1. Pada bilangan berikut ini mana kah tanda yang sesuai; 0,5..........
2/3
Adalah........
A. <
B. >
C. =
D. ≤
E. ≥
Pembahasan;
Pertama kita bisa ubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal
2/3 = 0,67
0,5
Jadi tanda yang sesuai adalah 0,5 < 2/3
Jawaban ; A
2. Tanda yang sesuai untuk bilangan berikut ini ; 1/2......0,5
Adalah .....
A. <
B. >
C. =
D. ≤
E. ≥
Pembahasan ;
Pertama kita ubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal
½ = 0,5
0,5
Jadi tanda yang sesuai adalah ½ = 0,5
Jawaban ; C
3. Tanda yang sesuai untuk bilangan berikut ini ; 2/3......2/4
Adalah .....
A. <
B. >
C. =
D. ≤
E. ≥
Pembahasan;
Pertama kita ubah kebentuk desimal
2/3 = 0,67
2/4 = 0,5
Jadi tanda yang sesuai adalah 2/3 > 2/4
Jawaban ; B
4. Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan x2 – 3x – 4 < 0 adalah
A. {x| -1 < x < 4}
B. {x| 1< x < 4}
C. {x| -4 < x < 1}
D. {x| x < 1 atau x > 4}
E. {x| -3 < x < 4}
Pembahasan:
Mula-mula, kamu harus memfaktorkan bentuk kuadrat yang berada di ruas kiri seperti
berikut.
x2 – 3x – 4 < 0
⇔ (x – 4) ( x + 1) < 0
Selanjutnya, tentukan titik pembuat nolnya.
(x – 4) ( x + 1) < 0
⇔ x = 4 atau x = -1
Substitusikan titik pembuat nol pada garis bilangan.
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {x|-1 < x < 4}.
Jawaban: A
5. Bentuk umum dari persamaan kuadrat x( x – 4 ) = 2x + 3 adalah
A. x2 – 2x + 3 = 0
B. x2 – 6x – 3 = 0
C. 2x2 + 6x – 3 = 0
D. x2 – 8x – 3 = 0
Pembahasan:
Bentuk umum dari persamaan kuadrat bisa dinyatakan sebagai berikut.
ax2 + bx + c = 0
Artinya, persamaan pada soal harus kamu arahkan ke bentuk umumnya.
x (x – 4) = 2x + 3
⇔ x2 – 4x = 2x + 3
⇔ x2 – 6x – 3 = 0
Jadi, bentuk umum persamaan kuadrat x (x – 4) = 2x + 3 adalah x2 – 6x – 3 = 0
Jawaban: B
6. Himpunan penyelesaian dari persamaan kuadrat 2x2 – x – 15 adalah
A. {2, -3/2}
B. {3,5}
C. {3, -5/2}
D. {3, -5/4}
Pembahasan:
Dari persamaan kuadrat pada soal, diketahui:
a=2
b = -1
c = -15
Selanjutnya, kamu harus membuat permisalan dua buah bilangan, yaitu m dan n. Jika m
dijumlahkan dengan n, akan menghasilkan b = -1. Jika m dikali n, akan menghasilkan ac = -
30. Bilangan yang memenuhi ketentuan tersebut adalah m = 5 dan n = -6 Jadi, himpunan
penyelesaiannya adalah {3, -5/2}
Jawaban: C
7. Sebuah kelereng dijatuhkan dari atap suatu gedung. Persamaan gerak kelereng tersebut
mengikuti persamaan ketinggian seperti berikut.
h(t) = 3x2 – 12x -12 dengan t dalam s dan h dalam m
Waktu yang diperlukan kelereng untuk mencapai tanah adalah
A. 4 s
B. 1 s
C. 3 s
D. 2 s
Pembahasan:
Saat menyentuh tanah, ketinggian bola = 0 atau h(t) = 0. Dengan demikian
h(t) = 3x2 – 12x -12
⇔ 3x2 – 12x -12 = 0
⇔ x2 – 4x – 4 = 0
⇔ (x – 2)(x – 2) = 0
⇔ x1 = x2 = 2
Jadi, waktu yang diperlukan kelereng untuk menyentuh tanah adalah 2 s
Jawaban: D
8. Nilai diskriminan dari 4x2 – 2x + 1 = 0 adalah
A. 12
B. -15
C. -12
D. -14
Pembahasan:
Rumus diskriminan dinyatakan sebagai berikut.
D = b2 – 4ac
Berdasarkan persamaan 4x2 – 2x + 1 = 0, diperoleh diskriminannya adalah sebagai berikut.
D = b2 – 4ac
= (-2)2 – 4(4)(1)
= 4 – 16
= -12
Jadi, nilai diskriminannya adalah -12
Jawaban: C
9. bentuk faktorisasi dari persamaan x2 – 6x – 27 = 0 adalah
A. (x – 9)(x + 3) = 0
B. (x – 6)(x + 3) = 0
C. (x + 9)(x – 3) = 0
D. (x – 3)(x + 3) = 0
Pembahasan:
Pada faktorisasi, harus menguraikan persamaan tersebut menjadi faktor-faktor penyusunnya.
Untuk memfaktorkannya, ingat tips berikut.
x2 – 6x – 27 = 0
Pilihlah dua angka yang jika dikalikan akan menghasilkan -27 dan jika ditambahkan
menghasilkan -6. Angka yang dimaksud adalah -9 dan 3. Dengan demikian, hasil
faktorisasinya adalah sebagai berikut.
x2 – 6x – 27 = 0
(x – 9)(x + 3) = 0
Jadi, bentuk faktorisasi dari persamaan x2 – 6x – 27 = 0 adalah (x – 9)(x + 3) = 0
Jawaban: A
10. Perhatikan persamaan kuadrat berikut
x2 + 4x – 32 = 0
Jika x1 merupakan bilangan positif dan x2 merupakan bilangan negatif, nilai 2x1 + x2 adalah
A. -2
B. 5
C. 2
D. 0
Pembahasan:
Mula-mula, kamu harus memfaktorkan persamaan kuadrat pada soal
x2 + 4x – 32 = 0
⇔ (x + 8)(x – 4)=0
⇔ x = -8 atau x = 4
Di soal tertulis bahwa x1 merupakan bilangan positif dan x2 merupakan bilangan negatif.
Artinya, x1 = 4 dan x2 = -8. Dengan demikian, 2×1 + x2 = 2(4) + (-8) = 0
Jadi, nilai 2x1 + x2 adalah 0
Jawaban: D
11. Persamaan kuadrat x² + (2m-1)x - 2m = 0, mempunyai akar-akar nyata dan berlainan. Batas-
batas nilai m yang memenuhi adalah...
A. m < - 1⁄2
B. - 1⁄2
C. m < - 1⁄2 atau m > 1⁄2
D. m > 1⁄2 atau m < - 1⁄2
E. m < -1⁄2 atau m > - 1⁄2
Pembahasan:
Perhatikan konsep berikut ini.
Persamaan kuadrat ax² + bx + c = 0 → akar-akar nyata dan berlainan jika D > 0.
x² + (2m - 1)x - 2m = 0 → a = 1; b = 2m - 1, dan c = -2m. Memiliki akar-akar nyata dan
berlainan (berbeda), maka berlaku
D>0
(2m -1)² 4 . (1) . (-2m) > 0
4m² - 4m + 1 +8m > 0
4m² + 4m + 1 > 0
(2m + 1)² = 0
Jadi, himpunan penyelesaian pertidaksamaan tersebut adalah m < -1⁄2 atau m > - 1⁄2.
JAWABAN : E
12. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat dari 1 - 2x/3 < 3, x ∈ R adalah...
A. {x | x > -4, x ∈ R }
B. {x | x < 4, x ∈ R }
C. {x | x > 4, x ∈ R }
D. {x | x < -4, x ∈ R
Pembahasan
1 - 2x/3 < 3, x ∈ R
1 - 2x/3 < 3/1
1 - 2x < 3 (3)
1 - 2x < 9
1 - 1 - 2x < 9 - 1 (kedua ruas dikurangi 1) = -2x < 8
-2x/2 > 8/-2 (kedua ruas dibagi -2) = x > -4
maka pertidaksamaan kuadrat dari 1 - 2x/3 < 3, x ∈ R adalah {x | x > -4, x ∈ R }.
Jawaban: A
13. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat 9(x – 2)2 ≤ (x + 2)2 adalah:
A. {x|-4 ≤ x -1}
B. {x|-4 ≤ x 1}
C. {x|1 ≤ x 4}
D. {x|x ≤ -1 atau x ≥ 1}
E. {x|x ≤ 1 atau x ≥ 4}
Pembahasan:
9(x – 2)2 ≤ (x + 2)2
9(9×2 – x + 4) ≤ x2 + 4x + 4
9×2 – 36x + 36 ≤ x2 + 4x + 4
8×2 – 40x + 32 ≤ 0
x2 – 5x + 4 ≤ 0
(x – 1)(x – 4) ≤ 0
1≤x≤4
Jawaban: c. {x|1 ≤ x 4}