0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan4 halaman

SPK dan RKK Tenaga Keperawatan RS Divari

Keputusan Direktur Rumah Sakit Divari Medical Center menetapkan surat penugasan klinis dan rincian kewenangan klinis untuk Septi Ria Yuliangga selaku perawat di rumah sakit tersebut, yang memberikan wewenang penuh untuk melakukan berbagai tindakan perawatan sesuai dengan kompetensinya.

Diunggah oleh

IRNA BEDAH
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan4 halaman

SPK dan RKK Tenaga Keperawatan RS Divari

Keputusan Direktur Rumah Sakit Divari Medical Center menetapkan surat penugasan klinis dan rincian kewenangan klinis untuk Septi Ria Yuliangga selaku perawat di rumah sakit tersebut, yang memberikan wewenang penuh untuk melakukan berbagai tindakan perawatan sesuai dengan kompetensinya.

Diunggah oleh

IRNA BEDAH
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RS.

DIVARI MEDICAL CENTER


Jalan [Link] Sesa No. 31 Telepon: (0986) 2210652 HP: 08114822957
email: divarimedicalcenter601@[Link]. Manokwari Papua Barat

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT DIVARI MEDICAL CENTER


Nomor : 0601/ /SK/DIR/RSDMC/MKW/VIII/2022

TENTANG
SURAT PENUGASAN KLINIS DAN RINCIAN KEWENANGAN KLINIS
RUMAH SAKIT DIVARI MEDICAL CENTER

DIREKTUR RUMAH SAKIT DIVARI MEDICAL CENTER

Menimbang : a. Bahwa setiap tenaga keperawatan maupun kebidanan harus dilakukan evaluasi untuk
menentukan jenis kompetensi yang dimiliki dalam melaksanakan tugas klinis di
Rumah Sakit.
b. Bahwa Rumah Sakit harus memiliki rincian kewenangan klinis tenaga keperawatan
maupun kebidanan berdasarkan jenis kompetensi yang dimiliki.
c. Bahwa Rumah Sakit perlu menetapkan keputusan Direktur tentang surat penugasan
klinis tenaga Perawat dan Bidan berdasarkan rincian kewenangan klinis.

Mengingat : 1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah sakit;
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 49 Tahun 2013 tentang Komite Keperawatan;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT DIVARI MEDICAL CENTER


TENTANG SURAT PENUGASAN KLINIS (SPK) DAN RINCIAN KEWENANGAN
KLINIS (RKK) TENAGA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN RUMAH SAKIT
DIVARI MEDICAL CENTER.

Kesatu : Memberikan tugas kepada tenaga keperawatan atas nama


Nama: Septi Ria Yuliangga, AMK Kualifikasi: Perawat.

Kedua : Surat penugasan klinis ini memberikan hak kepada yang dimaksud dalam diktum kesatu
untuk melaksanakan tugas dilingkungan RS. Divari Medical Center sesuai dengan Rincian
Kewenagan Klinis (RKK) sebagaimana terlampir dalam keputusan ini.

Ketiga : Kebijakan berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Manokwari
Pada Tanggal : 22 Agustus 2022
Direktur,

dr. Fany Oktarina, [Link]


RINCIAN KEWENANGAN KLINIS (RKK) TENAGA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
RUMAH SAKIT DIVARI MEDICAL CENTER

Berdasarkan rekomendasi Komite Keperawatan yang telah melakukan proses kredensial terhadap tenaga
keperawatan Rumah Sakit Divari Medical Center, atas:

Nama : Septi Ria Yuliangga. AMK


Kualifikasi : Perawat
Unit/Bagian : Ruang Perawatan Cendrawasih

Rumah Sakit Divari Medical Center menetapkan Rincian Kewenangan Klinis tenaga keperawatan yang
tersebut diatas. Jenis tindakan atau tugas yang boleh dilakukan adalah dalam kategori “Berwewenang penuh”,
“Dengan supervisi”, “Bukan kewewengan”, kecuali dalam keadaan emergensi dan tidak ada petugas lain yang
lebih berkompeten.

Daftar rincian kewenangan klinis tenaga yang tersebut diatas adalah sebagai berikut :

No ASUHAN KEPERAWATAN DIMINTA REKOMENDASI


1 Melakukan pengukuran tanda-tanda vital √ Berwenang Penuh
Melakukan tindakan kegawatdaruratan dalam rangka
2 √ Berwenang Penuh
penyelamatan jiwa
Melakukan tindakan keperawatan dalam upaya
3 √ Berwenang Penuh
mempertahankan kelancaran jalan nafas
Melakukan asuhan keperawatan dalam pemenuhan
4 √ Berwenang Penuh
kebutuhan oksigen
Melakukan asuhan keperawatan dengan masalah
5 √ Berwenang Penuh
tuberculosis
Melakukan asuhan keperawatan dalam pemenuhan
6 √ Berwenang Penuh
kebutuhan sirkulasi darah
Melakukan asuhan keperawatan dalam upaya
7 √ Berwenang Penuh
mempertahankan suhu tubuh
Melakukan asuhan keperawatan dalam pemenuhan
8 √ Berwenang Penuh
kebutuhan cairan dan elektrolit
Melakukan pemberian obat secara aman dan tepat
9 √ Berwenang Penuh
sesuai intruksi yang berwenang
Melakukan asuhan keperawatan dalam pemberian
10 darah secara aman √ Berwenang Penuh

Melakukan asuhan keperawatan terapi intravena sesuai


11
intruksi yang berwenang √ Berwenang Penuh
Melakukan asuhan keperawatan dengan masalah
12 √ Berwenang Penuh
kardiovaskular
Melakukan asuhan keperawatan dengan masalah syok
13 √ Berwenang Penuh

Melakukan asuhan keperawatan dengan masalah


14 √ Berwenang Penuh
metabolic
2
Melakukan asuhan keperawatan dengan masalah
15 √ Berwenang Penuh
hipoglikemi dan hiperglikemi
Melakukan asuhan keperawatan dengan masalah reaksi
16 √ Berwenang Penuh
anafilaksis
Melakukan asuhan keperawatan dalam upaya
17 √ Berwenang Penuh
mengatasi masalah nyeri
Melakukan asuhan keperawatan dalam upaya
18 √ Berwenang Penuh
mempertahankan keutuhan (Integritas) kulit
19 Melakukan asuhan keperawatan luka √ Berwenang Penuh
Melakukan asuhan keperawatan dengan masalah
20 √ Berwenang Penuh
konstipasi
21 Melakukan asuhan keperawatan dengan masalah diare √ Berwenang Penuh
Melakukan asuhan keperawatan dalam pemenuhan
22 √ Berwenang Penuh
kebutuhan nutrisi per oral
Melakukan asuhan keperawatan dalam pemenuhan
23 √ Berwenang Penuh
kebutuhan nutrisi enteral
Melakukan asuhan keperawatan dalam pemenuhan
24 √ Berwenang Penuh
kebutuhan eliminasi urin
Melakukan asuhan keperawatan dalam pemenuhan
25 √ Berwenang Penuh
kebutuhan eliminasi fekal
Melakukan asuhan keperawatan dalam pemenuhan
26 √ Berwenang Penuh
mobilisasi
Melakukan asuhan keperawatan dalam upaya
27 √ Berwenang Penuh
pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur
Melakukan asuhan keperawatan pencegahan terhadap
28 √ Berwenang Penuh
kekerasan
Melakukan asuhan keperawatan untuk menstimulasi
29 √ Berwenang Penuh
pertumbuhan dan perkembangan bayi dan anak
Melakukan asuhan keperawatan dengan masalah
30 √ Berwenang Penuh
kesehatan bayi dan balita
Melakukan asuhan keperawatan maternitas dan
31 √ Berwenang Penuh
kesehatan perempuan
32 Melakukan program pengendalian infeksi nosokomial √ Berwenang Penuh
Melakukan asuhan keperawatan dalam pemenuhan
33 √ Berwenang Penuh
kebutuhan kebersihan lingkungan klien dan peralatan
Melakukan asuhan keperawatan untuk mempersiapkan
34 klien dalam prosedur diagnostik dan √ Berwenang Penuh
penatalaksanaannya
Melakukan asuhan keperawatan dalam menghadapi
35 √ Berwenang Penuh
proses berduka
Melakukan asuhan keperawatan menjelang dan
36 √ Berwenang Penuh
sesudah kematian

CATATAN :
3
a. Mengkonsultasikan semua keluhan pasien kepada DPJP;
b. Apabila Dokter DPJP tidak bisa dihubungi bisa konsultasi dengan Dokter jaga boleh ;
c. Bisa merujuk pasien ke RS lain dengan fasilitas yang lebih lengkap setelah dikonsultasikan ke Dokter Spesialis
yang berkaitan;
d. Di luar kewenangan klinis di atas perawat wajib mengkonsultasikan ke dokter spesialis sesuai dengan
kewenangan klinis dokter spesialis tersebut;
e. Sudah mengikuti pelatihan BTCLS / PPGD.

Ketua Sub Komite Kredensial

(…………………………………………..)

Anda mungkin juga menyukai