Riset Operasi #3
METODE SIMPLEKS
Mohamad Tamrin, [Link]., [Link]
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA
2021
1
METODE SIMPLEKS
Metode grafik tidak dapat menyelesaikan persoalan linear program yang
memilki variabel keputusan yang cukup besar atau lebih dari dua, maka untuk
menyelesaikannya digunakan Metode Simpleks.
METODE SIMPLEKS DALAM PROGRAM LINIER
Metode Simpleks merupakan salah satu teknik penyelesaian dalam program linier yang digunakan sebagai teknik
pengambilan keputusan dalam permasalahan yang berhubungan dengan pengalokasian sumber daya yang optimal.
Metode Simpleks digunakan untuk mencari nilai optimal dari program linier yang melibatkan banyak constraint
(pembatas) dan banyak variable (lebih dari dua variable). Penemuan metode ini merupakan lompatan besar dalam
riset operasi dan digunakan sebagai prosedur penyelesaian dari setiap program computer.
Metode penyelesaian program linier dengan metode simpleks pertama kali dikemukakan oleh George Dantzig pada
tahun 1947. Metode ini menjadi terkenal ketika ditemukan alat hitung elektronik dan menjadi popular ketika
munculnya computer. Proses perhitungan metode ini dengan melakukan iterasi berulang ulang sampai tercapai hasil
optimal dan proses perhitungan ini menjadi mudah dengan computer. Selanjutnya berbagai alat dan metode
dikembangkan untuk menyelesaikan masalah program linier bahkan sampai pada masalah riset operasi hingga
tahun 1950 an seperti program dinamika, teori antrian dan persediaan.
METODE SIMPLEKS DALAM PROGRAM LINIER
Istilah metode simpleks:
1. Iterasi : tahapan perhitungan dimana nilai dalam perhitungan itu tergantung dari nilai table sebelumnya.
2. Variabel non basis: variable yang nilainya diatur menjadi nol pada sembarang iterasi.
3. Variabel basis: variabel yang nilainya bukan nol pada sembarang iterasi.
4. Solusi atau Nilai Kanan (NK): nilai sumber daya pembatas yang masih tersedia.
5. Variabel Slack: variabel yang ditambahkan ke model matematika kendala untuk mengkonversi
pertidaksamaan ≤ menjadi =
6. Variabel surplus: variabel yang dikurangkan dari model matematika untuk mengkonversikan pertidaksamaan
≥ menjadi persamaan =
7. Variabel buatan : variabel yang ditambahkan ke dalam model matematika kendala dengan bentuk ≥ atau =
untuk difungsikan sebagai variabel basis awal.
8. Kolom Pivot (Kolom Kerja: kolom yang memuat variabel masuk.
9. Baris Pivot (Baris Kerja): salah satu baris dari antara variabel baris yang memuat variabel keluar.
10. Elemen Pivot (Elemen Kerja): elemen yang terletak pada perpotongan kolom dan baris pivot.
11. Variabel masuk: variabel yang terpilih untuk menjadi variabel basis pada iterasi berikutnya.
12. Variabel keluar: variabel yang keluar dari variabel basis pada iterasi berikutnya dan digantikan dengan
variabel masuk.
Lanjutan..
Lanjutan…
Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan dalam penyelesaian metode simpleks:
1. Nilai kanan fungus tujuan harus nol (0)
2. Nilai kanan fungsi kendala harus positif. Apabila negative, 1
3. Fungsi kendalan dengan tanda ≤ harus diubah ke bentuk = dengan menambahkan variabel
slack/surplus. Variabel slack/surplus disebut juga variabel dasar. Penambahan slack variabel
menyatakan kapasitas yang tidak digunakan atau tersisa pada sumber daya tersebut. Hal ini karena ada
kemungkinan kapasitas yang tersedia tidak produksi
4. Fungsi kendala dengan tanda ≥ diubah ke bentuk ≤ dengan cara mengkalikan dengan -1, lalu diubah ke
bentuk persamaan = dengan ditambahkan variabel slack. Kemudian karena nilai kanan nya negative,
dikalikan lagi dengan -1 dan ditambahkan artificial variabel (M). Artificial variabel ini secara fisik tidak
mempunyai arti, dan hanya digunakan untuk kepentingan perhitungan saja.
5. Fungsi kendala dengan tanda = harus ditambah artificial variable (M)
Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan, antara lain:
1 Nilai kanan (NK/RHS) fungsi tujuan harus nol (0).
2 Nilai kanan (RHS) fungsi kendala harus positif. Apabila negatif, nilai tersebut harus dikalikan (-1)
3 Fungsi kendala dengan tanda ≤ harus diubah ke bentuk = dengan menambahkan variabel slack/surplus.
Variabel slack/surplus disebut juga variabel dasar.
4 Fungsi kendala dengan tanda ≥ diubah ke bentuk ≤ dengan cara mengalikan dengan -1, lalu diubah ke
bentuk persamaan dengan ditambahkan variabel slack. Kemudian karena RHS-nya negatif, dikalikan
lagi dengan -1 dan ditambah artificial variabel (M).
5 Fungsi kendala dengan tanda ”=” harus ditambah artificial variabel (M).
THANK
YOU