MSDS Kalsium Klorida dan Penanganannya
MSDS Kalsium Klorida dan Penanganannya
Sifat Penanganan
No. Nama Bahan Kimia Fisika Risiko Penggunaan Pertolongan Pertama Tumpah dan
Penyimpanan
1 Kalsium Klorida 1. pH 7 1. Keadaan fisik: Tidak berbahaya - 1. Tumpahan
(CaCl2) 2. Larut dalam Cairan diserap dengan
asam asetat, 2. Massa molekul: bahan serapan
aseton, amonia, 18 g/mol yang kering dan
amonium 3. Warna: inert seperti lap,
klorida, etanol, Tidak berwarna pasir, anah atau
gliserol, asam 4. Bau: batu kapur.
klorida, Tidak berbau 2. Simpan bahan
methanol, asam 5. Titik leleh: ini di dalam
nitrat, asam 0 ºC wadah yang
sulfat, natrium 6. Titik didih: tertutup dan
hidroksida, dan 100 ºC terpisah dari zat
propilen glikol. 7. Temperatur lain agar tidak
3. Tidak mudah kritik: bereaksi.
terbakar dan 374.1 ºC
meledak. 8. Tekanan kritik:
4. Tidak memiliki 218.3 atm
sifat oksidator. 9. Densitas:
0.99823 g/mL
10. Viskositas
dinamis:
1.004 mm2/s
11. Viskositas
kinematik:
1.002 cP
2 Magnesium 1. pH 7.9 1. Keadaan fisik: 1. Terkena mata : Dapat 1. Jika terkena mata : 1. Jika zat ini
Sulfat (MgSO4) 2. Larut dalam air. Padat (Bubuk) membuat iritasi pada Bilas mata dengan tumpah,
3. Tidak mudah 2. Massa molekul: mata air selama minimal sapu zat
terbakar dan 120.37 g/mol 2. Terhirup : Dapat 15 menit bilas juga secara
meledak 3. Warna: membuat iritasi pada kelopak mata. Jika perlahan
4. Tidak memiliki Putih saluran pernapasan iritasi berlanjut, cari agar tidak
sifat oksidator 4. Bau: 3. Terkena Kulit : dokter/tenaga medis ada debu
Tidak memiliki Membuat iritasi kulit. 2. Jika terhirup : Bawa yang
bau Dapat berbahaya jika korban ke ruangan berterbangan
5. Titik leleh: terserap ke dalam terbuka dengan udara di udara.
1.124 ºC tubuh melalui kulit. segar. Jika tidak Masukkan
6. Titik didih: 4. Tertelan : dapat bernapas, berikan ke dalam
- membuat iritasi pada napas buatan. Jika wadah yang
7. Densitas: saluran pencernaa. sulit bernapas, tertutup dan
8. 2.66 g/cm3 Menyebabkan mual, berikan oksigen dan terpisah dari
muntah, dan diare. bawa ke dokter jika zat lain.
batuk ataupun 2. Simpan
memiliki gejala lain. bahan ini di
3. Jika terkena Kulit : dalam
Bilas kulit dengan air wadah yang
selama minimal 15 tertutup dan
menit. Lepas pakaian terpisah dari
dan sepatu yang zat lain agar
terkontaminasi dan tidak
cari dokter atau bereaksi.
tenaga medis jika
iritasi terus berlanjut.
4. Jika tertelan : Jangan
dimuntahkan dan
bawa ke dokter
ataupun ke rumah
sakit.
2 Magnesium 1. pH 3.4-4.5 1. Keadaan fisik: 1. Terkena mata : 1. Jika terkena mata : 1. Bersihkan
Klorida (MgCl2) 2. Larut dalam air. Padat 2. Terhirup : - Segera bilas dengan tumpahan
3. Tidak mudah 2. Massa molekul: 3. Terkena Kulit : - air cari bantuan dengan sapu
terbakar dan 203.33 g/mol 4. Tertelan : - medis segera jika dan pengki
meledak 3. Warna: mata sakit selain itu
4. Tidak memiliki Putih 2. Jika terhirup : Bawa disimpan
sifat oksidator 4. Bau: korban ke ruangan pada wadah
Tidak memiliki terbuka untuk tertutup.
bau menghirup udara Sapu secara
5. Titik leleh: segar. perlahan
116-118 ºC 3. Jika terkena Kulit : agar tidak
6. Titik didih: Buka pakaian yang ada debu
- terekspos zat dan yang
7. Densitas: bilas kulit yang beterbangan
1.569 g/cm3 terkena dengan sabun di udara.
dan air, dilanjutkan 2. Simpan
dengan bilasan air dalam
hangat. wadah yang
4. Jika tertelan : Bilas tertutup dan
mulut, jangan jauhkan dari
dimuntahkan dan cari nyala api
bantuan medis. dan cahaya
matahari
langsung.
Jangan
dicampur
dengan
perak nitrat.
2 Ammonium 1. pH 11.7 1. Keadaan fisik: 1. Terkena mata : Iritasi 1. Jika terkena mata : 1. Wadah yang
Hidroksida 2. Larut dalam air. Cairan pada mata dan dapat Bilas mata dengan rusak harus
(NH4OH) 3. Tidak mudah 2. Massa molekul: membuat kerusakan air selama 15 menit. dikosongkan.
terbakar dan 35.05 g/mol permanen pada mata. Tutup mata secara Ambil
meledak 3. Warna: 2. Terhirup : aseptic dan jangan tumpahan cairan
4. Tidak memiliki Tidak berwarna Tenggorokan kering, berikan zat penetral. dengan
sifat oksidator 4. Bau: batuk, iritasi dari Bawa korban ke absorben seperti
menyengat saluran pernapasan. dokter mata. pasir, atau
5. Titik leleh: Iritasi dari membrane 2. Jika terhirup : Bawa bubuk
- mucus pernapasan, korban ke ruangan limestone.
6. Titik didih: pusing dan sakit terbuka dan panggil Ambil absorben
27 ºC kepala. Dapat dokter atau tenaga kedalam wadah
7. Densitas: menyebabkan medis jika terjadi tertutup.
0.89 g/cm3 pneumonia, edema masalah pernapasan. Simpan dalam
paru paru dan 3. Jika terkena Kulit: wadah tertutup,
kesulitan bernafas. Bilas dengan banyak konsultasikan
3. Terkena Kulit: Korosi air selama 15 menit. dengan “penanganan
dari kulit Jangan berikan zat material” untuk
Tertelan : Dapat penetral. Lepas memilih bahan
menyebabkan pneumonia, pakaian yang wadah. Sumbat
mual, muntah dan jika terkontaminasi bocoran jika ada.
tertelan dalam jumlah namun jangan buka
banyak dapat membuat jika pakaian
darah berwarna biru/abu, menempel dengan
muntah darah, dan shock. kulit. Tutup luka
dengan perban steril.
Panggil dokter.
4. Jika tertelan : Bilas
mulut dengan air.
Setelah tertelan
langsung berikan air
untuk diminum.
Jangan dimuntahkan
dan panggil dokter
atau tenaga medis.
Jika tertelan dalam
jumlah banyak, bawa
ke rumah sakit
segera.
3 Ethylenediamin 1. pH 2.5 1. Keadaan fisik: 1. Terkena mata : 1. Jika terkena mata : 1. Ambil, tampung
e Tetraacetic 2. Larut sedikit Bubuk padat Menyebabkan iritasi Bilas mata dengan zat dan
Acid (EDTA) dalam air. 2. Massa molekul: mata serius air, dibawah kelopak masukkan ke
3. Tidak mudah 292.23 2. Terhirup : mata selama lebih dalam wadah
terbakar dan 3. Warna: Menyebabkan iritasi dari 15 menit. Cari tertutup yang
meledak Putih saluran pernafasan pertolongan medis cocok untuk
5. Tidak memiliki 4. Bau: 3. Terkena kulit : jika iritasi berlanjut. pembuangan.
sifat oksidator Tidak berbau Menyebabkan iritasi 2. Jika terhirup : Bawa 2. Simpan bahan
5. Titik leleh: kulit korban ke ruangan di tempat yang
220 ºC 4. Tertelan : terbuka. Berikan kering, sejuk
6. Titik didih: Menyebabkan iritasi napas buatan jika dan memiliki
- saluran pencernaan tidak bernapas dan ventilasi. Tutup
7. Densitas: bawa ke medis. ketat wadah
1.46 g/cm3 pada 3. Jika terkena Kulit : penyimpanan.
20 ºC Bilas kulit dengan air
selama lebih dari 15
menit. Cari bantuan
medis jika iritasi
berlanjut
5. Jika tertelan :
bersihkan mulut
dengan air dan
minum air yang
cukup. Cari bantuan
medis jika muncul
symptom.
4 EBT 1. pH 3.7 1. Keadaan fisik: 6. Terkena mata : 1. Jika terkena 1. Sapu dan
2. Larut dalam air. Padat Membuat iritiasi berat mata :Bilas mata tampung zat ke
3. Tidak mudah 2. Massa molekul: pada mata secara perlahan dalam wadah
terbakar dan 461.39 g/mol 7. Terhirup : - selama beberapa yang cocok.
meledak 3. Warna: 8. Terkena Kulit: menit, dan lepaskan Hindari debu
4. Oksidator kuat Hitam Membuat kulit contact lens jika beterbangan dan
4. Bau: berwarna hitam memungkinkan disimpan
Tidak berbau 4. Tertelan : - 2. Jika terhirup : Bawa terpisah dari zat
5. Titik leleh: korban ke ruangan lain.
- terbuka dan biarkan 2. Simpan di
6. Titik didih: beristirahat. wadah tertutup
- 3. Jika terkena Kulit: jauh dari api
7. Densitas: lepas pakaian korban dan jangan
400-600 kg/m3 yang terkena zat dan terkena
cuci area kulit yang matahari
terkontaminasi langsung.
dengan sabun dan air
dilanjutkan dengan
bilasan air hangat
4. Jika tertelan : Bilas
mulut, jangan
dimuntahkan dan cari
pertolongan medis
emergensi segera
1. pH 7 1. Keadaan fisik: 1. Terkena mata : - 1. Jika terkena mata : - 1. Jika zat tumpah,
2. Larut dalam air. Cairan 2. Terhirup : - 2. Jika terhirup : - harap bersihkan
3. Tidak mudah 2. Massa molekul: 3. Terkena Kulit : - 3. Jika terkena Kulit : dengan zat yang
terbakar dan 18.01 g/mol 4. Tertelan : - 4. Jika tertelan : - dapat menyerap
meledak 3. Warna: ataupun alat yang
4. Tidak memiliki Tidak berwarna 9. Tidak berbahaya dapat menyerap
sifat oksidator 4. Bau: seperti lap,
Tidak berbau tissue, pasir, dan
5. Titik leleh: tanah liat.
5 Air Demin
0 ºC 2. Zat ini harus
6. Titik didih: disimpan
100 ºC terpisah dari zat
7. Densitas: lain. Simpan di
1000 kg/m3 wadah yang
tertutup dan
tidak bocor agar
zat tidak
tumpah.
6 Resin Amberiet 1. pH – 1. Keadaan fisik: 1. Terkena mata : 1. Jika terkena mata : 1. Jika ada
2. Tidak larut Padat membuat kerusakan Bilas mata dengan tumpahan dari
dalam air 2. Massa molekul: pada mata. Dapat air. Lepaskan segala zat tersebut,
3. Tidak mudah - menyebabkan mata kontak lensa dan bersihkan
terbakar dan 3. Warna: sakit, memerah dan bilas dibawah dengan sapu dan
meledak - mata berair. kelopak mata. Bilas pengki dan
4. Tidak memiliki 4. Bau: 2. Terhirup : Saat selama 10 menit simpan didalam
sifat oksidator. - terpapar dapat lebih. wadah yang
5. Titik leleh: membuat iritasi pada 2. Jika terhirup : Bawa sesuai. Sapu
- hidung dan korban ke ruang tumpahan
6. Titik didih: tenggorokan. Dapat terbuka dan jauh dari secara perlahan
- bersifat korosif kontaminasi. agar tidak ada
7. Densitas: terhadap tenggorokan Posisikan agar debu di udara.
- 3. Terkena Kulit : dapat korban nyaman dan 2. Simpan dalam
menyebabkan reaksi dapat bernapas wadah yang
alergi pada kulit. dengan baik. tertutup . Cek
Dapat membakar kulit, Lepaskan pakaian wadah secara
iritasi dan juga kulit yang ketat seperti berkala untuk
memerah. kerah ataupun bocoran.
4. Tertelan : dapat banpinggang. Bantu
membuat reaksi alergi. pernapasan dengan
Memberikan luka oksigen.
bakar pada mulut, 3. Jika terkena Kulit :
esofagus, dan perut. Bilas kulit agar kulit
Dapat membuat sakit bersih segera.
perut, kual dan Lepaskan pakaian
muntah. yang terkontaminasi
bilas selama 15
menit dan bawa ke
dokter jika ada luka
bakar.
4. Jika tertelan : Bilas
mulut dengan air.
Lepaskan segala
aksesori mulit.
Berikan segelas air
ataupun susu.
Hentikan jika korban
merasa mual karena
dapat berbahaya.
Jangan dimuntahkan
kecuali dibawah
bantuan tenaga
medis. Bawa ke
ruangan terbuka.
7 Karbon Aktif 1. pH – 1. Keadaan fisik: 1. Terkena mata : Dapat 1. Jika terkena mata : 1. Pada saat zat ini
2. Tidak larut Padat (Bubuk menyebabkan iritasi Bilas mata dengan tumpah,
dalam air Hitam) ringan dan mata perlahan dan hati- bersihkan
3. Tidak mudah 2. Massa molekul: memerah hati dengan air dengan sapu,
namun dapat 12.01 g/mol 2. Terhirup : Iritasi mengalir. Cari tenaga namun harus
terbakar dan 3. Warna: ringan terhadap medis jika iritasi diperhatikan
meledak hitam saluran pernapasan berlanjut. agar menyapu
4. Tidak memiliki 4. Bau: 3. Terkena Kulit : 2. Jika terhirup : Bawa dengan perlahan
sifat oksidator. Tidak berbau Menyebabkan riitasi korban ke ruangan agar debu tidak
5. Titik leleh: ringan pada kulit dan terbuka dan bawa ke beterbangan di
>1000 oC kulit memerah tenaga medis jika udara.
6. Titik didih: 4. Tertelan : Iritasi sulit bernapas. 2. Zat ini disimpan
- ringan pada saluran 3. Jika terkena Kulit : di dalam wadah
7. Densitas: pencernaan. Bilas kulit dengan air yang tertutup
2.31g/cm3 dan sabun, dan cari dan terpisah dari
bantuan medis jika zat lain, cek
iritasi. secara berkala
4. Jika tertelan : Beri pada wadah
korban beberapa untuk
gelas air dan jika memastikan
korban menelan tidak ada
dalam jumlah yang bocoran.
besar, bawa ke
dokter segera.
Daftar Pustaka :
EDTA : [Link]
%29+500G&vendorId=VN00033897&countryCode=US&language=en
EBT :
[Link]
Air Demineralisasi :
[Link]
Ammonium hidroksida :
[Link]
Magnesium klorida :
[Link]
Magnesium Sulfat :
[Link]
Resin amberjet :
[Link]