merancang dan
mengimplementasikan Monitoring level ketinggian air menggunakan Raspberry Pi 3
type B+?

1.3 Batasan Masalah


A. Ruang Lingkup
1. Media penampungan air yang digunakan adalah tandon 1200L
2. Air yang digunakan adalah air berwarna bening bersih
B. Asumsi
1. Penulis menggunakan Raspberry pi 3 type B+.
2. Modul sensor yang digunakan Sensor HC-SR04.
3. Web sebagai pendukung hasil output.

1.4 Tujuan Penelitian


Tujuan penulisan penelitian adalah Bagaimana membangun monitoring level
ketinggian air pada media tandon dengan menggunakan teknologi Raspberry Pi.

1.5 Manfaat Penelitian


Manfaat Penelitian :
A. Bagi Penulis :
1. Untuk Menerapkan ilmu dan teori yang di peroleh selama perkuliahan.
2. Menambah wawasan dan belajar tentang system Monitoring level
Ketinggian Air menggunakan Raspberry pi 3 type B+
B. Bagi Masyarakat
Diharapkan semoga dapat bermanfaat untuk membantu monitoring air
bersih di dalam tandon dan diharapkan dapat membantu menghemat air.
C. Bagi Mahasiswa dan Pembaca
Dapat menjadi refrensi bacaan dan informasi khusunya bagi teman
teman mahasiswa Teknologi Informasi yang sedang menyusun Tugas Akhir
dengan Pokok Permasalaahan
D. Bagi Lembaga
Dapat menciptakan alat praktikum yang lebih variatif sebagai bahan
belajar untuk mahasiwa Teknologi Informasi.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Kajian Ilmiah


Beberapa refrensi penelitian serupa yang berkaitan dengan penelitian ini dan
menjadi rujukan di antaranya adalah:
(Mareta, Rahmaningsih, and Firmansyah 2017) pernah membuat penelitian
yang bertema Pendeteksi “Ketinggian Airinteraktif Dengan Aplikasi Telegram
Berbasis Raspberry Pi”. Penelitian ini dilakukan dengan merancang alat untuk
memantau ketinggian air di waduk melalui aplikasi chat (Telegram messenger). Alat
ini dirancang dengan menggunakan Raspberry Pi sebagai komputer mini untuk
mengatur kerja sistem, sensor Ultrasonik HC-SR04 sebagai pembaca tingkat air, motor
servo sebagai alat buka-tutup otomatis, dan aplikasi chat Telegram yang telah di-
download dan di-instal pada smartphone. Hasilnya menunjukkan bahwa alat tersebut
dapat memberikan informasi tingkat air di reservoir. Pengguna juga dapat meminta
informasi tingkat air reservoir, dimana alat akan memberikan informasi secara otomatis
saat air di waduk melebihi batas normal.
(Akhiruddin 2018) juga pernah membuat penelitian yang berjudul “ Rancang
Bangun Alat Pendeteksi Ketinggian Air Sungai Sebagai Peringatan Dini Banjir
Berbasis Arduino Nano”. Penelitian ini dilakukan guna untuk meminimalisir bencana
banjir dengan menciptakan inovasi alat pendeteksi ketinggian air sungan yang dapat di
monitoring melalui internet. Alat ini memerlukan rancangan system berbasis Arduino
Nano menggunakan teknologi website thingspeak dan aplikasi thingsview android
yang dapat memberikan informasi ke seluruh masyarakat. Dengan adanya alat tersebut,
masyarakat yang bermukim di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat memantau
ketinggian air sungai tersebut untuk mengetahui lebih awal jika terjadinya bencana.
Prototipe sistem peringatan dini dibangun menggunakan sensor ultrasonik HCSR04
yang diletakkan pada pipa paralon di atas permukaan air sungai sebagai input data
ketinggian air. Suhu dan kelembaban lokasi dideteksi oleh sensor DHT11, Arduino
Nano sebagai pemroses data ketinggian air, suhu dan kelembaban. ESP8266 sebagai
IOT untuk mengirimkan sinyal melalui jaringan internet ke website dan aplikasi
Thingview. Pada tampilan Monitoring, Ketinggian air sungai, suhu dan kelembaban
udara ditampilkan dalam bentuk grafik yang disertai dengan waktu yang real. Selain
itu, alat ini juga diberi alaram pada saat air sudah memasuki Level Bahaya
Penelitian yang berjudul “Rancangan Bangun Unit Pengendalian Ketinggian
Air Dalam Tandon” juga pernah di buat oleh (Widiasih and Murnawan 2016) Teknik
Industri. Penelitian ini bertujuan untuk selalu membantu memenuhi kebutuhan sehari-
hari, banyaknya air dalam tandon harus selalu terjaga, yaitu tidak boleh kurang dari
batas minimal dan tidak boleh lebih dari batas maksimal. Karenanya pengisian tandon
harus terkendali. Dari sejumlah unit pengendali ketinggian air dalam tandon ternyata
dijumpai banyak kelemahan. Penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan inovasi unit
pengendali sebagai bentuk penyempurnaan unit pengendali yang selama ini ada. Unit
pengendali dirancang dengan menggunakan sensor ketinggian air. Dengan analisis
SWOT dan analisis skala Likert akhirnya didapatkan bahwa unit pengendali yang baru
mempunyai kinerja yang baik dan dapat diterima oleh masyarakat.
Penelitian yang berjudul “Komparasi Sensor Ultrasonik HC-SR04 dan JSN-
SR04T Untuk Aplikasi Sistem Deteksi Ketinggian Air” pernah di buat oleh (Purwanto
et al. 2019) Mahasiswa Universitas Widya Dharma Klaten Fakultas Teknik Elektro.
Penelitian ini di buat untuk mengamati ketinggian air sungai menggunakan sensor
ultrasonik. Sensor ultrasonik adalah sensor yang bekerja berdasarkan prinsip pantulan
gelombang suara yang fungsinya mengukur besaran jarak dan kecepatan. Sensor
ultrasonik yang digunakan adalah sensor HC-SR04 dan sensor JSN-SR04T. Hasil
pengukuran ketinggian air pada kedua sensor ini akan dibandingkan. Dari hasil
penelitian tingkat presisi dan akurasi dari sensor ultrasonik JSN-SR04T menunjukkan
hasil yang lebih bagus dibandingkan dengan sensor ultrasonik HCSR04. Hasil
pengukuran memperlihatkan rata-rata hasil perhitungan error pengukuran ketinggian
air. Sensor JSN-SR04T menunjukkan menunjukkan rata-rata error 1,28%, sedangkan
sensor HC-SR04 menunjukkan rata-rata error 2,48%.
(Ummul Khair 2020) Mahasiswa Universitas Harapan Medan Pernah membuat
Penelitian yang berujudl “Alat Pendeteksi Ketinggian Air dan Keran Otomatis
Menggunakan Water Level Sensor Berbasis Arduino Uno”. Dalam penelitian ini
bertujuan untuk membuat inovasi teknologi yang di kembangkan membantu dalam
mengontrol air secara otomatis yang di hubungkan melalui modul GSM yang akan
memberikan sms ke nomor handphone pengguna. Alat tersebut berkerja mendeteksi
ketinggian air dengan water level sensor dimana sensor tersebut memiliki empat titik
level ketinggian air dan saat air pada bak mandi telah kosong GSM akan memberikan
pemberitahuan dan perintah untuk menghidupkan keran air melalui sms. Alat yang
sudah di berikan perintah untuk menghidupkan pompa dan keran air semua di kontrol
dengan relay sebagai saklar pada kedua komponen, air akan naik dan menyentuh salah
satu titik level sensor kemudian sensor membaca dan akan muncul pemberitahuan ke
LCD bahwa air telah sampai pada titik level.

2.2 Landasan Teori


2.2.1 Water Level
Water level sendiri adalah seperangkat alat yang digunakan untuk mengukur
volume air ditempat yang tidak sama agar mendapat data perbandingan dari tempat
yang tak terlihat atau terjangkau. Dan dapat digunakan untuk mengukur air yang
tidak dapat dilihat dengan mata sehingga digunakan seperangkat alat untuk
mengetahui volume air.
1.2.2 Raspberry Pi 3 B+
Raspberry Pi, sering disingkat dengan nama Raspi, adalah komputer papan
tunggal (single-board circuit; SBC) yang seukuran dengan kartu kredit yang dapat
digunakan untuk menjalankan program perkantoran, permainan komputer, dan
sebagai pemutar media hingga video beresolusi tinggi dan mampu membuat
proyek-proyek menarik lainnya. Raspberry Pi dikembangkan oleh yayasan nirlaba,
Rasberry Pi Foundation, yang digawangi sejumlah pengembang dan ahli komputer
dari Universitas Cambridge, Inggris.
Raspberry Pi memiliki komponen yang hamir serupa dengan computer pada
umumnya. Seperti CPU, GPU, RAM, Port USB, Audio Jack HDMI, Ethernet dan
GPIO. Untuk tempat penyimpanan data dan system operasi Raspberry Pi tidakk
menggunakan harddsikk drive ((HDD) melainkan menggunakan Micro SD dengan
kapasitas paling tidak 4GB, sedangkan untk sumber tenaga berasalah dar micro
USB power dengan sumber daya yang direkomendasikan yaitu 5V dan minimal
arus 700mA.
Raspberry Pi dapat digunaka layaknya PC konvensional, seperti untu mengetik
dokuen atau sekedar browsing. Namun Raspberry Pi juga dapat digunaan untuk
membuat ide-ide inovatif seperti membuat robot yang dilengkapi dengan Raspberry
Pi dan kamera, atau mungkin dapat membuat suer computer yang dibuat dari
beberapa buah Raspberry Pi. Kelengkapan Raspberry Pi di antara memiiki port atau
koneksi untuk dislay berupa TV atau monitor serta koneksi USB untuk keyboard
serta mouse.
Gambar 2.1 Raspberry Pi 3 Type B+

Pi GPIO adalah pin atau terminal tambahan input output yang khusus
dipasang diboard raspberry pi untuk koneksi ke perangkat luar, gambar dilingkari
merah, biasa disebut sebagai header GPIO.
Untuk bisa memanfaatkannya kita hanya butuh mengenal fungsi pin dan sedikit
settingan dari sisi program. GPIO di raspi ada yang memiliki 26 pin dan 40 pin
tergantung model dari raspi. GPIO dimanfaatkan sebagai alternatif komunikasi
raspi ke dunia luar persis seperti USB port atau Ethernet. Yang membedakannya
adalah lebih flexible dalam pengkabelan. Melalui terminal GPIO kita bisa
menghidupkan lampu LED, memutar dinamo, membaca suhu dari sensor dan
banyak lagi. Isi utama dari header GPIO adalah.
1. Power supply (3.3 V dan 5 V, masing masing 2 set)
2. UART ( Universal asynchronous receiver transmitter, 1 set)
3. SPI (Serial Peripheral Interface)
4. I2C (Inter-Integrated Circuit) -EEPROM
5. GPIO (General Purpose Input Output)
6. PWM (Pulse width modulation)

Gambar 2.2 Pin GPIO Raspberry PI 3

Header GPIO memiliki pin isi 26 dan isi 40, keduanya memiliki konfigurasi
yang sama. Pin gpio memiliki dua sistem penomoran

1. Broadcom (BCM) sistem penomoran di software.


2. GPIO Board, nomor yang langsung tampak di boar PCB.

Kita hanya boleh menggunakan salah satu sistem penomoran. Untuk


menentukan pilihan dibutuhkan inisialisasi, yaitu dengan mendeklarasikan
sistem penomoran di script program
Gambar 2. Raspberry Pi GPIO Header

2.2.3 Sensor Ultrasonic HC-SR04


Sensor ultrasonik adalah sebuah sensor yang berfungsi untuk mengubah
besaran fisis (bunyi) menjadi besaran listrik dan sebaliknya. Cara kerja sensor ini
didasarkan pada prinsip dari pantulan suatu gelombang suara sehingga dapat dipakai
untuk menafsirkan eksistensi (jarak) benda dengan frekuensi tertentu Sensor ultrasonik
dalam memancarkan gelombang ultrasonik dan menerima gelombang yang di
pantulkan oleh benda, Sensor Ultrasonik memiliki komponen khusus yaitu Triger dan
Echo. Disini Triger berfungsi untuk memancarkan gelombang ultrasonik dan
sebaliknya echo berfungsi untuk menerima pancaran gelombang yang di pantulkan
tersebut. Sehingga dalam penghitungan jarak sebuah objek yang memantulkan
gelombang itu memiliki rumus dimana kecepatan gelombang suara yang biasanya
bernilai 340 m/s akan di kali dengan lama waktu yang dibutuhkan untuk menerima
gelombang dari triger lalu echo dibagi dua.
Pada sensor ultrasonik, gelombang ultrasonik dibangkitkan melalui sebuah alat
yang disebut dengan piezoelektrik dengan frekuensi tertentu. Piezoelektrik ini akan
menghasilkan gelombang ultrasonik (umumnya berfrekuensi 40kHz) ketika sebuah
osilator diterapkan pada benda tersebut. Secara umum, alat ini akan menembakkan
gelombang ultrasonik menuju suatu area atau suatu target. Setelah gelombang
menyentuh permukaan target, maka target akan memantulkan kembali gelombang
tersebut. Gelombang pantulan dari target akan ditangkap oleh sensor, kemudian sensor
menghitung selisih antara waktu pengiriman gelombang dan waktu gelombang pantul
diterima.

Gambar 2. 3 Sensor Ultrasonik HC-SR04 dan Cara Kerja Sensor Ultrasonik

Tabel 2. 1 Pin Sensor ultrasonic HC-SR04


Pin Pin
Deskripsi
Number Name

Pin Vcc memberi daya pada sensor, biasanya dengan +


1. Vcc
5V

Pin Trigger Adalah Pin Inputan. Pin ini harus dijaga


2. Trigger tinggi selama 10s untuk menginisialisasi pengukuran
dengan mengirimkan gelombang US

Pin Echo Adalah Pin Output. Pin ini menjaga tinggi untuk
3. Echo periode waktu yang akan sama dengan waktu yang di
butuhkan gelombang US untuk kembali ke Sensor

4. Ground Pin ini terhubung ke Ground sistem.

2.2.4 Web Application


Web aplikasi (Web Application) merupakan aplikasi yang dapat di akses
melalui web dengan menggunakan jaringan internet. Web aplikasi merupakan sebuah
perangkat lunak computer yang di kodekan dalam Bahasa pemrograman yang
mendukung perangkat lunak berbasis web sepeti HTML, CSS, Javascript, PHP, serta
Bahasa pemrograman lainnya. Berikut penjelasan tentang HTML, CSS Javascript dan
PHP:

1. HTML
Bahasa pemrograman HTML (Hypertext Markup Langue) yakni bahasa standar
yang digunakan untuk membangun aplikasi web. Sebuah aplikasi web akan
selalu ada struktur HTML di dalamnya. Oleh karna itu HTML adalah Bahasa
pemrograman yang sangat wajib untuk di kuasi jika ingin mempelajari tentang
web. untuk membuat sebuah halaman web, secara teknis HTML bukanlah
bahasa pemrograman namun bahasa terstruktur yang fungsinya untuk menandai
(Mark) bagian-bagian halaman, HTML terdiri dari beberapa susunan yaitu Tag,
Elemen, dan Atribut sehingga browser dapat menerjemahkan dokumen HTML
ke bentuk visual dan suara. Salah satu kemudahan html adalah bersifat client-
side scripting, sehingga untuk menjalankan file html hanya dengan klik kanan
lalu open file atau double klik pada file html. Apa itu client-side scripting?
client-side programming adalah program komputer yang dapat di jalankan pada
sisi client di olah oleh web browser, dengan kata lain setiap informasi yang di
minta oleh pengguna melalui web browser maka pengolahan data terjadi pada
komputer browser pengguna.
2. CSS
CSS merupakan singkatan dari “ Cascading Style Sheets”, sesuai dengan
namanya CSS memiliki sifat “style sheet language” yang berarti bahasa
pemrograman yang digunakan untuk web design. CSS adalah bahasa
pemrograman yang digunakan untuk men-design sebuah halaman website.
Dalam mendesign halaman website CSS menggunakan penanda yang kita kenal
dengan id dan class. Seiring berkembangnya dunia pemrograman dan
teknologi, CSS tidak Cuma digunakan di HTML dn XHTML saja. Tapi sudah
bisa digunakan untuk mendesign tampilan aplikasi android. CSS di akses
menggunakan id atau class.
CSS dapat mengubah font, ukuran font, warna dan format font. Mengatur
ukuran layout, lebar tinggi dan warna element, mengubah tampilan form,
membuat halaman website yang responsive dan masih banyak lagi yang dapat
dilakukan oleh CSS. Untuk mendesign font dapat dilakukan dengan
mendefinisikan font, untuk mengatur warna bisa menggunakan color, margins
digunakan untuk mengatur warna atau gambar pada latar belakang bisa
menggunakan background.

3. Javascript
Bahasa pemrograman Javascript yaitu Bahasa pemrograman yang
digunakan untuk mengolah halaman web untuk menangani aksi-aksi dari user,
dan animasi yang di jalankan di sisi mesin client. Javascript merupakan bahasa
pemrogrman yang berguna untuk membuat interaksi pada website sehingga
membuat efek-efek pada website. Javascript sudah menjadi salah satu bahasa
pemrogrman yang wajib dan harus dikuasai untuk membangun website yang
modern. Javascript menjadi kebutuhan bagi programer yang akan
mengkhususkan diri dibagian web design. Pada perkembangan dunia website
sekarang ini javascript sudah menjadi bahasa pemrograman yang bisa
menggantikan atribut HTML, CSS, dan membuat form validasi dan masih
banyak lagi yang bisa dilakukan javascript.
4. PHP
Bahasa pemrograman PHP(Hypertext Preproccesor) adalah sebuah Bahasa
pemrograman server side scripting yang bersifat open source. Bahasa
pemrograman ini banyak di gunakan untuk pengembangan website. PHP
merupakan Bahasa pemrograman server side, maka script dari PHP nantinya
akan diproses di server. PHP dijalankan melalui aplikasi web browser sama
halnya seperti HTML. Hampir semua situs-situs besar dan populer
dikembangkan menggunakan PHP.
PHP mulai dikembangkan pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdofr , seorang
software engineer asal Greenland sekitar tahun 1995. Pada awalnya PHP
digunakan Rasmus hanya sebagai pencatat jumlah pengunjung pada website
pribadi beliau. Karena itu bahasa tersebut dinamakan Personal Home Page
(PHP) Tools. Tetapi karena perkembangan nya yang cukup disukai oleh
komunitas nya, maka beliau pun merilis bahasa PHP tersebut ke publik dengan
lisensi open-source. Saat ini, PHP adalah server-side scripting yang paling
banyak digunakan di website-website di seluruh dunia, dengan versi sudah
mencapai versi 5 dan statistiknya terus bertambah.
Untuk dapat berjalan, PHP membutuhkan web server, yang bertugas untuk
memproses file-file php dan mengirimkan hasil pemrosesan untuk ditampilkan
di browser client. Oleh karena itu, PHP termasuk server-side scripting (script
yang diproses di sisi server). Web server sendiri adalah software yang diinstall
pada komputer lokal ataupun komputer lain yang berada di jaringan intranet /
internet yang berfungsi untuk melayani permintaan-permintaan web dari client.
Web server yang paling banyak digunakan saat ini untuk PHP adalah “Apache”
([Link]). Selain Apache, PHP juga memerlukan PHP binary
([Link]) yang bisa dikonfigurasikan sebagai modul Apache atau pun
sebagai aplikasi CGI. Untuk media penyimpanan datanya (database server),
PHP biasa menggunakan ”MySQL” ([Link]).
Untuk menginstall dan mengkonfigurasi ketiga software tersebut (Apache,
MySQL, PHP) agar dapat berjalan dan saling terhubung, memang cukup sulit.
Maka dari itu dibuatlah paket software LAMP, XAMPP, MAMP, WAMP, dll
yang tinggal kita install dalam satu kali installasi. Dalam satu kali installasi,
sudah mencakup ketiga software tersebut dan sudah dikonfigurasi untuk
keperluan lingkungan pengembangan aplikasi web. Sehingga, programmer web
hanya tinggal menulis program PHP dan langsung menjalankan / mengetest
program yang ditulis tersebut melalui web browser. Untuk mendapatkan paket
software web server tersebut silakan download dari website yang bersangkutan
(untuk XAMPP: [Link], dan untuk WampServer:
[Link]/en/).

2.2.5 Python
Python adalah Bahasa pemrograman interpretative multiguna. Tidak seperti
Bahasa lain yang susah untuk baca dan di pahami, python lebih menekankan pada
keterbacaan kode agar lebih mudah memahami sintak. Hal ini membuat Pyhton sangat
mudah di pelakari baik untuk pemula maupun untuk yang sudah menguasai Bahasa
pemrograman lain.

Python diciptakan oleh Guido van Rossum pertama kali di Centrum Wiskunde
& Informatica (CWI) di Belanda pada awal tahun 1990-an. Bahasa python terinspirasi
dari bahasa pemrograman ABC. Sampai sekarang, Guido masih menjadi penulis utama
untuk python, meskipun bersifat open source sehingga ribuan orang juga berkontribusi
dalam mengembangkannya. Di tahun 1995, Guido melanjutkan pembuatan python
di Corporation for National Research Initiative (CNRI) di Virginia Amerika, di mana
dia merilis beberapa versi dari python.

Gambar 2. 4 Python

Pada Mei 2000, Guido dan tim Python pindah ke [Link] dan membentuk
tim BeOpen PythonLabs. Di bulan Oktober pada tahun yang sama, tim python pindah
ke Digital Creation (sekarang menjadi Perusahaan Zope). Pada tahun 2001,
dibentuklah Organisasi Python yaitu Python Software Foundation (PSF). PSF
merupakan organisasi nirlaba yang dibuat khusus untuk semua hal yang berkaitan
dengan hak intelektual Python. Perusahaan Zope menjadi anggota sponsor dari PSF.
Semua versi python yang dirilis bersifat open source. Dalam sejarahnya, hampir semua
rilis python menggunakan lisensi GFL-compatible

2.2.6 MySQL
MySQL adalah sebuah database management system (manajemen basis data)
menggunakan perintah dasae SQL (Structured Query Langue) yang cukup terkenal.
Database management system(DBMS) MySWL multi pengguna dan multi alur ini
sudah di pakai lebih dari 6 juta pengguna di seluruh dunia

2.2.7 Junction Box


Dimana fungsi utama dari junction box ini adalah untuk menyembunyikan
kumpulan jaringan kabel. Selain kabel tersimpan lebih rapi, kabel-kabel yang
digunakan pada perangkat elektrik ini akan terhindar dari korsleting, karat, ataupun
gangguan lainnya. Untuk peletakan kabel-kabel yang akan saling berhubungan ini, ada
baiknya diperhatikan dengan seksama. Tujuannya tentu untuk menghindari hal-hal
yang tidak diinginkan. Di sinilah peran sebuah junction box sangat dibutuhkan.
Meskipun tidak sedikit yang mengabaikan, namun sebetulnya benda ini akan sangat
membantu Anda
Gambar 2. 5 Junction Box

2.2.8 Tangki Air


Tangki air digunakan untuk menyediakan persediaan air untuk digunakan di
banyak aplikasi, minum air, irigasi pertanian, penindasan api, pertanian, baik untuk
tanaman dan ternak, produksi kimia, persiapan makanan serta penggunaan lainnya.
Parameter tangki air termasuk desain umum tangki, dan pilihan bahan konstruksi,
lapisan. Berbagai bahan yang digunakan untuk membuat sebuah tangki air: plastik
(poliethylene, polypropylene), fiberglass, beton, batu beton, karbon atau tahan karat).
Tangki air adalah cara efisien untuk membantu negara berkembang menyimpan air.

Sepanjang sejarah, kayu, keramik dan tangki batu telah digunakan sebagai
tangki air. Kontainer ini semua alami dan beberapa orang dibuat dan beberapa tank ini
masih dalam pelayanan. Indus Valley peradaban (3000-1500 SM) menggunakan
lumbung dan tangki air. Medevalcastles membutuhkan tangki air untuk pembela untuk
bertahan pengepungan. Sebuah tangki air kayu ditemukan di Invenevo State Reserve
(California) telah kembali untuk fungsionalitas setelah ditemukan benar-benar
ditumbuhi dengan ivy. Ini telah dibangun pada tahun 1884.

2.2.9 Multitaster
Sejarah 1920 Pocket MultimeterAvometer Model 8 Bergerak-pointer pertama
saat-mendeteksi perangkat adalah galvanometer tahun 1820. Ini digunakan untuk
mengukur resistensi dan tegangan dengan menggunakan sebuah jembatan Wheatstone,
dan membandingkan kuantitas yang tidak diketahui ke tegangan referensi atau
perlawanan. Sementara berguna dalam laboratorium, perangkat yang sangat lambat dan
tidak praktis di lapangan. Ini galvanometers yang besar dan halus. D'Arsonval / Weston
gerakan meter menggunakan semi logam halus untuk memberikan pengukuran yang
proporsional, bukan hanya deteksi, dan built-in magnet permanen yang terbuat
lapangan defleksi independen dari orientasi meter.
Fitur-fitur ini diaktifkan dengan jembatan Wheatstone pengeluaran, dan membuat
pengukuran cepat dan mudah. Dengan menambahkan resistor seri atau shunt, lebih dari
satu rentang tegangan atau arus dapat diukur dengan satu gerakan.
Multimeter diciptakan di awal 1920-an sebagai radio penerima dan perangkat
tabung vakum elektronik lainnya menjadi lebih umum. Penemuan multimeter pertama
dikaitkan dengan Kantor Pos insinyur Inggris, Donald Macadie, yang menjadi tidak
puas dengan harus membawa instrumen yang terpisah diperlukan untuk pemeliharaan
sirkuit telekomunikasi. Macadie menemukan alat yang bisa mengukur ampere (amp) ,
volt dan ohm, sehingga meteran multifungsi kemudian dinamai avometer. Meteran
terdiri meter coil bergerak, tegangan dan resistor presisi, dan switch dan soket untuk
memilih kisaran. Macadie mengambil idenya ke Coil yang Winder Otomatis dan
Perusahaan Peralatan Listrik (ACWEEC, didirikan pada ~ 1923). The AVO pertama
memakai dijual pada tahun 1923, dan meskipun itu awalnya DC, banyak fitur-fiturnya
tetap hampir tidak berubah melalui Model terakhir 8.
Meter arloji saku gaya yang digunakan secara luas pada tahun 1920, dengan biaya
yang jauh lebih rendah daripada Avometers. Kasus logam biasanya terhubung dengan
koneksi negatif, pengaturan yang menyebabkan kejutan listrik banyak. Spesifikasi
teknis perangkat ini sering mentah, misalnya satu ilustrasi memiliki resistansi hanya 33
ohm per volt, skala non-linear dan tidak ada penyesuaian nol. Setiap meteran akan
memuat sirkuit yang sedang diuji untuk beberapa contoh [Link], sebuah
microammeter dengan skala penuh saat 50 microamps, sensitivitas tertinggi yang
umum tersedia, harus menarik setidaknya 50 microamps dari sirkuit yang sedang diuji
untuk membelokkan sepenuhnya. Hal ini mungkin memuat rangkaian impedansi tinggi
begitu banyak untuk mempengaruhi sirkuit, dan untuk memberikan pembacaan yang
rendah. (Sulis. 2014).
Pengertian Multimeteradalah alat pengukur listrik yang sering dikenal
sebagai VOM (Volt/Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter),
hambatan (ohm-meter), maupun arus (amper-meter) (Sunarto. 1998). Avometer
sebagai istilah dapat dipandang sebagai kependekan dari amper-volt-ohm-meter,
digunakan sebagai nama bagi sebuah alat yang dengan mengatur tombol selektornya
dapat difungsikan sebagai ampermeter, atau sebagai voltmeter, atau sebagai ohm
meter. Dengan dilengkapi oleh bermacam-macam nilai shunt dan multiplier, maka
sebuah avometer biasanya memiliki bermacam-macam batas ukur untuk kuat arus dan
beda potensial listrik. Avometer juga dapat digunakan untuk mengukur kuat arus dan
beda potensial listrik AC dan DC dengan batas-batas tertentu (Sutrisno. 2016).
Multimeter merupakan alat ukur yang paling banyak dipergunakan oleh para praktisi,
hobist dan orang yang bekerja berkaitan dengan rangkaian listrik dan elektronika (Sri
Waluyanti. 2008).
Gambar 2. 6 Multitaster
BAB III
METODELOGI PENELITIAN

3.1 Tempat dan Waktu Pelaksanaan


3.1.1 Tempat
Penelitian ini dilaksanan di [Link] PERKASA ABADI Site MHU, Loh
Sumber, Kec. Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur 75133.

3.1.2 Waktu Pelaksanaan


Waktu Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam waktu 4 bulan, pada bulan
Maret 2021 sampai Juni 2021. Adapun jadwal penelitian ini sebagai berikut :

Tabel 3. 1 Waktu Pelaksanaan

TAHAPAN TAHUN 2021


No
PENELITIAN MARET APRIL MEI JUNI JUNI
1 Riset Awal ☒

2 Pengajuan Judul ☒

3 Mendesain Model ☒

4 Merancang Sistem ☒
Membangun
5 ☒ ☒ ☒
Produk
6 Pengujian Hasil ☒ ☒
Penyusunan
7 ☒ ☒ ☒ ☒ ☒
Laporan
3.2 Objek Penelitian
Objek penguji dari penelitian ini adalah jarak ketinggian level air pada
penampungan air yaitu tandon terhadapat sensor ultrasonic. Air yang di-gunakan
sebagai bahan penelitian ini adalah air bersih yang tidak berwarna. Penelitian ini
dilakukan untuk memonitoring ketinggian level air secara online sehingga dapat
membantu dalam monitoring level ketinggian air tanpa harus pergi kelokasi
penampungan.

3.3 Alat dan Bahan

Software yang digunakan untuk programm aplikasi dan script running perangkat
menggunakan berbagai Software yang di tuliskan pada tabel 3.2

Tabel 3. 2 Software

No Nama Spesifikasi Fungsi

Membuat program yang akan


1. Python 3.8 Versi 3.8 digunakan pada module Sensor
Ultrasonic
Membuat program Web sebagai
2. Sublime text 3 Versi 3
Monitoring

Daftar Alat dan komponen yang akan digunakan dalam penulisan ini akan
dituliskan pada tabel 3.3

Tabel 3. 3 Alat dan Komponen

No Nama Alat Spesifikasi Fungsi Jumlah


Debian OS, 1GB Sebagai Mikrokontroller dan
Raspberry Pi 3 1 pcs
1. RAM, 16GB SD sebagai server lokal yang akan
B+
CARD MINIMUM digunakan
Tegangan : 5V DC.
Arus statis : < 2mA.
Level output : 5v –
0V.
Sensor Ultrasonic Digunakan sebagai alat
2. Sudut sensor : < 15 1pcs
HC-SR04 pengukur ketinggian level air
derajat. Jarak yg bisa
dideteksi : 2cm –
450cm (4.5m)

Tandon air atau Digunakan sebagai sarana


3. 1200L 1pcs
toren air penyimpanan air
4. Digunakan sebagai kabel
Jumper - 10pcs
penghubung
Sebagai tempat mikrokontroler
Panjang 15 cm x Lebar
5. Junction Box agar tidak terkena air langsung 1pcs
9.5 cm x Tinggi 5 cm
dan tempat kabel
Tipe: MB-102, Jumlah
lubang: 830 Diameter berfungsi untuk merancang
6. BreadBoard lubang: 0.8 mm sebuah rangkaian elektronik 1pcs
Ukuran: 16.5 cm x 5.5 sederhana.
cm
3.4 Tahapan Penelitian

Mulai

Pra Riset

Riset Awal Studi literatur

Perancangan

Perancangan Perancang Desain


Desain sistem Perangkat

Hasil dan pembahasan

Implementasi Kesimpulan

Selesai

Gambar 3. 1 Tahapan Penelitian


3.4.1 Pra riset
Tahapan yang di perlukan sebagai dasar penelitian dalam mempelajari segala
hal yang terkait topic yang diteliti. Bagian-bagian yang perlu dipelajari dimana studi
yang diperluka dipelajari adalah :
1. Riset Awal
Diperlukan riset awal sebagai dasar penelitian dalam mempelajari segala hal
yang terkait topik penelitian. Hal ini bertujuan agar nantinya tidak mengalami kendala-
kendala dasar yang memperlambat proses pengerjaan tugas akhir ini.
2. Studi Literatur
Mempelajari literatur dari penelitian yang pernah dilakukan sebelum mengenai
pembuatan sistem monitoring level ketinggian air. Mencari karakteristik sensor yang
tepat untuk digunakan pada air bening, mencari tahu ketinggian yang optimal untuk
wadah penyimpanan air atau tandon 1200L.

3.4.2 Perancangan
Perancangan dilakukan agar dapat terstruktur dan memudahkan kita dalam
tahapan pembuatan, Tahapan dibagi menjadi dua yaitu :

1. Perancangan Desain Sistem

perancangan sistem adalah tahapan dari sebuah proses pendefinisian


kebutuhan-kebutuhan dari siklus perkembangan sistem baru atau sistem yang akan
dibentuk.

2. Perancangan Desain Perangkat


Perancangan perangkat dilakukan agar dapat memudahkan sebelum dilakukan
installasi pada perangkat dan membuat perangkat menjadi rapi dan terhindar dari
berbagai macam masalah.
3.4.3 Implementasi
1. Implementasi

Implementasi merupakan tahapan penerapan perangkat keras dan lunak sesuai


dengan perancanaan yang telah dibuat agar sistem dapat bekerja sesuai kebutuhan dan
fungsinya.

2. Kesimpulan

Akan didapat sebuah kesimpulan jika sudah dilakukan semua metode yang
akan menjadi bahan acuan sebagai perbaikan dan pengembangan.

3.5 Teknik Pengumpulan dan Analisis Data


Teknik pengumpulan dan analisis data yang dilakukan penulis untuk menyusun
Laporan Tugas Akhir ini melalui beberapa tahap. Tahapan-tahapan tersebut adalah
sebagai berikut:
1. Tahap Observasi
Penerapan secara observasi adalah dengan melakukan pengamatan dan
pengujian secara langsung di lapangan yang berkaitan tentang sensor terhadap
ketinggian air dan menghitung volume.
2. Studi Literatur
Studi literatur digunakan untuk melakukan pembelajaran tentang sensor HC-
SR 04, Raspberry PI 3 B+, dan web aplikasi yang terdapat pada beberapa sumber
literatur. Sumber-sumber yang digunakan berasal dari jurnal, textbook, dan Tugas
Akhir Kating.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Perancangan
4.1.1 Perancangan Desain Perangkat Keras
Sebelum Installasi Perangkat di perlukan sebuah gambar rangkaian dari seluruh
komponen yang di gunakan sehingga dapat mengetahui beberapa fungsi dari board dan
modul. Dalam perancangan sistem Monitoring Level Ketinggian Air menggunakan
Raspberry Pi 3 B+ penulis membuat Diagram blok system pada Gambar 4.1
INPUT PROSES OUTPUT

Mikrokontroler
HC-SR04 Monitoring
Raspberry Pi 3 B+

Database

Gambar 4. 1 Diagram blok system

Fungsi-Fungsi diagram blok

1. Sensor Ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi level ketinggian air

2. Mikrokontroler Rasoberry Pi 3 B+, berfungsi sebagai pengolah data yang


diterima dari sensor.

3. MySQL adalah database untuk menyimpan hasil dari sensor yang dikirim
Raspberry Pi

4. web sebagai Output dari hasil data yang sudah dikirim ke database dan di
tampilkan kedalam web.
Dalam perancangan perangkat penempatan alat sangat penting karna sensor
yang digunakan akan berada di atas permukaan air sehingga dibutuhkan rancangan agar
disaat alat bekerja terkena guncangan tidak mudah terjatuh atau tidak terkena cipratan
dari air secara langsung. Sebelum dibuat rancangan perlu di ketahui rancangan
penggabungan antara Raspberry Pi 3 B+ dengan sensor ultrasonic HC-SR04.
Rangkaian dapat dilihat pada gambar ..

Gambar 4. 2 Rangkaian Raspberry Pi dan Pin Header


Gambar 4. 3 Wearing Raspberry Pi to Sensor ultrasonic HC-SR04

Pada gambar 4.. Sensor utlrasonik mempunyai 4 pin yaitu VCC, TRIGGER,
ECHO, GROUND yang terhubung pada Raspberry Pi. Untuk pin yang digunakan dapat
di lihat pada gambar 4. Dimana VCC dihubungkan pada Pin 5V0 pada Raspberry Pi
dan pada Pin Trig terhubung pada Pin GPIO6,Echo terhubung pada Pin GPIO5 dan
Ground di hubungkan Pin GND pada Raspberry Pi. Sensor ultrasonic HC-SR04
membutuhkan Power 5V.

4.1.2 Perancangan Desain Perangkat Lunak


Perancangan system memberikan alur proses kerja yang dilakukan untuk
merancang Monitoing Level Ketinggian Air Menggunakan Raspberry Pi 3 B+ .
Diagram alir digunakan sebagai langkah-langkah alur sistem untuk memudahakan
dalam perancangan sistem, penulis membuat Diagram Alir pada gambar 4.2
Start

Raspberry Pi 3 ON

Sensor

Level Air diatas Level Air diBawah Level Air dibawah


600L Box text 600L Box text 300L box text
berwarna biru berwarna oranye berwarna merah

Mengirim data keserver

Web Monitoring

End

Gambar 4. 4 Diagram Alir Sistem

Diagram alir keseluruhan sistem yang telah dirancang pada saat sistem dimulai,
ketika Raspberry Pi ON dan sensor ultrasonik juga akan on dan otomatis membaca
level ketinggian air dalam bentuk cm dan akan dikirim keserver penyimpanan. Ketika
hendak ditampilkan di web, jika tinggi kurang dari 300L maka box Liter level
ketinggian air akan berubah warna menjadi merah tetapi jika level ketinggian air berada
dibawah 600L maka box Liter ketinggian air akan menjadi berwarna oranye, Jika
ketinggian air diatas 600L maka box Liter akan berwarna biru.
Sistem ini akan dibuat secara real-time sehingga dapat dimonitoring oleh siapa
saja dan tidak perlu repot untuk menyalakan perangkat setiap saat ketika hendak
melakukan monitoring.
Bahasa pemrogramman yang digunakan untuk program sensor ultrasonic
menggunakan bahasa pemrogramman pyhton. Python menjadi bahasa rekomendasi
dalam Raspberry Pi jika ingin membuat sebuat project ioT karna python bahasa
pemrogram yang mudah digunakan bersama Raspberry Pi dan memungkin kan kita
menghubungkan perangkat project.
Raspberry Pi menggunakan sistem operasi linux yang dimana didalam nya
linux mempunyai tool di sistem operasi yang bernama Cron. Cron adalah tool di sistem
operasi berbasis UNIX yang berfungsi untuk menjalankan task atau script secara
otomatis.

4.2 Implementasi
Implementasi merupakan tahapan penerapan perangkat keras dan lunak sesuai
dengan perancanaan yang telah dibuat agar sistem dapat bekerja sesuai kebutuhan dan
fungsinya. Perangkat keras disusun dengan sesuai fungsi dari perangkat lunak, agar
dapat terkoneksi satu sama lain.
4.2.1 Implementasi Perangkat Keras
Pada bagian ini akan dijelaskan perangkat lunak yang akan digunakan untuk
implementasi alat pendukung Monitoring Level Ketinggian Air menggunakan
Raspberry Pi 3 B+.

1. Implementasi Pembacaan HC-SR 04


Implementasi pembacaan sensor ultrasonic dilakukan dengan bahasa
pemrograman python 3.9 yang diterapkan pada raspberry pi 3 B+ berikut adalah listing
program pembacaan sensor ultrasonic:
/********************************************************************
*/
def get_distance():
dist_add = 0
k=0
for x in range(20):
try:
[Link](TRIG, True)
[Link](0.00001)
[Link](TRIG, False)

while [Link](ECHO)==0:
pulse_start = [Link]()

while [Link](ECHO)==1:
pulse_end = [Link]()

pulse_duration = pulse_end - pulse_start

# 17150 ganti jadi 17000


# 17000 adalah hasil dari 34000/2
distance = pulse_duration * 17150

distance = round(distance, 1)
print (x, "Jarak: ", distance)

if(distance > 125):# ignore erroneous readings


(max distance cannot be more than 125)
k=k+1
continue

dist_add = dist_add + distance


[Link](.1) # 100ms interval between readings

except Exception as e:
pass
print ("x: ", x+1)
print ("k: ", k)

avg_dist=dist_add/(x+1 -k)
dist=round(avg_dist,3)
#print ("dist: ", dist)
return dist
/********************************************************************
*/

2. Proses Pengiriman Nilai Sensor Ke Database


Proses pengiriman nilai sensor dilakukan setelah pembacaan pada air yang
berada dalam tabung, dimana pada interval waktu 1 menit nilai pembacaan sensor akan
dikirim secara berkelanjutan berikut adalah listing program pengiriman nilai sensor:
/********************************************************************
*/
def sendData_to_remoteServer(url,dist):
url_full=url+str(dist)
urlopen(url_full)
print("sent to url: ",url_full)

from [Link] import urlopen

passcode="xyz"

# #local host merupakan web server yang digunakan


url_remote="[Link]
hp?passcode=" + passcode +"&level="

distance=get_distance()

print ("Jarak: ", distance)

sendData_to_remoteServer(url_remote,distance)

print ("---------------------")
/********************************************************************
*/
4.2.2 Implementasi Perangkat Lunak
1. Proses konversi dari cm ke liter
Proses ini adalah proses konversi dimana nilai pembacaan pada sensor yang
masih dalam satuan cm diubah atau dikonversikan ke dalam satuan liter
menggunakan rumus volume = 3,14 x jari-jari x jari-jari x tinggi. tinggi merupakan
nilai dari sensor dalam satuan cm, berikut adalah listing program konversi satuan
cm ke liter :
/********************************************************************
*/function calculate_volume($dia,$water_level){
$radius=$dia/2;

$vol_cubic_cm=(3.142) * $radius * $radius * $water_level;

$vol_litres = $vol_cubic_cm * 0.001;

return round($vol_litres,1);

/********************************************************************
*/
2. Proses penampilan hasil pada website
Proses ini adalah proses dimana hasil dari perhitungan dari jarak sensor ke air
yang sudah di konversi dalam satuan centimeter dan liter yang ditampilkan di
halaman [Link]. Berikut adalah listring program pada proses penampilan hasil
pada website:
/********************************************************************
*/

$widget=@$_GET["widget"];

if($widget=="info"){
$currentTime = time();
$diff=$currentTime-$timestamp;
$seconds_left=60-$diff

if($diff<5){
$style="background-color:white";
$msg="<h2>Data Diterima !!!!</h2>";
$img="<img src='[Link]' alt='Data Datang !!!'
width='60%' height='150'>";
}
else{
$style="background-color:white;color:grey";
$msg="Data expected in:<br> <b style='color:brown;font-
size:40px'>$seconds_left</b> seconds";
$img="";
}

if($diff>60){
$str=timeago2($timestamp);
$ago="(<txt style='color:brown'>$str</txt>)";
}
else{
$ago="";
}

if($seconds_left < -4){


$msg="<p style='color:red;font-size:20px'>Data Tidak
diterima.</p>";
}
echo"<div style='$style'>
$msg $img
<br><br>
Last value: $x_cm <br>$ago
<hr>
Water Level:<br> <b
style='color:blue'>$water_level cm</b><br>
</div>";
}

if($widget=="tank_animation"){ // jika parameter widget pada url


bertuliskan "tank_animation"
$str="&value=".$volume; // misal "&value=732"
echo"$str";
}
/********************************************************************
*/
3. Implementasi Antar Muka

Implementasi Antarmuka dilakukan untuk mengetahui keterangan tampilan


aplikasi yang telah dibangun dalam bentuk program. Untuk tampilan interface penulis
menggunakan web sebagai output dari hasil sensor yang mengukur level ketinggian
air.
Gambar 4. 2 Dashboard

1. Dashboard
Dashboard adalah tampilan yang berisikan informasi yang telah dibuat dengan
program dan menjadi sebuah aplikasi. Pada gambar… terdapat box info dan
FusionCharts sebagai grafik dari wadah penampungan air/ tandon.
2. Box info
berfungsi sebagai info ketika ada data dari air diterima dan ketika data air tidak
diterima. Box info juga menghitung mundur setelah ada data yang masuk setiap 1
menit dan jika tidak masuk akan memberikan 5 detik tambahan waktu jika tidak
ada data, setelah itu box info akan memberikan info jika tidak ada data yang masuk.

3. Grafik
Sebagai grafik tampilan untuk melihat bagaimana kondisi ketinggian air pada
penampungan air sehingga memudahkan dan memperindah tampilan pada aplikasi
dan tidak hanya berupa angka.

4.3 Hasil
Alat ini dirancang untuk mendeteksi tinggi air yang dirancang pada
penampungan air atau tandon air yang digunakan sebagai penampungan air minum lalu
dapat dimonitoring melalui web application yang dapat dimonitoring kapan saja. Untuk
tandon yang digunakan menggunakan tandon air berbahan almunium 1200 Liter yang
dimana mempunyai ukuran lebar 108cm dan tinggi 131cm.

Sistem ini memberikan monitoring yang dapat dilihat secara real time pada web
yang berupa status level air yang dimana dapat dilihat pada box info dan button grafik
serta grafik yang menunjukan gambaran ketinggian air.

Pada awal pengujian pertama yaitu installasi perangkat sebelum dilakukan


pemasangan pada penampungan air. Penulis menggunakan junction box sebagai box
untuk Raspberry Pi agar terhindar dari debu dan air hujan. Untuk power yang
digunakan penulis menggunakan listrik AC yang berasal dari genset. Penulis
menggunakan adapter Input 100-240V 50-60Hz 0.35A dan Output 5V=3A(max)
9V=2A(max) 12V=1.6A(max) yang dihubungkan pada terminal. Sensor ultrasonic di
tempelkan pada penutup penampungan air untuk lebih jelas nya dapat dilihat pada
gambar… untuk Raspberry Pi dan gambar .. untuk Sensor Ultrasonik.

Gambar 4. 5 installasi Rasoberry pada Junciton Box


Gambar 4. 6 installasi sensor ultrasonic pada penutup tandon

Untuk menjalan kan program pada Raspberry Pi penulis menggunakan software


bawaan pada raspberry untuk melakukan remot pada perangkat. Program pada
Raspberry Pi menggunakan sebuah fungsi cronjob yang merupakan sebuah service
yang berjalan disemua distribusi Unix dan Linux. Fungsi ini digunakan untuk membuat
program dapat mengeksekusi seusai waktu yang sudah di perintahkan agar dapat
berjalan sendiri..

Gambar 4. 7 perintah crontab

Ketika perangkat aktif program mengeksekusi secara otomatis dan mengirim


ke pada database
Gambar 4. 8 Raspberry running

Setelah data terkirim dapat langsung dilihat pada database dan web application
yang terkirim tadi secara real time. Sensor ultrasonic akan membaca level air lalu
mengirimkannya ke Raspberyy Pi dan Raspberry Pi akan mengirimkan informasi ke
database dan akan di input web dari database.

Gambar 4. 9 data masuk kedatabase


Setelah data masuk pada database web akan mengambil nilai yang baru saja
masuk pada database dan langsung di tampilkan.

Gambar 4. 10 Data diterima

Dapat dilihat pada gambar ..sistem ini mempunyai 3 kondisi yang akan di
lihatkan pada box liter air di grafik tandon. Box liter menunjukan warna merah yang
menandakan bahwa air di bawah ketinggian 300 Liter. Sedangkan jika air di atas
ketinggian 600 Liter box info akan memberikan tanda warna berwarna biru dan jika
ketinggian air di bawah 600 Liter akan berwanre oranye.

Gambar 4. 11 Box Liter Ketinggian diatas 600 Liter


Gambar 4. 12 Box Liter Ketinggian dibawah 600Liter

Gambar 4. 13 Box liter di bawah 300 Liter

Ketika alat ini berjalan Raspberry Pi harus selalu menyala. Apabila power alat
ini dimatikan atau dicabut dari sumber listrik maka program akan mati karna perangkat
tidak memiliki power cadangan sebagai pendukung jika power mati, saat perngkat
mendapat power lagi perangkat akan otomatis mengeksekusi program.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diberikan pada bab
sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

Telah dibuat seperangkat Monitoring level ketinggian air tandon menggunakan


Raspberry Pi 3 Type B+ yang mampu mengukur ketinggian permukaan air yang dapat
diukur sekitar 2-130cm. System dapat menampilkan nilai ketinggian dari satuan cm ke
satuan liter dan status ketinggian air pada web application sehingga dapat dilihat
dengan jelas ketika air habis atau penuh.

5.2 SARAN
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diproleh penulis menyadari bahwa
system monitoring level air tendon menggunakan raspberry pi 3 type B+ masih memili
beberapa kekurangan. Oleh sebab itu untuk mengembangkan menjadi alat yang lebih
baik disarankan untuk dilakukan beberapa hal sebagai berikut :

1. Disarankan untuk memperhitungkan parameter-parameter yang mempengaruhi


proses pengukuran
2. Sensor pengukuran yang dirancang sebaiknya dibuat kan bracket agar setelah
kalibrasi tidak ada perubahan
3. Agar ditambahkan fungsi pada web untuk data inputan tendon baru sehingga tidak
harus menambahkan secara manual Disarankan untuk menambahkan fungsi
peringatan ketinggan air didalam web.
DAFTAR PUSTAKA

Akhiruddin. 2018. “Rancang Bangun Alat Pendeteksi Ketinggian Air Sungai


Sebagai Peringatan Dini Banjir Berbasis Arduino Nano.” Journal of Electrical
Technology Vol.3 No.(3): 174–79.
[Link]
Mareta, Rella, Afra Dwi Rahmaningsih, and Rendra Dwi Firmansyah. 2017.
“Pendeteksi Ketinggian Air Interaktif Dengan Aplikasi Telegram Berbasis
Raspberry Pi.” JST (Jurnal Sains dan Teknologi) 6(2): 279.
Purwanto, Heru, Malik Riyadi, Destiana Windi Widiastuti, and I Wayan Angga
Kusuma. 2019. “Komparasi Sensor Ultrasonik HC-SR04 Dan JSN-SR04T
Untuk Apikasi Sistem Deteksi Ketinggian Air.” Jurnal SIMETRIS 10(2): 717–
24.
Ummul Khair. 2020. “Alat Pendeteksi Ketinggian Air Dan Keran Otomatis
Menggunakan Water Level Sensor Berbasis Arduino Uno.” Wahana Inovasi :
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UISU 9(1): 9–15.
[Link]
Widiasih, Wiwin, and Hery Murnawan. 2016. “Rancang Bangun Unit Pengendali
Ketinggian Air Dalam Tandon.” Heuristic 13(02).

Anda mungkin juga menyukai