MINI RISET
Mk. KETERAMPILAN BAHASA
DAN SASATRA INDONESIA
PRODI S1 PGSD FIP
SKOR NILAI:
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MENULIS PERMULAAN PADA SISWA
SDN 101873 BATANG KUIS, LUBUK PAKAM
DISUSUN OLEH:
NAMA MAHASISWA : NABILA ASSYFA LUBIS (12133110)
IRDA YANI DONGORAN (1213311071)
NURHANA (1212311008)
DOSEN PENGAMPU : EDIZAL HATMI .,[Link]
MATA KULIAH : KETERAMPILAN BAHASA DAN SASTRA
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
TAHUN 2022/2023
1
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kami
rahmat dan kesehatan serta kesempatan sehingga bisa menyusun dan menyelesaikan tugas ini Mini
Riset ini, sekaligus untuk memenuhi kriteria ketuntasan mata kuliah Bilingual. Penulis
mengucapkan terimakasih kepada bapak EDIZAL HATMI .,[Link] selaku dosen pengampu mata
kuliah keterampilan bahasa dan sastra yang telah membimbing kami selama pembelajaran hingga
dapat menyelesaikan tugas ini. Disini kami berharap dengan adanya mini riset ini dapat
memberikan manfaat kepada semua pihak,khususnya bagi pembaca untuk untuk memperluas
wawasan dan juga pengetahuan.
Dalam penyelesaian tugas Mini Riset ini, saya banyak mendapatkan dorongan serta bimbingan
dari berbagai pihak dan berbagai sumber yang telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas
ini, saya juga menyadari bahwa kelancaran penyusunan tugas Mini Riset ini tidak lain berkat
dukungan dari berbagai sumber dan juga dukungan dari semua teman-teman sehingga kendala
dan hambatan dapat dapat saya hadapi .
Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata kata yang kurang berkenaan
dan kami sangat memohon kritik dan saran Akhir kata kami mengucapkan terimakasih dan selamat
membaca dan semoga materi yang kami sajikan dalam bentuk Mini Riset ini dapat bermanfaat
sebagaimana mestinya baik itu bagi penulis dan bagi para pembaca.
Medan, November 2022
Kelompok 4
2
DAFTAR ISI
Contents
KATA PENGANTAR ................................................................................................................................. 2
DAFTAR ISI................................................................................................................................................ 3
BAB I ............................................................................................................................................................ 4
PENDAHULUAN ....................................................................................................................................... 4
A. LATAR BELAKANG MASALAH ............................................................................................... 4
B. RUMUSAN MASALAH ................................................................................................................. 4
C. TUJUAN .......................................................................................................................................... 4
D. MANFAAT ...................................................................................................................................... 4
BAB II .......................................................................................................................................................... 5
LANDASAN TEORI .................................................................................................................................. 5
A. PENGAJARAN BAHASA ............................................................................................................. 5
B. Konsep Pembelajaran Menulis ...................................................................................................... 5
C. Konsep Menulis Permulaan ........................................................................................................... 5
D. Permasalahan Dalam keterampilan Menulis…..…………………………………………6
BAB III......................................................................................................................................................... 8
METODE PENELITIAN ........................................................................................................................... 8
A. Tempat dan Waktu Penelitian ....................................................................................................... 8
C. Intrumen Penelitian ........................................................................................................................ 8
D. Jenis Penelitian ................................................................................................................................ 8
E. Data dan Sumber Data ................................................................................................................... 8
F. Teknik Pengumpulan Data ............................................................................................................ 9
BAB IV ....................................................................................................................................................... 10
HASIL DAN PEMBAHASAN ................................................................................................................. 10
BAB V ........................................................................................................................................................ 12
PENUTUP.................................................................................................................................................. 12
A. KESIMPULAN ............................................................................................................................. 12
B. SARAN ........................................................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................................ 13
3
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
Dalam kurikulum 2006 ditegaskan bahwa standar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia
merupakan kualifikasi minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan,
keterapilan berbahasa dan sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Oleh karena itu,
pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan perserta didik dalam
berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tertulis,
serta menumbuhkan apresiasi terhadap kesusastraan Indonesia, Depdiknas (2006:1). Selanjutnya
Hartati, dkk (2006:24) mengemukakan dari sekian karateristik bahasa, terdapat karakter bahasa
sebagai seperangkat Aturan yang sistematik. Perangkat tersebut melipu titiga komponen utama,
yaitu fonologi (tata bunya), gramatika atau tata bahasa (morfologi dan sintaksis), serta leksikon
(kosakata). Unsur-unsur tersebut merupakan simbol yang mengandung arti. Khususnya kesulitan
atau problem menulis, Abdulrahman dalam (Slamet, 2007) kembali menegaskan kesulitan
berkiatan dengan porses psikologis dasar yang mencakup pemahaman dan penggunaan bahasa
lisan maupun tulis. Oleh karena itu, dalam tulisan ini, penulis lebih fokus pada problem menulis
yang dialami siswa kelas permulaan tingkat Sekolah Dasar, dengan fokus penelitian pada siswa
kelas rendah SD 101873 Batang kuis,lubung pakam
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa permasalah anak dalam keterampilan belajar menulis?
2. Bagaimana peran guru untuk meningkatkan prestasi anak dalam keterampilan menulis?
C. TUJUAN
1. Untuk menyelesaikan tugas keterampilan Bahasa dan sastra
2. Untuk mengetahui permasalahan yang dialami oleh siswa
3. Untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan prestasi murid
D. MANFAAT
1. Menambah pengetahuan mahasiswa dalam mencari permasalahan terhadap siswa
2. Menambah wawasan penulis
4
BAB II
LANDASAN TEORI
A. PENGAJARAN BAHASA
Dalam pengajaran bahasa, penguasaan keterampilan bahasa (language skills) menyimak
(listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing) dan unsur bahasa
seperti tata basa, kosa kata, ucapan, dan tekanan sangat penting. Oleh karena itu, pengajaran
Bahasa 3 dapat diajarkan secara terpadu antara keterampilan bahasa dan unsur bahasa tersebut.
Untuk memudahkan siswa belajar, pembelajaran harus berdasarkan pada kebutuhan dan konteks
siswa sehingga apa yang mereka lakukan dalam kegiatan tersebut merupakan sesuatu hal nyata
dan bermanfaat dalam kehidupan siswa sesuai dengan pesan kurikulum yang menganjurkan
peningkatan keterampilan hidup (life skill).
B. Konsep Pembelajaran Menulis
Seperti halnya kemampuan membaca, kemampuan menulis diperlukan dalam kehidupan sehari-
hari, misalnya: untuk menulis surat, menulis pesan, mengisi formulir menjadi anggota koperasi
atau nasabah bank, dan sebagainya. Demikian pula di sekolah, anak memerlukan kemampuan
menulis, misalnya untuk menuliskan pendapatnya tentang buku yang telah selesai dibacanya,
membuat catatan, membuat ringkasan, menulis laporan setelah selesai melakukan percobaan Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA) atau setelah melakukan wawancara menuliskan pengalaman pribadinya
tentang sesuatu hal agar dibaca orang lain. Dengan kata lain, kemampuan menulis ini mutlak
diperlukan oleh anak baik di sekolah maupun kehidupan [Link] dapat dikatakan bahwa
tulisan itu merupakan representasi dari sebuah ide atau bahasa lisan, seperti yang dikemukan oleh
Brown (2001:335) bahwa tulisan itu merupakan merupakan hasil pikiran yang dibuat dalam bentuk
draf dan diperbaiki dengan keterampilan khusus yang tidak dimiliki oleh setiap pembicara secara
alamiah.
C. Konsep Menulis Permulaan
Kemampuan menulis diajarkan di sekolah dasar sejak kelas awal sampai dengan kelas III.
Kemampuan menulis di kelas I dan II merupakan kemampuan awal atau tahap permulaan. Oleh
karena itu pembelajaran menulis di kelas dan II disebut pembelajaran menulis permulaan, Zuhdi
& Budiasih (2001). Lebih lanjut ditegaskan keberhasilan pengajaran menulis permulaan sangat
ditentukan oleh proses pengenalan menulis permulaan itu sendiri. Seperti kita ketahui, kemampuan
5
menulis dapat dicapai dengan latihan berkali-kali melalui proses bimbingan yang intensif. Dalam
hal ini peranan guru sangat menentukan. Guru perlu memiliki kemampuan menulis yang baik,
disamping itu guru juga harus mampu mengajarkanya. Tompkins (1990:23) menjelaskan
pelaksanaan pembelajaran menulis permulaan di sekolah dasar tidak bisa dipisahkan dengan
pembelajaran membaca permulaan, walaupun keduanya merupakan dua kemampuan yang
berbeda. Menulis merupakan keterampilan berbahasa yang bersifat produktif, sedangkan
membaca adalah keterampilan berbahasa yang bersifat eseptif.. Untuk dapat menuliskan huruf
sebagai lambang bunyi, anak harus berlatih dari cara memegang alat tulis serta menggerakan
tanganya dengan memperhalikan apa yang harus dituliskan. Anak harus dilatih mengamati
lambang bunyi tertentu, belajar mengenal menulis permulaan ini dilaksanakan setelah anak
mampu mengenal huruf-huruf.
D. Permasalahan Dalam keterampilan Menulis
Sekolah sebagai lembaga pendidikan merupakan salah satu modal siswa untuk memajukan
pembangunan, karena lembaga pendidikan bertujuan mengembangkan pengetahuan dan potensi
yang dimiliki siswa. Lembaga pendidikan sangat berperan berkaitan dengan pentingnya
meningkatkan prestasi belajar siswa terhadap kualitas pendidikan, salah satunya pada pengajaran
bahasa Indonesia yang bertujuan agar siswa terampil berbahasa; terampil menyimak, berbicara,
membaca dan terampil menulis (Tarigan, 1987: 2). Kemampuan menulis tidak berdiri sendiri,
melainkan saling berhubungan dengan kemampuan lain, yaitu membaca, berbicara dan menyimak.
Baik menulis maupun keterampilan lainnya memiliki fungsi Pesan yang menjadi isi sebuah tulisan
itu dapat berupa ide, kemauan, keinginan, perasaan, ataupun informasi tentang sesuatu. Pada
dasarnya setiap orang memiliki potensi untuk menulis namun tidak setiap orang dapat
menyampaikan pesan melalui tulisan. Siswa di sekolah dasar memiliki potensi yang sama untuk
menulis, namun tidak setiap siswa memiliki keterampilan menulis yang sama Berdasarkan hasil
tulisan siswa yang penulis identifikasi, ternyata siswa tersebut mempunyai kesulitan-kesulitan
dalam memproduksi tulisan grafemis sebagai berikut:
1) tidak bisa menulis F, f, V, v, Q, q, X, x, Z,
2) ada tulisan grafemis yang tertukar seperti d menjadi b atau sebaliknya; m menjadi n atau
sebaliknya;
6
3) Adanya pengurangan tulisan grafemis ketika guru mendiktekan tulisan ng, ny, menjadi g dan y
misalnya pada kata dengan degan, misalnya misalya;
4) Adanya penambahan tulisan grafemis h, y, misalnya saya sayah, ia iya Berdasarkan hasil
wawancara, faktor-faktor penyebab ketidak mampuan menulis t
7
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 November 2022 di SDN 101873 Jalan Batang kuis,Lubuk
Pakam No.112,[Link] Kuis,Kabupaten Deli Serdang,Sumatera Utara 20372
B. Populasi dan Simple
Dalam penelitian populasinya adalah sisa kela III SDN 101873 Jalan Batang kuis,Lubuk Pakam
No.112,[Link] Kuis,Kabupaten Deli Serdang,Sumatera Utara 20372. Sedangkan untuk
sampelnya kami mengambil informai melalui wawancara terhadap guru wali kelas dan membuat
media pembelajaran untuk melatih siswa dalam membaca. Kesimpulan yang bisa kami ambil yaitu
permasalahan terhadap keterampilan menulis anak.
C. Intrumen Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode lapangan wawancara dan mengamati serta melihat
bagaiamana tingkat kecerdasan siswa dalam keterampilan menulis. Adapun instrumen yang
digunakan adalah berupa pertanyaan kepada guru.
D. Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Menurut sugiyono penelitian kualitatif
adalah suatu penelitian yang digunakan untuk meneliti pada objek yang alamiah dimana peneliti
adalah sebagoan instrument kunci. Agar peneliti kualitatif dapat berjalan dengan baik dan dapat
dipertanggung jawabkan apapun yang dilakuaknn oleh peneliti harus dituangkan dalam catatan
kualitatif terutama catatan lapangan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui
permasalahan dalam keterampilan menulis sd
E. Data dan Sumber Data
Untuk melengkapi data penelitian dibutuhkan dua sumber data,yaitu primer ( pengambilan data
yang dilakukan dengan cara mengamati,wawancara dan observasi) sedangkan sekunder (
pengambilan data yang diambil dari buku,jurnal dan internet untuk membantuk data primer
8
F. Teknik Pengumpulan Data
Menurut prasanti teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah langkah yang paling
strategi dalam penelitian, karena tujuan utama dalam penelitian adalah untuk memperoleh data.
Teknik pengumpulan data dapat dilakuka dengan observasi,wawancara, dan dokumentasi. Dalam
penelitian menggunakan dokumentasi sebagai metode yang mendukung untuk melengkapi data
yang akan digunakan oleh peneliti
9
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
Melalui wawancara dengan guru SDN 101873 Jalan Batang kuis,Lubuk Pakam
No.112,[Link] Kuis,Kabupaten Deli Serdang,Sumatera Utara 20372, berikut ini hasil
yang diperoleh berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti disekolah terkait permasalahan
keterampilan menulis di Sekolah Dasar adalah :
1). Siswa kelas III mengalami kesulitan menulis dalam hal:
menulis huruf, kata, dan kalimat sederhana,
menulis huruf sambung,
menulis kalimat dengan benar
membedakan huruf b dan d (sering tertukar)
sulit menirukan atau mencontoh bentuk tulisan yang diberikan oleh guru (f) sulit merangkai
kata menjadi kalimat sederhana. Khususnya siswa kelas III yang tidak dibekali pendidikan
SD mengalami kesulitan dalam hal: (a) sulit menirukan bentuk tulisan yang dicontohkan
guru, (b) ketika menulis membutuhkan bimbingan individu, dan (c) bahkan masih ada
siswa yang belum mengenal huruf.
Berdasarkan hasil wawancara, faktor-faktor penyebab ketidakmampuan menulis tersebut
disebabkan oleh
1) kurangnya (jarang dipakai) frekuensi kemunculan tulisan grafemis seperti Q, q, X, x, Z, z,
sehingga mereka ada yang tidak bisa menulis dan ada pula yang tertukar dengan tulisan grafemis
lain seperti Q dengan K, Z dengan J dan S, X dengan S ( pada kata, Xilofon dan Xilem).
2) kemiripan tulisan grafemis seperti d menjadi b atau sebaliknya, m menjadi n atau sebaliknya;
3) secara psikologis kurang konsentrasi dalam menyimak,
4) faktor lain yang tidak kalah penting ialah minimnya perhatian orang tua terhadap siswa sehingga
motivasi belajar mereka kurang.
Kemampuan menulis tidak berdiri sendiri, tetapi saling berhubungan dengan kemampuan
lain, yaitu membaca, berbicara, dan menyimak. Baik menulis maupun keterampilan lainnya
memiliki fungsi untuk manusia dalam mengkomunikasikan pesan melalui media bahasa. Pesan
10
yang menjadi isi sebuah tulisan itu dapat berupa ide, kemauan, keinginan, perasaan, maupun
informasi tentang sesuatu. Pada dasarnya setiap orang memiliki potensi untuk menulis, namun
tidak setiap orang dapat menyampaikan pesan melalui tulisan. Siswa di sekolah dasar memiliki
potensi yang sama untuk menulis, namun tidak setiap siswa memiliki keterampilan menulis yang
sama. Misalnya, siswa yang dijadikan kasus ini, mendapat kesulitan dalam keterampilan menulis.
11
BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan pernyataan di atas, dalam penelitian ini siswa mengalami kesulitan dalam tugastugas
akademik, khususnya mata pelajaran bahasa Indonesia. Kesulitan belajar secara umum
dapatdikemukakan beberapa kriteria yakni: (1) kemungkinan adanya disfungsi otak; (2) kesulitan
dalam tugas-tugas akademik; (3) prestasi belajar yang rendah jauh di bawahkapasitas inteligensi
yang dimiliki; dan (4) tidak memasukkan sebab-sebab lain sepertikarena tunagrahita, gangguan
emosional, hambatan sensoris, ketidaktepatanpembelajaran, atau karena kemiskinanbudaya.
Bentuk-bentuk kesulitan yang dialami siswa terteliti untuk siswa kelas III mengalami kesulitan
menulis dalam hal: (a) menulis huruf, kata, dan kalimat sederhana dengan dengan jelas, (b) menulis
kalimat dengan benar dan tepat sesuai dengan diucapan guru, (c) menulis dan menggunakan huruf
sambung, dan (d) belum mampu mengenal dan memahami fungsi tanda baca dengan benar; seperti
tanda koma dan titik, penggunaan huruf besar. dan masih sulitmenjaga kerapian dan bentuk
tulisannya.
B. SARAN
Di dalam penyusunan penelitian ini disadari masih harus membutuhkan waktu yang panjang untuk
dapat membuat simpulan yang sempurna. Simpulan yang tersusun dalam penelitian ini hanyalah
merupakan sebagian kecil dari sebuah simpulan yang utuh untuk menghasilkan sebuah penelitian
yang akurat. Namun, penelitian ini akan menjadi sebuah motivasi untuk melakukan banyak hal
bagi perkembangan dunia pendidikan,khususnya yang berhubungan dengan keterampilan menulis.
12
DAFTAR PUSTAKA
Akhadiah, dkk. 2006. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Erlangga. Jakarta.
Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Kurikulum Berbasis Kompetensi: standar Kompetensi
mata pelajaran bahasa Indonesia sekolah dasar. Jakarta. Dirjen Dikdasmen.
Zuhdi, D. & Budiasih. 2001. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas
[Link]. PAS.
Abdurrahman, Mulyono. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka
Cipta.
Akhdiah, S.,S. Ridwan, dan M.C. Arsyad. 1986. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa
Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Djuanda, Dadan, Noi Resmini, dan Dian Indihadi.2006. Pembinaan dan Pengembangan
Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Bandung: UPI PRESS.
13
14